cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
mijisiregar@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
assingkily27@gmail.com
Editorial Address
Jln. Willem Iskandar Ps. V, Medan Estate 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27769305     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat Aim and focus scope journal 1. Education 1. Community service and Digital Technology in Education
Articles 123 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2025)" : 123 Documents clear
Penerapan Mindfulness untuk Menjaga Kesehatan Remaja di SMP N 2 Koto 11 Tarusan Kardo, Rici; Wae, Rahmawati
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan periode transisi dari masa kanak kanak menuju masa dewasa. Masa remaja adalah fase yang kompleks dan merupakan tahap perkembangan yang penuh dengan tantangan fisik, emosional dan sosial. Sehingga muncul tekanan dari lingkungan sosial dan akademik. Kondisi tersebut membuat remaja rentan mengalami gangguan kesehatan mental seperti stres, kecemasan dan depresi. Dengan segala faktor yang mempengaruhi kesehatan mental remaja berbagai upaya kuratif ataupun preventif menjadi semakin urgen seiring dengan meningkatnya prevelansi gangguan psikologis. Salah satu pendekatan yang berkembang pesat dalam intervensi psikologis modern adalah mindfulness, yakni suatu bentuk latihan kesadaran penuh terhadap pengalaman saat ini secara sengaja dan tanpa penghakiman.
Analisis Kemampuan Anak dalam Mengenal Huruf Hijaiyah di Desa Tanah Seribu Kecamatan Binjai Selatan Nur Faudillah, Annisaa; Munthe, Aulia Fitriani; Ramadhani, Alya Sabrina; Lubis, Hilda Zahra; Nasution, Raisah Armayanti
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan anak usia 5-7 tahun dalam mengenal huruf hijaiyah dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan tersebut di Desa Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan. Penelitian menggunakan metodologi campuran dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif deskriptif yang melibatkan 20 anak (9 laki-laki dan 11 perempuan) yang mengikuti pembelajaran huruf hijaiyah di lembaga pendidikan Islam setempat. Metode pengumpulan data meliputi tes kemampuan mengenal huruf, observasi ketersediaan media pembelajaran, dan wawancara dengan guru. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan anak yang memprihatinkan, dimana hanya 35% anak berada pada kategori baik hingga sangat baik, sementara 65% berada pada kategori cukup hingga kurang. Anak mengalami kesulitan signifikan dalam membedakan huruf mirip (60-85% keliru) dan pelafalan makhraj (75% kategori cukup-kurang). Faktor utama penghambat meliputi: (1) minimnya keterlibatan orang tua dalam pendampingan belajar di rumah (82% tidak aktif) karena kesibukan bekerja sebagai petani; (2) metode pembelajaran konvensional yang monoton (65% lembaga); (3) keterbatasan media pembelajaran (hanya 15% lembaga memiliki media memadai); (4) rendahnya kompetensi guru (70% tanpa latar belakang pendidikan formal); dan (5) kondisi sosial ekonomi keluarga yang terbatas. Penelitian ini memperkuat teori ekologi perkembangan Bronfenbrenner dan teori scaffolding Vygotsky, serta membuktikan bahwa keterlibatan orang tua merupakan faktor determinan yang lebih kuat dibanding metode atau media pembelajaran di sekolah. Rekomendasi strategis meliputi program edukasi dan pemberdayaan orang tua, pengembangan kolaborasi lembaga-keluarga, penyediaan media pembelajaran terjangkau, peningkatan kompetensi guru, dan advokasi perubahan mindset masyarakat tentang tanggung jawab pendidikan anak.
Edukasi Bahaya Sampah Plastik Bagi Ekosistem Laut di Pantai Mangrove, Sei Naga Lawan, Kec. Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara Harefa, Meilinda Suriani; Salsabilla, Friska; Luahambowo, Kerin Sisca Octaviani; Br Sembiring, Samariana; Asmara, Widya
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi efektivitas sinergis antara aksi bersih pantai dan edukasi lingkungan dalam mengatasi masalah sampah plastik di Pantai Mangrove, Sei Naga Lawan, Serdang Bedagai. Ancaman utama di kawasan pesisir adalah mikroplastik, yang berpotensi masuk ke rantai makanan laut dan menimbulkan risiko kesehatan bagi manusia. Faktor dominan penyebab sampah adalah rendahnya kesadaran masyarakat dan wisatawan, serta minimnya fasilitas pengelolaan sampah. Melalui kegiatan yang melibatkan anak-anak, monitoring pasca-edukasi menunjukkan perubahan positif, seperti membuang sampah di tempat yang benar dan aktif menjaga kebersihan. Kesimpulannya, strategi integratif antara aksi fisik dan edukasi terbukti efektif dalam mendorong perubahan perilaku yang berkelanjutan di komunitas pesisir.
Internalisasi Nilai Kearifan Lokal Silih Asih dalam Pembelajaran Etnopedagogik Guna Membentuk Karakter Berdaya Budaya Mulyani, Roslia Ayu Dewi; Fadjarajani, Siti; Mulya, Gumilar; Marwan, Iis
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2139

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan degradasi nilai dan erosi identitas budaya pada peserta didik akibat dominasi pembelajaran kognitif dan arus globalisasi, sehingga mendesak perumusan strategi pendidikan karakter yang otentik dan berakar pada kearifan lokal. Penelitian ini berfokus pada internalisasi nilai kearifan lokal Sunda, yaitu Silih Asih (kasih sayang dan kepedulian sosial), melalui kerangka Etnopedagogik. Tujuan utama penelitian adalah menggali interpretasi guru mengenai Silih Asih dan menganalisis proses internalisasi nilai tersebut pada peserta didik hingga mencapai karakter berdaya budaya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi di SMP Negeri 2 Bojonggambir. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menginterpretasikan Silih Asih sebagai konstruk pedagogis multi-dimensi (kognitif, afektif, dan konatif) yang diintegrasikan melalui strategi etnopedagogik triadik: kontekstualisasi materi, kolaborasi berbasis interdependensi, dan refleksi nilai eksplisit. Proses internalisasi pada peserta didik terjadi melalui tiga tahapan transformasi Pengenalan, Adopsi Situasional, dan Pewujudan Terdorong Diri yang dimediasi oleh dua faktor kunci: Validasi Sosial dan Afirmasi Kultural. Secara teoretis, temuan ini menyarankan bahwa formulasi pendidikan karakter harus bergerak dari transmisi nilai normatif menuju transformasi nilai sosiokultural melalui pengalaman praktis dan refleksi mendalam, mengisi kekosongan literatur metodologis kualitatif dalam Etnopedagogik.
Efektifitas Penggunaan Komik Disiplin Belajar Dalam Layanan Bimbingan Konseling di MTss Ulumul Quran Banda Aceh Isnia, Isnia; Nuzliah, Nuzliah
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2162

Abstract

The low level of learning discipline among students at MTsS Ulumul Qur’an Banda Aceh is reflected in their tendency to procrastinate, arrive late, and show limited responsibility toward academic tasks. This condition affects both motivation and learning achievement. This study aims to examine the effectiveness of using educational comic media in improving students’ learning discipline through group guidance services. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental method using a One Group Pretest–Posttest Design. The subjects were five eighth-grade students selected purposively based on preliminary observation results. The instrument used was a Likert-scale questionnaire consisting of four indicators: compliance with learning rules, regularity in study habits, responsibility for assignments, and time management. The pretest results showed an average score of 67.80, which increased to 88.40 in the posttest. The t-test obtained a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant difference before and after treatment. The N-Gain value of 72.15% demonstrates that the use of comic media was effective. Therefore, educational comics proved effective in improving students’ learning discipline by fostering understanding, responsibility, and learning motivation. The findings highlight the importance of using creative visual media in guidance and counseling services to strengthen students’ discipline and character development in madrasah settings.
Upaya Pendidik Dalam Membiasakan Anak Usia Dini Melaksanakan Shalat Dhuha di TK IT Annibras Lampang Indriani, Dini; Casini, Casini; Karwati, Karwati; Awaliah, Windah
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2163

Abstract

Pembiasaan shalat dhuha pada anak usia dini memiliki urgensi penting sebagai bagian dari upaya membentuk karakter religius dan menanamkan nilai-nilai spiritual sejak usia dini. Dalam konteks pendidikan anak, pembiasaan ini tidak hanya berfungsi sebagai rutinitas ibadah, tetapi juga sebagai strategi untuk menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan sikap religius yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam peran pendidik dalam membiasakan anak melaksanakan shalat dhuha di lembaga pendidikan anak usia dini, sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung maupun penghambat yang memengaruhi keberhasilan praktik tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik untuk menggali makna yang lebih komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan pendidik meliputi pembiasaan rutin, keteladanan, serta pemberian motivasi secara berkelanjutan. Faktor pendukung yang ditemukan antara lain adanya dukungan lingkungan sekolah dan fasilitas yang memadai, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu dan konsistensi anak. Secara umum, pembiasaan shalat dhuha terbukti memberikan dampak positif terhadap perkembangan perilaku religius anak, seperti meningkatnya ketaatan, disiplin, dan kesadaran spiritual. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman teoritis mengenai pentingnya pembiasaan ibadah dalam pendidikan anak usia dini serta memperkaya kajian tentang pendidikan berbasis nilai religius. Kesimpulannya, diperlukan upaya penguatan metode pembiasaan yang lebih variatif serta penelitian lebih lanjut mengenai pembiasaan ibadah lain untuk memberikan gambaran yang lebih luas tentang pembentukan karakter religius pada anak.
Strategi Manajemen Pembelajaran Bahasa Inggris dalam Mendorong Literasi Berbahasa Nurhayati, Eti; Fadjarajani, Siti; Mulya, Gumilar; Marwan, Iis
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2164

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi strategi manajemen pembelajaran Bahasa Inggris yang diterapkan di SMP Negeri 2 Sodonghilir dalam upaya komprehensif untuk meningkatkan literasi berbahasa siswa. Latar belakang masalah penelitian ini adalah rendahnya tingkat literasi nasional yang terkonfirmasi oleh data PISA, serta implementasi program bahasa asing di sekolah yang seringkali belum maksimal, meskipun penting untuk meningkatkan mutu dan keunggulan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus kualitatif yang dilaksanakan di SMP Negeri 2 Sodonghilir. Data dikumpulkan melalui tiga teknik utama: wawancara mendalam dengan guru dan siswa; observasi langsung terhadap kegiatan belajar mengajar dan sarana prasarana; serta studi dokumentasi. Proses penelitian dilakukan melalui tahapan orientasi, eksplorasi, dan verifikasi data menggunakan triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran Bahasa Inggris telah berjalan sesuai prinsip yang berlaku, meliputi empat aspek intrakurikuler: perencanaan kolaboratif, pengorganisasian, pelaksanaan yang diperkaya kurikulum, dan evaluasi berkala. Meskipun menghadapi tantangan seperti ketidakmerataan kompetensi awal dan hambatan psikologis siswa, sekolah menerapkan solusi berupa forum kolaboratif guru dwi-mingguan, dan penguatan melalui kegiatan ekstrakurikuler seperti lomba pidato dan bercerita. Manajemen yang terstruktur ini secara nyata berupaya mengatasi kesenjangan literasi dan meningkatkan kompetensi berbahasa siswa secara menyeluruh.
Implementasi Pembiasaan Cuci Tangan sebagai Upaya Menanamkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Anak Usia Dini di TK An-Nur Casini, Casini; Fajriyah, Fuzi Laelatul; Kurniawati, Kurniawati
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembiasaan cuci tangan sebagai upaya menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak usia dini di TK An-Nur. Perilaku hidup bersih dan sehat perlu ditanamkan sejak usia dini karena anak berada pada masa golden age yang sangat menentukan pembentukan kebiasaan dan karakter di masa mendatang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Populasi penelitian meliputi seluruh warga TK An-Nur, yaitu kepala sekolah, guru, dan peserta didik dengan jumlah anak sebanyak 35 orang, sedangkan sampel penelitian berjumlah 27 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan cuci tangan di TK An-Nur telah dilaksanakan secara rutin dan terintegrasi dalam kegiatan harian anak, seperti sebelum dan sesudah pembelajaran, sebelum makan, dan setelah bermain. Pembiasaan ini mampu meningkatkan kesadaran anak terhadap pentingnya kebersihan diri serta membentuk perilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu, pembiasaan cuci tangan juga berkontribusi dalam pembentukan karakter anak, seperti disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian. Keberhasilan implementasi pembiasaan cuci tangan didukung oleh peran guru sebagai teladan, konsistensi pelaksanaan, serta integrasi kegiatan dalam perencanaan pembelajaran. Dengan demikian, pembiasaan cuci tangan terbukti menjadi strategi efektif dalam menanamkan PHBS dan karakter positif pada anak usia dini.
Digital Transformation in Pesantren: Strengthening Educational Management, Science Learning Innovation, and Sustainable Islamic Education Zuraida, Zuraida; Setiawan, Mahbub
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2172

Abstract

Pesantren sebagai institusi pendidikan Islam yang berakar kuat pada tradisi menghadapi tantangan sekaligus peluang besar dalam merespons perkembangan teknologi digital. Transformasi digital tidak hanya dipahami sebagai fenomena modernisasi, tetapi sebagai sarana strategis untuk memperkuat manajemen kelembagaan, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan memastikan keberlanjutan pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana pemanfaatan teknologi digital dapat memperkuat manajemen pendidikan, mendorong inovasi pembelajaran sains, dan mendukung keberlanjutan pendidikan Islam di pesantren. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka dengan menelaah artikel ilmiah, kebijakan pendidikan, dan praktik digitalisasi di sejumlah pesantren modern. Analisis data dilakukan melalui metode deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi pola pemanfaatan teknologi, relevansinya terhadap kebutuhan santri, serta kontribusinya terhadap pengembangan kurikulum dan tata kelola institusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi digital berperan signifikan dalam: (1) memperluas akses terhadap literatur keilmuan; (2) menciptakan lingkungan belajar sains yang lebih interaktif dan adaptif; serta (3) meningkatkan efektivitas tata kelola pesantren melalui sistem informasi dan platform digital. Selain itu, digitalisasi turut memperkuat keberlanjutan pendidikan Islam melalui peningkatan literasi digital santri, pemerataan akses pendidikan, dan penguatan tradisi keilmuan yang tetap selaras dengan nilai-nilai Islam. Meskipun demikian, keterbatasan infrastruktur dan potensi penyalahgunaan teknologi masih menjadi tantangan yang perlu diantisipasi secara bijak. Penelitian ini menegaskan bahwa pesantren memiliki potensi besar untuk menjadi pusat inovasi yang mengintegrasikan tradisi, teknologi, dan keberlanjutan pendidikan.
Peran Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Berfikir Kritis Siswa Siregar, Zahra Rafia Rani; Padli Nasution, Muhammad Irwan
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter berpikir kritis siswa melalui kajian studi pustaka. Pendidikan Agama Islam memiliki peranan strategis dalam membangun kepribadian yang tidak hanya berlandaskan nilai-nilai spiritual, tetapi juga rasionalitas dan kemampuan berpikir kritis yang berimbang. Dalam era globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang pesat, kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu keterampilan abad ke-21 yang wajib dimiliki siswa agar mampu menyeleksi, menilai, dan mengambil keputusan berdasarkan nilai-nilai moral Islam. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) melalui analisis berbagai literatur seperti buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan tema. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis melalui integrasi antara ajaran Al-Qur’an dan hadis dengan pendekatan pembelajaran aktif, reflektif, dan kontekstual. Guru PAI berfungsi sebagai fasilitator yang menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus menumbuhkan kemampuan analitis, logis, dan kreatif siswa dalam memecahkan masalah kehidupan. Dengan demikian, PAI tidak hanya berorientasi pada pembentukan akhlak, tetapi juga menjadi sarana penguatan karakter berpikir kritis yang berlandaskan nilai-nilai religius.

Page 7 of 13 | Total Record : 123