cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
mijisiregar@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
assingkily27@gmail.com
Editorial Address
Jln. Willem Iskandar Ps. V, Medan Estate 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27769305     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat Aim and focus scope journal 1. Education 1. Community service and Digital Technology in Education
Articles 248 Documents
Pengembangan Keterampilan Seni Budaya Ramah Lingkungan Melalui Kegiatan Ecoprint di Sekolah Madrasah Tsanawiyah Islamiyah di Perkebunan Tanjung Kasau Sujarwo, Sujarwo; Cahyani, Dian Ayu; Syahrani, Nur Fauziah; Nur, Sastra Herwina; Pasaribu, Elpri; Arrasidi, Abdurrahman
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1943

Abstract

Penggunaan bahan-bahan alami pada karya seni tekstil, seperti teknik ecoprint, memiliki potensi untuk mengasah keterampilan seni sekaligus menanamkan kesadaran lingkungan pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan teknik ecoprint sebagai inovasi pembelajaran di Madrasah Tsanawiyah Islamiyah Perkebunan Tanjung Kasau, serta mendeskripsikan proses dan hasil pengembangan keterampilan seni budaya ramah lingkungan melalui kegiatan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode ceramah dan studi kasus pada siswa kelas VII dan VIII. Data dikumpulkan melalui observasi kegiatan, wawancara, dokumentasi karya, penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ecoprint memudahkan siswa memahami konsep ekosistem, memanfaatkan sumber daya alam secara bijak, dan menghasilkan karya unik bernilai estetika tinggi. Selain itu, kegiatan ini mendukung penguasaan teknik dasar pewarnaan alami, penyusunan motif, serta kreativitas desain. Kesimpulannya, ecoprint tidak hanya meningkatkan kemampuan seni, tetapi juga menginternalisasi perilaku peduli lingkungan, sekaligus menjadi model pembelajaran integratif yang efektif dalam mengembangkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor siswa.
Meningkatkan SDM dalam Mencegah Stunting di Desa Indrayaman Ningtias, Anggitha; Lubis, Aditia Auzan; Siregar, Khairunnisa; Pardede, M. Rifqi Salim; Sahfitri, Tri; Nasution, Chella Nurhasanah
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1944

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan signifikan di Indonesia, yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dan tidak sesuai dengan kebutuhan gizi anak. Kondisi ini berdampak pada perkembangan fisik dan kognitif anak, mengakibatkan tinggi badan yang lebih rendah dari standar usianya.Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah stunting, karena berperan penting dalam memberikan layanan kesehatan dan edukasi gizi kepada masyarakat. Kader posyandu, yang merupakan petugas terlatih, memiliki peran vital dalam melaksanakan kegiatan ini, terutama dalam memantau status gizi balita dan memberikan penyuluhan gizi.Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Indrayaman difokuskan pada pencegahan stunting melalui berbagai langkah seperti observasi, wawancara, sosialisasi, dan pelatihan kader posyandu. Kegiatan ini melibatkan pemeriksaan kesehatan balita dan ibu hamil, serta pembagian sayur dan buah. Pelatihan yang diberikan kepada kader posyandu meliputi tiga tahap: pemaparan materi, praktek langsung, dan evaluasi.Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman ibu hamil dan ibu balita tentang pentingnya pencegahan stunting dan peningkatan kunjungan ke posyandu, yang menjadi indikator keberhasilan program ini. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah stunting sejak dini, sehingga dapat mengurangi angka stunting di Indonesia.
Edukasi Pemasaran Digital Untuk Meningkatkan UMKM Desa Kuala Tanjung Ananda, Dea; Azzuhra, Dara Nabilah; Mutia, Mutia; Safitri, Tria; Fadhilah, Rika; Ningtias, Anggitha
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1945

Abstract

Pentingnya pemasaran digital bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kuala Tanjung dalam era digitalisasi saat ini menjadi elemen yang sangat penting dalam mengembangkan bisnis. Masalah yang dihadapi oleh UMKM terkait kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam pemasaran produk secara online. Pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengalaman kepada UMKM tentang bagaimana cara agar jangkauan pemasaran produk lebih luas . Pendampingan meliputi praktek langsung kepada para pelaku UMKM. Sebelum pelaksanaan kegiatan, dilakukan survei terhadap UMKM di Desa Kuala Tanjung untuk mengidentifikasi permasalahan yang mereka hadapi terkait pemasaran produk UMKM. Selama pendampingan, peserta diberikan pengetahuan tentang pentingnya pemasaran digital, kemudian mereka terlibat dalam praktek pembuatan toko online dengan bimbingan. Hasil dan pembahasan dari kegiatan ini menunjukkan pentingnya pemasaran digital bagi UMKM Desa Kuala Tanjung dan masalah yang dihadapi terkait kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam pemasaran secara online yang kurang luas.
Pendekatan Manajemen Kesiswaan dalam Mengantisipasi Perilaku Kecanduan Judi Online Pada Siswa SMK Negeri 9 Muaro Jambi Rahman, K.A.; Ramadhoni, Sri Rahmah; Mulyadi, Mulyadi; Hai, Kemas Abdul; Denmar, Denny; Harianto, Neldi
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1946

Abstract

Kecanduan judi online menjadi masalah serius yang dapat mengganggu prestasi dan perkembangan karakter peserta didik di SMK Negeri 9 Muaro Jambi. Latar belakang kegiatan ini didasari oleh meningkatnya kasus kecanduan judi online di kalangan siswa yang berdampak negatif pada akademik dan sosial mereka. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengantisipasi serta menekan perilaku kecanduan judi online melalui penerapan pendekatan manajemen kesiswaan yang efektif dan sistematis. Metode yang digunakan meliputi identifikasi perilaku siswa melalui observasi dan wawancara, penyuluhan mengenai bahaya judi online, serta pendampingan dan pembinaan yang melibatkan guru kesiswaan dan konselor sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran siswa terhadap risiko judi online dan penurunan jumlah kasus kecanduan dalam periode pengamatan. Implikasi dari pendekatan ini adalah pentingnya peran manajemen kesiswaan dalam membentuk lingkungan sekolah yang suportif dan pengawasan yang terintegrasi untuk mencegah perilaku negatif. Pendekatan manajemen kesiswaan terbukti efektif dalam mengantisipasi dan mengurangi perilaku kecanduan judi online pada siswa SMK Negeri 9 Muaro Jambi, sehingga dapat menjadi model bagi sekolah lain dalam menghadapi tantangan serupa.
Kolaborasi Sekolah dan Masyarakat dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Islam di Wilayah 3T Arini, Hanifah Nur; Rohmadi, Syamsul Huda
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1947

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk, proses, dan dampak kolaborasi sekolah dan masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam di wilayah 3T Tanjung Hilir Kalimantan Utara. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama mencakup keterbatasan infrastruktur, kompetensi guru yang belum merata, serta akses teknologi yang terbatas; sementara strategi kolaboratif dilakukan melalui pelatihan guru, dukungan masyarakat terhadap pemenuhan fasilitas dasar, dan adaptasi penggunaan teknologi rendah-koneksi. Temuan ini menunjukkan bahwa kolaborasi menghasilkan dampak positif pada motivasi belajar, partisipasi siswa, dan perbaikan capaian akademik. Analisis lebih lanjut mengungkap bahwa keberhasilan kolaborasi sangat dipengaruhi oleh modal sosial lokal dan fleksibilitas adaptasi sekolah terhadap kondisi geografis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model kolaborasi emergent berbasis masyarakat memiliki potensi menjadi pendekatan yang efektif untuk penguatan pendidikan Islam di wilayah 3T, dengan implikasi penting bagi kebijakan pemerataan mutu pendidikan nasional.
Pelatihan Pembuatan Media Interaktif Berbasis Digital Educaplay untuk Penguatan Nilai Resiliensi Anak Usia Dini dan Peningkatan Keterampian Guru Siregar, Masyunita; Sofyan, Hendra; Harianja, Sri Indriani; Hasni, Uswatul; Ismiatun, Asih Nur
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1949

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) membutuhkan inovasi pembelajaran yang dapat menstimulasi perkembangan holistik, termasuk kemampuan resiliensi anak. Tantangan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya keterampilan guru PAUD dalam mengembangkan media digital interaktif, khususnya yang berfokus pada penguatan nilai resiliensi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD anggota HIMPAUDI Kecamatan Bukit Kerman, Kerinci dalam merancang dan menggunakan media interaktif berbasis digital Educaplay. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research melalui pelatihan dan pendampingan. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan. Rata-rata skor pengetahuan guru meningkat dari 11 pada pretest menjadi 24 pada posttest. Selain itu, persentase guru yang mengetahui Educaplay meningkat tajam dari 10% menjadi 90%. Kegiatan ini berhasil memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan literasi digital dan keterampilan inovasi pembelajaran guru, yang pada akhirnya mendukung upaya penguatan resiliensi anak usia dini di era digital. Kata Kunci: Educaplay, Media Interaktif Digital, Resiliensi, Keterampilan Guru PAUD
Meningkatkan Minat dan Disiplin Belajar Anak Suryadi, Suryadi; Dianto, Mori; Adison, Joni
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1972

Abstract

Sekolah dasar merupakan hal yang mendasar dan sebagai penentu untuk bisa mengembangkan segala potensinya anak pada masa yang akan datang. Peserta didik yang memiliki kecerdasan emosional cenderung mampu untuk mengendalikan dirinya baik dalam hal belajar maupun kehidupan sosialnya. Untuk mencapai sebuah kesuksesan, maka perlu individu memiliki minat yang tinggi dan kedisplinan dalam belajar serta kegiatan lainnya. Untuk meningkatkan minat siswa terhadap pelajaran. Dalam hal ini penting untuk memahaminya perlu kitaketahui apa itu minat?. Minat dapat diartikan sebagai sejauh mana seorang siswa tertarik atau terlibat dalam aktivitas tertentu. Ini bukan hanya masalah apakah siswa menyukai mata pelajaran tersebut atau tidak. Sebaliknya, minat mencakup sikap, motivasi, dan keterlibatan siswa dengan materi. Minat belajar siswa dapat berbeda-beda tergantung dari banyak faktor, seperti kepribadian, lingkungan, dan materi yang diajarkan. Siswa yang memiliki minat belajar yang tinggi cenderung lebih termotivasi untuk belajar dan mencapai prestasi yang lebih baik daripada siswa yang minat belajarnya rendah. Disiplin belajar sangat penting, karena sikap disiplin bertujuan agar dapat menjaga dari perilaku yang menyimpang dan hal-hal yang dapat menganggu dalam proses pembelajaran. Dengan disiplin membuat siswa terlatih dan mempunyai kebiasaan melakukan tindakan yang baik serta dapat mengontrol setiap tindakannya sehingga siswa akan taat, patuh dan tertib terhadap kegiatan belajar mengajar. Di dalam pembelajaran, disiplin sangat dibutuhkan karena tanpa adanya kesadaran melaksanakan aturan yang ditetapkan sebelumnya, pembelajaran tidak akan berjalan efektif dan optimal. Oleh karena itu, agar pembelajaran berjalan lancer, maka semua siswa harus disiplin baik disiplin mentaati peraturan sekolah, disiplin mengerjakan PR, disiplin dalam mengerjakan tugas, dan disiplin dalam belajar di rumah. Tingkat kedisiplinan belajar setiap siswa akan berbeda-beda. Siswa yang terbiasa dalam disiplin belajar akan mempergunakan waktu sebaik-baiknya di rumah maupun di sekolah sehingga akan menunjukkan kesiapannya dalam proses pembelajaran di sekolah, sedangkan siswa yang tidak disiplin belajar mereka kurang menunjukkan kesiapannya dalam belajar. Mereka akan menunjukkan perilaku yang menyimpang dalam proses pembelajaran seperti tidak mengerjakan PR, membolos, tidak memperhatikan penjelasan guru, melanggar tata tertib sekolah.
Analisis Membangun Disiplin dan Pemahaman: Gaya Mengajar Guru Kelas II SD 024 Rambah Samo Sari, Nauli Tama; Nasution, Lanna; Angraini, Rini; Ulfa, Diana
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya mengajar guru kelas II SD 024 Rambah Samo dalam membangun disiplin dan pemahaman belajar siswa. Pembentukan disiplin dan pemahaman konsep pada siswa kelas rendah merupakan aspek penting dalam keberhasilan proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan gaya mengajar demokratis-otoritatif dengan ciri komunikasi jelas, penggunaan contoh konkret, responsivitas terhadap kesulitan siswa, serta pengelolaan kelas yang rapi dan kondusif. Observasi menunjukkan bahwa guru berbicara dengan bahasa yang jelas dan terdengar, menggunakan benda nyata sebagai patokan materi, aktif membantu siswa yang tidak memahami soal, memperhatikan kondisi kelas seperti kerapian meja, dan siswa memperhatikan guru dengan baik. Temuan ini menguatkan bahwa gaya mengajar yang komunikatif, konkret, dan konsisten mampu meningkatkan disiplin dan pemahaman siswa.