cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
mijisiregar@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
assingkily27@gmail.com
Editorial Address
Jln. Willem Iskandar Ps. V, Medan Estate 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27769305     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat Aim and focus scope journal 1. Education 1. Community service and Digital Technology in Education
Articles 248 Documents
Optimalisasi Keterampilan Digital Guru PAUD Melalui Pelatihan Penggunaan Google Workspace for Education dalam Mendukung Pembelajaran Berbasis Teknologi Utami, Winda Sherly; Harianja, Sri Indriani; Amanda, Rizki Surya; Hasni, Uswatul; Sofyan, Hendra; Rosyadi, Akhmad Fikri
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1759

Abstract

Penguasaan keterampilan digital merupakan kompetensi esensial bagi guru PAUD dalam merancang pembelajaran berbasis teknologi yang interaktif dan bermakna. Namun, hasil pengamatan menunjukkan sebagian besar guru HIMPAUDI Kecamatan Bukit Kerman masih menghadapi kendala dalam pemanfaatan teknologi, yang cenderung terbatas pada aspek administratif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan keterampilan digital guru melalui pelatihan penggunaan Google Workspace for Education. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap, yaitu persiapan (analisis kebutuhan dan pretest), pelaksanaan (ceramah, diskusi, brainstorming, serta coaching dan praktik langsung), serta evaluasi (posttest dan analisis umpan balik). Peserta kegiatan berjumlah 30 orang guru PAUD. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan dasar (66,7%), kemampuan penggunaan (78,9%), dan pemanfaatan Google Workspace dalam kegiatan belajar (83,3%), serta penurunan hambatan penggunaan (-34,4%). Temuan ini membuktikan bahwa pelatihan yang dilaksanakan efektif meningkatkan keterampilan digital guru PAUD sekaligus memperkuat kepercayaan diri mereka dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan Google Workspace for Education dapat menjadi solusi strategis dalam mendukung inovasi, kolaborasi, dan efektivitas pembelajaran anak usia dini di era digital.
Revitalisasi Literasi di Era Digital: Peran Generasi Z dalam Gerakan Membaca Nurhasan, Nurhasan; Alfaraby, Muhammad Rafli; Sandi, Kms Rendi Welly; Rahmadani, Ardelia; Mahadewi, Tamara Putri; Novita, Kayla Dwi
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1796

Abstract

Perkembangan era digital telah secara fundamental mengubah lanskap literasi, terutama bagi Generasi Z yang merupakan digital native. Fenomena ini memunculkan tantangan berupa penurunan minat baca konvensional, sekaligus membuka peluang untuk merevitalisasi gerakan membaca melalui platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran Generasi Z, tidak hanya sebagai konsumen informasi tetapi juga sebagai agen perubahan dalam gerakan literasi di era digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebar kepada 30 responden Generasi Z serta wawancara mendalam dengan pengelola Taman Baca Kedaung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z memiliki preferensi yang kuat terhadap konten literasi digital seperti e-book, artikel, dan blog karena kemudahan akses dan fleksibilitasnya. Mereka juga memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya literasi digital untuk mengasah kemampuan berpikir kritis. Lebih dari itu, penelitian ini mengungkap peran aktif Generasi Z sebagai fasilitator dan promotor literasi, yang dibuktikan melalui keterlibatan mereka dalam mengelola komunitas taman baca, memanfaatkan media sosial untuk kampanye membaca, dan menginisiasi kegiatan inovatif seperti "book party". Temuan ini menegaskan bahwa Generasi Z merupakan aktor kunci dalam membentuk ekosistem literasi baru yang adaptif, kolaboratif, dan terintegrasi dengan teknologi. Revitalisasi budaya membaca di Indonesia sangat bergantung pada pemanfaatan kreativitas dan peran aktif generasi ini dalam gerakan literasi modern.
Efektivitas Media Board Game Cerita Anak untuk Mengasah Keterampilan Menyimak Siswa SD Negeri 166325 Nadila, Airin; Penggabean, Dewi Sartika
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media board game cerita anak dalam mengasah keterampilan menyimak siswa SD Negeri 166325. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas IV yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi aktivitas pembelajaran. Analisis data dilakukan secara tematik dengan tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan melalui triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media board game cerita anak meningkatkan konsentrasi, motivasi, dan keterampilan menyimak siswa. Siswa mampu menangkap detail cerita, menceritakan kembali isi cerita, serta bekerja sama dalam diskusi kelompok. Media board game terbukti efektif sebagai media pembelajaran interaktif yang menyenangkan dan mampu mengembangkan keterampilan menyimak serta kemampuan sosial siswa. Temuan ini memberikan implikasi bagi guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang inovatif di sekolah dasar.
Pendampingan Siswa dalam Meningkatkan Pemahaman tentang Kematangan Emosi Melalui Cinematherapy Bermuatan Kearifan Lokal Zubaidah, Zubaidah; Elfira, Ninil; Harahap, Nur Hasanah; Yulianti, Yulianti; Rahmayanti, Dinny
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1714

Abstract

Kematangan emosi merupakan kecakapan individu mengelola serta mengekspresikan emosi secara adaptif dan menjadi prasyarat penting bagi perkembangan psikososial remaja. Ia mencakup kemampuan mengenali, meregulasi, dan mengungkapkan emosi secara sehat. Program pengabdian ini dirancang untuk mendampingi siswa memperdalam pemahaman tentang kematangan emosi melalui pendekatan cinematherapy yang diperkaya kearifan lokal. Pada konteks sekolah, kematangan emosi berkontribusi langsung terhadap motivasi belajar, kualitas relasi sosial, dan kontrol diri. Cinematherapy dipilih karena efektif sebagai media reflektif-interaktif, sementara muatan budaya lokal disisipkan untuk memperteguh identitas kultural dan internalisasi nilai moral. Kegiatan dilaksanakan berjenjang: asesmen awal, kurasi film bernuansa kearifan lokal, pemutaran terpandu disertai dialog reflektif, dan evaluasi pemahaman. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam mengenali, memahami, dan mengelola emosi secara lebih adaptif. Temuan ini menegaskan bahwa cinematherapy berbasis kearifan lokal layak dipertimbangkan sebagai alternatif metode bimbingan untuk memperkuat kematangan emosi di lingkungan sekolah.
Ekowisata Bukit Lawang: Harmoni Alam, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Paturohman, Risky; Zafia, Atika Putri; Cahyani, Wiwin Difia; Sitorus, kiki Aulia; anisa, Nur; Dalimunthe, Nurhasanah; Syam, Nur Fadillah
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1723

Abstract

Ekowisata Bukit Lawang di Taman Nasional Gunung Leuser memiliki potensi besar melalui daya tarik alam, budaya lokal, dan partisipasi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi serta analisis SWOT. Hasil menunjukkan kekuatan pada keindahan alam, budaya, dan penerapan Community-Based Tourism (CBT), dengan kelemahan pada pengelolaan sampah, keterbatasan kapasitas masyarakat, dan komersialisasi budaya. Peluang pengembangan terletak pada tren wisata berkelanjutan, festival budaya, dukungan pemerintah/LSM, dan digitalisasi promosi, sedangkan ancamannya meliputi kerusakan lingkungan, homogenisasi budaya, dan fluktuasi wisatawan. Penelitian menyimpulkan bahwa pengembangan ekowisata Bukit Lawang perlu menitikberatkan pada konservasi, pelestarian budaya, serta pemberdayaan masyarakat agar dapat bersaing secara nasional dan internasional.
Analisis Komparasi Usahatani Bawang Merah Antara Musim Tanam 1 dan Musim Tanam 2 di Desa Jenu Kecamatan Temaji Kabupaten Tuban Yudha, Danang Ananda; Ningsih, Fina Sulistiya; Saputra, Muhamad Surya Eka
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1690

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan produksi dan pendapatan usahatani bawang merah antara musim tanam I dan musim tanam II di Desa Jenu Kecamatan Temaji Kabupaten Tuban. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan April hingga bulan Mei 2025. Dimana data primer diperoleh dari 20 responden pada orang yang sama antara musim tanam I dan musim tanam II . Dengan menggunakan Penentuan sampel simple random sampling. Sedangkan data sekunder diperoleh dari kantor Desa Jenu, Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Temaji Kabupaten Tuban. Data diolah dengan menggunakan analisis komparatif. hasil penelitian dan pembahasan di atas tentang perbandingan usahatani bawang merah antara Musim Tanam I  dan Musim Tanam II dapat ditarik kesimpulan: 1) Biaya Produksi usahatani bawang merah Musim Tanam I rata-rata sebesar Rp 19.674.551/ha, sedangkan biaya produksi Musim Tanam II rata-rata sebesar Rp 17.187,87/ha. 2) Pendapatan usahatani bawang merah Musim Tanam I rata-rata sebesar Rp 148.419.498/ha, sedangkan pendapatan usahatani bawang merah Musim Tanam II rata-rata sebesar Rp 101.944.415/ha. Berdasarkan hasil analisis uji t terbukti pendapatan usahatani bawang merah Musim Tanam I lebih besar dibandingkan pendapatan usahatani Musim Tanam II.
Pemberdayaan Kelompok Pembuatan Ecobrick dari Limbah Plastik di Pesisir Pantai Desa Tebongeano dalam Mendukung Kelestarian Ekosistem Pertanian dan Perikanan Johan, Eko Aprianto; Basoka, Sri Wahyuni; Amir, Fitriah; Alwi, La Ode; Wirawan, Wahid; Dedu, La Ode Arfan; Baihaqi, Baihaqi; Kurniawan, Widhi
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1813

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini berfokus pada solusi limbah plastik di Desa Tebongeano, Kolaka Utara, melalui sosialisasi dan pelatihan pembuatan ecobrick. Program yang melibatkan pemuda-pemudi dan mahasiswa ini mengubah limbah plastik menjadi ecobrick, berpotensi menggantikan batu bata dalam konstruksi sederhana. Hasilnya tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat akan dampak negatif sampah plastik terhadap produktivitas lahan pertanian akibat pencemaran tanah dan saluran irigasi, serta kerusakan ekosistem laut yang mengancam biota dan sumber daya perikanan, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan limbah sebagai produk bernilai guna. Kegiatan ini berkontribusi pada pengurangan volume sampah plastik, yang secara langsung mengurangi tekanan pada lahan pertanian yang tercemar dan ekosistem laut yang terancam. Pengembangan produk kerajinan tangan berbasis ecobrick berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat. Keberlanjutan program bergantung pada pembentukan kelompok komunitas ecobrick dan dukungan pemerintah desa untuk pengelolaan sampah yang berkelanjutan, menjamin lingkungan pertanian dan laut yang lebih sehat serta produktif bagi masyarakat Tebongeano.
Latihan Asertif Untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Korban Cyberbullying Pada Remaja Asmidar, Asmidar
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1820

Abstract

Artikel ini menggambarkan cyberbullying penting untuk dikaji karena efek yang diberikan lebih dari bullying konvensional karena menyerang sisi psikologis korban. Cyberbullying banyak terjadi dikalangan remaja usia sekolah. Guru bimbingan dan konseling (BK) mempunyai kontribusi utama sebagai penyemangat dan pelindung di sekolah. Guru BK dapat memberikan layanan responsif karena korban cyberbullying harus ditangani segera. Teknik latihan asertif ialah satu dari metode pendekatan konseling behavior yang memfokuskan dalam mendukung orang tidak dapat mengekspresikan perasaan tersinggung, sulit mengatakan “tidak”, mengekspresikan afeksi serta reaksi positif lain. Latihan asertif diharapkan korban bisa meningkatkan kepercayaan diri dan harga dirinya dalam mengatasi cyberbullying, serta memperbaiki kesehatan mental melalui pengurangan stress, depresi, dan resiko ide bunuh diri.
Penguatan Kemampuan Membaca Melalui Program UTABACI Pada Siswa Kelas Rendah SD Karakter ACI Bangkalan Damayanti, Noura Aulya; Rosiana, Nina; Susilowati, Diana; Mardiyana, Isna Ida; Wulandari, Rika; Putro, Sigit Susanto
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1829

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas rendah melalui penggunaan media UTABACI di SD Karakter Aci Bangkalan. Kondisi awal menunjukkan bahwa siswa kelas rendah mengalami kesulitan dalam membedakan bentuk huruf, melafalkan huruf sesuai bentuknya, membaca suku kata, serta membaca suku kata berakhiran konsonan. Sasaran program adalah seluruh siswa kelas rendah di sekolah tersebut. Pelaksanaan program menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA) dan metode ceramah sebagai pendekatan interaktif untuk membimbing siswa dalam proses membaca. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru kelas rendah mengenai kemampuan membaca siswa sebelum dan sesudah pelaksanaan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan membaca siswa, terlihat dari kemampuan siswa dalam mengenali huruf, membaca suku kata, serta membaca kata sederhana. Selain itu, penggunaan media UTABACI yang berbasis permainan ular tangga terbukti meningkatkan minat dan motivasi siswa untuk belajar membaca secara aktif dan menyenangkan. Temuan ini menunjukkan bahwa media UTABACI dapat menjadi alternatif efektif dalam mendukung pembelajaran membaca bagi siswa kelas rendah, sekaligus mendorong keterlibatan siswa secara partisipatif dalam kegiatan belajar.
Pelatihan Peningkatan Computational Thingking Guru sebagai Persiapan Menghadapi Era Pembelajaran Coding Pada Pembelajaran PAUD Ismiatun, Asih Nur; Siregar, Masyunita; Amanda, Rizki Surya; Hasni, Uswatul; Rosyadi, Akhmad Fikri; Kasmiati, Kasmiati
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1937

Abstract

Computational thinking is becoming one of the most important skills in the 21st century. Computational thinking skills are not only about computer science but also about problem-solving skills, so they should be trained and mastered by every individual. Computational thinking has become a popular skill in education, where educators are also required to possess this skill as an indicator of teachers who are able to adapt to the era of educational reform and prepare a generation to face future challenges. This ability can be measured through aspects of abstraction, decomposition, algorithms, evaluation, and generalization. This training involved kindergarten teachers in Kerinci Regency, with the aim of improving computational thinking skills for the era of coding learning in early childhood education (PAUD).