Claim Missing Document
Check
Articles

Alternative Learning Media Pre Reading Ability Siregar, Masyunita
Early Childhood Research Journal (ECRJ) Vol.2, No.1, June 2019
Publisher : Muhammadiyah University Prss

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ecrj.v2i1.7466

Abstract

The ability to read early is an important ability given to children. Through reading skills, children will be able to gain other knowledge. Learning media is a tool for delivering material and facilitating learning activities. Learning to procure media to improve the ability to read the beginning that is appropriate for children's development is very necessary. Wrong-name learning media is one of the new media alternatives to improve initial reading skills. The purpose of this article is to add learning media to request the ability to read the beginning. And to add to the literature about the ability to read the beginning. 
Alternatif Baru Media Pembelajaran Kemampuan Membaca permulaan Masyunita Siregar
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol 5, No 1: Juni 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.497 KB) | DOI: 10.24114/jbrue.v5i1.22467

Abstract

Artikel ini merupakan jenis kajian dalam bidang perkembangan bahasa anak, khususnya kemampuan membaca permulaan. Tujuan artikel ini adalah menambah literatur tentang media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan membaca awal. Kemampuan membaca permulaan adalah kemampuan anak mengenal bunyi dan huruf serta mampu  membaca suku kata dan kata hingga kalimat sederhana. Melalui keterampilan membaca, anak-anak akan dapat memperoleh pengetahuan lain. Media pembelajaran adalah alat untuk menyampaikan materi dan memfasilitasi kegiatan pembelajaran. Salah satu media pembelajaran untuk kemampuan membaca permulaan adalah media pembelajaran papan nam-nam. Media papan nam-nam adalah media papan yang dapat diputar dan didalamnya terdapat kartu berisi kata dan gambar
Pengaruh Metode Proyek terhadap Kecerdasan Interpersonal Anak Usia 5-6 Tahun di TK Nurul Iman Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas T.A 2017/2018 Masyunita Siregar
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol 4, No 1: Juni 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbrue.v4i1.11541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode proyek terhadap kecerdasan interpersonal anak usia 5-6 tahun di TK Nurul Iman. Jenis penelitian ini adalah  true eksperimen, dengan desain only posstest control grup design. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan dua kelas kelompok yang memiliki karakteristik yang sama yaitu kelas B1dan kelas B2. Penentuan sampel kelas dilakukan secara acak (random) dengan jumlah sampel tiap kelas sebanyak 15 orang anak. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah metode proyek, sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah kecerdasan interpersonal anak usia 5-6 tahun. Instrument  pengumpulan data yaitu panduan observasi. Analisis data menggunakan uji-t dan observasi dilakukan pengobservasian dengan panduan observasi yang telah disediakan dengan taraf nyata α = 0,05. Berdasarkan hasil analisi data diatas diperoleh rata-rata nilai pada kelas eksperimen 7,53 dengan nilai tertinggi 9 dan nilai terendah 6, sehingga kecerdasan interpersonal anak kelas eksperimen memperoleh perbedaan yang signifikan. Sedangkan nilai rata-rata pada kelas kontrol 6,26 dengan nilai tertinggi 8 dan nilai terendah 5, sehingga kecerdasan interpersonal anak kelas kontrol belum maksimal berkembang. Berdasarkan hasil tersebut hipotesis yang menyatakan bahwa thitung (3,628)  ttabel (1,701) pada taraf α = 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode proyek berpengaruh secara signifikan terhadap kecerdasan interpersonal  anak usia 5-6 tahun di TK Nurul Iman Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas T.A 2017/2018.
ECOLITERACY PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Masyunita Siregar; Sri Martini Meilanie; Agung Purwanto
ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 10, No 2 (2020): ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : FIP Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/esjpgsd.v10i2.20891

Abstract

ABSTRACTEcoliteracy needs to be given to children from an early age, to reduce various environmental problems caused by humans. For this reason ecoliteration needs to be considered in early childhood, especially children aged 5-6 years. This research is a literature study by examining literature from various sources such as articles from journals, books and scientific works. The results of the study indicate that the age of 5 years is a good start to introduce ecoliteration in children. Children who have ecoliteration or ecological literacy will become a generation that can be responsible for the surrounding environment. Keyword: Ecoliteracy, Early ChildhoodABSTRAKEcoliteracy perlu diberikan kepada anak sejak usia dini, untuk memgurangi berbagai masalah lingkungan yang disebabkan oleh manusia.  Untuk itu perlu memahami ecoliteracy pada anak usia dini, khususnya anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini   merupakan penelitian studi literatur dengan menelaah literatur dari berbagai seumber seperti artikel dari jurnal, buku dan karya ilmiah.  Hasil studi menunjukkan bahwa usia  5 tahun adalah awal yang bagus untuk mengenalkan ecoliteracy pada anak.  Anak yang memiliki ecoliteracy atau melek ekologi akan menjadi generasi yang dapat bertanggung jawab dengan lingkungan sekitarnya. Kata Kunci: Ecoliteracy,  anak usia dini.
Pengenalan Ecoliteracy pada Anak Usia Dini melalui Metode Bercerita Masyunita Siregar; Sri Martini Meilanie; Agung Purwanto
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.700

Abstract

Permasalahan lingkungan yang disebabkan oleh tangan jahil manusia semakin banyak, khususnya permasalahan sampah. Hal ini didukung fakta yang disampaikan direktur pengelolaan sampah kementrian lingkungan hidup dan kehutanan bahwa 72 % masyarakat Indonesia kurang peduli dengan masalah sampah dan komposisi sampah plastik terus mengalami peningkataan tepatnya tahun 2015 angka persentase kenaikan sampah plastik mencapai 11%. Pemahaman untuk menjaga keseimbangan lingkungan alam (ecoliteracy ) perlu diberikan sejak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salah satu cara pengenalan ecoliteracy pada anak usia dini adalah melalui metode bercerita. Studi literatur menunjukkan bahwa cerita adalah strategi yang dapat digunakan untuk mengenalkan ecoliteracy melalui alur cerita, pesan moral dan emosi dari cerita yang diceritakan kepada anak. Pemahaman ecoliteracy tidak hanya tentang kognitif tetapi juga tentang emosional, tindakan dan spirit dan hal tersebut dapat diberikan melalui metode bercerita.
OPTIMIZATION OF ONLINE LEARNING DURING THE PANDEMIC IN THE NORTH SUMATRA REGION Sakinah Siregar; Masyunita Siregar
-
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/pres.v3i1.14969

Abstract

The purpose of this study was to describe the optimization efforts carried out by teachers, especially teachers at the early childhood level during the pandemic Covid-19. This research was conducted using a qualitative method, using a questionnaire distributed online via google form. The sample of this study was early childhood teachers spread across various regions in the province of North Sumatra. The results of the study show that teachers in general optimize through the use of technology media, develop self-efficacy in dealing with pandemic conditions and involve parents in the online learning process. This is evidenced from 15 research indicators. Starting from doing online learning, using learning media through zoom meetings or whatsapp groups, creating virtual learning media, make video tutorials, digital exploration in online learning, join webinars for self-improvement during the pandemic, communicative in the implementation of online learning, involve parents in online learning, provide simulation and socialization of learning models that need to be done so that parents are ready to run it, learning activities for children and parents sent via video, giving daily learning plan to parents as a reference for children's online learning from home, aspects of child development are measured through the tasks given, visiting the child's house to see the child's progress, children's tasks are adjusted to the needs of children during the pandemic, provide questionnaires to parents to participate in assessing child development.
PERSEPSI GURU TERHADAP PENGARUH DONGENG PADA OTAK ANAK USIA DINI Regina Farhani; Silvi Ananda Suwandi; Shelvira Amanda Putri; Masyunita Siregar
Al-Abyadh Vol 6 No 1 (2023): Edisi Juni
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI STAI DINIYAH PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-abyadh.v6i1.692

Abstract

The rapid development of information technology, marked by the rise of national private television broadcasts, games, the internet and other entertainment media, is increasingly capturing the attention of the public, especially children. Storytelling activities that used to be often heard are now rarely done by parents or other parties to children. The purpose of this study was to determine the teacher's perception of the influence of fairy tales on children's brains. The research design used is a survey research method with a quantitative approach (Quantitative Research). Data was collected through a questionnaire to twenty early childhood teachers. After the data was collected, the researchers analyzed the data using quantitative data analysis techniques. From the results of the data analysis, the researcher could conclude that fairy tales have an effect on early childhood brain development because fairy tales have many positive impacts on children, including fairy tales can improve children's brain performance, grow creativity. and children's imagination, strengthen social and family bonds, improve communication, can train children's sense of empathy and awareness. through fairy tales can also teach ancestral values ​​including tolerance. Besides being very popular with children, through fairy tales educators can provide various advice, advice, examples, or wisdom through the characters of a story.
Persepsi Guru Tentang Seni Musik Terhadap Perkembangan Otak Anak Usia Dini Azalia Arya Ramadhini; Putri Maharani; Masyunita Siregar
ASGHAR : Journal of Children Studies Vol. 3 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/asghar.v3i1.7338

Abstract

Early childhood is a golden period of development where the early childhood brain development phase is the most important phase which covers 80% of a child's brain development. The level of brain development in children from birth to 4 years of age reaches 50%, so the first 4 years are often called the golden age. One way to develop a child's brain is through art. The research method used by researchers is a descriptive research method with a quantitative approach. The population used in this study were kindergartens in Jambi Province, namely kindergarten teachers in Jambi Province. The sample used was 6 teachers from three kindergarten schools in Jambi Province using a simple random sampling technique. The instrument used is a questionnaire / questionnaire. Data was collected using a questionnaire instrument for research subjects. Research Results 100% of respondents agree that music stimulates the brain in early childhood, have practiced movements and songs for learning. carrying out music arts activities and songs of different expression in their respective schools, children can follow the movements of the given song, children can clap their hands to the rhythm, children can follow the word pattern of the given song. The results of the respondents stated that they agreed that the art of music can improve brain development in early childhood.
Persepsi Guru PAUD Terhadap Pentingnya Pemahaman Neurosains Dyah Nur Azizah Rois; Anniska Nuria; Siska Sulistiani; Masyunita Siregar; Uswatul Hasni
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol 9, No 1: Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbrue.v9i1.47893

Abstract

Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengungkap persepsi guru pendidikan anak usia dini (PAUD) terhadap pentingnya pemahaman neurosains. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Yaitu dengan menggunakan metode penelitian survey. Pada penelitian kualitatif fitur yang paling utama berasal dari metode kualitatif natural/nyata pada tahap wawancara dengan bantuan Google from berupa angket yang dibagikan melalui media sosial WhatsApp dan diamati hasil dari responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar guru memahami apa itu neurosains dan cara untuk menstimulasi perkembangan otak anak. dari seluruh guru PAUD 26 guru PAUD di Kota Jambi ada 24 guru PAUD memahami pentingnya neurosains untuk anak usia dini. Selain dari itu terdapat 2 guru PAUD yang masih belum mengetahui dan memahami neurosains dan pentingnya neurosains untuk anak usia dini serta belum mengetahui bagaimana cara menstimulasi perkembangan otak anak.
Pembelajaran Berbasis Neurosains Dalam Pendidikan Anak Usia Dini Ajeng Octatya Dwiyani Ajeng; Anita Sarniya; Ofrima Eka Saputri; Masyunita Siregar; Uswatul Hasni
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol4.Iss1.99

Abstract

ABSTRAK Pendidikan anak usia dini ialah sarana untuk menggali serta mengembangkan berbagai potensi anak agar dapat berkembang secara optimal. Pembelajaran berbasis Neurosains wajib memperhatikan keseimbangan otak kanan dan otak kiri. Otak kanan serta otak kiri masing-masing memiliki peran penting, sehingga keduanya wajib diberi stimulus secara seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran berbasis neurosains dalam pendidikan anak usia dini. Metode penelitian menggunakan studi literatur (literature review), dilakukan dengan membaca, menganalisis dan menarik kesimpulan. Hasil dari kajian literatur itu bahwa pembelajaran berbasis neurosains dalam pendidikan anak usia dini sangat penting dan pelaksanaan pembelajaran berbasis neurosains dapat dilakukan dengan berbagai cara. Kata Kunci: Pendidikan Anak Usia Dini, Pembelajaran Berbasis Neurosains. ABSTRACT Early childhood education is a means to explore and develop various potentials of children so that they can develop optimally. Neuroscience-based learning must pay attention to the balance of the right brain and left brain. The right brain and the left brain each have an important role, so both must be given a balanced stimulus. This study aims to determine neuroscience-based learning in early childhood education. The research method uses literature review (literature review), carried out by reading, analyzing and drawing conclusions. The result of the literature review is that neuroscience-based learning in early childhood education is very important and the implementation of neuroscience-based learning can be done in various ways. Keywords: Early Childhood Education, Neuroscience-Based Learning.
Co-Authors Afrida Afrida Agung Purwanto Aini, Azizah Ajeng Octatya Dwiyani Ajeng Amanda, Rizki Surya Amanda, Tri Dilla Ananda, Nur Arani Andi Khairriyah Anita Sarniya Annisa, Maulidya Venus Annisa Anniska Nuria Arda Surya Reida Savitri Artamevia, Putri Sabrina Asih Nur Ismiatun, Asih Nur Asmara, Eren Dwi Azalia Arya Ramadhini Azalia Arya Ramadhini Devit Fajarwati Dewi Sawitri Dewi, Dianti Dora eliza Dyah Nur Azizah Rois Eren Eristian, Anisya Erlida Amnie Fatmawati, Bening Tri Fitrah Zahro Pangesti Gati Ningsih, Arum Harianja, Sri Indriani Hendra Budiono Hendra Sofyan Herfinda, Nensi Hotmauli Damanik, Meirani Husni Sabil Indri Anastasia Indriani Harianja, Sri Indryani, Indryani Issaura Sherly Pamela Iva Andina Putri Karokaro, Anike Septiyohana Kasmiati Kasmiati Khairani . Khairriyah, Andi Miftakhul Muazzomi , Nyimas Muazzomi, Nyimas Mujahidawati, Mujahidawati Mutiara Maeisa Putri Nizlel Huda Norliza Milany novferma, novferma Nur ismiatun, Asih Nurfadilah Nurfadilah Nuria, Anniska Nurizati Nyimas Muazzomi Ofrima Eka Saputri Pammela, Issaura Sherly Pangaribuan, Tumewa Purnama Sari Putra, Fakhri Suhanda Eka Putri Maharani Putri, Iva Andina Rahayani, Fitri Rahmawati, Rahmawati Regina Farhani Rois, Dyah Nur Azizah Romundza, Febbry Rosyadi, Akhmad Fikri Sakinah Siregar Salsabila, Shilfa Sukma Sapira, Dea Sapitri, Mayola Saputri, Ofrima Eka Sarniya, Anita Shelvira Amanda Putri Sherly Utami, Winda Shisilia Putri Ayu Ningsih Sholeha, Amanah Silvi Ananda Suwandi Silvia Wilandari Simaremare, Tohap Pandapotan Siska Lis Sulistiani Siska Sulistiani Sobiyati, Putri sri indriani harianja Sri Martini Meilanie Surya Amanda, Rizki Tri Anggraini Tri Anggraini Tri Dilla Amanda Trisna Mukti, Suci Tumewa Pangaribuan Uswatul Uswatul Hasni Utami, Winda Sherly Vidri, Nabila Winda Sherly Utami Zahro Pangesti, Fitrah Zahyuni, Violita Zulfani, Adzra