cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
mijisiregar@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
assingkily27@gmail.com
Editorial Address
Jln. Willem Iskandar Ps. V, Medan Estate 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27769305     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat Aim and focus scope journal 1. Education 1. Community service and Digital Technology in Education
Articles 248 Documents
Pengaruh Bimbingan Kelompok Teknik Problem Solving dalam Meminimalisir Perilaku Agresif Siswa Kelas VIII UPT SMP Negeri 8 Medan Ryan Dhani, M Fikri; Azmi Saragih, Nurul; Mujib, Abdul; Salsabila, Faradiza
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik problem solving dalam meminimalisir perilaku agresif siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu. Subjek penelitian dikumpulkan siswa kelas yang berjumlah 10 orang siswa. Data penelitian dikumpulkan dengan skla valid dan reliabel. Skala diberikan sebelum dan sesudah pelaksanaan layanan bimbingan kelompok. Data skor rata-rata pre-test 121,2 dan skor rata-rata post-test 66 maka selisih skor rata-rata 55 artinya rata-rata perilaku agresif siswa lebih tinggi sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok teknik problem solving maka perilaku agresif siswa menjadi menurun 46%. Data analisis menggunakan uji wilcoxon untuk melihat apakah ada perubahan positif dan signifikan pemberian layanan bimbingan kelompok teknik problem solving. Berdasarkan hasil perhitungan uji wilcoxon jumlah jenjang bertanda positif = 30 dan jumlah jenjang bertanda negatif = 6. Jadi, nilai J = 23 yaitu jumlah jenjang yang lebih besar. Dari tabel nilai kritis J untuk uji jenjang bertanda wilcoxon dengan n = 10, = 0, 05, maka diperoleh J dimana 23 > 8. Artinya bahwa ada pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik problem solving dalam meminimalisir perilaku agresif siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Medan.
Workshop Regulasi Emosi Remaja di SMP N 2 Koto XI Tarusan Suryadi, Suryadi; Adison, Joni
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1557

Abstract

Setiap manusia pernah merasakan sensasi emosi dalam kehidupannya. Perasaan itu adakala berupa ekspresi emosi positif dan negatif misalnya; tertawa, menangis, menari-nari, berlari-lari, mencubit, ndomblong, terbelalak matanya dan lain sebagainya. Semua itu sesuai dengan lingkungan kebudayaan masyarakatnya. Bahkan emosi yang kuat dan tidak terkendali dapat menimbulkan perbuatan-perbuatan yang merusak. Misalnya emosi marah, orang yang sedang marah sekali maka dapat merusak barang apa yang ada di dekatnya, misalnya piring dibanting dilantai, gelas dipecah, meja digebrak dan sebagainya. Tetapi sebaliknya, dengan perasaanperasaan dan emosi luhur, terarah, dan terkendalikan dapat melahirkan karyakarya besar. Regulasi emosi merupakan proses individu dalam mengelola emosinya. Regulasi emosi adalah strategi yang dilalukan secara sadar dan di bawah alam sadar untuk meningkatkan dan mempertahankan,atau mengurangi satu atau lebih komponen dari respon emosi. Permasalahan yang muncul pada peserta didik di SMP N 2 Koto XI Tarusan ini adalah masih ada peserta didik yang menyindir temannya yang bermasalah, Peserta didik marah tanpa sebab yang pasti, Peserta didik yang menjauhi teman tanpa alasan yang masuk akal. Adanya peserta didik yang menghina temannya. Menyimpan dendam pada temannya, Adanya peserta didik yang mudah mengamuk, adanya peserta didik yang mudah tersinggung, adanya peserta didik yang tidak menyapa temannya yang bermasalah, adanya peserta didik yang langsung melampiaskan kemarahanya dengan teman yang bermasalah, adanya peserta didik yang membalas teman yang menghinanya dan adanya peserta didik yang marahnya meluap-luap.
Pengelolaan Sampah Organik Berkelanjutan: Pelatihan Pembuatan Kompos Menggunakan Bak Dekomposer Anaerob di Kelompok Tani Kelurahan Tanjung Perak Surabaya Rizky Andhika, Desta; Ardiansyah, Wakhid; Erlita Sari, Dinda; Khoirun Nisa, Siti Hidayatul; Vania Andani, Jessica; Priambodo, Bayu
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1558

Abstract

Pengelolaan limbah organik di wilayah urban seperti Surabaya masih menghadapi berbagai kendala, terutama minimnya pemanfaatan teknologi yang aplikatif dan ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kelompok tani dalam pengelolaan limbah organik melalui pelatihan pembuatan dekomposer anaerob berbasis Effective Microorganisms 4 (EM4). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan demonstrasi teknis, yang mencakup sosialisasi, praktik pembuatan alat komposter sederhana berbahan drum plastik, serta pengomposan limbah organik rumah tangga dan dedaunan kering. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap prinsip dasar fermentasi anaerob, kemampuan teknis dalam merakit alat, serta keterampilan dalam proses pengomposan. Produk akhir berupa kompos padat dan pupuk cair (lindi) menunjukkan kualitas fisik yang baik dan siap digunakan untuk memperbaiki kesuburan tanah. Partisipasi aktif peserta, ditandai dengan antusiasme selama diskusi dan praktik, menunjukkan bahwa teknologi ini dapat diterapkan secara luas di tingkat komunitas. Program ini membuktikan bahwa edukasi berbasis teknologi tepat guna dan kearifan lokal dapat menjadi solusi nyata dalam pengelolaan limbah organik, sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan. Inisiatif ini diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain guna memperkuat ketahanan lingkungan dan produktivitas pertanian masyarakat urban.
Exploring the Difficulties in Writing Skills among Students at Vocational High School No. 1 Sukasada Aritona, Gede; Mahayanti, Ni Wayan Surya; Adnyayanti, Ni Luh Putu Era
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1560

Abstract

This study explores the writing challenges faced by grade 11 hospitality students at SMKN 1. Sukasada, Bali. Using a qualitative descriptive approach, data was collected through a questionnaire from 13 students, which featured both closed and open-ended questions. The findings revealed significant obstacles such as inadequate practice in writing, preference for theoretical learning over practical application, and heavy reliance on translation tools. Students had difficulties with grammar, mechanical errors and limited vocabulary, which affected their proficiency in English communication. This study underscores the importance of integrating practical writing exercises with theoretical instruction to improve language skills and reduce reliance on translation aids. It advocates educational strategies that emphasize regular writing practice and balanced assessment to better prepare students for success in the hospitality industry.
Perbandingan Solusi Antara Bank Syariah dengan Akad IMBT dan KPR Syariah dengan Akad Murabahah Jika Terjadi Wanprestasi Apriyani, Dhini Dwi; Salsabila, Khailila; Maharani, Nurhidayati; Sartika, Nadia; Nurhilda, Salsa; Napsiah, Siti Kholis; Berutu, Syahfitri Andayani
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1562

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi akad Ijarah Muntahiya Bit Tamlik (IMBT) dan faktor-faktor yang memengaruhi keputusan nasabah dalam memilih Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Syariah, serta sanksi wanprestasi di Bank Syariah Indonesia (BSI) KC. Aksara Medan. Implementasi IMBT di BSI KC. Aksara Medan telah sesuai dengan Fatwa DSN-MUI No.27/DSN-MUI/III/2002 dan Surat Edaran Bank Indonesia No. 10/14/DPBS, yang menekankan pelaksanaan akad ijarah terlebih dahulu sebelum pemindahan kepemilikan. KPR Syariah menjadi alternatif pembiayaan yang diminati karena prinsip bebas riba, transparansi margin keuntungan, angsuran tetap, dan tidak adanya penalti pelunasan dipercepat. Religiusitas nasabah juga berperan penting dalam pemilihan KPR Syariah. Dalam kasus wanprestasi, bank menerapkan tahapan penanganan mulai dari SMS pengingat, telepon, surat teguran, surat peringatan, hingga eksekusi lelang agunan. Sanksi berupa ganti rugi (ta'widh) dan denda (ta'zir) diterapkan sesuai ketentuan, dengan dana ta'zir dialokasikan untuk kegiatan sosial.
Penerapan Budikdamber sebagai Inovasi Ekonomi Produktif Skala Rumah Tangga di RW 5 Kelurahan Kendangsari Wahyuningtyas, Dwi; Anggraini, Anindita Wahyu Noer; Mahardika, Athallah Zakki; Roosmanningrum, Maulidya; Anjarwati, Tyas
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1569

Abstract

Adanya tantangan besar pada masyarakat urban dalam memenuhi kebutuhan dasar di tengah meningkatnya tekanan ekonomi akibat fluktuasi harga pangan dan keterbatasan ruang. Hal tersebut berakibat pada menurunnya kapasitas ekonomi produktif rumah tangga, sehingga Budidaya Ikan Dalam Ember muncul sebagai solusi. Kegiatan ini bertujuan sebagai upaya penguatan ekonomi lokal dan pengembangan ekonomi produktif rumah tangga bagi warga RW 05 Kelurahan Kendangsari, Kota Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 13 Juli 2025 dengan metode penyampaian materi berupa sosialisasi dan praktik secara langsung. Hasil kegiatan ini diperoleh 10 Ember Budidaya Ikan dalam Ember yang diberikan kepada warga untuk dikelola secara bersama. Manfaat yang dirasakan warga berupa bertambahnya pengetahuan mengenai teknik pemanfaatan lahan sempit secara efektif untuk ketahanan pangan dan penguatan ekonomi mikro rumah tangga.
Edukasi dan Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular dalam Implementasi SDG 3 di Kelurahan Ampel Fidelia, Vasthi Nadia; Priyanto, Ratu Julyana Citra Hambali; Lumbanraja, Teodora Merry Meriba Vica Juliana Br; Widiyan, Fani Septi Putri; Budiman, Daniel Prasetio; Priambodo, Bayu
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1570

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) meliputi beberapa penyakit, hipertensi atau darah tinggi, diabetes, stroke, dan penyakit jantung kini mendominasi morbiditas dan mortalitas di Indonesia, termasuk di Kelurahan Ampel, Kota Surabaya. Rendahnya kesadaran terhadap deteksi dini dan pola hidup sehat yang telihat dari lonjakan kasus hipertensi dan obesitas pada rentang waktu 2015 hingga 2016 di Jawa Timur memicu perlunya intervensi berbasis edukasi masyarakat. Salah satu rangkaian program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Bela Negara SDGs UPN “Veteran” Jawa Timur di Kelurahan Ampel ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang gaya hidup sehat sekaligus melakukan deteksi dini melalui mini Medical Check-Up (MCU). Jurnal ini menggunakan pendekatan partisipatif dan metode demonstrasi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui penyuluhan langsung, pemeriksaan tekanan darah, dan gula darah acak, yang melibatkan 46 warga berusia di atas 30 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi serta peningkatan kesadaran kesehatan warga, yang sekaligus mendukung pencapaian SDG 3. Kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian target 3.4, yaitu mengurangi angka mortalitas dini yang disebabkan oleh PTM melalui upaya preventif dan pengobatan yang efektif. Dengan adanya pemeriksaan dini terhadap tekanan darah dan kadar gula darah, masyarakat memperoleh kesempatan untuk mengenali kondisi kesehatannya lebih awal, sehingga potensi risiko terhadap penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi, kolesterol, dan diabetes dapat diminimalkan melalui intervensi yang tepat. Program ini diharapkan menjadi fondasi bagi penguatan upaya preventif dan promotif kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Tes IQ dan Bimbingan Pengembangan Potensi Anak di Lingkungan UPT SDN 24 Barung-Barung Balantai Pesisir Selatan Dianto, Mori; Kardo, Rici; Novita, Syahrini Angguna; Mahdyyani, Zhafira
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1572

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman guru dan orang tua terhadap potensi kecerdasan anak serta belum adanya sistem pemetaan IQ di UPT SDN 24 Barung-barung Balantai, Kabupaten Pesisir Selatan. Akibatnya, pendekatan pembelajaran masih bersifat seragam dan tidak memperhatikan keberagaman gaya belajar maupun profil intelektual siswa. Program ini bertujuan untuk memberikan solusi melalui pelaksanaan tes IQ yang valid dan terstandar, serta memberikan bimbingan kepada guru dan orang tua dalam memahami hasil asesmen dan menggunakannya untuk pengembangan potensi anak secara optimal. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, asesmen IQ menggunakan Culture Fair Intelligence Test (CFIT), analisis hasil, pelaksanaan sesi bimbingan, serta implementasi sistem dokumentasi profil siswa.Hasil pengabdian menunjukkan bahwa lebih dari 90% siswa mengikuti tes IQ dengan antusias, sementara guru dan mayoritas orang tua berpartisipasi aktif dalam sesi bimbingan. Sekolah juga mulai menerapkan sistem pelacakan perkembangan anak berbasis hasil tes. Dampak dari kegiatan ini tidak hanya pada pemetaan potensi, tetapi juga pada perubahan paradigma pendidikan yang lebih inklusif dan personal. Guru menjadi lebih sadar akan pentingnya pembelajaran berdiferensiasi, dan orang tua mulai memahami bahwa kecerdasan anak tidak hanya diukur dari nilai akademik. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan dasar dan dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain dengan tantangan serupa.
Pengaruh Kondisi Geografis terhadap Aktivitas Sosial Masyarakat Desa Naman Kecamatan Naman Taran, Kabupaten Karo Amna, Radhiah; Amalia, Anggun; Ginting, Nabila Tasyaida; Fatimah, Fatimah; Hajar, Siti; Pane, Okto Prayogi
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1575

Abstract

Penelitian ini  merupakan bagian dari pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh kondisi geografis Desa Naman Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo terhadap aktivitas sosial masyarakat. Kondisi geografis, seperti topografi, iklim, dan sumber daya alam, membentuk pola interaksi sosial, mata pencaharian, serta kebudayaan masyarakat. Desa Naman dengan karakteristik geografisnya menjadi studi kasus untuk memahami bagaimana faktor-faktor alam memengaruhi kehidupan sosial warganya. Selain itu, Desa Naman yang terletak di Kabupaten Karo memiliki kondisi geografis yang khas. Pada Penelitian ini menfokuskan pada kondisi geografis yang memengaruhi aktivitas sosial masyarakat desa. Desa Naman, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, memiliki kondisi geografis yang unik dengan pegunungan dan perbukitan yang mempengaruhi kehidupan masyarakatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kondisi geografis Desa Naman mempengaruhi mata pencaharian, hunian, transportasi, dan budaya masyarakat. Masyarakat Desa Naman telah mengembangkan strategi adaptasi untuk menghadapi tantangan geografis, seperti mengembangkan pertanian terasering dan memanfaatkan sumber daya alam lokal.
Pendampingan Pembelajaran Matematika Dasar Bagi Anak Pra Sekolah Melalui Modul Ajar di TBM Pelangi Setiyowati, Eny; Malikhul Kudus, Tidar; Salamah Muafiyana, Sarmadaniatus; Isti’adah, Isti’adah; Bukhori, M. Imam; Zulaekha, Ismi; Utomo, Inggar Budi; Sugito, Puguh Andi; Candra, Clarissa Amalia; Mubarok, Muh Mahfudh; Afifa, Lutfi; Himmah, Faikhotul; Nur Rohmah, Zulfani Agustina; Mu’amanah, Aisyia Latifatul
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1579

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi numerasi anak pra sekolah melalui penggunaan modul ajar matematika dasar di Taman Baca Masyarakat (TBM) Pelangi. Kondisi awal yang  ditemukan di Taman Baca Masyarakat (TBM) Pelangi, desa Bayem Wetan, Kecamatan kertoharjo, kabupaten Magetan  selama ini berfokus pada pengembangan literasi baca-tulis, sementara literasi numerasi belum mendapatkan perhatian optimal.  Sasaran kegiatan adalah anak usia 4–6 tahun, pengelola TBM dan relawan  yang berperan sebagai fasilitator pembelajaran. Kegiatan ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan model Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan tim pelaksana, pengelola TBM, dan relawan secara aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Data dikumpulkan melalui Observasi langsung selama proses pembelajaran untuk melihat respons dan perkembangan keterampilan numerasi anak.Wawancara dengan relawan TBM mengenai kemudahan penggunaan modul ajar dan tantangan pelaksanaan dan dokumentasi berupa foto, video, dan catatan kegiatan sebagai bukti proses. Kegiatan diawali dengan penyusunan modul ajar, pelatihan relawan, implementasi pembelajaran berbasis belajar sambil bermain, serta evaluasi perkembangan kemampuan numerasi anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal angka, bentuk, pola, dan operasi hitung sederhana pada anak. Selain itu, relawan TBM memperoleh keterampilan baru dalam mengelola pembelajaran matematika dasar yang menarik dan interaktif. Program ini memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan literasi numerasi di lingkungan TBM dan berpotensi untuk diimplementasikan secara berkelanjutan.