cover
Contact Name
Ari Apriyansa
Contact Email
snppm2020@unj.ac.id
Phone
+6289662901239
Journal Mail Official
snppm2020@unj.ac.id
Editorial Address
Gd. Ki Hajardewantara Lt. 6-7 Universitas Negeri, RT.7/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29853648     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.21009/snppm.041
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) merupakan kumpulan artikel ilmiah yang dipresentasikan pada kegaiatan Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPM) diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta. Tema dari seminar ini ialah "Membangun Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Masyarakat Menuju Indonesia Maju" dengan topik (1.) Pendidikan, (2.) Sosial dan Humaniora, (3.) Sains dan Teknologi, (4.) Ekonomi Kreatif, (5.) Lingkungan, dan (6.) Bidang Relevan Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 845 Documents
PENGENALAN ALAT MUSIK TRADISIONAL KOLINTANG DI SD XAVERIUS IV PALEMBANG Pridson Mandiangan
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.565 KB)

Abstract

Abstract Experts and cultural observer indicates that globalization has reduced the awareness and the compassion of the young people including students towards our own culture. They even failed to understand and even considered our national culture is old-fashioned, obsolete, and outdated. Pursuing and conducting our own culture is regarded as an old fashioned attitude, while on the other hand idolizing foreign culture is regarded as an advancement. The author has taught Kolintang for the past forty years, but never experienced teaching lessons in schools, as the interest and awareness of the students for Kolintang music culture is getting lesser as time goes by. Moreover, the absence of Kolintang instrument in government agencies, companies, schools and other institutions in Palembang has been an indicator for the phenomenon stated above. The Implementer Team as collegiate society, want to contribute for the introduction effort of stimulating the interest of students toward their own culture. The problem is lack of awareness and compassion from the students in Palembang, especially into Kolintang musical instrument. Through this community service program, a single unit of Kolintang musical instrument will be produced for the partner, and it can be used as a visualization of traditional music as a lesson, and it also can be collaborated with other modern musical instruments to be played in extracurricular activity at school. Keywords: awareness, traditional music, kolintang, modern music Abstrak Berbagai pihak terutama para ahli dan pemerhati budaya nasional mengindikasikan bahwa globalisasi telah menggerus perhatian, kecintaan dan kepedulian generasi muda termasuk anak-anak sekolah pada budaya bangsa sendiri. Dapat dikatakan sebagai “gagal faham”, dimana budaya nasional kita dianggap sebagai hal yang kuno, usang dan ketinggalan zaman. Mempelajari serta mengaplikasikan kebudayaan sendiri dianggap sebagai suatu sikap kuno dan tidak mengikuti zaman, tetapi menggandrungi budaya asing dipandang sebagai suatu kemajuan dan gaya hidup modern. Pengalaman empiris penulis selama melatih musik kolintang sejak era delapan puluhan, tidak pernah melatih di sekolah-sekolah, serta semakin hilangnya rasa kecintaan dan kepedulian terhadap seni budaya musik kolintang. Juga, semakin berkurangnya keberadaan musik kolintang di instansi pemerintah, perusahaan, sekolahsekolah dan lembaga lain yang ada di Palembang dan sekitarnya, menjadi indikasi fenomena diatas. Tim Pelaksana sebagai masyarakat perguruan tinggi, ingin berkontribusi pada upaya-upaya pengenalan untuk menstimulasi rasa kecintaan anak-anak sekolah khususnya, pada hasil budaya bangsanya sendiri. Permasalahannya adalah kurangnya kepedulian dan kecintaan para siswa-siswi sekolah di kota Palembang, terhadap musik tradisional kolintang. Melalui program pengabdian kepada masyarakat ini, akan dihasilkan satu unit alat musik kolintang untuk mitra, dapat dijadikan visualisasi musik tradisional untuk pembelajaran, juga dapat dikolaborasikan dengan alat musik modern untuk dimainkan dalam kegiatan ekstra kurikuler di sekolah.
PENGEMBANGAN JIWA WIRAUSAHA MELALUI PEMBUATAN BUSINESS PLAN MODEL CANVAS Yuniarsih Yuniarsih; Tia Ristiawati; Viana Meilani Prasetio; Adinda Meidina Sari
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.013 KB)

Abstract

Abstract The entrepreneurial spirit development program through the creation of a canvas model business plan is a program that aims to help students, alumni, and the general public to be able to build an entrepreneurial spirit by creating a work plan product that is mature for their entrepreneurship. This online P2M activity was attended by 106 participants consisting of lecturers, students, alumni and the general public who are interested in entrepreneurship. As can be seen from the results of the questionnaire, that 53.8% of the participants' business interests are culinary, while 30.8% are business in the education sector and the rest are interested in business in the fields of life style, culture and others. The response of the participants (100%) of this activity is useful to add insights in making a business plan with careful planning and can be a business solution in a pandemic like this. The results of business designs were competed, and those who succeeded in winning the competition were high school Japanese language teachers with the healty tempura business concept, and from the general public with the one stop Japanese learning center business concept. Abstrak Program pengembangan jiwa wirausaha melalui pembuatan business plan model canvas adalah program yang bertujuan untuk membantu mahasiswa, alumni, dan masyarakat umum untuk bisa membangun jiwa kewirausahaan dengan cara membuat suatu produk rencana kerja yang matang untuk wirausahanya. Kegiatan P2M secara daring ini dihadiri oleh 106 peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, alumni dan masyarakat umum yang berminat terhadap wirausaha. Sebagaimana terlihat dari hasil angket, bahwa 53,8% bidang peminatan bisnis peserta adalah kuliner, sedangkan 30,8% adalah bisnis di bidang pendidikan dan sisanya berminat bisnis di bidang life style, budaya dan lainnya. Tanggapan peserta (100%) kegiatan ini bermanfaat menambah wawasan dalam membuat suatu rancangan bisnis dengan perencanaan yang matang dan bisa menjadi solusi bisnis di masa pandemi seperti ini. Hasil rancangan bisnis dikompetesikan, dan yang berhasil memenangkan lomba adalah guru bahasa Jepang SLTA dengan konsep bisnis healty tempura, dan dari masyarakat umum dengan konsep bisnis one stop Japanese learning center.
PENYULUHAN PENANGANAN CEDERA OLAHRAGA PADA KSR- PMI UNIT SE-DKI JAKARTA Ruliando Hasea Purba; Mansur Jauhari
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.695 KB)

Abstract

Abstract This community service research is training for KSR-PMI units throughout DKI Jakarta. KSR-PMI UNJ unit is one of the fields to channel talents in organizations and society. However, it is unfortunate that there is still a lack of knowledge regarding the first handling of sports injuries at KSR-PMI units throughout DKI Jakarta. The purpose of the training for all participants is to get an overview and attitude, such as the importance of health and safety, identifying injuries from sports injuries, doing the first handling of sports injuries, especially at KSR-PMI throughout DKI-Jakarta and the general public. This training was conducted on August 30, 2020, via the Zoom Meeting platform. Participants in this training were all KSR-PMI units throughout Jakarta with clinical instructors for the first clinic of UNJ and the KSR of the State University of Jakarta. The method used for this is lecture, practice, question and answer, or discussion. Procedures are carried out so that participants understand more deeply about handling or first aid in sports injuries. The results of the training show that they have insight, understanding, and attitude to work well. Including explanations and objectives of Health and Safety, handling first aid for sports injuries can carry out actions taken in the early treatment of sports injuries at the State University of Jakarta and the general public. Abstrak Penelitian pengabdian pada masyarakat ini merupakan pelatihan bagi KSR-PMI unit Se-DKI Jakarta. KSR-PMI unit UNJ merupakan salah satu bidang untuk menyalurkan bakat dalam organisasi maupun kemasyarakatan. Namun, sangat disayangkan masih kurangnya pengetahuan mengenai penanganan pertama cedera olahraga pada KSR-PMI unit Se-DKI Jakarta. Tujuan pelatihan untuk semua peserta untuk mendapatkan gambaran dan sikap, seperti pentingnya kesehatan dan keselamatan, mengidentifikasi cedera pada cedera olahraga, melakukan penanganan pertama pada cedera olahraga khususnya di KSR-PMI Se-DKI- Jakarta maupun di masyarakat umum. Pelatihan ini dilakukan pada 30 Agustus 2020 via platform Zoom Meeting. Peserta pada pelatihan ini adalah seluruh anggota KSR-PMI unit Se-DKI Jakarta dengan instruktur dokter klinik pratama UNJ dan KSR Universitas Negeri Jakarta. Metode yang digunakan untuk ini adalah metode ceramah, praktek dan tanya jawab atau diskusi. Praktek dilakukan agar peserta memahami lebih dalam tentang penanganan atau pertolongan pertama pada cedera olahraga. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa memiliki wawasan, pemahaman dan sikap bekerja dengan baik, mencakup penjelasan dan tujuan Kesehatan dan Keselamatan, penanganan pertolongan pertama pada cedera olahraga, dapat melaksanakan tindakan yang harus dilakukan dalam penanganan pertama pada cedera olahraga di Universitas Negeri Jakarta maupun pada masyarakat umum.
PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN MELALUI PELATIHAN PENYUSUNAN INSTRUMEN HIGHER ORDER TIHINKING SKILL (HOTS) BAGI GURU PRODUKTIF SMK NEGERI DI JAKARTA TIMUR Riyadi; Adi Tri Tyassmadi; Ratu Amilai Avianti; Anisa Cahyaningsih; Muh. Alvaritsi; M. Kevin
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.576 KB)

Abstract

Abstract Our education is required to develop skills such as communication, collaboration, critical thinking, and creativity or which called “The 4Cs”. Teachers in Indonesia have met educational qualifications, but in pedagogic, professional, social, and personal competencies there are still many teachers who have not qualified yet, especially regarding the concept of learning which is often referred to as higher-order thinking skills or better known as Higher Order Thinking Skills (HOTS). The purpose of the article is to find out, provide an overview, and techniques for developing HOTS instruments for productive vocational school teachers in East Jakarta. The teacher of vocational school are expected to understanding and be able to develop HOTS-based assessment instruments. In this condition, it is necessary to provide training for productive teachers of SMK in improving the quality of learning through the preparation of HOTS-based assessment instruments. The method used in this article are by giving a lecture, doing the discussion, and giving online training using zoom meeting and google classroom which is attended by productive vocational teachers in East Jakarta. The training was given in 3 sessions, there are the presentation of HOTS-based learning planning materials, presenting HOTS-based assessment materials, and continued with training in developing HOTS-based assessment instruments. After the training was carried out, the participants were given a questionnaire to find out their general understanding of the HOTS assessment. The results show that 83.3% of respondents understand the concept of HOTS. By 76.7% of respondents stated that HOTS-based assessments have begun to be applied at the SMK level. While feedback on HOTS learning outcomes shows that 86.7% of respondents agreed that the school supported HOTS-based learning and assessments. In general, respondents (67%) were able to develop HOTS-based assessment instruments after attending the training. The impact of the results of this training is the availability of HOTS-based questions for vocational subjects that can measure the higher-order thinking skills of vocational students. Abstrak Dunia pendidikan kita dituntut untuk mengembangan ketrampilan seperti komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, dan kreativitas atau disebut dengan istilah 4Cs (Critical Thinking, Collaboration, Communication and Creativity). Guru di Indonesia telah memenuhi kualifikasi pendidikan, namun dalam kompetensi pedagogik, professional, sosial, dan kepribadian masih banyak guru yang belum mumpuni, apalagi terhadap konsep pembelajaran yang sering disebut sebagai kemampuan berpikir tingkat tinggi atau lebih dikenal dengan istilah Higher Order Thinking Skills (HOTS. Tujuan dari artikel untuk mengetahui, memberikan gambaran, dan teknik mengembangkan instrument HOTS bagi guru produktif SMK di Jakarta Timur. Diharapkan guru produktif SMK memahami dan mampu mengembangkan instrumen penilaian berbasis HOTS. Melihat kondisi demikian, maka diperlukan pelatihan bagi guru-guru produktif SMK dalam meningkatkan mutu pembelajaran melalui penyusunan instrumen penilaian berbasis HOTS. Metode yang digunakan adalah dengan ceramah dan diskusi serta praktik secara daring menggunakan zoom meeting dan google classroom yang diikuti oleh guru-guru Produktif SMK di Jakarta Timur. Pelatihan diberikan dalam 3 sesi, yaitu pemaparan materi perencanaan pembelajaran berbasis HOTS, penyampaian materi penilaian berbasis HOTS, diskusi, dan dilanjutkan dengan latihan menyusun instrumen penilaian berbasis HOTS. Setelah dilaksanakan pelatihan peserta diberikan kuesioner untuk mengetahui pemahaman secara umum terhadap penilaian HOTS. Hasilnya menunjukkan bahwa 83,3% responden memahami konsep dari HOTS. Sebesar 76,7% responden menyatakan penilaian berbasis HOTS sudah mulai diterapkan pada tingkat SMK. Sedangkan umpan balik hasil pembelajaran HOTS 86,7% responden setuju sekolah mendukung pembelajaran dan penilaian dilaksanakan berbasis HOTS. Secara umum responden (67%) mampu mengembangkan instrumen penilaian berbasis HOTS. Dampak yang ditimbulkan dari hasil pelatihan ini tersedianya soal-soal berbasis HOTS untuk mata pelajaran kejuruan yang dapat mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa SMK.
PEMBERDAYAAN GURU UNTUK PENDIDIKAN LINGKUNGAN MELALUI ANIMASI 2D DALAM PEMBELAJARAN Desy Safitri; Ferdi Fauzan Putra; Sujarwo
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.912 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk sosialisasi kepada guru-guru SMP di dalam menerapkan pendidikan lingkungan melalui animasi 2D dalam pembelajaran. Sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah guru-guru SMPN 30 dan SMPN 173 Jakarta Utara, dengan pertimbangan bahwa kegiatan sosialisasi guru guru tersebut terkait dengan penerapan pendidikan lingkungan melalui animasi 2D dalam pembelajaran belum pernah dilakukan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Aula SMPN 30 pada tanggal 6 dan 7 Agustus 2020 yang dihadiri oleh 15 orang peserta. Peserta kegiatan ini dibatasi jumlahnya, dikarenakan adanya social distancing akibat pandemi Covid-19. Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diberikan tentang materi pendidikan lingkungan melalui animasi 2D dalam pembelajaran melalui metode ceramah bervariasi, tanya jawab, diskusi interaktif, demontrasi, simulasi, dan pengisian kuesioner. Kemudian dilakukan analisis dan pembahasan mengenai cara mengintegrasikan pendidikan lingkungan melalui animasi 2D dalam pembelajaran di sekolah. Hasil akhir kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatnya pengetahuan, pemahaman, dan penguasaan guru mengenai pendidikan lingkungan melalui animasi 2D dalam pembelajaran untuk membentuk karakter peduli lingkungan siswa. ABSTRACT The purpose of this community service activity is to socialize junior high school teachers in implementing environmental education through 2D animation in learning. The target of this community service activity is the teachers of SMPN 30 and SMPN 173 North Jakarta, with the consideration that the teacher outreach activities related to the implementation of environmental education through 2D animation in learning have never been carried out. This method of implementing community service activities was carried out in the SMPN 30 Hall on August 6 and 7, 2020 which was attended by 15 participants. Participans in this activity were instructed, because of social distancing due to the Covid-19 pandemic. In community service activities that are given about 2D animation environmental education material in learning through various lecture methods, question, and answer, interactive discussioan demonstration simulations and filling out questionnaires. Then an analysis and discussion is conducted on how to integrate 2D animation environtmental education into learning in schools. The end result of community service activities is the knowledge, understanding, and mastery of teachers regarding 2D animation environmental education in learning to form student’s environmental care characters.
PELATIHAN PEMBUATAN BUKU DIGITAL KVISOFT FLIPBOOK MAKER SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAGI GURU Dewi Handayani; Muzanip Alperi; Sura Menda Ginting; Salastri Rohiat
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.294 KB)

Abstract

Abstract The aim of this public service activity is to teach teachers to be able to create a digital book using Kvisoft Flipbook Maker application as a learning media for high school teachers in SMAN 4, Kota Bengkulu and describing the feedbacks of the books from the teachers. In this activity, there were three approaching methods that were used, namely workshop, guided practice, and evaluation. The instrument used in this activity was a response questionnaire from the teachers. The result from the questionnaire shows the average level of satisfactory of 4,25 (very good). It means that teachers understood and ready in creating and using the digital book using this application. Teachers were actively involved from the preparation stage, implementation on class, and inducing other schools to use the digital books. The teachers involved were very eager and enthusiast as the instruction to make the digital book was easy to follow, the software was readily available, and the product was easily accessible. Abstrak Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk membuat buku digital menggunakan aplikasi Kvisoft Flipbook Maker sebagai media pembelajaran bagi Guru SMAN 4 Kota Bengkulu serta mendeskripsikan respon guru terhadap buku digital yang dibuat. Dalam kegiatan pengabdian ini menggunakan tiga metode pendekatan yaitu pembekalan/workshop, praktek terbimbing dan evaluasi. Instrumen yang digunakan adalah lembar angket respon guru terhadap buku digital yang dibuat. Berdasarkan hasil pengabdian yang telah dilakukan, guru telah berhasil membuat buku digital dengan menggunakan panduan yang sudah dibuat. Dari angket yang disebar diperoleh nilai rata-rata sebesar 4,25 dengan kategori Sangat Baik. Artinya guru/ peserta telah memahami dan siap dalam membuat buku digital menggunakan aplikasi ini mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan dan aplikasinya di kelas dan pengimbasannya kepada sekolah lain. Guru yang mendapatkan pelatihan ini sangat senang dan antusias terhadap pelatihan yang diberikan. Kelebihan buku digital diantaranya adalah untuk mendapatkan dan membuatnya sangat mudah, tidak terlalu banyak biaya dan bisa dilihat dimana saja dan kapan saja.
PELATIHAN PEMBUATAN MODEL AKTIFITAS FISIK UNTUK MEMELIHARA KEBUGARAN JASMANI PADA MASA PHYSICAL DISTANCING BAGI MASYARAKAT DI DESA PASIR JAMBU KECAMATAN SUKARAJA KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT Hernawan
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.305 KB)

Abstract

Abstract This community service aims to train the people of Pasir Jambu Village, Sukaraja District, Bogor Regency, West Java Province to create a Physical Activity Model to Maintain Physical Fitness during the Physical Distancing Period during the Covid 19 pandemic.The research site was carried out in Desa Pasir Jambu, Sukaraja District, Bogor Regency, West Java Province . The implementation time of the activity starts April 27 to June 12, 2020. The methods used in carrying out this community service program are: information discussion, demonstrations, mentoring, training, and hands-on practice. The results of community service went well and smoothly. Programs that have been implemented include; Make videos of sports activities using simple tools that can be used at home, make videos of sports activities with various movements using household tools, share videos of sports activities on social media (Facebook, Instagram, YouTube), and share videos of sports activities on social media to the WhatsApp group. Community participation and support is quite high, where the community is actively involved in implementing the program so that the community can take full advantage of it. Abstrak Pengabdian Kepada masyarakat ini bertujuan untuk melatih masyarakat Desa Pasir Jambu Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat membuat Model Aktifitas Fisik Untuk Memelihara Kebugaran Jasmani Pada Masa Physical Distancing saat pandemi Covid 19. Tempat penelitian dilaksanakan di Desa Desa Pasir Jambu Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat. Waktu pelaksanan kegiatan dimulai tanggal 27 April sampai dengan 12 Juni 2020. Metode yang digunakan dalam menjalankan program pengabdian masyarakat ini adalah: diskusi informasi, demonstrasi, pembimbingan, latihan, dan praktek langsung. Hasil Pengabdian masyarakat berjalan dengan baik dan lancar. Program yang telah dilaksanakan meliputi; Membuat video kegiatan olahraga menggunakan alat sederhana yang dapat dipergunakan saat berada dirumah, membuat video kegiatan olahraga dengan berbagai gerakan menggunakan alat rumah tangga, membagikan video kegiatan olahraga di social media (facebook, instagram, youtube), dan membagikan video kegiatan olahraga yang terdapat di social media kepada group WhatsApp. Partisipasi dan dukungan masyarakat cukup tinggi, dimana masyarakat turut aktif dalam pelaksanaan program sehingga masyarakat dapat mengambil manfaatnya dengan lebih maksimal.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MELALUI PELATIHAN PANGKAS RAMBUT PRAKTIS DI WILAYAH BEKASI BARAT Titin Supiani; Nurul Hidayah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.965 KB)

Abstract

Abstract The condition of the economic crisis in Indonesia, which has continued to the present, has resulted in higher unemployment rates. The government, through its teaching staff at higher education institutions, provides alternative solutions to solve problems through Community Service (P2M) activities designed by universities in Indonesia to provide skills training that can motivate entrepreneurial communities. This activity aims to assist certain communities in several activities without expecting any form of reward, as an effort to develop the welfare and progress of the Indonesian people, including in the West Bekasi. On this occasion the P2M activity was carried out in the form of practical haircut skills training for teenagers and housewives in the Jakasampurna, West Bekasi with the aim of increasing the knowledge and skills of the community in doing haircuts so that they can be of economic value and efficiency. The methods used is presentations, discussion, and demonstrations through video tutorials that were broadcast online through zoom meetings and attended by 32 participants and the date of activity was held on Saturday, August 8, 2020. The results of the evaluation of P2M activities showed that 34% of participants stated that the activities were very useful, 42% useful and 22% quite useful. Meanwhile, the data from the evaluation results of the tutorial video display that was broadcast during online activities showed that 19% of the participants stated that the tutorial video display was very easy to understand, 56% easy to understand and 25% quite easy to understand. Therefore, community service activities regarding practical haircuts are very beneficial for the people in the Jakasampurna, West Bekasi Abstrak Kondisi krisis ekonomi Indonesia yang terus berkelanjutan hingga saat ini, berdampak pada makin tingginya tingkat pengangguran. Oleh sebab itu pemerintah melalui tenaga pendidik di perguruan tinggi memberikan alternative solusi untuk mengatasi permasalahan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) yang dirancang oleh berbagai universitas yang ada di Indonesia untuk memberikan pelatihan-pelatihan keterampilan yang dapat memotivasi masyarakat berwirausaha. Kegiatan ini secara umum bertujuan membantu masyarakat tertentu dalam beberapa aktivitas tanpa mengharapkan imbalan dalam bentuk apapun, sebagai upaya mengembangkan kesejahteraan dan kemajuan bangsa Indonesia tak terkecuali di wilayah Bekasi Barat, dimana pada kesempatan kali ini kegiatan P2M dilakukan dalam bentuk pelatihan keterampilan pangkas rambut praktis bagi remaja dan ibu rumah tangga dilingkungan Kelurahan Jakasampurna, Bekasi Barat dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan pangkas rambut sehingga dapat bernilai ekonomi dan berdaya guna. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah metode ceramah, presentasi, tanya jawab, dan demonstrasi melalui video tutorial yang ditayangkan secara daring melalui zoom meeting dan diikuti oleh 32 peserta. Hasil evaluasi kegiatan P2M menunjukkan bahwa 34% peserta menyatakan kegiatan sangat bermanfaat, 42% bermanfaat dan 22% cukup bermanfaat. Sedangkan data dari hasil evaluasi tampilan vidio tutorial yang ditayangkan pada saat kegiatan daring menunjukkan bahwa 19% peserta menyatakan tampilan video tutorial sangat mudah dipahami, 56% mudah dipahami dan 25% cukup mudah dipahami. Oleh sebab itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang pangkas rambut praktis dirasakan sangat bermanfaat oleh masyarakat diwilayah kelurahan Jakasampurna Bekasi Barat.
EDUKASI OLAHRAGA DAN KESEHATAN MASYARAKAT DI MASA PANDEMI COVID-19 Abdul Sukur; Bazuri Fadillah Amin; Muhamad Arif
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.717 KB)

Abstract

Abstract Covid_19 pandemic, many people confined at home were unable to carry out various activities as usual. Without realizing it, many negative things happen to the body, such as health problems that arise due to lack of exercise or the influence of age. If normal conditions we have unlimited movement there are those who walk to markets, offices, and so on. However, in a pandemic condition like today we cannot do much, therefore people need additional knowledge that can provide them with information about what they should do in a pandemic like now. In conditions like now, people need information about healthy lifestyles, namely education in sports and public health, which will help people determine what patterns can be done to meet the standardization of a healthy and fit body. For this reason, in adjusting all actions and not forgetting to educate the public in terms of health, a webinar on sports and public health education was conducted during the Covid_19 pandemic. So that later the public will know more about how to keep the body healthy and increase immunity at this time to avoid the covid_19 virus. Abstrak Pada masa pandemi covid_19 banyak masyarakat terkurung dirumah tidak bias melakukan berbagai aktifitas seperti biasanya. Tanpa mereka sadari banyak hal negative yang terjadi kepada tubuh seperti masalah kesehatan yang timbul karena kurangnya berolahraga ataupun pengaruh usia. Jika kondisi normal kita memiliki gerak yang tidak terbatas ada yang berjalan ke pasar, kantor, dan sebagainya. Akan tetapi pada kondisi pandemi seperti sekarang ini kita tidak dapat berbuat banyak maka dari itu msyarakat butuh tambahan pengetahuan yang dapat memberikan mereka informasi mengenai apa yang seharusnya mereka lakukan di masa pandemi seperti sekarang ini. Dalam kondisi seperti sekrang masyarakat membutuhkan informasi mengenai pola hidup sehat yakni edukasi dalam berlolahraga dan juga kesehatan masyarakat dimana ini akan membantu masyarakat untuk menentukan pola seperti apa yang dapat dilakukan untuk memenuhi standarisasi tubuh yang sehat dan bugar. Untuk itu dalam penyesuaian segala tindakan dan tidak lupa untuk mengedukasi masyarakat dalam hal kesehatan maka dilakukan webinar edukasi olahraga dan kesehatan masyarakat di masa pandemi covid_19. Sehingga nantinya masyarakat akan lebih mengetahui bagaimana cara menjaga tubuh untuk tetap sehat dan meningkatkan imunitas tubuh pada saat sekarang ini guna terhindar dari virus covid_19.
PELATIHAN PEMBELAJARAN DARING BERBASIS APLIKASI GOOGLE DI MASA PANDEMIK COVID-19 DI SMAN 8 KOTA BENGKULU Hery Haryanto; Apriza Hongko Putra; Heriansyah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.023 KB)

Abstract

Abstract The Covid-19 pandemic has become a global health emergency, many countries are implementing social and physical distancing and hygienic interventions to cut the transmission of the corona virus. The application of social and physical distancing is not yet known when it will end. So that social and physical distancing directly impacts the learning process. This global pandemic is changing from face-to-face learning to online learning. So that online learning is a necessity for teachers. However, in fact most of the teachers in secondary schools have not mastered this distance learning. The purpose of this PPM is to train teachers to use Google-based applications for the creation, management of materials, and evaluation of distance learning and to prepare teachers for the era of educational revolution 4.0. The training is carried out face-to-face and independent activities. The training materials include the use of Google Drive for storage of material files, the use of Google Classroom for distance learning, and the use of Google Forms for evaluating student learning. The total time required for this training is 35 hours. Twenty four of the 30 participants who can finish to the end. 60% of participants said it was very useful, 40 percent was useful. One hundred participants stated that materials related to the management and creation of material content, and evaluation with google-based applications were very helpful for online learning. The obstacles faced by the participants were: short time, internet quota, signals that were not always smooth, not being able to face to face, character learning was not visible. The ability of teachers to use information technology during the Covid-19 pandemic or normal conditions is a necessity for teachers in the era of the educational revolution 4.0. Abstrak Pandemik Covid-19 telah menjadi kedaruratan kesehatan global, banyak negara menerapkan social and physical distancing dan intervensi higinis untuk memutus penularan virus korona. Penerapan social and physical distancing belum diketahui kapan berakhirnya. Sehingga social and physical distancing secara langsung berdampak pada proses pembelajaran. Pandemik global ini merubah dari cara pembelajaran langsung tatap muka dengan pembelajaran daring. Sehingga pembelajaran daring merupakan suatu keniscayaan bagi para guru. Namun kenyataanya sebagian besar guru di sekolah menengah belum menguasai pembelajaran jarak jauh ini.Tujuan PPM ini adalah melatih para guru untuk menggunakan aplikasi berbasis Google untuk pembuatan, pengelolaan materi, dan evaluasi pembelajaran jarak jauh dan mempersiapakan para guru untuk menuju era revolusi pendidikan 4.0. Pelatihan dilakukan secara tatap muka langsung dan kegiatan mandiri. Materi pelatihannya adalah penggunaan Google Drive untuk penyimpanan berkas materi, penggunaan Google Classroom untuk pembelajaran jarak jauh, dan penggunaan Google Form untuk evalusi pembelajaran siswa. Total waktu yang dibutuhkan untuk pelatihan ini selama 35 jam. Dua puluh empat dari 30 peserta yang dapat menyelesaikan sampai akhir. 60% peserta menyatakan sangat bermanfaat, 40 persen bermanfaat. Seratus peserta menyatakan materi terkait pengelolan dan pembuatan konten materi, dan evaluasi dengan aplikasi berbasis google sangat membantu pembelajaran daring. Kendala yang dihadapi peserta adalah : waktu yang singkat, kuota internet, sinyal yg tidak selalu lancar, tidak bisa tatap muka, pembelajaran karakter tidak nampak. Kemampuan para guru menggunakan teknologi informasi dalam masa pandemik covid-19 atau kondisi normal merupakan suatu keniscayaan bagi para guru di era revolusi pendidikan 4.0.

Page 2 of 85 | Total Record : 845