cover
Contact Name
Ari Apriyansa
Contact Email
snppm2020@unj.ac.id
Phone
+6289662901239
Journal Mail Official
snppm2020@unj.ac.id
Editorial Address
Gd. Ki Hajardewantara Lt. 6-7 Universitas Negeri, RT.7/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29853648     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.21009/snppm.041
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) merupakan kumpulan artikel ilmiah yang dipresentasikan pada kegaiatan Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPM) diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta. Tema dari seminar ini ialah "Membangun Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Masyarakat Menuju Indonesia Maju" dengan topik (1.) Pendidikan, (2.) Sosial dan Humaniora, (3.) Sains dan Teknologi, (4.) Ekonomi Kreatif, (5.) Lingkungan, dan (6.) Bidang Relevan Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
PELATIHAN PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK KEMASAN PADA WARGA DESA BOJONG KONENG KABUPATEN BOGOR Yuliasih; Fatah Nurdin
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The purpose of implementing this PKM is to provide training on the use of acid plastic waste so that it has economic value, open citizens' insight about the benefits of plastic packaging waste, and provide skills in recycling plastic packaging waste. The methods used in this activity are lecture, practice, and discussion methods. This activity will be held in August 2022 for 2 days in parallel. The activity was carried out in the form of training held at SMP N II Babakan Madang, Bogor Regency. Training activities on the use of plastic packaging waste in crafts are women from Dharma Wanita and members of youth organizations. Abstrak Tujuan dari pelaksanaan PKM ini untuk memberikan pelatihan pemanfaatan limbah plastic kemasam agar bernilai ekonomi, membuka wawasan warga tentang manfaat limbah plastic kemasan dan memberikan keterampilan mendaur ulang sampah plastik kemasan.. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu dengan metode ceramah, praktek dan diskusi. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2022 selama 2 hari secara paralel. Kegiatan dilakukan dalam bentuk pelatihan yang dilaksanakan di SMP N II Babakan Madang Kabupaten Bogor. Kegiatan pelatihan pemanfaatan limbah plastik kemasan menjadi kerajinan yaitu ibu-ibu darma Wanita dan anggota karang taruna.
NICE DRINK MINUMAN BERBAHAN DASAR LOKAL KHAS DESA CISAAT KABUPATEN SUBANG Mulyati; Muhammad Faesal; Jaka Marsita
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The 2022 Covid-19 pandemic has begun to subside, one of the countries that is actively voicing a movement for improvement is Indonesia through the tagline "Recover Together, Recover Stronger" at the G20 meeting. Cisaat Village as one of the best tourist destinations ranked 3rd nationally also does not remain silent. starting to rearrange everything that is needed before the tourist destination is busy being visited again by tourists. Starting from homestays, tourist attractions, supporting facilities, administrative requirements to typical village culinary delights are also prepared. Jakarta State University, which has been accompanying Cisaat Village since 2018, feels compelled to help village communities in the "Recovery" mission. The Family Welfare Education Study Program as one of the study programs under the auspices of the Faculty of Engineering, Jakarta State University is preparing a community service program with the theme “Training for Products and Businesses of Beverages Made from Local Raw Materials as an Alternative Business for Homestay Managers in the Cisaat Educational Tourism Village, Subang Regency -West Java". The program focuses on developing the typical culinary delights of Cisaat Village, especially in terms of the Sari Nanas (Sarinas) drink that already existed and then developed so that it can be an alternative business and welcome drink to be served to guests staying at the homestay. This training gave birth to 3 new flavors that enriched the existing variants of pineapple juice. The resulting flavors include Nasreh (Pineapple Lemongrass), Mojito and Pinaple Ice Tea. Based on the preference test on the three variants, it showed that the pineapple tea flavor variant was the most preferred, followed by the mojito and nasreh flavors. Abstrak Badai Pandemi covid-19 tahun 2022 mulai mereda, salah satu negara yang sedang gencar menyuarakan gerakan perbaikan adalah Indonesia lewat tagline “Recover Together, Recover Stronger” dalam pertemuan G20. Desa Cisaat sebagai salah satu destinasi wisata terbaik peringkat 3 nasional juga tidak tinggal diam. mulai menata kembali segala hal yang diperlukan sebelum destinasi wisata tersebut ramai dikunjungi kembali oleh wisatawan. Mulai dari homestay, atraksi wisata, fasilitas pendukung, persyaratan administratif hingga kuliner khas desa juga dipersiapkan. Universitas Negeri Jakarta yang sudah sejak tahun 2018 mendampingi Desa Cisaat merasa terpanggil untuk membantu masyarakat desa dalam misi “Recovery” tersebut. Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga sebagai salah satu program studi yang berada dibawah naungan Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta mempersiapkan suatu program pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Pelatihan Produk Dan Usaha Minuman Berbahan Baku Lokal Seba gai Alternatif Usaha Bagi Pengelola Homestay Di Desa Wisata Edukasi Cisaat Kabupaten Subang-Jawa Barat”. Program tersebut berfokus pada pengembangan kuliner khas Desa Cisaat khususnya dari sisi minuman khas Sari Nanas(Sarinas) yang telah ada sebelumnya kemudian dikembangkan sehingga bisa menjadi alternatif usaha dan minuman selamat datang yang akan disajikan pada tamu yang menginap di homestay. Pelatihan ini melahirkan 3 rasa baru yang memperkaya varian minuman sari nanas yang sebelumnya telah ada. Varian rasa yang dihasilkan antara lain Nasreh (Nanas Serai), Mojito dan Pinaple Ice Tea. Berdasarkan uji kesukaan pada ketiga varian menunjukan bahwa varian rasa pineapple tea paling banyak disukai dilanjutkan oleh rasa mojito dan nasreh.
PELATIHAN HAND SIGNAL BAGI PENYELAM PEMULA Abdul Kholik; Zulham; Masnur Ali
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Scuba diving is a recreational diving activity that is very fun and healthy. o benefit from diving, divers must know about communication during diving activities in the water so that the risks that can occur can be avoided such as disorientation, misunderstanding between divers and others. Novice divers should know correctly if there is disorientation in the dive, such as losing from a group of divers, being in a dangerous area and if something happens that needs help then no one can help. Apart from that, the importance of communication in the water is being able to inform the buddy or dive leader about everything that is happening to the diver, such as the condition of the diver himself, the condition of the scuba equipment, and the environmental conditions around the dive area. Therefore, by knowing and being proficient in communication when diving (hand signals), we can minimize the adverse effects or risks that may occur when we are doing diving activities. Abstrak Scuba diving merupakan kegiatan selam rekreasi yang sangat menyenangkan dan menyehatkan. Untuk mendapatkan manfaat dari penyelaman maka penyelam harus tahu tentang komunikasi pada saat kegiatan penyelaman di dalam air sehingga resiko-resiko yang bisa terjadi bisa di hindari seperti disorientasi, salah pengertian diantara penyelam dan lain-lain. Penyelam pemula harus mengetahui dengan benar jika terjadi disorientasi pada penyelaman, seperti kehilangan dari rombongan penyelam, berada di daerah yang berbahaya dan jika terjadi sesuatu yang membutuhkan pertolongan maka tidak ada yang bisa menolong. Selain itu pentingnya komunikasi dalam air adalah dapat memberitahu kepada budy atau leader penyelaman tentang segala sesuatu yang sedang terjadi pada diri penyelam, seperti kondisi diri penyelam, kondisi peralatan scuba, maupun kondisi lingkungan di sekitar area penyelaman. Oleh karena itu dengan kita mengetahui dan mahir dalam komunikasi ketika menyelam (Hand signal), kita dapat meminimalisir dampak buruk atau resiko yang mungkin terjadi ketika kita sedang melakukan kegiatan dalam penyelaman.
PEMBINAAN PENGELOLAAN KEUANGAN PADA KELOMPOK USAHA BERSAMA BEREBERE Wara Widyarini Endah Saptaningtyas; Arba Susanty
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The Berebere Joint Business Group (JBG) in Regency of Panajam Paser Utara produces coconut palm sugar and palm sugar. This palm sugar product is not only interested in local consumers but also consumers around East Kalimantan and even from outside the island of Kalimantam. However, this large market share has not been able to improve the welfare of business group members. This is because financial management is not yet optimal. This industrial development activity aims to provide guidance through an understanding of financial management, preparation of financial reports and preparation of financial management Standard Operational Procedure. (SOP). The methods used in this training are interviews, financial management training and preparation of financial reports and assistance in the preparation of Financial SOPs. The result of this industry development is an increase in financial understanding and financial management SOPS used in the The Berebere JBG , Regency of Panajam Paser Utara. Abstrak Kelompok Usaha Bersama (KUB) Berebere di Kabupaten Penajam Paser Utara memproduksi gula aren kelapa dan gula semut. Produk gula aren ini dimininati tidak hanya konsumen lokal akan tetapi juga konsumen di sekitar Kalimantan Timur dan bahkan dari luar pulau Kalimantan. Akan tetapi pangsa pasar yang besar ini belum dapat meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok usaha. Hal ini disebabkan karena belum optimalnya pengelolaan keuangan Kegiatan pembinaan industri ini bertujuan untuk memberikan bimbingan melalui pemahaman tentang pengelolaan keuangan, penyusunan laporan keuangan dan pembuatan Prosedur Operasional Standar (POS) pengelolaan keuangan. Metode yang digunakan didalam pembinaan ini adalah wawancara, pelatihan pengelolaan keuangan dan penyusunan laporan keuangan dan pendampingan penyusunan POS Keuangan. Hasil dari pembinaan industri ini adalah peningkatan pemahaman keuangan dan POS pengelolaan keuangan yang digunakan dalam di KUB Berebere Kabupaten Penajam Paser Utara.
REHABILITASI SARANA KEBUN SUMBER BERKAH DAN OPTIMALISASI PRODUK UNGGULAN HASIL PANEN Riska Kurniyanto Abdullah; Bowo Nugroho; Muhammad Arifansyah; Aditya Osama Hakim Efendy; Izhar Ihsan Nurramadhany; Dewi Anjani; Fitriani; Nindia Rifka Sugiharti Putri
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The development of regional potential towards an independent community is the goal of community service activities. Every problem that occurs in society is expected by the community to be able to take a role either taking the best decision to be able to solve the problem or with creative ideas. Sumber Berkah Garden is a garden processed by residents of RT 37 Batu Ampar Village, North Balikpapan. Kebun Sumber Berkah itself is associated by the chairman of RT 37 to use land and empower the surrounding community to support the economy of its citizens during the Covid-19 pandemic. Based on the results of observations, the problem of the Sumber Berkah Garden is the innovation of land management and garden products. Plantation management that is not accompanied by qualified technology makes residents of the RT area still manage plantation products manually. The purpose of carrying out real work lecture activities in the blessing source garden is to rehabilitate the gate in the blessing source garden, optimize the harvest so that it has distinctive characteristics and becomes a superior product so that it can increase the selling value of the harvest and the economy of the surrounding residents. The three work programs that we have designed before the real work lecture activities have been successfully implemented, namely Gapura Rehabilitation, breeding several plants such as chicory, rainbow tomatoes, and black tomatoes and the implementation of melon molds that make the selling value of melons even higher, as well as branding melon gardens in Balikpapan with unique harvests. Abstrak Pengembangan potensi daerah menuju masyarakat mandiri merupakan tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat. Setiap permasalahan yang terjadi di masyarakat diharapkan civitas dapat mengambil peran baik mengambil keputusan terbaik untuk dapat memecahkan masalah tersebut ataupun dengan ide-ide yang kreatif. Kebun Sumber Berkah merupakan kebun yang diolah oleh warga RT 37 Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara. Kebun Sumber Berkah sendiri merupakan yang diasosiasikan oleh ketua RT 37 untuk memanfaatkan lahan dan melakukan pemberdayaan terhadap masyarakat sekitar demi menopang ekonomi warganya di masa pandemi Covid-19. Berdasarkan hasil pengamatan, permasalahan Kebun Sumber Berkah adalah Inovasi pengelolaan lahan dan hasil kebun. Pengelolaan perkebunan yang tidak didampingi dengan teknologi yang mumpuni membuat warga kawasan RT masih melakukan pengelolaan hasil perkebunan secara manual. Tujuan dilakukannya kegiatan Kuliah Kerja Nyata pada kebun sumber berkah yaitu melakukan rehabilitasi gapura pada kebun sumber berkah, optimalisasi hasil panen agar memiliki ciri khas dan menjadi produk unggulan sehingga dapat meningkatkan nilai jual hasil panen dan ekonomi warga sekitar. 3 program kerja yang telah kami rancang sebelum kegiatan kuliah kerja nyata telah berhasil dilaksanakan yaitu Rehabilitasi Gapura, pembibitan beberapa tanaman seperti sawi putih, tomat rainbow, dan tomat hitam dan implementasi cetakan melon yang membuat nilai jual buah melon semakin tinggi, sekaligus sebagai branding kebun melon di Balikpapan dengan hasil panen yang unik.
BRANDING PRODUK SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI PEMASARAN PRODUK KERAJINAN KHAS KALIMANTAN DI PASAR INPRES KEBUN SAYUR Supratiwi Amir; Eko Agung Syaputra; Faisal Syamsuddin; Hesti Rosita Dwi Putri
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Packaging design as product branding is one of the powerful things that can support product marketing. Often good packaging can represent a good product. the function of packaging is not only to maintain quality, but packaging can also be an attraction for consumers to buy the product. The Pasar Inpres Kebun Sayur Balikpapan is a place for UMKM to introduce and distribute many handicraft products of East Kalimantan to global consumers and it's also an effort to protect and preserve local cultural wealth. Pasar Inpres is the one and only traditional market that sells various handicraft products of East Kalimantan and has become one of the icons of world tourist attractions for the city of Balikpapan, both for recreation and education. The handicraft products for sale at the Pasar Inpres haven't been packaged properly, this can be seen in the products for sale without a brand name and packaged only using clear plastic as simple. These things happen because of limited knowledge and skills in utilizing technology to optimize product branding and product marketing. One of the solutions to this problem is socializing and training small enterpreneurs of Pasar Inpres about product branding strategy and product marketing in the online marketplace. This activity is carried out using counseling, discussion, and training methods involving small enterpreneurs (UMKM) of Pasar Inpres Kebun Sayur Balikpapan. Expected from this activity is small enterpreneurs (UMKM) of Pasar Inpres can understand that packaging design is an important thing to optimizing product branding and product marketing to increase product sales. Abstrak Desain kemasan sebagai branding produk merupakan salah satu hal yang ampuh yang dapat mendukung pemasaran produk. Seringkali kemasan yang baik dapat mewakili produk yang baik. fungsi kemasan tidak hanya untuk menjaga kualitas, tetapi kemasan juga dapat menjadi daya tarik bagi konsumen untuk membeli produk tersebut. Pasar Inpres Kebun Sayur Balikpapan merupakan wadah bagi UMKM untuk memperkenalkan dan mendistribusikan berbagai produk kerajinan Kalimantan Timur kepada konsumen global dan juga sebagai upaya untuk melindungi dan melestarikan kekayaan budaya lokal. Pasar Inpres merupakan satu-satunya pasar tradisional yang menjual berbagai produk kerajinan Kalimantan Timur dan menjadi salah satu ikon tempat wisata dunia bagi kota Balikpapan, baik untuk rekreasi maupun pendidikan. Produk kerajinan yang dijual di Pasar Inpres belum dikemas dengan baik, hal ini terlihat pada produk yang dijual tanpa nama merek dan dikemas hanya menggunakan plastik bening sesederhana mungkin. Hal tersebut terjadi karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi untuk mengoptimalkan branding produk dan pemasaran produk. Salah satu solusi dari permasalahan tersebut adalah sosialisasi dan pelatihan kepada para pengusaha kecil Pasar Inpres tentang strategi branding produk dan pemasaran produk di pasar online. Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyuluhan, diskusi, dan pelatihan yang melibatkan pengusaha kecil (UMKM) Pasar Inpres Kebun Sayur Balikpapan. Diharapkan dari kegiatan ini para pengusaha kecil (UMKM) Pasar Inpres dapat memahami bahwa desain kemasan merupakan hal yang penting untuk mengoptimalkan branding produk dan pemasaran produk untuk meningkatkan penjualan produk.
PENGEMBANGAN POTENSI UMKM DALAM RANGKA REVITALISASI BUMDES DESA WISATA EDUKASI CISAAT KABUPATEN SUBANG Aam Amaningsih Jumhur; Rahmat Darmawan; Andi M sadat
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Economic activity is an effort to increase the power and standard of living of the community with increasing economic growth, so the needs of the community will be fulfilled, to meet the needs of the community, jobs are needed that are able to absorb every existing workforce. The existence of Small and Medium Enterprises is the largest part of the national economy, representing community participation in various sectors of economic activity. Likewise, Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in Cisaat Village, Subang are able to create jobs and added value, success in increasing micro, small and medium enterprises means strengthening business in the community. However, the impact has not been effectively felt by the whole community so that MSME development must be optimal in an effort to support Cisaat Village as an Educational Tourism Village. It is hoped that MSME products can become Cisaat Village's superior products as souvenirs for tourist visits, the role of BUMDES will determine the success of MSME businesses in the Cisaat Village area. These efforts have been carried out through a Training Program using the ICARE method carried out by the UNJ Community Service team. Currently, the potential of the leading MSME products in Cisaat Village has been well organized for business management, the impact of the training results contributes to sales turnover. Abstrak Kegiatan ekonomi adalah suatu usaha untuk meningkatkan daya dan taraf hidup masyarakat dengan semakin meningkatnya pertumbuhan ekonomi, maka kebutuhan masyarakat akan terpenuhi, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dibutuhkan lapangan pekerjaan yang mampu menyerap setiap angkatan kerja yang ada. Keberadaan Usaha Kecil dan Menengah merupakan bagian terbesar dalam perekonomian nasional, merupakan partisipasi masyarakat dalam berbagai sektor kegiatan perekonomian. Demikian halnya dengan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Desa Cisaat Subang mampu menciptakan lapangan kerja dan nilai tambah, keberhasilan dalam meningkatkan usaha mikro kecil menengah berarti memperkokoh bisnis di masyarakat. Namun dampaknya belum efektif dirasakan oleh seluruh masyarakat sehingga pembinaan UMKM harus optimal dalam upaya mendukung Desa Cisaat sebagai Desa Wisata Edukasi diharapkan produk UMKM bisa menjadi produk unggulan Desa Cisaat sebagai oleh-oleh kunjungan Wisata, peran BUMDES sangat menentukan keberhasilan usaha UMKM di wilayah Desa Cisaat. Upaya tersebut sudah dilakukan melalui Program Pelatihan dengan metoda ICARE yang dilakukan oleh team Pengabdian Masyarakat UNJ. Saat ini potensi produk UMKM unggulan Desa Cisaat telah tertertata dengan baik untuk manajemen usahanya, dampak hasil pelatihan memberikan kontribusi terhadap omzet penjualan.
STRATEGI REBRANDING DALAM PENINGKATAN KINERJA UMKM MUSIM BAIK DI KABUPATEN KUNINGAN, JAWA BARAT Anastasia Noviyanti; Aleron Josses; Aurelia Lovisa; Brenda Sherenina Putra; John Pier’s Jason Boanerges; Richard Harrisen; Richelle Feby; Yoga Rifat Ariq
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) is one of the reasons the economy in Indonesia continues to increase. Kuningan Regency, located in West Java, is one of the cities that has an increasing number of MSMEs even during the Covid-19 pandemic, whose growth reaches remote villages. With the number that continues to grow, competition between MSMEs is also increasing. So that SMEs must improve their business performance in order to continue to grow. In an effort to develop their business, the MSMEs of Musim Baik still lack knowledge in aspects of branding, digital marketing and financial records. Through the Community Development program of Prasetiya Mulya University, there are renewals and improvements for Musim Baik's businesses so that they can compete with other MSMEs. One of the strategies implemented is to re-brand so that the business of the partners has its own new identity, and is more attractive to consumers. Through this research, the researcher wants to describe the stages in the rebranding strategy that has been carried out by Musim Baik SMEs, including identification of problems, identification of business competition, identification of business development models, as well as managerial implications and analysis of business decision development. Abstrak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu alasan perekonomian di Indonesia yang terus mengalami peningkatan. Kabupaten Kuningan yang terletak di Jawa Barat merupakan salah satu kota yang memiliki jumlah UMKM yang terus meningkat bahkan pada saat masa pandemi Covid-19, yang pertumbuhannya sampai ke pelosok desa. Dengan jumlahn yang terus bertambah, persaingan antar UMKM pun meningkat. Sehingga pelaku UMKM harus meningkatkan performa usaha mereka agar terus berkembang. Dalam upaya mengembangkan bisnisnya, pelaku UMKM Musim Baik masih memiliki kekurangan dalam pengetahuan dalam aspek merek, pemasaran digital dan pencatatan keuangan. Melalui program Community Development Universitas Prasetiya Mulya, terdapat pembaharuan dan perbaikan untuk usaha Musim Baik agar dapat bersaing dengan UMKM lainnya. Salah satu strategi yang dilakukan adalah dengan melakukan re-branding agar usaha dari mitra memiliki identitasnya sendiri yang baru, dan lebih menarik bagi konsumen. Melalui penelitian ini, peneliti ingin memaparkan tahapan dalam strategi rebranding yang telah dilakukan oleh UMKM Musim Baik, meliputi identifikasi permasalahan, identifikasi persaingan usaha, identifikasi model pengembangan usaha, serta implikasi manajerial dan analisis pengembangan keputusan usaha.
MENINGKATKAN NILAI TAMBAH KERTAS DAUR ULANG (KDU) PADA USAHA KREATIF MUCIZEPAPIER DI DESA CILIMUS, KABUPATEN KUNINGAN Gista Rismayani; Yeni Fitriani Somantri; Intan Rahayu; Setyo Wati
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Based on data from the National Waste Management Information System (SIPSN), waste generation reached 17,751,496.81 (tons/year), 9,475,301.63 (tons/year) handling, managed waste 12,658,861, 23 (tons/year), while the unmanaged waste is 5,092,635.58 (tons/year). (https://sipsn.menlhk.go.id/). Garbage is a problem that is quite disturbing for the community. Building the character of a community that cares about the environment is not an easy thing. Many people have the desire to become entrepreneurs (entrepreneurs). However, not many people have the desire to become entrepreneurs who shape social character in their implementation, such as being a (socialpreneur). Not only looking for profit, but also taking care of the environment through pioneering businesses, having a sales value, innovating, to create a prosperous society and love the environment. The purpose of this service is to increase the added value of recycled paper in the mucizepapier creative business. The outputs achieved in this service are the creation of calendar products, A6 notebooks, wedding invitations, and souvenirs from recycled paper. Abstrak Berdasarkan data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), timbulan sampah mencapai 17.751.496,81 (ton/tahun), penanganan yang telah dilakukan sebanyak 9.475.301,63 (ton/tahun), sampah yang terkelola sebanyak 12.658.861,23 (ton/tahun), sedangkan sampah yang tidak terkelola 5.092.635,58 (ton/tahun). (https://sipsn.menlhk.go.id/). Sampah menjadi permasalahan yang cukup meresahkan bagi masyarakat. Membentuk karakter masyarakat yang peduli akan lingkungan bukanlah hal yang mudah. Banyak masyarakat yang memiliki keinginan menjadi wirausahawan (entrepreneur). Namun tidak banyak masyarakat yang memiliki keinginan untuk menjadi wirausaha yang membentuk karakter sosial dalam pelaksanaannya, seperti halnya menjadi (socialpreneur). Tidak hanya mencari keuntungan, namun melakukan pemeliharaan lingkungan melalui usaha yang dirintis, memiliki nial jual, berinovasi, untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan cinta lingkungan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan nilai tambah pada kertas daur ulang pada usaha kreatif mucizepapier. Luaran yang dicapai pada pengabdian ini adalah terciptanya produk kalender, buku catatan A6, undangan pernikahan, dan cindera mata dari hasil kertas daur ulang.
STRATEGI PEMASARAN MELALUI RE-DESIGN KEMASAN SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN USAHA DAN DAYA SAING UKM BAKPIA ISTU PASCA COVID-19 Agung Utama; Anita Mustikasari; Anis Okta Cahyaningrum; Arya Sony
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Bakpia Istu SMEs is a business that produces bakpia in Yogyakarta. Bakpia Istu has a sales motto which is to always provide fresh bakpia to consumers, therefore bakpia production is still carried out every day despite the Covid-19 pandemic. Currently, the marketing process has started to use social media such as Instagram in addition to its offline store and is also a member of Go-food merchants, but it is still not optimal, especially in terms of product branding. Bakpia Istu is still far from attracting consumers. The role of packaging in the eyes of consumers will be able to increase or decrease sales of a product, because actually an attractive packaging appearance will give a distinct impression to consumers in determining their decision to buy or not to buy a product. Therefore, this service activity provides good knowledge and design for bakpia packaging using the Quality Function Deployment (QFD) technique. The benefit of this program is the realization of attractive and eye-catching packaging designs for Bakpia Istu SMEs. Abstrak UMKM Bakpia Istu merupakan usaha yang memproduksi bakpia yang berada di Yogyakarta. Hingga saat ini Bakpia Istu mempunyai motto penjualan yaitu selalu menyediakan bakpia yang selalu fresh kepada konsumen, oleh karenanya produksi bakpia tetap dilakukan setiap harinya meskipun dalam keadaan pandemic covid-19. Saat ini proses pemasarannya sudah mulai menggunakan sosial media seperti instagram selain toko offlinenya dan juga tergabung dalam merchant di Go-food namun masih kurang optimal terlebih dalam hal branding produk. Bakpia Istu terbilang masih jauh dari kata menarik konsumen. Peran kemasan dimata konsumen akan dapat meningkatkan atau menurunkan penjualan sebuah produk, karena sesungguhnya tampilan kemasan yang menarik akan memberi kesan tersendiri bagi para konsumen dalam menentukan keputusannya untuk membeli atau tidak membeli suatu produk. Oleh karenanya, kegiatan pengabdian ini memberikan pengetahuan dan desain yang baik untuk kemasan bakpia menggunakan teknik Quality Function Deployment (QFD). Manfaat dari program ini adalah terwujudnya desain kemasan yang menarik dan eyecatching bagi UMKM Bakpia Istu.