cover
Contact Name
Ari Apriyansa
Contact Email
snppm2020@unj.ac.id
Phone
+6289662901239
Journal Mail Official
snppm2020@unj.ac.id
Editorial Address
Gd. Ki Hajardewantara Lt. 6-7 Universitas Negeri, RT.7/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29853648     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.21009/snppm.041
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) merupakan kumpulan artikel ilmiah yang dipresentasikan pada kegaiatan Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPM) diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta. Tema dari seminar ini ialah "Membangun Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Masyarakat Menuju Indonesia Maju" dengan topik (1.) Pendidikan, (2.) Sosial dan Humaniora, (3.) Sains dan Teknologi, (4.) Ekonomi Kreatif, (5.) Lingkungan, dan (6.) Bidang Relevan Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
PENINGKATAN KAPASITAS UMKM DALAM PENYUSUNAN RENCANA BISNIS jumhur, aam amaningsih; Rahmat Darmawan
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in the Educational Tourism Village of Cisaat Subang Village are able to create jobs and add value, success in increasing MSMEs means strengthening business in the community, the existence of MSMEs in the Village is community participation in the economic activity sector. Village MSMEs in BUMDES coordination need more optimal development in an effort to maintain the continuity of their business. The UNJ Community Service team is holding capacity building with the theme of preparing business plans by inviting experienced practitioners. The aim of increasing the capacity of Cisaat Village MSME actors is to instill an understanding of the purpose of increasing the potential of MSMEs by building a positive mindset of Cisaat Village MSME actors in planning their business. The method for increasing the capacity of MSME actors in Cisaat Village is carried out with assistance (a) Preparing a business plan; (b) Create a cash flow to obtain funding from Financial Institutions. In conclusion, increasing capacity in preparing business plans with the participation of Cisaat Village MSMEs can generally be implemented well and smoothly. It is hoped that the results of increasing capacity in preparing business plans can be followed up by applying for capital loans from financial institutions to expand Cisaat Village MSME businesses.Abstrak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Desa Wisata Edukasi Desa Cisaat Subang mampu menciptakan lapangan kerja dan nilai tambah, keberhasilan dalam meningkatkan UMKM berarti memperkokoh bisnis di masyarakat, keberadaan UMKM di Desa merupakan partisipasi masyarakat dalam sektor kegiatan perekonomian. UMKM Desa dalam koordinasi BUMDES perlu pembinaan lebih optimal dalam upaya mempertahankan keberlangsungan usahanya, team Pengabdian Pada Masyarakat UNJ menyelenggarakan peningkatan kapasitas dengan tema penyusunan rencana bisnis dengan mengundang para praktisi yang pengalaman. Tujuan peningkatan kapasitas pelaku UMKM Desa Cisaat adalah menanamkan pemahaman tujuan peningkatan potensi UMKM dengan membangun positive mindset pelaku UMKM Desa Cisaat dalam merencanakan usaha. Metode peningkatan kapasitas pelaku UMKM Desa Cisaat dilakukan dengan pendampingan (a) Penyusunan rencana bisnis; (b) Membuat chasflow untuk mendapatkan pendanaan dari Lembaga Keuangan. Kesimpulan, peningkatan kapasitas dalam penyusunan rencana bisnis dengan partisipasi pelaku UMKM Desa Cisaat yang secara umum dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Diharapkan hasil peningkatan kapasitas dalam penyusunan rencana bisnis bisa ditindaklanjuti dengan mengajukan pinjaman modal kepada pihak lembaga keuangan untuk memperbesar usaha UMKM Desa Cisaat.
PELATIHAN PEMBUATAN SNACK SEHAT BERBAHAN SINGKONG DENGAN TAMBAHAN IKAN PADA IBU RUMAH TANGGA DI DESA PANTAI MEKAR, KECAMATAN MUARA GEMBONG BEKASI Cucu Cahyana; I Gusti Ayu Ngurah Singa
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The development of healthy food is a great opportunity as an effort to improve the quality of snacks for children. French Fries made from cassava which are processed with the addition of fish are one of the contemporary foods that have great opportunities for development. Another aim is to stimulate the productivity of household culinary businesses which are carried out by many housewives in the village of Pantai Mekar Muara Gembong Bekasi, West Java. The methods used in this activity are providing materials, direct practice, and assistance in making products. The training results show that the results of the gain score on knowledge with an average pre-test score of 67.84 and an average post-test score of 89.13 show a gain value of 0.66 in the range 0.3 ≤ g ≤ 0.7, meaning an increase knowledge is in the medium category. The results of the level of participant satisfaction show that in the material aspect 83.87% said it was very clear and 16.13% said it was clear; delivery of explanations of materials, tools and product manufacturing processes: 54.84% said it was very clear, 35.48% said it was clear and 9.68% said it was quite clear; time or duration of training video viewing: 54.84% said it was very suitable, 35.48 said it was suitable and 9.86% said it was quite suitable; suitability of the material to community needs: 54.84% said it was very suitable, 35.48 said it was suitable and 9.86% said it was quite suitable; Participants' interest in practicing the product showed that 55.5% said they were very interested, 35% said they were interested and 10% said they were quite interested; interest in the product to be made showed that 61.29% said they were very interested, 25.81% said they were interested and 12.90% said they were quite interested; and satisfaction with training activities showed that 84% said they were very satisfied and 16% said they were satisfied. Conclusion: In the training, participants were satisfied with the increase in their level of knowledge because they gained skills that could be used for entrepreneurship and family income generating.Abstrak Pengembangan makanan sehat menjadi peluang yang sangat besar sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas jajanan bagi anak-anak. French Fries berbahan dasar singkong yang diolah dengan penambahan ikan menjadi salah satu makanan kekinian yang memiliki peluang yang besar untuk dikembangkan. Tujuannya lainnya adalah untuk memicu produktivitas usaha kuliner rumah tangga yang banyak digeluti oleh ibu-ibu rumah tangga di desa Pantai Mekar Muara Gembong Bekasi Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberian materi, praktek secara langsung, dan pendampingan pembuatan produk. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa Hasil nilai gain skor pada pengetahuan dengan rata-rata nilai pre test 67,84 dan nilai rata-rata post test 89,13 menunjukkan nilai gain 0,66 berada pada rentangan 0,3 ≤ g ≤ 0,7 artinya peningkatan pengetahuan berada pada kategori sedang. Hasil tingkat kepuasan peserta menunjukkan bahwa pada aspek materi 83,87% menyatakan sangat jelas dan 16,13% menyatakan jelas; penyampaian penjelasan bahan, alat dan proses pembuatan produk 54,84% menyatakan sangat jelas, 35,48% menyatakan jelas dan 9,68% menyatakan cukup jelas; waktu atau durasi tayangan video pelatihan 54,84% menyatakan sangat sesuai, 35,48 menyatakan sesuai dan 9,86% menyatakan cukup sesuai; kesesuaian materi dengan kebutuhan Masyarakat 54,84% menyatakan sangat sesuai, 35,48 menyatakan sesuai dan 9,86% menyatakan cukup sesuai; ketertarikan peserta untuk mempraktekkan produk menunjukkan 55,5% menyatakan sangat tertarik, 35% menyatakan tertarik dan 10% menyatakan cukup tertarik; kemarikan produk untuk dibuat menunjukkan 61,29% menyatakan sangat tertarik, 25,81% menyatakan tertarik dan 12,90% menyatakan cukup tertarik; dan kepuasan terhadap kegiatan pelatihan menunjukkan sebanyak 84% menyatakan sangat puas dan 16% menyatakan puas. Kesimpulan dalam pelatihan peserta puas dengan kenaikan tingkat pengetahuan sedang karena mendapatkan keterampilan yang dapat digunakan untuk berwirausaha dan menambah income generating keluarga.
PENGABDIAN PEMASARAN PRODUK PANGAN DENGAN E- WRITING MENGGUNAKAN WHATSAPP GROUP KEPADA PAGUYUBAN KAWARGIAN ADAT DESA KARANGKAMULYAN Dedeh Rohayati; Ida Farida; Mohamad Ijudin; Etika Rachmawati; Saepul Aziz
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This community service is carried out with the aim of increasing the knowledge and the empowerment of Paguyuban Kawargian Adat on marketing of food products and e-writing using WhatsApp Group. The activity involves 9 members of Paguyuban Kawargian Adat in the area of Ciung Wanara Cultural Tourist Attraction who represents kiosk trader. All participants are given a training of food product marketing and Electronic-based writing of English language using WhatsApp Group. The training uses extention activity, Focus Group Discussion (FGD), and WhatsApp Group screenshot documents as the primary data. The result of training shows that the knowledge of Paguyuban Kawargian Adat on marketing of food product achieves 3,8 on average of all 5 test items with the completion value of 76%. Meanwhile, the knowledge of English Advertising Slogan obtains 4,9 on average of all 5 test items with the completion value of 98%. The skill of e-writing includes word, phrase, and sentence levels forming the slogans for food product marketing. The results obtained from Focus GroupDiscussion suggest that the training or learning using WhatsApp Group impacts on the acquisition of knowledge and empowerment of Paguyuban Kawargian Adat due the assistance and effectivness of WhatsApp Group. Abstrak Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan keberdayaan dan pengetahuan pemasaran produk pangan dengan E-writing menggunakan WhatsApp Group. Kegiatan ini melibatkan anggota Paguyuban Kawargian Adat di area Objek Wisata Budaya Ciung Wanara yang berjumlah 9 orang perwakilan pedagang Warung Kios. Peserta kegiatan diberikan pelatihan pemasaran produk pangan dan penulisan Bahasa Inggris secara elektronik (E-writing) melalui WhatsApp Group. Kegiatan pelatihan menggunakan tekhnik penyuluhan,diskusi kelompok terfokus dan dokumen tangkap layar WhatsApp Group menjadi sumber data. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pengetahuan Paguyuban Kawargian Adat untuk pemasaran produk pangan mencapai nilaii rata-rata 3,8 dari keseluruhan 5 soal yang diberikan sehingga nilai ketuntasannya adalah 76%. Sedangkan pengetahuan E-writing Slogan Iklan Bahasa Inggris mencapai nilai rata-rata 4,9 dari keseluruahn 5 soal yang diberikan sehingga nilai ketuntasannya adalah 98%. Keterampilan menulis Bahasa Inggris secara elektronikmeliputi tataran kata, frase, dan kalimat yang membentuk slogan iklan untuk memasarkan produk pangan. Melalui diskusi kelompok terfokus dapat diketahui bahwa pelatihan dan pembelajaran menggunakan WhatsApp Group berdampak terhadap pemerolehan pengetahuan dan keberdayaan masyarakat Paguyuban Kawargian Adat karena kemudahan dan efektifitasnya.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN DESAIN DAN SISTEM PEMASARAN PRODUK BERBASIS INTERNET SERTA UJI LABORATORIUM MINYAK SERAI WANGI KELOMPOK TANI SUMBER MAKMUR SEJAHTERA (SMS) DESA KEBUMEN KABUPATEN SEMARANG Fashiha Hastawan, Ahmad; Yarman, Indah Novi; Khasanah, Uswatun; Arlinto; Agusthio, Laode Hamdi; Khasbullah, Rizal Anas; Kusumaningrum, Maharani; Wiratama, Bayu
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The Sumber Makmur Sejahtera (SMS) farmer group has an innovation in processing citronella plants into citronella oil by partnering with local residents which can be sold commercially. The innovation that was carried out was to process citronella plants into citronella oil. In the development of innovations that are carried out there are various problems that occur in the field. The first problem encountered was to overcome complaints regarding the iron content in the results of the previous distillation, citronella oil produced using the latest reconstruction results must have laboratory test analysis. The second problem is the problem of packaging oil produced which is still simple. So far, citronella oil products are sold in two types, namely raw products which are sold per liter in jerry cans and ready-to-use products which are sold in small packages in the form of roll ons. The packaging design expected by the market is to provide a more exclusive packaging design. The third problem that was found from the results of discussions with the management of the Sumber Makmur Sejahtera (SMS) farmer group is regarding the distribution and marketing methods of products that are still conventional using the consignment method or other conventional methods, namely word of mouth. Marketing methods must be developed by utilizing internet-based information technology such as using existing E-Commerce services. As a solution to these three problems, the Team from Universitas Negeri Semarang provided assistance in the form of laboratory tests for citronella oil products, assistance in making packaging designs and also website designs. Abstrak Kelompok tani Sumber Makmur Sejahtera (SMS) memiliki inovasi dalam mengolah tanaman serai wangi menjadi minyak serai wangi dengan bermitra bersama warga sekitar yang dapat dijual secara komersil. Inovasi yang dilakukan adalah mengolah tanaman serai wangi menjadi minyak serai wangi. Dalam pengembangan inovasi yang dilakukan terdapat berbagai permasalahan yang terjadi di lapangan. Permasalahan pertama yang ditemui adalah untuk mengatasi keluhan terkait kandungan zat besi pada hasil penyulingan sebelumnya maka minyak serai wangi hasil produksi dengan alat hasil rekonstruksi terbaru harus memiliki analisis uji laboratorium. Permasalahan kedua merupakan masalah packaging minyak hasil produksi yang masih sederhana. Produk minyak serai wangi selama ini dijual dalam dua macam pilihan yaitu produk mentah yang dijual per liter dengan wadah jerigen dan produk siap pakai yang dijual dalam bentuk kemasan kecil berupa roll on. Desain kemasan yang diharapkan pasar adalah dengan memberikan desain kemasan yang lebih eksklusif. Permasalahan ketiga yang ditemukan dari hasil diskusi dengan para pengurus kelompok tani Sumber Makmur Sejahtera (SMS) adalah perihal distribusi dan metode pemasaran produk yang masih konvensional dengan menggunakan metode titip jual (konsinyasi) atau metode konvensional lainnya yaitu dari mulut ke mulut. Metode pemasaran harus dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi informasi berbasis internet seperti menggunakan layanan ECommerce yang sudah ada. Sebagai solusi dari ketiga permasalahan tersebut Tim Pengabdi dari Universitas Negeri Semarang memberikan pendampingan dalam bentuk uji laboratorium produk minyak serai wangi, pendampingan pembuatan desain kemasan dan juga desain website.
PENINGKATAN USAHA KECIL INDUSTRI RUMAH TANGGA KRIPIK USUS DI KELURAHAN KEDUNGKANDANG Anies Fuady; Ruli Saefuddin; Shinta Kusumawati; mustaufir
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Currently, numerous individuals are pursuing small-scale household businesses as a means to enhance economic productivity and welfare, while also contributing to the resilience of the national economy. One such example is Mrs. Siti Lailatul Muclifah's intestinal chips industry located at Jl. Mayjend Sungkono RT: 08 RW: 06 in Malang city. However, these business operators encounter several challenges. Among them is the difficulty in augmenting the quantity and quality of intestinal chips production, attributable to factors such as inadequate utilization of technology-based tools and insufficient knowledge in financial management and product marketing. To assist the community, the service approach employed involves socialization, which entails imparting material understanding and providing innovative tools to foster the development and improvement of the intestinal chips industry. The outcomes of this service encompass training and support in the advancement of technology-based tools, as well as financial and marketing management. Abstrak Usaha kecil rumah tangga saat ini banyak digeluti oleh masyarakat dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas ekonomi dan kesejahteraan, serta membantu mendukung ketahanan ekonomi nasional. Salah satu contohnya adalah industri kripik usus yang dimiliki oleh ibu Siti Lailatul Muclifah, yang berlokasi di Jl. Mayjend Sungkono RT: 08 RW: 06 kota Malang. Namun, ada beberapa permasalahan yang masih dihadapi oleh pelaku usaha tersebut. Salah satunya adalah kesulitan dalam meningkatkan jumlah dan kualitas produksi kripik usus, yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti kurangnya penggunaan alat berbasis teknologi dan kurangnya pemahaman dalam mengelola sistem keuangan serta permasalahan dalam pemasaran produk. Dalam rangka membantu masyarakat, metode pengabdian yang digunakan adalah melalui sosialisasi, yaitu memberikan pemahaman materi dan memberikan alat inovatif untuk mengembangkan dan meningkatkan industri kripik usus. Hasil dari pengabdian ini mencakup pelatihan dan pendampingan dalam pengembangan alat berbasis IPTEK, serta manajemen keuangan dan pemasaran.
PENINGKATAN KAPASITAS KERJASAMA LEMBAGA MELALUI PELATIHAN PENULISAN PROPOSAL KERJASAMA BAGI PENGURUS KAMPUNG WISATA PURBAYAN Bambang Robi’in; Vera Yuli Erviana; Arif Ardy Wibowo; Iis Suwartini; Gibbran Prathisara
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Purbayan tourist village has diverse tourism potential, ranging from religious, cultural, historical, and culinary tourism. These various tourist attractions have an attraction for domestic and foreign tourists. Various tour packages have been developed, including cultural tour packages, craft tour packages, and educational tour packages. Unfortunately, until now, few tourists know about and want to visit these attractions because people still need to learn more about tourist attractions in Purbayan. Various activities can be carried out to attract tourists, including collaborating with various agencies, institutions, schools, and tour travel agents. The problem faced by the management of the Purbayan tourism village is the need for more understanding of the village administrators in preparing proposals to offer cooperation to related parties in educational tourism and other tourism activities. Based on these problems, it is necessary to have training activities in preparing proposals for institutional cooperation offers for the management of the Purbayan tourist village. The purpose of this community service activity is to increase partners' knowledge in preparing cooperation proposals so that there is an increase in the capacity of institutional cooperation. This community service activity was conducted using an offline training method with target partners, namely the management of the Purbayan tourist village, a total of 12 people. This activity is carried out through socialization, training, and evaluation stages. The training activities were held on 12-13 August 2023. This community service activity has gone well and has provided an output or impact in the form of increasing the knowledge of the training participants regarding the preparation of cooperation proposals by 32,5%. Partner knowledge, which was initially 55,83%, increased to 88,33%. With this increase in knowledge, it is hoped that the cooperation of the Purwayan Tourism Village Institute will continue to increase to bring in more tourist visits. Abstrak Kampung wisata Purbayan memiliki potensi wisata yang beragam, mulai dari wisata religi, wisata budaya dan sejarah, serta wisata kuliner. Berbagai tempat wisata tersebut memiliki daya tarik bagi para wisatawan domestik maupun mancanegara. Berbagai paket wisata telah dikembangkan diantaranya paket wisata budaya, paket wisata kerajinan, dan paket wisata edukasi Sayangnya, sampai saat ini masih sedikit wisatawan yang mengetahui dan mau berkunjung ke tampat-tempat wisata tersebut. Hal ini dikarenakan masyarakat masih belum banyak mengetahui tempat-tempat wisata di Purbayan. Berbagai kegiatan dapat dilakukan untuk menarik para wisatawan, salah satunya adalah melakukan kerjasama dengan berbagai instansi, lembaga atau sekolah dan agen tour travel. Permasalahan yang dihadapi oleh pengurus kampung wisata Purbayan adalah kurangnya pemahaman para pengurus kampung wisata dalam menyusun proposal untuk menawarkan kerjasama kepada pihak terkait dalam kegiatan wisata edukasi maupun kegiatan wisata lainya. Berdasarkan pada permasalantersebut maka perlu adanya kegiatan pelatihan penyusunan proposal penawaran kerjasama lembaga kepada pengurus kampung wisata Purbayan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan mitra dalam menyusun proposal kerjasama sehingga terjadi peningkatan kapasitas kerjasama lembaga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode pelatihan secara offline dengan sasaran mitra yaitu pengurus kampung wisata Purbayan yang berjumlah 12 orang. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada tanggal 12-13 Agustus 2023. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah berjalan dengan baik dan memberikan luaran atau dampak berupa peningkatan pengetahuan para peserta pelatihan mengenai penyusunan proposal kerjasama sebesar 32,5%. Pengetahuan mitra yang semula 55,83% meningkat menjadi 88,33%. Dengan meningkatnya pengetahuan tersebut, diharapkan kerjasama lembaga kampung wisata purbayan akan terus meningkat sehingga mendatangkan kunjungan wisata yang lebih banyak lagi.
PEMBERDAYAAN PETERNAK SAPI DI CIBUGARY FARM MELALUI PEMBUATAN PAKAN KOMPLIT Erdawati; Allanas, Edith; Syaadah, Rika Siti
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The purpose of this study is to improve knowledge and innovation of techonology industry complete feed at Cibugary Farm, Pondok Ranggon, Jakarta Timur. Complete feed expected to improve the growth and cow’s milk product. Complete feed is a kind of supplement to complete the needs of mineral, vitamins, and encourage the growth of rumen microbes, especially in ruminants fed low quality forage. A complete feed mixture prepared according to specification established according to SNI. SNI 3148.2:2017. Activities were carried out from August-September 2023, attended by 10 cattle breeders of 18 targeted participants. The method used is lecturer about the nutrional of raw materials, direct practice by participants. The complete feed produced by each participant is tested on the cows owned by the participants. The effect of providing complete feed is measured based on body weight, volume of milk produced in L/day/Cow. A month after the cattle breeder empowerment activity, they reported that by giving complete feed to dairy cows, they could increase weight and milk production. The result of the activity show that the majority of breeder adopted new technology programs for animal feed sumpelment. Abstrak Tujuan pengabdian adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan inovasi teknologi industri pakan komplit pada peternak di Cibugary Farm, Pondok Ranggon, Jakarta Timur untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi susu sapi. Pakan komplit merupakan supplemen guna melengkapi kebutuhan mineral, vitamin, mendorong pertumbuhan mikroba rumen, terutama pada ternak ruminansia yang diberi pakan hijauan berkualitas rendah. Campuran pakan komplit yang disiapkan sesuai spesifikasi yang telah dtetapkan Menurut SNI. SNI 3148.2:2017. Kegiatan telah dilakukan dari Agustus 2023 sampai September 2023, dan dihadiri oleh 10 peternak sapi dari 18 peserta yang ditargetkan. Metode yang digunakan adalah ceramah mengenai kandungan nutrisi dari bahan baku, praktek langsung oleh peserta. Pakan komplit yang dihasilkan oleh setiap peserta, diujicobakan pada sapi yang dimiliki oleh peserta. Efek pemberian pakan komplit diukur berdasarkan berat badan, volume susu yang dihasilkan L/hari/ekor sapi. Sebulan setelah kegiatan pemberdayaan peternak sapi, para peternak melaporkan bahwa dengan pemberian pakan komplit pada sapi perah, dapat meningkatkan kenaikan berat dan juga produksi susu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peternak mengadopsi program teknologi baru untuk supplement pakan ternak.
PENERAPAN BIOTEKNOLOGI MIKROBA DAN PERANANNYA DALAM KEHIDUPAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH SMA KABUPATEN BEKASI Agus Utami, Annisa Wulan; Kurniati, Tri Handayani; Heryanti, Erna
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Community empowerment in the Bekasi regency area is needed, one of which is through science and technology skills to face the progress of the 21st century. The rapid development of science and technology makes Biotechnology one of the fields of science that must be mastered by the Indonesian nation, including high school students. This is because, in addition to being directly related to everyday life, it can also be related to aspects of "life skills". To provide good mastery and meaningfulness of biotechnology learning, it is expected that students are able to carry out biotechnology learning correctly and in accordance with good understanding. Based on these problems, this service activity provides counseling on Biotechnology in life in the Bekasi Regency High School environment. The output target to be achieved in this service activity is that students can apply microbial biotechnology and its role in life in the Bekasi Regency High School environment. The output target to be achieved in this service activity is that students can apply microbial biotechnology and its role in life in the Bekasi Regency High School environment. This service activity is carried out by providing training in the form of theory and practice of making Nata de Pina derived from pineapple skin waste. With this training method, students are directly involved in the process of making biotechnology products and make the experience worthwhile. Students are trained to have skills in making biotechnology-based products so that later they can utilize the potential of natural resources in Bekasi as a faculty target area in a sustainable manner and can improve community welfare Abstrak Pemberdayaan masyarakat di wilayah kabupaten Bekasi sangat diperlukan salah satunya melalui keterampilan IPTEKS untuk menghadapi kemajuan abad 21. Pesatnya perkembangan ilmu dan teknologi menjadikan Bioteknologi salah satu bidang ilmu yang harus dikuasai bangsa Indonesia, termasuk para siswa SMA. Hal tersebut dikarenakan, selain banyak terkait langsung dengan kehidupan sehari-hari, juga dapat dikaitkan dengan aspek ”life skill”. Untuk memberikan penguasaan dan kebermaknaan yang baik terhadap pembelajaran bioteknologi, diharapkan kepada siswa mampu melakukan pembelajaran bioteknologi yang benar dan sesuai dengan pemahaman yang baik. Berdasarkan permasalahan tersebut pada kegiatan pengabdian ini memberikan penyuluhan mengenai Bioteknologi dalam kehidupan di lingkungan sekolah SMA Kabupaten Bekasi. Target luaran yang akan dicapai dalam kegiatan pengabdian ini yakni siswa dapat menerapkan bioteknologi mikroba dan peranannya dalam kehidupan di lingkungan sekolah SMA Kabupaten Bekasi. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan memberikan pelatihan berupa teori dan praktik pembuatan Nata de Pina yang berasal dari limbah kulit nanas. Dengan metode pelatihan ini, siswa terlibat langsung dalam proses pembuatan produk bioteknologi dan menjadikan pengalaman yang berharga. Siswa dilatih untuk memiliki keterampilan dalam membuat produk berbasis bioteknologi sehingga nantinya bisa memanfaatkan potensi sumber daya alam di Bekasi sebagai wilayah binaan fakultas secara berkelanjutan serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
INOVASI PRODUK REMINI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN NILAI JUAL PRODUK RENGGINANG DESA RANCA KALAPA, KABUPATEN TANGERANG Intan Darissafitri; Idha Azizah; Didi Suardi; Chojijah Werfete; Muhammad Rajab Dinar Hasibuan; Aprillia Azhari; Siti Hilya Kamelia; Siti Muhdamiyah; Tiara Herlianti; Lisa Aryanti; Arya Kusuma Sanjaya; Reza Ramadon; Muhamad Ridho Irza Al Hakim
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This community service activity aims to assist MSME business actors in Ranca Kalapa Village in increasing the selling value of Rengginang products so they can upgrade these products in the hope of increasing consumer interest in consuming them. Like the Rengginang product business in Ranca Kalapa Village, which has recipes passed down from generation to generations, but the number of requests and consumer interest is uncertain. The Rengginang products produced and marketed in Ranca Kalapa Village are very simple and traditional so there is no high added value to the product. In business competition in national and international markets, innovation and creativity of business actors is needed to maintain consumer interest. The method used in this activity is PAR (Participatory Action Research), which is a method that is part of research (research) involving various stakeholders (relevant parties) in terms of assessing the actions to be implemented so that changes are made for the better. Through this method we innovate Rengginang products, in the form of Re-Branding, Re-Packing and Launching Product, so that existing products can meet the current market segment. The result of this activity is the creation of a new product and increase the shell value simple product to be new product with higher shell value from the Rengginang innovation, namely REMINI (Rengginang Mini) served with spicy chili and seaweed dressing which can become a contemporary snack typical of Ranca Kalapa Village. Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi pelaku usaha UMKM Desa Ranca Kalapa dalam meningkatkan nilai jual produk Rengginang sehingga dapat mengupgrade produk tersebut dengan harapan dapat meningkatkan minat konsumen dalam mengkonsumsinya. Seperti pelaku usaha produk Rengginang di Desa Ranca Kalapa yang memiliki resep turun-temurun namun jumlah permintaan dan minat konsumen tidak menentu. Produk Rengginang yang diproduksi dan dipasarkan di Desa Ranca Kalapa sangat sederhana dan tradisional sehingga tidak adanya nilai tambah yang tinggi pada produk tersebut. Dalam persaingan usaha di pasar nasional maupun internasional, inovasi dan kreatifitas pelaku usaha sangat diperlukan untuk tetap menjaga minat konsumen. Adapun metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu PAR (Participatory Action Research), yaitu metode yang merupakan bagian dari penelitian (Riset) yang melibatkan berbagai Stakeholder (pihak yang relevan) dalam hal pengkajian aksi yang akan dilaksanakan sehingga terbentuk perubahan yang lebih baik. Melalui metode ini kami melakukan inovasi produk Rengginang, berupa Re-Branding, Re-Packing dan Launching Product, dengan begitu produk yang sudah ada dapat memenuhi segmentasi pasar saat ini. Hasil dari kegiatan ini adalah terciptanya produk baru dengan menambahkan nilai jual produk sederhana menjadi inovasi Rengginang yang bernilai jual tinggi yaitu REMINI (Rengginang Mini) disajikan dengan balutan cabai pedas dan rumput laut yang dapat menjadi cemilan kekinian khas Desa Ranca Kalapa.
PELATIHAN PEMBUATAN TEH CELUP RIMPANG SEBAGAI OBAT HERBAL DI DESA SUMBERAGUNG-NGANTANG Yuneta Dwi Yunisari; Suharti; Liqanatul Putri Sholikah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Sumberagung Village, Ngantang District, Malang Regency is one of the areas where many people cultivate rhizomes independently in their yards, namely turmeric and ginger. Apart from that, lemongrass plants can also be found easily around the house. However, the utilization of the cultivation results of the Sumberagung Village community has not been carried out optimally. Therefore, the community needs to be equipped with the knowledge and skills to process rhizomes so that they have economic value to improve the community's economy. This training activity for making rhizome tea bags in community service aims to (1) increase public knowledge about the health benefits of rhizomes (2) provide skills in processing rhizomes as herbal tea which can be developed as an independent business to improve the community's economy. The results achieved are (1) increased partner knowledge about the health benefits of rhizomes (2) partners have the skills to process rhizomes as tea bag products.Abstrak Desa Sumberagung, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang merupakan salah satu daerah dimana banyak masyarakatnya membudidayakan rimpang secara mandiri di pekarangan rumah yakni kunyit dan jahe. Selain itu, tanaman sereh juga dapat ditemukan dengan mudah di sekitar rumah. Namun, pemanfaatan rimpang dari hasil budidaya masyarakat Desa Sumberagung belum dilakukan secara maksimal. Oleh karena itu,, masyarakat perlu dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mengolah rimpang agar memiliki nilai jual guna meningkatkan perekonomian masyarakat. Kegiatan pelatihan pembuatan teh celup rimpang dalam pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk (1) meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat rimpang terhadap kesehatan (2) memberikan keterampilan pengolahan rimpang sebagai teh herbal yang dapat dikembangkan sebagai usaha mandiri untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Hasil yang dicapai ialah (1) meningkatnya pengetahuan mitra tentang manfaat rimpang terhadap kesehatan (2) mitra telah memiliki keterampilan dalam mengolah rimpang sebagai produk teh celup.