cover
Contact Name
Ari Apriyansa
Contact Email
snppm2020@unj.ac.id
Phone
+6289662901239
Journal Mail Official
snppm2020@unj.ac.id
Editorial Address
Gd. Ki Hajardewantara Lt. 6-7 Universitas Negeri, RT.7/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29853648     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.21009/snppm.041
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) merupakan kumpulan artikel ilmiah yang dipresentasikan pada kegaiatan Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPM) diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta. Tema dari seminar ini ialah "Membangun Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Masyarakat Menuju Indonesia Maju" dengan topik (1.) Pendidikan, (2.) Sosial dan Humaniora, (3.) Sains dan Teknologi, (4.) Ekonomi Kreatif, (5.) Lingkungan, dan (6.) Bidang Relevan Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
OPTIMASI COMMUNITY BASED TOURISM DAN PENGUATAN UMKM BERBASIS ONE VILLAGE ONE PRODUCT UNTUK MENGEMBANGKAN PARIWISATA BERKELANJUTAN DESA BANYUANYAR BOYOLALI Dina Rahmasari; Kenny Reyza Feranda; Tifani Rizki Dianisa; Merinda Putri Dewi; Yundha Rachmawati; Aditya Wisnu; Fitri Wulandari; Manda Ardianingrum; Putri Balqis Salsabila; Tsabbita Ahmilul Husna; Akri Winarto; Akhmad Faahim Fannani; Kadek Merry Parwati; Kharisma Mayang
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The establishment of Banyuanyar Village as a tourism village is a form of realization of the mandate contained in the 2020-2024 RPJMN. The designation, which was made two years ago, has not yet provided significant income generation due to the absence of tourist destinations as leverage for tourist visits and the limited scale of production and marketing of UMKMs because they do not yet have business legality. Based on these problems, the PPK Ormawa KSP "Principium" Team as a service team collaborated with Banyuanyar Village to formulate a solution in the form of community service and empowerment through the initiation of the development of Barendo Coffee Land and Nature Camp as a superior icon that aims to attract tourist visits and institutional strengthening of tourism village managers and UMKMs based on one village one product (OVOP) through training in business legality, tourism management, and online marketing. The service and empowerment method applied is Participatory Rural Appraisal (PRA) by emphasizing active community participation in the development of tourist villages. The results of this service and empowerment have an impact on the strengthening of the Banyuanyar tourism village management institution, the registration of business legality in the form of NIB, PIRT, and the Oveje (Omah Varian Jahe) brand in class 29, the "Omah Susu Cowboy" brand in class 29, and the NIB and service brand of the Banyuanyar Coffee Campus IKM, the construction of the Barendo Coffee Land and Nature Camp, and increased sales of UM products. Abstrak Penetapan Desa Banyuanyar sebagai desa wisata merupakan bentuk perwujudan mandat yang tertuang pada RPJMN Tahun 2020-2024. Penetapan yang dilakukan dua tahun silam, ternyata belum memberikan income generating yang signifikan yang disebabkan belum adanya destinasi wisata sebagai daya ungkit kunjungan wisatawan dan terbatasnya skala produksi serta pemasaran UMKM karena belum memiliki legalitas usaha. Berdasarkan permasalahan tersebut, Tim PPK Ormawa KSP “Principium” sebagai tim pengabdi berkolaborasi dengan Desa Banyuanyar merumuskan ide solutif dalam bentuk pengabdian dan pemberdayaan Masyarakat melalui inisiasi pembangunan Barendo Coffee Land and Nature Camp sebagai icon unggulan yang bertujuan untuk menggaet kunjungan wisatawan serta penguatan kelembagaan pengelola desa wisata dan UMKM berbasis one village one product (OVOP) melalui pelatihan legalitas usaha, manajemen pengelolaan wisata, dan online marketing. Metode pengabdian dan pemberdayaan yang diterapkan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan menekankan partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan desa wisata. Hasil dari pengabdian dan pemberdayaan ini memberikan dampak pada menguatnya kelembagaan pengelola desa wisata Banyuanyar, terdaftarnya legalitas usaha berupa NIB, PIRT, dan merek Oveje (Omah Varian Jahe) di kelas 29, merek “Omah Susu Cowboy” di kelas 29, serta NIB dan merek jasa IKM Kampus Kopi Banyuanyar, terbangunnya Barendo Coffee Land and Nature Camp, dan meningkatnya penjualan produk UMKM dan jumlah kunjungan wisatawan.
PELATIHAN TEKNIK SHIBORI DENGAN PEWARNAAN ALAMI BAGI KOMUNITAS WARGA PAROKI BRAYUT Sita Yuliastuti Amijaya; Agustini Dyah Respati; Vania Sharleen S; Imelda Irmawati Damanik; Yordan Kristanto Dewangga
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Starting a creativepreneurship-based business activity is not an easy thing for everyone to do. The pandemic period has caused several community groups to be affected because they lost business opportunities, as well as no chance to start a business for the sake of the economy. In 2023, Brayut Sleman Parish partners are opening opportunities for their residents to increase their business opportunities. The idea was implemented through an activity to learn cloth craft techniques. Together with the dedication partner, namely the Brayut Parish Community Service Sector, the dedication team compiled a form of activity a Shibori Technique Workshop / Training. The activity aims to provide knowledge and skills for Shibori fabric products to be able to increase the creativity of participants. The training participants are a community of mothers who are members of Brayut Parish. By understanding the concepts of composition, color, and detail, the participants can create various innovative Shibori fabric pattern designs. The method used in carrying out this activity is active and participatory learning through training/workshops. The result of the activity is that training will be held in July 2023 with 30 participants. All participants produced interesting colour compositions applied using the ikat technique. Apart from that, participants also understand natural colouring techniques that are environmentally friendly and healthier for the body and provide material related to MSME management for participants who will start new businesses.Abstrak Memulai aktivitas bisnis berbasis kreatifitas (creativepreneurship) bukanlah hal yang mudah dilakukan oleh setiap orang. Masa pandemi telah menyebabkan beberapa kelompok masyarakat terdampak karena kehilangan peluang berusaha, serta tidak adanya kesempatan untuk merintis usaha demi perekonomian. Pada tahun 2023 ini, mitra Paroki Brayut Sleman membuka kesempatan bagi warganya untuk meningkatkan peluang berusaha. Gagasan ini diwujudkan melalui kesempatan belajar keterampilan teknik kerajinan kain. Bersama dengan mitra pengabdian yaitu Bidang Pelayanan Masyarakat Paroki Brayut, tim pengabdian menyusun sebuah kegiatan berupa workshop/Pelatihan Teknik Shibori. Kegiatan bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan produk kain Shibori agar mampu meningkatkan kreativitas peserta. Peserta pelatihan adalah komunitas ibu-ibu yang tergabung di Paroki Brayut. Melalui pemahaman konsep komposisi, warna, dan detail, para peserta dapat menciptakan berbagai inovasi desain pola kain Shibori. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu active dan participatory learning melalui pelatihan/workshop. Hasil kegiatan adalah pelatihan dilaksanakan pada bulan Juli 2023, dengan jumlah peserta 30 orang. Semua peserta menghasilkan komposisi warna yang menarik dan diaplikasikan melalui teknik ikat. Selain itu peserta juga memahami teknik pewarnaan alami yang ramah lingkungan dan lebih sehat untuk tubuh serta itu pemberian materi terkait pengelolaan UMKM bagi peserta yang akan merintis usaha baru.
PEMANFAATAN LIMBAH MINYAK JELANTAH MENJADI BIODIESEL UNTUK MASYARAKAT NELAYAN DI PULAU TUNDA KABUPATEN SERANG BANTEN Hartono, Rudi; Rama Denny, Yus; Assaat, Lusiani Dewi; Ramdani, Sulaeman Deni
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Tunda Island is a small island located in the Java Sea, precisely to the north of Banten Bay. This area is included in the Tirtayasa District, Serang Regency. Tunda Island has an area of 289.79 hectares. The majority of Tunda Island residents work as fishermen/sailors. There are 300 heads of families (KK) living on Tunda Island. It is estimated that 300 heads of families can produce 2 liters of used cooking oil in one month per family, so the monthly estimate is around 600 liters per month. If used cooking oil is thrown away directly, it can pollute the environment. Therefore, it is necessary to process used cooking oil to convert it into something more valuable such as biodiesel. This is very relevant because the fuel requirements for fishing boats are quite high. The method used is community education with a training and counseling approach to increase the understanding of fishing communities regarding the use of used cooking oil waste into biodiesel. The activity will be carried out on September 11 2023 involving 10 fishermen. Based on the results of activities to obtain information data, training participants range in age from 28 years to 60 years. His daily work is as a fisherman. The results of the training showed an increase in knowledge about the use of used cooking oil, especially for conversion into biodiesel. Based on the results of activity evaluation through the distribution of questionnaires on the effectiveness of training activities, data was obtained, namely the effectiveness criteria received a score of 4.60 and entered the very effective criteria so that this activity had a positive impact on fishermen regarding the use of used cooking oil for biodiesel fuel Abstrak Pulau Tunda merupakan sebuah pulau kecil yang terletak di Laut Jawa, tepatnya di sebelah utara Teluk Banten. Kawasan ini termasuk dalam wilayah Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang. Pulau Tunda memiliki luas 289,79 hektare. Mayoritas penduduk pulau tunda berprofesi sebagai nelayan/pelaut. Terdapat 300 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di pulau tunda. Perkiraan dari 300 kepala keluarga tersebut dapat menghasilkan minyak jelantah 2 liter dalam satu bulan per KK sehingga estimasi perbulan sekitar 600 liter perbulan. Apabila minyak jelantah tersebut dibuang langsung maka dapat mencemari lingkungan. Oleh karena itu perlu adanya pengolahan minyak jelantah untuk dikonversi menjadi sesuatu yang lebih bernilai seperti biodiesel. Hal ini sangat relevan karena kebutuhan bahan bakar untuk perahu nelayan cukup tinggi. Metode yang digunakan yaitu pendidikan masyarakat dengan pendekatan pelatihan dan penyuluhan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat nelayan terkait pemanfaatan limbah minyak jelantah menjadi biodiesel. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada 11 September 2023 dengan melibatkan 10 Nelayan. Berdasarkan hasil kegiatan mendapatkan data informasi peserta pelatihan memiliki rentang usia yang beragam dari umur 28 tahun sampai 60 tahun. Pekerjaan sehari-hari merupakan sebagai nelayan. Hasil pelatihan menunjukan adanya peningkatan pengetahuan tentang pemanfaatan minyak jelantah khususnya untuk dikonversi menjadi biodiesel. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan melalui penyebaran angket keefektifan kegiatan pelatihan menghasilkan data yaitu Kriteria keefektifan mendapatkan skor 3,60 dan masuk kriteria sangat efektif sehingga kegiatan ini memberikan dampak positif bagi para nelayan terkait pemanfaatan minyak jelantah untuk bahan bakar biodiesel.
PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT JATINEGARA KAUM JAKARTA TIMUR MELALUI PEMANFAATAN OTOMATISASI AKUAPONIK BERBASIS SOLAR CELL Subekti, Massus; Isfaeni, Hanum; Nasbey, Hadi; Galang A F; Silvia, Chendy; Lutfiah, Tia; Syah, Tim Abyah; Amanda, Early
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Jatinegara Kaum Urban Village, East Jakarta has a Forest Farmers Group (KTH) Rumah Kaum Jayakarta which focuses on agriculture, fisheries, waste processing and micro-enterprises. KTH has aquaponics, but all the plants and fish die because they don't have the knowledge and experience in aquaponics maintenance. In this activity, automatic solar cell-based aquaponics was built which will automatically maintain a constant pH value and ensure electricity supply using solar energy. The purpose of the activity is to provide knowledge and skills in aquaponics maintenance. The method used is lecture, demonstration and practice. The results of the training showed an increase in the average pretest and posttest scores from 30 to 81 and the percentage of N-Gain was 72.9%, which means that the training was quite effective. The results of implementation feedback with a range of 1-5 show that in the aspects of material, methods, media, resource persons and time each get a score of 4.5; 4.4; 4.6; 4.7 and 4.8 with a total average Abstrak Kelurahan Jatinegara Kaum Jakarta Timur memiliki Kelompok Tani Hutan (KTH) Rumah Kaum Jayakarta yang fokus pada bidang pertanian, perikanan, pengolahan sampah dan usaha mikro. KTH memiliki akuaponik, namun semua tanaman dan ikannyan mati karena belum memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam pemeliharaan aquaponik. Dalam kegiatan ini dibangun akuaponik otomatis berbasis solar Cell yang secara otomatis akan menjaga nilai pH tetap konstan serta memastikan pasokan listrik dengan menggunakan tenaga matahari. Tujuan kegiatan adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam pemeliharaan akuaponik. Metode yang digunakan adalah ceramah, demontrasi dan praktik. Hasil pelatihan menunjukan kenaikan rata-rata nilai pretest dan posttest dari 30 menjadi 81 dan nilai prosentase N-Gain sebesar 72,9% yang berarti pelatihan yang dilakukan cukup efektif. Hasil umpan balik pelaksanaan dengan rentang 1-5 menunjukkan pada aspek materi, metode, media, nara sumber dan waktu masing-masing mendapatkan skor 4,5; 4,4; 4,6; 4,7 dan 4,8 dengan total rata-rata skor 4,6, maka dapat disimpulkan pelaksanaan kegiatan berjalan dengan sangat baik
PENGOLAHAN LIMBAH KULIT BUAH NAGA KOMBINASI ALOEVERA MENJADI PRODUK EKONOMIS DAN ESTETIS BERUPA LIPTINT ORGANIK RAMAH DIKANTONG PADA KELOMPOK PEREMPUAN DESA MASAGO Cristina, Andi Sindi; Sirwanti; Taufan Asfar, Andi Muhamad Irfan; Asfar, Andi Muhamad Iqbal Akbar; Sari, Tri Puspita; Riski
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Currently, humans lack awareness of their own environment. Many people don't understand environmental cleanliness, so they easily create waste that pollutes the environment. In dealing with environmental issues and increasing awareness of the importance of environmentally friendly products, the use of natural raw materials has become the main focus. This service aims to examine the potential of processing dragon fruit peel and aloe vera waste as raw materials to produce pocket-friendly organic liptint. The methods used include counseling, training and mentoring. Dragon fruit peel waste is processed using an extraction technique using environmentally friendly organic solvents. Aloe vera gel is extracted through cutting and squeezing methods. The processing process includes mixing raw materials, adding additional ingredients, and color stabilization. The results of the dedication show that processing dragon fruit skin waste in combination with aloevera produces organic liptint with good quality. This organic lipstick has attractive colors, is long-lasting, and has a moisturizing effect on the lips. Apart from that, this dedication also shows that the processing of dragon fruit skin waste combined with aloe vera into organic lip tint can be done cost-efficiently. This dedication contributes to the effective development of environmentally friendly products in the Masago village womens’s grup. Abstrak Pada saat ini manusia kurang akan kesadaran lingkungan sendiri, banyak yang kurang mengerti akan kebersihan lingkungan, sehingga dengan mudahnya membuat limbah yang mencemarkan lingkungan. Dalam menghadapi isu lingkungan dan peningkatan kesadaran akan pentingnya produk ramah lingkungan, penggunaan bahan baku alami menjadi fokus utama. Pengabdian ini bertujuan untuk mengkaji potensi pengolahan limbah kulit buah naga dan aloevera sebagai bahan baku untuk menghasilkan liptint organik ramah dikantong. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Limbah kulit buah naga diolah dengan teknik ekstraksi menggunakan pelarut organik yang ramah lingkungan. Gel aloevera diekstraksi melalui metode pemotongan dan pemerasan. Proses pengolahan meliputi pencampuran bahan baku, penambahan bahan tambahan, dan stabilisasi warna. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengolahan limbah kulit buah naga kombinasi aloevera menghasilkan liptint organik dengan kualitas yang baik. Liptint organik ini memiliki warna yang menarik, tahan lama, dan memberikan efek melembapkan pada bibir. Selain itu, pengabdian ini juga menunjukkan bahwa pengolahan limbah kulit buah naga kombinasi aloevera menjadi liptint organik dapat dilakukan dengan biaya yang efisien. Pengabdian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan produk ramah lingkungan secara efektif pada Kelompok Perempuan Desa Masago.
PENGOLAHAN MINYAK JELANTAH MENJADI BIODIESEL SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR Wulandari, Dyah Arum; Wardoyo; Syaefuddin, Eko Arif; Indrawan, Andi Dwiki; Sholehudin, Fauzi; Dhiyaulhaq, Nasywa Raihan; Setianto, Ridwan; Melando, Edo
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Diesel fuel is the main need used by the community in the Wilayah Binaan Unggulan, Faculty of Engineering, UNJ in Desa Pantai Sederhana, Kecanatan Muara Gembong, some of whom work as fishermen to move boats when fishing in the sea. However, problems related to the limited availability of diesel from petroleum and its soaring price have made people think creatively to find solutions in the form of alternative fuels. One of them is the use of used cooking oil which comes from used frying oil which will be converted into biodiesel using esterification and transesterification reactions. This training is important to equip the community so that they have alternatives to household waste that is underutilized. The resulting product is the acquisition of something that has a selling value and saves on fuel purchases. The training was carried out by providing material in the form of basic theory on the understanding and characteristics of used cooking oil, experiments on several processes needed to convert used cooking oil into biodiesel. After completing the presentation of the material, the practice continued for teachers and students to carry out experiments on the conversion of household waste. The results of the training which were measured qualitatively showed that the training participants gained additional knowledge about theory and also skills in carrying out conversions so that they could be used as additional provisions in increasing the independence of village communities Abstrak Bahan bakar solar merupakan kebutuhan yang utama digunakan masyarakat di Wilayah Binaan Unggulan Fakultas Teknik UNJ di Desa Pantai Sederhana Kecamatan Muara Gembong, yang sebagian bekerja sebagai nelayan untuk menggerakkan kapal ketika mencari ikan di laut. Tetapi permasalahan terkait ketersediaan solar yang berasal dari minyak bumi yang terbatas dan harganya yang melonjak membuat manusia berpikir kreatif untuk mencari solusi berupa bahan bakar alternatif. Salah satunya adalah pemanfaatan minyak jelantah yang berasal dari minyak bekas penggorengan yang akan dikonversi menjadi biodiesel menggunakan reaksi esterifikasi dan transesterifikasi. Pelatihan ini penting untuk membekali masyarakat sehingga memiliki alternatif dari limbah rumah tangga yang kurang termanfaatkan. Produk yang dihasilkan adalah didaptnya sesuatu yang memiliki nilai jual dan menghemat pembelian bahan bakar. Pelatihan dilakukan dengan pemberian materi berupa teori dasar pengertian dan karakteristik minyak jelantah, eksperimen beberapa proses yang diperlukan untuk mengubah minyak jelantah menjadi biodiesel. Setelah selesai pemberian materi maka dilanjutkan praktik bagi guru dan siswa untuk melakukan eksperimen konversi limbah rumah tangga tersebut. Hasil pelatihan yang diukur secara kualitatif menunjukkan bahwa peserta pelatihan mendapatkan pengetahuan tambahan tentang teori dan juga ketrampilan dalam melakukan konversi sehingga dapat dijadikan tambahan bekal dalam meningkatkan kemandirian masyarakat desa.
OPTIMALISASI BUKU KIA DAN APLIKASI D’RISK SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA SENDANG LAOK KECAMATAN LABANG KABUPATEN BANGKALAN Mardiyanti, Ika; Wulan, Tri Deviasari; Permana Putri, Endah Budi; Aliffiany, Aisa; Putri Pambayun, Cindy Ayu; Mauluddiana, Hesti Lestari; Sholikha, Hestitus; Maulidya, Mielysa
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Sendang Laok Village, Labang District, Bangkalan Regency is one of the locus of stunting areas. Socialization related to stunting in the Sendang Laok Village environment has been carried out by the puskesmas, but the implementation has not been carried out routinely and intensively at the family level including how to do early detection and prevention related to stunting through the use of the MCH handbook. The purpose of this community service activity is to strengthen efforts to prevent an increase in the prevalence of stunting through optimizing the MCH handbook and the D'Risk application, by increasing the knowledge and skills of cadres to prevent stunting.Community service activities were carried out for 5 months with 15 health cadre participants in Sendang Laok Village, Labang District, Bangkalan Regency. This activity is carried out by means of TOT for cadres and assistance on stunting governance (stunting counselors, detection of the nutritional status of pregnant women through optimizing the MCH handbook and the D'Risk application, management of MPASI using local materials, and models of stunting family assistance). Measuring the level of knowledge and skills by doing a pre test before giving education and after giving education is done a post test.The results of community service activities during the pre test obtained 66.7% level of knowledge and 73.3% lack of skills while during the post test the level of knowledge increased to 86.7% and skills increased to 80%. The conclusion of this community service activity is that there is an increase in the knowledge and skills of cadres in improving health status starting from the time of pregnancy to prevent stunting. Abstrak Desa Sendang Laok Kecamatan Labang Kabupaten Bangkalan termasuk salah satu daerah lokus stunting. Sosialisasi terkait stunting di lingkungan Desa Sendang Laok telah dilakukan oleh pihak puskesmas, namun pelaksanaannya belum dilakukan secara rutin dan intensif pada tingkat keluarga termasuk bagaimana cara deteksi dini serta pencegahan terkait stunting melalui penggunaan buku KIA. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menguatkan upaya pencegahan peningkatan prevalensi stunting melalui optimalisasi buku KIA dan aplikasi D’Risk, dengan peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader untuk mencegah terjadinya stunting. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan selama 5 bulan dengan peserta kader kesehatan di Desa Sendang Laok Kecamatan Labang Kabupaten Bangkalan sebanyak 15 orang. Kegiatan ini dilakukan dengan cara TOT pada kader serta pendampingan tata kelola stunting (Konselor stunting, deteksi status gizi ibu hamil melalui optimalisasi buku KIA dan aplikasi D’Risk, pengelolaan MPASI dengan bahan lokal, serta model pendampingan keluarga stunting). Pengukuran tingkat pengetahuan dan keterampilan dengan cara melakukan pre test sebelum pemberian edukasi dan setelah pemberian edukasi dilakukan post test.Hasil kegiatan pengabdian masyarakat saat pre test didapatkan 66,7% tingkat pengetahuan dan 73,3% keterampilan yang kurang sedangkan saat post test tingkat pengetahuan meningkat menjadi 86,7% dan keterampilannya meningkat menjadi 80%. Kesimpulan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader dalam peningkatan status kesehatan dimulai dari masa kehamilan untuk mencegah terjadinya stunting.
PENINGKATAN KETERAMPILAN DOMESTIC WORKER INDONESIA MELALUI PELATIHAN MAKEUP FOTO DI GAYATRI BEAUTY ACADEMY SINGAPORE Nurina Ayuningtyas; Nurul Hidayah; Amalia wahyu Fitriana; Larasati
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract It is recorded that there are more than 150 thousand PMI in Singapore working in the domestic and homecare sectors. Some domestic workers attend cosmetology school at Gayatri Beauty Academy Singapore to fill their holiday time. The available curriculum does not yet include photo make up which should be taught to support the success of photography which is closely related to pre-wedding photos which have opportunities for the international make up artist job market. The aim of this community service is to improve the skills of domestic workers in doing photo make up independently. The training participants were 20 domestic workers who were students from Gayatri Beauty Academy Singapore. The implementation method is carried out through the process of training preparation, implementation and evaluation. Training evaluation is carried out using tests and questionnaires on participant satisfaction with activities. The results of the training evaluation showed that participants' understanding ability was very good at 90%, the practical results showed satisfactory results, while participant satisfaction in terms of material showed that 70% were very satisfied, in terms of instructors it showed that 55% of participants were satisfied and in terms of overall training activities it showed 50 % of participants were satisfied. It can be concluded that this community service activity is able to improve domestic workers' skills in doing photo make up independently. Abstrak Tercatat terdapat lebih dari 150 ribu PMI berada di Singapura bekerja pada sektor domestik dan homecare. Sebagian domestic worker mengikuti sekolah tata rias di Gayatri Beauty Academi Singapura untuk mengisi waktu libur. Kurikulum yang tersedia, belum memasukan make up foto yang seharusnya diajarkan sebagai penunjang keberhasilan fotografi yang erat kaitannya dengan foto prewedding yang memiliki peluang untuk bursa kerja make up artist internasional. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan keterampilan domestic worker dalam melakukan make up foto secara mandiri. Peserta pelatihan sebanyak 20 orang domestic worker yang merupakan peserta didik dari Gayatri Beauty Academi Singapura. Metode pelaksanaan dilakukan melalui proses persiapan, implementasi dan evaluasi pelatihan. Evaluasi pelatihan dilakukan dengan tes dan kuisioner kepuasan peserta terhadap kegiatan. Hasil evaluasi pelatihan menunjukan kemampuan pemahaman peserta sangat baik sebesar 90%, hasil praktik menunjukan hasil yang memuaskan, sedangkan kepuasan peserta dari segi materi menunjukan 70% merasa sangat puas, segi instruktur menunjukan 55% peserta merasa puas dan dilihat dari segi keseluruahn kegiatan pelatihan menunjukan 50% peserta merasa puas. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mampu meningkatkan keterampilan domestic worker dalam melakukan make up foto secara mandiri.
PENGENALAN OLAHRAGA PETANQUE SEBAGAI ALTERNATIF OLAHRAGA MASYARAKAT BAGI WARGA DI DESA BOJONG KONENG KABUPATEN BOGOR Yuliasih; Sri Indah Ihsani
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The purpose of holding this Community Service activity is to introduce Petanque sports as an alternative to Community sports which can later be used as achievement sports. The methods used are lectures direct practice and discussion. This activity will be held for 2 days on August 26-27, 2023 at SMPN Babakan Madang, Bogor Regency. Activities are carried out in the form of socialization to members of the cadet reef, it is hoped that in the future this pétanque sport can produce reliable athletes starting from community sports. As a result of this activity, the community was very enthusiastic about participating in this socialization activity for the sport of pétanque as an alternative sport for the community.Abstrak Tujuan dari diadakannya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk mengenalkan cabang olahraga Petanque sebagai alternatif olahraga Masyarakat yang nantinya bisa dijadikan sebagai olahraga prestasi. Metode yang digunakan yaitu metode ceramah dan praktek langsung dan diskusi. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 26-27 Agustus 2023 yang bertempat di SMPN II Babakan Madang Kabupaten Bogor. Kegiatan dilakukan dalam bentuk sosialisasi kepada anggota karang taruna, diharapkan kedepannya olahraga pétanque ini dapat mengahasilkan atlet-atlet handal yang bermula dari olahraga Masyarakat. Hasil dari kegiatan ini Masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan sosialisasi olahraga pétanque ini sebagai salah satu alternatif olahraga Masyarakat.
PELATIHAN MANAJEMEN EVENT FUTSAL BAGI WARGA PADA DESA BOJONG KONENG KABUPATEN BOGOR Dzulfiqar Diyananda; Nadya Dwi Oktafiranda
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Bojong Koneng Village is a village in the south of Babakan Madang District City which has a very beautiful panorama and has become a natural tourism icon. Most of the area in Bojong Koneng is a slope and has the potential to become an area that attracts tourism. One of the sports that is popular in society is futsal. Futsal, which can be played without restrictions on age, gender or age, has become an alternative sport among the wider community. The community's Futsal event has the potential to become an alternative for developing tourism in Bojong Koneng village. Community Service activities were carried out using pre-test, lecture, question and answer, discussion, practice, case study, question and answer and post-test methods for members of the Pancar Urang Sadaya Youth Organization with a total of 30 participants. The pre-test results showed an average score of 35, while the post-test scores showed an average score of 85. Knowledge about event management can be conveyed well to participants and is expected to become capital for local residents to be able to realize futsal events in the future. Abstrak Desa Bojong Koneng merupakan desa yang ada di selatan Kota Kecamatan Babakan Madang yang mempunyai panorama yang sangat indah dan dijadikan icon parawisata alam. Bojong Koneng sebagian besar daerahnya merupakan lereng juga berpotensi menjadi daerah sebagai penarik pariwisata. Salah satu olahraga yangpopular di masyarakat adalah futsal. Olahraga Futsal yang dapat dimainakan tanpa batasan usia, jenis kelamin, sampai usia menjadi alternatif olahraga di kalangan masyarakt luas. Event Futsal yangmasyarakat berpotensi menjad salah satu alternatif bagi pengembagan pariwisata di desa Bojong Koneng. Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilaksanakan dengan metode pre tes,ceramah, tanya jawab, diskusi, praktetk , studi kasus, tanya jawab dan post tes kepada anggota Karang Taruna Pancar Urang Sadaya dengan jumlah 30 peserta. Hasil pre tes menunjukan rataan nilai 35 sedangakan nilai pos tes menunjukan rataan nilai 85. Pengetahuan tentang manajemen event dapat tersampai dengan baik kepada peserta dan diharapkan menjadi modal bagi warga sekitar untuk dapat merealisasikan event futsal di kemudian hari.