cover
Contact Name
Ari Apriyansa
Contact Email
snppm2020@unj.ac.id
Phone
+6289662901239
Journal Mail Official
snppm2020@unj.ac.id
Editorial Address
Gd. Ki Hajardewantara Lt. 6-7 Universitas Negeri, RT.7/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29853648     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.21009/snppm.041
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) merupakan kumpulan artikel ilmiah yang dipresentasikan pada kegaiatan Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPM) diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta. Tema dari seminar ini ialah "Membangun Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Masyarakat Menuju Indonesia Maju" dengan topik (1.) Pendidikan, (2.) Sosial dan Humaniora, (3.) Sains dan Teknologi, (4.) Ekonomi Kreatif, (5.) Lingkungan, dan (6.) Bidang Relevan Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
PENERAPAN METODE SFA (STOCHASTIC FRONTIER ANALYSIS) DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA MOOTINELO, KWANDANG, GORONTALO UTARA Wila Rumina Nento; Arafik Lamadi; Moh. Muchlis Djibran
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract North Gorontalo Regency has great potential in the fisheries sector, the sea area reaches 587.6 km2 with a coastline length of 79.6 km (13.5% of the coastline of Gorontalo Province). One of the potential priorities in the aquaculture sector is vaname shrimp. One of the vaname shrimp cultivation centers in North Gorontalo Regency is Mootinelo Village which is located in Kwandang District. Shrimp ponds in Mootinelo Village are still classified as conventional with traditional management methods. Apart from the inadequate level of knowledge of the farmers, environmental quality that is less supportive, disease attacks and non-standard feeding are also factors causing the production of white shrimp in Mootinelo Village to not be optimal, which of course has an impact on the income of the farmers which is still classified as moderate or even low. . With an effort to approach technical efficiency, namely through the SFA (Stochastic Frontier Analysis) method, the main problems faced by partners, namely aspects of basic knowledge regarding the technical aspects of vaname shrimp cultivation and product processing aspects, can be resolved. In this case, there has been an increase in the knowledge of the 'Vaname Jaya' cultivator group regarding the technical characteristics and efficiency of cultivation using the SFA method, as well as an increase in skills in making processed shrimp products, namely eby furai. Abstrak Kabupaten Gorontalo Utara memiliki potensi yang besar di bidang perikanan, luas perairan laut mencapai 587,6 km2 dengan panjang garis pantai 79,6 km (13,5% dari panjang pantai Provinsi Gorontalo). Salah satu potensi yang menjadi prioritas di bidang akuakultur adalah udang vaname. Salah satu sentra budidaya udang vaname di Kabupaten Gorontalo Utara adalah Desa Mootinelo yang terletak di Kecamatan Kwandang. Tambak udang di Desa Mootinelo masih tergolong konvensional dengan metode pengelolaan yang tradisional. Selain tingkat pengetahuan para petambak yang belum memadai, kualitas lingkungan yang kurang mendukung, serangan penyakit, serta pemberian pakan yang tidak standar juga merupakan faktor penyebab produksi udang vaname di Desa Mootinelo tidak maksimal, yang tentunya berimbas pada pendapatan para petambak yang masih tergolong sedang bahkan rendah. Dengan adanya suatu upaya pendekatan efisiensi teknis yaitu melalui metode SFA (Stochastic Frontier Analysis), dimana permasalahan utama yang dihadapi mitra yaitu aspek pengetahuan dasar mengenai teknis budidaya udang vaname dan aspek pengolahan produk dapat teratasi. Dalam hal ini, terjadi peningkatan pengetahuan kelompok pembudidaya ‘Vaname Jaya’ mengenai karakteristik dan efisiensi teknis budidaya melalui metode SFA, serta peningkatan keterampilan dalam membuat produk olahan udang yakni eby furai.
PELATIHAN APLIKASI QUIZIZZ DAN CANVA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAGI GURU-GURU DI SSVS JUNIOR HIGH SCHOOL HAT YAI, SONGKHLA, THAILAND Murinto; Agus Akhtawan; Dedi Wijayanti
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Since Covid-19 hit in 2020, all teaching and learning activities have been carried out online. These online teaching and learning activities have encouraged many IT companies to develop supporting applications either for face-to-face online or for making study materials or materials. The International Community Service Team (PkM) is a service program for UAD lecturers so they can take part at the international level. This is a program of the UAD Research and Community Service Institute (LPPM). One of the PkM teams that held PkM in Thailand was a team consisting of 2 lecturers from the Faculty of Industrial Technology (Dr. Murinto, S.Sc., M.Kom) and 1 lecturer from the Faculty of Teaching and Science (Dedi WIjayanti, S.Pd. , M. Hum). The training was held on 02 and 03 August 2023, 2 lecturers (representatives of the PkM Team) from the Faculty of Industrial Technology had the opportunity to hold International Community Service activities for teachers at Songserm Sasana Vittaya School (SSVS), Hat Yai, Thailand. Songserm Sasana Vittaya School (SSVS), in Hat Yai, Songkhla, Thailand., is a junior high school in Thailand that has an MoU with Ahmad Dahlan University. One form of cooperation is having a work program to develop and improve and create the competitiveness of the community, especially teachers so as to create superior teachers accompanied by the use of technology. The problem that occurs with SSVS teachers is that not all teachers have the ability to utilize digital literacy technologies, namely Canva and Quizizz. This service to the international community is also assisted by 4 UAD alumni who are currently teaching at Songserm Sasana Vittaya School (SSVS), Hat Yai, Thailand. Prior to the training, the coordination and preparation of the training was carried out. The training was attended by 15 participants, who were teachers from various subjects at SSVS Junior High School. This training was conducted in an offline form at the Songserm Sasana Vittaya School (SSVS) computer laboratory. Besides the training being carried out offline in its implementation, after the training, mentoring was also carried out by providing information and examples of poster sources that could be accessed. So that participants can repeat the training material at their respective homes. Monitoring and evaluation is how teachers implement what has been taught during training. Implementation in schools directly. Monitoring will be done online by the PkM Team. This training had a considerable impact, namely 90% of teachers found it easier to use the applications being taught and were satisfied. Abstrak Sejak Covid-19 menerpa pada tahun 2020, semua kegiatan belajar-mengajar dilakukan secara online atau daring. Kegiatan belajar-mengajar secara daring tersebut mendorong banyak perusahaan IT mengembangkan aplikasi-aplikasi penunjang baik untuk tatap muka online atau membuat bahan atau materi belajar. Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional merupakan program pengabdian dosen-dosen UAD agar bisa berkiprah di level internasioanl. Ini merupakan program dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UAD). Salah satu Tim PkM yang mengadakan PkM di Thailand adalah Tim yang terdiri dari 2 dosen Fakultas Teknologi Industri (Dr. Murinto, S.Si., M.Kom) dan 1 dosen dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan ( Dedi WIjayanti, S.Pd., M.Hum). Pelatihan diadakan pada tanggal 02 dan 03 Agustus 2023, 2 dosen (merupakan perwakilan Tim PkM) dari Fakultas Teknologi Industri berkesempatan mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional bagi guru-guru di Songserm Sasana Vittaya School (SSVS), Hat Yai, Thailand. Songserm Sasana Vittaya School (SSVS), di Hat Yai, Songkhla, Thailand., merupakan suatu sekolah menengah pertama di Thailand yang mempunyai MoU dengan Universitas Ahmad Dahlan. Salah satu bentuk kerja samanya adalah mempunyai program kerja mengembangkan dan meningkatkan serta menciptakan daya saing civitas terutama guru sehingga tercipta pengajar yang unggul disertai pemanfaatan teknologi. Permasalahan yang terjadi pada guru-guru SSVS adalah belum semua guru memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi literasi digital yaitu Canva dan Quizizz. Pengabdian kepada Masyarakat Internasional ini juga dibantu oleh 4 alumni UAD yang sedang menjadi guru di Songserm Sasana Vittaya School (SSVS), Hat Yai, Thailand. Sebelum pelatihan dilakukan terlebih dahulu koordinasi dan persiapan pelatihan. Pelatihan diikuti oleh 15 peserta, merupakan guru-guru dari berbagai mata Pelajaran yang ada di SSVS Junior High School. Pelatihan ini dilakukan dalam bentuk offline bertempat di ruang laboratorium komputer Songserm Sasana Vittaya School (SSVS). Disamping pelatihan dilakukan secara offline dalam pelaksanaannya, setelah pelatihan juga dilakukan pendampingan dengan memberikan informasi dan contoh-contoh sumber poster yang dapat diakses. Sehingga peserta dapat mengulang kembali materi pelatihan di rumah masing masing. Monitoring dan evaluasi adalah bagaimana guru-guru mengimplementasikan apa yang sudah diajarkan saat pelatihan. Implementasi di sekolah secara langsung. Pemantauan akan secara daring oleh Tim PkM. Pelatihan ini memberikan dampak cukup besar yaitu 90% para guru merasa lebih mudah menggunakan aplikasi yang diajarkan dan merasa puas.
PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DESA CITEUREUP MELALUI PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI, PENGEMASAN, DAN PEMASARAN DIGITAL PRODUK SABUN Ismudiati Puri Handayani; Memoria Rosi; Hertiana Bethaningtyas; Fariz Akbar Kautsar; M. Yusup ABD Salam; Desti Umdatul Islamiyah; Astrid Rinaldi; Bintang Ilhamdihardian; Henny Maratusholihah; Theresia Regina Marbun
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract To help improving the family economic level, the Engineering Physics Team Telkom University held community service program in RW 6 Desa Citeureup Kecamatan Dayeuh Kolot Kabupaten Bandung Propinsi Jawa Barat. The program is supported by Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknolog and is continuance of previous Telkom Univeristy’s Community Service Engagement . The participants were the PKK and Karang Taruna members. From 2021 until 2022 we trained them for healthy living and soap production. Even though the program had been suscessful, the product quality, the packaging, and the marketing process have to be improved. Therefore, in 2023, the program is focussing on improving the product quality, packaging, and digital marketing. For that purpose, two consecutive trainings on printed packaging and digital marketing as well as production of new formula soap have been held. Students are also involved in this program via Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Besides, this program is also supported by the village-owned enterprise (BUMDES) Citeureup. This program is expected to solve the small and medium enterprise challenges in packaging which usually requires large orders above 1000 pieces and enlarge the UMKM target markets. Abstrak Dalam rangka membantu masyarakat meningkatkan ekonomi keluarga, Tim Pengabdian Masyarakat (ABDIMAS) Teknik Fisika Universitas Telkom melaksanakan program ABDIMAS di RW 6 Desa Citeureup Kecamatan Dayeuh Kolot Kabupaten Bandung Propinsi Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program Community Service Engagement Universitas Telkom yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2021 dalam bentuk pelatihan hidup sehat dan pembuatan sabun. Kegiatan bekerjasama dengan BUMDES Desa Citeureup dan diikuti oleh Kader PKK serta karang taruna. Meskipun kegiatan sudah berhasil membuat dan menjual sabun hingga sekitar 100 L, kualitas sabun, kemasan, dan penjualannya perlu ditingkatkan. Pada tahun 2023 ini Tim ABDIMAS mendapatkan pendanaan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dan berfokus pada upaya peningkatan kualitas produk sabun, pembuatan kemasan secara mandiri, dan pemasaran melalui platform digital. Kegiatan juga melibatkan mahasiswa yang mengikuti Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Proses pelatihan pembuatan kemasan dan pemasaran digital telah dilaksanakan. Diharapkan kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang selama ini mengalami kendala dalam pencetakan kemasan yang biasanya mensyaratkan minimal pemesanan 1000 eksemplar dan pemasaran produk yang masih terbatas di sekitar Dayeuhkolot.
UPAYA PENINGKATAN NILAI JUAL CITRUK DI DESA RANCAIYUH KABUPATEN TANGERANG MELALUI DIGITAL MARKETING Nur Jamaludin; Fithri Wulandari; Atiqi Chollisni; Muhammad Istiqnan; Radika Susanti; Ilmi Nadiyah Mukhlis; Mohammad Farhan Mi’rajul Abdi; Siti Arkoyah; Syahrul Karim; Thaasa Sheeva Israfeli; Roisatun Nisa; Alfira Akbar Zhafrandito; Afifah Zhafirah; Putri Thoyyibah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Peningkatan kualiatas pengemasan produk menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan nilai jual produk pelaku usaha mikro, penghasil makanan ringan Citruk di Desa RancaIyuh. Selama ini, Produk Citruk yang diproduksi dan diperjualbelikan oleh pengrajin tersebut tidak marketable sehingga sangat rendah nilai tambahnya bagi income pengrajinnya. Selain teknik pengemasan yang sangat tradisional, produsen citruk tersebut, masih belum memahami pemasaran secara digital sebagaimana banyak dilakukan oleh pengusaha yang sukses hari ini. Tujuan program pengabdian masyarakat melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata ini untuk mendampingi pelaku usaha UMKM Desa RancaIyuh dalam meningkatkan nilai jual produk Citruk pada kapasitas usaha UMKM melalui pendampingan re-branding, re-packaging, seminar dan pelatihan digitalisasi marketing, Metode pengabdian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), yaitu metode yang digunakan guna memecahkan masalah yang ada pada pelaku usaha produk Citruk dengan melibatkan banyak pihak yang berkaitan dengan peningkatan nilai jual para pelaku UMKM Citruk di Desa RancaIyuh, Kabupaten Tangerang. Hasil dari PKM ini adalah adanya peningkatan nilai jual pada pelaku UMKM Citruk dilakukan dengan inovasi produk pada re-branding menghasilkan logo baru dalam kemasan produk Citruk setelah melakukan re-packaging yang menghasilkan kemasan dengan tampilan produk lebih menarik dan dihasilkan dari penyajiannya yang kini menjadi berbagai macam varian rasa. Pelatihan dan seminar digitalisasi marketing menghasilkan pengetahuan dan skill dalam hal pemasaran online bagi para pelaku usaha Citruk hal ini dapat dilihat dari kemampuan pelaku usaha tersebut mendaftarkan brand-nya ke market place Shopee dan juga pembuatan instagram pemasaran. Dampak dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini, Pemerintah Desa mampu mengembangkan pendampingan bagi usaha-usaha kecil lainnya sehingga ekonomi desa menjadi lebih tinggi pertumbuhannya. Abstract The enhancement of product packaging quality stands as a pivotal endeavor aimed at augmenting the market value of products produced by micro-entrepreneurs. This initiative specifically pertains to Citruk, a type of snack produced in RancaIyuh Village. Historically, Citruk products originating from local artisans failed to achieve marketability, thus resulting in a notably diminished value addition to their economic activities. Apart from employing traditional packaging techniques, Citruk producers have yet to embrace contemporary digital marketing strategies, which have proven instrumental for success in today's entrepreneurial landscape. The primary objective of this community engagement program, conducted through the prism of a Real Work Lecture (Kuliah Kerja Nyata - KKN), revolves around providing guidance and support to micro, small, and medium-sized enterprises (MSMEs) in RancaIyuh Village. The goal is to elevate the market value of Citruk products within the framework of these MSMEs. This elevation will be orchestrated through multifaceted interventions, including rebranding, repackaging, conducting seminars, and imparting training in digital marketing. Methodologically, this community engagement initiative deploys the Participatory Action Research (PAR) methodology. This approach involves the active involvement of diverse stakeholders in addressing the challenges faced by Citruk product producers. The overarching aim is to uplift the market value of Citruk products among MSME operators in RancaIyuh Village, situated within the jurisdiction of Tangerang Regency. The tangible outcomes of this community engagement project encompass a demonstrable increase in the market value of Citruk products. This achievement stems from innovative alterations during the rebranding phase, yielding a refreshed logo for Citruk product packaging following the process of repackaging. These alterations culminate in more visually appealing product packaging, accompanied by an expanded array of flavor variations. Furthermore, the training and seminars on digital marketing have succeeded in equipping Citruk business operators with the requisite knowledge and skills for effective online marketing. Evidently, this newfound competency is exemplified by their successful registration of their brands on the Shopee marketplace and the establishment of dedicated marketing Instagram accounts. The impact of Community Service like this is that the Village Government is able to develop support for other small businesses, thus boosting the economic growth of the village.
STUDI PENDAHULUAN SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN ALAT UKUR KECEPATAN LARI Dewanti, Rina Ambar; Hermawan, Iwan
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The world of sports has experienced significant developments in the last century. proven by the many tools developed by various sports to measure the physical and mental attributes of athletes. This study aims to analyze the type of measuring instrument needed to accurately measure the running speed of athletes. The methodological choice used in this study is qualitative research with a research method in the form of a literature review. Text or image analysis is used in this research as a data analysis technique and for data validity techniques, this research uses one approach to dependability, namely documentation study. The results of the analysis in several running speed measuring articles show that the measuring instrument needed to measure running speed is expected to be:first, it must have a motion sensor, second, have accurate time validity, third, have distance validity, and fourth, have a sound sensor. Abstrak Dunia olahraga mengalami perkembangan yang cukup signifikan dalam kurun waktu satu abad terakhir ini. terbukti Dari banyaknya alat yang dikembangkan oleh berbagai cabang olahraga untuk menguku atribut fisik maupun mental para atlet. Penelitian ini bertujuan menganalisis jenis alat ukur yang dibutuhkan untuk mengukur kecepatan lari para atlet secara akurat. Methodological choice yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif research dengan metode penelitian berupa literatur review. Analisis text atau gambar digunakan dalam penelitian ini sebagai Teknik analisis data dan untuk Teknik keabsahan data, penelitian ini menggunakan salah satu pendekatan dalam dependability yaitu studi dokumentasi. Hasil analisis pada beberapa artikel pengukur kecepatan lari menunjukan bahwa, alat ukur yang dibutuhkan untuk mengukur kecepatan lari diharapkan dapat bersifat: pertama harus memiliki sensor gerak, kedua memiliki validitas waktu yang akurat, ketiga, memiliki validitas jarak, dan keempat memiliki sensor bunyi.
PENINGKATAN KREATIVITAS MENGAJAR GURU YAYASAN ATTAQWA VIII KARANG TENGAH MELALUI METODE KOOPERATIF TEAM GAMES TOURNAMENT Sarip, Mohamad; Zulharby, Puti; Setiadi, Samsi; Fitriyani, Amanda
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The teacher is a figure who makes one or a group of students learn. Teacher teaching creativity often makes students have high motivation to learn something, so teachers are required to find new ways to present learning. Students at Yayasan Attaqwa VIII Karang Tengah are all still at the elementary and junior high school levels. Cognitive development is ongoing and still at play. In practice, the learning process at the Attaqwa VIII Foundation in Karang Tengah, learning is still teacher-oriented. As many as 73% of teachers use textbooks and student worksheets, and only 17% of teachers have used varied methods and media. To overcome this problem, the service team seeks to provide solutions through training on cooperative learning approaches using the Team Games Tournament method. This method was chosen to adjust the development of students who are still in the play phase. Training is carried out by workshops on the Team Games Tournament method and assistance in making academic tournaments. This service activity was 98% successful in increasing the understanding and creativity of teaching teachers with the team games tournament method, as well as establishing good cooperation and relationships between Jakarta State University and partner schools. Abstrak Guru merupakan sosok yang membuat seorang atau sekelompok siswa belajar. Kreativitas mengajar guru seringkali menjadikan siswa memiliki motivasi yang tinggi untuk mempelajari sesuatu, sehingga guru dituntut untuk menemukan cara baru untuk menyajikan pembelajaran. Peserta didik di Yayasan Attaqwa VIII Karang Tengah seluruhnya masih berada pada level sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Perkembangan kognitif sedang berlangsung dan masih pada masa bermain. Pada praktiknya, proses pembelajaran di Yayasan Attaqwa VIII Karang Tengah, pembelajaran masih berorientasi kepada guru. Sebanyak 73% guru menggunakan buku teks dan lembar kerja siswa, dan hanya 17% guru yang telah menggunakan metode dan media yang bervariasi. Mengatasi permasalahan ini, tim pengabdian berupaya memberikan solusi melalui pelatihan pendekatan pembelajaran kooperatif menggunakan metode Team Games Tournament. Metode ini dipilih untuk menyesuaikan perkembangan peserta didik yang masih dalam fase bermain. Pelatihan dilakukan dengan workshop metode Team Games Tournament dan pendampingan pembuatan tournament akademik. Kegiatan pengabdian ini 98% berhasil meningkatkan pemahaman dan kreativitas mengajar guru dengan metode team games tournament, serta menjalin kerjasama dan hubungan yang baik antara Universitas Negeri Jakarta dengan sekolah mitra.
PENYUSUNAN BAHAN PEMBELAJARAN KOMPILASI BAGI GURU-GURU SMK DI KECAMATAN MUARA GEMBONG KABUPATEN BEKASI, JAWA BARAT Rusmono; Wisnu Djatmiko
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrac In general, vocational school teachers use existing learning modules, including modules developed by the Ministry of Education and Culture, and their implementation in educational units needs to be adjusted to the characteristics of students. Desa Pantai Sederhana, Muara Gembong District, Bekasi Regency, West Java, as a partner institution, has a problem, namely that the large number of private vocational school teachers who teach at vocational schools in Desa Pantai Sederhana are not yet accustomed to developing learning materials referring to the learning objectives and characteristics of the students in subjects for which he is responsible. If this condition continues to recur, it can be assumed that facilitating learning to improving performance for students is difficult to achieve, so it is necessary to train the abilities and skills of teachers in partner areas to be able to develop complex learning materials in accordance with learning objectives and characteristics of students. Implementation of community service in the form of "Preparing Compiled Learning Materials" for teachers on duty in Muara Gembong District, Bekasi Regency, West Java was carried out offline at the Desa Pantai Sederhana Hall on July 6 2023. Participants were attended by 10 teachers Private Vocational School in the Desa Pantai Sederhana area which is part of the MGMP for Productive Subjects. The results of the evaluation process at the end of the training in developing compiled learning materials concluded that in general there was an increase in knowledge (by an average of 67%) regarding knowledge about concepts, techniques, methods and steps for developing compiled learning materials that refer to learning objectives and characteristics of students in educational units. Abstrak Secara umum guru-guru SMK menggunakan modul-pembelajaran yang telah ada termasuk modul yang dikembangkan oleh Kemendikbud dan dalam pelaksanaan di satuan-pendidikan perlu disesuaikan dengan karakteristik peserta-didik. Desa Pantai Sederhana, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat sebagai institusi-mitra mempunyai permasalahan, yaitu banyaknya guru-guru SMK Swasta yang mengajar di SMK di wilayah desa Pantai Sederhana belum terbiasa mengembangkan bahan-pembelajaran mengacu ke tujuan-pembelajaran dan karakteristik peserta-didik di mata-pelajaran yang menjadi tanggung-jawabnya. Jika kondisi tersebut terus-berulang, maka dapat diduga facilitating-learning to improving-performnace bagi peserta-didik sulit tercapai, sehingga perlu untuk melatih kemampuan dan keterampilan guru-guru di wilayah mitra untuk dapat mengembangkan bahan-pembelajaran komplikasi sesuai dengan tujuan-pembelajaran dan karakteristik peserta-didik. Pelaksanaan pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk “Penyusunan Bahan Pembelajaran Kompilasi” bagi Guru-guru yang bertugas di Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat telah dilaksanakan secara luring di Balai Desa Pantai Sederhana pada tanggal 6 Juli 2023. Peserta diikuti oleh sebanyak 10 orang guru SMK Swasta di wilayah Pantai Sederhana yang tergabung dalam MGMP Mata Pelajaran Produktif. Hasil proses evaluasi di akhir pelatihan pengembangan bahan-pembelajaran kompilasi diperoleh kesimpulan bahwa secara-umum terdapat peningkatan pengetahuan (sebesar rata-rata 67%) terhadap pengetahuan tentang konsep, teknik, cara, dan langkah-langkah untuk mengembangkan bahan-pembelajaran kompilasi yang mengacu ke tujuan-pembelajaran dan karakteristik peserta-didik di satuan-pendidikan.
PELATIHAN PEMBUATAN SABUN CAIR UNTUK KARYAWAN PURNABHAKTI SEBAGAI SOLUSI BISNIS RUMAH TANGGA Widyaningsih, Heni Widyaningsih; Sri Indah Ihsani; Eva Julianti
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Every human being has a life cycle that cannot be replayed, but the best human being is one who can provide benefits to other human beings. When a person enters retirement, there will be feelings of worry about the continuity of his life after he is no longer productive in the labor market. So that many employees who have retired and no longer have a job will be more susceptible to disease due to reduced physical activity. Employees who are about to enter retirement should be provided with training such as useful skills in order to be able to meet business opportunities because they have been working normally for so long that their time is up for activities at work and they no longer have time to learn entrepreneurial skills. On this year’s dedication opportunity, the proposer is holding training on making liquid soap which can be used as an alternative to a home business. The essence of this activity is that it is hoped that employees who are entering their retirement period will continue to work actively even though they are no longer working, and another benefit is that if this activity develops it can generate income to meet their daily needs.Abstrak Setiap manusia memiliki siklus kehidupan yang tidak bisa diputar ulang, namun sebaik-baiknya manusia adalah yang bisa memberikan manfaat kepada manusia lainnya. Ketika seseorang memasuki masa pensiun akan timbul perasaan-perasaan khawatir akan keberlangsungan kehidupannya setelah tidak lagi produktif di pasar kerja. Sehingga banyak karyawan yang sudah pensiun dan tidak lagi memiliki pekerjaan akan lebih rentan terhadap penyakit akibat berkurangnya aktifitas fisik. Karyawan yang akan memasuki masa purnabakti seharusnya diberikan pembekalan seperti keterampilan-keterampilan yang bermanfaat agar bisa memenuhi peluang-peluang bisnis karena sekian lama mereka bekerja biasa waktu yang ada habis untuk beraktifitas di tempat kerja dan tidak lagi memiliki waktu untuk mempelajari keterampilan kewirausahaan. Dalam kesempatan pengabdian tahun ini pengusul mengadakan pelatihan pembuatan sabun cair yang bisa dijadikan alternatif bisnis rumahan. Inti dari kegiatan ini adalah berharap karyawan yang memasuki masa purna bakti ini akan tetap aktif berkarya meski sudah tidak lagi bekerja dan manfaat lainnya adalah jika kegiatan ini berkembang bisa menghasilkan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
KOMPETENSI ADMINISTRASI PERKANTORAN MENJAWAB TANTANGAN DI ERA SOCIETY 5.0 Marsofiyati; Faslah, Roni; Eryanto, Henry; Dewi, Ponco; Adha, Maulana Amirul; Wahono, Puji; Fad’li, Ghifari Aminudin; Agustyana, Nurvanny; Kazeka, Wahyu
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Vocational High Schools (SMK) play a pivotal role in cultivating competent and relevant Human Resources (HR) that align with contemporary demands. SMK Walisongo 2 Depok, as a model progressive vocational institution, actively addresses the challenges posed by the Society 5.0 era through diverse training and educational initiatives. Society 5.0 underscores the necessity for synergies between humans and technology, emphasizing the cultivation of profound competencies. The field of office administration assumes a critical role in facilitating this transformative journey, demanding competencies in digital data management, data analysis, and emotional intelligence. Community engagement extends to the provision of training and mentorship for both students and teachers at SMK Walisongo 2 Depok. The implementation process is characterized by stages such as preparation, training, simulation, evaluation, and the finalization of products.The attained results a demonstrate an 85% enhancement in comprehending office administration competencies and the practical application of cutting-edge technology. This achievement is anticipated to fortify the trajectory of Information and Communication Technology (ICT) in the future. In conclusion, these endeavors are pivotal for sustaining vocational education that remains responsive to the demands of the Society 5.0 era. Continuous monitoring and collaborative efforts are imperative for ensuring the longevity and advancement of educational quality. Abstrak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki peran kunci dalam menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten dan relevan dengan tuntutan zaman. SMK Walisongo 2 Depok, sebagai contoh sekolah kejuruan yang progresif, secara aktif menanggapi tantangan era Society 5.0 melalui berbagai pelatihan dan program pendidikan yang sesuai. Era Society 5.0 menuntut sinergi antara manusia dan teknologi, mendorong perlunya kompetensi mendalam. Fokus utama SMK Walisongo 2 Depok adalah pengembangan kompetensi praktis yang sejalan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Administrasi perkantoran menjadi aspek kunci dalam mendukung transformasi pada zaman ini, dengan tuntutan kompetensi dalam manajemen data digital, analisis data, dan kecerdasan emosional. Pengabdian masyarakat melibatkan pelatihan dan pendampingan bagi siswa dan guru SMK Walisongo 2 Depok. Outputnya mencakup laporan, surat keterangan mitra, artikel ilmiah, publikasi media massa, dan buku dengan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Proses implementasi melibatkan tahapan persiapan, pelatihan, simulasi, evaluasi, dan finalisasi produk. Hasilnya mencakup peningkatan pemahaman kompetensi administrasi perkantoran dan penerapan teknologi terkini, dengan capaian sebesar 85%. Hal ini diharapkan dapat mendukung perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT) di masa depan. Kesimpulannya, kegiatan ini krusial dalam menopang pendidikan kejuruan yang responsif terhadap tuntutan era Society 5.0, dan diperlukan monitoring serta kerja sama lanjutan untuk menjaga keberlanjutan dan peningkatan kualitas pendidikan.
PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DIGITAL SI APIK UNTUK MENGHASILKAN LAPORAN KEUANGAN UMKM YANG BERKUALITAS Novitasari, Novitasari; Ridwan Zulfi Agha; Atyanto Mahatmyo; Nedsal Sixpria
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Digital accounting information system technology can facilitate a company, especially MSME, in presenting useful information that is effective, efficient, cheap and easy. For MSME in Bogor Regency, they have been able to access the internet well, but they have not utilized digital technology to the maximum extent in developing their business, especially in their financial records. The bookkeeping of many businesses is still done manually by MSME, producing inaccurate financial reports, causing MSME to experience difficulties in measuring its financial performance. The use of digital accounting information systems, such as the SI APIK app, can help MSME improve the quality of its books and financial reports. The training activity is carried out with the aim of helping MSME produce quality financial reports by utilizing the accounting information system SI APIK. The training method uses lecture methods, case studies, tutorial and practices. As a result of the training activity carried out, there was an increase in the understanding and skills of MSME in using the SI APIK accounting application and MSME was able to produce financial reports according to EMKM standards. Next, MSME can consistently do the bookkeeping using the SI APIK application wherever, whenever there is no time limit. The training activities given are able to help MSME produce better quality financial reports by utilizing the SI APIK accounting information system which is effective, efficient, easy, and free of charge. Abstrak Teknologi sistem informasi akuntansi berbasis digital dapat memudahkan suatu perusahaan khususnya UMKM dalam menyajikan informasi yang handal secara efektif, efisien, murah dan mudah. Para UMKM di Kabupaten Bogor sudah dapat mengakses internet dengan baik, namun belum memanfaatkan teknologi digital secara maksimal dalam mengembangkan usahanya, terutama dalam pencatatan keuangannya. Pembukuan usaha yang masih banyak dijalankan secara manual oleh para UMKM, menghasilkan laporan keuangan yang tidak akurat, menjadikan UMKM mengalami kesulitan dalam mengukur kinerja keuangannya. Pemanfaatan sistem informasi akuntansi digital, seperti aplikasi SI APIK dapat membantu UMKM memperbaiki kualitas pembukuan dan laporan keuangannya. Kegiatan pelatihan dilakukan dengan tujuan untuk membantu UMKM menghasilkan laporan keuangan yang berkualitas dengan memanfaatkan sistem informasi akuntansi SI APIK. Metode pelatihan menggunakan metode ceramah, studi kasus, tutorial dan praktik.mandiri. Hasil dari kegiatan pelatihan yang dilaksanakan, terjadi peningkatan pemahaman dan keterampilan UMKM dalam menggunakan aplikasi akuntansi SI APIK serta UMKM sudah dapat menghasilkan laporan keuangan yang sesuai standar EMKM. Diharapkan selanjutnya, UMKM dapat konsisten melakukan pembukuan menggunakan aplikasi SI APIK dimanapun, kapanpun tidak terbatas ruang dan waktu. Kegiatan pelatihan yang diberikan mampu membantu UMKM menghasilkan laporan keuangan yang lebih berkualitas dengan memanfaatkan sistem informasi akuntansi SI APIK yang efektif, efisien, mudah, dan tidak berbayar.