cover
Contact Name
Harjoyo
Contact Email
pengabdiansosial@unpam.ac.id
Phone
+6283894254262
Journal Mail Official
pengabdiansosial@unpam.ac.id
Editorial Address
Jl. Surya Kencana No. 1 Pamulang, Tangerang Selatan, Banten 15310
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
PENGABDIAN SOSIAL
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 28073363     EISSN : 28072111     DOI : http://dx.doi.org/10.32493/pbs.v2i2/xxxxx
Core Subject : Social,
Jurnal Pengabdian Sosial adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Sekretari D-III , Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang yang menerbitkan artikel pengabdian masyarakat yg dilakukan oleh dosen dan mahasiswa sebagai perwujudan Tridharma Perguruan Tinggi. Penerbitan jurnal ini dilakukan dalam satu tahun, sebanyak dua kali yaitu pada bulan Januari dan Juli. Jurnal Pengabdian Sosial juga menerima artikel sejenis dari eksternal dengan syarat dan template yang ditetapkan.
Articles 233 Documents
Pelatihan Membaca Ekstensif Untuk Memperkuat Literasi di Era Digital Kepada Pengurus RT 05/ RW 02 Rawa Mekar Kecamatan Serpong Tangerang Selatan RR Roosita Cindrakasih; Arvin Hardian; Adityo Fajar; Diana Tambunan
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v6i1.57109

Abstract

Literasi merupakan keterampilan fundamental dalam menghadapi tantangan era digital, khususnya bagi masyarakat yang berperan aktif dalam pengelolaan lingkungan sosial seperti pengurus RT/RW. Literasi tidak hanya mencakup kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami, mengelola, serta memanfaatkan informasi secara kritis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi melalui pelatihan membaca ekstensif bagi pengurus RT 05/RW 02 Rawa Mekar, Serpong, Tangerang. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan mengenai urgensi literasi di era digital, praktik membaca ekstensif menggunakan beragam bahan bacaan cetak dan digital, serta diskusi interaktif untuk memperkuat pemahaman dan kemampuan analitis peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat baca, kesadaran literasi, serta kemampuan peserta dalam memahami dan mengelola informasi secara lebih kritis. Selain itu, pelatihan ini mendorong terbentuknya kebiasaan membaca berkelanjutan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas pengelolaan lingkungan sosial. Dengan demikian, pelatihan membaca ekstensif terbukti menjadi strategi efektif dalam memperkuat literasi masyarakat dan mendukung peningkatan kualitas kepemimpinan lokal berbasis pengetahuan.
Public Speaking untuk Membangun Komunikasi Efektif Guru dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di PAUD Duniaku, Bogor Amalliah; Flora Meliana Siahaan; RR Roosita Cindrakasih
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v6i1.57111

Abstract

Komunikasi merupakan inti dari proses pembelajaran, terutama dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) yang menuntut interaksi intensif dan bermakna antara guru dan peserta didik. Namun, hasil observasi di PAUD Duniaku, Bogor, menunjukkan bahwa sebagian guru masih menghadapi kendala dalam menyampaikan pesan pembelajaran secara menarik dan komunikatif, serta memiliki tingkat kepercayaan diri yang rendah ketika berbicara di depan publik. Berdasarkan permasalahan tersebut, tim pengabdian masyarakat Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bina Sarana Informatika melaksanakan kegiatan “Pelatihan Public Speaking untuk Membangun Komunikasi Efektif Guru dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di PAUD Duniaku.” Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan pre-test, pelatihan interaktif, simulasi mengajar, dan post-test. Teori yang digunakan mencakup instructional communication dan interpersonal communication yang menekankan efektivitas pesan dan kedekatan emosional antara guru dan siswa. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 22,75% dalam aspek komunikasi guru, meliputi kepercayaan diri, kejelasan penyampaian, intonasi, serta keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Guru juga menunjukkan perubahan perilaku positif, seperti lebih ekspresif dan interaktif di kelas. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi komunikasi guru dan menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan serta berorientasi pada pengembangan karakter anak.
Optimalisasi Peran Sumber Daya Manusia Kelurahan dalam Mendukung Program Pembangunan Berbasis Masyarakat Harjoyo; Sugiyarto; Waluyo; Ferdauzi Dianti
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v6i1.57112

Abstract

Optimalisasi peran sumber daya manusia (SDM) di tingkat kelurahan merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pembangunan berbasis masyarakat. SDM kelurahan, yang terdiri atas aparatur pemerintah kelurahan dan tokoh masyarakat, berperan sebagai penghubung antara kebijakan pemerintah dan aspirasi masyarakat lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM kelurahan agar mampu mengelola dan melaksanakan program pembangunan secara partisipatif, efektif, dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan yang menitikberatkan pada pengembangan keterampilan manajerial, komunikasi efektif, pemanfaatan teknologi informasi, serta teknik pemberdayaan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kemampuan SDM kelurahan dalam memfasilitasi partisipasi aktif masyarakat, mengelola program pembangunan, serta mengidentifikasi permasalahan dan solusi yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Dengan demikian, optimalisasi peran SDM kelurahan diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat serta mendorong terwujudnya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di tingkat kelurahan.
Membangun Semangat dan Komunikasi Efektif Bersama Masyarakat Desa Sukajadi Kecamatan Carita Banten Katry Anggraini; Rini Dianti Fauziah; Widayat
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v6i1.57113

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilaksanakan oleh civitas akademika dengan tema “Membangun Semangat dan Komunikasi Efektif Bersama Masyarakat Desa Sukajadi Kecamatan Carita – Banten.” Kegiatan dilaksanakan di Desa Sukajadi sebagai upaya penguatan kapasitas sosial masyarakat melalui peningkatan pemahaman dan keterampilan komunikasi dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan desa. Tujuan pelaksanaan PkM ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat Desa Sukajadi dalam menerapkan komunikasi yang efektif, baik dalam komunikasi antarpribadi maupun komunikasi organisasi, guna menumbuhkan semangat kebersamaan, meningkatkan partisipasi sosial, serta memperkuat koordinasi dalam kegiatan pembangunan desa. PKM ini dilaksanakan berdasarkan kebutuhan masyarakat Desa Sukajadi akan penguatan kapasitas komunikasi sosial. Meskipun desa memiliki potensi sosial, budaya, dan ekonomi yang besar, masih ditemukan tantangan berupa kurang optimalnya komunikasi antarwarga dan dalam organisasi desa. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, rendahnya partisipasi, serta lemahnya sinergi dalam pembangunan, sehingga diperlukan intervensi edukatif dan partisipatif dari perguruan tinggi. Metode pelaksanaan PKM menggunakan pendekatan partisipatif. Kegiatan meliputi: [1] Penyuluhan tentang prinsip-prinsip komunikasi efektif; [2] Pelatihan keterampilan komunikasi berbasis kelompok; [3] Diskusi interaktif untuk menggali potensi lokal dan permasalahan sosial; dan [4] Simulasi komunikasi organisasi dan praktik komunikasi motivasional. Pendekatan kolaboratif diterapkan agar masyarakat terlibat aktif dalam seluruh proses kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya komunikasi efektif dalam kehidupan keluarga, komunitas, dan organisasi desa. Selain itu, tumbuh semangat kebersamaan yang ditandai dengan meningkatnya nilai gotong royong, solidaritas, dan rasa saling percaya antarwarga. Masyarakat juga menjadi lebih siap dalam mengelola potensi desa, menghadapi dinamika sosial, serta menjalin hubungan yang harmonis dengan pihak eksternal.
Penguatan Peran SDM Melalui Komunikasi Layanan Yang Humanis di Kelurahan Kedaung Kecamatan Sawangan Kota Depok Rahmayanti; Unik Desthiani; Kevin Fernando Yuliardin
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v6i1.57115

Abstract

Pelayanan publik di tingkat kelurahan sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya dalam aspek komunikasi layanan kepada masyarakat. Aparatur kelurahan berperan sebagai ujung tombak pelayanan publik yang dituntut memiliki kemampuan komunikasi yang tidak hanya efektif, tetapi juga empatik dan humanis. Namun demikian, masih ditemukan pola komunikasi aparatur yang bersifat formal dan kaku, sehingga interaksi dengan masyarakat belum sepenuhnya mencerminkan pelayanan yang ramah dan responsif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat peran SDM aparatur Kelurahan Kedaung, Kecamatan Sawangan, Kota Depok melalui peningkatan pemahaman, kesadaran, dan keterampilan komunikasi layanan yang humanis. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan selama tiga hari dengan pendekatan partisipatif dan interaktif yang meliputi penyuluhan, pelatihan, simulasi, serta evaluasi. Materi kegiatan mencakup konsep komunikasi empatik, etika pelayanan publik, teknik komunikasi efektif, serta strategi menghadapi karakter masyarakat yang beragam. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman aparatur terhadap pentingnya komunikasi humanis serta perubahan sikap dalam pola komunikasi yang lebih ramah, terbuka, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya pelayanan publik yang profesional, efektif, dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.
Pengelolaan Arsip Digital dalam Rangka Memudahkan Penemuan Kembali Arsip di Kelurahan Kedaung Sawangan Kota Depok Desilia Purnama Dewi; Ratna Suminar; Nani Nuraini Sarah; Fitri Masitoh
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v6i1.57119

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa melalui pemanfaatan, pengembangan, dan penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, serta seni demi kemajuan masyarakat. Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh Kelurahan Kedaung, Sawangan Kota Depok adalah pengelolaan arsip yang masih dilakukan secara konvensional. Hal ini sering menimbulkan kendala dalam penataan, pencarian, maupun penemuan kembali dokumen penting, sehingga menghambat pelayanan publik kepada masyarakat. Permasalahan tersebut semakin mendesak untuk diselesaikan seiring meningkatnya tuntutan efisiensi pelayanan di era digital. Solusi yang ditawarkan melalui program ini adalah memberikan penyuluhan, pendampingan, serta praktik langsung kepada staf kelurahan mengenai pengelolaan arsip digital sesuai dengan UU No.43 Tahun 2009 tentang Kearsipan. Metode yang digunakan adalah Participatory Learning and Action (PLA), di mana peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga dilibatkan dalam diskusi, curah pendapat, serta praktik pengarsipan digital. Dengan demikian, staf kelurahan diharapkan mampu memahami, mengimplementasikan, dan menjaga keberlanjutan sistem kearsipan modern secara mandiri. Rencana kegiatan meliputi: (1) analisis kebutuhan dan kondisi kearsipan di kelurahan, (2) penyuluhan materi tentang prinsip dan tata kelola arsip digital, (3) pelatihan teknis penggunaan aplikasi sederhana untuk menyimpan dan menemukan kembali arsip, serta (4) pendampingan dalam implementasi awal sistem arsip digital. Kegiatan ini akan melibatkan dosen dan mahasiswa Prodi Administrasi Perkantoran D-III Universitas Pamulang sebagai bentuk kolaborasi civitas akademika dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Target luaran yang ingin dicapai adalah: (1) meningkatnya pengetahuan dan keterampilan staf kelurahan dalam mengelola arsip digital, (2) terbentuknya sistem kearsipan digital sederhana yang dapat digunakan untuk mempercepat penemuan kembali dokumen, (3) publikasi ilmiah berupa artikel pengabdian kepada masyarakat, serta (4) terjalinnya kerja sama berkelanjutan antara Universitas Pamulang dengan pemerintah kelurahan sebagai mitra. Dengan tercapainya target tersebut, diharapkan kualitas pelayanan publik meningkat, tingkat profesionalisme aparatur kelurahan bertambah, serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah semakin kuat.
Penguatan Kapasitas Komunikasi Ibu Rumah Tangga melalui Pelatihan Public Speaking Dasar di Lingkungan RW Cipinang Timur Eka Wiriyanti; Yunita Gouwtama
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v6i1.57121

Abstract

Ibu rumah tangga memiliki peran strategis sebagai komunikator utama dalam keluarga sekaligus sebagai bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat, sehingga kemampuan komunikasi lisan yang efektif menjadi kebutuhan yang relevan, khususnya dalam kegiatan PKK, rapat RW, dan forum warga, namun hasil observasi awal di lingkungan RW Cipinang Timur menunjukkan bahwa sebagian ibu rumah tangga masih mengalami kendala dalam public speaking, seperti rendahnya kepercayaan diri, penyampaian pesan yang belum runtut, artikulasi dan intonasi yang kurang jelas, serta penggunaan bahasa tubuh yang belum optimal, sehingga berdampak pada rendahnya partisipasi aktif dalam forum komunikasi masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menguatkan kapasitas komunikasi ibu rumah tangga melalui pelatihan public speaking dasar yang dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan pembelajaran orang dewasa. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan materi, simulasi, dan praktik berbicara di depan umum, serta evaluasi melalui observasi langsung dan refleksi peserta. Indikator evaluasi disusun berdasarkan konsep public speaking yang dikemukakan oleh Lucas, yang menekankan aspek kepercayaan diri pembicara, struktur penyampaian pesan, kualitas vokal (artikulasi dan intonasi), serta penggunaan bahasa tubuh. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan public speaking peserta, dengan rata-rata skor meningkat dari kategori cukup pada pra kegiatan menjadi kategori baik hingga sangat baik pada pasca kegiatan, terutama pada aspek kepercayaan diri dan bahasa tubuh. Dengan demikian, pelatihan public speaking dasar ini menjadi langkah awal yang efektif dalam meningkatkan kapasitas komunikasi lisan ibu rumah tangga serta memperkuat partisipasi sosial mereka di lingkungan RW Cipinang Timur.
Peningkatan Kapasitas Melalui Pelatihan Keunggulan Layanan dan Manajemen Operasional di Samakisast Wittaya School Thailand R.A. Kadarmanta; Desilia Purnama Dewi; Endang Kustrini
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v6i1.57123

Abstract

Peningkatan kapasitas melalui pelatihan keunggulan layanan dan manajemen operasional telah diselenggarakan Samakisast Wittaya School Thailand. Dalam program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Samakisast Wittaya School, Thailand, bertujuan memperkuat kapasitas institusi melalui pelatihan tentang service excellence dan manajemen operasional. Inisiatif ini berangkat dari kebutuhan sekolah untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan dan efektivitas administrasi, mengingat dinamika dunia pendidikan saat ini menuntut lembaga pendidikan untuk lebih adaptif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik serta orang tua. Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap utama yakni pertama, Pelatihan service excellence yang menitikberatkan pada pengembangan keterampilan komunikasi, penerapan prinsip pelayanan prima, strategi membangun budaya sekolah yang positif dan berorientasi pada kepuasan pemangku kepentingan. Dalam konteks ini, guru dan staf administrasi didorong untuk menguasai teknik praktis dalam menciptakan interaksi yang ramah, empatik, dan solutif, baik dengan siswa maupun orang tua. Kedua, Pelatihan manajemen operasional yang berfokus pada peningkatan efisiensi pemanfaatan sumber daya, penyusunan standar operasional prosedur (SOP), serta pemanfaatan alat-alat manajemen sederhana untuk mendukung kelancaran aktivitas harian yang diselenggarakan di sekolah. Metode yang digunakan dalam pelatihan meliputi lokakarya interaktif, diskusi berbasis studi kasus, serta simulasi kelompok. Pendekatan partisipatif ini memungkinkan peserta untuk mengevaluasi praktik yang selama ini dijalankan, mengidentifikasi hambatan, serta merancang strategi perbaikan yang sesuai dengan konteks dan kebutuhan sekolah. Mengingat lokasi kegiatan pengabdian sangat jauh yaitu di Thailand, maka dalam teknis pelaksanaannya setelah tatap muka juga dilakukan komunikasi melalui email dan zoom. Kegiatan ini juga mendorong terciptanya budaya berbagi pengalaman antarpeserta, yang memperkaya proses belajar bersama. Hasil yang diharapkan dari program pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya orientasi pelayanan dalam pendidikan serta peningkatan kepercayaan diri peserta dalam mengimplementasikan teknik manajemen operasional. Selanjutnya dapat memberikan landasan yang kuat bagi pembangunan kapasitas berkelanjutan yang memungkinkan sekolah beradaptasi dengan tantangan masa depan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan.
Penggunaan Media Sosial Tiktok dalam Mendukung Komunikasi di Kantor Kelurahan Kedaung Kecamatan Sawangan Kota Depok Dyas Mulyani Benazir; Nurhayati; Zaki Zainal Arifin; Muhammad Nur Awaludin
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v6i1.57125

Abstract

Mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini staf di Kantor Kelurahan Kedaung. Lokasi mitra di Jl. Ketapang No.5, RT.1/RW.2, Kelurahan Kedaung Kec. Sawangan, Depok, Jawa Barat. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada staf kelurahan tentang bagaimana menggunakan media sosial dalam mendukung komunikasi di Kantor Kelurahan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan studi kasus Permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra adalah: [1] Penggunaan media sosial dalam mendukung komunikasi masih menghadapi kendala seperti jaringan yang tidak stabil; [2] Platform yang masih sering terjadi gangguan dalam penggunaannya. Pelaksanaan kegiatan PKM berjalan lancar, selama 3 (tiga) hari waktu yang dialokasikan dapat terlaksana dengan baik. Peserta terlihat antusias dan bersemangat, hal ini dapat dilihat dari adanya interaksi dua arah, ada tanya jawab, diskusi dan berbagi pengalaman dan menjadi wadah penyampain masalah yang mereka hadapi dalam penggunaan media sosial. Tim pengabdi memberikan saran-saran sebagai berikut: [1] Bagi Kantor Kelurahan, agar lebih meningkatkan lagi komunikasi dengan publik dan membuat terobosan baru lagi untuk mencapai tujuan organisasi.; [2] Bagi Tim Pengabdi, untuk pelaksanaan pengabdian selanjutnya perlu persiapan yang lebih matang seperti koordinasi tim dan kesiapan media pembelajaran untuk memberikan pelatihan terhadap khalayak sasaran, agar penyampaian kepada audiens diterima secara maksimal.
Pemanfaatan Internet untuk Mendorong Kemandirian Bisnis Generasi Z di Kelurahan Kedaung Kecamatan Sawangan Kota Depok Anugrah Sapto Hadi; Edi Junaedi; Deni Darmawan; Hasniati Halim
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v6i1.57128

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, terutama di bidang ekonomi dan bisnis. Internet kini menjadi sarana utama bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengakses informasi, berkomunikasi, dan menjalankan aktivitas ekonomi. Namun, potensi besar ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Sebagian besar generasi muda masih berperan sebagai konsumen digital daripada pelaku usaha yang produktif. Rendahnya literasi digital, keterampilan kewirausahaan, serta kurangnya pola pikir bisnis menjadi faktor penghambat kemandirian ekonomi mereka. beberapa permasalahan yang dihadapi oleh generasi muda adalah belum terarahnya tujuan kehadiran internet sekarang, sehingga penggunaan internet terbatas pada penggunaan sosial media dan keterbatasan literasi internet dalam kapasitas job creation. Program PKM ini dirancang untuk mendorong kemandirian bisnis generasi muda melalui pemanfaatan internet secara strategis dan kreatif. Kegiatan utama meliputi pelatihan literasi digital, pendampingan kewirausahaan, pembentukan komunitas bisnis berbasis digital, serta optimalisasi penggunaan platform online untuk pemasaran produk lokal. Melalui kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan mitra digital, program ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan generasi muda dalam mengelola bisnis online secara profesional dan berkelanjutan.Hasil yang diharapkan dari pelaksanaan program ini adalah meningkatnya jumlah wirausaha muda berbasis internet, tumbuhnya kesadaran akan pentingnya literasi digital, serta terbentuknya jejaring komunitas bisnis yang aktif, kreatif, dan inovatif. Dengan demikian, generasi muda dapat bertransformasi dari pengguna pasif menjadi pelaku ekonomi digital yang mandiri dan berdaya saing tinggi, sekaligus berkontribusi dalam memperkuat perekonomian nasional di era digital saat ini.