cover
Contact Name
Maisevli Harika
Contact Email
ijatr@polban.ac.id
Phone
+6222-2013789
Journal Mail Official
irwns@polban.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Bandung Jl. Gegerkalong Hilir, Ciwaruga, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Industrial Research Workshop and National Seminar
ISSN : -     EISSN : 27752003     DOI : https://doi.org/10.35313/irwns
Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS) adalah forum diseminasi hasil-hasil penelitian sains terapan yang dilakukan setiap tahun di Politeknik Negeri Bandung. Forum ini merupakan ajang untuk saling bertukar informasi, pengetahuan, dan pengalaman antara pihak praktisi industri, akademisi, dan pemerintahan. Adanya interaksi antar perspektif yang berbeda ini dapat menjadi sarana untuk menciptakan kesinambungan dan perkembangan teknologi yang tepat guna untuk diterapkan di industri dan masyarakat.
Articles 1,239 Documents
Perencanaan Pengembangan Aset Kawasan Transit-Oriented Development Stasiun Kota Bandung Kamilah, Tarisha Hafsah; Tri Setyowati
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 16 No. 1 (2025): Vol. 16 No. 1 (2025): Prosiding 16th Industrial Research Workshop and National
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v16i1.6633

Abstract

Pengembangan Kawasan Berorientasi Transit atau Transit Oriented Development (TOD) adalah konsep pengembangan kawasandi dalam dan di sekitar simpul transit untuk mengintegrasikan antar jaringan angkutan umum massal dengan jaringan modatransportasi tidak bermotor, serta pengurangan penggunaan kendaraan bermotor pribadi yang disertai pengembangan kawasancampuran, padat dengan intensitas pemanfaatan ruang sedang hingga tinggi. Kawasan TOD diharapkan bisa menjadi simpultransportasi dan menjadi tempat perpindahan antar moda transportasi, sehingga penggunaan transportasi massal akan efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan kawasan TOD di sekitar Stasiun Kota Bandung. Metode yang digunakanmeliputi analisis kesesuaian TOD dan analisis deskriptif TOD. Berdasarkan hasil analisis diperlukan adanya rencana pengembangan agar kawasan Stasiun Bandung memenuhi standar TOD. Diharapkan bahwa perencanaan Kawasan TOD StasiunKota Bandung ini akan menciptakan lingkungan yang lebih berkelanjutan, meningkatkan aksesibilitas transportasi umum,mengurangi kemacetan, dan meningkatkan kualitas hidup penduduk di kawasan tersebut.
Pengaruh Perubahan Temperatur Udara Luar pada Kinerja Pengkondisi Udara Direct Expansion System Akmal Fadhillah Muslim; Sumeru; Nani Yuningsih
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 16 No. 1 (2025): Vol. 16 No. 1 (2025): Prosiding 16th Industrial Research Workshop and National
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v16i1.6636

Abstract

Outdoor air conditions, particularly temperature, are important factors that significantly influence the performance of air conditioning systems in buildings. Fluctuations in outdoor temperature can increase the cooling load and energy consumption of HVAC systems, especially in Direct Expansion (DX) systems commonly used in Air Handling Units (AHU). This study aims to analyze the impact of outdoor temperature changes on the performance of DX-type AHUs. The data collection involved measuring outdoor air temperature, refrigerant temperature and pressure, supply air temperature, electrical power consumption, and calculating the Coefficient of Performance (COP). Measurements were taken in the morning, noon, and afternoon. The results showed that the cooling capacity decreased by 1.274 kW as outdoor temperature rose from 26.25°C to 29.29°C, with an average reduction of 0.44 kW per 1°C. Beyond this range, the cooling capacity stabilized around 30.010 kW. The system’s power input increased by 0.975 kW within the temperature range of 26.25°C to 31.61°C, equivalent to an average increase of 0.182 kW per 1°C. The actual COP declined by a total of 0.29 over the same range, averaging a decrease of 0.05 per 1°C rise in outdoor temperature. These findings indicate that outdoor temperature has a significant effect on the cooling capacity, energy consumption, and Coefficient of Performance DX AHU systems.
Desain dan Implementasi Server Cloud untuk Remote ID Drone di PT Bentara Tabang Nusantara Slameta; Hanafi, Usman B.; Ardiansyah, Muhammad Saddam
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 16 No. 1 (2025): Vol. 16 No. 1 (2025): Prosiding 16th Industrial Research Workshop and National
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v16i1.6637

Abstract

Perkembangan pesat teknologi drone menuntut adanya sistem identifikasi jarak jauh (Remote ID) yang aman, efisien, dan mampu beroperasi secara real-time. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem server cloud berbasis layanan Google Cloud guna mendukung pengelolaan data telemetri drone. Sistem ini dibangun menggunakan protokol komunikasi MQTT dan HTTP POST serta memanfaatkan Cloud SQL dan Cloud Storage sebagai infrastruktur utama. Data telemetri yang dikirim oleh drone meliputi identitas drone, koordinat GPS, ketinggian, kecepatan, dan status operasional. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berhasil mengelola data secara real-time, mulai dari proses penerimaan, validasi, penyimpanan ke dalam database cloud, hingga penyajian melalui antarmuka web interaktif. Implementasi dilakukan pada perangkat drone Raybe RYB0523006 dengan pusat koordinat pengujian di wilayah PT Bentara Tabang Nusantara. Pengujian kinerja menggunakan aplikasi Wireshark menunjukkan bahwa sistem mampu beroperasi dengan rata-rata latency sebesar 78,4 ms, throughput 68,9 kbps, dan bandwidth 122,6 kbps. Sistem juga aman melalui penerapan akses SSH dengan autentikasi dan pembatasan IP. Dengan hasil tersebut, sistem ini tidak hanya mampu menunjang kebutuhan identifikasi drone secara efektif, tetapi juga memiliki potensi untuk diterapkan dalam skala operasional yang lebih luas guna mendukung kebijakan pengawasan drone di masa mendatang.
Rancang Bangun Sistem Pengendalian Suhu dan Ketinggian Air Dengan Pengendalian PID Berbasis Direct Digital Controller Nabila, Amanda; Mulyono, Nanang; Putra, Febi Ariefka Septian
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 16 No. 1 (2025): Vol. 16 No. 1 (2025): Prosiding 16th Industrial Research Workshop and National
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v16i1.6638

Abstract

Pengendalian suhu dan ketinggian air merupakan aspek penting dalam berbagai proses industri, seperti pengolahan makanan dan minuman. Penelitian ini merancang dan merealisasikan sistem pengkondisi air otomatis untuk mengatasi tantangan fluktuasi suhu dan level air yang dapat mempengaruhi kualitas dan mutu produk. Sistem pengkondisi air yang dirancang merupakan sistem Multi-Input Multi-Output (MIMO) dan pengendali yang digunakan Proportional-Integral-Derivative (PID) berbasis Direct Digital Controller menggunakan Raspberry Pi Pico. Penalaan parameter PID menggunakan metode Ziegler-Nichols dan topologi kontrol paralel. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu merespon perubahan setpoint suhu dengan rise time tercepat 31,24 detik, overshoot maksimum 18,77%, dan settling time tercepat 94,53 detik, serta error steady-state kurang dari 5%.
Pengukuran Potensi Wisata Petualangan Berdasarkan Triple Bottom Line di Kawasan Wisata Gunung Sangar Sugiama, Aceng Gima; Mahran, Nisa Auliya
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 16 No. 1 (2025): Vol. 16 No. 1 (2025): Prosiding 16th Industrial Research Workshop and National
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v16i1.6639

Abstract

Kajian mengenai pengukuran potensi wisata petualangan untuk kawasan pegunungan masih sangat langka termasuk untuk kajian di Indonesia, padahal Indonesia memiliki banyak pegunungan yang sangat cocok untuk dijadikan kawasan wisata petualangan. Gunung Sangar adalah satu di antara pegunungan yang memiiki beragam objek yang potensial untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata, namun hingga saat ini, belum tersedia paket wisata petualangan yang dirancang secara terstruktur dan berbasis keberlanjutan. Kajian ini bertujuan pertama, untuk mengetahui keragaman objek alami yang potensial dijadikan atraksi wisata alam di Gunung Sangar, dan kedua bagaimana merancang potensi pariwisata petualangan tersebut menjadi sebuah paket wisata yang dapat ditawarkan untuk pasar wisatawan petualangan berdasarkan Triple Bottom Line (TBL) yang mencakup aspek lingkungan (planet), sosial (people), dan ekonomi (profit). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan, terdapat tiga macam paket wisata yang potensial untuk ditawarkan yakni one day Sangar rush package, expedition X package, dan Sangar intimate escape package. Pengembangan ketiga paket tersebut sangat tepat dan dapat menjadi solusi bagi pelestarian lingkungan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.
Antena Mikrostrip Dual-Band Menggunakan Metode Parasitik, Defected Ground Structure dan U Slot Madiawati, Hanny; Nastiti, Adisti
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 16 No. 1 (2025): Vol. 16 No. 1 (2025): Prosiding 16th Industrial Research Workshop and National
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v16i1.6640

Abstract

Antena mikrostrip memainkan peran penting dalam sistem komunikasi nirkabel, terutama untuk mendukung aplikasi Wi-Fi yang berada pada frekuensi 2.4 GHz dan 5.1 Ghz. Dalam penelitian ini, telah dirancang dan direalisasikan antena mikrostrip dual band yang mampu bekerja secara optimal pada kedua frekuensi tersebut dengan metode parasitik dan slot berbentuk U pada patch utama serta tambahan DGS untuk memperluas bandwidth dan meningkatkan gain. Desain antena menggunakan bahan substrat Rogers Duroid 5880 dengan εr sebesar 2.2, h sebesar 1.575 mm dan tan δ yaitu 0.0009. Elemen parasitik ditambahkan di sekitar patch utama untuk menghasilkan resonansi dual band, sedangkan teknik pencatuan proximity coupled digunakan untuk meningkatkan bandwidth. Spesifikasi antena pada penelitian ini adalah band frekuensi 2.4 GHz dan 5.1 GHz dengan bandwidth ≥ 100 MHz, serta gain ≥ 5 dB di setiap frekuensi kerja. Hasil simulasi didapat bandwidth 309 MHz dan 171 MHz serta gain 5.266 dBi dan 8.695 dBi untuk masing – masing frekuensi. Sementara, hasil pengukuran memperoleh bandwidth masing – masing 388 MHz dan 388 MHz, serta gain 8.84 dBi dan 11.3 dBi.
Rancang Bangun dan Validasi Cup Anemometer 3D Printing untuk Aplikasi HVAC Muhammad Latif; Pratikto; Wirenda Sekar Ayu
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 16 No. 1 (2025): Vol. 16 No. 1 (2025): Prosiding 16th Industrial Research Workshop and National
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v16i1.6641

Abstract

Monitoring kecepatan udara merupakan parameter krusial dalam sistem Heating, Ventilation, and Air Conditioning (HVAC) karena berpengaruh langsung terhadap efisiensi energi dan kenyamanan termal. Namun, anemometer komersial seringkali mahal, tidak fleksibel dalam integrasi sistem, dan kurang ekonomis untuk implementasi skala kecil atau edukasi dan penelitian. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem cup anemometer berbasis 3D printing yang ekonomis, mudah diintegrasikan, dan memiliki tingkat akurasi sesuai standar industri HVAC (error <10%). Desain alat mengadopsi konfigurasi hemisphere cup dengan diameter 80 mm dan lengan 20 mm, dicetak menggunakan material PLA+. Kalibrasi dilakukan menggunakan wind tunnel dengan acuan hot wire anemometer pada rentang kecepatan optimal 3.053-12.06 m/s. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu mencapai koefisien determinasi R² sebesar 0,998 dan rata-rata error 1,60% dan kesalahan maksimum 4,45%. Validasi ini membuktikan bahwa alat yang dikembangkan layak digunakan untuk aplikasi edukasi, penelitian, serta sistem HVAC skala kecil dengan akurasi yang memadai.
Model Konseptual Sistem Pendukung Evaluasi Pembelajaran Berbasis Proyek dengan Integrasi Educational Data Mining dan Learning Analytics Derivansyah, Delvito Rahim; Mentari Ayu Alysia Sudrajat; Joe Lian Min; Jonner Hutahaean
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 16 No. 1 (2025): Vol. 16 No. 1 (2025): Prosiding 16th Industrial Research Workshop and National
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v16i1.6642

Abstract

Evaluasi pembelajaran berbasis proyek (PjBL) pada pendidikan tinggi menghadapi tantangan objektivitas dan transparansi, terutama akibat kurangnya pemanfaatan data terstruktur untuk memantau progres individu mahasiswa. Penelitian ini merancang model konseptual sistem pendukung evaluasi pembelajaran yang mengintegrasikan Educational Data Mining (EDM) dan Learning Analytics (LA). Model konseptual ini difokuskan untuk memfasilitasi pemantauan komprehensif, deteksi dini mahasiswa berisiko, serta evaluasi objektif dan transparan. Penelitian ini menggunakan Design Science Research (DSR) dan menghasilkan dua artefak: (1) model konseptual sistem evaluasi yang mengintegrasikan setiap fase PjBL; dan (2) aplikasi Proof of Concept (PoC) berbasis analisis data logbook mahasiswa sebagai demonstrasi dan validasi fungsional terbatas dari model konseptual. Teknik analitik yang diterapkan meliputi text mining, analisis similaritas, klasifikasi, klasterisasi, analisis pola sekuensial, association rule mining, analisis sentimen, prediksi hasil proyek, feature engineering, relationship mining, analisis berbasis waktu, analisis deskriptif, dan deteksi anomali. Evaluasi artefak dilakukan secara sistematis berdasarkan tujuh pedoman DSR. Aplikasi PoC dievaluasi fungsionalitasnya menggunakan data logbook riil untuk menilai ketepatan implementasi teknik analitik. Hasil evaluasi menunjukkan model konseptual dan aplikasi PoC meningkatkan objektivitas evaluasi, memfasilitasi pemantauan dan intervensi dini, serta menyediakan dasar analitik untuk pengambilan keputusan.
Kaji Eksperimental Variasi Massa Pengisian Dimethyl Ether Sebagai Pengganti Refrigeran R134A Terhadap Kinerja Cold Handling Unit Vanra Fitri Zuhdiyah; Rizki Muliawan; Annisa S Kurniasetiawati
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 16 No. 1 (2025): Vol. 16 No. 1 (2025): Prosiding 16th Industrial Research Workshop and National
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v16i1.6643

Abstract

R134a merupakan refrigeran berjenis HFC yang memiliki nilai ODP rendah, namun memiliki nilai GWP yang tinggi, sehingga dapat meningkatkan bertambahnya pemanasan global. Dimethyl Ether (DME) merupakan refrigeran yang ramah lingkungan karena memiliki nilai ODP dan GWP yang rendah. Berdasarkan tekanan kerja dan karakteristiknya yang serupa dengan R134a, DME dapat dijadikan refrigeran pengganti R134a. Pada penelitian ini, massa pengisian ideal DME didapatkan melalui perbandingan massa jenis antara R134a dan DME pada suhu evaporasi -5°C yaitu 54%. Oleh karena massa pengisian R134a pada Cold Handling Unit adalah 120 gram, maka pengisian ideal DME adalah 120 gram x 54% = 65 gram. Pengujian kinerja Cold Handling Unit dilakukan dengan variasi massa pengisian DME sebesar 44%, 54%, dan 64%, atau setara dengan massa pengisian 53 gram, 65 gram, dan 77 gram. Hasil percobaan menunjukkan bahwa COP aktual Cold Handling Unit saat menggunakan R134a sebesar 3,6 dan mencapai nilai tertinggi pada DME pengisian 64% sebesar 4,8. Sedangkan untuk pengisian 44% dan 54% berturut-turut adalah 4,6 dan 4,77. Kapasitas pendinginan saat menggunakan R134a sebesar 0,463 kW dan pada penggunaan DME, dengan seiring bertambahnya variasi massa pengisian refrigeran mengalami peningkatan, dengan nilai kapasitas pendinginan tertinggi pada DME pengisian 64% sebesar 0,455 kW.
Kaji Eksperimen Retrofitting R134a dengan R290 Pada Mesin Chest Freezer Berdasarkan Massa dan Berdasarkan Temperatur Evaporasi Gisya Artanti Aulia; Apip Badarudin; Triaji Pangripto Pramudantoro
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 16 No. 1 (2025): Vol. 16 No. 1 (2025): Prosiding 16th Industrial Research Workshop and National
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v16i1.6645

Abstract

Refrigeran R134a telah banyak digunakan dalam sistem pendingin seperti chest freezer, namun memiliki Potensi Pemanasan Global (GWP) yang tinggi sekitar 1430, meskipun ODP nya nol. Sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan, R290 (Propana) memiliki ODP nol dan GWP sangat rendah sekitar 3, serta karakteristik termodinamika yang mendekati R134a. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja sistem yang di retrofit dari R134a ke R290 dengan dua metode pengisian yaitu berdasarkan massa dan berdasarkan temperatur evaporasi yang sama. Pengisian dilakukan dengan R134a sebanyak 150 gram, R290 berdasarkan massa sebanyak 60 gram dengan mengacu kepada perbandingan massa jenis dari kedua refrigeran, dan R290 berdasarkan temperatur evaporasi sebanyak 90 gram. Paramenter yang diamati meliputi waktu pendinginan, COP aktual, COP Carnot, Efisiensi, serta konsumsi energi listrik. Hasil menunjukan bahwa R290 mampu menurunkan waktu pendinginan menjadi 39-41 menit dibanding R134a yaitu 51 menit. Nilai COP aktual tertinggi ditemukan pada sistem dengan R290 berdasarkan temperatur evaporasi (2,12). Sedangkan, nilai efisiensi tertinggi diperoleh pada sistem yang menggunakan R134a (60,4%). Konsumsi listrik terbesar adalah ketika sistem menggunakan R290 berdasarkan temperatur evaporasi. Dari hasil tersebut R290 terbukti dapat digunakan sebagai alternatif R134a tidak hanya dari segi ramah lingkungan melainkan dari performansi nya.