cover
Contact Name
Vinsen B. Making
Contact Email
edu@ucb.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
edu@ucb.ac.id
Editorial Address
Jln. Manafe No 17 Kelurahan Kayuputih Kec. Oebobo KUPANG- PROPINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
HINEF : Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 28280407     DOI : -
Core Subject : Education,
Hinef : Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan Merupakan Jurnal Ilmiah dengan Topik mencakup seluruh rumpun Ilmu Pendidikan yakni Sub Rumpun Pendidikan Ilmu Sosial, Sub Rumpun Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra, Sub Rumpun Ilmu Pendidikan Olah Raga dan Kesehatan, Sub Rumpun Ilmu Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), Sub Rumpun Ilmu Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Sub Rumpun Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan, dan Sub Rumpun Ilmu Pendidikan Kesenian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 87 Documents
PENERAPAN PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU DI KELAS IV SD INPRES BERTINGKAT KELAPA LIMA 2 KOTA KUPANG ABDURRAHMAN ABDULLAH
HINEF : Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): HINEF : JURNAL RUMPUN ILMU PENDIDIKAN (EDISI AGUSTUS 2023)
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/hinef.v2i2.951

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran tematik terpadu di kelas IV SD Inpres Bertingkat Kelapa Lima 2 Kota Kupang dalam hal perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dari penelitian ini berjumlah 6 orang yang terdiri atas Kepala Sekolah, 2 orang guru kelas IV, 2 orang peserta didik kelas IV, dan pengawas pembina SD Inpres Bertingkat Kelapa Lima 2 Kota Kupang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara mendalam, dan pengecekan dokumen. Instrument yang digunakan yakni pedoman observasi, pedoman wawancara, dan ceklist dokumen. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data, peneliti mengguakan teknik perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi, diskusi dengan teman sejawat, analisis kasus negatif dan pengecekan anggota. Hasil analisis data menunjukkan bahwa 1) pada tahap perencanaan, komponen dalam RPP yang disusun oleh guru belum semuanya dibuat secara lengkap; 2) pada tahap pelaksanaan, pembelajaran tematik terpadu di kelas IV SD Inpres Bertingkat Kelapa Lima 2 Kota Kupang sudah dilaksanakan sesuai dengan ciri–ciri dari pembelajaran tematik terpadu dengan menggunakan pendekatan saintifik; 3) Pada tahap penilian, guru belum menerapkan penilain sikap melalui penilaian diri peserta didik dan penilaian antar peserta didik. Penilaian sikap dilaksanakan oleh guru melalui pengamatan menyangkut sikap teliti, bertanggungjawab, disiplin, kreatif, dan percaya diri. Penilaian pengetahuan dilakukan oleh guru melalui penugasan pekerjaan rumah. Penilaian keterampilan dilakukan oleh guru melalui penilaian kinerja, penilaian proyek, dan penilaian portofolio. Selain itu belum semua guru menyusun kisi-kisi soal ulangan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti merekomendasikan beberapa hal anatara lain, 1) Dalam penyusunan RPP, guru hendaknya melakukan pengembangan silabus dan mencantumkan komponen-komponen RPP secara lengkap. 2) Guru hendaknya selalu melakukan penilaian sikap melalui penilaian diri peserta didik dan penilaian antar peserta didik. 3) Guru hendaknya melakukan penyusunan kisi-kisi soal. Abstract This research is aimed to describe the implementation of Integrated Thematic Learning to the fourth grade students of Elementary School of Inpres Kelapa Lima 2 Kupang Municipal in designing, implementing, and evaluating the learning. The subjects of this research are the principal, 2 class teachers, 2 students of the fourth grade, and the supervisor of Elementary School of Inpres Kelapa Lima 2 Kupang Municipal. The data collection techniques are observation, deep interview, checking document with observation guided, interviewing guided, and document check list as the instrument of this research. The data analysis technique of this research use Miles and Huberman's model of data analysis which consists of data reduction, data presentation, and data conclusion. The validity techniques of this research are long term technique, observation, increasing diligent, triangulation, pair discussion, negative case analysis, and rechecking member. The population of this research is the fourth grade students of Elementary School of Inpres Kelapa Lima 2 Kupang Municipal. The results of the data analysis show that 1) at the planning stage, not all of the components in the lesson plan prepared by the teacher are fully prepared; 2) at the implementation stage, integrated thematic learning in grade IV of SD Inpres Multilevel Kelapa Lima 2, Kupang City has been carried out in accordance with the characteristics of integrated thematic learning using a scientific approach; 3) At the assessment stage, the teacher has not implemented attitude assessment through student self-assessment and assessment between students. The attitude assessment is carried out by the teacher through observations regarding conscientiousness, responsibility, discipline, creativity, and self-confidence. Knowledge assessment is carried out by the teacher through the assignment of homework. Skills assessment is carried out by teachers through performance assessment, project assessment, and portfolio assessment. In addition, not all teachers compile a review question grid. Based on the results of this research, the researcher recommends several things, among others, 1) In preparing the lesson plan, the teacher should develop the syllabus and include the complete components of the lesson plan. 2) Teachers should always carry out attitude assessments through student self-assessments and assessments between students. 3) The teacher should do the preparation of the question grid
PENGARUH PROGRAM PELATIHAN DASAR KOMPUTER TERHADAP KEMAMPUAN MENGOPERASIKAN MICROSOFT OFFICE DI SMP N 5 KUPANG TIMUR Khatrin Juliani Taku Neno; Jhon Enstein
HINEF : Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): HINEF : JURNAL RUMPUN ILMU PENDIDIKAN (EDISI AGUSTUS 2023)
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/hinef.v2i2.985

Abstract

One of the basic skills in the current digitalization era is the skill to operate a computer, especially operating Microsoft Office. The problems found in the field are the lack of school facilities in providing computers, lack of computer ownership by each student and limited learning time to deepen Microsoft Office practicum. One solution to overcome this is to hold a basic computer training program. Therefore, the purpose of this study was to determine the extent of the influence of the training program on computer operating skills. This research is a quantitative research with a type of experimental design. The sample in this study was 22 class VII students of SMP N 5 East Kupang. Data collection techniques were carried out by means of skills tests and non-tests (observation). The data analysis technique uses a prerequisite analysis test which consists of a normality test and a variance homogeneity test. Furthermore, using the N-Gain test to see the effect of basic computer training programs on students' skills in operating Microsoft Office. The results showed that the significance value of the paired samples test was 0.000 <0.05, which means that there was an influence on the basic computer training program on the ability of students at SMP N 5 Kupang Timur in operating Microsoft Office. It can also be seen from the N-Gain score of 58.2% that the basic computer training program conducted was quite influential in improving the skills of SMP N 5 Kupang Timur students in operating Microsoft Office.
INTERNALISASI PERAN GURU KELAS DALAM PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN TEMATIK Yulsy Marselina Nitte
HINEF : Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): HINEF : JURNAL RUMPUN ILMU PENDIDIKAN (EDISI AGUSTUS 2023)
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/hinef.v2i2.987

Abstract

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan subjek penelitiannya adalah guru kelas di SD Negeri Nunukurus Kecamatan Kupang Timur. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana internalisasi peran guru kelas dalam meningkatkan aktivitas belajar pada pembelajaran tematik. Hasil dari penelitian yang dilaksanakan oleh peneliti adalah sebagai berikut: (1). Kendala yang dihadapi guru dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran tematik adalah kurangnya semangat siswa ketika mengikuti kegiatan belajar mengajar, kurangnya keberanian siswa dalam mengajukan dan menjawab pertanyaan dan kurangnya pengetahuan siswa dalam membaca, menulis maupun menghitung. (2). Internalisasi peran guru kelas dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran tematik adalah membuat rencana pelaksanaan pembelajaran, menyiapkan materi pembelajaran, membuat media pembelajaran dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya dan menyampaikan pendapat.
TANTANGAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BAGI GURU SEKOLAH DASAR DI WILAYAH PEDESAAN PULAU SUMBA Femberianus Sunario Tanggur
HINEF : Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): HINEF : JURNAL RUMPUN ILMU PENDIDIKAN (EDISI AGUSTUS 2023)
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/hinef.v2i2.993

Abstract

Kurikulum merdeka mendorong guru untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dalam melakukan tahapan dalam proses asesmen diagnostik agar dapat mengidentifikasi atau mengetahui karakteristik, kondisi kompetensi, kekuatan, dan kelemahan model belajar peserta didik sehingga pembelajaran dapat dirancang sesuai dengan kompetensi dan kondisi peserta didik yang beragam. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui tantangan yang dihadapi guru dalam menerapkan kurikulum merdeka di sekolah dasar wilayah pedesaan pulau Sumba. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan tiga teknik pengumpulan data yaitu, Observasi terlibat (partisipatory research),Wawancara (Intervierw) dengan penggunaan pedoman (interview guide). Hasil penelitian adalah Pertama, Guru belum memahami esensi dari perangkat pembelajaran pada setiap komponen seperti CP (Capaian Pembelajaran),TP (Tujuan pembelajaran) dan ATP (Alur Tujuan Pembelajaran) sehingga kesulitan dalam menjabarkan TP dari CP yang sudah ditentukan dalam desain kurikulum merdeka dan menyusun ATP dari TP. Tingkat pemahaman esensi komponen kurikulum yang rendah, minimnya refrensi tentang kurikulum merdeka bagi sekolah dasar. Kedua, tantangan proses pembelajaran berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka, guru belum dapat menganalisis karakteristik masing-masing individu siswa, latar belakang siswa dari beraneka ragam seperti latar belakang keluarga, lingkungan, gaya belajar, minat dan bakat, serta penguasaan materi prasyarat, menyulitkan guru dalam menganalisis karakter siswa agar dapat menyusun rancangan pembelajaran (Asesmen diagnostik). Minimnya alokasi waktu pada setiap jadwal pembelajaran juga berdampak pada kesulitan guru dalam melakukan asesmen diagnostik bagi siswa dan melakukan kegiatan pembelajaran, guru kesulitan menentukan metode yang dipakai untuk menfasilitas pembelajaran sesuai kebutuhan siswa.
Nilai - Nilai Pendidikan Karakter Dalam Cerita Rakyat Ndelo Mono Kyase Christmas Prasetia Ate
HINEF : Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): HINEF : JURNAL RUMPUN ILMU PENDIDIKAN (EDISI AGUSTUS 2023)
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/hinef.v2i2.996

Abstract

Pendidikan karakter merupakan fondasi sentral dalam usaha mengubah tingkah laku dan membina kepribadian peserta didik, sehingga tahapan dalam proses internalisasi harus berjalan sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik guna memperoleh pemaknaan dan respon terhadap nilai yang ditanamkan. Salah satu upaya menggali nilai-nilai pendidikan karakter yaitu melalui teks cerita rakyat. Ada banyak cerita rakyat dari Nusa Tenggara Timur khususnya dari pulau Sumba dapat dapat digunakan untuk diajarkan pada peserta didik di sekolah. Salah satunya adalah cerita rakyat yang berjudul Ndelo Mono Kyase. Cerita rakyat ini dikisahkan dengan keunikannya tersendiri sesuai dengan latar belakang budaya dan nilai kehidupan masyarakat setempat. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam cerita rakyat ini yang dapat diajarkan pada peserta didik di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan teknik analisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah cerita rakyat ini mengandung 14 nilai-nilai pendidikan karakter yang dapat diinternalisasikan pada peserta didik diantaranya nilai (1) religius, (2) jujur, (3) disiplin, (4) kerja keras, (5) kreatif, (6) mandiri, (7) demokratis, (8) rasa ingin tahu, (9) menghargai prestasi, (10) komunikatif/ senang bersahabat, (11) cinta damai, (12) peduli lingkungan, (13) peduli sosial, dan (14) nilai tanggung jawab.
PENGGUNAAN BUKU CERITA FABEL DENGAN MODEL QUANTUM LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA PERMULAAN DI SEKOLAH DASAR Kristina E. Noya Nahak; Cornelia Amanda Naitili
HINEF : Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): HINEF : JURNAL RUMPUN ILMU PENDIDIKAN (EDISI AGUSTUS 2023)
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/hinef.v2i2.1000

Abstract

The present study investigates the low level of early reading skills among first-grade students at Oetona Public Elementary School, as evidenced by their difficulties in letter and syllable spelling as well as distinguishing letter forms. Additionally, students exhibit a lack of enthusiasm when reading sentences or short stories found in books or written by the teacher on the whiteboard. To address this issue, the utilization of Fable Storybooks with the Quantum Learning Model in early reading instruction for first-grade students at Oetona Public Elementary School was introduced, aiming to make a positive contribution to the development of students' early reading skills. The research employed a qualitative approach with a descriptive design. The findings of the study indicate that the implementation of Fable Storybooks with the Quantum Learning Model has a positive impact on students' early reading abilities. The majority of the students achieved a level of "excellent" in their early reading skills. The results and analysis demonstrate that the use of Fable Storybooks with the Quantum Learning Model contributes significantly to the improvement of students' early reading outcomes. Students displayed high enthusiasm and imagination during the learning process and demonstrated notable progress in their reading abilities
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. TELUK LUAS DENGAN MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Vivi Nila Sari; Anatia Agusti; Elgi Alam Nasra Nasra
HINEF : Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): HINEF : JURNAL RUMPUN ILMU PENDIDIKAN (EDISI AGUSTUS 2023)
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Teluk Luas Dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Intervening. Kinerja karyawan bagian produksi dapat dilihat dari tercapainya target produksi, namun ternyata Target produksi tersebut belum berhasil tercapai. Pada penelitian ini digunakan teknik pengambilan sampel random sampling terhadap 58 karyawan bagian produksi PT. Teluk Luas. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara, dengan instrument penelitiannya kuesioner. Data yang diperoleh dianalisa secara kuantatif melalui uji realibilitas. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa pengaruh variabel kepemimpinan dan Lingkungan Kerja melalui Motivasi Kerja sebesar 0,895 atau sebesar 89,5% sedangkan sisanya sebesar 10,5% dipengaruhi varibel lain diluar penelitian ini, kontribusi Motivasi kerja sebesar 0,892 atau 89,2% sedangkan sisanya 10,8 dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
KONSEP BERPIKIR KREATIF GURU DALAM MENERAPKAN LITERASI DIGITAL DI SEKOLAH Maria Magadalena Beatrice Sogen; Femberianus Sunario Tanggur; Adriana Domaking
HINEF : Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): HINEF : JURNAL RUMPUN ILMU PENDIDIKAN (EDISI AGUSTUS 2023)
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/hinef.v2i2.1005

Abstract

Dunia pendidikan saat ini sedang bertransformasi ke era pendidikan yang berbasis digital, Guru dituntut untuk “melek literasi digital” sehingga menumbuhkan ide kreatif agar pembelajaran dapat memanfaatkan media dan sumbar belajar digital. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui konsep berpikir kreatif guru dalam menerapkan literasi digital di sekolah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan tiga teknik pengumpulan data yaitu, Observasi terlibat (partisipatory research, Wawancara (Interview) dengan penggunaan pedoman (interview guide) dan angket. Hasil penelitian adalah Pertama, rendahnya kreatifitas guru dalam membuat konten pembelajaran digital. Kedua, Minimnya kolaborasi antar guru dalam mengelolah kegiatan pembelajaran digital, 46% guru yang belum pernah menggunakan media pembelajaran berbasis digital sedangkan terdapat 36% guru yang kadang-kadang dan terdapat 18% guru yang selalu menggunakan media pembelajaran berbasis digital dalam proses pembelajaran. Ketiga, guru kesulitan dalam menerapkan penilaian etis terhadap diri dan siswa dalam melaksanakan proses pembelajaran berbasis digital. Keempat, Keterbatasan sarana penunjang pembelajaran sehingga sulit menerapkan ide kreatif dalam mengelolah pembelajaran berbasis digital.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM MODEL PROJECT BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV SDI BARAI 2 Roswita Lioba Nahak; Selfiana T.M Ndapa Lawa
HINEF : Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): HINEF : JURNAL RUMPUN ILMU PENDIDIKAN (EDISI AGUSTUS 2023)
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/hinef.v2i2.1008

Abstract

Abstract This study aims to describe the influence of differentiated learning in the project-based learning model on the critical thinking abilities of the fourth-grade students at SDI Barai 2. This research method employs a quasi-experimental approach. The population of this study consists of all 30 students of the fourth grade at SDI Barai 2. The sampling technique used is saturated sampling. Therefore, the sample consists of 30 students. Data collection techniques involve using a test, that is, test questions becoming the research instrument. The hypothesis analysis requirements consist of tests for data normality and homogeneity, and the data analysis technique employs the t-test. The results of the normality test show that the post-test scores for both the control class and the experimental class are normally distributed, with a significance value of 0.097 > 0.05 for the experiment class and 0.148 > 0.05 for the control class. Meanwhile, the homogeneity test results show that the probability value of 0.703 > 0.05 indicates that both groups have homogeneous variances. Furthermore, the results of the average difference test between the post-test scores of the control class and the experimental class indicate that the average post-test critical thinking abilities of students in the experiment class are higher than that of the control class, namely 78.87 > 65.40. The independent t-test result is also significant, with 0.001 < 0.005. Accordingly, in conclusion, differentiated learning in the project-based learning model influences the critical thinking abilities of the fourth-grade students at SDI Barai 2. Keywords: differentiated learning; project-based learning model; students' critical thinking abilities Abstrak Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan pengaruh pembelajaran berdiferensiasi dalam model project based learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa Kelas IV SDI Barai 2. Metode penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen dengan populasi adalah seluruh siswa kelas IV SDI Barai 2 yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh, sehingga jumlah sampel sebesar 30 siswa. Teknik Pengumpulan data mengunakan tes dengan instrumen penelitian soal tes. Uji persyaratan analisis hipotesis terdiri dari uji normalitas dan homogenitas data dan teknik analisis data menggunakan uji t-test. Hasil uji mormalitas data menunjukkan bahwa nilai postets kelas kontrol dan eksperiemen berdistribusi normal dengan nilai sig kelas eksperimen 0, 097 > 0,05 dan kelas kontrol 0,148 >0,05. Sementara itu, hasil uji homogenitas menunjukkan bahwa nilai probabilitas sebesar 0,703 > 0,05, maka kedua kelas mempunyai varians yang homogen. Selanjutnya hasil uji perbedaan rata-rata nilai posttest kelas kontrol dan kelas eksperimen menunjukkan bahwa rata-rata postets kemampuan berpikir kritis siswa di kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yakni 78,87>65,40 dan hasil uji independent t-tes juga menunjukkan hasil 0,001<0,005. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat terdapat pengaruh pembelajaran berdiferensiasi dalam model project based learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa Kelas IV SDI Barai 2.
Pengaruh Strategi Pembelajaran Diferensiasi tehadap Hasil Belajar Matematika Vera Rosalina Bulu
HINEF : Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): HINEF : JURNAL RUMPUN ILMU PENDIDIKAN (EDISI AGUSTUS 2023)
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/hinef.v2i2.1011

Abstract

Pembelajaran di sekolah perlu diolah menjadi pembelajaran kreatif termasuk didalamnya pembelajaran matematika, sebab pembelajaran yang kreatif akan membuat mahasiwa memiliki minat dan pemahaman yang baik terhadap pembelajaran matematika. Salah satu cara mengolah pembelajaran yaitu dengan menggunakan strategi pembelajaran diferensiasi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran diferensiasi terhadap hasil belajar matematika materi geometri. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen semu. Penelitian ini dikenakan kepada mahasiswa semester IV A dan IV B Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Citra Bangsa sebanyak 62 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, observasi dan dokumentasi, dimana uji instrument yang dilakukan yaitu uji validitas dan reliabilitas. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan yaitu uji homogenitas,uji normalitas dan uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam uji prasyarat data berdistirbusi normal dan homogen sehingga dilanjutnya uji t dimana hasil uji t yaitu 0.034 < 0.05 yang menunjukan H0 ditolak atau terdapat pengaruh strategi pembelajaran diferensiasi terhadap hasil belajar matematika materi geometri bangun ruang.