cover
Contact Name
Enggal Mursalin
Contact Email
enggal.mursalin@iainambon.ac.id
Phone
+6285385585481
Journal Mail Official
al-alam.isej@iainambon.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. H. Tarmizi Taher, Batumerah Atas, Sirimau, Kota Ambon, Kode Pos. 97128
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Al-Alam : Islamic Natural Science Education Journal
Core Subject : Education,
Aim Al-Alam: Islamic Natural Science Education Journal (INSEJ) publishes papers from empirical studies (experiment papers) and literature review papers. This journal has accepted and published papers for integrated science studies of both islamic and common values. Scope Al-Alam: Islamic Natural Science Education Journal (INSEJ) specializes in studying the theories and practices of natural science education and is intended to express original researches and current issues. This journal welcomes the contributions of scholars from related fields warmly that consider the following general topics: Development of Teaching and Learning Natural Science Education Innovation of Natural Science Learning Assessment and evaluation of Natural Science Learning Biology Learning Chemistry Learning Physics Learning
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 134 Documents
Kajian Literatur : Pengembangan Lembar Kerja Murid Berbasis Model Guided Inquiry Berbantuan Komik Strip Pada Materi Sistem Gerak Manusia: rahmi maharani; Zulyusri
Al-Alam: Islamic Science Education Journal Vol 5 No 1 (2026): (Edisi Januari) Inovasi Pembelajaran IPA
Publisher : LP2M UIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/al-alam.v5i1.15022

Abstract

Pembelajaran biologi menuntut murid untuk memahami berbagai konsep dan fenomena kehidupan secara ilmiah. Pada materi sistem gerak manusia, murid sering mengalami kesulitan memahami hubungan struktur dan fungsi organ penyusun sistem gerak karena banyaknya istilah ilmiah dan luasnya cakupan materi. Oleh karena itu, diperlukan bahan ajar yang mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman murid. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah Lembar Kerja Murid (LKM) berbasis model Guided Inquiry berbantuan komik strip. Tujuan artikel ini adalah untuk menganalisis potensi pengembangan dan penggunaan LKM berbasis Guided Inquiry berbantuan komik strip pada materi sistem gerak manusia. Metode yang digunakan adalah literature review melalui kajian berbagai jurnal dan sumber pustaka yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa LKM berbasis Guided Inquiry dapat meningkatkan keaktifan dan pemahaman murid, sedangkan komik strip mampu meningkatkan minat belajar dan memudahkan pemahaman materi. Dengan demikian, LKM berbasis Guided Inquiry berbantuan komik strip berpotensi menjadi bahan ajar yang efektif pada materi sistem gerak manusia.
A Studi Literatur: Implementasi Pijar Sekolah sebagai Media Pembelajaran Biologi di Era Digital maury asyura; Relsas Yogica
Al-Alam: Islamic Science Education Journal Vol 5 No 1 (2026): (Edisi Januari) Inovasi Pembelajaran IPA
Publisher : LP2M UIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/al-alam.v5i1.15093

Abstract

This study aims to analyze and synthesize the implementation of School Spotlight as a Biology learning medium in the digital age through a literature review. The research method used was a Systematic Literature Review (SLR), which analyzed various relevant scientific articles on Pijar Sekolah, digital learning, Learning Management Systems (LMS), and Biology education. The results of the study indicate that the implementation of Pijar Sekolah offers various benefits in supporting biology learning, such as improving access to learning, supporting self-directed learning, providing diverse digital learning resources, and aiding in the visualization of abstract biological concepts. An analysis based on the End User Computing Satisfaction (EUCS) dimensions shows that aspects such as content, accuracy, format, ease of use, and timeliness play a role in supporting the effectiveness of the platform’s use. Nevertheless, the implementation of Pijar Sekolah still faces several challenges, such as limited internet connectivity, technical system glitches, limited access to technological devices, and low digital literacy among users. These findings indicate that improvements in system quality, services, and technological infrastructure support are necessary to optimize the use of Pijar Sekolah in Biology education in the digital age.
Analisis Kebutuhan Pengembangan LKPD Berbasis Discovery Learning Bermuatan Emotional Spiritual Quotient (ESQ) Materi Sistem Reproduksi Manusia untuk Peserta Didik Fase F SMA Athifah Desra Fitri; Lufri Lufri
Al-Alam: Islamic Science Education Journal Vol 5 No 1 (2026): (Edisi Januari) Inovasi Pembelajaran IPA
Publisher : LP2M UIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/al-alam.v5i1.15171

Abstract

Media pembelajaran memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran, namun bahan ajar yang digunakan di sekolah masih terbatas, kurang inovatif, dan belum mengintegrasikan aspek emosional serta spiritual peserta didik. Hal ini berdampak pada rendahnya keterlibatan, motivasi belajar, serta pemahaman konsep siswa, khususnya pada materi sistem reproduksi manusia yang bersifat kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Discovery Learning bermuatan Emotional Spiritual Quotient (ESQ) yang valid dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran biologi. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model 4-D yang meliputi tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate), namun penelitian ini dibatasi sampai tahap pengembangan. Subjek penelitian terdiri dari 2 dosen ahli, 1 guru biologi, dan 35 peserta didik Fase F SMA. Instrumen penelitian meliputi angket observasi kebutuhan, lembar validasi, dan angket praktikalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan memiliki tingkat validitas sebesar 90,66% dengan kategori sangat valid, serta tingkat praktikalitas berdasarkan respon guru sebesar 91,14% dan peserta didik sebesar 92,42% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, LKPD berbasis Discovery Learning bermuatan ESQ layak digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran biologi.
A Studi Literatur: Minat Murid terhadap Pembelajaran Biologi Berdiferensiasi fadilah nurhatul; Relsas Yogica
Al-Alam: Islamic Science Education Journal Vol 5 No 1 (2026): (Edisi Januari) Inovasi Pembelajaran IPA
Publisher : LP2M UIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/al-alam.v5i1.15286

Abstract

Minat belajar merupakan salah satu aspek penting yang berperan dalam menentukan keberhasilan murid pada pembelajaran Biologi. Penerapan pembelajaran berdiferensiasi menjadi salah satu pendekatan yang mampu mengakomodasi keragaman kesiapan, minat, dan profil belajar murid sehingga proses pembelajaran menjadi lebih bermakna dan berpusat pada murid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat murid terhadap pembelajaran Biologi berdiferensiasi berdasarkan hasil-hasil penelitian yang telah dipublikasikan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis berbagai artikel ilmiah yang relevan dan terbit dalam jurnal nasional maupun internasional pada rentang tahun 2022–2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi memberikan dampak positif terhadap minat murid dalam pembelajaran Biologi. Minat tersebut tercermin melalui meningkatnya perhatian, antusiasme, keterlibatan, partisipasi aktif, dan ketertarikan murid selama proses pembelajaran berlangsung. Pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan, kesiapan, dan karakteristik belajar murid mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan menyenangkan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi berpotensi meningkatkan minat belajar murid sekaligus mendukung terciptanya pembelajaran Biologi yang lebih efektif, inklusif, dan berpusat pada murid.
Efektivitas LKPD Berbasis Project-Based Learning (PjBL) Terintegrasi Kearifan Lokal Payakumbuh Terhadap Kinerja Ilmiah Peserta Didik Pada Materi Bioteknologi Fase E SMA Elisa Aulia; Fitri Arsih; Ardi Ardi; Ganda Hijrah Selaras
Al-Alam: Islamic Science Education Journal Vol 5 No 1 (2026): (Edisi Januari) Inovasi Pembelajaran IPA
Publisher : LP2M UIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/al-alam.v5i1.15303

Abstract

This study was conducted to analyze the effectiveness of using Project-Based Learning (PjBL)-based Student Worksheets (LKPD) linked to the local wisdom of Payakumbuh on students’ academic performance in high school Phase E biotechnology. This study employed a quasi-experimental approach with an unequal control group design. The study participants consisted of 68 students divided into an experimental class and a control class. Data were collected through pretests and posttests, which were then analyzed using normality tests, homogeneity tests, an independent samples t-test, and N-Gain analysis. The analysis results indicated that the average student score in the experimental class increased from 40.91 to 62.41, while in the control class it rose from 41.97 to 56.29. The hypothesis test yielded a significance value of 0.041 (p < 0.05), indicating a significant difference in outcomes between the two groups. The N-Gain value for the experimental class reached 36.98%, falling into the moderate category, while the control class achieved 23.98%, falling into the low category. The research results indicate that the use of PjBL-based worksheets combined with the local wisdom of Payakumbuh can provide a more meaningful learning experience and support improvements in students’ academic performance in biotechnology education.
A Pengembangan Panduan Praktikum Alternatif pada Pembelajaran Biologi SMA: Sebuah Tinjauan Sistematis Salsyabilla Nasril; Fitri Olvia Rahmi
Al-Alam: Islamic Science Education Journal Vol 5 No 1 (2026): (Edisi Januari) Inovasi Pembelajaran IPA
Publisher : LP2M UIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/al-alam.v5i1.15355

Abstract

Praktikum merupakan salah satu komponen penting dalam pembelajaran Biologi di SMA karena berperan dalam meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan proses sains, dan kemampuan berpikir kritis murid. Keterbatasan fasilitas laboratorium di berbagai sekolah mendorong pengembangan panduan praktikum alternatif sebagai solusi untuk mendukung pelaksanaan praktikum yang lebih efektif dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan penelitian mengenai pengembangan panduan praktikum alternatif pada pembelajaran Biologi SMA melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode penelitian mengacu pada pedoman PRISMA 2020 dengan menganalisis sepuluh artikel ilmiah yang relevan dan diterbitkan pada rentang tahun 2020–2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menggunakan model pengembangan 4D, Borg & Gall, dan ADDIE dengan berbagai bentuk panduan praktikum, seperti buku petunjuk, panduan berbasis Problem-Based Learning, Project Based Learning, pendekatan saintifik, media digital, dan QR Code. Sebagian besar produk memiliki tingkat validitas dan kepraktisan yang tinggi serta mampu mendukung peningkatan pemahaman konsep, keterampilan proses sains, kemampuan berpikir kritis, dan motivasi belajar murid. Temuan penelitian menunjukkan bahwa panduan praktikum alternatif berpotensi mendukung pembelajaran Biologi yang lebih efektif, inovatif, kontekstual, dan adaptif terhadap keterbatasan fasilitas laboratorium
Analisis Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik Kelas XI Fase F SMAN 4 Padang Hayatur Rahmi; Rahmadhani Fitri
Al-Alam: Islamic Science Education Journal Vol 5 No 1 (2026): (Edisi Januari) Inovasi Pembelajaran IPA
Publisher : LP2M UIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/al-alam.v5i1.15387

Abstract

Creative thinking skills are one of the essential twenty-first-century competencies that should be developed in Biology learning. However, students' creative thinking skills have not yet developed optimally. This study aimed to describe the creative thinking skills of Grade XI Phase F students at SMAN 4 Padang based on the indicators of curiosity, fluency, originality, elaboration, and flexibility. This study employed a quantitative descriptive research design conducted during the first semester of the 2025/2026 academic year at SMAN 4 Padang. The sample consisted of all Grade XI Phase F students selected using the total sampling technique. Data were collected using an essay test and analyzed descriptively through mean scores and percentages for each indicator. The results showed that the students' creative thinking skills had an average score of 55.04, indicating a low level of creative thinking skills. Among the five indicators, elaboration achieved the highest average score (58.84), whereas fluency obtained the lowest (49.58). The findings are expected to serve as baseline data for designing more student-centered learning strategies to foster students' creative thinking skills in Biology learning.
PEMETAAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK KELAS XI Fase F DI SMAN 4 PADANG Helena Halim; Rahmadhani Fitri
Al-Alam: Islamic Science Education Journal Vol 5 No 1 (2026): (Edisi Januari) Inovasi Pembelajaran IPA
Publisher : LP2M UIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/al-alam.v5i1.15403

Abstract

Keterampilan berpikir kreatif merupakan salah satu kompetensi esensial di abad ke-21. Peserta didik harus memiliki kemampuan ini untuk menghadapi tantangan global dan mampu memecahkan permasalahan secara inovatif, khususnya dalam pembelajaran sains. Namun, kondisi di lapangan sering kali menunjukkan bahwa kemampuan ini belum dipetakan dan dikembangkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi awal serta menganalisis keterampilan berpikir kreatif peserta didik di SMA Negeri 4 Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, sebagai tahap prasyarat dalam Penelitian Tindakan Kelas atau studi pendahuluan. Subjek penelitian terdiri dari empat kelas, yaitu kelas XI F1, XI F2, XI F3, dan Xi F4 di SMA Negeri 4 Padang. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar penilaian yang mengukur empat indikator keterampilan berpikir kreatif menurut Greenstein (2012), yaitu curiosity, fluency, flexibility, originality, dan elaboration. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata gabungan dari seluruh kelas berada pada angka 55,04 yang dikategorikan tidak kreatif. Keterampilan berpikir kreatif peserta didik masih perlu ditingkatkan secara signifikan, dan tingginya aspek curiosity dapat dimanfaatkan sebagai awalan untuk mengoptimalkan proses pembelajaran biologi melalui model pembelajaran inovatif seperti Inquiry Based Learning.
Kajian Literatur: Pengembangkan LKM Berbasis Problem Based Learning Berorientasi Sustainable Development Goal (SDG) 3 Pada Materi Sistem Peredaran Darah Larasati Azzura Larasati; Zulyusri Zulyusri
Al-Alam: Islamic Science Education Journal Vol 5 No 1 (2026): (Edisi Januari) Inovasi Pembelajaran IPA
Publisher : LP2M UIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/al-alam.v5i1.15435

Abstract

Lembar Kerja Murid (LKM) berbasis Problem Based Learning (PBL) berpotensi meningkatkan kemampuan berpikir kritis murid, namun pengembangannya yang berorientasi Sustainable Development Goal (SDG) 3 pada materi sistem peredaran darah masih terbatas. Kajian ini bertujuan menganalisis potensi LKM berbasis PBL dalam mendukung pencapaian SDG 3 pada materi sistem peredaran darah melalui systematic literature review terhadap 9 artikel ilmiah yang diperoleh dari basis data ERIC, Google Scholar, dan Garuda dengan rentang tahun 2021–2026. Hasil kajian menunjukkan LKM berbasis PBL pada materi sistem peredaran darah memiliki tingkat validitas sangat valid (88,61%–96,67%) dan praktikalitas sangat praktis (82,50%–97,86%), serta memiliki keterkaitan kuat dengan target SDG 3 tentang Good Health and Well-Being melalui konteks kelainan kardiovaskular. Kajian ini menyimpulkan bahwa pengembangan LKM berbasis PBL yang secara eksplisit berorientasi SDG 3 layak dan perlu dilakukan untuk menghasilkan bahan ajar yang inovatif dan berkontribusi pada pembentukan literasi kesehatan murid.
pengaruh Pengaruh Model Pembelajaran Think Talk Write Terhadap Pemahaman Konsep IPA Siswa Kelas VII pada Materi Sistem Tata Surya Tarisa; Skunda Diliarosta; Putri Qalbina; Fatma Wati
Al-Alam: Islamic Science Education Journal Vol 5 No 1 (2026): (Edisi Januari) Inovasi Pembelajaran IPA
Publisher : LP2M UIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/al-alam.v5i1.15438

Abstract

Science education in schools today still faces various challenges, one of which is students’ low conceptual understanding, which impacts their learning. Students tend to memorize material without understanding its meaning, the relationships between concepts, and their application in daily life. This situation is exacerbated by a teaching approach that remains teacher-centered. As a result, students’ engagement in thinking, speaking, and writing about what they understand has not yet reached an optimal level. The Think Talk Write (TTW) learning model is an alternative that can be used to address this issue. This study is quantitative and employs a quasi-experimental method with a nonequivalent control group design. Purposive sampling was used to determine the sample. The results of the hypothesis test showed that the significance value was 0.005, which is less than the significance level of 0.05 (p < 0.05). Therefore, H₀ was rejected and H₁ was accepted, indicating that the implementation of the TTW learning model has a significant effect on students’ conceptual understanding. In the class that used the TTW model, students’ conceptual understanding was better than in the class that used the conventional model. Teacher activities and student activities each accounted for 93%. The implementation of the TTW model was rated as “very good.”

Page 11 of 14 | Total Record : 134