cover
Contact Name
HINDAH MUSTIKA
Contact Email
hindahmustika@stiesia.ac.id
Phone
+6281263114583
Journal Mail Official
kreanova@stiesia.ac.id
Editorial Address
Jl. Menur Pumpungan No.30 Menur Pumpungan, Kec. Sukolilo Kota SBY, Jawa Timur 60118
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova)
ISSN : 2798527X     EISSN : 2798527X     DOI : https://doi.org/10.24034/kreanova
Jurnal KREANOVA merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang memiliki tujuan untuk memfasilitasi para ilmuwan, pelaksana pengabdian kepada masyarakat dan praktisi bisnis dalam mempublikasikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang meliputi bidang ekonomi, manajemen dan bisnis,, akuntansi, komunikasi dan informasi, ekonomi pembangunan serta ilmu sosial dan budaya. Jurnal KREANOVA diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya sebanyak tiga kali setahun yaitu pada bulan Januari, Mei,dan September.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2023)" : 7 Documents clear
PROGRAM PELATIHAN PENINGKATAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI UNTUK SISWA-SISWI SMA TRI KARYA SURABAYA Auditia Setiobudi; Linda Laurensia Soetandio; Antoni Yohan Wijaya; Tommy Christian Efrata; Timotius Febry Christian
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v3i2.5521

Abstract

Indonesia kaya akan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang berkualitas. Seiring berkembangnya zaman, semakin banyak lapangan kerja baru terbuka dan menghasilkan tenaga kerja yang semakin melimpah. Pada sisi lain, masih banyak lapisan masyarakat yang potensinya belum dijangkau. Hal ini menjadi pertimbangan perlunya program pelatihan yang merata untuk memaksimalkan potensi dan kemampuan yang dimiliki oleh sumber daya manusia di Indonesia. Program pelatihan dapat dimulai dengan sektor pendidikan sebagai penyumbang generasi muda. Di lingkup sekolah, para siswa diajarkan keterampilan serta nilai luhur yang dapat diterapkan saat terjun dalam dunia kerja. Tetapi sebelum mempelajari seluruh keterampilan yang diperlukan, skill komunikasi merupakan modal dasar dalam mengembangkan skill lainnya. Komunikasi membantu siswa untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Pelatihan yang tepat dan efektif dapat membuat potensi siswa siswi tersalurkan pada bidang yang sesuai dan turut memberikan dampak, memajukan perekonomian Indonesia dan keberlangsungan. Hal ini perlu adanya upaya yang cukup baik untuk mewujudkan apa yang telah menjadi visi dan misi.
PELATIHAN PEMBUATAN CAIRAN PEMBERSIH METHYL ETHYL SULFONATE – ECO ENZYME DI KAMPOENG KULINER MAKASSAR Andi Zulfikar Syaiful; Muh. Fikruddin Buraerah; Ridwan Ridwan
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v3i2.5533

Abstract

Kebutuhan sabun dan deterjen meningkat sejak Pandemi COVID-19 seiring dengan peningkatan pola hidup bersih dan sehat. Hal ini juga dialami oleh UMKM Kampoeng Kuliner Makassar (KKM) yang menggunakan berbagai produk berbeda untuk membersihkan lantai, dinding, dan peralatan di area dapur dan kamar mandi, sehingga mengakibatkan tingginya biaya produk pembersih dan banyaknya kemasan plastik dari berbagai produk. Oleh karena itu, cairan pembersih serbaguna yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan sangat dibutuhkan oleh KKM. Kombinasi Methyl Ethyl Sulfonate (MES) dan Eco Enzyme (EE) memiliki banyak keunggulan karena keduanya ramah lingkungan. MES merupakan surfaktan alami yang berasal dari limbah produksi minyak kelapa/sawit, sedangkan eco enzyme berasal dari proses fermentasi limbah kulit buah yang banyak dihasilkan di KKM. Pelatihan dilakukan dalam bentuk ceramah disertai diskusi interaktif dan praktek pembuatan cairan pembersih secara mandiri. MES-EE yang dihasilkan memiliki profil kualitas yang disukai oleh mitra KKM, terutama daya pembersih yang tinggi, mudah dibilas, dan tidak mengiritasi kulit. Penggunaan MES-EE sebagai cairan pembersih serbaguna dapat mengurangi pengeluaran bahan kimia pembersih hingga 50% di KKM.  
PELATIHAN PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL DI MEDIA SOSIAL UNTUK KOMUNITAS WARIA SURABAYA (PERWAKOS) Evi Farsiah Utami; Setya Putri Erdiana; Fenty Fahminnansih
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v3i2.5573

Abstract

Perwakos merupakan salah satu lembaga swadaya masyarakat di Indonesia yang mewadahi kaum waria yang berlokasi di Kota Surabaya. Waria seringkali menjadi korban stigmatisasi negatif di masyarakat, karenanya Perwakos mengarahkan para anggotanya untuk dapat meningkatkan keterampilan sebagai penunjang keahlian waria. Salah satu keterampilan yang dibutuhkan yaitu mengoperasikan dan membuat konten di media sosial sebagai upaya meningkatkan relevansi dan eksistensi identitas diri. Hal ini juga berfungsi sebagai kepentingan positif komunitas itu sendiri dalam menjalin hubungan dengan khalayak luas.  Oleh sebab itu, pada kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pelatihan yang bertajuk “Pelatihan Perancangan Komunikasi Visual di Media sosial untuk Perwakos”.  Metode yang dilakukan sebelum melakukan pelatihan adalah dengan observasi dan wawancara terkait kebutuhan staf Perwakos, kemudian melakukan sosialisasi kegiatan dan kesepakatan teknis pelaksanaan pelatihan. Adapun indikator keberhasilan dari pelatihan ini yaitu menambah wawasan terkait pembuatan konten yang menarik, motivasi penggunaan aplikasi canva, dan meningkatkan daya kreativitas para staf Perwakos. Hasil dari kegiatan ini adalah evaluasi pelatihan dalam penggunaan aplikasi desain Canva, yang disebar melalui kuesioner kepada para peserta pelatihan. Hasil kesimpulan kuesioner menyebutkan bahwa pelatihan ini dapat menambah wawasan baru dan meningkatkan keterampilan atau kreativitas dalam mengembangkan konten media sosial. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan para peserta terkait pemanfaatan aplikasi desain online.
SOSIALISASI PENCEGAHAN NYERI PINGGANG DENGAN PENGENALAN POSISI ERGONOMIS DALAM KEGIATAN SEHARI-HARI Luci Handayani; Katmini Katmini; Nurma Nurma; Nurlizan Nurlizan; Alfian Irdhani
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v3i2.5321

Abstract

Nyeri pinggang merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi pada berbagai tingkat usia dan penanganan bukan hanya mencakup kuratif namun perlu juga sosialisasi tentang cara pencegahannya. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang posisi ergonomis dalam kegiatan sehari-hari guna mencegah terjadinya keluhan nyeri pinggang di Desa Surien Kota Banda Aceh. Metode yang digunakan adalah diagram tulang ikan (Fishbone), metode Urgency, Seriousness, Growth (USG), dan analisis Strength, Weakness, Opportunity, Threat (SWOT). Berdasarkan hasil pengkajian yang dilakukan, diperoleh penentuan masalah terkait sosialisasi pencegahan nyeri pinggang dengan pengenalan posisi ergonomis dalam kegiatan sehari-hari kepada masyarakat di Desa Surien Kota Banda Aceh. Sehingga untuk mengatasi permasalahan tersebut meliputi sosialisasi posisi ergonomis melalui pemanfaatan media promosi kesehatan di Desa Surien Kota Banda Aceh. Kegiatan sosialisasi ini secara spesifik mengkaji pengetahuan masyarakat tentang upaya pencegahan nyeri pinggang melalui pengenalan posisi ergonomis dalam kegiatan sehari-hari, dengan memberikan pemahaman kesehatan melalui pengembangan media edukasi kesehatan.
PENGEMBANGAN MIKROBA EM4 UNTUK FERMENTASI PUPUK ORGANIK DI DESA CARANG WULUNG WONOSALAM Ponidi Ponidi; Anastas Rizaly
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v3i2.5547

Abstract

Pupuk organik merupakan bahan yang berasal dari sisa-sisa tanaman dan hewan, seperti pupuk kandang, kompos, pupuk hijau, jerami, dan bahan lain yang dapat berperan memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Bahan organik tidak dapat menggantikan peran dari pupuk anorganik sebagai pemasok hara, karena kandungan unsur hara dalam bahan organik relatif rendah, namun demikian bahan organik dapat meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk anorganik. Selain dapat menyelesaikan permasalahan pemenuhan kebutuhan pupuk pemanfaatan pupuk organik dapat mengatasi limbah peternakan yang dihasilkan berupa feses ternak, urine, dan sisa makanan ternak. Pemanfaatan limbah kotoran ternak dapat dikelola dengan melakukan proses fermentasi dengan bakteri EM4. Desa Carang Wulung Kecamatan Wonosalam adalah salah satu desa yang mengalami permasalahan tersebut, di mana desa tersebut memiliki potensi melimpahnya kotoran ternak yang dihasilkan dari kotoran peternak sapi perah, peternak kambing etawa dan peternak kelinci. Dengan kondisi yang demikian peneliti mempunyai rencana melakukan penelitian dengan memanfaatkan bakteri EM 4 untuk mempercepat proses fermentasi komposisi campuran material pupuk organik dengan tingkat keberhasilan 90 %.
SOSIALISASI HASIL PENELITIAN STUDI ETNOMEDISIN DAN UJI AKTIVITAS ANTI-SARS-COV-2 Dwi Kusuma Wahyuni; Rizal Adistya Putra Pradana; Listiyani Suhargo
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v3i2.5557

Abstract

Pandemi Covid-19 menuntut masyarakat di dunia untuk hidup sehat, hingga saat ini belum ada obat atau vaksin yang efektif untuk menghentikan laju penyebaran Covid-19. Indonesia memiliki kearifan lokal untuk memanfaatkan tanaman sebagai alternatif pengobatan. Penggunaan tanaman sebagai pengobatan tradisional menjadi salah satu solusi hidup sehat di masa pandemi Covid-19. Tanaman memiliki banyak khasiat yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan sistem imun tubuh dan mencegah penyebaran Covid-19. Namun informasi tersebut masih banyak yang belum terdokumentasi dan menyebar kepada seluruh masyarakat dalam berbagai macam kalangan usia. Penelitian studi etnomedisin telah dilakukan untuk membantu mendokumentasikan dan memberikan informasi terkait manfaat tanaman yang ada di sekitar kita khususnya untuk pencegahan Covid-19. Metode yang digunakan adalah snowball sampling, hasil yang didapatkan adalah terdapat >100 jenis tanaman yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pengobatan tradisional. Tanaman seperti jahe, kunyit, dan tempuyung memiliki potensi untuk mencegah penyebaran coronavirus. Hasil penelitian yang diperoleh disosialisasikan kepada masyarakat luas secara nasional melalui sarana zoom meeting.  
PENGEMBANGAN PRODUK JAMU DAN SIMPLISIA DARI TANAMAN LOKAL SUKU TENGGER Retno Widyowati; Sukardiman Sukardiman; Tutik Sri Wahyuni; Aty Widyawaruyanti; Kholis Amalia Nofianti
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v3i2.5672

Abstract

Desa Ngadisari, Kabupaten Probolinggo memiliki beragam tanaman liar yang berpotensi dimanfaatkan untuk pengobatan. Beberapa diantaranya adalah adas, jarak, kecubung, keningar, purwoceng, krangean, kayu ampet, pulosari, dan pronojiwo. Beragamnya tanaman yang ada di sekitar masyarakat setempat merupakan kekayaan tersendiri dari daerah ini, namun tidak banyak masyarakat Desa Ngadisari yang memanfaatkannya secara baik. Hal ini terjadi karena aspek kekurangpraktisan yaitu bahan-bahannya harus diramu terlebih dahulu, selain itu banyak kios yang menjual obat modern di lokasi terpencilpun. Berdasarkan latar belakang di atas, maka dilakukan pelatihan pengembangan produk jamu dan simplisia dari tanaman lokal Bromo bagi masyarakat Suku Tengger, khususnya di Desa Ngadisari, Probolinggo. Produk tersebut berupa jamu godogan, teh herba dan simplisia yang dapat digunakan oleh masyarakat ataupun dipasarkan dengan nilai ekonomi tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan. Hal ini dapat menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat Desa Ngadisari sehingga meningkatkan perekonomian dan taraf kesehatan masyarakat desa tersebut, sehingga hal ini bisa membuat lingkungan baik.

Page 1 of 1 | Total Record : 7