cover
Contact Name
HINDAH MUSTIKA
Contact Email
hindahmustika@stiesia.ac.id
Phone
+6281263114583
Journal Mail Official
kreanova@stiesia.ac.id
Editorial Address
Jl. Menur Pumpungan No.30 Menur Pumpungan, Kec. Sukolilo Kota SBY, Jawa Timur 60118
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova)
ISSN : 2798527X     EISSN : 2798527X     DOI : https://doi.org/10.24034/kreanova
Jurnal KREANOVA merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang memiliki tujuan untuk memfasilitasi para ilmuwan, pelaksana pengabdian kepada masyarakat dan praktisi bisnis dalam mempublikasikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang meliputi bidang ekonomi, manajemen dan bisnis,, akuntansi, komunikasi dan informasi, ekonomi pembangunan serta ilmu sosial dan budaya. Jurnal KREANOVA diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya sebanyak tiga kali setahun yaitu pada bulan Januari, Mei,dan September.
Articles 112 Documents
PELATIHAN PEMBUATAN CAIRAN PEMBERSIH METHYL ETHYL SULFONATE – ECO ENZYME DI KAMPOENG KULINER MAKASSAR Syaiful, Andi Zulfikar; Buraerah, Muh. Fikruddin; Ridwan, Ridwan
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 2 (2023): Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v3i2.5533

Abstract

Kebutuhan sabun dan deterjen meningkat sejak Pandemi COVID-19 seiring dengan peningkatan pola hidup bersih dan sehat. Hal ini juga dialami oleh UMKM Kampoeng Kuliner Makassar (KKM) yang menggunakan berbagai produk berbeda untuk membersihkan lantai, dinding, dan peralatan di area dapur dan kamar mandi, sehingga mengakibatkan tingginya biaya produk pembersih dan banyaknya kemasan plastik dari berbagai produk. Oleh karena itu, cairan pembersih serbaguna yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan sangat dibutuhkan oleh KKM. Kombinasi Methyl Ethyl Sulfonate (MES) dan Eco Enzyme (EE) memiliki banyak keunggulan karena keduanya ramah lingkungan. MES merupakan surfaktan alami yang berasal dari limbah produksi minyak kelapa/sawit, sedangkan eco enzyme berasal dari proses fermentasi limbah kulit buah yang banyak dihasilkan di KKM. Pelatihan dilakukan dalam bentuk ceramah disertai diskusi interaktif dan praktek pembuatan cairan pembersih secara mandiri. MES-EE yang dihasilkan memiliki profil kualitas yang disukai oleh mitra KKM, terutama daya pembersih yang tinggi, mudah dibilas, dan tidak mengiritasi kulit. Penggunaan MES-EE sebagai cairan pembersih serbaguna dapat mengurangi pengeluaran bahan kimia pembersih hingga 50% di KKM.  
PELATIHAN PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL DI MEDIA SOSIAL UNTUK KOMUNITAS WARIA SURABAYA (PERWAKOS) Utami, Evi Farsiah; Erdiana, Setya Putri; Fahminnansih, Fenty
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 2 (2023): Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v3i2.5573

Abstract

Perwakos merupakan salah satu lembaga swadaya masyarakat di Indonesia yang mewadahi kaum waria yang berlokasi di Kota Surabaya. Waria seringkali menjadi korban stigmatisasi negatif di masyarakat, karenanya Perwakos mengarahkan para anggotanya untuk dapat meningkatkan keterampilan sebagai penunjang keahlian waria. Salah satu keterampilan yang dibutuhkan yaitu mengoperasikan dan membuat konten di media sosial sebagai upaya meningkatkan relevansi dan eksistensi identitas diri. Hal ini juga berfungsi sebagai kepentingan positif komunitas itu sendiri dalam menjalin hubungan dengan khalayak luas.  Oleh sebab itu, pada kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pelatihan yang bertajuk “Pelatihan Perancangan Komunikasi Visual di Media sosial untuk Perwakos”.  Metode yang dilakukan sebelum melakukan pelatihan adalah dengan observasi dan wawancara terkait kebutuhan staf Perwakos, kemudian melakukan sosialisasi kegiatan dan kesepakatan teknis pelaksanaan pelatihan. Adapun indikator keberhasilan dari pelatihan ini yaitu menambah wawasan terkait pembuatan konten yang menarik, motivasi penggunaan aplikasi canva, dan meningkatkan daya kreativitas para staf Perwakos. Hasil dari kegiatan ini adalah evaluasi pelatihan dalam penggunaan aplikasi desain Canva, yang disebar melalui kuesioner kepada para peserta pelatihan. Hasil kesimpulan kuesioner menyebutkan bahwa pelatihan ini dapat menambah wawasan baru dan meningkatkan keterampilan atau kreativitas dalam mengembangkan konten media sosial. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan para peserta terkait pemanfaatan aplikasi desain online.
SOSIALISASI PENCEGAHAN NYERI PINGGANG DENGAN PENGENALAN POSISI ERGONOMIS DALAM KEGIATAN SEHARI-HARI Handayani, Luci; Katmini, Katmini; Nurma, Nurma; Nurlizan, Nurlizan; Irdhani, Alfian
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 2 (2023): Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v3i2.5321

Abstract

Nyeri pinggang merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi pada berbagai tingkat usia dan penanganan bukan hanya mencakup kuratif namun perlu juga sosialisasi tentang cara pencegahannya. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang posisi ergonomis dalam kegiatan sehari-hari guna mencegah terjadinya keluhan nyeri pinggang di Desa Surien Kota Banda Aceh. Metode yang digunakan adalah diagram tulang ikan (Fishbone), metode Urgency, Seriousness, Growth (USG), dan analisis Strength, Weakness, Opportunity, Threat (SWOT). Berdasarkan hasil pengkajian yang dilakukan, diperoleh penentuan masalah terkait sosialisasi pencegahan nyeri pinggang dengan pengenalan posisi ergonomis dalam kegiatan sehari-hari kepada masyarakat di Desa Surien Kota Banda Aceh. Sehingga untuk mengatasi permasalahan tersebut meliputi sosialisasi posisi ergonomis melalui pemanfaatan media promosi kesehatan di Desa Surien Kota Banda Aceh. Kegiatan sosialisasi ini secara spesifik mengkaji pengetahuan masyarakat tentang upaya pencegahan nyeri pinggang melalui pengenalan posisi ergonomis dalam kegiatan sehari-hari, dengan memberikan pemahaman kesehatan melalui pengembangan media edukasi kesehatan.
PENGEMBANGAN MIKROBA EM4 UNTUK FERMENTASI PUPUK ORGANIK DI DESA CARANG WULUNG WONOSALAM Ponidi, Ponidi; Rizaly, Anastas
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 2 (2023): Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v3i2.5547

Abstract

Pupuk organik merupakan bahan yang berasal dari sisa-sisa tanaman dan hewan, seperti pupuk kandang, kompos, pupuk hijau, jerami, dan bahan lain yang dapat berperan memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Bahan organik tidak dapat menggantikan peran dari pupuk anorganik sebagai pemasok hara, karena kandungan unsur hara dalam bahan organik relatif rendah, namun demikian bahan organik dapat meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk anorganik. Selain dapat menyelesaikan permasalahan pemenuhan kebutuhan pupuk pemanfaatan pupuk organik dapat mengatasi limbah peternakan yang dihasilkan berupa feses ternak, urine, dan sisa makanan ternak. Pemanfaatan limbah kotoran ternak dapat dikelola dengan melakukan proses fermentasi dengan bakteri EM4. Desa Carang Wulung Kecamatan Wonosalam adalah salah satu desa yang mengalami permasalahan tersebut, di mana desa tersebut memiliki potensi melimpahnya kotoran ternak yang dihasilkan dari kotoran peternak sapi perah, peternak kambing etawa dan peternak kelinci. Dengan kondisi yang demikian peneliti mempunyai rencana melakukan penelitian dengan memanfaatkan bakteri EM 4 untuk mempercepat proses fermentasi komposisi campuran material pupuk organik dengan tingkat keberhasilan 90 %.
SOSIALISASI HASIL PENELITIAN STUDI ETNOMEDISIN DAN UJI AKTIVITAS ANTI-SARS-COV-2 Wahyuni, Dwi Kusuma; Pradana, Rizal Adistya Putra; Suhargo, Listiyani
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 2 (2023): Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v3i2.5557

Abstract

Pandemi Covid-19 menuntut masyarakat di dunia untuk hidup sehat, hingga saat ini belum ada obat atau vaksin yang efektif untuk menghentikan laju penyebaran Covid-19. Indonesia memiliki kearifan lokal untuk memanfaatkan tanaman sebagai alternatif pengobatan. Penggunaan tanaman sebagai pengobatan tradisional menjadi salah satu solusi hidup sehat di masa pandemi Covid-19. Tanaman memiliki banyak khasiat yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan sistem imun tubuh dan mencegah penyebaran Covid-19. Namun informasi tersebut masih banyak yang belum terdokumentasi dan menyebar kepada seluruh masyarakat dalam berbagai macam kalangan usia. Penelitian studi etnomedisin telah dilakukan untuk membantu mendokumentasikan dan memberikan informasi terkait manfaat tanaman yang ada di sekitar kita khususnya untuk pencegahan Covid-19. Metode yang digunakan adalah snowball sampling, hasil yang didapatkan adalah terdapat >100 jenis tanaman yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pengobatan tradisional. Tanaman seperti jahe, kunyit, dan tempuyung memiliki potensi untuk mencegah penyebaran coronavirus. Hasil penelitian yang diperoleh disosialisasikan kepada masyarakat luas secara nasional melalui sarana zoom meeting.  
PENGEMBANGAN PRODUK JAMU DAN SIMPLISIA DARI TANAMAN LOKAL SUKU TENGGER Widyowati, Retno; Sukardiman, Sukardiman; Wahyuni, Tutik Sri; Widyawaruyanti, Aty; Nofianti, Kholis Amalia
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 2 (2023): Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v3i2.5672

Abstract

Desa Ngadisari, Kabupaten Probolinggo memiliki beragam tanaman liar yang berpotensi dimanfaatkan untuk pengobatan. Beberapa diantaranya adalah adas, jarak, kecubung, keningar, purwoceng, krangean, kayu ampet, pulosari, dan pronojiwo. Beragamnya tanaman yang ada di sekitar masyarakat setempat merupakan kekayaan tersendiri dari daerah ini, namun tidak banyak masyarakat Desa Ngadisari yang memanfaatkannya secara baik. Hal ini terjadi karena aspek kekurangpraktisan yaitu bahan-bahannya harus diramu terlebih dahulu, selain itu banyak kios yang menjual obat modern di lokasi terpencilpun. Berdasarkan latar belakang di atas, maka dilakukan pelatihan pengembangan produk jamu dan simplisia dari tanaman lokal Bromo bagi masyarakat Suku Tengger, khususnya di Desa Ngadisari, Probolinggo. Produk tersebut berupa jamu godogan, teh herba dan simplisia yang dapat digunakan oleh masyarakat ataupun dipasarkan dengan nilai ekonomi tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan. Hal ini dapat menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat Desa Ngadisari sehingga meningkatkan perekonomian dan taraf kesehatan masyarakat desa tersebut, sehingga hal ini bisa membuat lingkungan baik.
IMPLEMENTASI LANSIA SEHAT DENGAN PROGRAM PENGENDALIAN PENYAKIT KRONIS DI PUSKESMAS PESANTREN 1 KOTA KEDIRI Widyowati, Agustin; Banunaek, Deblora F; Kusnadi, Kusnadi; Sugiarto, Idwan Tunggal; Lino, Marianus
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 3 (2023): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v3i3.5318

Abstract

Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) khususnya hipertensi dan diabetes mellitus merupakan salah satu program pemerintah dalam naungan BPJS Kesehatan, yang bertujuan untuk mengurangi risiko komplikasi dan peningkatan kualitas hidup penderita penyakit kronis. Cakupan pelayanan prolanis di UPTD Puskesmas Pesantren 1 Kota Kediri masih di bawah 20%. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan dan mengimplementasi program pengendalian penyakit kronis (Prolanis). Pengabdian masyarakat dilakukan bulan Mei-Juni 2022 dengan sasaran lansia (lanjut usia) di UPTD Puskesmas Pesantren 1 Kota Kediri dan dianalisis melalui beberapa tahap yaitu Fishbone, USG, SWOT. Prioritas masalah yang didapatkan hasil bahwa pelayanan prolanis dilakukan dalam gedung puskesmas. Implementasi untuk meningkatkan cakupan pelayanan prolanis melalui pelayanan luar gedung, baik secara kelompok maupun individu (home visit), senam lansia, penyuluhan tentang PTM dan pemeriksaan kesehatan (timbang berat badan, periksa tekanan darah, pemeriksaan gula darah, asam urat dan kolesterol, vaksinasi Covid-19). Ketercapaian cakupan prolanis perlu melakukan modifikasi pelayanan dengan memperhatikan kejelasan informasi pelayanan, jumlah sasaran, waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan.
METODE KOMUNIKASI VISUAL DAN PENGGUNAAN LEAFLET PADA FISIOTERAPI DI RSUD AL IHSAN BALE ENDAH BANDUNG Laluyan, Hilda Anggraeni; Peristiowati, Yuly; Latifah, Wing Umi; Hangriani, Fransiska Xaveria; Revani, Hilda Dea
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 3 (2023): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v3i3.5360

Abstract

Kesehatan masyarakat merupakan ilmu dan seni untuk mencegah penyakit, memperpanjang hidup, dan meningkatkan kesehatan, melalui upaya-upaya pengorganisasian masyarakat. Masalah kesehatan masyarakat adalah multikausal, maka pemecahnya harus secara multidisiplin, oleh karena itu, kesehatan masyarakat sebagai seni atau prakteknya mempunyai bentangan yang luas. Semua kegiatan baik langsung maupun tidak untuk mencegah penyakit (preventif), meningkatkan kesehatan (promotif), terapi (terapi fisik, mental, dan sosial) atau kuratif, maupun pemulihan (rehabilitatif) kesehatan (fisik, mental, sosial) adalah upaya kesehatan masyarakat. Tujuan residensi ini secara umum adalah untuk meningkatkan mutu dan kualitas dalam proses pelayanan, menganalisa faktor-faktor yang menjadi penyebab belum efektifnya pelaksanaan program edukasi di poli fisioterapi RSUD AL IHSAN dan mencari strategi yang tepat dalam upaya pengembangan pelayanan fisioterapi di RSUD AL IHSAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode fishbone yang meliputi man, material, method, mother nature, machine, metode Urgency, Seriousness, Growth (USG), dan analisis Strength, Weakness, Opportunity, Threat (SWOT). Berdasarkan hasil pengkajian keberhasilan proses fisioterapi dipengaruhi beberapa faktor diantaranya adalah kompetensi petugas dalam memberikan pelayanan.
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN LAYANAN RAWAT JALAN BERBASIS TELEMEDICINE DI RUMAH SAKIT GRAHA MEDIKA BANYUWANGI Melda, Byba; Primawati, Ika; Kasimbara, Rachma Putri
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 3 (2023): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v3i3.5394

Abstract

Rumah sakit sebagai fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan prima termasuk layanan rawat jalan dituntut untuk menggunakan inovasi pelayanan yang berorientasi pada digitalisasi pelayanan salah satunya pelayanan berbasis telemedicine. Hadirnya Revolusi Industri 4.0 pada pelayanan kesehatan mengharuskan setiap rumah sakit lebih up to date dalam mengaplikasikannya sehingga sistem pelayanan kesehatan dapat lebih cepat, mudah diakses kapan dan di mana saja, yang diikuti dengan semakin terbukanya masyarakat dengan teknologi digital. Tujuan pengabdian ini untuk membuat peta jalan (Pathway) dengan memberikan pelatihan fokus pada sistem pelayanan rawat jalan di Rumah Sakit Graha Medika Banyuwangi berbasis telemedicine yang memudahkan pelayanan kesehatan untuk diakses oleh masyarakat utamanya pada era pandemi covid-19. Salah satu metode yang di terapkan adalah dengan pengaplikasian dari diagram Fishbone yang meliputi, metode, equipment, man¸material, environment. Setelah pengaplikasian rancangan Flowchart SOP pelayanan fisioterapi berbasis telemedicine dan menentukan prioritas masalah dengan menggunakan kriteria matriks berdasarkan dari tingkat urgensi (U), tingkat keseriusan (S) dan tingkat perkembangan (G) pada masing-masing masalah. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan mengambil beberapa data permasalahan di Rumah Sakit Graha Medika Banyuwangi di mana indikator yang digunakan sebagai studi pendahuluan adalah pelayanan rawat jalan dan penggunaan telemedicine sebagai media pelayanan kesehatan.
BERDAYA BERSAMA; PENDAMPINGAN MARKETING ENTREPRENEURIAL BAGI UMK DENGAN METODE HYBRID SERVICE LEARNING Ardianti, Retno
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 3 (2023): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v3i3.5839

Abstract

Perubahan gaya hidup konsumen selama masa pandemi menuntut adanya perubahan bagi pelaku usaha dalam cara memasarkan produk. Namun demikian tidak semua pelaku usaha, khususnya pada skala mikro dan kecil memiliki kesiapan untuk melakukan perubahan yang terkait dengan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Oleh karena itu kami memberikan dukungan bagi pelaku usaha melalui kegiatan pengabdian masyarakat dengan menggunakan metode service learning. Metode ini merupakan kombinasi antara academic learning dengan community service yang dapat dilakukan baik secara online maupun on-site (hybrid). Kegiatan abdimas ini dilakukan pada 10 usaha mikro kecil yang berada di Wilayah Surabaya, Sidoarjo, Bandung, Bali, hingga Halmahera Utara dan Nusa Tenggara Timur. Berdasarkan evaluasi, kegiatan ini membantu entrepreneurs dalam menyusun strategi pemasaran jangka panjang serta dalam mengoptimalkan pemasaran melalui media sosial maupun e-marketplace. Bagi mahasiswa, kegiatan ini memberikan manfaat berupa penguasaan softskills, hardskills, maupun kesempatan untuk mengenali kekurangan ataupun potensi diri. Hal ini merupakan dampak yang melebihi manfaat yang dapat diperoleh dari pembelajaran dengan metode konvensional.

Page 6 of 12 | Total Record : 112