Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova)
Jurnal KREANOVA merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang memiliki tujuan untuk memfasilitasi para ilmuwan, pelaksana pengabdian kepada masyarakat dan praktisi bisnis dalam mempublikasikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang meliputi bidang ekonomi, manajemen dan bisnis,, akuntansi, komunikasi dan informasi, ekonomi pembangunan serta ilmu sosial dan budaya. Jurnal KREANOVA diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya sebanyak tiga kali setahun yaitu pada bulan Januari, Mei,dan September.
Articles
101 Documents
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KELOMPOK PETANI GARAM MELALUI PENGGUNAAN TEKNOLOGI GEOMEMBRAN
I Wayan Gde Sarmawa;
I Nyoman Senimantara;
I Gusti Bagus Udayana
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24034/kreanova.v3i1.5516
Usaha untuk membantu petani khususnya petani garam di Desa Kusamba yang tergabung dalam Kelompok Petani Garam Sarining Segara dirasakan penting mengingat rendahnya produktivitas petani garam tersebut. Hasil pengamatan dan wawancara dengan sejumlah anggota kelompok petani garam menemukan rendahnya produktivitas disebabkan karena proses pembuatan garam oleh kelompok petani garam di tempat ini dilakukan secara tradisional. Program Pengabdian Kepada Masyarakat dilakukan untuk membantu petani menerapkan teknologi tepat guna agar dapat meningkatkan produktivitas para petani garam. Teknologi yang ditawarkan adalah penerapan teknologi geomembrane. Penerapan teknologi geomembran dalam proses pembuatan garam pada kelompok petani garam Sarining Segara Desa Kusamba, ternyata mampu meningkatkan produktivitas para petani garam tersebut. Hal ini terbukti dari hasil uji coba yang dilakukan dalam program pengabdian kepada masyarakat (PKM) menemukan dimana penerapan teknologi geomembran mampu mempercepat proses pengeringan air laut, mempercepat pengeringan air garam, kualitas garam yang dihasilkan lebih putih dan lebih bersih, serta kandungan zat garam (NaCL) menjadi lebih tinggi.
STRATEGI PEMASARAN DIGITAL BUDIDAYA LELE DALAM UPAYA PENGUATAN EKONOMI MASYARAKAT KELURAHAN ARJOWINANGUN
Firda Meisaroh;
Agus Hermawan;
Agung Winarno
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24034/kreanova.v3i1.5075
Budidaya ikan lele akhir-akhir ini menjadi primadona dalam sektor bisnis UMKM. Ikan lele dinilai mudah untuk dibudidayakan, pertumbuhan cepat, mampu bertahan terhadap penyakit serta membutuhkan biaya yang relatif terjangkau. Potensi tersebut yang berusaha ditangkap oleh pembudidaya di Indonesia. Usaha budidaya ikan lele sudah banyak dikenal dengan menerapkan teknologi dalam pengolahannya. Akan tetapi proses pemasaran menjadi masalah inti yang dihadapi oleh pembudidaya yang ada di Puri Cempaka Putih I Kelurahan Arjowinangun Kecamatan Kedungkandang. Solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan memberikan bantuan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kepada masyarakat. Bantuan langsung yang dapat dilakukan berupa pelatihan dasar mengenai pemasaran digital bagi pemula sebanyak 15 peserta, yakni belajar serta mengenal Google My Business, dalam pengenalan digital marketing dalam pengembangan usaha budidaya ikan lele. Bentuk capaian dari kegiatan ini adalah branding produk, tautan Google My Business, serta penjualan produk lele melalui aplikasi Marketplace yang digunakan sebagai strategi tepat guna agar dapat memasarkan ikan lele secara efektif dan efisien. Metode pencapaian hasil dari kegiatan ini diketahui dari kuesioner yang menunjukkan bahwa masyarakat mampu memanfaatkan pemasaran digital untuk meningkatkan hasil penjualan dan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat menjadi lebih baik.
MANFAAT SENAM NAFAS UNTUK KEBUGARAN PASCA COVID 19 DI DESA WIROCANAN KABUPATEN SUKOHARJO
Ratna Wardani;
Ririt Ika Lestari
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24034/kreanova.v3i1.5353
Setelah dua tahun berjalannya pandemi Covid 19 perjuangan dan kondisi seluruh aspek kehidupan, bahkan aspek perekonomian pun terancam dampak Covid 19, pada akhir 2021 beberapa negara telah mencapai target vaksin Covid 19 sehingga dengan keadaan herd imunity masyarakat tercapai dan perlahan sudah dapat memulihkan keadaan kehidupan masyarakat. Pemulihan fisik pada kasus long Covid 19 bertujuan membantu mempertahankan dan meningkatkan fungsi kapasitas paru serta meningkatkan kemandirian aktivitas fungsional sehari-hari. Latihan nafas yang baik dan benar akan memberikan pengaruh terhadap suplai oksigen ke dalam paru paru, kemudian paru paru akan mengalami pertukaran gas secara proses fisiologis, akibatnya organ jantung juga mendapatkan suplai oksigen yang baik sehingga dapat melakukan fungsi dengan fisiologis pula. Dua organ inilah diperhatikan untuk kemudian berkembang menjadi latihan yang ditujukan untuk kebugaran fisik. Identifikasi masalah menggunakan analisa fishbone yaitu menentukan permasalahan, kemudian mencatat faktor-faktor yang kemungkinan menjadi penyebab permasalahan, kemudian dicari ide-ide alternatif solusi dari permasalahan yang ada dengan analisa USG, selanjutnya melakukan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threaths) terhadap faktor internal dan eksternal. Berdasarkan strategi di atas, maka dapat diterapkan membuat tatacara dan prosedur pelaksanaan senam nafas yang bertujuan untuk pemulihan kebugaran fisik masyarakat di Desa Wirocanan.
PELATIHAN ETIKA BISNIS, MANAJEMEN PEMASARAN DAN PEMBUKUAN SEDERHANA BAGI UMKM DI SWK TAMAN BUNGKUL
Suwitho Suwitho;
Dian Palupi Dian Palupi;
Ulfah Setia Iswara;
Teguh Gunawan Setyabudi
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24034/kreanova.v3i1.5419
Kecamatan Wonokromo memiliki banyak sekali potensi ekonomi masyarakat khusunya dibidang kuliner yang harus terus digali untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang optimal. Upaya peningkatan perekomian masyarakat dilakukan dengan fokus pada usaha-usaha ekonomi kreatif yang terus berkembang. Pelaksanaan program pengabdian ini memiliki tujuan adalah untuk memberikan pelatihan serta pendampingan etika bisnis, manajemen pemasaran digital dan pembukuan sederhana untuk mendukung pelaporan keuangan usaha. Objek kegiatan pengabdian adalah para pelaku UMKM yang terdiri dari pengusaha makanan di Sentra Wisata Kuliner Taman Bungkul yang terus berinovasi dalam memasarkan produk baik secara konvensional maupun secara digital. Pemasaran digital melalui e-commerce (gojek, grab, dan shopee). Beberapa tahapan kegiatan implementasi pemasaran yakni survei lokasi Sentra Wisata Kuliner Taman Bungkul di Kecamatan Wonokromo, pelatihan dan pendampingan bagi UMKM di SWK Taman Bungkul Kecamatan Wonokromo, dan monitoring evaluasi atas implementasi manajemen pemasaran guna memperluas cakupan penjualan dan adanya jaminan keberlangsungan usaha di tengah tantangan persaingan dan semakin menggeliatnya perekonomian saat ini.
PENINGKATAN PEMAHAMAN MASYARAKAT TENTANG APLIKASI OBAT TRADISIONAL YANG TEPAT UNTUK MELAWAN COVID-19
Wiwied Ekasari;
Retno Widyowati;
Neny Purwitasari;
A. Mu’thi Andy Suryadi;
Ram Kumar Sahu
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24034/kreanova.v3i1.5420
Pemanfaatan tanaman obat untuk melawan COVID-19 menjadi tren di masyarakat beberapa tahun terakhir. informasi mengenai penggunaan tanaman obat untuk melawan COVID-19 menyebar dengan cepat sehingga dikhawatirkan dapat meningkatkan kesalahan informasi dan dapat menimbulkan permasalahan kesehatan baru akibat penggunaan obat tradisional yang kurang tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pemanfaatan obat tradisional serta cara pembuatannya yang baik untuk melawan COVID-19. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk ceramah secara daring yang melibatkan 47 orang guru dan pengelola Lembaga Pendidikan Lukman Al Hakim Hidayatullah, Surabaya. Penilaian terhadap tingkat pengetahuan para peserta dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan instrumen berupa sepuluh pertanyaan pilihan ganda dalam format respons tunggal tentang obat tradisional untuk melawan COVID-19 dan cara pembuatan obat tradisional yang baik. Diperoleh peningkatan nilai rata-rata post-test (75,83) dibanding pre-test (51,39) yang menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan para peserta webinar tentang obat tradisional untuk melawan COVID-19 beserta cara pembuatannya yang baik.
THE ROLE OF VILLAGE OWNED BUSINESS ENTITIES IN IMPROVING THE WELFARE OF VILLAGE COMMUNITIES
Mochamad Syafii;
Bustanul Ulum;
Rusdiyanto Rusdiyanto;
Dini Ayu Pramitasari;
Anisaul Hasanah
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24034/kreanova.v3i1.5493
Devotion this analyze and evaluate mission development body effort owned by the village whose goal for move wheel village economy by optimizing village potential. If the village is able to optimize all its potential resources to drive the economy, then the development and strengthening management body effort owned by village expected able to develop business units and innovations that become new potentials in the village so that their mission body effort owned by village materialized , as driver of village life. Village owned body work put to use approach specifically intends to enhance the villagers' economic well-being through the growth of their business ventures. Village-owned formation body endeavor meant To use project programs run by the government and local governments mentioned in the previous sentence to push or accommodate economic activities that are submitted to be managed by the community as well as those that develop in accordance with local customs and culture in order to increase community income (1). The village-owned, on-budget base effort
PROGRAM PELATIHAN PENINGKATAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI UNTUK SISWA-SISWI SMA TRI KARYA SURABAYA
Auditia Setiobudi;
Linda Laurensia Soetandio;
Antoni Yohan Wijaya;
Tommy Christian Efrata;
Timotius Febry Christian
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24034/kreanova.v3i2.5521
Indonesia kaya akan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang berkualitas. Seiring berkembangnya zaman, semakin banyak lapangan kerja baru terbuka dan menghasilkan tenaga kerja yang semakin melimpah. Pada sisi lain, masih banyak lapisan masyarakat yang potensinya belum dijangkau. Hal ini menjadi pertimbangan perlunya program pelatihan yang merata untuk memaksimalkan potensi dan kemampuan yang dimiliki oleh sumber daya manusia di Indonesia. Program pelatihan dapat dimulai dengan sektor pendidikan sebagai penyumbang generasi muda. Di lingkup sekolah, para siswa diajarkan keterampilan serta nilai luhur yang dapat diterapkan saat terjun dalam dunia kerja. Tetapi sebelum mempelajari seluruh keterampilan yang diperlukan, skill komunikasi merupakan modal dasar dalam mengembangkan skill lainnya. Komunikasi membantu siswa untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Pelatihan yang tepat dan efektif dapat membuat potensi siswa siswi tersalurkan pada bidang yang sesuai dan turut memberikan dampak, memajukan perekonomian Indonesia dan keberlangsungan. Hal ini perlu adanya upaya yang cukup baik untuk mewujudkan apa yang telah menjadi visi dan misi.
PELATIHAN PEMBUATAN CAIRAN PEMBERSIH METHYL ETHYL SULFONATE – ECO ENZYME DI KAMPOENG KULINER MAKASSAR
Andi Zulfikar Syaiful;
Muh. Fikruddin Buraerah;
Ridwan Ridwan
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24034/kreanova.v3i2.5533
Kebutuhan sabun dan deterjen meningkat sejak Pandemi COVID-19 seiring dengan peningkatan pola hidup bersih dan sehat. Hal ini juga dialami oleh UMKM Kampoeng Kuliner Makassar (KKM) yang menggunakan berbagai produk berbeda untuk membersihkan lantai, dinding, dan peralatan di area dapur dan kamar mandi, sehingga mengakibatkan tingginya biaya produk pembersih dan banyaknya kemasan plastik dari berbagai produk. Oleh karena itu, cairan pembersih serbaguna yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan sangat dibutuhkan oleh KKM. Kombinasi Methyl Ethyl Sulfonate (MES) dan Eco Enzyme (EE) memiliki banyak keunggulan karena keduanya ramah lingkungan. MES merupakan surfaktan alami yang berasal dari limbah produksi minyak kelapa/sawit, sedangkan eco enzyme berasal dari proses fermentasi limbah kulit buah yang banyak dihasilkan di KKM. Pelatihan dilakukan dalam bentuk ceramah disertai diskusi interaktif dan praktek pembuatan cairan pembersih secara mandiri. MES-EE yang dihasilkan memiliki profil kualitas yang disukai oleh mitra KKM, terutama daya pembersih yang tinggi, mudah dibilas, dan tidak mengiritasi kulit. Penggunaan MES-EE sebagai cairan pembersih serbaguna dapat mengurangi pengeluaran bahan kimia pembersih hingga 50% di KKM.
PELATIHAN PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL DI MEDIA SOSIAL UNTUK KOMUNITAS WARIA SURABAYA (PERWAKOS)
Evi Farsiah Utami;
Setya Putri Erdiana;
Fenty Fahminnansih
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24034/kreanova.v3i2.5573
Perwakos merupakan salah satu lembaga swadaya masyarakat di Indonesia yang mewadahi kaum waria yang berlokasi di Kota Surabaya. Waria seringkali menjadi korban stigmatisasi negatif di masyarakat, karenanya Perwakos mengarahkan para anggotanya untuk dapat meningkatkan keterampilan sebagai penunjang keahlian waria. Salah satu keterampilan yang dibutuhkan yaitu mengoperasikan dan membuat konten di media sosial sebagai upaya meningkatkan relevansi dan eksistensi identitas diri. Hal ini juga berfungsi sebagai kepentingan positif komunitas itu sendiri dalam menjalin hubungan dengan khalayak luas. Oleh sebab itu, pada kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pelatihan yang bertajuk “Pelatihan Perancangan Komunikasi Visual di Media sosial untuk Perwakos”. Metode yang dilakukan sebelum melakukan pelatihan adalah dengan observasi dan wawancara terkait kebutuhan staf Perwakos, kemudian melakukan sosialisasi kegiatan dan kesepakatan teknis pelaksanaan pelatihan. Adapun indikator keberhasilan dari pelatihan ini yaitu menambah wawasan terkait pembuatan konten yang menarik, motivasi penggunaan aplikasi canva, dan meningkatkan daya kreativitas para staf Perwakos. Hasil dari kegiatan ini adalah evaluasi pelatihan dalam penggunaan aplikasi desain Canva, yang disebar melalui kuesioner kepada para peserta pelatihan. Hasil kesimpulan kuesioner menyebutkan bahwa pelatihan ini dapat menambah wawasan baru dan meningkatkan keterampilan atau kreativitas dalam mengembangkan konten media sosial. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan para peserta terkait pemanfaatan aplikasi desain online.
SOSIALISASI PENCEGAHAN NYERI PINGGANG DENGAN PENGENALAN POSISI ERGONOMIS DALAM KEGIATAN SEHARI-HARI
Luci Handayani;
Katmini Katmini;
Nurma Nurma;
Nurlizan Nurlizan;
Alfian Irdhani
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24034/kreanova.v3i2.5321
Nyeri pinggang merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi pada berbagai tingkat usia dan penanganan bukan hanya mencakup kuratif namun perlu juga sosialisasi tentang cara pencegahannya. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang posisi ergonomis dalam kegiatan sehari-hari guna mencegah terjadinya keluhan nyeri pinggang di Desa Surien Kota Banda Aceh. Metode yang digunakan adalah diagram tulang ikan (Fishbone), metode Urgency, Seriousness, Growth (USG), dan analisis Strength, Weakness, Opportunity, Threat (SWOT). Berdasarkan hasil pengkajian yang dilakukan, diperoleh penentuan masalah terkait sosialisasi pencegahan nyeri pinggang dengan pengenalan posisi ergonomis dalam kegiatan sehari-hari kepada masyarakat di Desa Surien Kota Banda Aceh. Sehingga untuk mengatasi permasalahan tersebut meliputi sosialisasi posisi ergonomis melalui pemanfaatan media promosi kesehatan di Desa Surien Kota Banda Aceh. Kegiatan sosialisasi ini secara spesifik mengkaji pengetahuan masyarakat tentang upaya pencegahan nyeri pinggang melalui pengenalan posisi ergonomis dalam kegiatan sehari-hari, dengan memberikan pemahaman kesehatan melalui pengembangan media edukasi kesehatan.