cover
Contact Name
AFDHAL ILAHI
Contact Email
jipdas8@gmail.com
Phone
+6281277708480
Journal Mail Official
jipdas8@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Mhd. Arif Kel. Batang Ayumi Jae, Kec. Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)
ISSN : -     EISSN : 27752445     DOI : https://doi.org/10.37081/jipdas
Core Subject : Education,
Jurnal JIPDAS (Jurnal Imiah Pendidikan Dasar) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal JIPDAS memiliki cakupan yang membahas tentang model pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar yang berhubungan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,007 Documents
PENINGKATAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS V SDN CIPARAY MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASSED LEARNING (PBL) Resti Ulpah Rahmawati; Hatma Heris Mahendra; Agus Ahmad Wakih
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3845

Abstract

Rendahnya minat belajar siswa di kelas V SDN Ciparay dikarenakan pembelajaran masih berpusat pada guru atau menggunakan model pembelajaran langsung. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan minat belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) dalam mata pelajaran IPAS pada materi piramida makanan di SDN Ciparay. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini siswa kelas V SDN Ciparay yang berjumlah 28 siswa terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data ini melalui observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian pada kelas V materi piramida makanan melalui model Problem Based Learning (PBL) menunjukan persentase peningkatan minat belajar pada pratindakan memperoleh 14,29% (minat kurang). Persentase ketuntasan pada siklus I memperoleh hasil 57,14% dengan kriteria (kurang baik) dan presentase pada siklus II memperoleh 82,14% dengan kriteria “sangat baik”. Dari data tersebut diketahui adanya peningkatan minat belajar dari pra tindakan ke siklus II sebesar 67,85%. Dengan demikian, model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada materi piramida makanan di kelas V SDN Ciparay dikatakan berhasil dalam meningkatkan minat belajar siswa karena mencapai persentase ketuntasan yang telah ditentukan sebesar 70%.
PENGGUNAAN METODE EXPLICIT INSTRUCTION DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN VOKASIONAL MERAJUT KEYCHAIN PADA ANAK TUNARUNGU DI SKH NEGERI 01 KOTA CILEGON Mia Robi'ah Adzawiah; Toni Yudha Pratama; Reza Febri Abadi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3853

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan keterampilan vokasional merajut keychain dengan menggunakan metode explicit instruction dalam penerapannya. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif one group pre-test and post-test, serta dianalisa menggunakan uji wilcoxon. Subjek penelitian yaitu siswa tunarungu di SKh Negeri 01 Kota Cilegon dengan jumlah 4 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam berbentuk tes, observasi dan dokumentasi. Pembelajaran keterampilan vokasional ini merupakan bagian dari upaya untuk mengembangkan potensi yang dimiliki siswa yang dapat diarahkan menjadi peluang usaha setelah siswa lulus sekolah. Metode explicit instruction yang diterapkan dalam penelitian ini dilakukan secara berulang dan bertahap agar siswa lebih mudah memahami tahapan pembelajaran yang diberikan. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan uji wilcoxon menunjukkan bahwa Thitung = 0, dengan dasar uji wilcoxon 0,05 dan jumlah sampel N=4, maka diperoleh Ttabel = 0, maka pada saat itu, H0 ditolak karena Thitung = Ttabel yaitu 0=0, maka artinya hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode explicit instruction berpengaruh dalam meningkatkan keterampilan vokasional merajut keychain pada anak tunarungu di SKh Negeri 01 Kota Cilegon.
PENGEMBANGAN MEDIA POP UP BOOK BERBANTUAN QR CODE PADA MATA PELAJARAN IPAS MATERI SIMBIOSIS KELAS V SD NEGERI SAMIR Yeni Rizkiani; Alik Mustafidal Laili
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3856

Abstract

Proses pembelajaran menuntut adanya inovasi media yang dapat meningkatkan minat belajar peserta didik. Pada mata pelajaran IPAS kelas V di SD Negeri Samir, kegiatan belajar masih menggunakan media sederhana, seperti gambar dari buku Cerdas Tangkas dan cetakan yang kurang menarik, khususnya pada topik simbiosis. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat validitas dan kepraktisan media pembelajaran berupa Pop Up Book yang dilengkapi QR Code guna mendukung pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Penelitian ini menerapkan metode Research & Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation), namun hanya sampai tahap implementasi. Hasil validasi menunjukkan bahwa media yang dikembangkan masuk kategori sangat valid, dengan skor rata-rata 92% dari ahli materi dan 95% dari ahli media. Penilaian terhadap kepraktisan menunjukkan hasil 96% dari guru dan 98% dari peserta didik, dengan rata-rata kepraktisan 97% pada kategori "Sangat Praktis". Oleh karena itu, media Pop Up Book dengan QR Code pada materi simbiosis dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran IPAS kelas V.
REPRESENTASI DAMPAK PERUNDUNGAN TERHADAP PERKEMBANGAN EMOSIONAL ANAK PENYANDANG DISABILITAS TUNARUNGU PADA FILM A SILENT VOICE Salsa Billa Fitria Yunisa; Toni Yudha Pratama; Sistriadini Alamsyah Sidik
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3857

Abstract

Perkembangan emosional secara bertahap dengan baik sangat penting bagi setiap anak tanpa terkecuali anak disabilitas. Tidak baiknya perkembangan emosional diakibatkan salah satunya yaitu perundungan tindakan yang memberikan dampak berupa trauma pada anak, Perlunya media seperti film yang bertujuan menjadi komunikasi terhadap masyarakat pada dampak tindakan perundungan. Film yang merepresentasikan atau menjelaskan makna realitas dari dampak perundungan terhadap anak tunarungu yaitu, film animasi Jepang ‘Koe no Katachi’ atau  dalam bahasa Inggris berjudul A Silent Voice.  Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini bertujuan untuk memaknai bagaimana representasi dampak perundungan terhadap perkembangan emosional anak disabilitas tunarungu pada film A Silent Voice. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan studi Pustaka terhadap scene pada film A Silent Voice berdasarkan landasan teori. Analisis data menggunakan semiotika yang dikembangkan oleh Charles Sanders Peirce, yaitu representamen, object, interpretant. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan jika film A Silent Voice ditemukan dampak terhadap mengontrol emosional, sosial emosional dan menyakiti diri sendiri. Dampak terhadap perkembangan emosional yang dirasakan korban perundungan sangat diperlihatkan bagaimana dirinya merasa kurang percaya diri, sedih , dan hingga berkeinginan menyakiti diri.
PENERAPAN MEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN KOSAKATA PADA ANAK DENGAN HAMBATAN PENDENGARAN DI SKH NEGERI 01 KOTA SERANG Hana Nailah Shafhah; Yuni Tanjung Utami; Reza Febri Abadi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3865

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan anak dengan hambatan pendengaran di kelas I SDKh dalam menguasai kosakata benda akibat keterbatasan dalam menerima informasi secara verbal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas media interaktif dalam meningkatkan penguasaan kosakata pada anak dengan hambatan pendengaran di SKh Negeri 01 Kota Serang. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, ditemukan bahwa anak masih mengalami kendala dalam mengenali nama-nama benda di lingkungan sekitar, dan membutuhkan penguatan tambahan dalam menggunakannya dalam kegiatan belajar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain One Group Pre-Test Post-Test dengan tiga anak dengan hambatan pendengaran sebagai subjek. Media interaktif yang digunakan berupa aplikasi pembelajaran dengan gambar, permainan tebak gambar, susun huruf, dan menjodohkan kata dengan gambar. Data diperoleh melalui pretest dan post-test untuk menilai kemampuan anak dalam menunjukkan, menyebutkan, dan menuliskan kosakata. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan setelah perlakuan. Media interaktif terbukti efektif membantu anak lebih mudah memahami dan mengingat kosakata melalui tampilan visual yang menarik dan aktivitas yang menyenangkan.
PENERAPAN MODEL STEAM DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK SEKOLAH DASAR UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI ABAD 21 Ajeng Dara Safira; Maria Chlarita Tia; Evi Lioni Triyanti Saputri; Aurel Fitriana; Taufik Muhtarom
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1)mengetahui pengaruh penerapan model STEAM dalam pembelajaran tematik terhadap peningkatan kompetensi abad 21 siswa; 2) mengetahui model STEAM efektif dalam meningkatkan keterampilan berfikir kritis, kreatif, dan kolaboratif siswa dalam pembelajaran tematik ; 3) mengetahui apa saja tantangan dan peluang dalam menerapkan model STEAM dalam pembelajaran tematik untuk meningkatkan kompetensi abad 21 siswa. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Riview dengan mengkaji beragam sumber yang relevan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan STEAM dapat memadukan berbagai bidang ilmu dalam pembelajaran berbasis proyek, yang secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan literasi sains siswa. Di samping itu, model ini juga memfasilitasi partisipasi aktif siswa dalam proses belajar dan membangun karakter sebagai pembelajar mandiri. Walaupun pelaksanaannya di lapangan menghadapi berbagai tantangan seperti kesiapan guru dan kekurangan media pembelajaran, STEAM tetap menjadi metode yang efektif dalam memenuhi tuntutan pendidikan di abad ke-21. Integrasi model ini dalam pembelajaran terpadu meningkatkan relevansi pendidikan dengan kehidupan sehari-hari dan mendukung realisasi profil pelajar Pancasila yang dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman.
KAJIAN PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM MEWUJUDUKAN PEMBELAJARAN 4K (KOMPETEN, KREATIF, KOMUNIKATIF DAN KOOPERATIF DI KELAS IV SDN 632 SARONDA KABUPATEN LUWU Nurhalizah Nurhalizah; Sukirman Nurdjan; Mirnawati Mirnawati
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3867

Abstract

Skripsi ini membahas tentang kajian pendekatan saintifik dalam mewujudkan pembelajaran 4K (Kompeten, Kreatif, Komunikatif dan Kooperatif). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran dengan pendekatan saintifik oleh guru kelas IV dalam mewujudkan pembelajaran 4K dan mengetahui tantangan dan solusi guru menggunakan pendekatan saintifik dalam mewujudkan pembelajaran 4K (Kompeten, Kreatif, Komunikatif dan Kooperatif) di kelas IV SDN 632 Sironda, Kabupaten Luwu Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas dan siswa kelas IV SDN 632 Sironda, Kabupaten Luwu. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi guru, wawancara guru dan siswa. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Hasil penilitian menujukkan bahwa 1) Guru di kelas IV SDN 632 Saronda, Kabupaten Luwu telah menerapkan pendekatan saintifik dalam proses pembelajaran melalui tahapan 5M yaitu mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengkomunikasikan. Pendekatan saintifik yang diterapkan tidak hanya membantu siswa memahami materi secara mendalam tetapi juga membentuk karakter siswa yang kompeten terhadap ilmu pengetahuan, lebih kreatif dalam menyelesaikan soal, berani mengemukakan pendapat, dan mampu bekerja sama dengan siswa lainnya sehingga tujuan pembelajaran 4K dalam terwujud secara nyata dan berkelanjutan; 2) Terdapat beberapa tantangan yang dialami oleh guru dalam pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik yaitu keterbatasan waktu, kesiapan siswa, dan kurangnya sarana serta media pembelajaran. Adapun solusi yang dilakukan oleh guru yaitu memanfaatkan media sederhana atau benda-benda di sekitar kelas, menyederhanakan kegiatan tahapan pendekatan saintifik, dan memberikan motivasi kepada siswa agar lebih aktif dalam mengikuti proses pembelajaran.
DAMPAK MEDIA GRAFIS TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA (STUDI SURVEY DI SMK NEGERI 14 JAKARTA) Siti Nur Azizah; Yuli Marlina
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3868

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh hasil Observasi yang peneliti lakukan terhadap peserta didik di SMK Negeri 14 Jakarta. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah media grafis berpengaruh signifikan terhadap minat belajar siswa di SMK Negeri 14 Jakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar dampak pengaruh media grafis yang signifikan terhadap minat belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei yang melibatkan siswa dari kelas XI AKL 1. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dampak antara media grafis dan minat belajar siswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur dampak media grafis dan minat belajar siswa. Responden dalam penelitian ini adalah siswa dari SMK Negeri 14 Jakarta. Hasil penelitian diharapkan dapat menunjukkan pengaruh dampak signifikan media grafis terhadap minat belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif yang cukup kuat atau sedang antara keterlibatan media grafis dengan minat belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika dilihat dari uji koefisien Product Moment menghasilkan “rxy” atau “ro” sebesar 0,521, sedangkan “rt” pada tabel signifikan 5% = 0,306 dan taraf signifikan 1% = 0,349. Dengan demikian dapat diketahui bahwa “ro” > “rt” baik pada signifikan 5% maupun 1%. Maka berdasarkan hasil tersebut Hipotesis Alternatif (Ha) diterima atau disetujui dan Hipotesis Nihil (Ho) ditolak atau tidak disetujui. Berdasarkan penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa terdapat dampak pengaruh pada media grafis terhadap minat belajar siswa di SMK Negeri 14 Jakarta.
PENGGUNAAN METODE DRILL DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN VOKASIONAL MERAJUT CHUNKY BAG PADA ANAK DENGAN HAMBATAN PENDENGARAN Zhafira Salsabila; Toni Yudha Pratama; Sistriadini Alamsyah Sidik
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3869

Abstract

Anak dengan hambatan pendengaran kelas 10 di SLB Negeri Bogor manunjukan kesulitan dalam mendengar sehingga membutuhkan pembelajaran khusus. Pendidikan yang diberikan tidak hanya berfokus kepada akademik namun juga perlu diberikan pendidikan vokasional, selaras dengan itu penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan keterampilan vokasional merajut chunky bag dengan menggunakan metode drill dalam penerapannya. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif one group pre-test and post-test, serta diolah dengan menggunakan uji wilcoxon. Subjek penelitian yaitu siswa hambatan pendengaran tingkat SMALB kelas X di SLB Negeri Bogor dengan jumlah 4 orang perserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam bentuk tes. Pembelajaran keterampilan vokasional ini merupakan bagian dari upaya untuk mengembangkan potensi yang dimiliki perserta didik yang dapat diarahkan menjadi peluang usaha pasca sekolah. Metode drill yang diterapkan dalam penelitian ini dilakukan secara langsung dan berulang serta bertahap agar perserta didik lebih mudah memahami tahapan pembelajaran yang diberikan. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan uji wilcoxon menunjukkan bahwa Thitung = 0, dengan dasar uji wilcoxon 0,05 dan jumlah sampel N=4, maka diperoleh Ttabel = 0, maka, pada saat itu, H0 ditolak Karena Thitung = Ttabel yaitu 0=0, maka artinya hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode drill berpengaruh dalam meningkatkan keterampilan vokasional merajut chunky bag pada anak dengan hambatan pendengaran di SLB Negeri Bogor.
ANALISIS KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPSI BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Sumarti Sumarti; Hikmah Eva Trisnantari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3870

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi permasalahan siswa masih ada yang mengalami kesulitan dalam mengemukakan gagasan, menuangkan ide, menggunakan struktur bahasa yang baik, menentukan pilihan gaya bahasa, menggunakan ejaan dan tanda baca yang tepat. Tujuan peneliti yaitu untuk menganalisis kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas IV SD Negeri 1 Moyoketen, Kabupaten Tulungagung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunkan yaitu observasi, tes, wawancara, dokumentasi. Adapun pengecekan keabsahan data yang digunakan yaitu ketekunan/keajegan dan triangulasi. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu dilihat dari rata-rata setiap aspek. Aspek pertama isi gagasan yang dikemukakan mendapatkan rata-rata sebesar 27,5, aspek kedua organisasi isi mendapatkan rata-rata sebesar 13,5, aspek ketiga struktur dan tata bahasa mendapatkan rata-rata sebesar 17,7, aspek keempat gaya:pilihan struktur dan diksi mendapatkan nilai rata-rata sebesar 11,2, aspek kelima ejaan dan tanda baca mendapatkan rata-rata sebesar 4,1. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu setiap siswa mempunyai kemampuan menulis yang berbeda-beda hal tersebut dapat dilihat dari nilai setiap aspek, jumlah nilai dan rata-rata yang di peroleh. Implikasi pada penelitian ini agar siswa mampu meningkatkan kemampuan menulisnya belajar dan berlatih agar lebih bisa meningkatkan kemampuan menulis mereka khususnya dalam kemampuan menulis teks deskripsi.

Page 84 of 101 | Total Record : 1007