cover
Contact Name
AFDHAL ILAHI
Contact Email
jipdas8@gmail.com
Phone
+6281277708480
Journal Mail Official
jipdas8@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Mhd. Arif Kel. Batang Ayumi Jae, Kec. Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)
ISSN : -     EISSN : 27752445     DOI : https://doi.org/10.37081/jipdas
Core Subject : Education,
Jurnal JIPDAS (Jurnal Imiah Pendidikan Dasar) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal JIPDAS memiliki cakupan yang membahas tentang model pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar yang berhubungan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,007 Documents
STRATEGI GURU DALAM MENGENALKAN GERAKAN SALAT PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI METODE DEMONSTRASI DI RAUDHATUL ATHFAL AL-IKHLAS SETIABUDI, JAKARTA SELATAN Firli Adiputri; Yayah Nurmaliyah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3885

Abstract

Pendidikan agama Islam merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter dan moral anak sejak usia dini. Salah satu bentuk pendidikan agama yang esensial adalah pengenalan gerakan salat. Anak usia 5–6 tahun berada pada tahap perkembangan motorik dan imitasi yang optimal, sehingga membutuhkan strategi pembelajaran yang konkret dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam mengenalkan gerakan salat melalui metode demonstrasi dan menganalisis tingkat efektivitas metode tersebut pada anak usia dini di RA Al-Ikhlas Setiabudi, Jakarta Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap aktivitas pembelajaran, wawancara mendalam dengan guru dan kepala sekolah, serta dokumentasi penunjang berupa RPP dan catatan pembelajaran. Subjek penelitian terdiri dari dua orang guru kelompok B dan satu kepala sekolah yang juga berperan sebagai pengajar dalam kegiatan pengenalan salat. Analisis data dilakukan secara kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan strategi pembelajaran langsung dengan metode demonstrasi yang mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Guru memperagakan gerakan salat secara berulang, memberikan bimbingan, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan agar anak termotivasi. Meskipun sebagian anak masih mengalami kesulitan dalam menirukan beberapa gerakan seperti takbiratul ihram dan tahiyyat akhir, namun secara umum metode ini efektif karena anak dapat meniru langsung gerakan yang dicontohkan.
IMPLEMENTASI MEDIA DIRECT INTRUCTION TERHADAP GAYA HIDUP SEDENTERY DALAM PELAJARAN OLAHRAGA SISWA KELAS IV MIN 2 BANDUNG BARAT Ersha Febrianty Choerunnisa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3886

Abstract

Gaya hidup sedentary pada anak-anak telah menjadi masalah kesehatan yang semakin memprihatinkan, khususnya di lingkungan pendidikan dasar. Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk mengeksplorasi penerapan model Direct Instruction dalam pendidikan jasmani dan dampaknya terhadap pengurangan perilaku sedentary pada siswa kelas empat di MIN 2 Bandung Barat. Dengan memakai pendekatan analisis kasus kualitatif, data dirangkum melalui wawancara terbuka, observasi secara langsung, dan kuesioner terbuka yang melibatkan 20 siswa dan 2 guru pendidikan jasmani. Temuan penelitian mengungkapkan adanya peningkatan signifikan dalam aktivitas fisik siswa setelah intervensi Direct Instruction-waktu aktivitas harian meningkat dari 30 menjadi 60 menit, sementara waktu sedentary menurun dari 4 jam menjadi 2 jam. Model tersebut juga meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berpartisipasi dalam aktivitas fisik, meningkatkan keterlibatan di kelas, dan mendukung guru dalam memberikan instruksi yang lebih efektif. Hasil ini menunjukkan bahwa Direct Instruction dapat menjadi strategi yang efektif dalam pendidikan jasmani untuk mempromosikan gaya hidup aktif dan sehat di kalangan siswa sekolah dasar.
PENGARUH PERILAKU BULLYING TERHADAP MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK (STUDY SURVEI DI SMK Tunas Harapan Jakarta Barat) Abu Hanifah Sidiq; Firdaus Firdaus; Maria Ulfah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3888

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih maraknya perilaku bullying di lingkungan sekolah yang berdampak pada menurunnya minat belajar peserta didik. Di SMK Tunas Harapan Jakarta, siswa yang menjadi korban bullying menunjukkan gejala kurangnya semangat dan keterlibatan dalam proses belajar. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perilaku Bullying terhadap minat belajar peserta didik di SMK Tunas Harapan Jakarta. Bullying merupakan bentuk perilaku negatif yang dapat berdampak pada kondisi psikologis dan motivasi siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasional dengan pendekatan kuantitatif, di mana data dikumpulkan melalui angket/kuesioner tertutup terhadap sampel peserta didik kelas XI yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan terdiri dari dua skala, yaitu skala perilaku Bullying dan skala minat belajar, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment untuk melihat hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara perilaku Bullying dengan minat belajar peserta didik. Semakin tinggi tingkat Bullying yang dialami, semakin rendah minat belajar siswa. Hasil Penelitian  menunjukkan bahwa Bullying di lingkungan sekolah dapat menjadi hambatan serius dalam pencapaian hasil belajar yang optimal. Oleh karena itu, dibutuhkan peran aktif dari pihak sekolah, guru, dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pihak sekolah dalam menyusun kebijakan pencegahan Bullying sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN e-LKPD BERBASIS ETNOSAINS GONDANG DAN TALEMPONG PADA MATERI IPA DI SDN 15 SITIUNG KABUPATEN DHARMASRAYA Yulia Darniyanti; Zumrotun Lutfiah; Natasya Bella
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3889

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya nilai IPA siswa kemudian media pembelajaran yang digunakan sebelumnya menggunakan buku cetak dalam proses pembelajaran. Untuk itu perlu adanya suatu pembenahan dalam proses pembelajaran kepada siswa untuk meningkatkan hasil belajar yaitu dengan menggunakan suatu media dalam mengajar. Sehingga membuat siswa aktif dan interaktif dalam mengikuti proses pembelajaran yang sedang berlangsung. penelitian ini menggunakan model ADDIE. model ADDIE ini memiliki lima tahap pengembangan yaitu: Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation. Tahap pertama adalah tahap Analyze, pada tahap ini yang dilakukan adalah menganalisis perlunya dilakukan pengembangan tersebut. Selanjutnya adalah tahap Design, pada tahap ini yang dilakukan adalah marancang suatu produk yang akan dikembangkan. Selanjtnya adalah tahap Development, yaitu tahapan yang bertujuan untuk menghasikan produk yang dirancang sebelumnya. Selajutnya adalah tahap Implementation, pada tahap ini adalah mengimplementasikan produk yang dikembangkan, terakhir adalah tahap Evaluation, pada tahap ini yang dilakukan adalah mengevaluasi produk yang telah dikembangkan. Hasil penilaian media pembelajaran e-LKPD berbasis Etnosains pada uji validasi oleh tiga validator menghasilkan nilai rata-rata 90,6  dikategorikan sangat valid dan media pembelajaran e-LKPD berbasis Etnosains layak untuk dugunakan dalam proses pembelajaran.uji praktikalitas oleh guru dengan persentase 89,1  dikategorikan sangat praktis dari segi penggunaan mudah dan dari segi waktu sangat efisien. Uji praktikalitas dari 24 orang siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan media yang dikembangkan pada materi 1 dinyatakan 87,5% tuntas materi 2 dinyatakan 87,5% tuntas dan materi 3 didapatkan 91,6% tuntas.dikategorikan sangat praktis dari segi penggunaan mudah dan dari segi waktu sangat efisien. Dikategorikan sangat efektif.
PENGARUH MEDIA KOMIK TERHADAP MINAT BACA SISWA SEKOLAH DASAR: KAJIAN SISTEMATIS LITERATUR (SLR) Khoerul Fuadhi; Rizki Wandira; Laila Ramadhani; Eka Trisnawati
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3890

Abstract

Rendahnya minat baca siswa sekolah dasar di Indonesia menjadi persoalan serius dalam pengembangan literasi dasar, yang berdampak pada kemampuan akademis dan perkembangan kognitif mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas media komik dalam meningkatkan minat baca siswa melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Dalam penelitian ini, sebanyak 5 artikel empiris yang relevan dipilih dari total 996 artikel yang diidentifikasi, disaring, dan dievaluasi berdasarkan kriteria inklusi yang ketat. Hasil sintesis menunjukkan bahwa penggunaan media komik secara konsisten berkontribusi pada peningkatan minat baca siswa, dengan banyak studi melaporkan perubahan positif dalam motivasi dan keterlibatan siswa. Beberapa artikel mencatat bahwa intervensi ini menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam minat baca siswa setelah penerapan media komik, yang menunjukkan potensi besar media ini dalam konteks pendidikan. Implementasi optimal memerlukan dukungan berupa pelatihan guru, pengembangan bahan ajar berbasis komik, dan kolaborasi antara sekolah dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Penelitian ini merekomendasikan penelitian lanjutan untuk menguji efektivitas jangka panjang dan jenis komik spesifik dalam konteks pembelajaran, serta untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi minat baca siswa.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN MATERI SIKLUS HIDUP HEWAN BERBASIS CANVA PADA SISWA KELAS III MI DATOK SULAIMAN PALOPO Nur Afifah Sari; Baderiah Baderiah; Ahmad Munawir
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kebutuhan, prosedur, dan validitas pengembangan video pembelajaran materi siklus hidup hewan berbasis Canva pada siswa kelas III MI Datok Sulaiman Palopo. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan mengadopsi model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). Subjek penelitian adalah siswa kelas III MI Datok Sulaiman Palopo. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah wawancara, angket analisis kebutuhan, angket validasi (ahli media, ahli materi, ahli bahasa), dan angket uji praktikalitas. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran materi siklus hidup hewan berbasis Canva layak dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran. Hal ini dibuktikan dari hasil validasi oleh ahli media, materi, dan bahasa yang memperoleh skor rata-rata di atas 80% (kategori sangat valid), serta uji praktikalitas dari guru dan peserta didik yang menunjukkan bahwa media ini mudah dioperasikan, menarik, dan menunjang pembelajaran mandiri.
POLA INTERAKSI GURU DENGAN SISWA UNTUK MENUMBUHKAN MOTIVASI BELAJAR: STUDI KASUS SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI SAMBIBULU TAMAN Moch. Iqbal Arfiansah; Agus Wahyudi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3899

Abstract

Penelitian ini menyoroti pentingnya interaksi guru-siswa dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di sekolah dasar. Motivasi, baik intrinsik maupun ekstrinsik, merupakan kunci bagi siswa untuk aktif dan berprestasi. Tujuan penelitian adalah menganalisis pola interaksi guru dengan siswa kelas V di SD Negeri Sambibulu Taman dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung efektivitas interaksi tersebut. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk mengeksplorasi interaksi guru-siswa. Partisipan terdiri dari guru dan siswa kelas Vc. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Observasi menunjukkan bahwa guru menerapkan pola interaksi dua arah dan multi arah, dengan dialog aktif, kesempatan bertanya, dan penguatan verbal. Interaksi mencakup instruksional dan personal-emosional, dengan fokus pada motivasi dan dukungan. Strategi guru meliputi penguatan positif, suasana kelas kondusif, dan pendekatan individu, sejalan dengan teori interaksi sosial dan motivasi. Pola interaksi yang positif dan suportif efektif dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini memberikan wawasan untuk pengembangan strategi pengajaran yang lebih baik dan meningkatkan kualitas pendidikan dasar.
ANALISIS PEMBELAJARAN FPB DAN KPK MENGGUNAKAN POHON FAKTOR DI SD KELAS IV NEGERI 105297 HELVETIA Khairun Nisa Lubis; Teti Lidya Simamora; Lusy Aprianti; Elisabeth Samosir; Weni Widya Asriati; Nur Tri Julia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3900

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari secara mendalam sejauh mana pemahaman siswa kelas IV di SD Negeri 105297 Helvetia mengenai konsep FPB dan KPK dengan menggunakan metode pembelajaran berbasis pohon faktor. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa sebagian besar peserta didik mengalami hambatan dalam memahami bilangan prima sebagai landasan utama dalam proses faktorisasi. Dari total 25 siswa yang terlibat, hanya sekitar 28% yang menunjukkan pemahaman konseptual yang memadai. Sebanyak 40% siswa melakukan kesalahan dalam menentukan nilai FPB atau KPK meskipun mampu menyusun pohon faktor, sementara 32% lainnya menunjukkan kekeliruan sejak tahapan awal faktorisasi. Hambatan-hambatan ini dipengaruhi oleh model pembelajaran yang terlalu berorientasi pada prosedur mekanis tanpa penekanan pada pemahaman makna. Oleh karena itu, disarankan agar guru menerapkan pendekatan pembelajaran kontekstual serta memanfaatkan media konkret untuk memperkuat konstruksi konsep siswa.
STRATEGI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI ERA DIGITALISASI Khoirunnisaiyah Lubis; Amin Harahap; Hasan Maksum; Lismawati Rambe
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3901

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen sumber daya manusia (SDM) yang diterapkan dalam meningkatkan kinerja guru di era digitalisasi. Transformasi digital telah mengubah cara kerja dan pola pembelajaran di lingkungan pendidikan, sehingga menuntut adanya adaptasi manajerial dalam pengelolaan guru sebagai elemen kunci dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi pada beberapa sekolah menengah. Hasil penelitian mencerminkan bahwa strategi manajemen SDM yang efektif mencakup pelatihan berbasis teknologi, sistem evaluasi kinerja digital, pemberdayaan guru melalui komunitas belajar daring, serta penerapan reward and punishment yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Selain itu, kepemimpinan kepala sekolah yang visioner dan dukungan infrastruktur digital turut memperkuat implementasi strategi tersebut. Dengan manajemen SDM yang terarah dan inovatif, kinerja guru dapat ditingkatkan secara signifikan, baik dari segi kompetensi pedagogik maupun profesionalisme di era digital.
EFEKTIVITAS PERMAINAN BOWLING MODIFIKASI TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA 1-10 PADA ANAK TUNADAKSA DI SKH NEGERI 01 KOTA CILEGON Fazahra Rahmadhani Hasena; Sistriadini Alamsyah Sidik; Dedi Mulia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3904

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh anak tunadaksa yang mengalami hambatan pada bentuk kelainan atau kecacatan pada sistem otot, tulang dan persendian. Permasalahan yang dialami anak tunadaksa kelas III SDKh ini, selain itu juga mempengaruhi pada tingkat perkembangan kognitifnya, sehingga pada dampak perkembangan kognitif anak tunadaksa ini memiliki keterlambatan atau kesulitan, terutama dalam proses pembelajaran matematika dalam mengenal angka 1-10. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas permainan bowling modifikasi dalam meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-10. Pada permainan bowling modifikasi adalah perlakuan yang diberikan kepada subjek untuk meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-10. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan Single Subject Research (SSR) yang menggunakan desain A-B-A. Pengumpulan data yang dilakukan dengan tes melalui instrumen yang telah diuji validitas isi berupa expert judgement dan uji realibilitas konsistensi internal dengan teknik alpha cronbach. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif ditampilkan melalui grafik garis. Hasil penelitian dapat menunjukkan adanya efektivitas permainan bowling modifikasi dalam meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-10 yang dibuktikan pada target behavior yang dilakukan sebanyak 3 sesi. Baseline (A-1) memperoleh persentase 0% sampai 40%, fase intervensi yang diberikan perlakuan mendapatkan persentase 53% sampai 80% dan fase baseline (A-2) mendapatkan persentase 60% sampai 83% dan fase baseline (A-2) mendapatkan persentase 0% sampai 56%. Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa permainan bowling modifikasi efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-10.

Page 86 of 101 | Total Record : 1007