cover
Contact Name
Avid Leonardo Sari
Contact Email
eic.jsrd@gmail.com
Phone
+6281221512892
Journal Mail Official
eic.jsrd@gmail.com
Editorial Address
Jl. Islamic Centre Makmur Tengah (ICM Tengah) No. B3 Cikadut, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Scientech Research and Development
Published by Ikatan Dosen Menulis
ISSN : 27156974     EISSN : 27155846     DOI : https://doi.org/10.56670/jsrd.v1i1
Journal of Scientech Research and Development (JSRD) is a peer-reviewed journal that focuses on critical studies of social research and development. Investigated the dynamics of teaching and learning of Scientech education, scientech research, and development problems in the scientech at the primary, senior, and high education levels. Besides focusing on the development of studies on issues of basic education, JSRD covered the critical view, and a comprehensive mind in research and social education. Journal of Scientech Research and Development (JSRD) is published by Ikatan Dosen Menulis in collaboration with GoAcademica CRP. Publishing twice times a year, ie Issue 1 and Issue 2 in June and December, and already have a registration number p-ISSN: 2715-6974 and e-ISSN: 2715-5846 since 2019.
Articles 523 Documents
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENGELOLAAN PAMDES DESA TUMPANGKRASAK BERBASIS WEB Adrianus Wayan Dian Adi Pamungkas; R. Rhoedy Setiawan; Nanik Susanti
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.433

Abstract

Pengelolaan air di Desa Tumpangkrasak telah berjalan baik dengan pengawasan dari pengurus air yang memeriksa pemakaian bulanan dan membayar rekening kepada petugas teknis. Namun, desa ini membutuhkan sistem informasi yang mempermudah pengelolaan air untuk memastikan transparansi keuangan dan pengelolaan yang efektif. Tujuan penelitian ini adalah menciptakan sistem informasi yang memudahkan pelanggan untuk memperbarui informasi tagihan dan pembayaran air, serta membantu pengelola PAMDES dalam mengelola data yang mendukung efisiensi dan transparansi keuangan. Metode pengembangan yang digunakan adalah metode Waterfall dengan menggunakan bahasa pemodelan berorientasi terstruktur atau UML (Unified Modeling Language). Hasil penelitian ini adalah Sistem Informasi Manajemen Pengelolaan PAMDES Desa Tumpangkrasak Berbasis Web. Sistem ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan air serta memastikan bahwa fasilitas yang disediakan oleh desa dikelola dengan baik.
PERANCANGAN KURSI TERAS KAYU JATI DENGAN IDE DASAR PUZZLE Muhammad Yaswinudin; Dwi Agus Susila
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.434

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang kursi teras kayu jati yang inovatif dengan menggunakan konsep puzzle sebagai ide dasar pembuatan jok dudukan. Kursi teras yang dirancang ini mengkombinasikan keindahan dan kekuatan kayu jati dengan elemen interaktif dan fungsionalitas dari desain puzzle. Metode penelitian yang digunakan meliputi tahap eksplorasi ide, perancangan konsep, pembuatan prototipe, dan evaluasi produk. Pada tahap eksplorasi, ide puzzle dipilih karena memungkinkan fleksibilitas desain dan daya tarik visual yang unik. Proses perancangan melibatkan sketsa awal, pemilihan material, dan simulasi desain menggunakan aplikasi ibis paint x Prototipe kursi dibuat dengan kayu jati berkualitas tinggi dan jok dudukan yang memiliki desain jahitan motif puzzle, serta dapat di bongkar pasang. Evaluasi produk dilakukan untuk menilai kenyamanan, estetika, dan fungsionalitas desain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kursi teras kayu jati dengan jok dudukan berbentuk puzzle tidak hanya menarik secara visual akan tetapi juga dapat memberikan kenyamanan yang sangat optimal bagi pengguna dan kemudahan dalam perawatan serta penggantian jok. Desain modular ini juga memungkinkan penyesuaian sesuai dengan preferensi pengguna. Pada penelitian ini penulis mengharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan pada produk furnitur inovatif yang menggabungkan fungsionalitas, estetika, dan interaktivitas.
KEANEKARAGAMAN JENIS AMFIBI BERDASARKAN KETINGGIAN DI HUTAN LINDUNG FATUMNASI Ferdinandus Wea; Maria Marleni Ema Purnama; Fadlan Pramatana
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.435

Abstract

Hutan Lindung Fatumnasi merupakan kawasan hutaan yang memiliki keanekaragaman jenis flora dan fauna yang selalu berhubungan dengan faktor lingkungan. Fauna di Hutan Lindung Fatumnasi memiliki keanekaragaman yang cukup tinggi, salah satunya amfibi. Amfibi di Hutan Lindung Fatumnasi memiliki proporsi jennis yang minim. Hutan Lindung Fatumnasi di bagi dalam 5 kelas ketinggian. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 13-28 Desember 2023. Dari 5 kelas ketinggian, amfibi hanya ditemukan pada 3 kelas ketinggian, yaitu kelas ketinggian 1, kelas ketinggian 2 dan kelas ketinggian 3. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman jenis amfibi berdasarkan ketinggian dan mendeskripsikan kondisi umum habitat jenis-jenis amfibi berdasarkan ketinggian di Hutan Lindung Fatumnasi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan keseluruhan amfibi berjumlah 3 jenis dengan total 216 individu. Total terdapat 3 famili, Polypedates cf leucomystax ( Famili Rhacophiridae), Fejerverya limnocharis (Famili Dicroglossidae) dan Litoria everetti ( Famili Microhylidae). Ketiga jenis amfibi masuk ke dalam kategori Least Concern (LC) berdasarkan daftar merah IUCN Redlist. Nilai keanekaragaman dari ketiga kelas ketinggian masing-masing berturut-turut adalah 0,88; 0,32; 0,68. Nilai keanekaragaman jenis tertinggi pada kelas ketinggian 1, diikuti kelas ketinggian 3 dan kelas ketinggian 2 sehingga masuk dalam kategori rendah karena nilainya kurang dari 1.
ANALISA PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MENGURANGI JUMLAH CACAT PRODUK KERAMIK PADA PROSES KILN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DI PT. GEMILANG MITRA SEJAHTERA Mega Amalia Rachmawati; Rikzan Bachrul Ulum; Bintang Nidia Kusuma
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian kualitas guna mengurangi jumlah cacat produk keramik pada proses kiln di PT Gemilang Mitra Sejahtera menggunakan metode Six Sigma. Metode Six Sigma diterapkan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengurangi variabilitas serta cacat yang terjadi dalam proses produksi. Studi ini menggunakan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) untuk memetakan dan menganalisis penyebab utama cacat serta merumuskan tindakan perbaikan yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil perhitungan diperoleh rata-rata nilai DPMO kemungkinan 26.110 kecacatan yang akan terjadi dalam satu produk yang dihasilkan. Sedangkan jika dikonversikan menjadi level sigma, maka nilai yang didapatkan sebesar 3,45 yang menunjukan bahwa masih terlampaui jauh dari nilai 6 sigma. Walaupun dilihat dari level sigma nya proses produksi keramik pada PT. Gemilang Mitra Sejahtera sudah cukup baik. Namum dikarenakan belum mencapai zero defect dimana dapat mengurangi pemborosan material dan tenaga yang timbul akibat cacat, maka proses produksi harus meningkatkan nilai sigma nya agar jumlah kecacatan produk ditekan. Penerapan metode Six Sigma mampu mengurangi tingkat cacat produk secara signifikan, meningkatkan efisiensi proses kiln, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Implementasi Six Sigma di PT Gemilang Mitra Sejahtera menunjukkan bahwa pengendalian kualitas yang baik tidak hanya meningkatkan kualitas produk tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi perusahaan.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MENGURANGI JUMLAH DEFECT PRODUK POLYBAG VACUUM INVENTORY PATRIES MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA PADA DEPARTEMENT BAG MAKING DI PT ILUVA GRAVURE INDUSTRI Winda Novianti; Rikzan Bachrul Ulum; Hendi Iskandar
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.439

Abstract

Iluva Gravure Industri adalah perusahaan pembuatan produk kemasan atau packaging Khususnya kemasan makanan, minuman dan pembersih pakaian. PT Iluva Gravure Industri untuk produk Polybag Vacuum Inventory Patries mengalami tingginya defect melebihi target perusahaan yaitu 10%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode pengendalian kualitas saat ini terhadap defect pada produk polybag vacuum inventory patries di PT Iluva Gravure Industri, untuk mengetahui faktor – faktor penyebab defect produk packaging di PT Iluva Gravure Industri, memberikan usulan perbaikan untuk mengurangi defect pada produk polybag vacuum inventory di PT Iluva Gravure Industri dengan metode six sigma. Defect yang sering terjadi di perusahaan yaitu defect sobek, bahan bergelombang, potongan tidak pas, lengket dan keriput. Metode yang digunakan adalah metode six sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve and Control) fungsinya untuk menurunkan nilai DPMO dan menaikan nilai sigma. Perbaikan yang harus dilaksanakan oleh PT Iluva Gravure Industri yaitu membuat Check Sheet, mengadakan training berkala untuk meningkatkan skill karyawan baru, mengadakan briefing mingguan, karyawan baru wajib didampingi oleh senior dan pemeriksaan perawatan pada mesin. Hasil penelitian yang di peroleh dengan menerapkan metode Six Sigma perusahaan mengalami penurunan DPMO dan naik nya nilai Sigma, dengan hasil sebelum adanya perbaikan 2.092, untuk nilai sigma 4,38 dan setelah adanya perbaikan untuk nilai DPMO 1.411 dan nilai sigma 4,49.
FORESTRY PARTNERSHIP SCHEME IN SOCIAL FORESTRY PROGRAM ON FOREST FARMERS GROUPS IN FOREST AREAS WITH THE SPECIAL PURPOSE OF SISIMENI SANAM, FATULEU SUBDISTRICT, KUPANG REGENCY Emanuella Elma Intania Logo; Lusia Sulo Marimpan; Nixon Rammang; Roni Haposan Sipayung
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.440

Abstract

Forestry Partnership scheme in Social Forestry Program is one of the programs implemented by the government to overcome the problem of forest destruction and deforestation. This research aims to determine the effectiveness of the Social Forestry Program and Forestry Partnership Scheme in preserving forest areas and improving the welfare of communities around forest areas. The research uses observation methods to determine plant types, interviews, and Good Services Ratio (GSR) analysis for the socio-economic characteristics of the community and the rate of land cover change using spatial analysis (Geographic Information System). The results of the research show that the Social Forestry Program Forestry Partnership Scheme is less effective in terms of conserving forest areas; this is indicated by changes in land cover conditions in 2013, 2018, and 2023, that forest land decreased by 19%, mixed plantations increased by 11.42 %, and settlements increased by 7.58%. The planting pattern used by members of the forest farmer group is agroforestry, which combines forestry crops with annual crops. The Forest Farmer Group in the Forestry Partnership program is running effectively economically, with a total economic value of 64,231,000 IDR per year, with the highest utilization being Cashew nuts at 71%. Respondents' income was very effective by 85%. The social aspect is less practical regarding respondents' welfare, with an average value of 2.59, meaning they are classified as less prosperous.
IDENTIFICATION OF COMPOSITION, STRUCTURE, AND BIODIVERSITY OF AGROFORESTRY VEGETATION IN THE COMMUNITY FOREST OF SAENAM VILLAGE, WEST MIOMAFFO DISTRICT, NORTH CENTRAL TIMOR REGENCY Dhenada Nunuhitu; Wilhelmina Seran; Norman P. L. B Riwu Kaho
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.442

Abstract

The Community Forest Area of Saenam Village, Miomaffo Barat Subdistrict, North Central Timor Regency, located in East Nusa Tenggara, has been utilized for farming using an agroforestry system implemented for the past 5 years to meet the local community's economic needs. This research aims to assess the effectiveness of agroforestry based on the composition, structure, and patterns applied. The study was conducted in Saenam Village, Miomaffo Barat Subdistrict, North Central Timor Regency, using observational methods and vegetation analysis. The results indicate that the highest Importance Value Index (IVI) occurs at the tree, sapling, and pole levels, dominated by the cassowary tree (a native plant in the region) and by cassava (a seasonal crop cultivated by the community) at the seedling level. The highest horizontal structure is found at the tree level with a diameter <10 cm, which is vegetation developed by the community. Vertical structure is dominated by stratum C (4-20m), a combination of natural and cultivated vegetation. The agroforestry pattern applied in the area is Random Mixture, where farmers utilize empty spaces to grow various types of plants.
Potensi Penyimpanan Karbon Hutan Mangrove Di Taman Wisata Alam Laut Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (Studi Kasus, Mangrove Oesapa, mangrove Ekowisata, dan Mangrove Paradiso) Maria Oktaviani Yohana Balut; Lusia Sulo Marimpan; Nixon Rammang; Roni Haposan Sipayung
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.443

Abstract

Ekosistem mangrove sebagai karbon biru (Blue carbon) yang berperan sebagai paru-paru dunia yaitu melalui penyerapan dan penyimpanan karbon. Hasil Penelitian menunjukan bahwa dari masing-masing klaster diperoleh nilai biomassa dan kandungan karbon yaitu mangrove Oesapa nilai biomassa tegakan 1.664,17 Ton/Ha dan kandungan karbon tegakan 782,16 C Ton/Ha serta nilai biomassa serasah 33,09 Ton/ha dan kandungan karbon serasah 156,55 C Ton/Ha, mangrove Ekowisata nilai biomassa tegakan 440,76 Ton/Ha dan kandungan karbon tegakan 207,16 C Ton/Ha serta nilai biomassa serasah 298,11 Ton/Ha dan kandungan karbon serasah 140,11 C Ton/Ha dan mangrove Paradiso nilai biomassa tegakan 455,13 Ton/Ha dan kandungan karbon tegakan 213,91 C Ton/ha serta nilai biomassa serasah 258,77 Ton/Ha dan kandungan karbon serasah 121,62 C Ton/Ha. Dari ketiga klaster diperoleh rata-rata potensi biomassa dan kandungan karbon tersimpan yaitu rata-rata nilai biomassa tegakan 853,35 Ton/Ha dan kandungan karbon tegakan 401,08 C Ton/Ha serta rata-rata nilai biomassa serasah 296,65 Ton/Ha dan kandungan karbon serasah 139,43 C Ton/Ha.
ANALISA CACAT HASIL PENGELASAN SMAW PADA BAJA KARBON ST 41 DENGAN VARIASI PENDINGIN Adi Irawan; Asmar Finali; I Gusti Ngurah Agung Satria Prasetya Dharma Yudha; Mega Lazuardi Umar; Rochmad Eko Prasetyaning Utomo
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.445

Abstract

Kemajuan teknologi membuat kita tidak bisa lepas dari kebutuhan unsur logam, contohnya saja pada bidang kontruksi. Pengelasan SMAW (Shielded metal are welding) mempunyai aplikasi luas di dalam dunia industri, pengelasan SMAW memberikan efisiensi kekuatan sambungan yang tinggi. Magnetic Particle Inspection (MPI) merupakan salah satu pengujian tidak merusak yang digunakan untuk mendeteksi retakan dan diskontinuitas lain yang berada di permukaan material ferromagnetic, salah satunya yaitu hasil pada pengelasan steel structure. Penetrant Test adalah jenis pengujian tidak merusak atau non destructive test (NDT) yang bertujuan memeriksa permukaan material terdapat cacat las atau tidak. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen dimana metode ini bertujuan untuk menguji pengaruh pendingin satu dengan pendingin lainnya. Penelitian ini adalah menganilisis cacat hasil pengelasan baja karbon rendah ST 41 pasca pengelasan SMAW pada sambungan kampuh V dengan media variasi pendingin air, coolant, dan oli. Hasil pengelasan menggunakan metode Shielded Metal Arc Welding (SMAW) dengan elektroda E6013 dan variasi arus pada masing-masing spesimen menunjukkan beberapa temuan penting. Proses pendinginan material ST41 proses tersebut dilakukan setelah proses pengelasan dengan menggunakan tiga jenis media pendingin yaitu: air, coolant, dan oli. Hasil dari pengujian menggunakan metode Magnetic Particle Inspection mendapatkan catat hasil pengelasan seperti : Underfill dan Undercut, sedangkan pada Metode Penetrant test mendapatkan hasil cacat hasil pengelasan seperti : Porosity, Underfill, Spatter, Slag Inclusion, dan Overlap. Metode Magnetic Particle Inspection dan Penetrant Test menunjukkan bahwa penggunaan air sebagai media pendingin memberikan hasil terbaik dalam mengurangi cacat pengelasan dibandingkan dengan coolant dan oli, Oleh karena itu, air sebagai media pendingin lebih efektif dalam menjaga kualitas pengelasan, menghasilkan sambungan yang lebih kuat dan lebih sedikit cacat.
POTENSI DAN PEMANFAATAN KEMIRI (Aleurites moluccana) DI HUTAN KEMASYARAKATAN HODER RUHA NUKAK KABUPATEN SIKKA Aureliana Gale; Lusia Sulo Marimpan; Nixon Rammang
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.446

Abstract

Kemiri (Aleurites moluccana) merupakan salah satu dari 14 komoditi Hasil Hutan Bukan Kayu Unggulan di Nusa Tenggara Timur. Produksi Kemiri dapat dijumpai hampir pada seluruh Kawasan Hutan di Nusa Tenggara Timur salah satunya di Hutan Kemasyarakatan (HKm) Hoder Ruha Nukak, Desa Wairbleler, Kabupaten Sikka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi Kemiri dan pendapatan petani dari pemanfaatan Kemiri di areal Hutan Kemasyarakatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2024 menggunakan metode kuantitatif dengan analisis deskriptif. Responden dalam penelitian berjumlah 51 orang yang diperoleh menggunakan metode purposive sampling dan persamaan slovin. Hasil penelitian yang diperoleh menggunakan metode wawancara menunjukan bahwa (1) Pada tahun 2022 produktivitas Kemiri di lahan HKm sebesar 1,14 Ton/Ha dan tahun 2023 sebesar 1,12 Ton/Ha, penurunan produktivitas terjadi karena meningkatnya curah hujan yang menyebabkan banyak bunga Kemiri gugur pada saat pembuahan (2) Rata Rata pendapatan petani dari pemanfaatan Kemiri di Hutan Kemasyarakatan Hoder Ruha Nukak pada tahun 2023 sebesar Rp 8.432.049 KK/Thn, karena nilai rastio benefit cost atau B/C ratio > 1 maka usaha pemanfaatan Kemiri di Hutan Kemasyarakatan dikatakan layak untuk dikembangkan.