cover
Contact Name
Avid Leonardo Sari
Contact Email
editor.jcm2019@gmail.com
Phone
+6281221512892
Journal Mail Official
editor.jcm2019@gmail.com
Editorial Address
Jl. Islamic Centre Makmur Tengah (ICM Tengah) No. B3 Cikadut, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Community Service
Published by Ikatan Dosen Menulis
ISSN : 27152901     EISSN : 2715291X     DOI : https://doi.org/10.56670/jcs.v1i1
Journal of Community Service (JCS) is a peer-reviewed journal that focuses on critical studies of community service. Investigated the education, science and technology, soio-economy and bussiness, and cultural & society. Besides focusing on the service of studies issues of basic education, JCS covered the critical view, comprehensive mind in the community service and social education. Journal of Community Service (JCS) is published by Ikatan Dosen Menulis in collaboration with GoAcademica CRP. Publishing twice a year, ie Issue 1 Issue 2 in June and December and already have a registration number p-ISSN: 2715-2901 and e-ISSN: 2715-291X since 2019.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 225 Documents
PKM PENINGKATAN KOMPETENSI BACA ALQUR'AN MAHASISWA UNP MELALUI PENDEKATAN PROGRAM TAHSIN Ikhwan Rahman; Martin Kustati; Gusmirawati, Gusmirawati
Journal of Community Service Vol 5 No 2 (2023): JCS, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v5i2.176

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat dengan tema Peningkatan Kompetensi Baca Alqur'an Mahasiswa UNP melalui Pendekatan Program Tahsin telah dilaksanakan dengan baik dan berhasil mencapai tujuannya. Kegiatan ini diikuti oleh 30 mahasiswa UNP yang memiliki kompetensi baca Alqur'an yang kurang baik. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 8 kali pertemuan, dengan durasi masing-masing pertemuan 2 jam. Pada pertemuan pertama, tim pengabdian menyampaikan materi dasar tentang ilmu tajwid, seperti makhorijul huruf, sifat huruf, dan hukum bacaan. Pada pertemuan selanjutnya, tim pengabdian memberikan latihan membaca Alqur'an kepada peserta, dengan menerapkan metode tahsin. Metode pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan simulasi. Metode ceramah digunakan untuk menyampaikan materi dasar tentang ilmu tajwid. Metode diskusi digunakan untuk menggali pemahaman peserta tentang materi yang telah disampaikan. Metode tanya jawab digunakan untuk menjawab pertanyaan peserta. Metode simulasi digunakan untuk memberikan latihan kepada peserta dalam membaca Alqur'an. Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan pengabdian ini dapat dikatakan berhasil. Hal ini terlihat dari hasil penilaian peserta terhadap kegiatan pengabdian ini. Peserta menyatakan bahwa kegiatan pengabdian ini sangat bermanfaat bagi mereka, karena dapat meningkatkan kompetensi baca Alqur'an mereka.
PKM PENDAMPINGAN PEMBUATAN GAPURA PINTU MASUK DI JALAN HANDAYANI RW 14 KOTA PADANG Dian Wahyoni; Adrian Fadhli; Danyl Mallisza; Melda Fajra; Robby Hotter; Nazili; Elly Marni
Journal of Community Service Vol 5 No 2 (2023): JCS, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v5i2.177

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat Pembuatan Gapura Pintu Masuk di Jalan Handayani RW 14 Kota Padang adalah inisiatif kolaboratif antara Fakultas Teknik dan Perencanaan Universitas Ekasakti, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, serta pemangku kepentingan terkait. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan lokal. Prose ini melibatkan identifikasi kebutuhan masyarakat, survei lapangan, dan konsultasi dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi teknis. Proses perancangan gapura pintu masuk dilakukan secara partisipatif, melibatkan masyarakat dalam diskusi terbuka dan presentasi desain. Konstruksi dilaksanakan sesuai rencana, dengan melibatkan masyarakat dalam gotong-royong dan pelatihan terkait pemeliharaan. Hasil pelaksanaan proyek mencakup pembangunan gapura sesuai desain yang disepakati, partisipasi aktif masyarakat, dan peningkatan kapasitas mereka dalam pengelolaan infrastruktur. Dukungan penuh dari Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman membuktikan kolaborasi yang berhasil, mengintegrasikan aspek regulasi dengan kebutuhan masyarakat. Dampak sosial terlihat dalam peningkatan identitas wilayah, estetika lingkungan, dan penguatan hubungan antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat. Ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, serta saran untuk pemeliharaan berkelanjutan, pengembangan keterampilan masyarakat, dan kolaborasi yang lebih erat dengan pemangku kepentingan, diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan proyek ini dan memberikan inspirasi bagi upaya serupa di masa mendatang.
PELATIHAN PSIKOEDUKASI UNTUK MENINGKATKAN HARGA DIRI PADA REMAJA Abdy Ihdalumam; Ibnu Fajar, Al Amin; Puspitasari, Devi
Journal of Community Service Vol 5 No 2 (2023): JCS, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v5i2.178

Abstract

A critical period in an individual's development, adolescence is distinguished by cognitive, physical, and environmental transformations. This study examines the significance of adolescent self-esteem, particularly in rural regions where mental health services and educational opportunities are scarce. In order to foster students' self-esteem awareness, community service was organised in MA Anjasmoro, Jarak Village, Jombang Regency. Eleven MA Anjasmoro students participated in the implementation of psychoeducational training; the results indicated a significant increase in self-esteem following the training. The statistical significance of the difference between the pretest and posttest was confirmed by the Wilcoxon test. In addition to enhancing students' knowledge, the training facilitated the growth of their social and emotional competencies. The findings of the research indicated that the implementation of psychoeducation at MA Anjasmoro effectively enhanced the self-esteem of adolescent students. Students gained new insights regarding character, positive mentality, and positive behaviours as a result of these findings. Psychoeducation has surfaced as a viable substitute for enhancing the self-esteem of adolescents, particularly within the educational landscape of rural regions.
GENERASI MUDA SEBAGAI AGEN PERUBAHAN DALAM TANTANGAN EFEK RUMAH KACA Irmayani; Nazili; Hary Fandeli; Mufrida Meri; Rozzalinda; Isna Juwita; Melda Fajra
Journal of Community Service Vol 5 No 2 (2023): JCS, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v5i2.179

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berjudul "Generasi Muda Sebagai Agen Perubahan dalam Tantangan Efek Rumah Kaca" yang dilaksanakan oleh Fakultas Teknik dan Perencanaan Universitas Ekasakti di SMPN 22 Padang bertujuan untuk membentuk kesadaran, pengetahuan, dan aksi positif generasi muda terkait dampak efek rumah kaca. Melalui program edukasi, workshop, dan proyek aksi, kegiatan ini mengintegrasikan pemahaman lingkungan ke dalam kurikulum sekolah, memfasilitasi partisipasi siswa dalam proyek aksi lingkungan, dan membangun kolaborasi erat antara dunia pendidikan dan masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kesadaran siswa tentang efek rumah kaca, dengan partisipasi aktif dalam proyek aksi yang memberikan dampak nyata. Dukungan masyarakat dan pihak sekolah menjadi kunci keberhasilan, menciptakan lingkungan yang kondusif bagi terwujudnya program PKM ini. Tantangan seperti skala proyek dan keberlanjutan menjadi fokus evaluasi, mengarah pada saran untuk memperluas materi edukasi, memperkuat kerjasama dengan pihak eksternal, dan meningkatkan pemantauan dan evaluasi secara berkelanjutan. Saran ini diharapkan dapat memperkuat dan mengembangkan program serupa di masa mendatang, menciptakan generasi muda yang tidak hanya paham tentang tantangan efek rumah kaca tetapi juga bertindak sebagai agen perubahan yang berkelanjutan.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGOLAHAN SURIMI DAN OTAK-OTAK MELALUI PROGRAM KOSABANGSA DI DESA BONTOSUNGGU, KABUPATEN SELAYAR Rahman, Syamsul; Baco, Syarifuddin; Noer, Sitti Fauziah
Journal of Community Service Vol 5 No 2 (2023): JCS, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v5i2.180

Abstract

Salah satu sentra produksi ikan di Kabupaten Kepulauan Selayar Provinsi Sulawesi Selatan adalah Desa Bontosunggu Kecamatan Bontoharu. Meskipun demikian, penduduk lokal masih menghadapi kendala dalam mengoptimalkan keunggulan tersebut sebagai peningkatan potensi pendapatan. Hambatan utama terletak pada kualitas sumber daya manusia (SDM), yang berdampak pada kurangnya optimalisasi hasil perikanan sebagai akibat dari terbatasnya penerapan teknologi. Untuk itu Program Kosabangsa hadir untuk mewujudkan kontribusi nyata insan perguruan tinggi bagi bangsa, khususnya dalam pengembangan kesejahteraan dan kemanjuan bangsa dengan penerapan ilmu pengetahuan, khusunya transfer dan inovasi teknologi berbagai olahan ikan kepada masyarakat. Tujuan dan manfaat Program Kosabangsa ini yaitu; (1) peningkatan pengetahuan dan inovasi teknologi yang dimiliki kedua mitra sasaran mengenai cara pengolahan surimi dan otak-otak, (2) peningkatan pengetahuan untuk memproduksi surimi dan otak-otak yang baik dengan penerapan sanitasi dan higienis yang baik dalam proses produksi,dan (3) terciptanya peluang pasar untuk produk surimi dan otak-otak yang dihasilkan, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Dengan adanya transfer dan inovasi teknologi inidapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok sasaran (mitra) dalam hal pengembangan usahanya, terutama pengolahan surimi dan otak-otak. Dengan demikian, ketika terjadi periode kelangkaan atau kondisi iklim yang tidak mendukung kegiatan perikanan, komunitas tersebut tetap mempertahankan persediaan bahan baku surimi sebagai cadangan untuk pengolahan produk perikanan lainnya.
Membangun mental tangguh dan sosial remaja dengan menanamkan Growth mindset dalam pergaulan remaja Billah, Muhammad Asyiiq; Ryan Ainul aZHAR; Hetty Sari Ramadhani
Journal of Community Service Vol 5 No 2 (2023): JCS, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v5i2.181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas psikoedukasi dalam menanamkan pola pikir pertumbuhan (growth mindset) dalam pergaulan remaja di Madrasah Aliyah Anjasmoro, Jombang. Dengan melibatkan 16 siswa kelas 11 sebagai partisipan, penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test menggunakan alat ukur Growth Mindset Scale yang dikembangkan oleh peneliti. Hasil analisis data menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa mengenai growth mindset setelah mendapatkan psikoedukasi. Nilai rerata pre-test sebesar 50,50 meningkat menjadi 52,87 pada post-test. Analisis uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara pre-test dan post-test (Z = -2,999, p = 0,003). Hasil ini menunjukkan bahwa intervensi psikoedukasi efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya growth mindset dalam pergaulan remaja. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang pengaruh positif psikoedukasi dalam membentuk mentalitas positif pada remaja, khususnya dalam konteks pergaulan di sekolah menengah atas. Implikasi dari penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk pengembangan program-program pendidikan yang lebih luas guna membantu remaja menghadapi tekanan akademik dan sosial dengan lebih tangguh melalui penerapan pola pikir pertumbuhan.
GENERASI CERDAS TANGGAP TANAH LONGSOR SDN 1 DESA JARAK: PSIKOEDUKASI UNTUK MENINGKATKAN ECOLOGICAL AWARENESS PADA ANAK-ANAK Varina Citra Palupi; Novarida Maulidya; Tisa Alif Karina; Nindia Pratitis
Journal of Community Service Vol 5 No 2 (2023): JCS, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v5i2.182

Abstract

Tanah longsor adalah proses perpindahan massa batuan (tanah) akibat gaya berat (gravitasi) yang mengakibatkan hilangnya nyawa manusia dan menyebabkan kerusakan luas pada properti dan infrastruktur. Kecamatan Wonosalam memiliki tingkat tertinggi akan terjadinya bencana longsor, salah satu desa yang mengalami tanah longsor yaitu Desa Jarak. Maka dari itu diperlukan ecological awareness untuk menjaga lingkungan agar meminimalisir terjadinya tanah longsor. Ecological awareness adalah tingkat kesadaran dan pemahaman seseorang atau masyarakat terhadap isu-isu ekologis atau lingkungan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada generasi muda Desa Jarak tentang pentingnya menjaga lingkungan mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kegiatan melalui pengabdian masyarakat meliputi psikoedukasi dan role play. Hasil analisis menunjukkan nilai mean dari pretest sebesar 12,00 dan nilai mean dari posttest sebesar ,00. Nilai signifikan (2-tailed) dari pretest dan posttest sebesar ,000 < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan secara signifikan antara sesudah dan sebelum.
PEMBERDAYAAN PENGRAJIN LOKAL MELALUI PRODUKSI PRODUK LAS LISTRIK DALAM KEGIATAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Muknizar; Danyl Mallisza; Risal Abu; Afdal; Zulkarnain; Jusmita Weriza; Veny Selviyanti
Journal of Community Service Vol 5 No 2 (2023): JCS, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v5i2.183

Abstract

Program pemberdayaan pengrajin lokal melalui produksi produk las listrik merupakan inisiatif yang dilaksanakan oleh Fakultas Teknik dan Perencanaan Universitas Ekasakti, dengan dukungan penuh dari berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, industri, dan lembaga keuangan. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kompetensi teknis, pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas produk, dan dukungan lintas sektor untuk pengrajin lokal. Dalam pelaksanaannya, program ini berhasil mencapai berbagai hasil positif. Para pengrajin lokal mengalami peningkatan signifikan dalam kompetensi teknis mereka melalui pelatihan intensif dan sesi praktek lapangan. Pemberdayaan ekonomi tercapai melalui program pelatihan manajerial, dukungan finansial, dan integrasi dalam jaringan pemasaran yang lebih luas. Peningkatan kualitas produk tercermin dalam inovasi produk, desain yang lebih baik, dan standar produksi yang lebih tinggi. Kerjasama lintas sektor, yang melibatkan pemerintah daerah, industri, dan lembaga keuangan, menjadi faktor utama dalam keberhasilan program. Dukungan finansial, promosi produk, dan pelatihan lanjutan membuka jalan bagi pengrajin untuk meningkatkan daya saing mereka di pasar yang semakin ketat. Secara keseluruhan, program pemberdayaan ini bukan hanya memberikan dampak positif pada sektor pengrajin lokal, tetapi juga menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan inovasi di tingkat komunitas. Hasil positif ini bukanlah akhir, melainkan awal dari upaya berkelanjutan dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
PERAN STAKEHOLDER DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MENUJU ERA SOCIETY 5.0 Dewi, Ni Luh Yulyana; Prayana, I Kadek Rian; Grace B. F., Olivia
Journal of Community Service Vol 5 No 2 (2023): JCS, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v5i2.184

Abstract

Era Society 5.0 merupakan konsep atau gagasan bahwa masyarakat kita harus memanusiakan menusia melalui teknologi. Tujuan penulisan ini adalah untuk menyoroti berbagai perubahan yang berperan dalam pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan keterampilan, kritik, ide-ide konstruktif dan inovatif di era society 5.0. Cara yang digunakan adalah dengan melakukan analisis masalah dan melakukan pengabdian langsung dengan datang ke lokasi untuk mengambil data serta melakukan sosialisasi. Fungsi pemangku kepentingan di sini tidak hanya terbatas pada lingkup mikro, melainkan juga melibatkan dimensi makro, di mana masyarakat seharusnya merupakan hasil dari proses pembelajaran lembaga pendidikan. Oleh sebab itu, kiprah para aktivis dapat menyikapi berbagai permasalahan yang berkaitan dengan masyarakat dalam arti yang lebih luas. Dengan mendukung masyarakat di era society 5.0, kami berharap semua yang ada di masyarakat bisa terhubung dengan teknologi. Melalui peran stakeholder, masyarakat dapat memperoleh manfaat dari karya terbaiknya untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, konstruktif, inovatif dan mandiri serta kemampuan dasar yang harus dimiliki setiap individu yaitu kreativitas, berpikir kritis, komunikasi dan kolaborasi.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH BERKELANJUTAN: STUDI KASUS DI KAMPUNG SALO KENDARI Yasin, Asramid; Pratiwi, Dewi Indah
Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2024): JCS, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i1.186

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah berkelanjutan di Kampung Salo, sebuah inisiatif yang menggabungkan prinsip-prinsip keberlanjutan lingkungan dengan partisipasi aktif masyarakat. Melalui metode penelitian terapan, studi ini mengidentifikasi strategi dan tantangan dalam implementasi program pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat secara langsung. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara dengan stakeholder lokal, dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui edukasi, pelatihan, dan keterlibatan dalam pengambilan keputusan berkontribusi signifikan terhadap efektivitas pengelolaan sampah. Studi ini juga mengungkapkan bahwa kolaborasi antara masyarakat, pemerintah lokal, dan organisasi non-pemerintah adalah kunci untuk mencapai tujuan keberlanjutan. Temuan ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana program pengelolaan sampah berkelanjutan dapat dirancang dan diimplementasikan secara efektif di komunitas lain yang serupa. Artikel ini berkontribusi pada literatur pengelolaan sampah berkelanjutan dengan menyoroti peran penting pemberdayaan masyarakat dan kerjasama lintas sektor.