cover
Contact Name
Indra Cahya Setia Widigda
Contact Email
indracahya933@gmail.com
Phone
+6281252438535
Journal Mail Official
kedokterankomunitas@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. M.T. Haryono No.193 Malang 65144, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)
ISSN : 23376988     EISSN : -     DOI : 10.33474
Jurnal Kedokteran Komunitas merupakan salah satu jenis jurnal akademik bidang kedokteran atau kesehatan di mana penulis mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian maupun kajian. Artikel ilmiah ini juga mencangkup hasil-hasil penelitian terbaru dan tulisan ilmiah lainnya di bidang biomedis, kedokteran klinis, kedokteran komunitas, dan kesehatan masyarakat. Untuk memastikan kualitas ilmiah pada artikel yang diterbitkan, suatu artikel biasa diteliti oleh rekan-rekan sejawatnya dan direvisi oleh penulis, hal ini dikenal sebagai peer review. Jurnal Kedokteran Komunitas nomor p-ISSN 2337-6988 e-ISSN dikelola Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang ini diharapkan dapat menjadi media berbagi pengalaman antara berbagai kalangan dan institusi pendidikan kedokteran dan kesehatan, dengan terbit berkalah 2 kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober.
Articles 220 Documents
PENGARUH KUALITAS TIDUR DAN MANAJEMEN WAKTU TERHADAP PERFORMA AKADEMIK MAHASISWA PRE-KLINIK SELAMA PEMBELAJARAN DARING Citra Evelyn Ramilla Ainiyah; Sri Fauziyah; Rizki Anisa
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.996 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Selama pembelajaran daring, mahasiswa kedokteran mengalami siklus tidur yang tidak teratur karena adanya stresor akademik serta ketidakteraturan jadwal akademik. Hal tersebut berdampak pada kualitas tidur dan manajemen waktu mahasiswa. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh kualitas tidur dan manajemen waktu terhadap performa akademik mahasiswa pre-klinik selama pembelajaran daring.Metode: Studi observasional analitik dengan pendekatan cross sectional pada 256 responden Mahasiswa Pre-klinik FK UNISMA yang terdiri dari mahasiswa tingkat 1, 2, dan 3. Penilaian kualitas tidur diukur dengan kuesioner Sleep Quality Scale sedangkan manajemen waktu diukur dengan kuesioner Time Management Questionnaire. Performa akademik mahasiswa menggunakan nilai blok Patologi Sistem Urinari, Fisiologi Sistem Urinari 1 & KCEAB, dan Biologi Molekuler Sel dan Genetika pre-remidi yang dianalisis dengan uji regresi logistik ordinal, jika didapatkan nilai p-value < 0.05 dianggap signifikan.Hasil: Pada mahasiswa tingkat 1 didapatkan adanya pengaruh signifikan pada kualitas tidur dan manajemen waktu terhadap performa akademik (nilai p-value < 0.05). Namun pada mahasiswa tingkat 2 dan 3 tidak didapatkan adanya pengaruh signifikan antara kualitas tidur terhadap performa akademik (nilai p-value >0.05). Hasil uji manajemen waktu didapatkan adanya pengaruh signifikan terhadap performa akademik (nilai p-value < 0.05).Kesimpulan: Kualitas tidur hanya berpengaruh positif terhadap performa akademik mahasiswa tingkat 1, hal ini terjadi adanya perbedaan stressor akademik yang mempengaruhi siklus tidur mahasiswa. Manajemen waktu berpengaruh positif terhadap performa akademik mahasiswa semua tingkat kelas, hal ini terjadi karena adanya ketidakteraturan jadwal akademik yang mempengaruhi pengelolaan waktu mahasiswa. Faktor yang paling berpengaruh terhadap performa akademik yaitu manajemen waktu.Kata kunci: Performa akademik, kualitas tidur, manajemen waktu, pembelajaran daring
EFEK INFUSA DAUN SIRSAK (Annona muricata) PADA KADAR LDL DAN HDL SERUM TIKUS WISTAR (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI DIET TINGGI LEMAK DAN FRUKTOSA Adnanda Maulana
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.593 KB)

Abstract

Introduction : High fat and fructose diet (HFFD) can lead to dyslipidemia due to the increasing of the level of the cholesterol, triglycerides, LDL and the decreasing level of HDL. Soursop leaves (Annona muricata) contain active compounds which can potentially improve the lipid profiles. This study investigated the effect of soursop leaves infusion in LDL and HDL serum levels of Wistar rats induced by HFFD.Method : This study used Wistar rats aged 8-10 weeks as samples with initial body weight between 175-200g. The rats were placed into 5 groups called negative control group (N), positive control group (P), treatment 1 group (T1), treatment 2 group (T2) and treatment 3 group (T3) with 5 rats for each group. The HFFD was given for 10 weeks leading to dyslipidemia in group P, T1, T2, and T3. Soursop leaves infusion were given to T1 (100 mg/kg b.w.), T2 (200 mg/kg b.w.), and T3 (400 mg/kg b.w.) by using feeding tube, as an addition to HFFD in 10 weeks. At the end of the study, LDL and HDL serum levels were measured using the ABX Pentra procedure. Data will be analyzed by Mann Whitney test with a significance level p <0.05.Results : HFFD can increase the LDL serum levels and can decrease HDL serum levels significantly (p<0.05). The addition of soursop leaves infusion at dose of 200 mg / kg b.w. decreased LDL serum levels about 45% compared with positive control (p <0.05). The addition of soursop leaves infusion at the dose of  400 mg / kg b.w. can increase HDL serum levels about 71% compared with positive control (p <0.05).Conclusion : Soursop leaves infusion decreased LDL serum levels and increased HDL serum levels of Wistar rats induced by HFFD.Keywords : Dyslipidemia, High fat and fructose diet, Soursop Leaves, HDL, LDL
ANALISIS FENOLIK DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN FRAKSI ETIL ASETAT DAUN PULUTAN (Urena lobata) Putri Endrawati; Aris Rosidah; Yudi Purnomo
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.735 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Senyawa antioksidan berperan dalam menghambat kerusakan oksidatif akibat radikal bebas dan banyak ditemukan pada tumbuhan. Daun pulutan (Urena lobata) adalah salah satu tumbuhan herbal yang menunjukkan aktivitas antioksidan tetapi belum diketahui secara pasti kandungan senyawa aktifnya. Salah satu upaya untuk mengetahuinya dengan menggunakan metode fraksinasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar fenol total fraksi etil asetat daun pulutan dan aktivitas antioksidannya.Metode: Eksperimental laboratorium untuk menganalisa kandungan senyawa aktif yang terdapat pada fraksi etil asetat daun pulutan dengan metode skrining fitokimia, kadar fenol total menggunakan metode Folin-Ciocalteu, dan aktivitas antioksidan dengan metode DPPH dengan vitamin E sebagai standart. Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan pengulangan sebanyak tiga kali, kemudian data dinyatakan dengan persen inhibisi ( ) dan nilai IC50 yang dihitung dari persamaan linier. Hasil: Fraksi etil asetat daun pulutan mengandung senyawa alkaloid, steroid, triterpenoid, flavonoid, dan fenolik. Kadar fenol total fraksi etil asetat daun pulutan adalah 493,33 mg GAE/g. Fraksi etil asetat daun pulutan memiliki aktivitas antioksidan (IC50 = 8,43 μg/mL) lebih rendah dibandingkan vitamin E (IC50 = 2,55 μg/mL) namun keduanya memiliki aktivitas antioksidan kategori sangat kuat.Kesimpulan: Fraksi etil asetat daun pulutan memiliki kandungan zat aktif alkaloid, steroid, triterpenoid, flavonoid, dan fenolik serta aktivitas antioksidan lebih rendah bila dibandingkan dengan vitamin E namun keduanya memiliki nilai yang masuk dalam kategori sangat kuat.Kata Kunci: pulutan; antioksidan; total fenol; DPPH. 
PENDEKATAN DAN BIMBINGAN BELAJAR SERTA PENGARUH TERHADAP KELULUSAN CBT UKMPPD MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN Delima Devy Mauwalla; Rizki Anisa; Marindra Firmansyah
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.293 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Persentase kelulusan CBT UKMPPD di FK UNISMA pada empat periode UKMPPD berturut-turut pada tahun 2020 di atas 90%, sehingga dapat dinyatakan bahwa angka kelulusan tersebut telah mencapai target. Upaya yang dapat dilakukan untuk mempertahankan angka kelulusan UKMPPD dengan memperbaiki faktor-faktor yang mempengaruhinya antara lain dengan memilih pendekatan belajar yang tepat dan memaksimalkan peran bimbingan belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendekatan belajar dan bimbingan belajar terhadap kelulusan ujian CBT UKMPPD Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang (UNISMA).Metode: Penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, pendekatan dan bimbingan belajar sebagai variabel independen dan kelulusan CBT UKMPPD sebagai variabel dependen. Populasi mahasiswa profesi dokter Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang yang sudah lulus UKMPPD tahun 2021 sejumlah 85 dan sampel yang memenuhi kriteria inklusi sejumlah 72 responden. Uji statistik pendekatan belajar terhadap kelulusan CBT UKMPPD dan bimbingan belajar terhadap kelulusan CBT UKMPPD menggunakan uji Fisher exact, sedangkan pendekatan dan bimbingan belajar terhadap kelulusan CBT UKMPPD menggunakan uji regresi logistik ganda. Hasil: Variabel pendekatan belajar sebagian besar adalah deep approach (38 responden / 52,8%) dengan p-value 0,000 serta nilai r= 0.380 menujukkan arah positif. Variabel bimbingan belajar sebagian besar memilih di dalam dan di luar kampus (63 responden / 87,5%) dengan p-value 0,000 dan nilai r= 0.406 menunjukkan arah positif.Kesimpulan:  Variabel pendekatan belajar dan bimbingan belajar berpengaruh terhadap kelulusan CBT UKMPPD dan variabel bimbingan belajar lebih berpengaruh terhadap kelulusan CBT UKMPPD. Kata Kunci: Pendekatan belajar, Bimbingan Belajar, CBT UKMPPD
POTENSI SARI BIJI KEDELAI (Glycine max), RIMPANG JAHE (Zingiber officinale) DAN KOMBINASINYA TERHADAP KADAR SUPEROXIDE DISMUSTASE (SOD) DAN JUMLAH NEKROSIS SEL EPITEL GLOMERULUS GINJAL PADA TIKUS MODEL DIABETES MELLITUS Eragraditya Hardianto
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.381 KB)

Abstract

Introduction: the complications of nephropathy in diabetics are risk factors for renal failure. Soybean and ginger rhizomes are herbs with antioxidant and antidiabetic that are used as alternative therapies for diabetic nephropathy in diabetes, but the combined form of soy-ginger (delja) has never been studied. This study aims to determine the potential of soybeans and ginger seeds, as well as their combination of SOD levels and the number of necrosis of renal glomerular epithelial cells in diabetes.Methods: This study use 12-week-old Sprague dawley male rats were divided into normal control groups, treatment control groups (positive controls) and 4 treatment groups. The rats were induced on a multi-dose diet of 25 mg/kg of fat-rich body weight (DTLF) and streptozotocin. The rat was administrated orally with soybean extract 5 g/kgBB, ginger rhizome 500 mg/kgBB, combination of delja I and delja II. Measurements of SOD in the kidneys using a microplate reader with a wavelength of 450 nm, while necrosis of the renal glomerular epithelial cells uses the ratio formula in (%).Data analyzed by using the One Way ANOVA analysis continued with Least Significant Difference (LSD) (p <0.05).Results: The extract of ginger rhizome and combination of delja II can increase the levels of SOD by approximately 10% and 20% (p <0.05). The combination of soybean extract, ginger rhizome extract, delja I and a combination of delja II significantly decreased glomerular renal epithelial cell necrosis in rats with DM of 32 %, 33 %, 30 %, and 50 %. Induction of DTLF and STZ in the treatment control group decreased renal SOD levels and increased necrosis of renal glomerular epithelial cells about 20 % and four fold, respectively, relative to the normal control group.Conclusion: The combination of rhizome extract of ginger and delja II increased the levels of SOD in the kidney of rats with DM model. While administering soybean extract, ginger rhizome, combinations of delja I and delja II decreased necrosis of glomerular epithelial cells.
PENGARUH PANDEMI COVID-19 TERHADAP STATUS DEPRESI DAN KECEMASAN SANTRI PONDOK PESANTREN MODEREN DI KABUPATEN MALANG Muhammad Faisol Abdillah; Yeni Amalia; Erna Sulistyowati
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.915 KB)

Abstract

Pendahuluan: Pandemi COVID-19 membawa dampak pada berbagai bidang dan salah satunya mempengaruhi status psikologi.Santri yang berusia remaja dapat mengalami gangguan psikologi akibat pandemi ini.Sejak Januari 2021 beberapa pondok pesantren di Malang sudah melaksanakan pembelajaran secara luring sehingga mempengaruhi kondisi status psikologi santri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status depresi dan kecemasan santri pondok pesantren modern di Kabupaten Malang. Harapan kami bahwa penelitian ini sebagai data dasar identifikasi dan tindak lanjut penanganan gangguan kesehatan mental santri di wilayah Malang.Metode: Desain penelitian ini adalah survei potong lintang dengan pendekatan observasional wawancara mendalam menggunakan kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian ini melakukan identifikasi pada status depresi dan status kecemasan serta faktor-faktor resiko yang mempengaruhi status depresi dan atau status kecemasan. Analisa data menggunakan Chi Square untuk menilai pengaruh pandemi dengan status depresi dan atau kecemasan. Dikatakan bermakna bila nilai p kurang dari 0.05.Hasil: Responden penelitian sejumlah 30 santri dengan rata-rata usia 16 tahun, yang terdiri atas: laki-laki (14 orang; 46,6%) dan perempuan (16 orang; 53,3%). Tingkat Pendidikan responden adalah kelas X SMA (12 oang; 40%) dan XI SMA (18 orang; 60%). Sejumlah 18 santri (60%) menerimah pengaruh dengan intensitas tinggi, 17 santri (56%) terindikasi depresi dan 23 santri (76%) terindikasi kecemasan. Kami menemukan bahwa 18 santri dengan pengaruh pandemi intensitas tinggi mempengaruhi terjadinya kecemasan (p 0.034).Kesimpulan: Pandemi COVID-19 mempengaruhi status psikologi santri pondok pesantren terutama pada status stress dan kecemasan selama pembelajaran luring. Kata Kunci: Pandemi COVID-19, status psikologi santri, pembelajaran luring
Perbandingan Kadar Merkuri (Hg) dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanolik Akar Eceng Gondok (Eichornia crassipes ) di Daerah Lawang dan Pasuruan Chasan Arfisa; Anita Puspa Widiyana; Yoni Rina Bintari
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.042 KB)

Abstract

Background: Water hyacinth (Eichornia crassipes) is an aquatic plant that grows on the surface of the water and is also a high accumulator of heavy metals. E. crassipes has compounds containing sulfihydryl group which can bind to Hg. E. crassipes in Lawang and Pasuruan regions is thought to have high Hg levels which may result in the high antioxidant activity. The purpose of this research was to determine the levels of mercury and antioxidant activity in the methanol extract of water hyacinth roots in Lawang and Pasuruan. Methods: This research is an experimental research in the laboratory using water hyacinth roots in Lawang and Pasuruan areas taken by cluster sampling area. The extraction was by maceration method for 72 hours with methanol solvent. Extraction is done in 2 ways, namely using a shaker and without a shaker. Hg test was measured using atomic absorption spectrophotometry (AAS) at a maximum wavelength of 253.96 nm.. The antioxidant activity test was using 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl (DPPH) method and their result was check using by Uv-Vis  spectrophotometry (517 nm wavelength).Result: Hg content of the water hyacinth root extract Lawang shaker area 0.5287 ppm while without shaker 0.2207 ppm. For the Pasuruan shaker area 0.7910 ppm while without the shaker 0.7874 ppm (p <0.05). The antioxidant activity of the water hyacinth root extract of Pasuruan area was higher than that of Lawang area (p <0.05). IC50 value of Lawang samples with 334.8 ppm shakers; without shakers 205.4 ppm while Pasuruan samples with 161.94 ppm shakers; without a shaker 168.45 ppmConclusion: Macerated extraction of water hyacinth roots to Hg levels in Pasuruan area was higher than Lawang area. There is a relation between Hg levels and high antioxidant activity. The antioxidant activity of the water hyacinth root in Pasuruan area is higher than Lawang area.Keyword: Antioxidant, Water hyacinth, Lawang Malang. Pasuruan, Mercury (Hg)
PENINGKATAN HASIL TIMED UP AND GO (TUG) TEST DAN MEAN ARTERIAL PRESSUREN (MAP) WANITA LANSIA SEHAT DI KOTA MALANG Qonitiya Nuriyah; fancy Brahma Adiputra; Rahma Triliana
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1043.967 KB)

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Penuaan adalah tahapan kehidupan yang menunjukkan adanya penurunan fungsi dan dimulai setelah usia 50 tahun dengan ditandai penurunan massa tubuh dan kekuatan fisik yang dapat dideteksi dengan  Timed up and-go (TUG) test. Selain penurunan aktivitas fisik, hipertensi merupakan penyakit terbanyak yang terjadi pada lansia dan dapat diukur melalui pemeriksaan tanda-tanda vital. Penelitian ini dilakukan karena belum ada yang menilai perbedaan hasil TUG test dan perubahan tanda tanda vital pre dan post TUG test pada lansia dan usia dewasa muda sebagai kontrol.Metode: Penelitian Descriptive analytic studi Cross-sectional dilakukan pada dua kelompok penelitian yaitu wanita dewasa muda sebagai kontrol (n=40) dan wanita lansia (n=40). Responden diperiksa TUG dan tanda-tanda vital berupa tekanan darah, Mean Arterial Pressure (MAP) dan Heart Rate (HR) pre dan post TUG test. Data dianalisis dengan uji T-Test, Mann Whitney, Wilcoxon, Paired T-Test, dan Spearman Correlation. Nilai p<0.05 dianggap signifikan.Hasil: Nilai TUG test kelompok dewasa muda 9,32 ± 1,64 dan lansia 11,41 ± 1,52 (p=0.000). Nilai MAP kelompok dewasa muda 83,23 ± 6,37 dan lansia 97,70 ± 25,60 (p=0.000). Nilai HR kelompok dewasa muda 86,20 ± 10,21 dan lansia 83,30 ± 12,35 (p=0.000). Usia berkorelasi kuat dengan TUG test r=0.592 (p=0.000) dan MAP  r=0.652 (p=0.000), namun tidak berkorelasi dengan HR r=-0.200 (p=0.076). Hal ini menunjukkan penurunan mobiltas akibat penurunan kekuatan otot, penurunan fungsi vaskular akibat kekakuan arteri, dan penurunan penurunan aktivitas nodus sinoatrial myocytes.Kesimpulan: Penuaan meningkatkan hasil pemeriksaan TUG, MAP, namun menurunkan HR secara signifikan antara kelompok lansia dan kelompok dewasa muda sebagai kontrol.Kata Kunci : Penuan, TUG test, mean arterial pressure, heart rate
Peran Flavonoid Kelopak Bunga Rosella dalam Perlekatan pada Protein Fimbriae SafD Salmonella enterica serotype Typhi Menggunakan Studi In Silico Ghazi Ghazi; Zainul Fadli; Rio Risandiansyah
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.01 KB)

Abstract

Pendahuluan: Bakteri Salmonella sp. dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti demam tifoid. Pengobatan tradisional dengan menggunakan tanaman herbal telah diwariskan oleh nenek moyang secara turun temurun hingga sekarang. Kelopak bunga dari Rosella (Hibiscus sabdariffa) dinilai memiliki manfaat dibidang kesehatan, sehingga banyak dikaji dan diteliti. Manfaat yang didapatkan berasal dari kandungan senyawa aktif yang dimiliki tanaman herbal. Kelopak bunga Rosella mengandung berbagai macam senyawa flavonoid yang memiliki efek anti-adhesi. Namun mekanisme pengikatan senyawa aktif flavonoid pada fimbriae bakteri tersebut belum diketahui. Oleh karena itu, penelitian mengenai mekanismenya secara in silico perlu untuk dilakukan.Metode: Penambatan senyawa aktif flavonoid kelopak bunga Rosella terhadap protein target SafD Salmonella enterica serotype Typhi dievaluasi secara in silico menggunakan docking server dengan kontrol ciprofloxacin. Paramerter penilaian penambatan dengan menganalisis nilai energi ikatan bebas, konstanta inhibisi, interaksi permukaan dan residu asam amino.Hasil: Senyawa flavonoid kelopak bunga Rosella yang diidentifikasi memiliki afinitas yang tinggi dengan nilai diatas kontrol ciprofloxacin. Senyawa dengan nilai energi ikatan bebas terbaik yaitu Kaempferol-3-O-sabubioside pada protein target fimbriae SafD -9,14 kcal/mol.Kesimpulan: Senyawa aktif flavonoid kelopak bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa) berpotensi tinggi sebagai anti-adhesi pada protein target fimbriae SafD Salmonella enterica saerotype Typhi.Kata Kunci : Anti-adhesi, Hibiscus sabdariffa, Molecular docking
PENGARUH JUMLAH PASIEN RAWAT INAP TERHADAP JUMLAH KOLONI BAKTERI PADA GAGANG PINTU DAN TEMPAT TIDUR PASIEN DI SALAH SATU RUMAH SAKIT DI KOTA MALANG Lillah Savina
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.299 KB)

Abstract

Introduction: Nosocomial infection is an infection that is obtained by the patient during treatment in a hospital or other health facility that is not found when the patient is hospitalized and arises after 48 hours. The density of a room can affect the number of bacteria that exist, especially on objects that are often touched by patients, medical personnel, or visitors, for example such as patient beds and door handles. This study aims to look at the effect of the number of patients on the number of bacterial colonies on patient beds and door handles.Methods: This research is an in vitro study using observational analytic research design post test only by comparing the type and number of bacteria in the door handles and patient beds in a room with the number of patients. Bacteria are cultured on Nutrient Agar, MacConkey, and Blood Agar media to determine the number and characteristics of bacterial colonies. Data analysis using Mann-Whitney Test. The results are said to be significant if (p <0.05).Result: On nutrient agar media, bacterial colonies were obtained which were suspected to be Bacillus sp. and Staphylococcus sp. Macconkey media obtained colonies of Enterobacteriaceae and Salmonella sp. bacteria. or shigella sp. The blood agar media obtained colonies of Streptococcus sp. bacteria. and Pseudomonas aeruginosa. The number of bacterial colonies on the doors in the classroom I room compared to the doors of class II showed no significant differences (p> 0.05). Comparison of the number of bacterial colonies in beds in class I and class II rooms did not differ significantly (p> 0.05). The number of patients did not correlate with the number of bacterial colonies on the door and bed (p <0.05).Conclusion: There is no effect of the number of patients on increasing the number of bacterial colonies.

Page 10 of 22 | Total Record : 220