cover
Contact Name
Indra Cahya Setia Widigda
Contact Email
indracahya933@gmail.com
Phone
+6281252438535
Journal Mail Official
kedokterankomunitas@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. M.T. Haryono No.193 Malang 65144, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)
ISSN : 23376988     EISSN : -     DOI : 10.33474
Jurnal Kedokteran Komunitas merupakan salah satu jenis jurnal akademik bidang kedokteran atau kesehatan di mana penulis mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian maupun kajian. Artikel ilmiah ini juga mencangkup hasil-hasil penelitian terbaru dan tulisan ilmiah lainnya di bidang biomedis, kedokteran klinis, kedokteran komunitas, dan kesehatan masyarakat. Untuk memastikan kualitas ilmiah pada artikel yang diterbitkan, suatu artikel biasa diteliti oleh rekan-rekan sejawatnya dan direvisi oleh penulis, hal ini dikenal sebagai peer review. Jurnal Kedokteran Komunitas nomor p-ISSN 2337-6988 e-ISSN dikelola Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang ini diharapkan dapat menjadi media berbagi pengalaman antara berbagai kalangan dan institusi pendidikan kedokteran dan kesehatan, dengan terbit berkalah 2 kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober.
Articles 220 Documents
AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOMBINASI TETRASIKLIN DENGAN FRAKSI - FRAKSI EKSTRAK ETANOL UMBI BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN Staphylococcus aureus Ulinnuha Firdausyah Avisena; Arif Yahya; Reza Hakim
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.715 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Angka resistensi yang tinggi dari Staphylococcus aureus terhadap tetrasiklin menyebabkan kurang optimalnya penggunaan tetrasiklin untuk menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus. Karena itu perlu penambahan senyawa aktif dari tanaman herbal yang berpotensi sebagai antibakteri seperti Allium sativum L. Namun bentuk interkasi tetrasiklin dengan fraksi-fraksi ekstrak etanol Allium sativum L. belum diketahui, sehingga perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui jenis interaksinya dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus.Metode: Penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorium menggunakan desain penelitian in vitro. Antibiotik pada penelitian ini menggunakan cakram dengan dosis 30mcg. Untuk mengetahui daya hambat digunakan uji zona hambat yang diukur menggunakan image dalam satuan mm lalu diinterpretasikan menggunakan metode AZDAST.Hasil: Fraksi etil asetat; A= 32,54±1,15 mm, AA=35,19±1,46 mm, H= 25,94±1,72 mm, HH= 26,46±0,77 mm, AH= 33,83±2,33 mm. Fraksi n-Heksana; A=34,38±1,19 mm, AA= 36,19±0,80 mm, H= 0,00±0,00 mm, HH= 3,53±4,07 mm, AH= 35,69±0,90 mm. Fraksi Air; A=32,54±1,15 mm, AA= 35,19±1,46 mm, H= 25,94±1,72 mm, HH= 26,46±0,77 mm, AH= 33,83±2,33 mm.Kesimpulan: Kombinasi tetrasiklin dengan fraksi etil asetat memiliki sifat interaksi sinergis, sedangkan frakssi n-Heksana dan fraksi air memiliki sifat interaksi potensiasi. Kata Kunci: Allium sativum L., Tetrasiklin, Staphylococcus aureus, Zona hambat, Kombinasi antibiotik dan herbal
Pengaruh Kombinasi Dekokta Rimpang Zingiber officinale var rubrum dan Imperata cylindrica Terhadap Kadar MMP-9 Serum Tikus Wistar Jantan Model Osteoartritis Adam Bregas Regowo; Merlita Herbani; Doti Wahyuningsih
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Osteoarthritis is a damage chronic disorder caused by degenerative process and inflammation that lead to the joint cartilage. Previous research showed that red ginger rhizome (Zingiber officinale var rubrum) and cogon grass rhizome (Imperata Cylindrica) had anti-inflammation and antioxidant effects. This research aimed to know the potencial of the combination of red ginger rhizome (Zingiber officinale var rubrum) and cogon grass rhizome (Imperata Cylindrica) (CRGCG) by measuring the OA rats serum Matrix Metalloproteinase-9 (MMP-9). Matrix Metalloproteinase-9 is an enzyme that plays a role in joint cartilage destruction.Methods: 25 male Wistar rats age 4 months divided into 5 groups namely positive control group (PC), negative control group (NC), treatment group 1 recieved dose 9+40 mg/rat/day (T1), treatment group 2 recieve dose 18+40 mg/rat/day (T2), and treatment group 3 recieve dose 36+40 mg/rat/day(T3). Rats were induced with Complete Freund’s Adjuvant (CFA) by 0.1 ml/rat on right knee intraarticular to induce. The administration of CRGCG is given for 10 days. The serum MMP-9 level was assessed by MMP-9 ELISA Kit. Data analyzed using One Way Anova followed by Post Hoc test. The result is significant if p<0.05.Result: The Combination of Red Ginger Rhizome and Cogon Grass Rhizome (CRGCG) on the first treatment (0,85±0,03), second treatment (0,86±0,02) and third treatment (0,84±0,02) able to decrease the serum MMP-9 level significantly (p<0,05).Conclusion: The optimal dose from Combination of Red Ginger Rhizome and Cogon Grass Rhizome (CRGCG) to reduce serum MMP-9 level is  dose 9+40 mg/rat/day.Keywords: Cogon Grass, Matrix Metalloproteinase-9, Osteoarthritis, Red Ginger
KONTRIBUSI KECERDASAN SPIRITUAL DAN KECERDASAN SOSIAL TERHADAP PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA Muhammad Ilham Bagas Waskito; Amelia Daeng Pramono; Marindra Firmansyah
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.762 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Kecerdasan spiritual dan kecerdasan sosial merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi prestasi akademik mahasiswa. Kecerdasan spiritual membantu mahasiswa dalam mengambil keputusan dan kecerdasan sosial membantu mahasiswa dalam bersosialisasi ketika perkuliahan. Semakin baik kecerdasan spiritual dan kecerdasan sosial yang dimiliki mahasiswa maka akan semakin baik pula prestasi akademiknya. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan spiritual dan kecerdasan sosial terhadap prestasi akademik mahasiswa.Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasi deskriptif analitik dengan pendekatan explanatory squencial mixed method, yaitu melakukan pengumpulan dan analisa data secara kuantitatif dengan kuesioener lalu kualitatif dengan Focus Group Discussion (FGD). Sampel penelitian ini adalah 241 mahasiswa Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang yang didapat dari total sampling dengan kriteria minimal sampel (Morgan and Krecjie Table) dan dianalisis menggunakan aplikasi Smart PLS. Sedangkan Focus Group Discussion menggunakan 12 sampel (6 laki-laki dan 6 perempuan) yang diambil dari variasi maksimum responden dan dianalisis dengan analisa konten model Miles and Huberman.Hasil: Kecerdasan spiritual memiliki nilai T statistik 2,119 sehingga menunjukkan pengaruh positif signifikan terhadap prestasi akademik. Sedangkan kecerdasan sosial memiliki nilai T statistik 1,069 sehingga menunjukkan pengaruh positif tidak signifikan.Simpulan: Kecerdasan spiritual berpengaruh positif signifikan terhadap prestasi akademik sedangkan kecerdasan sosial berpengaruh positif tidak signifikan terhadap prestasi akademik. Kata Kunci: kecerdasan spiritual; kecerdasan sosial; prestasi akademik; dan mahasiswa fakultas kedokteran.
KORELASI KINERJA TUTOR DAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA DENGAN PRESTASI AKADEMIK FAKULTAS KEDOKTERAN Muhammad Wildan Satrio Nugroho; Marindra Firmansyah; Rizki Anisa
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.922 KB)

Abstract

Pendahuluan: Akreditasi program studi dipengaruhi oleh prestasi akademik serta jumlah mahasiswa lulus tepat waktu. Menurut teori causal model of PBL, prestasi akademik dipengaruhi oleh kinerja tutor dan motivasi belajar. Kedua hal tersebut belum pernah diteliti di FK UNISMA, oleh sebab itu peneliti ingin mengetahui korelasi kinerja tutor dan motivasi belajar mahasiswa dengan prestasi akademik di Fakultas Kedokteran UNISMA.Metode: Penelitian ini mempunyai total populasi 305 mahasiswa, sementara yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 246 mahasiswa. Pengambilan data menggunakan kuesioner kinerja tutor dan motivasi belajar mahasiswa menggunakan google form. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Data dianalisis menggunakan analisis bivariat dengan uji korelasi pearson dan regresi robust dengan bantuan SPSS 23.0 for windows.Hasil: Nilai rata-rata pada kinerja tutor menurut responden didapatkan sebesar (44,4) tergolong kinerja tutor tinggi. sedangkan pada motivasi belajar didapatkan nilai rata-rata sebesar (176,5) tergolong motivasi belajar mahasiswa tinggi. Nilai uji korelasi pearson kinerja tutor dan motivasi belajar pada keseluruhan blok nilai pvalue (<0,05) menunjukan bahwa terdapat korelasi signifikan dengan prestasi akademik. Pada Uji regresi robust didapatkan kinerja tutor (0,465) dan motivasi belajar (0,098) yang artinya apabila nilai standardize coefficient naik satu satuan maka prestasi akadmik akan naik. Dengan hasil kinerja tutor lebih berpengaruh terhadap prestasi akademik.Kesimpulan: Kinerja tutor dan motivasi belajar mempunyai korelasi positif yang signifikan terhadap prestasi akademik. Kinerja tutor merupakan faktor yang lebih dominan pengaruhnya terhadap prestasi akdemik.Kata kunci : Prestasi Akademik, Kinerja tutor, Motivasi
PENURUNAN LUAS AREA MATA DAN NON-DETACHMENT TAIL PADA EMBRIO IKAN ZEBRA (Danio rerio) AKIBAT PAPARAN CADMIUM CHLORIDE (CdCl2) Erfina Daniati
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1218.218 KB)

Abstract

Introduction: Nowadays,  a lot cadmium emitted to the environment source by pesticide, the deportation of industry waste, and tobacco cigarettes. The exposure of cadmium for pregnant woman in the long period of time will be accumulated in human’s body causing  terratogenic effect on fetus. This research proposed to identify terratogenic effect on zebrafish (Danio rerio) embryo (F2) that the parental (F1) exposure by cadmium chloride (CdCl2) chronically.Method: This research used laboratory experiment by in vivo post-test only. The experimental animal was Danio rerio (F1) that was exposured for 30 days. Observation area of  eyes and non-detachment tail in Danio rerio embryo (F2) using stereo microscope with the 4,5x magnification and analyzed with software Image J. Data analysis done by One Way ANOVA and continued by Least Significant Difference (LSD) using software Statistical Product and Service Solution (SPSS) 16.0 version.Findings: The higher CdCl2 dose being exposure by Danio rerio parental (F1), influence the greater impact of the derease area of eyes and the length non-detachment tail on Danio rerio embryo (F2). Found that the mean decrease area of eyes for control, exposure of CdCl2 dose 0.5, 1, and 1.5 ppm is around 0,027 ± 0,002 mm, 0,022 ± 0,002 mm, 0,017 ± 0,002 mm, and 0,010 ± 0,002 mm respectively. The mean decrease of length non-detachment tail for control, exposure of CdCl2 dose 0.5, 1, and 1.5 is around 0,154 ± 0,017 mm, 0,128 ± 0,011 mm, 0,086 ± 0,012 mm, and 0,032 ± 0,029 mm respectively. Exposure variance dose of CdCl2 cause on the decrease area of eyes and the length non-detachment tail significantly (p<0,05).Conclusion: CdCl2 exposure on Danio rerio parental (F1) can decrease area of eyes and length distance non-detachment tail on Danio rerio embryo (F2) (p<0,05).Keywords: Cadmium (CdCl2), Eye area, non-detachment tail, zebrafish (Danio rerio)
POTENSI PROBIOTIK DARI TIGA MACAM TEMPE KACANG MERAH, TEMPE KACANG TANAH, DAN KACANG KEDELAI Serly Ghoniyah; Yoni Rina Bintari; Dini Sri Damayanti
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.234 KB)

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Tempe merupakan salah satu produk fermentasi tradisional yang sering dikonsumsi oleh masyarakat dan merupakan salah satu protein nabati mengandung probiotik yang berpotensi sebagai antibakteri. Adanya aktivitas antibakteri pada tempe berasal dari kandungan BAL (Bakteri asam laktat ) yang dihasilkan saat proses fermentasi dan aktivitas antibakteri lain yang dihasilkan dari bahan baku kacang. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur total bakteri asam laktat,pH dan laju pertumbuhan bakteri Escherichia coli pada tempe kacang merah, tempe kacang tanah,dan kacang kedelai .Metode :  Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental laboratorium dengan 3 kelompok tempe yakni tempe kacang merah , tempe kacang tanah dan tempe kacang kedelai dengan perlakuan pengulangan 3 kali. Ketiga kelompok sampel tersebut yakni ekstrak tempe, ekstrak tempe kombinasi E.coli  dengan pengenceran 10-1-10-3 . Setiap sampel diinokulasikan pada media MRS Broth dan MRS Agar (untuk BAL) dan media EMBA (Untuk Escherichia coli). Koloni yang tumbuh dihitung dengan TPC(Total Plate Count) dan pengukuran pH dengan pH meter yang di kalibrasi. Hasil dianalisa secara statistik menggunakan uji One Way Annova tingkat siginifikansi p < 0,05 .Hasil:  Koloni BAL paling tinggi diperoleh dari tempe kacang merah dengan hasil 2,06 ± 0,58 cfu/ml pada kacang tanah 1,79 ± 0,17 cfu/ml dan kacang kedelai 1,76 ± 0,55 cfu/ml. Analisa laju pertumbuhan  Escherichia coli paling tinggi pada tempe kacang tanah 5,68 ± 3,03 cfu/ml, pada kacang kedelai 2,06 ± 0,58 cfu/ml dan yang paling rendah pada tempe kacang merah 1,71 ± 1,41 cfu/ml. Hasil pH pada tempe kacang kedelai  6,96 ± 0,02, pada kacang tanah 5,97 ± 0,25 dan hasil pengukuran pH paling rendah pada tempe kacang merah yakni 4,39 ± 0,02. Kesimpulan:. Tempe kacang merah menghasilkan koloni BAL paling tinggi dan pH paling rendah dibandingkan tempe yang lain.  Hambatan koloni bakteri  Escherichia coli paling rendah didapatkan pada tempe kacang merah.Kata Kunci: Tempe kacang merah,Tempe kacang tanah,Tempe kacang kedelai , BAL, pH,  Escherichia coli
Efek Ekstrak Etanol Daun Gedi Merah (Abelmoschus manihot (L.) Medik) terhadap Kadar TNF-Alfa Jaringan dan Diameter Lumen Aorta Tikus Model Diabetes Melitus Nanda Yunita Ayu Fitriyah; Juliet Tangka; Yeni Amalia; Yudi Purnomo
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.367 KB)

Abstract

Introduction : Chronic hyperglycemia increase ROS production and risk of diabetic macroangopathy complications. Abelmoschus manihot (L.) Medik has potential as an antidiabetic and anti-inflammatory, but research on Abelmoschus manihot (L.) Medik inhibiting elevated levels of TNF-α tissue and aortic lumen diameter that contribute to complications has not been widely reported. This research aimed to determine the effect of ethanol extract Abelmoschus manihot (L.) Medik by observing the level of TNF-α tissue and aortic lumen diameter in diabetic rats.Methods : This study use 4-6-weeks-old Sprague dawley male rats which divided into normal group, diabetes mellitus group, and ethanol extracts of gedi merah leaves doses I (200 mg/kgBW), II (400 mg/ kgBW), and III (800 mg/kg BW) (n = 5 rats). The rats were induced HFFD and 25 mg/kgBW of STZ injection i.p with multiple dose. The rats were administrated orally EEDGM for 4 weeks. The level of TNF-Alfa aortic tissue was measured using microplate reader λ = 450 nm, while the aortic lumen diameter was examined using a trinocular microscope at 40x magnification. Statistical analysis using One Way ANOVA and LSD test (p <0.05).Results : EEDGM dose II and III inhibit the increase levels of TNF-α rat aortic tissue. EEDGM doses I, II, and III were not significant inhibit the decrease of aortic lumen diameter compared to KDM (p> 0.05). DTLF and STZ induction increases tissue TNF-α levels and decreases the aortic lumen diameter.Conclusion : Ethanolic extract of Abelmoschus manihot (L.) Medik could inhibit the increase in TNF-α levels of aortic tissue and did not significant inhibit the decrease of aortic lumen diameter.Keywords : High fat diet, high fructose diet, streptozotocin, diabetes, inflammation
PENGARUH INTENSITAS MEMBACA AL-QUR’AN TERHADAP STABILITAS EMOSI DAN KECENDERUNGAN STRES Ma’rifatul Asiah; Amelia Daeng Aziz; Muhammad Zainul Fadli
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.135 KB)

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Peningkatan angka kematian akibat kasus terkonfirmasi Covid-19 menyebabkan munculnya masalah psikologis seperti ketidakstabilan emosi dan kecenderungan stres. Di tengah polemik Covid-19 pengasuh pondok pesantren kembali menetapkan para santri di dalam lingkungan pesantren dan mengikuti kegiatan rutin pondok pesantren bersama-sama. Penelitian terdahulu telah banyak membahas manfaat Al-Qur’an terhadap kesehatan mental. Dalam penelitian ini berusaha menghubungkan apakah terdapat pengaruh rutinitas santri yaitu intensitas membaca Al-Qur’an dengan kualitas kesehatan mental di tengah polemik Covid-19.Metode : Desain penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional untuk melihat pengaruh variabel X terhadap variabel Y. Penelitian ini menggunakan alat ukur berupa angket untuk mengukur intensitas membaca Al-Qur’an, kuisioner WWQ mengukur kecenderungan stres dan tes kraepelin mengukur stabilitas emosi. Analisa data hasil menggunakan metode regresi logistik dengan sig t < 0,05 dianggap signifikan, uji indepedensi T dan uji ANOVA.Hasil : Sebesar (90,8%) membaca Al-Qur’an  ≥2x/hari, (93%) santri membaca Al-Qur’an selama 15-30 menit dan (60,5%) santri cukup faham makna ayat Al-Qur’an.  Signifikansi frekuensi membaca Al-Qur’an  ≥  0,05 (0,930; 0,225) dan tidak berpengaruh terhadap stabilitas emosi dan kecenderungan stres. Signifikansi durasi membaca Al-Qur’an ≥  0,05 (0,683; 0,574) dan tidak berpengaruh terhadap stabilitas emosi dan kecenderungan stres. Signifikansi durasi membaca Al-Qur’an ≥  0,05 (0,082; 0,731) dan tidak berpengaruh terhadap stabilitas emosi dan kecenderungan stres.Simpulan : Intensitas membaca Al-Qur’an tidak berpengaruh terhadap stabilitas emosi dan kecenderungan stres karena signifikansi frekuensi, durasi dan pemahaman membaca Al-Qur’an ≥ 0,05.Kata Kunci : Membaca Al-Qur’an, stabilitas emosi, kecenderungan stres, dampak Covid-19.
Studi In Silico Senyawa Aktif Daun Sirsak (Annona muricata L.) .) pada Aldose Reductase dan Glutathione Reductase untuk Menghambat Katarak Diabetik Shafwatul Fida; Ariani Ratri Dewi; Dini Sri Damayanti
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.979 KB)

Abstract

Pendahuluan: Patofisiologi katarak diabetik berkaitan dengan akumulasi sorbitol dijalur poliol dengan peningkatan aktivitas enzim Aldose Reductase (AR) dan penurunan enzim Glutathione Reductase (GR) di lensa. Akumulasi intraseluler dari sorbitol memicu perubahan osmotik yang menghasilkan serat lensa hidrofik yang berdegenerasi dan membentuk katarak diabetik. Daun sirsak memiliki kandungan aktif golongan flavonoid, alkaloid dan tanin yang bermanfaat sebagai antidiabetes dan antioksidan. Mekanisme senyawa aktif daun sirsak sebagai terapi preventif katarak diabetik belum diketahui. Penelitian ini dilakukan untuk melihat bioavailabilitas dari senyawa aktif etanol dari daun sirsak sebagai kandidat obat dalam inhibisi AR dan aktivasi GR secara in silico.Metode: Tahapan penelitian ini terbagi menjadi dua yaitu memprediksi afinitasnya terhadap AR dan GR melalui docking server dengan Epalrestat dan Ascorbid acid sebagai kontrol, serta memprediksi sifat fisikokimia (Lipinski Rule of five) dan farmakokinetik ADMET melalui pkCSM online tool.Hasil: Berdasarkan nilai ΔG (energi ikatan bebas), Ki (konstanta inhibisi), ikatan hidrogen pada residu asam amino dan luas interaksi permukaan, diperoleh senyawa aktif daun sirsak yang memiliki afinitas tinggi terhadap AR dibandingkan kontrol Epalrestat adalah Annoionol A, Chlorogenic acid, Coclaurine, Coreximine, dan Quercetin 3-0-rutinoside. Senyawa yang mempunyai afinitas tinggi dibandingkan kontrol Ascorbid acid ialah Quercetin 3-0-rutinoside, Kaempferol 3-0-rutinoside, Annoionoside, Stepharine, dan Xylopine. Senyawa aktif yang memiliki kemiripan dengan kontrol Epalrestat maupun Ascorbid acid dengan memenuhi Lipinski Rule of Five, diabsorsi baik di intestinal, tidak menembus blood brain barrier, dimetabolisme dan diksresikan sempurna, serta tidak bersifat hepatotoksik ialah Epicatechine, Quercetin, Anonaine, Annoionol A, Annoionol B, dan Vomifoliol.Kesimpulan: Senyawa aktif daun sirsak diprediksi memiliki afinitas yang tinggi terhadap penghambatan enzim AR dan aktivasi enzim GR, dan juga diprediksi memiliki bioavaliabilitas tinggi, mudah diabsorbsi dan berpotensi sebagai kandidat obat baru.Kata Kunci : Annona muricata L., Aldose Reductase, Glutathion Reductase, Katarak Diabetik, In silico
HUBUNGAN KECEMASAN DAN DEPRESI DENGAN KELULUSAN COMPUTER BASED TEST UKMPPD MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNISMA Firyal Nisrina; Rizki Anisa; Dini Sri Damayanti
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.047 KB)

Abstract

Pendahuluan: Angka kelulusan ujian CBT UKMPPD di FK UNISMA mulai tahun 2016 sampai 2018 rata-rata sekitar 71,1% per tahunnya. Hal ini masih jauh dari target angka kelulusan sebesar 80% pada tahun 2020. Salah satu faktor yang mempengaruhi kelulusan UKMPPD antara lain kecemasan dan depresi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan kecemasan dan depresi dengan kelulusan Computer Based Test UKMPPD Mahasiswa Fakutas Kedokteran UNISMA.Metode: Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Responden merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran UNISMA yang akan mengikuti ujian CBT 2019 sebanyak 80 orang, yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 60 orang. Untuk mengukur tingkat kecemasan menggunakan kuisioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) dan tingkat depresi digunakan kuisioner BDI (The Beck Depression Infentory). Analisis bivariat menggunakan metode Rank Spearman untuk menguji korelasi dan metode regresi linear untuk menguji faktor yang paling berpengaruh.Hasil: Pada uji rank spearman hubungan kecemasan didapatkan nilai p 0,627 dengan α = 0,01 atau (Sig >α) dan depresi dengan nilai p 0,000 dengan α = 0,01 atau (Sig <α) terhadap kelulusan ujian CBT UKMPPD. Pada uji regresi linear didapatkan hasil R square 0.005 pada kecemasan, sedangkan pada depresi didapatkan R square 0.567.Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara kecemasan dengan kelulusan CBT UKMPPD. Terdapat hubungan antara depresi dengan kelulusan CBT UKMPPD. faktor yang paling berpengaruh terhadap kelulusan adalah depresi.Kata kunci: Kelulusan, kecemasan, depresi, CBT UKMPPD.

Page 8 of 22 | Total Record : 220