cover
Contact Name
Indra Cahya Setia Widigda
Contact Email
indracahya933@gmail.com
Phone
+6281252438535
Journal Mail Official
kedokterankomunitas@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. M.T. Haryono No.193 Malang 65144, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)
ISSN : 23376988     EISSN : -     DOI : 10.33474
Jurnal Kedokteran Komunitas merupakan salah satu jenis jurnal akademik bidang kedokteran atau kesehatan di mana penulis mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian maupun kajian. Artikel ilmiah ini juga mencangkup hasil-hasil penelitian terbaru dan tulisan ilmiah lainnya di bidang biomedis, kedokteran klinis, kedokteran komunitas, dan kesehatan masyarakat. Untuk memastikan kualitas ilmiah pada artikel yang diterbitkan, suatu artikel biasa diteliti oleh rekan-rekan sejawatnya dan direvisi oleh penulis, hal ini dikenal sebagai peer review. Jurnal Kedokteran Komunitas nomor p-ISSN 2337-6988 e-ISSN dikelola Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang ini diharapkan dapat menjadi media berbagi pengalaman antara berbagai kalangan dan institusi pendidikan kedokteran dan kesehatan, dengan terbit berkalah 2 kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober.
Articles 220 Documents
PENURUNAN KADAR ION KALSIUM DARAH DAN MASSA TULANG DENGAN PENGUKURAN BIOELECTRICAL IMPEDANCE ANALYSIS (BIA) PADA WANITA LANSIA SEHAT DI KOTA MALANG Luthfiyyah Dewi Heriyanto; fancy Brahma Adiputra; Rahma Triliana
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1.585 KB)

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Lanjut usia adalah individu berusia lebih dari 59 tahun yang jumlahnya terus meningkat. Penuaan  secara fisiologis dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif termasuk kelainan tulang dan sendi. Penurunan esterogen pada wanita menopause dapat menurunkan massa tulang dan mengganggu absorbsi kalsium di usus. Penelitian menggunakan Bioelectrical  Impedence Analysis (BIA) sebagai alat ukur massa tulang belum pernah dilakukan sebelumnya sehingga perlu diteliti.Metode: Penelitian metode Descriptive Analytic dengan pendekatan Cross Sectional dengan responden wanita sehat di Kota Malang yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu wanita dewasa muda usia 19-23 tahun dan lansia usia 59-66 tahun. Kadar ion kalsium darah diukur dengan Atomic Absorbtion Spectroscopi (AAS) dan massa tulang diukur  dengan  Bioelectrical Impadance Analysis (BIA). Hasil dianalisa dengan uji Mann-Whitney dan p<0,05 dianggap signifikanHasil dan Pembahasan: Kadar ion kalsium wanita dewasa muda dan lansia adalah 9.420±0.374 vs 9.670±0.329 (p=0.003). Nilai massa tulang wanita dewasa muda dan lansia adalah 2.1800±0.31801 vs 1.969±0.2901 (p=0.006). Hasil uji korelasi usia dengan kadar ion kalsium r=-0.276 (p=0.013) dan massa tulang r=-0.279 (p<0.012). Hal ini menunjukkan bahwa kalsium dan massa tulang akan menurun dengan proses penuaan yang diduga terjadi akibat penurunan absorbsi ion kalsium di usus dan peningkatan eksresi kalsium di ginjal serta tidak terjadinya remodeling tulang.Kesimpulan: Penuaan menurunkan kadar ion kalsium darah dan massa tulang pada wanita lansia sehat di Kota MalangKata Kunci : Usia, penuaan, kalsium darah, massa tulang
PENGARUH PENGETAHUAN IBU DAN POLA PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI TERHADAP STATUS GIZI BAYI USIA 6-12 BULAN DI KECAMATAN PUJON KABUPATEN MALANG Audyla Sri Putri; Dewi Martha Indria; Erna Sulistyowati
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.784 KB)

Abstract

Pendahuluan: Permasalahan gizi masih menjadi masalah utama di dunia terutama di Indonesia. Indoensia mengalami penurunan presentase anak yang berusia 6-12 bulan dengan gizi baik. Penurunan ini diduga disebabkan oleh faktor pengetahuan ibu dan pola pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) yang berdampak pada status gizi bayi. Oleh sebab itu perlu penelitian lanjutan tentang pengaruh pengetahuan ibu dan pola pemberian makanan pendamping ASI terhadap status gizi bayi 6-12 bulan di Pujon, Malang.Metode: Desain deskriptif-analitik pendekatan cross-sectional. Pengambilan data primer dilaksanakan di desa Pandesari, Madiredo, Tawangsari Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penelitian ini dilakuka di 14 wilayah posyandu dan secara door to door. Terdapat 95 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan penelitian ini dilakukan pada satu waktu tanpa melakukan follow up. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas dengan hasil valid dan reliabel (r hitung>r tabel). Analisa data penelitian menggunakan rank Spearman dan uji Kruskall Wallis dengan tingkat signifikasi p lebih 0,05.Hasil: Sebagian besar tingkat pengetahuan ibu adalah cukup (56,8%) dan tidak terdapat signifikansi mempengaruhi dengan status gizi bayi 6-12 bulan p 0,129. Sebagian besar pola pemberian MPASI adalah baik (50,5%) dan terdapat mempengaruhi status gizi bayi 6-12 bulan p 0,006 dan 0,281Kesimpulan: Status gizi bayi usia 6-12 bulan lebih ddipengaruhi oleh pola pemberian MPASI dan tidak dipengaruhi oleh pengetahuan ibu.Kata Kunci: Bayi, Makanan pendamping ASI, Pengaruh, Pengetahuan, Status gizi
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN DEFISIENSI ZAT BESI PADA WANITA USIA SUBUR Beauty Safrina Dewi; Anggi Gilang Yudiansyah; Dewi Martha Indria
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.933 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan : Defisiensi zat besi masih menjadi permasalahan yang serius di dunia, tidak terkecuali di Indonesia.  Terdapat sebanyak 2 milyar penduduk di dunia dan 500 juta diantaranya terjadi pada wanita usia subur. Terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya defisiensi zat besi, salah satunya adalah karena kurangnya pengetahuan mengenai zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan defisiensi zat besi pada wanita usia subur di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional  kepada 262 responden wanita berusia 15-49 tahun di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive random sampling. Teknik analisa data pada penelitian ini menggunakan analisa Spearman dengan tingkat signifikansi nilai p=0,05.Hasil : dari total responden yang diteliti hanya terdapat 14% responden yang memiliki pengetahuan baik dan berperilaku pencegahan baik. Penelitian ini menunjukkan hasil dari uji Spearman antara pengatahuan dengan perilaku pencegahan defisiensi zat besi memiliki nilai p = 0,098.Kesimpulan : Pengetahuan wanita usia subur tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap perilaku pencegahan defisiensi zat besi.Kata Kunci : Pencegahan Defisiensi Zat Besi, Pengetahuan, Wanita Usia Subur.
POTENSI VASKULOPROTEKTIF INFUSA DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) PADA TIKUS MODEL OBESITAS Astri Maulidya Azhari; Aris Rosidah; Dini Sri Damayanti
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.836 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Diet tinggi lemak tinggi fruktosa (diet TLTF) dapat menyebabkan hiperlipidemia, peningkatan stress oksidatif dan aterosklerosis. Daun sirsak berpotensi sebagai antiaterogenik dengan menghambat disfungsi endotel, proliferasi sel otot polos dan matriks ekstraseluler. Namun efek pemberian infusa daun sirsak (IDS) pada tikus model obesitas dengan diet TLTF belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek tersebut pada rasio ketebalan dinding arteri, jumlah sel busa dan densitas kolagen arteri ekor tikus dengan diet TLTF.Metode: Penelitian ini dilakukan dengan design post test only-control group dengan hewan coba tikus wistar yang dibagi dalam 5 kelompok, yaitu kelompok normal (KN, n=5), kelompok positif (KP, n=5) dan kelompok IDS dosis I (100 mg/kgBB, n=5), II (200 mg/kgBB, n=5) dan III (400 mg/kgBB, n=5) yang diinduksi diet TLTF dan IDS selama 10 minggu. Hewan coba dikorbankan dan diambil arteri ekornya dan dibuat sediaan histologi dengan pewarnaan Hematoxylin Eosin dan Masson Trichome. Penghitungan rasio ketebalan dinding terhadap diameter lumen diukur dengan pembesaran 100x, sedangkan jumlah sel busa diukur dan densitas kolagen pada 400x. Data dianalisa dengan menggunakan Oneway ANOVA dilanjutkan dengan uji LSD dan p<0,05 dianggap signifikan.Hasil: Pemberian IDS dosis I, II dan III secara signifikan menurunkan rasio ketebalan dinding terhadap diameter lumen arteri sekitar 29-50% dibandingkan kelompok positif (p=0,01) dan menurunkan jumlah sel busa  sekitar 51-75% (p=0,00) dengan efek terkuat pada dosis III, sedangkan densitas jaringan ikat kolagen menurun sekitar 33-58% (p=0,00) dengan efek terkuat pada dosis II.Simpulan: IDS mampu menurunkan rasio ketebalan dinding terhadap diameter lumen arteri, jumlah sel busa dan densitas jaringan ikat kolagen.Kata Kunci: Daun Sirsak, Diet TLTF, Ketebalan Dinding, Diameter Lumen, Sel Busa, Densitas Kolagen
Mekanisme Senyawa Aktif Daun Sirsak (Annona muricata Linn.) Sebagai Anti Diabetes: Studi In Silico Muhammad Iqbal Sugiharto; Yoni Rina Bintari; Dini Sri Damayanti
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (829.27 KB)

Abstract

Pendahuluan: Secara In Vivo dan In Vitro daun Sirsak (Annona muricata Linn.) diketahui memiliki efek sebagai anti diabetik melalui penghambatan aktifitas enzim α-Glucosidase dan α-Amylase, namun senyawa aktif yang bekerja sebagai penghambat kedua enzim tersebut masih belum diketahui. Penelitian bertujuan untuk mengetahui prediksi sifat fisikokimia dan farmakokinetik serta mekanisme senyawa aktif daun Sirsak menghambat enzim αGlucosidase dan α-Amylase dengan studi In Silico.Metode: prediksi Sifat fisikokimia (Lipinski Rule of Five) dan farmakokinetik dengan parameter ADME dan toksisitas menggunakan PKCSM. Visualisasi menggunakan Software drug discovery studio. Uji In Silico dilakukan terhadap 27 senyawa aktif dari 200 senyawa penelitian sebelumnya yang teridentifikasi. Pengukuran afinitas senyawa aktif daun sirsak terhadap α-Glucosidase dan α-Amylase secara In Silico menggunakan pemodelan komputasi molecular docking, dengan parameter nilai energi bebas, konstanta inhibisi, interaksi permukaan dan residu asam amino dibandingkan dengan kontrol Acarbose.Hasil: Dari prediksi fisikokimia dan farmakokinetik (ADMET) senyawa aktif daun sirsak mempunyai sifat fisikokimia dan farmakokinetik mirip dengan Acarbose yaitu tidak memenuhi kriteria 5 Lipinski, tidak diabsorbsi oleh intestinal, dimetabolisme dihepar, dan diekskresikan melalui ginjal, hepar dan saluran cerna, serta tidak bersifat toksik. Dari hasil molecular docking berdasarkan empat kriteria didapatkan 5 senyawa aktif yang diprediksi mempunyai afinitas tinggi terhadap enzim α- Glucosidase dan α-Amylase. Lima senyawa tersebut secara berurutan dari yang tertinggi Rutin, Quercetin 3-O-neohesperidoside, Kaempferol 3-O rutinoside, Coclaurine dan Roseoside. Kesimpulan: Senyawa aktif daun sirsak yaitu Rutin, Quercetin 3-O-neohesperidoside, Kaemferol 3-O-rutinoside, dan Roseoside, mempunyai kemiripan sifat fisikokimia dan farmakokinetik serta potensi yang lebih rendah dalam menghambat α-Glucosidase dan α-Amylase dibandingkan Acarbose Kata Kunci : Daun Sirsak,α-Glucosidase dan α-Amylase,ADMET, INSILICO
PENGARUH ANTROPOMETRI BAYI BARU LAHIR DAN PREMATURITAS DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA BATURETNO Gita Dwi Karisma; Sri Fauziyah; Sri Herlina
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.989 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Permasalahan gizi kronis terkait stunting pada balita di Indonesia tahun 2021 masih tinggi. Februari 2020, Desa Baturetno ditetapkan sebagai lokus stunting sehingga diperlukan penelitian terkait faktor yang mempengaruhi kejadian stunting. Penelitian ini difokuskan mengetahui antropometri (berat badan, panjang badan) bayi baru lahir dan prematuritas terhadap kejadian stunting di Desa Baturetno.Metode : Desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Data berat badan lahir, panjang badan lahir, usia kehamilan didapatkan dari KMS Balita dengan kriteria inklusi responden balita yang terdata stunting sejumlah 55 balita dari Laporan Tahunan Puskesmas Ardimulyo Periode Agustus 2021. Pengambilan data dilakukan di 6 posyandu Desa Baturetno dan dilakukan door to door apabila responden tidak menghadiri posyandu. Dilakukan pengukuran ulang tinggi badan per usia (TB/U) balita stunting sehingga diperoleh data primer dengan hasil 27 balita masih stunting dan 28 balita sudah normal. Analisa data menggunakan uji chi-square  dan regresi logistik p<0,05.Hasil : Balita stunting yang berjumlah 55 balita, terdapat 41(74,5%) balita memiliki berat badan lahir normal dan 14 (25,5%) balita dengan berat badan lahir rendah, 40 (72,7%) balita dengan panjang badan lahir normal dan 15 (27,3%) balita dengan panjang badan lahir rendah, serta 40 (72,7%) balita lahir cukup bulan, dan 15 (27,3%) balita lahir prematur. Didapatkan pengaruh signifikan berat badan lahir (p 0,025), panjang badan lahir (p 0,012), dan usia kehamilan (p 0,002) terhadap kejadian stunting di Desa Baturetno. Dari ketiga variabel tersebut, yang paling berpengaruh adalah usia kehamilan (aPOR 14.678).Kesimpulan : Kejadian stunting di Desa Baturetno dipengaruhi oleh berat badan lahir, panjang badan lahir, dan usia kehamilan. Dari ketiga faktor tersebut, usia kehamilan merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian stunting. Kata Kunci : Stunting; Berat Badan Lahir; Panjang Badan Lahir; Usia Kehamilan
PENGARUH MENYIKAT MENGGUNAKAN KOMBINASI SIWAK DAN PASTA GIGI TERHADAP FLORA NORMAL AEROB SANTRI AR-RAZI Destian Fajar Rahmawan; Arif Yahya; Helmin Elyani
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.805 KB)

Abstract

Latar Belakang: Bakteri aerob rongga mulut seperti Haemophilus spp., Pseudomonas aeruginosa dan Mycoplasma spp. memilliki hubungan terhadap infeksi sistemik dan pernapasan. Sehingga pent-ing untuk menurunkan jumlah bakteri aerob rongga mulut. Bahan aktif pasta gigi dan siwak mampu menjaga keseimbangan flora normal rongga mulut. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh menyikat menggunakan kombinasi pasta gigi dan siwak terhadap pertumbuhan bakteri aerob rongga mulut. Penelitian eksperimental dengan desain pre dan post test group. Responden (n = 36) terbagi menjadi 2 kelompok yaitu menyikat menggunakan pasta gigi dan menyikat menggunakan kombinasi pasta gigi dan siwak selama 10 hari. Sampel saliva dan gingiva diambil sebelum dan setelah perlakuan dan ditumbuhkan pada media Aerobic Nutrient Agar. Data dianalisa menggunakan paired t-test. Penyikatan dengan pasta gigi tidak signifikan meningkatkan 51% bakteri aerob saliva dan tidak signifikan menurunkan 12% bakteri aerob gingiva. Penyikatan dengan kom-binasi pasta gigi dan siwak tidak signifikan meningkatkan 57% bakteri aerob saliva dan tidak signif-ikan meningkatkan 37% bakteri aerob gingiva. Peneliti menduga, hasil ini berhubungan dengan po-tensi antagonis bahan aktif dan kemampuan bakteri aerob bertahan hidup.Kata Kunci: Siwak, pasta gigi, bakteri aerob
PENGARUH PENGETAHUAN INTEGRITAS AKADEMIK DAN KECERDASAN SPIRITUAL TERHADAP PERFORMA AKADEMIK MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER Faizzatul Miladiyah Alrosyad; Rizki Anisa; Marindra Firmansyah
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.771 KB)

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Mahasiswa kedokteran Universitas Islam Malang diharapkan mempunyai konsep profesionalisme diantaranya pengetahuan integritas akademik dan kecerdasan spiritual dalam menunjang performa akademiknya. Kedua konsep tersebut memiliki pengaruh terhadap performa akademik. Penelitan ini bertujuan meneliti pengaruh antara pengetahuan integritas akademik dan kecerdasan spiritual terhadap performa akademik mahasiswa.Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Unisma angkatan tingkat pertama, kedua, dan ketiga. Untuk data pengetahuan integritas akademik menggunakan kuesioner yang telah dimodifikasi oleh peneliti Syifana dan untuk data kecerdasan spiritual  menggunakan kuesioner Spiritual Intelligence Self-Report Inventory (SISRI-24). Analisa data menggunakan uji Kendall’s tau dan uji regresi linier dengan tingkat signifikansi α = 0,05Hasil: Pada uji Kendall’s tau hubungan pengetahuan integritas akademik didapatkan nilai p = 0,035 dengan α = 0,05 atau (Sig <α) dan kecerdasan spiritual dengan nilai p 0,013 =  dengan α = 0,05 atau (Sig <α) terhadap performa akademik. Pada uji regresi linear didapatkan hasil R square 0.007 pada pengetahuan integritas akademik, sedangkan pada kecerdasan spiritual didapatkan R square 0.025..Kesimpulan: Pengetahuan integritas akademik dan kecerdasan spiritual berhubungan dengan performa akademik, adapun faktor yang dominan adalah kecerdasan spiritual.  Kata Kunci : Pengetahuan Integritas Akademik, kecerdasan spiritual, performa akademik
PEMBERIAN EDUKASI BUKU ILUSTRASI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PENCEGAHAN RISIKO KEHAMILAN REMAJA DI PONDOK PESANTREN Khazni Aghnia Indartatih; Rizki Anisa; Dewi Martha Indria
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.64 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Pondok pesantren amasih tabu dalam membicarakan masalah kesehatan reproduksi. Hal tersebut menyebabkan kurangnya informasi tentang Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) pada santri. Edukasi tentang kesehatan reproduksi remaja belum terlaksana dengan baik di lingkungan pondok pesantren, sehingga peneliti ingin mengetahui pengaruh edukasi buku ilustrasi terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan risiko kehamilan remaja di pondok pesantren.Metode:  Study Quasi experimental design pretest postest with control group. Intervensi menggunakan edukasi buku ilustrasi Kreasi. Responden terdiri dari santri putri kelompok kontrol (n=37) dan kelompok intervensi (n=43). Pretest-postest diukur dengan instrumen menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, perilaku pencegahan risiko kehamilan remaja. Data statistik dianalisa menggunakan uji Wilcoxon dan dilanjutkan dengan uji Post Hoc LSD dimana keduannya dikatakan signifikan apabila Sig < 0,05.Hasil: Mayoritas responden berusia 13 tahun dengan jumlah 39 santri (48,75%). Distribusi respondem berdasarkan kelas yaitu kelas7 berjumlah 41 orang (51,25%), kelas 8 berjumlah 24 orang (30%), dan kelas 9 orang (18,75%). Hasil uji beda pretest-postest pengetahuan kelompok kontrol (Sig = 0,005) dan kelompok intervensi (Sig = 0,009). Pada variabel sikap kelompok kontrol (Sig = 0,083) dan kelompok intervensi (Sig = 0,224). Pada varibel perilaku kelompok kontrol (Sig =0.005) dan kelompok intervensi (Sig = 0,317). Hasil uji post hoc LSD hanya variabel pengetahuan yang terdapat perbedaan pada saat dibandingkan postest terhadap kedua kelompok.Kesimpulan: Pemberian edukasi melalui buku Kreasi dapat meningkatkan pengetahuan pencegahan risiko kehamilan remaja. Namun, tidak dapat meningkatkan sikap dan perilaku pencegahan risiko kehamilan remaja.Kata kunci: Risiko kehamilan remaja, santri, pengetahuan, sikap, perilaku, edukasi buku Kreasi.
KOMBINASI SODIUM HYALURONATE DAN OMEGA-3 MEMPERBAIKI GEJALA DRY EYE MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNISMA Shafa Tsurayya; Ariani Ratri Dewi; Dini Sri Damayanti
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.221 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Sindroma mata kering adalah penyakit multifaktorial yang mengakibatkan ketidakstabilan lapisan air mata dengan gejala ketidaknyamanan hingga gangguan penglihatan. Peningkatan penggunaan video display terminal oleh mahasiswa akibat pembelajaran dalam jaringan pada masa pandemi meningkatkan risiko terjadinya mata kering. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian kombinasi artificial tears dan suplemen Omega-3 terhadap mata kering yang dialami mahasiswa Fakultas Kedokteran UNISMA dengan pengukuran skor kuesioner  Standardized Patient Evaluation of Eye Dryness (SPEED).Metode: Penelitian ini secara statistik menggunakan desain penelitian deskriptif analitik dengan metode komparasi untuk membandingkan skor SPEED sebelum dan setelah perlakuan yaitu pemberian sodium hyaluronat tetes mata dan suplemen Omega-3 selama dua minggu pada mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran Fakultas Kedokteran UNISMA tingkat 2, 3 dan 4 yang menderita dry eye selama pembelajaran daring dan metode korelasi untuk mengetahui hubungan jenis kelamin dengan skor SPEED tersebut. Uji hipotesis dilakukan dengan uji T berpasangan dan uji korelasi Spearman dengan tingkat signifikansi p<0.05.Hasil: Didapatkan rata-rata skor SPEED sebelum perlakuan sebesar 11,25±3,69 dan setelah perlakuan sebesar 6,37±6,03 dengan uji statistik menunjukkan  perbedaan yang signifikan (p=0.006). Uji korelasi Spearman tidak mendapatkan korelasi antara jenis kelamin dengan skor SPEED pada mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran Fakultas Kedokteran UNISMA tingkat 2, 3 dan 4 yang menderita dry eye selama pembelajaran daring dalam penelitian ini.Kesimpulan: Pemberian kombinasi sodium hyaluronat tetes mata dan Omega-3 selama 2 minggu memperbaiki gejala dry eye yang diukur dengan skor kuesioner SPEED pada  mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran FK UNISMA tingkat 2, 3 dan 4 yang menderita dry eye selama pembelajaran daring.Kata Kunci: dry eye; sodium hyaluronat; omega 3; kuesioner SPEED