cover
Contact Name
Surya Sari Faradiba
Contact Email
fkip@unisma.ac.id
Phone
+6285649532920
Journal Mail Official
fkip@unisma.ac.id
Editorial Address
FKIP UNISMA JL. Mayjen Haryono 193 Malang 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
ISSN : 23376384     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.33474
Core Subject : Education,
JP3 adalah Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran yang terbit dua kali setahun pada bulan Pebruari dan September, berisi artikel hasil penelitian dan non penelitian bidang pendidikan dan pembelajaran. Tulisan yang akan dimuat adalah artikel ilmiah hasil penelitian atau artikel ilmiah non penelitian yang belum pernah diterbitkan dalam media lain baik berbahasa Inggris atau berbahasa Indonesia. JP3 ini diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Malang.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 750 Documents
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) PADA MATERI PERBANDINGAN KELAS VII DITINJAU DARI KECERDASAN LOGIS Nur Lailatul Azizah
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 5 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.718 KB)

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk mendeskripsikan cara-cara yang dilakukan peserta didik kelas VII dalam menyelesaikan soal HOTS (Higher Order Thinking Skill) pada materi perbandingan ditinjau dari kecerdasan logis matematis., 2) Bagaimana tingkat kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik kelas VII dalam menyelesaikan soal HOTS (Higher Order Thinking Skill) pada materi perbandingan ditinjau dari kecerdasan logis matematis. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Instrumen dari penelitian ini adalah soal tes kecerdasan logis, soal tes kemampuan berfikir kritis, dan pedoman wawancara. Soal tes diberikan kepada 23 peserta didik SMP Ma’arif NU Kraksaan kelas VII. Kemudian dipilih subjek 3 peserta didik untuk melakukan wawancara. Validasi data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi teknik. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa pada rumusan masalah pertama yaitu : a) Subjek dengan kecerdasan logis yang tinggi dan kemampuan berfikir kritis tinggi mampu menyelesaiakan masalah matematika berdasarkan semua indikator pada kemampuan berfikir kritis, b) subjek dengan kecerdasan logis sedang dan kemampuan berfikir kritis sedang mampu melengkapi 3 indikator yaitu menginterpretasi, menganalisis, dan mengevaluasi, c) subjek dengan kecerdasan logis rendah dan kemampuan berfikir kritis rendah mampu memenuhi 2 indikator yaitu menginterpretasi, dan menganalisis. Selanjutnya rumusan masalah kedua adalah : a) Peserta didik dengan kecerdasan logis tinggi memiliki tingkat kemampuan berfikir kritis yang tinggi dengan rata-rata tes kecerdasan logis tingkat tinggi adalah 38,2 dan nilai rata-rata dari tes kemampuan berfikir kritis tingkat tinggi adalah 79,44. b) Peserta didik dengan kecerdasan logis sedang mempunyai tingkat kemampuan berfikir kritis yang sedang dengan rata-rata tes kecerdasan logis tingkat sedang adalah 28,25 dan nilai rata- rata dari tes kemampuan berfikir kritis tingkat sedang adalah 71,14, c) Peserta didik dengan kecerdasan logis rendah memiliki tingkat kemampuan berfikir kritis yang rendah dengan rata-rata tes kecerdasan logis tingkat rendah adalah 16,66 dan nilai rata-rata dari tes kemampuan berfikir kritis tingkat rendah adalah 48,14.Kata kunci: Kemampuan Berpikir Kritis, HOTS (High Thingking Order Skill), Materi Percandingan, Kecerdasan Logis. AbstractThe purposes of this study are: 1) to describe the ways in which class VII students solve HOTS (Higher Order Thinking Skill) questions on comparative material in terms of logical mathematical intelligence., 2) How is the level of mathematical critical thinking skills of class students VII in solving HOTS (Higher Order Thinking Skill) questions on comparative material in terms of logical mathematical intelligence. The approach used in this research is qualitative. The instruments of this research are logical intelligence test questions, critical thinking skills test questions, and interview guidelines. The test questions were given to 23 students of SMP Ma'arif NU Kraksaan class VII. Then selected subjects 3 students to conduct interviews. Validation of the data in this study using triangulation techniques. Based on the results of data analysis, it was concluded that in the first problem formulation, namely: a) Subjects with high logical intelligence and high critical thinking skills were able to solve mathematical problems based on all indicators on critical thinking skills, b) subjects with moderate logical intelligence and moderate critical thinking skills. able to complete 3 indicators, namely interpreting, analyzing, and evaluating, c) subjects with low logical intelligence and low critical thinking skills are able to meet 2 indicators, namely interpreting and analyzing. Furthermore, the second problem formulation is: a) Students with high logical intelligence have a high level of critical thinking ability with an average high level logical intelligence test is 38.2 and the average value of the high level critical thinking ability test is 79.44 . b) Students with moderate logical intelligence have a moderate level of critical thinking ability with an average level of moderate logical intelligence test is 28.25 and the average value of a moderate level of critical thinking ability test is 71.14, c) Students with Low logical intelligence has a low level of critical thinking ability with the average low level logical intelligence test is 16.66 and the average value of the low-level critical thinking ability test is 48.14.Keywords: Critical Thinking Ability, HOTS (High Thinking Order Skill), Matching Materials, Logical Intelligence.
THE EFFECT OF PREVIEWING TEXT ON FRESHMEN READING COMPREHENSION SKILL Putri Saniatul Iklima; Muhammad Yunus; Fitri Awaliyatush Sholihah
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 26 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.266 KB)

Abstract

Abstract: EFL students have several problems in understanding English texts. These issues are shown when the students have no idea with unfamiliar vocabularies and the concepts of the text. Previewing a text can be used for stimulating prior knowledge. These activities can be practiced to increase the accuracy and efficiency of students reading. This research used quantitative research; quasi experimental design. There were 52 first year students as the research participants and divided into control and experimental group. The treatment given was providing preview text of “Birth of Blues” which consisted of 372 words, while the control group were given the same passage without preview text. The writer provided an objective test to measure the students’ comprehension toward the text. The result showed that the mean of control group was (M=52.31) and the mean of experimental group was (M= 67.69). In the same case, the p value was 0.000 (p < 0.05). After knowing the result of the data, it indicated that providing preview text strongly affected freshmen’s reading comprehension. In conclusion, the more the students can do previewing before reading the text, the more they can understand the whole text easily and they will achieve better reading skill. Keywords: Preview, reading, comprehension
PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME TIPE NOVICK PADA MATERI POLA BILANGAN KELAS VIII MTs AN-NUR KEMBANG JERUK BANYUATES Mutmainnah Mutmainnah
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 8 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.897 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep matematis siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran konstruktivisme tipe Novick dengan konvensional, mendeskripsikan pamahaman konsep matematis siswa yang diajarkan melalui model pembelajaran konstruktivisme tipe Novick, dan mengetahui keterkaitan hasil analisis data kuantitatif dan kualitatif pemahaman konsep matematis antar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran konstruktivisme tipe Novick. Pendekatan pada penelitian ini adalah penelitian kombinasi design sequensial explanatory. Pada penelitian kuantitatif menggunakan desain quasi experimental design dengan jenis desain The Non-Equivalent Pretest-Postest Control Grup Desain. Dengan populasi ialah seluruh siswa kelas VIII MTs An-Nur Kembang Jeruk Banyuates yang terdiri dari empat kelas dengan teknik pengambilan sampelnya menggunakan cluster random sampling, maka dinyatakan kelas VIII B sebagai kelas eskperimen dan kelas VIII C sebagai kelas kontrol. Pada penelitian kualitatif menggunakan jenis penelitian deskriptif berupa kata-kata tertulis. Data yang digunakan pada penelitian ini ialah data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitaif berupa hasil data pretest dan hasil posttest pemahaman konsep matematis yang dianalisis menggunakan uji-t. Data kualitatif berupa data observasi, wawancara, dan catatan lapangan. Pada uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep matematis siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran konstruktivisme tipe Novick dengan konvensional. Pencapaian indikator pemahaman konsep matematis siswa kategori tinggi, sedang, rendah pada kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Data kualitatif memperkuat dan mendukung data kuantitatif. Kata kunci: Pembelajaran matematika, pemahaman konsep matematis, model pembelajaran    konstruktivisme tipe Novick.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau Dari Motivasi Belajar dan Self Confidence Peserta Didik Kelas VIII SMP Raden Fatah Batu Intan Karima; Mustangin Mustangin; Alifiani Alifiani
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 11 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.289 KB)

Abstract

 Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik ditinjau dari motivasi belajar dan self confidence . Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SMP Raden Fatah Batu. Subjek penelitian terdiri dari empat peserta didik yang dipilih sesuai tingkat motivasi belajar dan self confidence . Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, tes, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) subjek dengan kategori motivasi belajar tinggi dan self confidence  tinggi mampu memenuhi semua indikator kemampuan pemecahan masalah matematis, sehingga subjek kategori motivasi belajar tinggi dan self confidence  tinggi memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis sangat baik, 2) subjek dengan kategori motivasi belajar tinggi dan self confidence  rendah hanya mampu memenuhi indikator ke empat, yaitu menyusun dan menerapkan strategi untuk memecahkan masalah, sehingga subjek dengan kategori motivasi belajar tinggi dan self confidence  rendah kemampuan pemecahan masalah matematis yang dimiliki kurang baik, 3) subjek dengan kategori motivasi belajar rendah dan self confidence  tinggi mampu memenuhi beberapa indikator, yaitu menentukan unsur yang diketahui dan ditanyakan, membuat model matematika, serta menuyusun dan menerapkan strategi untuk menyelesaikan masalah, sehingga subjek dengan kategori motivasi belajar rendah dan self confidence  tinggi kemampuan pemecahan masalah matematis yang dimiliki baik, 4) subjek dengan kategori motivasi belajar rendah dan self confidence  rendah hanya memenuhi satu indikator, yaitu memeriksa kembali jawaban yang diperoleh, sehingga subjek dengan kategori motivasi belajar rendah dan self confidence  rendah kemampuan pemecahan masalah matematis yang dimiliki kurang baik.Kata kunci: pemecahan masalah matematis, motivasi belajar, self confidence
ANALISIS KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS PADA POKOK BAHASAN TEOREMA PYTHAGORAS DITINJAU DARI SELF EFFICACY SISWA KELAS VIII SMP Helvida Putri Andini; Sunismi Sunismi; Yayan Eryk Setiawan
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 25 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.009 KB)

Abstract

Abstrak : Tujuan dalam penelitian ini yaitu: (1) Untuk mendeskripsikan kemampuan representasi matematis siswa yang memiliki self efficacy tinggi pada pokok bahasan teorema Pythagoras siswa kelas VIII SMP Islam Al Maarif 01 Singosari; (2) Untuk mendeskripsikan kemampuan representasi matematis siswa yang memiliki self efficacy sedang pada pokok bahasan teorema Pythagoras siswa kelas VIII SMP Islam Al Maarif 01 Singosari; (3) Untuk mendeskripsikan kemampuan representasi matematis siswa yang memiliki self efficacy rendah pada pokok bahasan teorema Pythagoras siswa kelas VIII SMP Islam Al Maarif 01 Singosari; (4) Untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan representasi matematis ditinjau dari self efficacy pada pokok bahasan teorema Pythagoras siswa kelas VIII SMP Islam Al Maarif 01 Singosari. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan 20 peserta didik kelas VIII G SMP Islam Al Maarif 01 Singosari sebagai sumber data dan 3 peserta didik sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket, tes, dan wawancara. Berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa 1) peserta didik dengan self efficacy tinggi dapat menggunakan semua indikator kemampuan representasi dengan maksimal, peserta didik dengan self efficacy sedang dapat menggunakan semua indikator kemampuan representasi matematis akan tetapi belum maksimal, dan peserta didik dengan self efficacy rendah hanya memenuhi satu indikator saja yang lainnya hanya sebagian. 2) peserta didik dengan tingkat kemampuan representasi matematis tinggi memiliki rata-rata hasil tes 85,75 dan masuk kategori self efficacy tinggi; b) peserta didik dengan kemampuan representasi sedang memiliki hasil rata-rata tes 75,14 dan masuk kategori self efficacy sedang; c) peserta didik dengan kemampuan representasi matematis rendah memiliki rata-rata hasil tes 40,83 dan masuk kategori self efficacy rendah.Kata kunci: Kemampuan representasi matematis, Self efficacy, Teorema Pythagoras
PERLAWANAN BUDAYA PATRIARKI TOKOH PEREMPUAN PADA FILM “MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK’’ KARYA MOULY SURYA Viola Windy Saputri
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 19 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.301 KB)

Abstract

Abstrak: Sastra sebagai media informasi atau menggambarkan segala macam hal yang dapat mencerminkan akhlak yang baik dan buruk. Sastra yang baik selalu mengandung moral yang tinggi, sedangkan sastra yang buruk dapat merugikan penikmat karya sastra itu sendiri. Tokoh dalam sebuah cerita seperti kelompok sosial dalam kehidupan sehari-hari memiliki berbagai macam perbedaan karakter. Karakter ini dapat kita ketahui sebagai protagonis atau antagonis. Film merupakan cara baru untuk mengapresiasi karya sastra sekaligus memanfaatkan teknologi yang semakin maju. Film juga merupakan media massa yang digunakan untuk menyampaikan informasi tentang isu-isu sosial yang ada di masyarakat. Pembatasan budaya patriarki terhadap peran perempuan menyebabkan perempuan dikekang dan didiskriminasi. Permasalahan seperti bentuk ketidakadilan dalam hubungan interpersonal, diskriminasi, marginalisasi, subordinasi, kekerasan, tentu harus dicegah melalui penanaman nilai-nilai gender pada perempuan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakter tokoh Marlina dalam melawan budaya patriarki dan bentuk perlawanan budaya patriarki tokoh utama dalam film "Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak" karya Mouly Surya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang ditemukan berdasarkan pengamatan dari transkip dialog pada film “Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak”yang menganalisis karakter tokoh perempuan dalam melawan budaya patriarki dan juga bentuk perlawanan perempuan dalam melawan budaya patriarki.Kata kunci: hingga lima kata, ditulis cambria 11spasi 1, no spacing style
IMPLIKATUR (KONVENSIONAL) GURU DENGAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH INKLUSI SMP BHAKTI Afifah Tri Aulia
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 13, No 1 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.043 KB)

Abstract

Abstrak: Implikatur konvensional merupakan implikatur yang diperoleh langsung dari makna kata, dan bukan dari prinsip percakapan. Implikatur konvensional tidak didasarkan pada prinsip kerjasama atau maksim-maksim. Masalah penelitian ini yaitu implikatur konvensional berdasarkan gaya bahasa dan bentuk tutruran berdasarkan bentuk implikatur konvensional yang digunakan guru dengan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah inklusi SMP Bhakti. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Studi kasus yang ditemukan peneliti di lapangan bahwa selama observasi peneliti melihat kelas yang digunakan yaitu dengan model reguler dengan pull out. Saat pembelajaran berlangsung siswa berkebutuhan khusus (ABK) di temani oleh guru pendamping atau shadow teacher. Dari penelitian ini, peneliti mendapatkan hasil berdasarkan urutan banyaknya hasil yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia yaitu gaya bahasa eponim, alegori, epitet, personifikasi, sinekdoke, metonomia, dan gaya bahasa yang tidak ditemukan pada saat penelitian yaitu simile, metafora, eponim. Berdasarkan urutan berdasarkan bentuk implikatur konvensional yang sering digunakan guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia yaitu ekspresif, asertif, direktif, komisif, deklaratif. Kata Kunci: implikatur konvensional, gaya bahasa kiasan, inklusi
KONFLIK SOSIAL DALAM NOVEL HELEN DAN SUKANTA KARYA PIDI BAIQ Baiq Iling Kiranawati
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 4 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.482 KB)

Abstract

Abstrak: Konflik sosial bersifat menyeluruh dalam kehidupan karena mengingatsetiap individu memiliki cara pandang yang berbeda, serta kepentingan yangberbeda juga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konfliksosial, faktor penyebab terjadinya konflik sosial, dan cara tokoh dalammenyelesaikan konflik dalam novel Helen dan Sukanta karya Pidi Baiq. Metodeyang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian sosiologi sastra danmenggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pada penelitian ini dalam novelHelen dan Sukanta terdapat konflik sosial di antaranya: konflik pribadi, konflikrasial, dan konflik kelas sosial. Perjalanan asmara Helen dan Ukan mengalamibanyak pertentangan yang disebabkan oleh perbedaan ras, budaya, dan kelassosial di antara keduanya. Perbedaan Kasta antara pendudk pribumi denganBelanda menjadi persoalan besar.Kata Kunci : Konflik Sosial, Novel, Sosiologi Sastra
KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI STATISTIKA KELAS VIII SMPN 1 ARJASA Siti Wakila; Sikky El Walida; Siti Nurul Hasana
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 19 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.928 KB)

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan cara dan kemampuan penalaran matematika peserta didik kelas VIII SMPN 1 Arjasa melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam menyelesaikan soal materi Statistika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas VIII SMPN 1 Arjasa Tahun Ajaran 2020/2021 dengan jumlah peserta didik 24 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dari penelitian ini adalah tiga peserta didik yang selanjutnya akan diwawancara. Hasil dalam penelitian didapatkan bahwa subjek dengan kemampuan penalaran matematika tinggi menjawab dengan cara menggunakan informasi yang diketahui untuk menjawab soal, menggunakan rumus yang telah diketahui untuk mencari nilai mean, median, dan modus dari data yang diperoleh, menggunakan rumus yang telah diketahui untuk mencari nilai kuartil dan jangkauan dari data yang diperoleh, menarik kesimpulan dari data yang diketahui, dan membuat tabel distribusi. Subjek dengan kemampuan penalaran matematika sedang menjawab dengan cara menggunakan informasi yang diketahui untuk menjawab soal, menggunakan rumus yang telah diketahui untuk mencari nilai mean, median, dan modus dari data yang diperoleh, serta menggunakan rumus yang telah diketahui untuk mencari nilai kuartil dan jangkauan dari data yang diperoleh. Selanjutnya, subjek dengan kemampuan penalaran matematika rendah menjawab dengan cara menggunakan rumus yang telah diketahui untuk mencari nilai mean, median, dan modus dari data yang diperoleh, serta menggunakan rumus yang telah diketahui untuk mencari nilai kuartil dan jangkauan dari data yang diperoleh.Kata kunci: Kemampuan Penalaran Matematika, Problem Based Learning (PBL), Statistika
ANALISIS KEBUTAAN METAKOGNITIF BERDASARKAN GAYA BELAJAR SISWA PADA MATERI SPLTV KELAS X SMA DALAM PEMBELAJARAN HYBRID Himma Anisa Sadiyah Fithria; Surya Sari Faradiba; Abdul Halim Fathani
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 7 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.37 KB)

Abstract

Abstrak: Metakognitif adalah kemampuan berpikir dimana objek pemikirannya dalam proses berpikir yang terjadi pada diri sendiri. Terdapat tiga aspek dalam metakognitif yaitu planning, monitoring dan evaluation. Aktivitas-aktivitas ini disebut sebagai tahapan kemampuan metakognitif yang dapat membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi. Setiap siswa memiliki kemampuan akan metakogniti yang berbeda-beda hal ini bisa dikelompokkan menggunakan jenis gaya belajar siswa. Fokus penelitian ini adalah bagaimanakah kebutaan metakognitif siswa berdasarkan gaya belajar pada materi SPLTV kelas X SMA?. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah enam siswa kelas X MIPA 2 di SMA Negeri 1 Pagak Malang. Instrumen penelitian terdiri dari angket gaya belajar, soal pemecahan masalah SPLTV dan pedoman wawancara. Dalam penelitian ini, melakukan penyebaran angket gaya belajar, selanjutnya memilih 6 subjek dari 2 subjek setiap tiga jenis gaya belajar, setelah itu subjek mengerjakan masalah matematika secara individu untuk selanjutnya diwawancarai secara langsung dan daring untuk mengonfirmasi terjadinya kebutaan metakognitif. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa terjadinya kebutaan metakognitif pada enam subjek berdasarkan setiap jenis gaya belajar. Dari ketiga jenis gaya belajar tersebut dapat dikatakan bahwa red flag yang terjadi pada subjek berdasarkan gaya belajar yang paling dominan adalah subjek dengan gaya belajar kinestetik dengan jenis red flag lack of progress (LP-P) dan lack of progress (LP-E). Penelitian lebih lanjut dapat memperdalam kajian kebutaan metakognitif berdasarkan gaya belajar siswa pada materi dengan jenjang pendidikan yang berbeda dan terhadap siswa yang memiliki gaya belajar ganda.Kata Kunci: Sistem Persamaan Linier Tiga Variabel (SPLTV), Lack of Progress (LP), Gaya Belajar, Kebutaan Metakognitif.

Filter by Year

2019 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 30 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 17 No. 29 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 17 No. 28 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 17 No. 27 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 17 No. 26 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 17 No. 25 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 17 No. 24 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 23 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 17 No. 23 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 22 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 17 No. 21 (2022): Jurnal Penelitian,Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 20 (2022): Jurnal Penelitian,Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 19 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 18 (2022): Jurnal Penelitian,Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 17 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 16 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 15 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 14 (2022): Jurnal Penelitian,Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 13 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 12 (2022): Jurnal Penelitian,Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 11 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 10 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 9 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 8 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 7 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 6 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 5 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 4 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 3 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 2 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 1 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 32 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 31 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 30 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 29 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 28 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 27 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 26 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 25 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 24 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 23 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 22 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 21 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 20 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 19 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 18 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 17 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 16 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 15 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 14 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 13 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 12 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 11 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 10 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 9 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 7 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 6 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 5 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 4 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 16, No 3 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 16, No 2 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 1 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 36 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 35 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 34 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 33 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 32 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 31 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 30 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 29 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 28 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 15 No. 28 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 27 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 26 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 25 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 24 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 23 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 22 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 21 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 20 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 19 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 18 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 17 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 16 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 15 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 14 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 13 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 12 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 11 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 10 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 9 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 8 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 7 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 6 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 2 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 13, No 4 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 13, No 1 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran More Issue