Articles
291 Documents
Peningkatan Pembelajaran Bahasa Indonesia Dengan Menggunakan Tindak Tutur Direktif Dalam Pembelajaran Daring
Ika Zulfika
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2022): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (334.284 KB)
|
DOI: 10.55784/jupeis.Vol1.Iss2.50
Tujuan penelitian ini adalah menggunakan tindak tutur terarah untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar bahasa Indonesia secara online. Model survei yang digunakan adalah survei perilaku kelas (PTK) yang meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan musyawarah. Data hasil survei ini berdasarkan proses dan hasil belajar online siswa kelas XI Bahasa Indonesia SMAN 12 Makassar. Akibatnya, dari Siklus I ke Siklus II, jumlah siswa yang mendengarkan, bertanya, dan menjawab pertanyaan tentang aktivitas dan hasil belajarnya yaitu penjelasan guru meningkat, dan hasil belajarnya meningkat. Dengan kata lain, Anda dapat melihat bahwa jumlah kematian meningkat. Rata-rata untuk siklus I adalah 65,57 dan rata-rata untuk siklus II adalah 87,81. Oleh karena itu, penggunaan tindak tutur yang dipandu guru terbukti meningkatkan frekuensi aktivitas dan hasil belajar siswa dengan memenuhi kriteria KKM 75.
Keragaman Spesies Ikan Lais Genus Kryptopterus Di Sungai Nagara Desa Pandak Daun Kecamatan Daha Utara Berbentuk Buku Saku
Nur Arie Fajriati;
Bunda Halang;
Mahrudin Mahrudin
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2022): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (733.662 KB)
|
DOI: 10.55784/jupeis.Vol1.Iss2.51
Ikan sangat berperan bagi keseimbangan ekosistem, adanya ikan juga dapat digunakan sebagai objek kajian pembelajaran, yang dapat disusun menjadi bahan ajar yang berbasis potensi lokal. Tujuan dari penelitian yaitu (1) Mendeskripsikan keragaman spesies ikan lais (genus Kryptopterus) yang ditemukan di Sungai Nagara Desa Pandak Daun Kecamatan Daha Utara. (2) Mendeskrpsikan validasi buku saku yang valid tentang keragaman spesies ikan lais (genus Kryptopterus) di Sungai Nagara Desa Pandak Daun Kecamatan Daha Utara. (3) Mendeskripsikan hasil uji keterbacaan buku saku tentang keragaman spesies ikan lais (genus Kryptopterus) di Sungai Nagara Desa Pandak Daun Kecamatan Daha Utara. Metode penelitian deskriptif menggunakan teknik sampling acak dan metode penelitian pengembangan Borg and Gall (1989) hanya pada langkah-langkah yaitu research and Information collecting, planning, develop preliminary form of product, preliminary field testing, main product revision. Hasil penelitian didapatkan empat jenis ikan lais yaitu ikan lais padang (Kryptopterus bicirrhis), ikan lais tabiringan (Kryptopterus hexapterus), ikan lais lompok (Kryptopterus limpok) dan ikan lais (Kryptopterus cryptopterus). Penilaian validitas buku saku yang dikembangkan dinyatakan sangat valid berdasarkan 2 validator dengan kriteria sangat valid pada aspek materi 89,58%, aspek kebahasaan 80,55%, dan aspek penyajian 81,94%. Hasil uji keterbacaan oleh 5 orang mahasiswa mendapatkan skor 89,11 dengan kriteria sangat baik.
Efektivitas Petunjuk Praktikum Berbasis Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Dengan Pendekatan Probing Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis
St. Rahmadani
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 1 (2022): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (458.241 KB)
|
DOI: 10.55784/jupeis.Vol1.Iss1.53
Proses pembelajaran pada mata kuliah teknik laboratorium dilengkapi dengan kegiatan praktikum. Peneliti membuat inovasi dengan melakukan pengembangan petunjuk praktikum serta menguji efektifitasnya terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Metode: Uji coba dilakukan pada satu kelas dengan rancangan percobaan the one group pre-test post-test design. Data kemampuan berpikir kritis yang diuji terdiri atas 5 (lima) indikator: (1) mengenal masalah; (2) mengenal adanya hubungan logis antar masalah-masalah; (3) mengumpulkan dan menyusun informasi yang diperlukan; (4) menilai fakta dan mengevaluasi pernyataan; (5) menarik kesimpulan dan kesamaan-kesamaan yang diperlukan. Hasil: Analisis data dilakukan menggunakan rumus uji beda satu sampel T-paired test dengan bantuan SPSS 23 for windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada perbedaan untuk indicator kemampuan berpikir kritis ke 1, 2, 4, dan 5, sedangkan indikator ke-3 tidak berbeda antara nilai pre-test dan post-test mahasiswa. Kesimpulan: Efektivitas penggunaan produk dilihat berdasarkan nilai N-gain. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai N-gain pada kelas ujicoba sebesar 0,70 dengan kategori “tinggi”. Sehingga penggunaan petunjuk praktikum yang dikembangkan efektif terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa.
Pemanfaatan Media Audio Visual Dalam Pembelajaran Seni Musik Tingkat Dasar
Muhammad Okta Dwi Sastra Fitra Muhtasyam Marijo;
Mari'i Mari'i
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2022): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (467.648 KB)
|
DOI: 10.55784/jupeis.Vol1.Iss2.60
Banyak cara yang telah dilakukan dalam mengajarkan kesenian musik tingkat dasar pada peserta didik, mulai dari penjelasan teori-teori yang meliputi pengenalan nama-nama alat musik, cara memegang alat musik sampai kepada cara memainkan alat musik yang benar. Namun saat pelaksanaan kegiatan praktiknya banyak peserta didik yang merasa tidak percaya diri dalam memulai bermain alat musik dan membuat pembelajaran menjadi tidak efektif. Hal tersebut dapat disebabkan oleh (1) ketidakpahaman mereka tentang ritme yang membuat mereka tidak nyaman ketika diharuskan bermain dengan memperhatikan tempo; (2) kurangnya pengenalan tentang harmoni yang membuat kelas menjadi gaduh saat pembelajaran musik berlangsung; (3) tidak adanya media pembelajaran yang baru dalam mendukung pembelajaran pengenalan ritme dan harmoni. Permasalahan tersebut menuntut peran dari pendidik untuk memanfaatkan media audio visual seperti laptop, LCD, dan speaker aktif dalam proses pembelajannya. Pendidik dituntut mampu mengoprasikan ketiganya secara bersamaan guna membantu dalam memperkenalkan sekaligus mempraktikan ritme dan harmoni kepada peserta didik. Dengan media yang baru, peserta didik dapat lebih aktif dan lebih tertib dalam kelas. Pembelajaran musik dalam kelas akan dirasa sangat megasyikkan serta memberikan kesan yang sangat baik untuk peserta didik. Dengan begitu, tujuan dalam pembelajaran seni musik tingkat dasar khususnya pada permasalahan ritme dan harmoni akan tercapai.
Pengembangan Instrumen Penilaian Afektif Kemampuan Bernalar Kritis Peserta Didik Sekolah Menengah Atas
Rumtini Arum;
Kasimin Kasimin;
Ari Setiawan
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2022): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (455.148 KB)
|
DOI: 10.55784/jupeis.Vol1.Iss2.61
Bernalar kritis merupakan kemampuan belajar yang harus diajarkan pada peserta didik karena kemampuan ini sangat diperlukan dalam kehidupan. Bernalar kritis sebagai suatu proses kompleks yang melibatkan penerimaan dan penguasaan data, analisis data, dan evaluasi data. Tujuan penelitian untuk mengetahui 1) inovasi indikator instrumen penilaian; 2) mengkaji proses pengembangan instrumen penilaian; 3) pembakuan instrumen penilaian dari uji validitas dan reliabilitas; 4) efektifitas penggunaan instrumen penilaian. Jenis penelitian ini penelitian dan pengembangan. Subjek siswa kelas XI di SMAN 5 Yogyakarta. Prosedur pengembangan instrumen yakni: model hipotetis; validasi ahli; revisi; uji keterbacaan; instrumen final; dan efektifitas implementasi instrumen final. Analisis meliputi: validitas ahli uji Aikens; uji reliabilitas Cronbach Alpha; validitas isi; validitas konkuren; dan validitas konstruk analisis faktor dengan teknik Principal Component Analysis. Hasil penelitian, 1) Indikator instrumen yaitu mencari informasi, menilai informasi, kesimpulan, dan keputusan; 2) Guru mengevaluasi peserta didik bersifat subyektifitas; 3) pembakuan instrumen pengukuran terdiri atas 4 indikator sebanyak 20 butir. Instrumen telah melalui tahapan pembakuan, persyaratan validitas dan reliabilitas, uji validitas konstruk, diperoleh 4 faktor yang terbentuk; 4) Rata-rata bernalar kritis siswa SMAN 5 Yogyakarta 62,82 dan mayoritas 167 siswa (74,2%) termasuk kategori sangat tinggi.
Pengaruh Penggunaan Smartphone Terhadap Minat Belajar Siswa SMK Negeri 1 Tasikmalaya
Sulidar Fitri;
Fahmi Dwisep Saputra;
Muhammad Taufiq
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2022): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (391.709 KB)
|
DOI: 10.55784/jupeis.Vol1.Iss3.65
Penggunaan smartphone yang terlalu berlebihan akan menimbulkan pengaruh terhadap peserta didik, salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah minat belajar. Minat belajar di Indonesia dengan adanya smartphone mengandung aspek positif maupun negatif, positifnya dengan adanya smartphone dapat mempermudah siswa untuk mencari sesuatu yang baru dan mempelajarinya. Tetapi faktanya masih banyak para pelajar menggunakan smartphone untuk hal-hal yang kurang baik, seperti, chatingan saat belajar atau menyontek pada saat ujian sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penggunaan smartphone terhadap minat belajar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dengan teknik pengambilan sampel dengan cara simple random sampling, sampel yang akan digunakan sebanyak 36 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah: (1) sumber data (2) kuesioner (3) dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif, uji prasyarat, dan uji hipotesis. Dengan menggunakan uji regresi linier sederhana, hasil analisis Thitung 3.411 lebih besar dari > Ttabel 2.023 dengan nilai Sig sebesar 0,02 < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan nilai tingkat capaia responden sebesar 71,2% dengan kategori baik. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif penggunaan smartphone terhadap minat belajar siswa di SMK Negeri 1 Tasikmalaya.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif menggunakan Ispring suite 10 pada Materi Reproduksi Tumbuhan untuk Mengukur Hasil Belajar
Hanisah;
Yudha Irhasyuarna;
Ratna Yulinda
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2022): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (540.281 KB)
|
DOI: 10.55784/jupeis.Vol1.Iss3.68
Permasalahan dalam penelitian ini yaitu terbatasnya media pembelajaran yang digunakan disekolah, khususnya pada materi reproduksi tumbuhan, sehingga dilakukan penggembangan pada sebuah media pembelajaran berupa media pembelajaran interaktif. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan validitas, kepraktisan dan keefektifan media pembelajaran yang dikembangkan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu R&D dengan model pengembangan Tessmer, yang terdiri dari beberapa tahapan diantaranya expert review dengan subjek 3 orang ahli, one-to-one evaluation dengan subjek 3 orang peserta didik kelas VIII SMP, Small group evaluation dengan subjek 10 orang peserta didik kelas VIII SMP dan Field Test dengan subjek 23 orang peserta didik kelas VIII SMP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) validitas media pembelajaran dinyatakan sangat baik dengan skor rata-rata validasi ahli media yaitu 92,82% dan ahli materi yaitu 88%; 2) kepraktisan media pembelajaran dinyatakan sangat praktis dengan persentase rata-rata kepraktisan yaitu 91,3% 3) keefektifan media pembelajaran dinyatakan efektif terkategori sangat baik dengan skor rata-rata ketuntasan yaitu 82,60%. Produk yang dikembangkan diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam hal pengukuran hasil belajar peserta didik
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif IPA Berbasis Articulate Storyline Pada Materi Sistem Tata Surya SMP
Muhammad Nadzif;
Yudha Irhasyuarna;
Sauqina Sauqina
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2022): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (784.578 KB)
|
DOI: 10.55784/jupeis.Vol1.Iss3.69
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas, kepraktisan dan keefektifan dari media pembelajaran interaktif IPA berbasis articulate storyline. Metode yang digunakan yaitu Penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model pengembangan Plomp-Tessmer. Teknik pengumpulan data menggunakan analisis lembar validasi ahli materi dan ahli media, angket respon kepraktisan peserta didik, serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran interaktif IPA berbasis articulate storyline mendapatkan skor validitas materi sebesar 79% dengan kriteria valid adapun validitas ahli media mendapatkan skor sebesar 79% dengan kriteria valid. Media pembelajaran telah diuji cobakan pada uji small group mendapatkan skor rata-rata persentase 82% serta pada field test mendapatkan skor rata-rata sebesar 83% dengan kriteria sangat praktis. Peserta didik melaksanakan uji coba tes hasil belajar yang didapatkan skor rata-rata pada uji small group sebesar 76 dan pada uji field test dengan skor 78 dengan kriteria efektif yang berarti diatas dari KBM (Ketuntasan Belajar Minimum) sekolah. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif IPA berbasis articulate storyline pada materi sistem tata surya secara keseluruhan memenuhi kriteria valid, praktis & efektif. Peneliti meyakini bahwa media pembelajaran yang dikembangkan ini dapat jadi solusi dalam pengembangan media pembelajaran interaktif yang memudahkan peserta didik khususnya pada materi sistem tata surya
Efektifitas Penerapan Alat Peraga Edukatif Pegon Flip Chart Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Siswa
Shofia Ulfiana Firdaus;
Sania Fauzi;
Husni Mubarok
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2022): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (706.87 KB)
|
DOI: 10.55784/jupeis.Vol1.Iss3.71
Huruf pegon merupakan huruf arab yang dimodifikasi untuk menuliskan bahasa jawa juga bahasa sunda. Kata pegon berasal dari bahasa Jawa yang berarti menyimpang. Huruf pegon di Jawa banyak dipergunakan oleh kalangan umat Muslim, terutama di pesantren. Biasanya huruf Pegon dipergunakan untuk menulis tafsiran atau arti pada pada Al-Qur’an. Namun kenyataan yang ada pada saat ini banyak peserta didik yang belum bisa menerima penyampaian guru dengan baik dalam keterampilan menulis huruf pegon. Salah satunya di TPQ Roudlotul Hikmah. Tentunya diperlukan sebuah media pembelajaran yang mana dapat memudahkan siswa dalam meningkatkan keterampilan menulis huruf pegon. Dalam penelitian ini, peneliti memilih menggunakan media Pegon Flip Chart. Media Pegon Flip Chart merupakan media pembelajaran berisi kaidah-kaidah tulisan pegon yang berupa alat peraga yang berbentuk lembaran-lembaran kertas yang disatukan hingga menyerupai kalender dan dapat dilihat bersama-sama. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan desain one grup pretest-posttest design. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa adanya peningkatan keterampilan menulis pegon siswa di TPQ Roudlotul Hikmah. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata hasil pretest sebesar 71,33 dan hasil rata-rata posttest 87,58. Dengan demikian dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest terhadap keterampilan menulis siswa menggunakan alat peraga edukatif pegon flip chart.
Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Google Classroom Era Pandemic Covid-19 Mata Kuliah Anatomi dan Fisiologi Ternak Pada Mahasiswa Peternakan Universitas Nahdlatul Ulama Lampung
Kusuma Wardany;
Erni Mariana;
Sulis Anjarwati;
Muhammad Hadziq Qulubih
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2022): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (556.161 KB)
|
DOI: 10.55784/jupeis.Vol1.Iss3.74
Penelitian pembelajaran Google Classroom era pandemic Covid-19 pada mata kuliah Anatomi Fisiologi Ternak pada mahasiswa UNU Lampung bertujuan untuk (1) mengetahui pelaksanaan (2) mengetahui faktor pendukung dan penghambat. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Peternakan semester 3 Fakultas Pertanian, Perikanan dan Peternakan di UNU Lampung yang berjumlah 17 mahasiswa. Sumber data dalam penelitian ini meliputi sumber data primer dan sekunder. Dalam teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian pembelajaran google classroom era pandemic Covid-19 mata kuliah Anfister mahasiswa Peternakan semester 3 Fakultas Pertanian, Perikanan dan Peternakan di UNU Lampung menyimpulkan bahwa (1) pelaksanaan meliputi: tujuan pembelajaran mata kuliah Anfister ini sudah sesuai indikator, dosen memberikan materi dengan rinci, dosen menggunakan media gambar, metode pembelajaran menggunakan discovery, Strategi yang digunakan, dosen mengingatkan mahasiswa sebelum pembelajaran dimulai, penilaian pembelajaran google classroom belum berhasil mencapai nilai secara klasikal, (2) Faktor Pendukung Dan Penghambat antara lain: faktor pendukung adanya kerja sama antara dosen dan mahasiswa, dan faktor penghambat mahasiswa belum siap dalam pembelajaran online.