cover
Contact Name
Faradila Hasan
Contact Email
faradila.hasan@iain-manado.ac.id
Phone
+6285240355657
Journal Mail Official
faradila.hasan@iain-manado.ac.id
Editorial Address
http://ejournal.iain-manado.ac.id/index.php/SPECTRUM/about/editorialTeam
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies
ISSN : -     EISSN : 28280245     DOI : https://doi.org/10.30984/spectrum
SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies is a Communication Media between gender and children (Gender in Religious Perspective; Gender Equality; Gender-Based Privileges; Gender Construct on Gender and Family; The Role of Educational Institution on Gender Socialization).
Articles 47 Documents
Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Pada Anak Usa Dini Melalui Buku Cerita “Halo Balita” Pangastuti, Ratna
SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies Vol 4 No 1 (2024): June
Publisher : The Center for Gender and Children Studies, the Institute for Research and Communing Service, State Islamic Institute of Manado (IAIN) Manado, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/spectrum.v4i1.1008

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian dan karakter suatu bangsa. Namun, saat ini banyak masalah karakter yang melanda masyarakat, terutama generasi muda. Isu dekadensi moral yang sering terjadi membuat masyarakat Indonesia melupakan karakter bangsa yang menjadi identitas mereka. Oleh karena itu, nilai-nilai pendidikan karakter sangat penting untuk ditanamkan pada seluruh lapisan masyarakat. Buku cerita dapat membantu proses penanaman nilai-nilai pendidikan karakter di masyarakat, terutama pada anak-anak, pendidik, dan orang tua. Salah satu buku cerita yang populer di pasaran adalah buku cerita "Halo Balita."Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan termasuk dalam jenis penelitian kepustakaan (library research). Penelitian ini meneliti 25 buku dengan berbagai tema dan judul. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi, dan data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis), yaitu menganalisis isi dialog tokoh, setting, ilustrasi, dan kejadian/peristiwa yang terdapat dalam buku cerita. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 15 nilai karakter, yaitu: karakter religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab.
Simbolisme Peran Perempuan dalam Adat Saro Badaka: Tinjauan dari Hukum Islam dan Budaya Lokal Peduho, Megadita Sri Utami; Nur, Muliadi; Alfiani, Nur; Makka, Misbahul Munir
SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies Vol 4 No 1 (2024): June
Publisher : The Center for Gender and Children Studies, the Institute for Research and Communing Service, State Islamic Institute of Manado (IAIN) Manado, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/spectrum.v4i1.1018

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran simbolis perempuan dalam pelaksanaan adat Saro Badaka di Desa Umaloya, yang merupakan bagian integral dari ritual perkawinan tradisional. Adat Saro Badaka tidak hanya merefleksikan nilai-nilai budaya lokal, tetapi juga mengandung makna keagamaan yang dalam, khususnya dalam konteks Hukum Islam. Fokus utama penelitian ini adalah pada bagaimana peran perempuan dalam prosesi ini menggambarkan simbolisme kasih sayang, doa, dan keseimbangan, serta bagaimana nilai-nilai ini selaras dengan prinsip-prinsip dalam Hukum Islam. Melalui metode kualitatif, dengan pendekatan etnografis dan wawancara mendalam, penelitian ini menemukan bahwa perempuan memegang peranan sentral sebagai pelaksana utama adat, yang melibatkan mereka dalam aktivitas-aktivitas simbolis seperti penyiapan bedak, penyalaan lilin, dan pembagian makanan. Peran ini tidak hanya menunjukkan kedudukan perempuan dalam struktur sosial-budaya masyarakat Desa Umaloya, tetapi juga memperlihatkan bagaimana mereka menjadi penyalur utama nilai-nilai Islami dalam konteks pernikahan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan adat Saro Badaka, yang dipimpin oleh perempuan, menjadi medium untuk mengekspresikan prinsip-prinsip Hukum Islam, seperti kasih sayang, persatuan, dan kesucian, yang selaras dengan ajaran Islam. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan baru tentang keterkaitan antara adat istiadat lokal dan penerapan Hukum Islam dalam kehidupan masyarakat, serta peran signifikan yang dimainkan oleh perempuan dalam mempertahankan tradisi ini.
Mewujudkan Keadilan: Perlindungan Hukum bagi Perempuan Korban KDRT dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia Mentari, Rahma
SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies Vol 4 No 1 (2024): June
Publisher : The Center for Gender and Children Studies, the Institute for Research and Communing Service, State Islamic Institute of Manado (IAIN) Manado, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/spectrum.v4i1.1019

Abstract

Kasus kekerasan terhadap perempuan di Indonesia masih menjadi persoalan yang memprihatinkan. Korban seringkali sulit mendapatkan keadilan karena berbagai hambatan, mulai dari stigma sosial, ketergantungan ekonomi pada pelaku, hingga kelemahan dalam sistem hukum. Meski sudah ada berbagai instrumen hukum untuk melindungi hak-hak perempuan, implementasinya masih jauh dari harapan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peradilan hukum terkait kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami perempuan di Indonesia. Dengan metode penelitian normatif dan pendekatan perundang-undangan serta konseptual, kajian ini menelaah ketentuan hukum yang ada, peran aparat penegak hukum, serta faktor-faktor sosial budaya yang mempengaruhi akses keadilan bagi perempuan korban kekerasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sudah ada kemajuan dalam perlindungan hukum bagi perempuan, namun masih banyak celah dan kelemahan dalam formulasi hukum maupun praktik peradilan yang tidak sensitif gender. Selain penguatan aspek normatif, perlu ada perubahan paradigma dalam sistem peradilan pidana agar lebih responsif pada kebutuhan korban dan bebas dari bias gender. Peningkatan kesadaran masyarakat untuk mendukung korban dan menolak segala bentuk kekerasan juga menjadi kunci dalam mewujudkan keadilan substansial bagi perempuan.
Transformasi Pengasuhan Anak di Era Digital: Analisis Fenomena “Sosmedika Mom” dan Dampaknya terhadap Ibu-Ibu Modern Sugitanata, Arif; Aqila, Sarah
SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies Vol 4 No 1 (2024): June
Publisher : The Center for Gender and Children Studies, the Institute for Research and Communing Service, State Islamic Institute of Manado (IAIN) Manado, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/spectrum.v4i1.1066

Abstract

Penelitian ini berfokus pada fenomena “Sosmedika Mom” sebagai bentuk transformasi dalam pengasuhan anak di era digital serta mengevaluasi dampak penggunaan media sosial terhadap pengasuhan ibu-ibu modern. Fenomena ini mencerminkan bagaimana ibu-ibu yang aktif di media sosial menggunakan platform digital untuk mencari informasi, berbagi pengalaman, dan mendapatkan dukungan dalam pengasuhan anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dan penelitian kualitatif. Data diperoleh dari buku-buku dan jurnal yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis menggunakan teori dependensi media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa “Sosmedika Mom” telah mengubah cara ibu-ibu mengasuh anak dengan media sosial sebagai sumber utama informasi. Ibu-ibu ini mengalami tekanan sosial untuk memenuhi standar pengasuhan yang ideal, yang sering kali menyebabkan perasaan tidak cukup baik dan menurunkan rasa percaya diri. Ketergantungan pada media sosial juga mengurangi kualitas interaksi langsung dengan anak. Fenomena ini menunjukkan bagaimana media sosial mempengaruhi sikap dan perilaku ibu-ibu secara signifikan, dengan dampak positif seperti akses informasi dan dukungan komunitas, serta dampak negatif seperti tekanan sosial dan kesehatan mental yang terpengaruh. Pada dasarnya, penelitian ini mengungkapkan pentingnya literasi digital yang kritis bagi ibu-ibu modern dalam memanfaatkan media sosial secara bijak. Diperlukan edukasi digital, dukungan keluarga, dan kebijakan yang mendukung kesejahteraan ibu dan anak untuk mengatasi dampak negatif dari fenomena “Sosmedika Mom”. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang peran media sosial dalam pengasuhan modern dan menawarkan rekomendasi praktis untuk optimisasi penggunaan media sosial demi kesejahteraan ibu dan anak.
Justice for Cut Intan Nabila: Integration of Islamic Law and Psychology in Adjudicating Cases of Violence Against Women Hasan, Faradila; Rajak, Fioreza Ayulis Putri
SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies Vol 4 No 1 (2024): June
Publisher : The Center for Gender and Children Studies, the Institute for Research and Communing Service, State Islamic Institute of Manado (IAIN) Manado, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/spectrum.v4i1.1073

Abstract

This research examines the integration of Islamic law and psychology within the Indonesian criminal justice system to enhance protection for women victims of violence. Utilizing the domestic violence case of social media influencer Cut Intan Nabila as a case study, this research develops the Islamic-Psychological Judicial Framework (IPJF), which combines principles of Islamic law, understanding of trauma psychology, and best practices in the judicial system. Through juridical-normative analysis and an interdisciplinary approach, this study identifies gaps in the existing system and formulates strategies for IPJF implementation. The findings indicate that IPJF has the potential to increase the effectiveness of case handling, reduce revictimization, and enhance victim recovery. The implementation of IPJF is projected to transform legal culture to become more gender-responsive and victim protection-oriented, as well as serve as a potential model for other Muslim-majority countries.
Peran Ganda Wanita dalam Ketahanan Ekonomi Keluarga: Studi Kasus pada Wanita Pengemudi Ojek Suru-Suru All Delivery di Kabupaten Mandailing Natal Setiadi, Fadlan Masykura; Rahman, Aulia
SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies Vol 4 No 2 (2024): December
Publisher : The Center for Gender and Children Studies, the Institute for Research and Communing Service, State Islamic Institute of Manado (IAIN) Manado, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/spectrum.v4i2.1175

Abstract

Penelitian ini membahas pemberdayaan wanita dalam sektor informal, dengan fokus pada pengemudi ojek Suru-Suru All Delivery di Mandailing Natal yang menjalankan peran ganda sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengelolaan peran ganda tersebut, dampaknya terhadap ketahanan ekonomi keluarga, serta tantangan yang dihadapi. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode studi kasus dengan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi pada lima partisipan. Hasil menunjukkan bahwa pekerjaan ini berkontribusi signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan dasar, pendidikan anak, dan tabungan keluarga, meskipun terdapat tantangan seperti kelelahan fisik, stigma sosial, dan masalah keamanan. Penelitian ini menawarkan perspektif baru dengan mengkaji pengalaman wanita di sektor transportasi daring di daerah pedesaan yang kurang dieksplor oleh studi sebelumnya. Hasil ini memberikan rekomendasi bagi pengambil kebijakan untuk menciptakan peluang kerja inklusif yang mendukung pemberdayaan ekonomi wanita di daerah pinggiran.
Peran PNM Mekaar dalam Meningkatkan Political Empowerment Perempuan Melalui Pendekatan Gendered Public Policy Analysis di Kampung Lette Romang Lompoa Kabupaten Gowa Akbar, Muhammad Randhy; Nisa, Nur Fadila Ainun
SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies Vol 4 No 2 (2024): December
Publisher : The Center for Gender and Children Studies, the Institute for Research and Communing Service, State Islamic Institute of Manado (IAIN) Manado, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/spectrum.v4i2.1182

Abstract

Pemberdayaan ekonomi perempuan menjadi salah satu aspek penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Program Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar hadir untuk memberikan akses pembiayaan tanpa agunan serta pendampingan usaha bagi perempuan prasejahtera di daerah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran PNM Mekaar dalam meningkatkan political empowerment perempuan di Kampung Lette Romang Lompoa, Kabupaten Gowa, melalui pendekatan gendered public policy analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun program ini berhasil meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan, pemberdayaan politik yang lebih luas belum tercapai secara optimal. Tantangan utama dalam implementasi program ini adalah resistensi sosial terhadap perubahan peran gender di masyarakat yang masih patriarkal. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan kebijakan yang lebih sensitif terhadap dinamika sosial dan budaya, serta peningkatan pengawasan terhadap penggunaan dana pinjaman untuk memastikan keberlanjutan pemberdayaan ekonomi dan politik perempuan.
Ecofeminism in Indonesian Environmental Law: Gender Equality for Sustainable Natural Resource Management Prasetyo, Eko
SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies Vol 4 No 2 (2024): December
Publisher : The Center for Gender and Children Studies, the Institute for Research and Communing Service, State Islamic Institute of Manado (IAIN) Manado, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/spectrum.v4i2.1185

Abstract

This paper explores the intersection of gender equality and sustainable natural resource management in Indonesia, utilizing ecofeminism as a theoretical framework. It examines the significant yet underappreciated role of women in environmental stewardship, particularly within rural and indigenous communities, and how current environmental policies fail to fully integrate their contributions. The study analyzes the limitations of Indonesian environmental law in promoting gender-inclusive policies, highlighting structural barriers, patriarchal systems, and ineffective policy implementation. Additionally, the potential of ecofeminism to enhance both gender equality and environmental justice is discussed, offering recommendations for more inclusive and sustainable natural resource management. The research suggests that empowering women and incorporating their local knowledge is essential for achieving long-term environmental sustainability and social justice in Indonesia.
Khitan Perempuan dalam Isyarat Ayat Ayat Al Qur’an Gunara, Yusman; Irsyad, Nursalim; Zulaiha, Eni
SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies Vol 4 No 2 (2024): December
Publisher : The Center for Gender and Children Studies, the Institute for Research and Communing Service, State Islamic Institute of Manado (IAIN) Manado, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/spectrum.v4i2.1191

Abstract

Studi ini mengeksplorasi praktik kontroversial sunat perempuan (sunat perempuan) dari perspektif hukum Islam dan interpretasi Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana ayat-ayat Al-Qur'an digunakan dalam wacana seputar praktik ini, dengan fokus pada eksegesis patriarki dan feminis. Pendekatan kualitatif digunakan, dengan tinjauan pustaka yang menganalisis ayat-ayat Al-Qur'an yang relevan dan pandangan dari para sarjana klasik dan kontemporer. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa meskipun tidak ada ayat eksplisit yang membahas sunat perempuan, beberapa ayat menekankan kesehatan dan kebersihan, yang sering dikutip oleh para sarjana dalam konteks ini. Interpretasi patriarki menyelaraskan praktik tersebut dengan norma-norma budaya dan ajaran Islam tentang kehormatan dan kemurnian wanita, sementara interpretasi feminis menganjurkan otonomi wanita, dengan mempertimbangkan potensi risiko kesehatan dan keadilan gender. Sarjana feminis berpendapat bahwa hukum Islam sejati memprioritaskan kesejahteraan dan martabat wanita, dengan menegaskan bahwa praktik tersebut tidak boleh dipaksakan. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun sunat perempuan memiliki akar budaya yang kuat, praktiknya harus dipertimbangkan kembali dengan mempertimbangkan kesehatan, hak individu, dan keadilan gender, sejalan dengan prinsip-prinsip Islam yang menjunjung tinggi kesejahteraan perempuan. Penelitian ini berkontribusi pada wacana yang sedang berlangsung tentang gender, kesehatan, dan hukum Islam, yang menganjurkan pemahaman yang lebih bernuansa tentang sunat perempuan dalam konteks Islam modern.
Legal Efforts in Improving Children's Religious Education After Parental Divorce in Manado, Indonesia Bukido, Rosdalina
SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies Vol 4 No 2 (2024): December
Publisher : The Center for Gender and Children Studies, the Institute for Research and Communing Service, State Islamic Institute of Manado (IAIN) Manado, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/spectrum.v4i2.1192

Abstract

This study describes the phenomenon of religious education that is felt by children after the child’s parents’ divorce. We conducted this research in Manado City. The researcher identified the children’s personality and how the child’s religious personality (morals) was. Researchers also conducted interviews with religious teachers and recitation teachers to understand the process of accepting religious teachings of these children. We analyzed subsequent studies through reduction, assessment, and drawing conclusions. The results obtained are that children do not get a good education, lack of motivation, enthusiasm for learning, decreased comprehension, do not try himself, are not disciplined. And the impact of divorce on children’s religious education is that children are lazy to recite the Koran, lazy to pray, polite to others and lazy to perform other obligatory worship. In Islam, parents are the first educators for children. Both from the mother’s and father’s sides. Each has a portion. A husband as well as a father has a big duty and responsibility, namely to prohibit good values for the child and for the wife, understand them, advise them and give love. As much as possible, maintain a husband-and-wife relationship so that it remains harmonious and away from conflict so that divorce does not occur. Because cases of divorce of parents greatly impact the physical, psychological and religious education of children.