cover
Contact Name
Muh. Nasir
Contact Email
perahubima@gmail.com
Phone
+6285253506723
Journal Mail Official
perahubima@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pemuda No. 65 RT.003 RW.001 Kel. Penataoi Kec. Mpunda, Kota Bima, NTB
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 28288424     EISSN : 2828819X     DOI : https://doi.org/10.55784/jompaabdi
JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat menerbitkan artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam berbagai bidang untuk membantu dosen, guru, perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat dalam meningkatkan keilmuan, inovasi, maupun kesejahteraan. Terbit tiap bulan Maret, Juni, September dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 330 Documents
Edukasi Kelainan Gigi dan Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut Di Taman Kanak Kanak Yobel Kota Bandar Lampung Simbolon, Bintang Harungguan; Armis, Aryudhi; Urianti, Sepriana
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v3i1.1026

Abstract

Kebersihan gigi dan mulut yang baik dapat diperoleh dari pengtahuan dan perilaku yang baik dan benar terhadap pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Pengetahuan merupakan faktor yang membentuk perilaku seseorang terhadap pemeliharaan kesehatan. Pengetahuan yang kurang akan membentuk perilaku dan sikap yang tidak benar terhadap pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut, oleh karena itu diperlukan adanya kegiatan promosi kesehatan yaitu kesehatan gigi dan mulut melalui kegiatan penyuluhan dan pendidikan serta demonstrasi kesehatan gigi dan mulut yang bertujuan untuk memperkenalkan kepada anak-anak tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut dan menanamkan perilaku sehat sejak dini (Herijulianti, Indriani dan Artini, 2001). Adapun program yang dilaksanakan adalah berupa kegiatan penyuluhan dan demostrasi cara menyikat gigi pada seluruh murid, guru, dan orang tua murid Taman Kanak Kanak Yobel Kota Bandar Lampung. Kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan sikat gigi bersama oleh murid-murid yang dituntun oleh tim Pengabmas Prodi DIII Teknik Gigi Poltekkes Tanjung Karang. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, diskusi, demonstrasi dan praktik sikat gigi bersama. Kegiatan Dental Health Education disampaikan oleh tim dosen Prodi DII Teknik Gigi Poltekkes Tanjung Karang yang terdiri dari tiga orang, dan siswa Taman Kanak Kanak Yobel ang mendapat penyuluhan sebanyak 25 orang serta guru sebanyak 3 orang tua dengan para orang tua yang hadir. Penggunaan phantom yaitu model rahang dengan gigi geligi dan sikat gigi.
Edukasi, Pemeriksaan dan Kuratif Sederhana Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Siswa Rajabasa Bandar Lampung Elina P, Lies; Dyah, Ratnasari; Arianto, Arianto; Linasari, Linasari
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v3i1.1030

Abstract

Anak sekolah dasar merupakan generasi pembangunan bangsa yang sangat rentan terhadap penyakit terutama penyakit gigi dan mulut. Kondisi kesehatan gigi dan mulut yang tidak dijaga bisa berakibat sangat buruk seperti kehilangan gigi, kesulitan mengunyah ,gangguan estetik dan fonetik ,berkurangnya kepercayaan diri. Membersihkan gigi dan mulut dari sisa makanan atau debris merupakan langkah awal dalam pengendalian plak yang bertujuan untuk mencegah terjadinya penyakit pada jaringan keras gigi maupun jaringan lunak gigi. Perawatan kesehatan gigi dan mulut secara  dini merupakan langkah awal  mencegah kerusakan gigi lebih lanjut dengan pengetahuan menyikat gigi, pencabutan gigi susu pada waktu gigi tersebut  harus tanggal (persistensi), penambalan gigi pada karies dini. Permasalahan pada anak SDN 1 Rajabasa Bandar lampung dimana keterbatasan pengetahuan tentang kebersihan gigi dan cara meyikat gigi yang belum benar  ,masih ada   gigi yang mengalami persistensi. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan anak tentang kesehatan gigi dan mulut, sehingga dapat mencegah terjadinya karies gigi pada anak dengan memberikan penyuluhan dan edukasi sikat gigi bersama-sama, melakukan pencabutan gigi susu yang persistensi. Pelaksanaan program dari Pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi, pemeriksaan dan perawatan sederhana (pencabutan).
Penyuluhan Pemanfaatan dan Penggunaan Tanaman Laktagogue Pada Ibu Menyusui Di Desa Binaan ASI Wilayah Kerja Puskesmas Karang Anyar Lampung Selatan Sudarmi, Sudarmi; Aliyanto, Warjidin; Nurlaila, Nurlaila; Trianingsih, Indah
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v3i1.1038

Abstract

Pemberian ASI secara ekslusif kepada bayi sejak lahir sampai berusia 6 bulan dan meneruskan pemberian ASI sampai anak berusia dua tahun atau lebih termasuk dalam Resolusi World Health Assembly (WHA) No: 55.25 tahun2002 tentang Global Strategy on Infant and Young Child Feeding. Oleh karena itu dengan pengetahuan yang baik mengenai pemanfaatan dan penggunaan tanaman laktagogue pada ibu diharapkan dapat meningkatkan kualiatas dan kuantitas ASI yang pada akhirnya mempengaruhi kecukupan gizi pada bayi dan anak. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pada Ibu Menyususi di Desa Binaan Tangguh ASI untuk dapat memanfaatkan penggunaan tanaman laktagogue dalam menunjang pemberian ASI Ekslusif. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan tentang pemanfaatan dan penggunaan tanaman laktagogue. Hasil yang didapatkan adalah meningkatnya pengetahuan ibu menyusui tentang pemanfaatan dan penggunaan tanaman laktagogue untuk menunjang pemberian ASI Ekslusif. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkesinambungan sehingga pengetahuan masyarakat mengenai ASI Ekslusif khususnya ibu menyusui dapat meningkat, ibu dapat memanfaatkan tanaman laktagoue disekitarnya untuk menunjang pemberian ASI EKslusif.
Pemberdayaan Ibu Dalam Penurunan Indeks Def-T dan Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Otak Pada Anak Usia Dini Di Pekon Wonodadi Kecamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu Dyah. P, RR. Ratnasari; Arianto, Arianto; Muliadi, Muliadi; Linasari, Linasari
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2024): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v3i4.1191

Abstract

Kesehatan otak berperan penting dalam kemampuan belajar dan prestasi akademis, terutama pada anak-anak yang memiliki kesehatan otak optimal. Pada tahap kelas V, perkembangan otak anak-anak menjadi cepat dan kompleks, memengaruhi fungsi kognitif seperti konsentrasi, pemahaman, dan kreativitas. Kondisi kesehatan gigi dan mulut buruk dapat memberikan beban tambahan pada sistem kesehatan secara keseluruhan, termasuk otak, melalui perantaraan proses inflamasi dan respon imun. Inflamasi tersebut dapat menyebabkan rasa sakit, gangguan makan, dan bahkan memengaruhi kualitas tidur, yang semuanya dapat berdampak negatif pada kesehatan otak. Kesehatan otak berkaitan erat dengan kemampuan belajar dan prestasi akademis. Anak-anak yang memiliki kesehatan otak optimal cenderung menunjukkan performa akademis yang lebih baik.Tujuan pengabdian masyarakat meningkatnya pengetahuan ibu dalam memelihara kesehatan gigi dan mulut anak, peningkatan kesehatan otak pada anak usia dini,  diperoleh data status def-t anak usia dini dengan metode memberikan edukasi pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut  mencegah terjadinya karies, melakukan perawatan gigi anak yang sudah mengalamai karies gigi.
Edukasi Personal Hygiene dan Pencegahan Anemia Untuk Pencegahan Stunting Pada Remaja Putri Suja, Monica Dara Delia; Budiarti, Indah; Fatimah, Rizki Nurul; Sembiring, Elma Viorentina
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2024): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v3i4.1203

Abstract

Remaja putri merupakan pionir yang berpengaruh terhadap faktor kesehatan Wanita Usia Subur (WUS). Peran remaja putri sangat strategis dalam upaya pencegahan maupun penanggulangan stunting karena remaja putri yang nantinya kelak akan melahirkan generasi penerus. Namun, para remaja putri umumnya kurang mengetahui pentingnya konsumsi makanan tinggi zat besi dan Tablet Tambah Darah (TTD). Hal ini dapat memicu terjadinya anemia pada remaja putri. Selain itu, kebersihan gigi dan mulut yang baik dapat diwujudkan melalui pengetahuan dan perilaku yang baik dan benar terhadap pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Program yang dilaksanakan berupa kegiatan penyuluhan pada seluruh anak di Panti Asuhan As-Saminah Bandar Lampung tentang personal hygiene berupa menjaga kebersihan gigi dan mulut dan reproduksi sehat dengan pencegahan anemia dengan tablet tambah darah. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, diskusi, demonstrasi dan pembagian tablet Fe. Kegiatan Dental Health Education disampaikan oleh dosen jurusan Teknik Gigi dan untuk pemberian edukasi pencegahan anemia diberikan oleh dosen dari Jurusan Kebidanan dan Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang. Penggunaan dental kit berupa model gigi dan sikat gigi. Beberapa peserta diminta untuk memperagakan cara menyikat gigi yang benar sesuai dengan arahan tim pengabdian masyarakat serta penjelasan tentang anemia dan pemberian tablet tambah darah. Kegiatan ini berjalan dengan baik dan peserta antusias terhadap materi yang diberikan. Remaja putri yang diberikan edukasi lebih memahami terkait dengan tubuhnya sendiri dan diharapkan hasil ini dapat menjadi salah satu cara pencegahan stunting.
Pendampingan Calistung Pada Anak Kelas 2 SDN 1 Cempaga Astuti, Ni Komang Ari; Sudirman, I Nyoman
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2024): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v3i4.1206

Abstract

          Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pendampingan calistung (membaca, menulis, dan berhitung) pada anak kelas 2 di SDN 1 Cempaga. Program ini dirancang untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi siswa dalam keterampilan dasar tersebut, yang penting untuk perkembangan akademik mereka. Metode penelitian melibatkan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan guru dan orang tua, serta analisis hasil tes calistung sebelum dan setelah program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan ini meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung siswa secara signifikan. Selain itu, terdapat peningkatan motivasi belajar dan kepercayaan diri siswa. Penelitian ini menyarankan penerapan program serupa di sekolah lain untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar di tingkat awal.
Pendampingan Belajar Calistung Pada Peserta Didik Kelas 4 SDN 2 Cempaga Yang Mengalami Kesulitan Belajar Sudirman, I Nyoman; Widiari, Putu Risma
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2024): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v3i4.1208

Abstract

Tujuan dari pelatihan pembelajaran ini adalah untuk menemukan dan mendengarkan seberapa efektif program pendampingan belajar calistung (membaca, menulis, dan berhitung) pada peserta didik yang mengalami kesulitan belajar di kelas 4 SDN 2 Cempaga. Untuk meningkatkan minat dan kemampuan peserta didik dalam memahami materi dasar calistung, pendampingan ini dilakukan melalui pendekatan individu dan kelompok kecil. Pendekatan ini berfokus pada teknik yang interaktif dan partisipatif. Pelatihan ini dilakukan dengan observasi, persiapan dan perancangan, dan pelatihan pembelajaran.  Hasil pelatihan pembelajaran ini menunjukkan bahwa pendampingan yang teratur meningkatkan kemampuan calistung peserta didik. Oleh karena itu, program ini terbukti berhasil mengatasi kesulitan belajar calistung. Selain itu, mereka dapat menjadi opsi alternatif bagi sekolah untuk menangani masalah belajar peserta didik.
Peningkatan Kompetensi Siswa Dalam Merancang UI/UX Aplikasi Mobile Menggunakan Figma Hairah, Ummul; Nursukamto, Muhammad Hadiseptian; Ulhaqi, Ahmad Dhiya; Puspitaningtyas, Dhea; Sahriah, Sahriah; Asmawati, Cici; Arinda, Viona Asya; Rama, Mardianto Tandi
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2024): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v3i4.1211

Abstract

Teknologi internet dan aplikasi mobile yang terus berkembang pesat mendorong munculnya berbagai platform yang dikembangkan untuk melayani kebutuhan konsumen. Penggunaan aplikasi mobile telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dan mengubah cara manusia berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menuntut para developer untuk menciptakan solusi-solusi inovatif yang tidak hanya memberikan kemudahan namun juga memperhatikan kenyamanan dan pengalaman pengguna yang lebih baik. Tidak terpenuhinya antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) yang baik menjadi faktor krusial penyebab banyaknya kegagalan produk. Pemahaman akan logika komputer sangat diperlukan untuk menguatkan kemampuan berfikir analitis dalam memecahkan masalah dan menghasilkan solusi. Mengingat pentingnya logika komputer sebagai dasar untuk mempelajari pemrograman, diperlukan suatu media interaktif yang dapat memudahkan siswa dalam memahaminya. Dalam konteks kegiatan ini, penggunaan Scratch Programming akan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mempelajari logika pemrograman secara praktis. Kreativitas siswa akan dilatih untuk menerjemahkan logika-logika komputer dengan cara berkreasi menciptakan game. Menciptakan game dapat membuat siswa untuk berpikir kritis dan memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang konsep-konsep logika pemrograman. Scratch memiliki pengaturan berupa fungsi-fungsi penambahan suara dan gambar. Kombinasi dari gambar dan suara yang berguna untuk mendukung suatu ide cerita atau permainan yang ingin ditampilkan. Kontribusi yang diberikan adalah terbangunnya minat dan kreativitas siswa dalam mempelajari logika pemrograman. Hal ini tentunya juga dapat membantu guru dalam pelaksanaan pembelajaran yang terkadang didapati gejala bahwa prosesnya berjalan monoton.
Pelatihan Penggunaan Obat Yang Tepat (Tetes Mata, Tetes Telinga, dan Suppositoria) Di Kelurahan Alastuwo Poncol Magetan Nurcahyani, Diah; Wijayanti, Andita Nur; Kartikaningrum, Vidya; Ganjari, Leo Eladisa
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2024): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v3i4.1212

Abstract

Situasi di Kelurahan Alastuwo, Poncol, Magetan menunjukkan rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan obat yang tepat, terutama terkait obat tetes mata, telinga, dan suppositoria. Mayoritas penduduk cenderung melakukan swamedikasi, yang didorong oleh faktor biaya, ketersediaan obat, dan pengaruh sosial, namun seringkali dilakukan tanpa panduan yang benar. Rendahnya pemahaman mengenai penggunaan obat ini meningkatkan risiko komplikasi kesehatan yang serius, termasuk resistensi antibiotik, efek samping obat, serta potensi overdosis. Sebagai solusi terhadap permasalahan ini, tim pengusul merancang program pelatihan dan edukasi yang bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat setempat. Program ini mencakup pelatihan tentang penggunaan obat yang benar, penyediaan materi edukasi yang terstruktur, serta sosialisasi informasi melalui pertemuan langsung dan media digital. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi demonstrasi, praktik langsung, dan pemanfaatan media edukasi seperti brosur, poster, dan video interaktif yang mudah diakses oleh masyarakat. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat yang tepat, dari 49,5% sebelum program pelatihan menjadi 90% setelah pelatihan. Tingkat partisipasi dalam pelatihan mencapai 90%, yang mencerminkan antusiasme dan komitmen masyarakat. Edukasi yang disampaikan melalui brosur dan video juga terbukti efektif, dengan laporan penurunan kesalahan penggunaan obat yang signifikan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Rembuk Stunting: Upaya Bersama Mengatasi Stunting Di Desa Tuakepa, Flores Timur Wawo, Maria Elisabeth; Carvalo, Yuliana Aromatica; Padak, Sergiana Dai; Yolanda, Galgani; Yuniati, Yustina; Balzano, Mario; Pali, Maria Sufriyanti; Wehelmina Novita Sari Menno; Hayon, Camelia Ranci Modo; B.Subah, Yuliana Angelina; Novianti, Kristina
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2024): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v3i4.1215

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengkaji peran rembuk stunting dalam pemberdayaan masyarakat untuk mengatasi permasalahan stunting di Desa Tuakepa, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur. Rembuk stunting sebagai forum partisipatif berperan penting dalam meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat serta berbagai pihak terkait dalam pencegahan stunting. Melalui pendekatan partisipatif, rembuk ini memberikan ruang bagi warga untuk berperan aktif dalam merumuskan solusi yang sesuai dengan konteks lokal. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa rembuk stunting efektif dalam meningkatkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan tenaga kesehatan, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap penurunan angka stunting di desa ini.