cover
Contact Name
Bayu Koen Anggoro
Contact Email
Publisher@um.ac.id
Phone
+6282124960909
Journal Mail Official
admin.jolla@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang no. 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Language, Literature, and Arts (JoLLA)
ISSN : 27970736     EISSN : 27974480     DOI : https://doi.org/10.17977/um064
JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts is a double-blind peer-reviewed journal published monthly (pISSN 2797-0736 eISSN 2797-4480). This journal publishes scientific articles on language, literature, library information management, and arts. It publishes empirical and theoretical studies in the form of original research and case studies from various perspectives. Articles can be written in English, Indonesian, and other foreign languages.
Articles 275 Documents
Redesain Maskot untuk Meningkatkan Identitas Visual Kabupaten Bojonegoro Udin Ahmad Salahudin
JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts Vol. 3 No. 9 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i92023p1321-1338

Abstract

Kabupaten Bojonegoro pernah berupaya membuat maskot di tahun 2017 diperuntukan industri kreatif. Maskot Bojonegoro tahun 2017 memiliki konsep salah satu desa penghasil aksesoris tempat penyimpan uang (celengan) berbentuk harimau. Tetapi maskot tersebut dirasa kurang meng­gambarkan keberagaman entitas budaya dan tradisi sebagai perwujudan sebuah mascot. Harapan adanya redesain maskot Bojonegoro, dapat mewakili berbagai keragaman di Kabupaten Bojonegoro dan menjadi sebuah simbol yang memberi kesan khas saat pertama melihatnya. Perancangan ini menggunakan metode conducting research, clarifying strategy, designing identity, creating touchpoint, dan managing assets. Pengambilan data menggunakan metode kuesioner dan mengumpulkan berkas terkait maskot di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bojonegoro. Analisis data mengguna­kan metode 5W+1H. Hasil perancangan tersebut berupa sebuah desain maskot Bojonegoro, dengan tema lemah lembut dan disegani serta strategi visual berupa bentuk burung Mliwis putih dengan makna yang diambil dari beberapa entitas budaya di Bojonegoro. Pengaplikasianya desain maskot kebeberapa media seperti, media patung, x-banner, stiker, kaos, spanduk, dan Instangram yang berbentuk hewan dan manusia. Kata kunci: redesain; maskot; identitas visual; Kabupaten Bojonegoro Redesigning the Mascot to Improve the Visual Identity of Bojonegoro Regency Bojonegoro Regency attempted to create a mascot in 2017 for the creative industry. The Bojonegoro mascot in 2017 had a concept of a village that produces accessories for saving money (piggy bank) in the form of a tiger. However, the mascot was felt to be lacking in representing the diversity of cultural entities and traditions as a manifestation of a mascot. The hope for the redesign of the Bojonegoro mascot is to represent the various diversities in Bojonegoro Regency and become a symbol that gives a distinctive impression when first seen. This design uses the method of conducting research, clarifying strategy, designing identity, creating touchpoint, and managing assets. Data collection uses a questionnaire method and collects files related to the mascot at the Bojonegoro Tourism and Culture Office. Data analysis uses the 5W+1H method. The result of this design is a Bojonegoro mascot design with a gentle and respected theme and a visual strategy in the form of a white Mliwis bird with meanings taken from several cultural entities in Bojonegoro. The application of the mascot design to several media such as statues, x-banners, stickers, t-shirts, banners, and Instagram is in the form of animals and humans. Keywords: redesign; mascot; visual identity; Bojonegoro Regency
Perancangan Animasi 2D sebagai Edukasi Anak terhadap Fitur Live Streaming di Media Sosial Facebook Joshua Julyus; Mitra Istiar Wardhana; Joko Samodra
JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts Vol. 3 No. 9 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i92023p1375-1389

Abstract

Saat ini ada sosial media sebagai media digital sebagai pemberi dan penerima informasi terbesar dari seluruh dunia, salah satunya adalah Facebook. Dari Facebook kita dapat mengetahui infor­masi baik dalam hal positif maupun negatif. Dari sekian banyaknya fitur yang ada di Facebook, penulis fokus pada fitur live streaming. Live streaming menampilkan banyak konten dari berbagai jenis, baik itu hiburan, pendidikan ataupun sesuatu yang bersifat informatif. Pada live streaming Facebook, ter­dapat banyak konten hiburan, khususnya yang bersifat negatif. Jika hal ini ditonton oleh anak-anak, maka hal-hal negatif yang terkandung dalam live streaming tersebut akan mempengaruhi pola pikir anak dan tindakan serta perkataan mereka. Hal ini perlu diedu­kasikan kepada anak agar lebih selektif dalam memilih konten live streaming  yang  akan mereka tonton. Oleh sebab itu, penulis membuat karya animasi 2D guna untuk mengedukasi anak sedini mungkin agar mereka mengerti mana yang baik untuk ditonton atau tidak beserta alasan meng­apa boleh dan tidak. Judul dari  Metode yang digunakan penulis dalam membuat karya pun mulai dari mengumpulkan data, pra-produksi, produksi, dan final. Kata kunci: sosial media; live streaming; Facebook; edukasi 2D Animation Design as Children’s Education on Live Streaming Features on Facebook Social Media Currently there is social media as a digital media as the largest giver and recipient of information in the world, one of which is Facebook. From Facebook we can find out information both in positive and negative terms. Of the many features on Facebook, the writer focuses on the live streaming feature. Live streaming displays a lot of content of various type, be it entertainment, education or something informative. On the Facebook live stream, there is a lot of entertainment content, especially in negative ones. If this content be watched by children, so the negative things contained in the live streaming will affect the children’s  mindset and their actions and words. This needs to be educated to children to be more selective in choosing the live streaming content they will watch. Therefore, the writer makes 2D animation work in order to educate children as early as possible so  that they can understand which ones are good to watch and not also the reason behind it. The method used by the writer in making the work starts from collecting data, pre-production, production, and final. Keywords: social media; live streaming; Facebook; education
Pola Soal Soal HOTS Kitab Al-‘Arabiyyah Bayna Yadaik Jilid 1-3 Fityan Fikrut Tamam; Moh. Ainin
JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts Vol. 3 No. 9 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i92023p1339-1354

Abstract

Kitab Al-‘Arabiyyah Bayna Yadaik (ABY) digunakan pada banyak kampus termasuk di prodi S1 Pendidikan Bahasa Arab, Jurusan Sastra Arab, Universitas Negeri Malang. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kategorisasi tingkatan soal HOTS ABY Jilid 1-3, relevansi muatan soal-soal HOTS terhadap kemahiran berbahasa, dan komposisi jumlah soal HOTS terhadap kemahiran berbahasa. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini meliputi tiga hal yaitu: (1) Kategorisasi tingkatan soal HOTS yang terdiri atas soal analisis, soal evaluasi, dan soal kreasi yang memiliki karakteristik pola tertentu, (2) Relevansi muatan soal-soal HOTS terhadap kemahiran berbahasa yang menunjukkan tersebarnya soal-soal HOTS secara merata pada semua aspek kemahiran berbahasa, dan (3) Komposisi jumlah soal HOTS terhadap kemahiran berbahasa yang menunjukan ABY 1 dominan soal HOTS keterampilan menyimak, ABY 2 dominan soal HOTS keterampilan menulis, dan ABY 3 dominan soal HOTS keterampilan membaca.   Kata Kunci: bahasa Arab; ABY; HOTS The Question Pattern of HOTS Questions in the Al-'Arabiyyah Bayna Yadaik Book Volumes 1-3 The Al-'Arabiyyah Bayna Yadaik (ABY) Book is used on many campuses, including the Arabic Language Education Bachelor's Degree Study Program, Department of Arabic Literature, State University of Malang. This study aims to describe the level categorization of ABY's HOTS questions Volumes 1-3, the relevance of the content of HOTS questions to language proficiency, and the composition of the number of HOTS questions on language proficiency. This research uses a qualitative descriptive approach. The results of this study consist three things: (1) Categorization of levels of HOTS questions consisting of analysis questions, evaluation questions, and creation questions that have characteristics of certain patterns, (2) the relevance of the content of HOTS questions to language proficiency which shows that HOTS questions are evenly distributed in all aspects of language proficiency, and (3) The composition of the number of HOTS questions to language proficiency shows that ABY chapter 1 is dominant in HOTS listening skill questions, ABY chapter 2 is dominant in HOTS writing skill questions, and ABY chapter 3 is dominant in HOTS reading skill questions. Keywords: Arabic language; ABY; HOTS
Pelaksanaan Pembelajaran Bahasa Arab di Jenjang Sekolah Dasar Berbasis Keagamaan Islam Kurniawati Aprilia Rusdiana Putri; Nurhidayati Nurhidayati
JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts Vol. 3 No. 7 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i72023p1049-1060

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran bahasa Arab di Indonesia bisa ditemui di pendidikan formal maupun nonformal. Namun, tidak jarang yang menganggap bahasa Arab ialah bahasa yang susah untuk dipa­hami, dan dianggap sebagai mata pelajaran yang tidak disukai. Tingkat keberhasilan suatu lembaga dalam mencapai tujuan pembelajaran Bahasa Arab membutuhkan sebuah manajemen pembelajaran bahasa Arab yang sesuai dan baik, meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perancanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran bahasa Arab di kelas VI MI Fastabiqul Khoirot. Penelitian yang digunakan mengguna­kan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di MI Fastabiqul Khoirot Trenggalek dengan subjek dalam penelitian ini ialah kepala madrasah, guru bahasa Arab, dan siswa kelas VI. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dengan observasi, wa­wancara, dokumentasi berupa data utama dan data pendukung serta analisa data. Hasil penelitian ini meliputi: (a) perencanaan pembelajaran dilakukan dengan menyusun Ren­cana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang memuat nama sekolah, mata pelajaran, kelas/se­mester, kompetensi dasar, IPK, alokasi waktu,metode, media, tujuan, bahan ajar, materi, pelaksanaan pem­belajaran, dan aspek penilaian; (b) pelaksanaan yaitu kegiatan pendahuluan, inti dan penutup; dan (c) penilaian, penilaian pembel­ajaran bahasa Arab didasarkan penilian tugas harian, tugas kelompok, PTS, PAT dan sikap. Dalam pelajaran bahasa Arab terdapat 4 keterampilan berbahasa yang masing-masing keterampilan ber­beda dalam menilainya. Kata kunci: pembelajaran; bahasa Arab; pelaksanaan; perencanaan; penilaian Arabic Language Learning at Elementary School Based on Islamic Religion Implementation of Arabic education in Indonesia can be found in formal and non-formal education. Though, it is not unusual for people to associate that Arabic is a difficult language to understand, and is seen as an unwelcome subject. The level of success of an institution in achieving the objectives of learning Arabic requires an appropriate and good management of Arabic learning, including planning, implementation, and assessment. The point of this research was to draw the planning, implementation, and assessment of Arabic learning in class VI MI Fastabiqul Khoirot. The type of research used in this research is qualitative analysis. This research was handel at MI Fastabiqul Khoirot Trenggalek with the subjects in this study were the head of the madrasa, Arabic teachers, and sixth-grade students. The data accumulation techniques used in this research were obtained by observation, interviews, documentation in the form of main data, and supporting data and data analysis. The outcome of this study include (a) learning planning is carried out by compiling a Learning Implementation Plan (RPP) which contains the name of the school, subject, class/semester, basic competence, IPK, time allocation, method, media, objectives, teaching materials, materials, implementation learning, and assessment aspects. (b) implementation, namely preliminary, core, and closing activities (c) assessment, assessment of Arabic learning based on an assessment of daily assignments, group assignments, PTS, PAT, and attitudes. In Arabic lessons, there are 4 language skills, each of which is different in assessing them. Keywords: learning; Arabic; implementation; planning; assessment
Perancangan Film Pendek Animasi Cakra–The Growing Hope untuk Mendukung Branding Universitas Negeri Malang Achmad Fakhrurrozi; Gunawan Susilo; Yon Ade Lose Hermanto
JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts Vol. 3 No. 9 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i92023p1262-1280

Abstract

Universitas Negeri Malang saat ini sedang berkembang dengan pesat dan berhasil menjadi kampus unggul (Profil Universitas Negeri Malang) sehingga membutuhkan branding untuk lebih memperkuat identitasnya. Karena hal tersebut pada tahun 2019 Universitas Negeri Malang melalui Tim Branding & Promosi mulai memperkuat brandingnya dengan membuat program kerja jangka panjang mulai dari branding internal hingga eksternal. Salah satu program kerja tersebut diwujudkan melalui strategi storytelling & campaign. Media yang akan digunakan untuk strategi storytelling & campaign tersebut adalah short film animasi dengan memanfaatkan element dan aset yang telah dimiliki Universitas Negeri Malang seperti maskot dan strategi & positioning yaitu Excellence in Learning Innovation. Perancangan yang menggunakan prosedur perancangan animasi dua dimensi (pipeline animation) yang terdiri dari empat bagian, yaitu idea & research, pra produksi, produksi, dan pasca produksi. Hasil perancangan ini berupa berupa short film animasi berjudul Cakra–The Growing Hope. Film ini merupakan lanjutan dari episode pertamanya yang dikemas dalam bentuk film live shot berjudul Cakra–Tiles of Anxiety. Menceritakan tentang tiga remaja yang berusaha melawan ketakutan yang menghalangi mimpinya. Kata Kunci: animasi; short film; branding The Design of Cakra–The Growing Hope Short Animated Film to Support the Branding of Universitas Negeri Malang Universitas Negeri Malang is currently growing rapidly and has become an excellent campus, so it needs branding to strengthen its identity. In 2019, Universitas Negeri Malang through the Branding & Promotion Team began to strengthen its branding by creating a long-term work program starting from internal to external branding. One of the work programs is realized through storytelling & campaign strategies. The media that will be used for storytelling & campaign strategies is an animated short film by utilizing elements and assets that Universitas Negeri Malang has such as mascots and strategies & positioning, namely Excellence in Learning Innovation. The design uses a two-dimensional animation design procedure (animation pipeline) consisting of four parts, namely idea & research, pre-production, production, and post-production. The result of this design is an animated short film entitled Cakra-The Growing Hope. This film is a continuation of its first episode packaged in the form of a live shot film entitled Cakra-Tiles of Anxiety. It tells the story of three teenagers who try to fight the fears that hinder their dreams.  Keywords: animation; short film; branding
Penggunaan Media Kanal YouTube Everyday Chinese untuk Keterampilan Membaca Siswa SMA Kelas X Lintas Minat Iswandarin, Firyal; Kurniawan, Deddy; Sakti, Karina Fefi Laksana
Journal of Language Literature and Arts Vol. 3 No. 8 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i82023p1138-1148

Abstract

Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan media kanal YouTube dalam pembelajaran bahasa mandarin, serta untuk mengetahui respons siswa terhadap penggunaan media kanal YouTube Everyday Chinese untuk keterampilan membaca. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pada penelitian ini, jumlah siswa yang ikut berpartisipasi adalah 23 orang dari kelas X lintas minat SMAN 1 Malang. Penelitian ini menggunakan instrumen lembar obser­vasi dan lembar angket. Lembar observasi digunakan untuk mengamati pembelajaran siswa saat menggunakan media media kanal YouTube Everyday Chinese, sedangkan lembar angket digunakan untuk mengetahui respons siswa terhadap penggunaan media kanal YouTube Everyday Chinese se­lama pelajaran bahasa Mandarin berlangsung. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembel­ajaran dengan menggunakan media kanal YouTube Everyday Chinese berjalan dengan lancar. Saat pembelajaran berlangsung, kelas dalam keadaan kondusif dan siswa terlihat antusias mengikuti pembelajaran. Siswa memberikan respons positif terhadap penggunaan media kanal YouTube Everyday Chinese, selain itu siswa menyatakan pembelajaran menggunakan media tersebut menarik dan menyenangkan. Pada saat penelitian berlangsung, terdapat beberapa kendala, yaitu beberapa siswa tidak dapat memutar video YouTube karena adanya gangguan pada jaringan dan masih ada siswa yang salah dalam mengucapkan nada [声调Shēngdiào]. Meskipun demikian, siswa mampu mengikuti pembelajaran bahasa Mandarin menggunakaan media kanal YouTube Everyday Chinese dengan baik. Kata Kunci: media pembelajaran; kanal YouTube Everyday Chinese; keterampilan membaca The Use of YouTube Channel Everyday Chinese for Reading Skills of 10th Grade High School Students with Different Majors The purpose of this research was to discover the implementation of YouTube channel media in Mandarin learning, as well as to find out students' responses to the implementation of YouTube channel media in Everyday Chinese for reading skills. This research used qualitative descriptive methods. In this research, the number of students who participated was 23. They were from class X cross-major courses SMAN 1 Malang. This research used observation sheets as instruments and questionnaire sheets as well. Observation sheets were used to observe students' learning while using Everyday Chinese YouTube channel media. While the questionnaire sheet was used to find out how students respond to the implementation of Everyday Chinese YouTube channel media during Mandarin lessons, The results of this research are that learning by using the YouTube channel Everyday Chinese runs smoothly. At the time of learning, classes are in a conducive state and students look enthusiastic about learning. Students gave a positive response to the implementation of the YouTube channel media Everyday Chinese. In addition, students stated that learning using this medium is interesting and fun. At the time of the study, there were some obstacles when the research took place. Some students were unable to play YouTube videos due to interference with the network. Keywords: Learning media; YouTube channel Everyday Chinese; Reading skill
Media Audio Visual untuk Meningkatkan Teknik Vokal Unisono bagi Siswa Sekolah Menengah Pertama Anggraini, Feby Sheila; Pratamawati, E.W. Suprihatin Dyah; Hartono, Hartono
Journal of Language Literature and Arts Vol. 3 No. 8 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i82023p1184-1197

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya nilai siswa yang dapat dilihat dari data pra siklus kelas VII-B, 26 atau 81,25 persen siswa dinyatakan tidak memenuhi KKM dan 6 atau 18,75 persen siswa memenuhi KKM dengan rata-rata nilai 37,09 atau 37 persen. Hal tersebut disebabkan proses kegiatan pembelajaran Seni Budaya menggunakan metode ceramah, sehingga berdampak pada rendahnya capaian Kriteria Ketuntasan Minimum siswa kelas VII-B. Ketercapaian Kriteria Ketuntasan Minimun SMPN 1 Kapas adalah 70. Tujuan penelitian untuk 1) penerapan media audio visual, 2) peningkatan teknik vokal unisono dengan menerapkan media audio visual. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII-B SMPN 1 Kapas yang berjumlah 32 siswa. Jenis penelitian sebagai Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan model Kemmis dan Taggart (1998).  Pelaksanaan tindakan dilaksanakan selama dua siklus yang terdiri dari empat tahap yaitu, 1) Perencanaan, 2) Pelaksanaan, 3) Observasi, dan 4) Refleksi. Hasil penelitian ini adalah a) Siklus I menyatakan bahwa 15 atau 53,12 persen siswa memenuhi KKM dan 17 atau 46,87% siswa lainya tidak memenuhi KKM, dengan jumlah nilai rata-rata 58,28 atau 58 persen b) Siklus II menyatakan bahwa 100% keseluruhan siswa kelas VII-B yang jumlahnya 32 siswa memenuhi KKM, dengan hasil nilai rata-rata 88,06 atau 88 persen c) dari penelitian yang dilakukan kesimpulannya dimana penerapan media audio visual terbukti meningkatkan teknik vokal unisono siswa kelas VII-B. Kata kunci: Media Audio Visual, Teknik Vokal, unisono Media Audio Visual to Improve Unison Vocal Technique for Junior High School Students This research was motivated by the low mark of students which can be seen from the pre-cycle data for class VII-B, 26 or 81.25 percent of students are declared not to reach the KKM and 6 or 18.75 percent of students reach the KKM with an average value of 37.09 or 37 percent. It is because the process of learning arts and culture using the lecture method, so that it has an impact on the low achievement of the Minimum Mastery Criteria for class VII-B students. The minimum of achievement completeness criteria for SMPN 1 Kapas is 70. The research objectives are 1) the application of audio-visual media, 2) the improvement of the unisono vocal technique by applying audio-visual media. The research subjects were students of class VII-B SMPN 1 Kapas with a total of 32 students. This type of research is Classroom Action Research (CAR), using the Kemmis and Taggart (1998) model. The implementation of the action was carried out in two cycles consisting of four stages, namely, 1) Planning, 2) Implementation, 3) Observation, and 4) Reflection. The results of this study are a) Cycle I stated that 15 or 53.12 percent of students met the KKM and 17 or 46.87 percent of other students did not meet the KKM, with an average score of 58.28 or 58 percent b) Cycle II stated that 100% of all class VII-B students totaling 32 students met the KKM, with an average score of 88.06 or 88 percent c) It was concluded that the application of audio-visual media was proven to improve the unisono vocal technique of grade VII-B students. Keywords: Media; Audio Visual; Vocal Technique
Visual Login Fingerprints Scanner Aplikasi Mobile Banking (BRImo, Jenius, BNI Mobile Banking) berdasarkan Model Kait Nir Eyal Anshari, Muhammad; Wardhana, Mitra istiar; Cendekia, Dhara Alim
Journal of Language Literature and Arts Vol. 3 No. 8 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i82023p1198-1216

Abstract

Fitur fingerprint scanner cenderung lebih sering digunaakan secara repetitif untuk login pada aplikasi perbankan karena dianggap lebih cepat dan mudah. Anggapan ini juga terlihat dari sedikit­nya usaha kognitif pada proses pencarian tombol fingerprint scanner. Tombol fingerprint scanner aplikasi BRImo, BNI Mobile Banking dan Jenius cenderung menjadi kontras serta halaman login di­desain untuk mengarahkan pengguna pada fitur tersebut. Berdasarkan kebiasaan repetitif peng­gunaan fingerprint scanner dan aspek visual yang mengarahkan pengguna ke fingerprint scanner penelitaia ini menggunakan model kait untuk menguraikan cara visual fitur tersebut berefek pada penggunaan yang repetitif ketika. Hasil dari penelitian ini menyebutkan bahawa aplikasi BRImo yang menggunakan kontras visual pada tombol fingerprint scanner yang juga secara implisit mem­berikan kontras secara fungsi pada tombol disekitarya bila ditinjau berdasarkan model kait bisa memicu pengguna untuk menekan tombol tersebut secara repetitif. Kata kunci: model Kait; aplikasi perbankan; fingerprint scanner Visual Login Fingerprints Scanner for Mobile Banking Applications (BRImo, Jenius, BNI Mobile Banking) based on the Kait Nir Eyal Model The fingerprint scanner feature tends to be used repeatedly to log in to banking applications because it is considered faster and easier. This assumption is also seen from the lack of cognitive effort in the process of searching for the fingerprint scanner button. The fingerprint scanner buttons for the BRImo, BNI Mobile Banking and Jenius applications tend to be in contrast and the login page is designed to direct users to these features. Based on the repetitive habit of using fingerprint scanners and the visual aspects that direct users to the fingerprint scanner, this study uses a hook model to describe how visually these features have an effect on repetitive use. The results of this study indicate that the BRImo application that uses visual contrast on the fingerprint scanner button which also implicitly provides functional contrast to the surrounding buttons when viewed based on the latch model can trigger the user to press the button repeatedly. Keywords: Kait model; internet banking; fingerprint scanner
Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Ansambel Musik dengan Model Project Based Learning (PjBL) Fathatin Nur Afifah; Wida Rahayuningtyas; Hartono Hartono
JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts Vol. 3 No. 7 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i72023p1081-1092

Abstract

Kegiatan pembelajaran dilakukan dengan metode ceramah di lapangan masih belum optimal dan masih banyak siswa yang hasil akademiknya rendah. Penelitian ini termasuk dalam penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dengan model Project Based Learning (PjBL) pada KD 3.4 dan 4.4 dalam materi ansambel musik dengan mata pelajaran seni budaya. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus setiap siklusnya memiliki tahapan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, lembar unjuk kerja, dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII H semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022, dengan jum­lah siswa 36 orang dalam mata pelajaran seni budaya pada materi ansambel musik. Hasil penelitan: (1) Observasi keterlaksanaan pembelajaran siklus 1 dangan nilai 75 (tinggi) dan meningkat pada siklus 2 menjadi 95 (sangat tinggi); (2) Motivasi belajar siklus 1 dengan skor rata-rata 3,16 (tinggi) telah meningkat pada siklus 2 menjadi 3,35 (sangat tinggi); (3) Hasil belajar siswa pada sikus 1 diperoleh rata-rata 77,09 dan meningkat pada siklus 2 menjadi 84,26. Dapat disim­pulkan bahwa melalui model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan moti­vasi belajar ada materi ansambel musik. Kata kunci: motivasi dan hasil belajar; ansambel music; project-based learning. Increasing Motivation and Learning Outcomes of Musical Ensembles using Project Based Learning (PjBL) Models Learning activities carried out using the lecture method in the field are still not optimal and there are still many students whose academic results are low. This research is included in classroom action research (CAR) which aims to increase student motivation and learning outcomes with the Project Based Learning (PjBL) model at KD 3.4 and 4.4 in music ensemble material with cultural arts subjects. This research was conducted in two cycles, each cycle has stages consisting of planning, implementa­tion, observation, and reflection. Data collection techniques used questionnaires, performance she­ets, and learning implementation observation sheets. The research sample was class VII H students in the odd semester of the 2021/2022 academic year, with a total of 36 students in the arts and culture subjects in the music ensemble material. The results of the research: (1) Observation of the implementation of learning in cycle 1 with a value of 75 (high) and increased in cycle 2 to 95 (very high); (2) Learning motivation in cycle 1 with an average score of 3.16 (high) has increased in cycle 2 to 3.35 (very high); (3) Student learning outcomes in cycle 1 obtained an average of 77.09 and increased in cycle 2 to 84.26. It can be concluded that through the Project Based Learning learning model, it can increase learning motivation for music ensemble material. Keywords: motivation and learning outcomes; musical ensembles; project-based learning
Prosedur Penerjemahan Buku At-Tibyān Adab Penghafal Al-Qur’an dari Kitab At-Tibyān fī Ādābi Hamalatil Qur’ān Karya Imam Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin Syaraf an-Nawawi Makhmudah, Iva; Mahliatussikah, Hanik; Huda, Ibnu Samsul
Journal of Language Literature and Arts Vol. 3 No. 8 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i82023p1149-1162

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan penggunaan prosedur penerjemahan pada buku At-Tibyān adab penghafal Al-Qur’an sehingga dapat diketahui bahwa terjemah yang dihasilkan itu berkualitas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil pemerolehan data dan simpulan pada penelitian ini yaitu, penggunaan prosedur penerjemahan pada kitab At-Tibyān fī Ādābi Hamalatil Qur’ān bab fī adābil-qirō’ah dan terjemahnya yang berjudul At-Tibyān adab penghafal Al-Qur’an bab adab membaca Al-Quran dikelompokkan menjadi empat macam prosedur, yaitu: (1) prosedur pergeseran bentuk (transposisi), (2) prosedur pemadanan deskriptif atau pema­danan bercatatan, (3) prosedur analisis komponensial atau pemadanan berkonteks, (4) prosedur pergeseran makna (modulasi). Adapun kualitas terjemahan pada buku terjemah At-Tibyān terbitan Al-Qowam dapat terlihat dari pemakaian kalimat-kalimat yang berterima, penggunaan tata bahasa baku, dan pemilihan diksi yang tepat. Di samping itu, kosa kata yang ditransfer langsung dari bahasa sumber juga dilengkapi dengan penjelasan baik dalam bentuk catatan kaki maupun glosarium, guna membantu pembaca dalam memahami makna suatu kata atau istilah. Namun, masih ditemukan beberapa kesalahan penerjemahan dan penggunaan diksi atau kalimat yang tidak jelas sehingga membuat pembaca kurang nyaman membacanya. Kata kunci: prosedur penerjemahan; At-Tibyān fī Ādābi Hamalatil Qur’ān; At-Tibyān; bahasa sumber; bahasa sasaran The Translation Procedures of the Book of At-Tibyān Adab Penghafal Al-Qur’an from the Book of At-Tibyān Fī Adābi Hamalatil-Qur’ān by Imam Muhyiddin Abu Zakaria Yahya Ibn Syaraf An-Nawawi This paper is intended to analyzing the translation, in terms of procedures and understanding in the book At-Tibyān adab memorizing the Qur'an, is considered the substance of translation theory regarding the process and product of translation, thus it can overcome the issue of low translation quality. The method used in this research is descriptive qualitative. The research findings of data collection and conclusions in this study reveal that the usage of translation procedures in the book At-Tibyān fī Ādābi Hamalatil Qur’ān chapter fī adābil-qirō'ah and its translation entitled At-Tibyān adab penghafal Al-Qur’an chapter adab membaca Al-Quran is divided into four kinds of procedures, namely: (1) transpositional procedures, (2) descriptive equivalent procedures or noted equivalent, (3) componential analysis procedures or contextual matching, (4) meaning shifting procedures (modulation). The quality of the translation in the At-Tibyān translation book published by Al-Qowam can be noticed in the use of acceptable sentences, the use of standard grammar, and the selection of the right diction. In addition, vocabulary transferred directly from the source language is also equipped with explanations in the form of footnotes or glossaries, to assist readers in understanding the meaning of certain words or terms. However, there were still some translation errors and the use of unclear diction or sentences, which made the readers uncomfortable while reading. Keywords: translation procedures; At-Tibyān fī Ādābi Hamalatil Qur’ān; At-Tibyān; source language; target language