Global Journal Basic Education
Global Journal Basic Education with e ISSN 2828-6383 is a scientific journal that aims to communicate research results of professors, teachers, practitioners, and scientists in the field of basic education covering the fields of basic teaching in elementary, Applied science and analytical-critical studies in the field of basic education. We publish original research papers, review articles and case studies every month February, May, August, and November. Target readers of the journal are professors, students, teachers and practitioners of basic science education. Author has to make sure that the manuscript has been prepared with Global Journal Basic Education following author guidelines. The journal does not accept single author. The manuscript which does not meet the author guidelines, template, or focus and scope will be immediately rejected. The only manuscript which meets the journal requirement will be processed further. Registration and login are required to submit items online and to check the status of current submissions.
Articles
16 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3 No 3 (2024): Agustus"
:
16 Documents
clear
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DISERTAI METODE TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA
Mallombasi, Siti Fauziah;
Hermuttaqien, Bhakti Prima Findiga;
Hastuti, Sri
Global Journal Basic Education Vol 3 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35458/gjp.v3i3.1383
Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPA di kelas VI SDI Bertingkat Mamajang II Tujuan penelitian yaitu untuk mendeskripsikan penerapan Model pembelajaran Problem Based Learning disertai Metode Talking Stick untuk meningkatkan sikap hasil belajar peserta didik kelas VI SDI Bertingkat Mamajang II jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang meliputi empat tahap yaitu tahap perencanaan. Tahap pelaksanaan. Tahap observasi dan tahap refleksi. Subjek dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas VI SDI Bertingkat Mamajang II yang aktif dengan jumlah peserta didik 28 orang yang terdiri dari 15 peserta didik laki-laki dan 13 peserta didik perempuan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan proses dan hasil pelajar peserta didik dimana pada siklus I dengan hasil belajar siswa yang tuntas sebesar 75 % dan pada siklus II dengan hasil belajar siswa yang tuntas sebesar 89, 28 % dengan demikian terjadi peningkatan sebanyak 14 % dan telah mencapai target ketuntasan yaitu 85% maka dapat di simpulkan bahwa penerapan Model pembelajaran Problem Based Learning disertai Metode Talking Stick dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VI SDI Bertingkat Mamajang II.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA OPERASI HITUNG CAMPURAN KELAS IV UPTD SDN 82 PATTENE
Isnaeni, Nurul;
Idrus, Nur Abidah;
DW, Darmawati
Global Journal Basic Education Vol 3 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35458/gjp.v3i3.1413
Masalah utama dalam penelitian ini yaitu apakah terjadi peningkatan hasil belajar matematika pada materi operasi hitung campuran pada siswa UPTD SDN 82 Pattene Kelas IV yang diajar menggunakan Model Pembelajaran Guided Discovery Learning. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika melalui penerapan model pembelajaran guided discovery learning materi operasi hitung campuran kelas IV UPTD SDN 82 Pattene. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus, tiap siklus terdiri dari 3 pertemuan. Subjek dalam Penelitian ini adalah siswa kelas IV UPTD SDN 82 Pattene sebanyak 25 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar rata-rata siswa dari siklus I 66,4 dan siswa yang nilainya mencapai kriteria ketuntasan minimal sebesar 60% mengalami peningkatan pada siklus II yaitu rata-rata 84,4 dan siswa yang nilainya mencapai kriteria ketuntasan minimal sebesar 88%. Sedangkan untuk aktivitas siswa siklus I rata-rata sebesar 75,5 meningkat pada siklus II sebesar 84,4. Berarti selama proses pemberian tindakan selama dua siklus, siswa mengalami peningkatan.
Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas VI UPT SPF SD Inpres Tamamaung II
Agus, Andi Firman;
Pada, Amir;
Widyawati, Anita
Global Journal Basic Education Vol 3 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35458/gjp.v3i3.1452
Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa kelas VI UPT SPF SD Inpres Tamamaung II Kota Makassar. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) mampu meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas VI UPT SPF SD Inpres Tamamaung II Kota Makassar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran CIRC mampu meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas VI UPT SPF SD Inpres Tamamaung II Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang berlangsung dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Tiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Fokus dalam penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran CIRC dan kemampuan membaca pemahaman. Subyek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VI UPT SPF SD Inpres Tamamaung II Tahun Ajaran 2023- 2024 sebanyak 24 siswa. Teknik pengumpulan data melalui observasi, tes dan dokumentasi kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil observasi aktivitas mengajar guru dan aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Hal ini juga terbukti dari hasil penelitian yang menunjukkan bahwa kemampuan membaca pemahaman siswa dari siklus I ke siklus II meningkat dengan kategori cukup pada siklus I dan kategori baik pada siklus II. Dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran CIRC dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas VI UPT SPF SD Inpres Tamamaung II Kota Makassar.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VI SD MELALUI MODEL MAKE A MATCH
Mutmainnah, Nurul;
Idrus, Nur Abidah;
Ridhwan, Ridhwan
Global Journal Basic Education Vol 3 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Mengatasi rendahnya hasil belajar dapat dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran yang tepat. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VI Sekolah Dasar dengan menerapkan model pembelajaran Make A Match. Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas dengan teknik pengumpulan data berupa observasi pengamatan dan tes, teknik analisis data menggunakan perhitungan persentase. Hasil yang diperoleh pada siklus I di penelitian ini yaitu 60,00% yang mengindikasikan adanya permasalahan yang terjadi dalam proses pembelajaran, guru belum secara maksimal menerapkan model pembelajaran Make A Match dalam proses pembelajaran sehingga memperoleh hasil belajar dibawah KKTP atau <75 sehingga disimpulkan perlu dilanjutkan ke siklus II. Pada pelaksanaan siklus II guru sudah mampu memaksimalkan penggunaan model Make A Match dalam proses pembelajaran sehingga mampu membangkitkan semangat siswa dan membuat siswa terlibat aktif dalam diskusi maupun mandiri. Pada siklus II diperoleh peningkatan hasil belajar sebesar 80,00% dan dapat disimpulkan bahwa penerepan model Make A Match dapat meningkatkan hasil belajat Matematika siswa kelas VI di SDI Bontonompo
Penerapan Model Pembelajaran PBL dalam Meningkatkan Keterampilan Kerja Sama Siswa Kelas IV Sekolah Dasar
Sabir, Nurul Marissa;
Idrus, Nur Abidah;
Mirna, Mirna
Global Journal Basic Education Vol 3 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan mengetahui penggunaan model Pembelajaran Kooperatif tipe PBL (Problem Based Learning) untuk meningkatkan sikap kerjasama siswa kelas IV UPT SPF SDN Daya 1 Kota Makassar. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD UPT SPF SDN Daya 1 Kota Makassar yang berjumlah 20 orang. Jenis penelitian tindakan kelas (PTK) oleh Kemmis dan Tanggart yang terdiri dari 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan dengan tahapan kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data adalah lembar observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan siklus I aktivitas belajar siswa berada pada kategori cukup (C) dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi kategori baik (B). Sejalan dengan hal tersebut, sikap kerjasama siswa mengalami peningkatan. Sikap kerjasama siswa pada siklus I dengan persentase 64,28% berada pada kategori cukup (C) sehingga ketuntasan sikap kerjasama siswa pada siswa kelas IV belum tuntas secara klasikal 80%, sedangkan pada siklus II dengan persentase 87% maka sikap kerjasama siswa sudah meningkat berada pada kategori baik (B) sehingga sikap kerjasama siswa pada siswa kelas IV sudah tuntas secara klasikal 80%, dan penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe PBL (Problem Based Learning) dapat meningkatkan sikap kerjasama siswa kelas IV UPT SPF SDN Daya 1 Kota Makasar
PEMBERIAN HADIAH DAN HUKUMAN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK
Asmilawati, Nur;
febriati, farida;
kalsum, kalsum
Global Journal Basic Education Vol 3 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Permasalahan dalam penelitian ini rendahnya motivasi belajar peserta didik pada saat embelajaran berlangsung. Adapun rumusan masalah penelitian ini adalah “ Apakah dengan pemberian hadiah dan hukuman dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas III UPT SPF SD Inpres Toddopuli 1 Makassar. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah melalui strategi pemberian hadiah dan hukuman dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas III UPT SPF SD Inpres Toddopuli 1 Makassar. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah Penelitian Tindakan Kelas ( Classroom Action Reasearch ) atau biasa di singkat PTK yang terdiri beberapa tahap pelaksanaan meliputi : perencanaan, pelaksanaan, penelitian, observasi dan refleksi secara berulang yang di sebut siklus. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini di antaranya tes, observasi, catatan lapangan dan wawancara. Sedangkan teknik analisis datanya adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai rata- rata kognitif siswa pada siklus I yaitu 67,90 yang diperoleh dengan penggunaan metode ceramah; sedangkan nilai ratarata motivasi belajar pada siklus I sebesar 64,6% (termasuk kategori kurang berminat). Nilai rata-rata kognitif pada siklus II meningkat menjadi 74,61 dari siklus I yang hanya 67,90 karena siklus II menggunakan metode pemberian hadiah dan hukuman; sedangkan nilai rata-rata motivasi belajar meningkat menjadi 73,8% (termasuk kategori cukup berminat). Nilai ratarata kognitif pada siklus III meningkat menjadi 89,23 dari siklus II yang hanya 74,61; sedangkan nilai rata-rata motivasi meningkat menjadi 90,7% (termasuk kategori berminat) Berdasarkam hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan penerapan strategi pemberian hadiah dan hukuman dapat meningkatkan motivasi siswa pada kelas III UPT SPF SD Inpres Toddopuli 1 Makassar.
Penggunaan Aplikasi Quizizz untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Antusiasme Siswa Kelas V Sekolah Dasar dalam Evaluasi Pembelajaran
Chaerunnisa, Chaerunnisa;
Nurhaedah, Nurhaedah;
Rostina, Rostina
Global Journal Basic Education Vol 3 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Permasalahan pada penelitian ini ialah rendahnya hasil belajar dan antusiasme siswa dalam evaluasi pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penggunaan aplikasi Quizizz untuk meningkatkan hasil belajar dan antusiasme siswa kelas V B UPT SPF SD Inpres Pajjaiang dalam evaluasi pembelajaran. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif deskriptif, serta jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kualitatif dan kuantitatif deskriptif. Adapun sampel dalam penelitian ini yaitu 1 orang guru serta 30 orang siswa, yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Pada penelitian ini, peneliti bertindak sebagai guru dan guru kelas V bertindak sebagai observer. Berdasarkan data yang didapatkan selama pelaksanaan siklus I dan siklus II di kelas IV B UPT SPF SD Inpres Pajjaiang diperoleh hasil belajar siswa pada siklus I berada pada kategori kurang (K), sedangkan pada siklus II berada pada kategori baik (B) serta mencapai indikator yang telah ditetapkan. Kesimpulan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan aplikasi Quizizz paada evaluasi pembelajaran di kelas V dapat meningkatkan antusiasme dan hasil belajar siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PAIRED STORY TELLING UNTUK MMENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA PADA MATA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V SDN 156 PARIA
Rahmita, Siska;
Findiga H, Bhakti Prima;
Imran, Muh
Global Journal Basic Education Vol 3 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Permasalahan yang melatar belakangi penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SDN 156 Paria. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran paired story telling untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SDN 156 Paria. Jenis penelitian yang digunakan penelitian Tindakan kelas yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, pada setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 156 Paria, terdiri dari 22 siswa. Pengumpulan data dilakukan melaui observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada semester genap tahun ajaran 2022/2023 di SDN 156 Paria. Berdasarkan hasil observasi pada siklus I dikategorikan cukup dan pada siklus II menjadi kategori baik. Berdasarkan hal tersebut, nilai tes keterampilan berbicara siswa meningkat, dari siklus I berada dalam kategori cukup, dimana terdapat 10 siswa dikategorikan tuntas dan 11 siswa dikategorikan tidak tuntas. Kemudian meningkat pada siklus II berada pada kategori baik, dimana terdapat 20 siswa dikategorikan tuntas dan 2 siswa dikategorikan tidak tuntas, kesimpulan hasil penelitian dan pembahasan ini bahwa penerapan model pembelajaran paired story telling dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V SDN 156 Paria.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MEA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA KELAS IV SEKOLAH DASAR
Alim, Nur;
Hermuttaqien, Bhakti Prima Findiga;
Imran, Muh
Global Journal Basic Education Vol 3 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan tujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran means ends analysis untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematika kelas IV UPT SPF SD Inpres Tallo Tua 2 Fokus dari penelitian ini yaitu penerapan model pembelajaran means ends analysis dan kemampuan berpikir kritis. Subjek dari UPT SPF SD Inpres Tallo Tua 2 pada semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes hasil belajar, lembar observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran means ends analysis yang terdiri dari 4 langkah, yaitu: 1) mengidentifikasi perbedaan keadaan awal dengan tujuan, 2) mengidentifikasi keadaan sekarang dengan tujuan 3), menyajikan permasalahan kedalam sub-sub tujuan 4), memilih cara atau solusi penyelesaian. Dari penerapan model tersebut, hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran means ends analysis pada kelas IV mengalami peningkatan hasil belajar. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan Model pembealajaran means ends analysis dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematika peserta didik kelas IV UPT SPF SD Inpres Tallo Tua 2.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Siswa Kelas IV
Hasriani, Hasriani;
Febriati, Farida;
Muchtar, Hasriani
Global Journal Basic Education Vol 3 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Permasalahan dalam penelitian ini rendahnya hasil belajar siswa pada muatan pelajaran Matematika. Adapun rumusan masalah penelitian ini ialah bagaimana gambaran penerapan model problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada muatan pelajaran Matematika di Kelas IV. Dan yang menjadi tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan penerapan model problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada muatan pelajaran Matematika di Kelas IV. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK), yang terdiri dari dua siklus. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah sembilan orang pada semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu kualitatif dan kuantitatif. Hasil yang dicapai pada siklus I termasuk dalam kategori Rendah sedangkan pada siklus II hasil belajar siswa mengalami peningkatan yaitu kategori Sangat Tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada muatan pelajarn Matematika di Kelas IV.