cover
Contact Name
Muhammad Rizki
Contact Email
m.rizki8787@gmail.com
Phone
+6285219941987
Journal Mail Official
admin@jurnal-tmit.com
Editorial Address
Jalan Padang Bolak, No. 1B, Labuh Baru Timur, Pekanbaru-Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
ISSN : 28290232     EISSN : 28290038     DOI : -
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) adalah journal blind peer-review yang bersifat open access yang memungkinkan artikel tersedia secara online tanpa berlangganan apapun. JTMIT didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian, artikel teknis, konseptual dan laporan studi kasus dalam bidang Teknologi dan Manajemen secara umum, namun tidak terbatas secara implisit. Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) dikelola secara professional dan diterbitkan oleh Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual dalam membantu para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya
Arjuna Subject : -
Articles 600 Documents
Analisis Pengaruh Kendaraan Over Dimension Overload (ODOL) Terhadap Perkerasan Pada Ruas Jalan Timor Raya Vinsensius Budiman Pantas; Niakku Imanuel Maggang; Anie Adrianti Tuati
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. I (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.1028

Abstract

Kondisi kendaraan dengan beban berlebih menyebabkan jalan berada pada kondisi rusak sebelum akhir umur rencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kendaraan Over Dimension Overload (ODOL) terhadap perkerasan pada ruas Jalan Timor Raya. Penelitian dilakukan dengan menggunakan data berat kendaraan dari Jembatan Timbang Nunbaun Sabu untuk mengetahui Karakterik kendaraan, Karakteristik Muatan dan Nilai VDF Normal dan VDF ODOL. Survei pada Jalan Timor Raya dilakuakan untuk memperoleh Lalu lintas Harian Rata-rata (LHR). Kemudian Nilai VDF diproyeksikan dalam LHR untuk mendapatkan Nilai CESA Normal dan CESA ODOL. Kedua Nilai CESA ini kemudian dibandingkan dengan nilai CESA dengan VDF Manual Desain Perkerasan Jalan 2017.  Jenis muatan kendaraan yang masuk dalam kategori ODOL adalah kendaraan dengan jenis muatan Tanah, pasir, besi, semen yaitu 25,21% terhadap total kendaraan ODOL. Jenis kendaraan yang masuk kategori ODOL adalah kendaraan truk ringan (1.2) Sumbu Tandem roda ganda dengan nilai VDF 0,665, Truk Berat (1.2) Sumbu tandem roda ganda (1.2) dengan nilai VDF 0,472 dan Truk Berat (1.22) Sumbu Tridem Roda Ganda dengan nilai VDF 26,33. Pengaruh beban lalu lintas kendaraan ODOL pada Jalan Timor Raya mengalami penurunan umur rancana jalan 3,4 tahun jika dibandingkan dengan lalu lintas Normal dengan sisa umur rencana -64,44 % pada akhir umur rencana. 
Strategi Komunikasi Berbasis Digital Dalam Upaya Peningkatan Keputusan Masuk Mahasiswa Baru : (Studi Kasus: Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) Kertarajasa Batu) Wijaya, Patria; Endang Suswati; Tri Cicick Wijayanti
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (in press)
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.978

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi strategi komunikasi digital dan sosialisasi langsung dalam meningkatkan jumlah mahasiswa baru di STAB Kertarajasa Batu. Meskipun telah meraih akreditasi “BAIK SEKALI” dan masuk 10 besar kampus terbaik versi Webometrics, terjadi penurunan mahasiswa baru sejak 2018 hingga 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, dianalisis menggunakan pendekatan SWOT kuantitatif. Hasil menunjukkan kekuatan utama kampus meliputi tersedianya beasiswa (1,2), program Pabbajita (1,2), UKM (0,2), dan platform digital (1,2), dengan total skor S = 3,8. Kelemahan meliputi fungsi dosen PA belum maksimal (0,4), tidak ada sosialisasi langsung (1,2), kesenjangan intelektual (0,2), dan rendahnya motivasi mahasiswa (0,4), dengan W = 2,2. Peluang utama yaitu penerimaan mahasiswa samanera/atthasilani (1,2), studi banding (0,6), akses beasiswa (0,4), dan grup alumni (0,6), dengan O = 2,8. Ancaman meliputi banyaknya prodi di PTAB lain (1,2), sistem daring (0,9), basis calon mahasiswa minoritas (0,4), dan beasiswa anak asuh dari PTAB lain (0,6), dengan T = 3,1.
The Influence of Digital Culture on Employee Performance with Work Discipline as a Moderating Variable Hertya Andriani; Desi Ulpa Anggraini; Ishak; Mohamad Yusuf Golam; Sian Linda Lerebulan
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. I (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.1040

Abstract

This research is a quantitative research with an explanatory approach, which uses primary research to create hypotheses, test hypotheses, modify hypotheses, and prove the hypotheses that are built. The data used in this study is primary data that the researcher obtained from two hundred and eighty Bank Mandiri employees spread throughout Indonesia. The researcher obtained data from an online questionnaire containing ten questions about digital culture, employee performance, and work discipline. The data that the researcher obtained was analyzed using the smart PLS 4.0 analysis tool. The result of this article shows that the Digital Culture variable can have a positive relationship direction and a significant influence on employee performance. The P-values are positive and below the 0.05 significance level, namely 0.002. These results are in line with research. These results indicate that the better the Digital Culture, the easier it will be for employees to complete tasks and be more successful in completing targets. This, in turn, can improve Employee Performance. In the next row, the Work Discipline variable can moderate the influence of the Digital Culture variable on Employee Performance because the P-values also tend to be positive and below the 0.05 significance level, namely 0.000, smaller than direct testing. Thus, it can be concluded that this article's first and second hypotheses can be accepted and proven.
Integrasi Kinerja Lingkungan, Green Accounting Dan Sustainability Report Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan: (Studi Empiris Pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di BEI Tahun 2020-2023) Putry, Adesty; Muchriana Muchran; Linda Arisanty Razak
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (in press)
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh integrasi kinerja lingkungan, green accounting, dan sustainability report terhadap kinerja keuangan perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2020–2023. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi data panel. Sampel terdiri dari 10 perusahaan pertambangan yang secara konsisten mempublikasikan annual report dan sustainability report selama empat tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green accounting dan sustainability report berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan, sedangkan kinerja lingkungan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa efisiensi pengelolaan biaya lingkungan serta transparansi keberlanjutan menjadi faktor penting dalam meningkatkan profitabilitas dan daya saing perusahaan. Sebaliknya, pencapaian kinerja lingkungan belum sepenuhnya dianggap sebagai faktor utama dalam pengambilan keputusan ekonomi oleh investor. Penelitian ini memberikan implikasi bagi manajemen perusahaan dan pembuat kebijakan untuk lebih memperhatikan akuntansi hijau dan pelaporan keberlanjutan sebagai alat strategis dalam meningkatkan nilai perusahaan.
Tinjauan Literatur: Implementasi Manajemen Rantai Pasok Lean dan Green Nurhijriani Kasim
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (in press)
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.755

Abstract

Lean Green Supply Chain Management (Lean Green SCM) merupakan pendekatan integratif yang menggabungkan prinsip Lean Manufacturing dengan praktik Supply Chain Management yang berkelanjutan untuk menciptakan efisiensi operasional sekaligus meminimalkan dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk implementasi, sektor industri yang menerapkan, serta faktor pendukung dan penghambat Lean Green SCM melalui metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 35 artikel ilmiah yang relevan. Hasil studi menunjukkan bahwa Lean Green SCM diimplementasikan untuk meningkatkan kinerja perusahaan secara berkelanjutan melalui efisiensi biaya, pengurangan limbah dan emisi, serta peningkatan citra perusahaan. Sektor industri yang paling banyak menerapkan pendekatan ini meliputi manufaktur, logistik, transportasi, dan jasa. Faktor-faktor yang mendukung implementasi antara lain adalah kesadaran lingkungan, regulasi pemerintah, kolaborasi dengan pemasok, teknologi ramah lingkungan, serta dukungan manajemen. Sementara itu, tantangan utama yang dihadapi mencakup biaya implementasi yang tinggi, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan, ketidakpastian eksternal, dan kurangnya dukungan manajerial. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi perusahaan dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi implementasi Lean Green SCM secara efektif dan berkelanjutan.
Hubungan Pelanggan dengan Pelaku UMKM Konveksi di Kebumen dengan Pendekatan e-CRM : (Studi Kasus: Tonight Sablon) Munandar, Galih Mahardika; Dicasani, Alifta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (in press)
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.792

Abstract

Pendekatan pelaku usaha terhadap pelanggan menjadi aspek krusial dalam menghadapi kebutuhan dan keinginan yang terus berubah secara dinamis. Salah satu strategi yang dianggap efektif adalah penerapan Customer Relationship Management (CRM), khususnya dalam bentuk elektronik atau e-CRM melalui situs web. Dengan e-CRM, pelaku usaha dapat memanfaatkan data histori interaksi pelanggan untuk memahami preferensi, kebutuhan, serta ekspektasi pelanggan secara lebih akurat. Hal ini tidak hanya meningkatkan loyalitas pelanggan, tetapi juga memberikan nilai tambah dalam menjaga hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kinerja layanan pelanggan UMKM konveksi Tonight Sablon sebelum dan sesudah implementasi e-CRM berbasis website. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan model waterfall, dan evaluasi usability sistem dilakukan dengan System Usability Scale (SUS). Hasil pengujian menunjukkan nilai rata-rata SUS sebesar 69,375, yang mengindikasikan tingkat usability pada kategori acceptable. Studi ini menegaskan pentingnya optimalisasi e-CRM pada UMKM sebagai strategi peningkatan loyalitas dan kepuasan pelanggan. Dengan demikian, penguatan e-CRM melalui optimalisasi situs web dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan pelanggan.
Integration of Spatial Finance-Multi Criteria Decision Analysis with Monte Carlo Risk Simulation for Measuring Credit Risk in the Fisheries Aquaculture Sector Muhammad Rasyid Ridho; I Ketut Gunarta; Iwan Vanany
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (in press)
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.956

Abstract

Indonesia's aquaculture industry has substantial economic potential, but it faces considerable credit risk from natural disasters like floods, which lead to high Non-Performing Loans (NPLs). Current methods for assessing credit risk do not adequately consider geographical risk factors. This research addresses this by developing a model to quantify flood-induced credit risk. The model integrates a Spatial Finance approach, Spatial Multi-Criteria Decision Analysis (AHP-GIS), and Monte Carlo risk simulation. Using a case study of flood-related credit losses from 2020 to 2022 in Kampar Regency, Riau, the model effectively maps flood vulnerability zones by weighting geospatial criteria through AHP. Key findings indicate that incorporating spatial factors significantly influences loss predictions. Credit portfolios in high flood risk areas show a maximum estimated loss (Value at Risk - VaR) that is 4.67% higher compared to traditional assessment scenarios. Therefore, this model provides a measurable tool for financial institutions to adjust credit portfolios, implement location-specific risk reduction strategies, and ultimately improve financing stability in the aquaculture sector.
Identifikasi Potensi Bahaya Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Dengan Menggunakan Metode HIRARC: (Studi Kasus: PT. GGS) Fadili, Hamzah; Mohammad Fadli Perdana; Suryadi; Dicky Suryapranatha
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (in press)
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.1003

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) memegang peranan penting dalam menjaga keberlangsungan dan produktivitas industri manufaktur alat berat, khususnya di lingkungan produksi yang kompleks seperti PT GGS. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan potensi bahaya di area fabrikasi perusahaan menggunakan metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control) Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penilaian risiko menunjukkan bahwa 27% sumber bahaya masuk dalam kategori risiko tinggi, 53% sedang, dan 20% rendah. Risiko tertinggi terutama berada pada cedera fisik seperti tangan terkena gerinda, sakit pinggang akibat aktivitas pelurusan material, terpapar asap las tanpa alat pelindung pernapasan, serta potensi kaki tertimpa material karena fungsi magnet angkat yang tidak optimal. Penerapan HIRARC secara sistematis efektif untuk mengidentifikasi titik bahaya dan menentukan prioritas pengendalian berdasarkan tingkat risikonya.  Banyaknya risiko sedang dan tinggi menunjukkan perlunya strategi pengendalian yang nyata, berdasarkan data dan prioritas di tempat kerja. Pengendalian dilakukan berdasarkan kategori risiko tertinggi dan hasil penelitian ini menghasilkan rekomendasi kontrol yang sesuai dan mudah diterapkan di perusahaan.
Analisis Perawatan Mesin Dengan Menggunakan Metode Failure Modes And Effects Analysis (FMEA): (Studi Kasus: PT. Bukit Barisan Transport) Lita Susi Tri Lestari; Paris Johannes Ginting
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (in press)
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.1033

Abstract

Perawatan mesin bus yang tepat sangat penting untuk memastikan keandalan operasional dan keselamatan transportasi. Kerusakan pada komponen mesin yang tidak terdeteksi secara dini dapat menyebabkan kegagalan sistem dan berdampak pada meningkatnya biaya perbaikan serta terganggunya jadwal operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi kegagalan pada mesin bus menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Metode FMEA digunakan untuk mengidentifikasi mode kegagalan, menganalisis penyebab dan dampaknya, serta menentukan prioritas penanganan berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN). Data yang digunakan diperoleh dari catatan kerusakan dan perawatan rutin selama periode tertentu. Hasil analisis menunjukkan bahwa komponen dengan nilai RPN tertinggi adalah kompresor angin (RPN = 128) dengan interval perawatan setiap 41 hari, fan belt (RPN = 126) dengan interval perawatan setiap 32 hari, dan filter solar (RPN = 112) dengan interval perawatan setiap 21 hari. Ketiga komponen tersebut memerlukan perhatian khusus dalam perawatan berkala untuk mencegah kegagalan fungsi.
Penerapan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA) untuk Mengidentifikasi Kecacatan Palet Kayu: (Studi Kasus: CV Mandiri Jaya) Zidan Ramadhani; Hidayat; Yanuar Pandu Negoro
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (in press)
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.1039

Abstract

Kualitas produk menjadi faktor penting dalam menjamin kepuasan pelanggan dan daya saing industri. CV Mandiri Jaya sebagai perusahaan manufaktur palet kayu menghadapi permasalahan tingginya tingkat kecacatan produk, terutama berupa perbedaan dimensi, keretakan, dan mata kayu. Penelitian ini bermaksud guna mendeteksi tipe kecacatan dan menyusun prioritas perbaikan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) serta Fault Tree Analysis (FTA). Metode FMEA digunakan untuk menilai tingkat keparahan (Severity), kemungkinan kejadian (Occurrence), dan kemampuan deteksi (Detection), sehingga diperoleh Risk Priority Number (RPN) untuk menentukan prioritas risiko. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa kecacatan perbedaan dimensi mempunyai nilai RPN teratas sebesar 576, sehingga menjadi fokus utama perbaikan. Selanjutnya, metode FTA digunakan untuk menelusuri akar penyebab kecacatan melalui lima kategori utama (6M): manusia, mesin, metode, material, lingkungan, dan meansurement. Berdasarkan hasil analisis, dirumuskan usulan perbaikan berupa pelatihan operator, kalibrasi mesin, sortir bahan baku, penyusunan SOP, dengan pendekatan ini, perusahaan diharapkan mampu menurunkan taraf kecacatan dan mengembangkan mutu produk palet kayu secara kontinu.Kontribusi utama dari penelitian ini adalah penggabungan metode FMEA dan FTA secara terpadu untuk memberikan solusi strategis dan aplikatif dalam menurunkan tingkat kecacatan pada proses produksi palet kayu.