cover
Contact Name
Muhammad Rizki
Contact Email
m.rizki8787@gmail.com
Phone
+6285219941987
Journal Mail Official
admin@jurnal-tmit.com
Editorial Address
Jalan Padang Bolak, No. 1B, Labuh Baru Timur, Pekanbaru-Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
ISSN : 28290232     EISSN : 28290038     DOI : -
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) adalah journal blind peer-review yang bersifat open access yang memungkinkan artikel tersedia secara online tanpa berlangganan apapun. JTMIT didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian, artikel teknis, konseptual dan laporan studi kasus dalam bidang Teknologi dan Manajemen secara umum, namun tidak terbatas secara implisit. Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) dikelola secara professional dan diterbitkan oleh Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual dalam membantu para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya
Arjuna Subject : -
Articles 484 Documents
Implementasi Quality of Service (QoS) pada Jaringan Intra Pemerintah: (Studi Kasus: Pada Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan ) Viky G.L. Radja Pono; Indah Octaviani Laleb; Demas Eklopas Neno
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. I (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.789

Abstract

Merujuk pada Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), seluruh instansi pemerintah diwajibkan menggunakan Jaringan Intra Pemerintah, termasuk di tingkat kabupaten. Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) telah membangun jaringan intra pemerintah di 37 lokasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas jaringan tersebut menggunakan parameter Quality of Service (QoS) melalui pendekatan metode TIPHON. Dengan mengadopsi metodologi PPDIOO (Prepare, Plan, Design, Implement, Operate, Optimize), dilakukan redesain topologi jaringan dari model ring menjadi hybrid ring-star guna meningkatkan keandalan dan skalabilitas. Implementasi awal dilakukan di lima perangkat daerah, disertai standarisasi perangkat (OLT, ONT, router, switch) dengan spesifikasi tinggi. Hasil pengujian menunjukkan peningkatan signifikan, dengan throughput rata-rata mencapai 2.118 kbps (naik 120%), packet loss 1%, delay 118 ms, dan jitter 26 ms, yang dikategorikan “memuaskan”. Studi ini membuktikan bahwa pendekatan sistematis PPDIOO efektif dalam mengoptimalkan jaringan intra pemerintah. Rekomendasi mencakup perluasan implementasi ke seluruh lokasi, penerapan manajemen bandwidth berbasis kebutuhan, serta pemantauan jaringan secara real-time menggunakan tools seperti PRTG atau NetFlow.
The Influence of Human Resource Information System on Employee Performance Resonant Leadership Style as a Moderating Variable Syuryatman Desri; Muhammad; Cuhenda; Yoana Amelia Dewi; Fitri Devi Lestari Izaak
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. I (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.804

Abstract

With an explanatory approach, this quantitative research examines the influence of the human resource information system (HRIS) on employee performance and whether or not the resonant leadership style moderates this relationship. Primary data were collected from 350 Hypermart employees across Indonesia using a ten-item online questionnaire. Data were analyzed using Smart PLS 4.0. The results show that HRIS positively and significantly affects employee performance, with a p-value of 0.013. This implies that HRIS helps employees complete their tasks and achieve targets, enhancing performance. Additionally, the Resonant Leadership Style significantly moderates the influence of HRIS on performance, as indicated by a p-value of 0.004. Leaders with a resonant style can strengthen the effectiveness of HRIS, supporting better task completion and performance outcomes. These findings confirm the acceptance of both proposed hypotheses. The study highlights the importance of technological systems and leadership style in improving employee performance.
Perception As A Moderating Variable Of The Influence Of Sharia Financial Literacy On The Decision To Become A BSI Customer Rinna Ramadhan Ain Fitriah; Swadia Gandhi Mahardhika; Akbar Lufi Zulfikar; Nurfiza Widayati
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. I (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.834

Abstract

This study is a quantitative study with an explanatory approach, which uses previous research as the primary fuel to elaborate more deeply in this study and add new variations. The data used in this study are primary data that researchers obtained from 250 students throughout Indonesia. The data obtained was analyzed using the innovative PLS 4.0 analysis tool. The result of this article shows that the Sharia Financial Literacy variable can have a positive relationship direction and a significant influence on the decision to become a BSI customer. The P-values ​​in this article are positive and below the significance level of 0.05, namely 0.003. These results indicate that the Sharia Financial Literacy variable can improve students' financial conditions, intelligence, and so on, ultimately affecting the Decision To Become A BSI Customer. In the next row, the Perception variable can also moderate the influence of the Sharia Financial Literacy variable on the Decision To Become A BSI Customer because the P-values ​​are positive and below the significance level of 0.05, namely 0.000, more significant than the direct test, 0.003. Thus, it can be concluded that this article's first and second hypotheses can be accepted.
Analisis Faktor Penyebab Kelelahan pada Pekerja Kontruksi Outdoor dan Indoor yang dapat Mempengaruhi Kinerja dan Keselamatan Kerja Charlos Malino; Suharyanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i2.839

Abstract

Industri konstruksi di Indonesia menghadapi masalah serius terkait keselamatan dan kesehatan kerja (K3), dengan sektor konstruksi menyumbang 63,6% dari total kecelakaan kerja nasional menurut data BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2022. Kelelahan fisik pekerja, yang disebabkan oleh beban kerja berat serta faktor lingkungan seperti suhu ekstrem, pencahayaan, dan kebisingan berkontribusi signifikan terhadap tingginya angka kecelakaan. Oleh karena itu, pengelolaan kelelahan kerja menjadi kunci penting dalam menurunkan angka kecelakaan dan meningkatkan keselamatan pekerja di sektor konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor lingkungan kerja dan karakteristik individu terhadap tingkat kelelahan kerja pada pekerja konstruksi serta mengidentifikasi faktor yang paling berpengaruh dalam kelelahan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 81 pekerja berusia antara 20 hingga 50 tahun. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor-faktor fisik lingkungan kerja yang diukur menggunakan Wet Bulb Globe Temperature (WBGT) dan 4-in-1 Environment Meter, sementara variabel terikatnya adalah kelelahan kerja yang diukur melalui kuesioner International Fatigue Research Committee dan pengujian waktu reaksi. Berdasarkan hasil analisis regresi logistik, beberapa variabel yang mempengaruhi kelelahan kerja dapat diidentifikasi baik pada kondisi outdoor maupun indoor. Pada pekerja outdoor, dua variabel yang berpengaruh signifikan adalah Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan nilai p = 0,022 dan Temperatur dengan nilai p = 0,026. Sementara pada kondisi indoor, Intensitas Kebisingan menunjukkan pengaruh signifikan dengan nilai p = 0,039. Variabel lainnya seperti usia, lama kerja, intensitas cahaya, dan beban kerja tidak menunjukkan pengaruh signifikan pada kedua kondisi tersebut.
Total Productive Maintenance pada Mesin Press Paving Block: Analisis OEE, Six Big Losses, dan FMEA Radita Dwi Putera; Dewi Anggun Rahmawati; Ameliyana Rizky Syamara Putri Akhmad Yani
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.860

Abstract

Peningkatan efektivitas peralatan produksi merupakan tantangan utama dalam industri manufaktur, khususnya pada sektor Non-Metallic Mineral Product seperti paving block yang menuntut konsistensi kualitas dan ketepatan waktu. Mesin press sebagai inti proses pembentukan produk kerap menjadi titik kritis yang menentukan keberhasilan output. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja mesin press paving block di PT XYZ melalui pendekatan terintegrasi Total Productive Maintenance (TPM), pengukuran Overall Equipment Effectiveness (OEE), identifikasi Six Big Losses, serta analisis potensi kegagalan menggunakan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai OEE masih berada di bawah standar industri, dengan kerugian terbesar berasal dari Reduced Speed Losses dan Setup and Adjustment Losses. FMEA mengidentifikasi komponen-komponen kunci yang memengaruhi keandalan sistem, terutama pada unit penggerak dan sistem hidrolik yang memiliki nilai RPN tertinggi. Rendahnya efektivitas disertai gangguan operasional yang berulang mengindikasikan kelemahan sistem pemeliharaan yang masih reaktif serta kurangnya integrasi prosedur standar. Oleh karena itu, implementasi TPM secara menyeluruh dengan fokus pada penjadwalan perawatan, penyusunan standar setup, serta pelibatan aktif operator dalam pemeliharaan mandiri sangat disarankan. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan keandalan mesin, mengurangi pemborosan produksi, dan mendorong pencapaian efektivitas sistem secara berkelanjutan.
Analisis Pengendalian Bahan Baku Dengan Pendekatan Metode Economic Order Quantity (EOQ): (Studi Kasus: PT. ABC) Sella Arista; Dwi Irwati; Fibi Eko Putra
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.878

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pengendalian persediaan bahan baku di PT ABC melalui pendekatan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan peramalan Single Exponential Smoothing (SES). Masalah utama dalam pengelolaan persediaan adalah ketidaktepatan dalam perencanaan pemesanan yang menyebabkan kekosongan stok dan tingginya biaya penyimpanan. Berdasarkan data permintaan historis tahun 2024, metode SES digunakan untuk meramalkan kebutuhan bahan baku tahun 2025 sebesar 490.276,64 kg. Hasil peramalan ini kemudian dianalisis dengan pendekatan EOQ untuk menentukan jumlah pemesanan optimal. Analisis menunjukkan bahwa jumlah pemesanan ekonomis adalah sebesar 13.684,57 kg per pesanan, dengan frekuensi 38 kali pemesanan per tahun dan interval setiap 8 hari. Safety stock ditentukan sebesar 1.408,08 kg dan reorder point pada 8.217,5 kg. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan metode EOQ yang dikombinasikan dengan SES mampu meningkatkan efisiensi pengendalian persediaan dan menekan risiko kekurangan atau kelebihan stok. Penelitian ini berkontribusi secara praktis dalam memberikan solusi perencanaan pengadaan bahan baku yang terstruktur, serta secara teoretis menegaskan relevansi integrasi metode EOQ dan SES dalam manajemen persediaan.
Analisis Tindak Tutur (Speech Act) iklan Shopee_id di Instagram Kombong, Maxymilianus Soter Mite; Jappy Parlindungan Fanggidae
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. I (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.892

Abstract

Shopee merupakan salah satu perusahaan E-commerce yang terkemuka di Indonesia yang juga melakukan promosi lewat media sosial Instagram. Sebagai salah satu platform media sosial yang paling banyak digunakan di Indonesia, Instagram menjadi salah satu opsi media pengiklanan. Lewat akun Instagram shopee_id, Shopee mempromosikan produk-produk mereka. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi bahasa yang digunakan dalam postingan akun shopee_id dengan menggunakan pendekatan pragmatik khususnya tindak tutur. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui analisis caption/keterangan dalam setiap postingan. Terdapat sepuluh postingan yang dianalisis dalam tulisan ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa akun shopee_id memiliki pola yang repetitif dalam melakukan pengiklanan. Dalam setiap keterangan (caption) yang dicantumkan dalam postingan di akun Instagram, tindak tutur ilokusi yang digunakan bersifat direktif atau ajakan. Ilokusi ini disampaikan melalui kalimat ajakan baik secara langsung maupun tidak langsung. Di sisi lain, perlokusi sebagai konsekuensi yang diharapkan atas komunikan (pengikut akun shopee_id) adalah membeli produk-produk yang ditawarkan. Penggunaan ragam bahasa slang/gaul dan istilah asing dalam setiap postingan merupakan bentuk kesamaan pengetahuan (background knowledge) antara komunikator dan komunikan.
Electronic Word of Mouth as a Moderating Variable of the Influence of User-Generated Content on Purchasing Decisions Harjanto Suwardono
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. I (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.902

Abstract

This research is a quantitative study with an approach, namely the approach of several previous studies, as the main fuel to grow or create a hypothesis similar to prior research, modify it by adding several new variations, and prove it. The data that the researcher uses in this study is primary data that the researcher obtained from two hundred and fifty-five Eiger Customers in Indonesia who purchased goods through user-generated content intermediaries. The data used in this study is primary data that the researcher analysed using the smart PLS 4.0 analysis tool. The result in this article shows that the two hypotheses used in this study can be accepted and proven. In the first hypothesis, the User Generated Content variable is stated to have a positive relationship direction and a significant influence on Purchasing Decisions. This is because the  ​​P-value is positive and is below the significance level of 0.05, namely 0.016. These results are in line with previous studies that have been mentioned above. These results indicate that user-generated content can widen the market, make marketing more attractive, and ultimately influence purchasing decisions. In the next hypothesis, the Electronic-Word of Mouth variable can also moderate the influence of the User Generated Content variable on Purchasing Decisions. This is because the same thing is that the  ​​P-value is positive and below the significance tariff of 0.000. These results show that the Electronic Word Of Mouth variable can make attractive marketing even more attractive, so that after moderation, its influence is more substantial than before, 0.016
Good Corporate Governance As A Moderating Variable Of The Influence Of Green Accounting Variables On Environmental Performance Kusiyah; Rieneke Ryke Kalalo; Arifia Nurriqli; Loso Judijanto; Mega Arisia Dewi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. I (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.916

Abstract

This research is a quantitative study with an explanatory approach, which uses the three studies mentioned above as a fundamental basis for creating hypotheses, building hypotheses accompanied by arguments, and testing the hypotheses. Research data is needed to confirm the hypothesis. The research data used in this article is primary data that researchers obtained from ten environmental managers at BUMN companies under Rajwali Nusantra Indonesia. The data obtained by the researcher contains ten questions, including four questions about Green Accounting, four about Environmental Performance, and two about Good Corporate Governance. The data obtained by the researcher was analyzed using the smart PLS 4.0 analysis tool. The results in this article show that all hypotheses in this study can be accepted and proven. In the first hypothesis in this study, the Green Accounting variable can have a positive relationship direction and a significant influence on Environmental Performance. This is because the  ​​P-value is positive and is below the significance level of 0.05, namely 0.003. These results mean that the better the Green Accounting is, the more funds a company can save on environmental expenditures, such as environmental accidents, and so on. This can improve Environmental Performance. In the following hypothesis, the Good Corporate Governance variable can also strengthen the influence of the Green Accounting variable on Environmental Performance. The same thing indicates this: the  ​​P-value in the second column is positive and below the significance level of 0.05, namely 0.000.
The Moderating Role of Electronic Word of Mouth in the Relationship Between User-Generated Content and Purchase Decisions Bagus Yunianto Wibowo; Nanang Adie Setyawan; Destine Fajar Wiedayanti; Irin Mirrah Luthfia; Mona Inayah Pratiwi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. I (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.970

Abstract

This research is a quantitative study with an explanatory approach, namely an approach that relies on previous research for three purposes, namely: creating hypotheses, creating new variations on hypotheses that are different from previous research, and proving hypotheses. The data used in this study are primary data that researchers obtained from sources that are definitely credible in the form of Three Second customers, with a total of two hundred customers spread throughout Indonesia. The data that researchers obtained were analyzed using the innovative PLS 4.0 analysis tool. The conclusion is explained comprehensively in this section. In the first hypothesis in this article, it can be concluded that it is accepted and proven. This is because the P-values in this article are positive and below the 0.05 significance level, namely 0.007. The results mentioned by the researcher above are in line with a number of previous studies, namely. This means that better user-generated content on a product can make a larger market share, increase product recognition in the eyes of the public, and so on, which can increase Purchasing Decisions. In the following hypothesis, the Electronic-Word of Mouth variable can strengthen or moderate the influence of the User Generated Content variable on Purchasing Decisions because the same thing, namely the P-Value value, is positive and below the 0.05 significance level, namely 0.000. more significant than direct testing of 0.007. Thus, it can be concluded that the first and second hypotheses in this article can be accepted.