cover
Contact Name
Muhammad Rizki
Contact Email
m.rizki8787@gmail.com
Phone
+6285219941987
Journal Mail Official
admin@jurnal-tmit.com
Editorial Address
Jalan Padang Bolak, No. 1B, Labuh Baru Timur, Pekanbaru-Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
ISSN : 28290232     EISSN : 28290038     DOI : -
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) adalah journal blind peer-review yang bersifat open access yang memungkinkan artikel tersedia secara online tanpa berlangganan apapun. JTMIT didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian, artikel teknis, konseptual dan laporan studi kasus dalam bidang Teknologi dan Manajemen secara umum, namun tidak terbatas secara implisit. Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) dikelola secara professional dan diterbitkan oleh Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual dalam membantu para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya
Arjuna Subject : -
Articles 600 Documents
Pengaruh Karakteristik Material Fly Ash PLTU Bolok Dan Fly Ash PLTU Timor-1 Terhadap Nilai Kuat Tekan Beton Marthinus Alexander Bastian; Anastasia Henderina Muda; Lodia Semaya Amnifu; Melkias Petrus Lily
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 1 No. I (2022): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.1137

Abstract

Limbah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) seperti fly ash sebagai material pengganti semen merupakan inovasi yang berdampak positif pada lingkungan sebab dapat mengurangi emisi karbon dioksida yang dihasilkan dari produksi semen. Fly ash sendiri merupakan material pozzolan yang tidak memiliki sifat seperti semen namun dengan ukuran yang halus dan mengandung silika (Si) serta alumina (Al) mampu bereaksi dengan kapur dan air sehingga menghasilkan suatu massa yang padat. Selain itu pemanfaatan limbah fly ash menjadi pilihan yang baik guna mengurangi biaya produksi beton karena ketergantungan pada semen portland yang cenderung lebih mahal. Kupang memiliki dua PLTU aktif yakni PLTU Bolok dan PLTU Timor-1. Penelitian ini bertujuan untuk pemeriksaan kualitas fly ash di daerah Kupang yang bersumber dari kedua PLTU tersebut. Pemeriksaan kualitas fly ash meliputi pengujian fisik yakni kehalusan, konsistensi normal, dan pengujian berat jenis. Pemeriksaan terhadap kekentalan dilakukan dengan pengujian slump untuk setiap variasi campuran fly ash Bolok dan Timor-1 dalam beton sebesar 3%, 6%, 9%, 12%, dan 15%. Hasil pengujian slump untuk spesimen kontrol adalah 8.83 cm dan penggunaan fly ash Bolok sebagai pengganti semen didapatkan nilai slump untuk setiap variasi yakni 6.5 cm, 4.63 cm, 4.57 cm, 4.53 cm, dan 3.90 cm. Sedangkan hasil pengujian nilai slump fly ash Timor-1 sebagai bahan pengganti semen untuk setiap variasi didapatkan 8.5 cm, 7.83 cm, 6.5 cm, 5.5 cm, dan 5 cm. Hasil ini menunjukan nilai slump semakin menurun seiring dengan penambahan variasi fly ash dalam beton. Pemeriksaan terhadap kuat tekan beton untuk spesimen kontrol adalah 27.35 MPa dan penggunaan fly ash Bolok sebagai pengganti semen untuk setiap variasi mendapatkan 26.75 MPa, 25.68 MPa, 24.41 MPa, 22.9 MPa, 21.9 MPa. Sedangkan hasil pengujian kuat tekan beton untuk penggunaan fly ash Timor-1 sebagai sebagai pengganti semen untuk setiap variasi mendapatkan 26.33 MPa, 25.78 MPa, 25.47 MPa, 24.99 MPa, 22.19 MPa. Hasil ini menunjukan peningkatan kadar fly ash Bolok dan Timor-1 dalam beton dapat menurunkan kuat tekan beton.
The Influence of YouTube Beauty Vloggers on Cosmetic Consumer Decisions with Product Quality as a Moderating Variable Ernawati; Septa Intiar; Iswanto; Aresyama Hein Temmar; Ana Yuliana
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 1 No. I (2022): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.1144

Abstract

The research is a quantitative study with an explanatory approach, which makes previous research the main reference for creating, modifying, and proving the hypotheses in this study/. The data used in this study are primary data researchers obtained from consumers who purchased cosmetic products recommended by vloggers on the YouTube platform. The data used in this study were analyzed using the smart PLS 4.0 analysis tool. The result in this article shows that the YouTube Beauty Vloggers variable can have a positive relationship direction and a significant influence on Cosmetic Consumer Decisions because the P-Values ​​are positive and below the 0.05 significance level, namely 0.008. These results are in line with the fifteenth study. The difference is that this study's independent and dependent variables are more specific, namely, YouTube Beauty Vloggers and Cosmetic Consumer Decisions. These results also show that YouTube Beauty Vloggers can improve Purchasing Decisions, increase market share, and improve the company's financial stability. In addition, the product quality variable can also moderate the influence of the YouTube Beauty Vloggers variable on the cosmetic consumer decisions variable because the P-values ​​are also positive and below the 0.05 significance level, namely 0.000, which is more significant than direct testing. Thus, it can be concluded that this article's first and second hypotheses can be accepted and proven.
Pengembangan Disiplin Ilmu Dan Program Studi Manajemen Rekayasa: Upaya Peningkatan Daya Saing Industri Indonesia Lucia Diawati
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 3 No. I (2024): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v3iI.1168

Abstract

Disiplin keilmuan manajemen rekayasa telah berkembang lama di dunia, tetapi belum cukup dikenal di Indonesia. Banyak praktisi industri, bahkan para akademisi, yang bertanya tentang disiplin keilmuan manajemen rekayasa. Manajemen rekayasa merupakan bidang keilmuan rekayasa (engineering) yang mengintegrasikan pengetahuan dan keterampilan rekayasa dan manajemen untuk pengelolaan proyek rekayasa dalam proses pembaharuan (renewal) guna peningkatan kinerja sistem secara substansial. Secara formal, perkembangan bidang keilmuan rekayasa di Indonesia dimulai dengan berdirinya Program Studi (Prodi) Sarjana Manajemen Rekayasa di ITB pada tahun 2010. Pendirian Prodi Manajemen Rekayasa ITB merupakan jawaban ITB terhadap tantangan yang dihadapi industri nasional berupa persaingan skala global dengan perubahan teknologi dan lingkungan bisnis yang sangat cepat. Kondisi tersebut menuntut perusahaan-perusahaan untuk mampu melakukan dan mengelola proses pembaharuan secara efektif dan efisien, seperti pengembangan produk, teknologi, sistem/sub sistem baru, guna menciptakan basis kekuatan baru bagi perusahaan untuk bertahan dan berkembang dalam jangka panjang. Makalah ini bertujuan untuk membahas mengenai bidang keilmuan manajemen rekayasa dan perannya untuk membangun keunggulan kompeittif industri nasional. Makalah ini juga membahas tentang Prodi Sarjana MR ITB terkait dengan latar belakang pendiriannya, visi dan misi, profil dan kompetensi lulusan, struktur kurikulum, serta lapangan pekerjaan bagi lulusannya. Makalah ini merupakan bentuk diseminasi bidang keilmuan manajemen rekayasa di Indonesia sehingga dapat diaplikasikan secara luas untuk membangun daya saing industri nasional khususnya dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia umumnya. 
Evaluating The Environmental Impacts of Electricity Grids and Geographical Factors on Co₂ Emissions from Electric Vehicle Adoption Lucia Diawati; Fandi Rahanra
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v3i2.1172

Abstract

The global interest in electric vehicles (EVs) to reduce CO2 emissions requires understanding their emission-mitigating factors. This study investigates how electricity grid characteristics and geographical factors affect EV adoption and associated emissions. We address two questions: (1) Does a country's electricity grid significantly impact EV effectiveness in reducing CO2 emissions? and (2) To what extent does the geographical factor of EV production influence emissions? Two methodologies are used to answer these QRs: life cycle assessment to calculate the CO2 emission throughout the EV life cycle, subject to the electricity grid and EV supply chain, and system dynamics to simulate the impact of EV adoption on CO2 emission reduction. The results will provide valuable insights for policymakers, enabling them to design effective strategies to promote sustainable EV adoption and maximize the environmental benefits of transitioning to electric mobility.
User-Generated Content as A Moderating Variable of the Influence of Brand Trust on Purchasing Decisions Sumarwanto; Sulistyo Budi Utomo; Rahmat Aji Nur Yakin; Sherly Ernawaty Susanto; Eva Desembrianita
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i2.1182

Abstract

The primary data used in this research were obtained directly from Bank Malaysia employees across Indonesia. The data obtained was analyzed using the smart PLS 4.0 analysis tool. The results of the first row of the third table show that the Brand Trust variable can have a positive relationship direction and a significant influence on Purchasing Decisions because the P-Values ​​are positive and below the significance level of 0.05, namely 0.005. These results indicate that the Brand Trust variable can widen market share, increase sales quantity, and ultimately influence Purchasing Decisions. In addition, the User Generated Content variable can also moderate the influence of the Brand Trust variable on the Purchase Decision variable because the same thing is that the P-Values ​​value is positive and is below the significance level of 0.05, namely 0.000. After all, the  ​​P-value is positive and below the significance level of 0.05, 0.000. Thus, it can be concluded that this article's first and second hypotheses can be accepted and proven.
Trump's 19% Tariff Policy for Indonesia: Its Impact on Infrastructure Development and Food Independence Wilda Sumarsyah; Silviani Joice Lengah; Nurjanna Ladjin; Dyah Ayu Suryaningrum; Ainil Mardiah
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i2.1191

Abstract

This research is a qualitative study with a descriptive approach, an approach characterized by descriptive texts addressing the main topic. The main topics covered include the 19% Trump tariff, infrastructure development, and food independence. The data used in this study are secondary data obtained from various credible sources, such as scientific articles, magazines, books, and other sources commonly used in research. The data were analyzed through the stages of data collection, data reduction, data selection, and conclusion drawing. The conclusion in this article shows that Indonesia faces an increased expenditure burden compared to its previous level. This increased expenditure burden will also increase the financing burden. Indonesia is currently implementing efficiency measures. Potential investors may be reduced, and the author assumes that previously prioritized programs such as infrastructure development and food self-sufficiency will also be impacted.
Work Environemnt As A Moderating Variable Of The Influence Of Work Facility On Employee Performance Septin Maisharah
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i2.1198

Abstract

This research is a quantitative research with an explanatory approach, namely an approach that makes previous research the main support for building, modifying, or adding to, and proving the hypotheses in this article. The data used in this research is primary data that the researcher obtained from one hundred lecturers and educational staff at STIKES Muhammadiyah Bojonegoro. The data obtained by the researcher was analyzed using the smart PLS 4.0 analysis tool. The result in this article shows that the Work Facilities variable can have a positive and significant influence on the Employee Performance variable because the P-Values ​​are positive and below the significance level of 0.05, namely 0.025. These results are in line with the research. These results indicate that Work Facilities can facilitate Employee Performance, make work results more qualified, and ultimately improve Employee Performance. In addition, the Work Environment variable can also moderate the influence of the Work Facilities variable on the Employee Performance variable because the same thing is that the P-Values ​​are positive and below the significance level of 0.05, namely 0.000, more significant than direct testing. Thus, a good work environment that supports employees in working, accompanied by Work Facilities, can significantly influence Employee Performance.
Mental Health as a Moderating Variable of the Effect of Work Performance Assessment on Employee Performance of Health Workers in East Java Septin Maisharah
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 1 No. I (2022): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.1202

Abstract

This study investigates the influence of work performance assessment on employee performance, with mental health as a moderating variable. Employing a quantitative explanatory approach, data were collected from 300 health workers and analyzed using SmartPLS 4.0. The findings demonstrate that work performance assessment positively and significantly affects employee performance (p = 0.014). Furthermore, mental health strengthens this relationship, acting as a significant moderating factor (p < 0.001). These results suggest that systematic performance evaluation enhances employee enthusiasm, motivation, and output and highlights the critical role of mental health in optimizing performance outcomes. The study confirms both proposed hypotheses and emphasizes the importance of integrating psychological well-being into human resource management strategies to sustain employee effectiveness and organizational success.
Analisis Stabilitas Lereng Pada Ruas Jalan Nasional Timor Raya Km. 43+300 Dengan Perkuatan Bored Pile Welem MWL Daga; Yermias E. Lay; Joko Suparmanto; Indradhi Lasmana; Michael F. Milla
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/z3ak9a96

Abstract

Ruas Jalan Nasional Oesao - Bokong khususnya pada STA 43+300 yang letaknya berdekatan dengan anak sungai, senantiasa menghadapi permasalahan teknis berupa kerusakan perkerasan jalan aspal yang ditandai dengan terjadinya retak memanjang, bergelombang pada permukaan jalan dan longsor pada permukaan jalan. Data dari Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional Provinsi Nusa Tenggara Timur, paket penanganan longsor Camplong, STA 43+300, ruas Oesao - Bokong, Pada bulan Oktober 2018, terjadi longsor dan menyebabkan amblesan sebagian badan jalan dan bahu jalan dengan panjang longsor kurang lebih 100 meter. Penanganan yang dilakukan adalah pemasangan gabion. Pada tahun 2022, permukaan jalan kembali ambles sejauh 40 meter dan beda elevasi berkurang kurang lebih 20 cm. Mitigasi longsor dengan menggunakan gabion belum efektif dalam menanggulangi permasalahan longsor yang terjadi di Jalan Nasional Oesao-Bokong khususnya pada STA 43+300. Berdasarkan kajian penanganan longsor, beberapa metode dapat digunakan untuk mitigasi potensi longsor pada lereng, salah satunya adalah penggunaan tiang bor. Tiang bor digunakan sebagai penahan geser apabila dinding penahan saja tidak mampu menahan tekanan tanah lateral. Tiang bor juga dapat memberikan daya dukung yang lebih efektif. Hasil kajian penanganan ruas jalan Timor Raya KM 43+300 dengan Perkuatan Tiang Bor menunjukkan bahwa penyebab longsor yang terjadi pada ruas jalan Nasional Oesao – Bokong STA. 43+300 adalah geometri lereng yang tidak stabil, penurunan tanah pada tanggul yang kurang rapat, limpasan air sehingga terjadi rembesan yang membentuk aliran akibat curah hujan yang tinggi menyebabkan lereng dalam kondisi jenuh dan adanya gaya luar yang mempengaruhi kestabilan lereng yaitu beban kendaraan. Analisis lereng menggunakan pemodelan alternatif 4 dengan menggunakan Software Geo5 menghasilkan faktor keamanan (SF) sebesar 1,30 dengan menggunakan tiang bor berdiameter 50 cm dan kedalaman 8 meter serta jarak antar tiang 1,2 meter.
Desain Dan Analisis Akses Internet Menggunakan Kabel LAN Di Fakultas Ilmu Komputer Univa Labuhanbatu Siregar, Sarifah Hanum; Ritonga, Wahyu Azhar; Pasaribu, Endi Zunaedy
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.737

Abstract

Jaringan komputer kini menjadi salah satu kebutuhan sangat penting dalam mendukung kegiatan akademik dan administratif bagi Universitas. Penelitian ini membahas pembangunan jaringan internet menggunakan kabel LAN di Fakultas Ilmu Komputer. Metode yang digunakan meliputi survei lokasi, pengumpulan data, perancangan topologi jaringan, instalasi perangkat keras, serta pengujian performa jaringan menggunakan perangkat lunak bantu. Topologi jaringan yang dipilih adalah topologi star dengan penggunaan switch sebagai pusat distribusi. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui desain pengunaan LAN di Fakultas Ilmu Komputer. Hasil dari penelitian ini fakultas Ilmu komputer dapat menggunakan akses internet dengan kabel LAN dengan pembuktian bahwa penggunaan kabel LAN mampu memberikan koneksi yang lebih stabil, kecepatan transfer data yang lebih tinggi, serta keamanan yang lebih baik dibanding jaringan Wirelles. Sekitar 30 lebih pengguna aktif dapat terpenuhi akses internetnya secara bersamaan tanpa mengalami penurunan kualitas koneksi, namun dapat disesuaikan dengan kapasitas dan kualitas perangkat yang digunakan.