cover
Contact Name
Rima Rikmasari
Contact Email
pedagogik@unismabekasi.ac.id
Phone
+6282231491718
Journal Mail Official
pedagogik@unismabekasi.ac.id
Editorial Address
Alamat Redaksi Jurnal Pedagogik Universitas Islam 45 Bekasi Gedung E FKIP UNISMA Bekasi, Jalan Cut Meutia No.83 Bekasi 17113 Telp/Fax. 021-8820383
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : 26855461     DOI : https://doi.org/10.33558/pedagogik.v10i1
Jurnal Pendidikan Dasar Pedagogik Berisi tulisan tentang pendidikan dasar yang berkaitan dengan : Teori dan praktek pembelajaran serta gagasan konseptual, Bimbingan dan konseling di Sekolah Dasar, Hasil penelitian pendidikan dan pengajaran sekolah dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 200 Documents
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR PADA MATERI FPB DAN KPK Arrahim -; Nur Isnaini Salbia
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9 No 1 (2021): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v9i1.2994

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu alat untuk meningkatkan taraf hidup bangsa. Pada dasarnya pendidikan merupakan sebuah upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Pendidikan dapat ditempuh salah satunya di sekolah, dari beberapa mata pelajaran yang di pelajari siswa, matematika merupakan salah satu ilmu yang sangat penting dalam dunia pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan proses analisis data lebih menkankan pada penyimpulan perbandingan tinjauan pustaka dari beberapa jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan model Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, selain itu dapat melibatkan siswa untuk berkelompok aktif dalam memahami masalah, merencanakan masalah, menyelesaikan masalah, dan melihat kembali masalah. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning dapat dijadikan sebagai solusi untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa sekolah dasar.
PENERAPAN MODELPEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA SEKOLAH DASAR PADA MATERI SUMBER DAYA ALAM Yudi Budiarti; Fanny Sumirat; Astina Kusuma Murti
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9 No 1 (2021): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v9i1.2995

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah pemberian pengalaman belajar kepada siswa yang menekankan pada pengalaman langsung, agar siswa memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang alam sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan proses analisis data lebih menekankan pada penyimpulan perbandingan tinjauan pustaka dari beberapa jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), selain itu dapat mengarahkan siswa menjadi aktif, melatih kerjasama dan tanggung jawab dalam kelompok sehingga dapat membangun rasa percaya diri siswa dan memotivasi siswa untuk saling meningkatkan perolehan poin kelompoknya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Teams Games Tournament (TGT) dijadikan sebagai solusi untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar.
PENINGKATAN KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PENDEKATAN MIKIR DENGAN MENGGUNAKAN WHATSAPP GROUP PADA MASA PANDEMI COVID 19 Fery Muhamad Firdaus
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8 No 2 (2020): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v8i2.3175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa kelas VI sekolah dasar pada konsep luas lingkaran, serta memperbaiki proses pembelajaran moda daring menggunakan platform Whataspp Group melalui pendekatan MIKiR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi, dan Refleksi). Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas VI SDN Ambarukmo semester I Tahun Ajaran 2020/2021 sebanyak 28 siswa dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan kedalam dua siklus. Tahapan pelasksanaan penelitian tindakan kelas ini yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan representasi matematis siswa sekolah dasar melalui pendekatan MIKiR dengan menggunakan Whatsapp Group pada masa pandemic Covid 19, serta pentingnya kegiatan mengalami dan interaksi dalam proses pembelajaran bermakna learning by doing. Sehingga pendekatan MIKiR dapat dijadikan salah satu alternatif dalam pelaksanaan pembelajaran di masa pandemic Covid 19.
PENDEKATAN SCIENCE ENVIRONMENT TECHNOLOGY SOCIETY (SETS) SEBAGAI ALTERNATIF DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA MATERI CAHAYA DI SEKOLAH DASAR Rini Endah Sugiharti; Talitha Zuleika Sukowati
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8 No 2 (2020): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v8i2.3176

Abstract

Pembelajaran IPA adalah ilmu yang mempelajari peristiwa-peristiwa yang terjadi di alam dengan melakukan observasi, eksperimentasi, penyimpulan, penyusunan teori agar siswa mempunyai pengetahuan, gagasan dan konsep yang terorganisasi tentang alam sekitar, yang diperoleh dari pengalaman melalui serangkaian proses ilmiah antara lain penyelidikan, penyusunan dan penyajian gagasan-gagasan hakikat pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran IPA siswa di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan proses analisis data lebih menekankan pada penyimpulan perbandingan tinjauan pustaka dari beberapa jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan pendekatan Science Environment Technology Society (SETS) dapat meningkatkan hasil belajar ipa dalam aspek kognitif, selain itu dapat sepenuhnya melibatkan siswa untuk mengembangkan kegiatan kreatif dan aktif dalam pembelajaran sehingga dapat membangun rasa percaya diri siswa untuk menjawab setiap permasalahan melalui berbagai strategi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa menggunakan pendekatan Science Environment Technology Society (SETS) dapat dijadikan sebagai solusi untuk meningkatkan hasil belajar IPA di sekolah dasar.
MENINGKATKAN KEBERHASILAN PEMBELAJARAN APRESIASI PUISI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL SYNECTICS PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI CIMALAKA III SUMEDANG Iis Hernawati; Panji Maulana
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8 No 2 (2020): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v8i2.3177

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pendapat ahli dan hasil penelitian yang menyatakan bahwa masih rendahnya kemampuan apresiasi puisi siswa sekolah dasar di Indonesia. Dalam upaya mengatasi permasalahan rendahnya kemampuan apresiasi puisi, peneliti menggunakan model pembelajaran Synectics. Model Synectics adalah model pembelajaran yang banyak melibatkan siswa untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah (problem solving) dan ekspresi kreatif (creative expression). Model ini juga menekankan bahwa ide-ide yang bermakna dapat meningkatkan aktivitas kreatif melalui bantuan daya pikir yang lebih kaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan pembelajaran apresiasi pusisi; dan 2) Meningkatkan kemampuan apresiasi puisi siswa keas VI SDN Cimalaka III Sumedang. Prosedur yang ditempuh penulis dalam Penulisan Tindakan Kelas ini adalah prosedur yang digunakan model Kemmis dan Mc Taggat dengan sistem model spiral yang dimulai dengan rencana, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran apresiasi puisi dengan menggunakan model Synectic dapat meningkatkan kemampuan apresiasi puisi. Hal ini terlihat dari Hasil dari peningkatan nilai mata pelajaran bahasa Indonesia dibuktikan dengan peningkatan rata-rata hasil nilai evaluasi peserta didik. Dari hasil penilaian siklus I mendapatkan rata-rata 61,80, dan pada siklus II mendapatkan rata-rata 73,88. Berdasarkan hasil rata-rata tersebut maka kenaikan prestasi siswa pada siklus I ke siklus II adalah 12,08 ini berarti ada kenaikan prestasi siswa dari siklus I ke siklus II.
THE UTILIZATION OF THE TAKE AND GIVE MODEL IN IMPROVING THE STUDENTS 'SCIENCE LEARNING OUTCOMES OF GROWTH MATERIALS AND ITS FUNCTIONS Rima Rikmasari; Amy Nafrida
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8 No 2 (2020): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v8i2.3178

Abstract

Penguasaan terhadap sains sangat mendukung kemajuan suatu bangsa, salah satu tolak ukur dalam melihat keberhasilah tercapainya tujuan pembelajaran siswa dalam pembelajaran IPA adalah hasil belajar IPA siswa. Realita dilapangan masih menunjukkan rendahnya hasil belajar siswa sekolah dasar. Untuk mewujudkan pembelajaran IPA yang baik dalam mencapai tujuan pembelajaran pemanfaatan model take and give dapat diterapkan dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini dilakukan dengan mengkaji beragam literatur dari beragam sumber untuk ditarik kesimpulan. Hasil belajar dalam pembelajaran IPA, siswa dapat mencapai indikator berikut, yaitu: 1) Memahami struktur bagian tumbuhan dan fungsinya (akar, daun, batang, dan bunga), 2) Memahami struktur bagian tumbuhan dan fungsinya (akar, daun, batang, dan bunga), 3) Mendeskripsikan informasi seputar struktur bagian tumbuhan dan fungsinya (akar, daun, batang, dan bunga), 4) Menjelaskan secara lisan dan mendengarkan penjelasan yang dilakukan siswa lainnya, 5) Mengumpulkan banyak informasi mengenai tumbuhan beserta fungsinya. Penulisan artikel ini diharapkan dapat memberi masukan bagi sekolah dalam memperbaiki proses pembelajaran khususnya dalam mata pelajaran IPA di sekolah dasar.
MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA SEKOLAH DASAR Aningsih Aningsih; Shinta Prima Wolosah
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8 No 2 (2020): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v8i2.3179

Abstract

Pemahaman konsep merupakan pokok penting dalam pembelajaran karena sangat berguna bagi siswa sebagai dasar berpikir untuk merumuskan prinsip dan teori pembelajaran, sehingga siswa diminta untuk lebih aktif dalam melakukan kegiatan belajar mengajar. Berdasarkan hasil kajian literature dari beberapa artikel jurnal menunjukkan bahwa proses pembelajaran IPA di sekolah dasar masih kurang aktif dan inovatif, siswa lebih banyak mengandalkan guru dalam proses pembelajaran. tidak diberikan kesempatan untuk mengembangkan informasi sendiri sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman terhadap konsep-konsep IPA. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan menerapkan model Guided Discovery Learning. Guided Discovery Learning merupakan model pembelajaran yang bertujuan agar siswa secara mandiri dapat menyelidiki dan menganalisis serta menemukan konsep pembelajaran itu sendiri walaupun masih dalam pengawasan dan bimbingan guru. Dengan menerapkan model pembelajaran ini, siswa dapat menghubungkan pengetahuan yang sudah dimilikinya dengan pengetahuan yang baru. Prediksi hasil dengan menerapkan model pembelajaran Guided Discovery Learning, diyakini dapat meningkatkan pemahaman konsep IPA siswa dengan indikator (1) menafsirkan sebuah konsep pembelajaran, (2) mengklasifikasi objek- objek menurut sifat-sifat tertentu (sesuai dengan konsepnya), (3) merangkum dan menyimpulkan materi menjadi suatu konsep pembelajaran, dan (4) mendeskripsikan pembelajaran secara verbal.
SOLUSI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKn) SEKOLAH DASAR Kori Sundari; Pebriana Rahmahwati
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8 No 2 (2020): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v8i2.3180

Abstract

Berdasarkan terhadap artikel-artikel jurnal dengan permasalahan hasil belajar PKn secara umum ditemukan beberapa fakta yaitu rata-rata siswa mengalami kesulitan dalam memahami pembahasan materi pada mata pelajaran PKn, sehingga hasil belajar yang diperoleh siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang sudah ditetapkan yaitu 75. Pembelajaran PKn dan guru juga merasa kesulitan dalam membuat suatu media pembelajaran yang bisa menarik perhatian siswa pada saat guru menyampaikan materi pembelajaran juga sebagai penunjang pembelajaran agar siswa mudah memahami pokok pembahasan dalam materi mata pelajaran PKn yang disampaikan oleh guru sehingga mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Permasalahan di atas dapat diatasi dengan menggunakan Model Kooperatif Tipe Make a Match. Make a Match pembelajaran yang menyenangkan karena siswa terjun langsung dalam materi yang diberikan dan mengembangkan materi yang akan diskusikan bersama pasangannya. Make a Match membuat aktivitas belajar siswa dapat meningkat, dan dapat membangkitkan kreativitas dan kerjasama siswa antara pemegang kartu pertanyaan dan kartu jawaban. Langkah-langkah model Make a Match sebagai berikut 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) evaluasi. Prediksi hasil dengan menggunakan model pembelajaran Make a Match, siswa diyakini dapat meningkatkan hasil belajar PKn dalam indikator penilaian hasil belajar ranah kognitif dari kemampuan (C1) mengingat hingga (C6) mencipta.
PENERAPAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA SEKOLAH DASAR PADA MATERI GERAK BENDA Yudi Budianti; Syafira Salsabila
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8 No 2 (2020): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v8i2.3181

Abstract

Pemahaman konsep pembelajaran IPA di Sekolah Dasar masih tergolong rendah, terbukti dengan banyaknya siswa yang masih belum bisa memenuhi indikator dari pemahaman konsep tentang materi gerak benda, contohnya siswa masih belum bisa membandingkan antara gerak benda satu dengan gerak benda lainnya. Hal tersebut disebabkan karena : (1) guru hanya menggunakan metode konvensional, (2) guru hanya mengejar target kurikulum, (3) metode kurang bervariasi dan tidak menggunakan media pembelajaran, (4) siswa kurang terlibat dalam pembelajaran, dan (5) guru masih menekankan konsep-konsep yang ada dibuku saja. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep IPA siswa Sekolah Dasar pada materi gerak benda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan proses analisis data dan lebih menekankan padapenyimpulan perbandingan tinjauan pustaka dari beberapa jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode eksperimen dapat meningkatkan pemahaman konsep IPA, karena metode eksperimen dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa, kegiatan pembelajarannya pun diisi dengan melakukan percobaan dan pengamatan yang sangat sesuai dengan semua materi atau konsep-konsep IPA yang diajarkan di Sekolah Dasar. Dengan demikian siswa dapat mencapai indikator dari pemahaman konsep yaitu menafsirkan, mencontohkan, merangkum menyimpulkan, membandingkan, mengklasifikasikan, dan menjelaskan. Maka dapat disimpulkan bahwa metode eksperimen dapat dijadikan sebagai solusi untuk meningkatkan pemahaman konsep IPA siswa Sekolah Dasar dengan memperhatikan alat, bahan dan waktu dalam pelaksanaan kegiatan eksperimen.
PENERAPAN MODEL REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) SEBAGAI ALTERNATIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR PADA MATERI PECAHAN Arrahim Arrahim; Yudi Budianti; Aulia Nurfadila
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8 No 2 (2020): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v8i2.3182

Abstract

Pembelajaran Matematika adalah suatu proses yang diselenggarakan oleh guru untuk membelajarkan siswa guna memperoleh ilmu pengetahuan dan keterampilan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran matematika siswa di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan proses analisis data lebih menekankan pada penyimpulan perbandingan tinjauan pustaka dari beberapa jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan model Realistic Mathematics Education (RME) dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Realistic Mathematics Education (RME) dapat dijadikan sebagai solusi untuk meningkatkan hasil belajar matematika di sekolah dasar.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 13 No. 1 (2025): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 12 No. 2 (2024): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 12 No. 1 (2024): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11 No 2 (2023): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10 No 1 (2022): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9 No 2 (2021): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9 No 1 (2021): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8 No 2 (2020): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8 No 1 (2020): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7 No 2 (2019): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7 No 1 (2019): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6 No 2 (2018): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6 No 1 (2018): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5 No 2 (2017): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5 No I (2017): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2016): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 1 (2016): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3 No 1 (2015): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2 No 2 (2014): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2 No 1 (2014): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1 No 2 (2013): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1 No 1 (2013): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar More Issue