cover
Contact Name
Rima Rikmasari
Contact Email
pedagogik@unismabekasi.ac.id
Phone
+6282231491718
Journal Mail Official
pedagogik@unismabekasi.ac.id
Editorial Address
Alamat Redaksi Jurnal Pedagogik Universitas Islam 45 Bekasi Gedung E FKIP UNISMA Bekasi, Jalan Cut Meutia No.83 Bekasi 17113 Telp/Fax. 021-8820383
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : 26855461     DOI : https://doi.org/10.33558/pedagogik.v10i1
Jurnal Pendidikan Dasar Pedagogik Berisi tulisan tentang pendidikan dasar yang berkaitan dengan : Teori dan praktek pembelajaran serta gagasan konseptual, Bimbingan dan konseling di Sekolah Dasar, Hasil penelitian pendidikan dan pengajaran sekolah dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 200 Documents
ANALISIS STRATEGI PEMBELAJARAN GURU PENGGERAK DALAM MEWUJUDKAN KEPEMIMPINAN PESERTA DIDIK DI SDN BUAH GEDE Siti Sarni; Syachruroji, Ahmad; Pamungkas Alamsyah, Trian
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 13 No. 1 (2025): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v13i1.10146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pembelajaran guru penggerak dalam untuk mewujudkan kepemimpinan peserta didik di SD Negeri Buah Gede. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah guru penggerak, kepala sekolah dan peserta didik kelas VI. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa: 1) proses perencanaan strategi guru penggerak dalam mewujudkan kepemimpinan peserta didik dengan membuat modul ajar yang tercantum tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, model pembelajaran, media pembelajaran dan evaluasi pembelajaran, 2) pelaksanaan strategi pembelajaran guru penggerak dalam mewujudkan kepemimpinan peserta didik dengan melaksanakan pembelajaran yang meliputi aspek suara (voice), aspek (choice) dan aspek kepemilikan (ownership), 3) hasil penerapan strategi pembelajaran guru penggerak dalam mewujudkan kepemimpinan peserta didik terlihat dengan peserta didik dapat mandiri, bernalar kritis dan kreatif, 4) tantangan guru penggerak dalam mewujudkan kepemimpinan peserta didik yaitu sarana dan prasarana dan kesadaran peserta didik dalam pembelajaran. Strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru penggerak dapat mewujudkan kepemimpinan peserta didik di kelas VI SDN Buah Gede.
PENGARUH KECERDASAN EMOSI TERHADAP KOMUNIKASI INTERPERSONAL PADA SISWA KELAS V SD NEGERI CILELES Nandia, Nandia Miftahul Apdhal; Jamaludin, Ujang; Nurhasanah, Ana
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 13 No. 1 (2025): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v13i1.10227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosi terhadap komunikasi interpersonal siswa kelas V SD Negeri Cileles dan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi yang ditimbulkan dari kecerdasan emosi terhadap komunikasi interpersonal siswa kelas V SD Negeri Cileles. Metode yang digunakan pada penelitian ini yakni metode proportionate stratified random sampling. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas V SD Negeri Cileles dengan total responden sebanyak 72 responden. Berdasarkan uji hipotesis yang sudah dilakukan menggunakan analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa, valiabel X (kecerdasan emosional) dengan variabel Y (komunikasi interpersonal) diperoleh signifikansi sebesar 0,00 yakni <0,05 yang dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel X dan variabel Y, selain itu besar pengaruh yang di berikan oleh variabel X terhadap Y sebesar 26,9% dan sisanya 73,1% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian.
INDEPENDENT CURRICULUM IN PAULO FREIRE’S THINKING IN PRIMARY SCHOOL LEARNING Purwaningsih, Wahyu
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 13 No. 1 (2025): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v13i1.10263

Abstract

The study aims to discuss, understand, and seek information on the independent curriculum in Paulo Freire's thinking of education philosophy. The method used in this study is library research. Data collection by obtaining resources and building from such sources as existing books, journals, and research. The results and study discussions on the free curriculum in Paulo Freire's thinking should allow the student or student in his education to feel free or free thought, especially the freedom to speak out. The concept of education came as a criticism of the culture that existed at the time: the silent culture. Based on the liberation education he gave us has in common with the free learning curriculum that we are starting now, which gives freedom to participants in his learning activities. The free learning curriculum gives learners freedom in their learning activities. This activity is like that of Paulo Freire in liberation education, where students set themselves free to speak up. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskusikan, memahami, dan mencari informasi, serta membahas mengenai kurikulum merdeka dalam pemikiran Paulo Freire pada Filsafat Pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kepustakaan (library research). Pengumpulan data dengan mencari sumber dan membangun dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan riset yang sudah ada. Hasil dan pembahasan penelitian mengenai kurikulum merdeka dalam pemikiran Paulo Freire yaitu pendidikan yang ada harusnya dapat membuat pelajar atau peserta didiknya merasakan kebebasan baik kebebasan berpikir terutama kebebasan untuk bersuara untuk mengeluarkan pendapatnya. Konsep pendidikan ini hadir sebagai sebuah kritik terhadap kebudayaan yang ada pada saat itu yaitu, kebudayaan bisu. Berdasarkan pendidikan pembebasan yang dipaparkan olehnya, memiliki kesamaan pada kurikulum merdeka belajar yang sedang kita mulai rintis saat ini yaitu sama-sama memberikan kebebasan kepada peserta didiknya dalam kegiatan pembelajarannya. Kurikulum merdeka belajar memberikan kebebasan kepada peserta didiknya dalam kegiatan belajarnya. Kegiatan ini sama seperti yang dilakukan oleh Paulo Freire dalam pendidikan pembebasan, siswa membebaskan diri untuk mengemukakan pendapatnya.
PERAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT TERHADAP PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Eva Kartika; Fitriana Ayu Lestari; Tiara Tri Rahayu; Sendi Fauzi Giwangsa
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 13 No. 1 (2025): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v13i1.10319

Abstract

Permasalahan di Sekolah Dasar menunjukkan bahwa minat siswa terhadap pembelajaran matematika masih rendah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi literatur mengenai pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) terhadap pembelajaran matematika di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis). Hasil analisis menunjukkan bahwa guru memainkan empat peran utama, yaitu menyusun kelompok siswa secara heterogen, memberikan bimbingan, memandu jalannya permainan agar tetap sesuai dengan tujuan pembelajaran, dan melakukan penilaian terhadap hasil belajar siswa. Selain itu, tren penelitian dalam satu dekade terakhir menunjukkan peningkatan minat yang signifikan dari para akademisi terhadap model ini, mencerminkan relevansinya dengan kebutuhan pendidikan masa kini.
PENERAPAN METODE BELAJAR LANGSUNG MENGGUNAKAN MEDIA FLASHCARD UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPLANASI KELAS VI SD IT YPI 45 BEKASI Ningrum, Rabiah Diah; Rikmasari, Rima
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 13 No. 1 (2025): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v13i1.10567

Abstract

Setelah mengamati, melakukan wawancara dengan Guru Kelas VI, dan melakukan magang selama 3 bulan di SD IT YPI 45 Bekasi, ditemukan bahwa siswa kelas VI mengalami kesulitan dalam kemampuan menulis teks eksplanasi, khususnya dalam menyampaikan gagasan dan menyusun kalimat yang baik. Siswa juga sulit untuk menulis peristiwa secara berurutan. Penelitian ini ditujukan untuk memperbaiki kemampuan siswa kelas VI dalam menulis teks eksplanasi. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini, yaitu metode Penelitian Tindakan Kelas dengan singkatan PTK yang dilaksanakan dengan siklus 1 dan siklus 2. Pada siklus 1, nilai terendah tercatat di angka 40, tetapi di siklus 2, nilai terendah adalah 72, yang dicapai oleh 2 dari 19 siswa, dengan KKM penilaian adalah 75. Oleh karena itu, dapat dipastikan bahwa penelitian ini sukses karena mencapai 89% dari total. Dari perbaikan hasil keseluruhan yang dicapai oleh siswa, hal ini menunjukkan bahwa menggunakan Flashcard dapat meningkatkan kemampuan menulis teks eksplanasi bagi siswa kelas VI di SD IT YPI 45 Bekasi.
ANALISIS FAKTOR JARINGAN KOLABORASI PENELITI MENGGUNAKAN METODE ANALISIS BIBLIOMETRIK Dwi Anto, Septian; Elita Putri, Rizky; Winarto Selamet, Muhammad; Widyakusuma, Nita; Arifin, Samsul
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 13 No. 1 (2025): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v13i1.10631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jaringan kolaborasi peneliti dengan menggunakan metode analisis bibliometrik. Data jaringan yang divisualisasikan dalam bentuk grafis menggunakan VOSviewer menunjukkan hubungan antara peneliti berdasarkan faktor kolaborasi. Analisis ini mengidentifikasi peneliti kunci, pola kolaborasi, serta klaster atau kelompok berdasarkan faktor keterkaitan dalam penelitian. Hasil penelitian ini memberikan gambaran tentang struktur kolaborasi dalam komunitas akademik serta potensi kolaborasi antar peneliti. Data dikumpulkan dari database Scopus dengan menggunakan kata kunci “analisis AND faktor". Kemudian penulis menggunakan software VOSviewer untuk menganalisis dan memvisualisasikan database yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis sitasi menunjukkan jumlah kutipan per tahun dari 2020 - 2024 adalah 2.562 data.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN 3D AUGMENTED REALITY MENGGUNAKAN PLATFORM SKETCHFAB DAN ASSEMBLR EDU MATERI PENCERNAAN MANUSIA Kasan, Tablika Febriani; Suratmi
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 13 No. 1 (2025): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v13i1.10827

Abstract

Rendahnya pemahaman peserta didik dalam memahami pembelajaran dikarenakan media yang digunakan sebagai alat peraga pembelajaran IPAS kurang memadai. Mengatasi hal tersebut, penelitian ini akan mengembangkan suatu media pembelajaran 3D Augmented Reality menggunakan platform Sketchfab dan Assemblr Edu pada materi organ pencernaan manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media pembelajaran yang dikembangkan. Metode yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Wawancara, observasi, dokumentasi, lembar validasi, kuesioner, dan tes digunakan untuk mengumpulkan data model pengembangan ADDIE. Hasil penelitian menunjukan kevalidan media dengan persentase 95% menunjukkan media termasuk kategori sangat valid. Persentase yang tinggi menandakan media pembelajaran dapat di uji cobakan. Hasil uji coba perorangan dan uji coba kelompok kecil mendapat persentase 95,5% dengan kriteria sangat praktis. Menilai efektivitas media pembelajaran, dilakukan uji coba lapangan dengan memberikan soal pretest dan posttest. Hasil pretest dan posttest menunjukkan nilai sebesar 0,74 yang tergolong dalam kategori tinggi ini menunjukan bahwa media pembelajaran efektif dan dapat digunakan dalam pembelajaran. kesimpulan dalam penelitian ini bahwa media pembelajaran 3D augmented reality yang dikembangkan menunjukkan kevalidan, kepraktisan, dan keefektifitasan yang sangat baik dimana hasil tes nya mengalami peningkatan secara signifikan dan relevan. Disarankan peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian serupa untuk jenjang kelas yg lebih tinggi terutama aspek pencernaan manusia.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA KELOMPOK MODEL PEMBELAJARAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION DAN PROBLEM SOLVING Arrahim, Arrahim; Dicky Dermawan, Deden
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 13 No. 1 (2025): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v13i1.10861

Abstract

This study aims to determine the significant differences in mathematical problem solving ability between using the Realistic Mathematics Education (RME) model and the Problem Solving model. This study uses a quantitative approach. The research method used is the Quasi Experimental Design research method using the Nonequivalent Pretest Posttest Control Group Design. In experimental class 1 using the Realistic Mathematics Education (RME) model, while experimental class 2 using the Problem Solving model. The sampling technique used Purposive Sampling. The research sample has the same number of students in experimental class 1 and experimental class 2, namely 26 students. The data collection technique used a written test in the form of descriptions. The results showed that the pre-test of experimental class 1 was 44.62, and the post-test was 73.85. Experimental class 2 showed a pre-test of 48.8 and a post-test of 67.69. The t-test analysis obtained a 2-tailed significance value of 0.024 <with a significance level of 0.05, so Ho was rejected and Hi was accepted. This means that there is a significant difference in the ability to solve mathematical problems between using the Realistic Mathematics Education (RME) model and the problem solving model in Class IV of SDN Bojong Menteng 2 Bekasi.
EFEKTIVITAS METODE BERNYANYI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN WORKING MEMORY SISWA KELAS 2 SD YANG MENGALAMI GANGGUAN BELAJAR DI SURAKARTA Aliya Rahma, Hanna; Gunawan; Triantoro Aji Pratomo, Hafidz
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 13 No. 1 (2025): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v13i1.10862

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi proses belajar ialah memori. Jika anak sudah belajar dengan baik namun hasilnya buruk, hal ini memungkinkan anak mengalami gangguan belajar. terdapat 16,52% murid yang diperkirakan mengalami kesulitan belajar. Salah satu metode yang dapat melatih daya ingat anak ialah bernyanyi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektivitasan bernyanyi dalam meningkatkan kemampuan working memory siswa kelas 2 SD yang mengalami gangguan belajar di Surakarta. Rancangan penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu (quasi experimental design) dengan jenis penelitiannya yaitu desain runtut waktu (time series design). Teknik pengambilan sampelnya yaitu purposive sampling mengambil empat anak yaitu P1, P2, P3, dan P4 dengan gangguan belajar di Surakarta. Data yang terkumpul akan dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil uji statistik menggunakan uji Wilcoxon, pada pre test post test working memory digit maju diperoleh nilai signifikasi (p) yaitu 1.000, 1.000 > 0.05 yang artinya Hipotesis alternatif (Ha) ditolak dan Hipotesi nol (Ho) diterima. Pada pre test post test working memory digit mundur diperoleh nilai signifikasi (p) yaitu 0.285, 0.285 > 0.05 yang artinya Hipotesis alternatif (Ha) ditolak dan Hipotesi nol (Ho) diterima. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat efektivitas dari bernyanyi dalam meningkatkan kemampuan working memory pada siswa kelas 2 SD yang mengalami gangguan belajar di Surakarta.
PENGARUH PEMBELAJARAN MICROTEACHING TERHADAP KETERAMPILAN MENJELASKAN MATERI BAGI CALON GURU MI Awaliyah, Warda; Rindaningsih, Ida
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 13 No. 1 (2025): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v13i1.10875

Abstract

Keterampilan menjelaskan merupakan hal yang penting untuk dimiliki seorang guru. Mata kuliah microteaching menjadi jembatan para mahasiswa calon guru sebagai bekal mengajar nantinya. Penelitian iini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Microteaching terhadap Kemampuan Menjelaskan Materi bagi Calon Guru terutama mahasiswa program studi Pendidikan Guru MI UMSIDA. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode penelitian kuantitatif. Tahapan awal yang dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pretes dan postes yang disebarkan kepada 25 Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru MI. Teknik analisis data yang dilalui memakai analisis data deskriptif dilanjutkan dengan uji normalitas dan uji hipotesis. Hasil pada analisis data deskriptif menyatakan bahwa nilai rata-rata postes lebih tinggi daripada dengan pretes.Pada uji normalitas juga dikategorikan dengan nilai distribusi normal dibuktikan dengan nilai signifikansi Pretes 0,174(>0,05) dan Postes 0,797(>0,05). Pada uji paired sample T-tes atau uji hipotesis memiliki hasil bahwa ada penolakan pada Ho sehingga Ha diterima dengan keterangan bahwa adanya perbedaan nilai antara sebelum dan sesudah dilaksanakannya pembelajaran microteaching. Hal ini dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran microteaching memberikan peningkatan pada keterampilan menjelaskan mahasiswa program studi Pendidikan Guru MI.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 13 No. 1 (2025): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 12 No. 2 (2024): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 12 No. 1 (2024): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11 No 2 (2023): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10 No 1 (2022): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9 No 2 (2021): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9 No 1 (2021): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8 No 2 (2020): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8 No 1 (2020): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7 No 2 (2019): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7 No 1 (2019): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6 No 2 (2018): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6 No 1 (2018): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5 No 2 (2017): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5 No I (2017): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2016): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 1 (2016): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3 No 1 (2015): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2 No 2 (2014): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2 No 1 (2014): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1 No 2 (2013): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1 No 1 (2013): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar More Issue