cover
Contact Name
Adi Jaya
Contact Email
adijaya@agr.upr.ac.id
Phone
+628125158847
Journal Mail Official
jptupr@upr.ac.id
Editorial Address
LPPM-UPR Jl. H. Timang. Kompleks UPR Palangka Raya
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Kaharati
ISSN : -     EISSN : 27985288     DOI : https://doi.org/10.52850/jptupr.v2i2
Jurnal Penelitian UPR merupakan jurnal yang mempublikasikan hasil-hasil penelitian multidisiplin mencakup aspek biofisik, sosial ekonomi dan budaya, dalam suatu Wilayah Daerah Aliran Sungai dan apabila memungkinkan lebih mengarah pada Lahan Rawa sesuai Pola Ilmiah Pokok Universitas Palangka Raya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 56 Documents
Karakterisasi Fisik Film Berbasis Polivinil Alkohol (PVA) Dengan Penambahan Nanoclay Sebagai Filler Utari Yolla Sundari; Sandriya, Ardi; Setyowati, Erni Dwi Puji; Andanu, Odi; Fiardilla, Fauziah
Jurnal Penelitian UPR Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Penelitian UPR: Kaharati
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jptupr.v4i1.13709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sifat fisik dan mekanik pada film polivinil alkohol dengan penambahan nanoclay golongan bentonit sebagai bahan aditif yang dapat dijadikan filler pada film PVA. Biopolimer PVA (polivinil alkohol) dipilih karena sifatnya yang dapat membentuk film, larut dalam air, mudah dalam proses, tidak beracun, biocompatible dan biodegradable. Untuk memperkuat film tersebut digunakan nanoclay sebagai filler dalam pembuatan film. Perlakuan pada penelitian ini adalah konsentrasi penambahan nanoclay dengan variasi 0, 2%, 4% dan 6%. Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin tinggi konsentrasi maka semakin meningkat ketebalan film yaitu mulai 0,012 – 0,040 mm, peningkatan kuat tarik (tensile strength) dari 0-8,98MPa dan nilai elongasi film berturut-turut 42,85 – 73,38%, penurunan kelarutan film mulai dari 22,76 – 7,71%, hasil untuk transmisi cahaya film yaitu pada 400nm diangka 54,45 - 16,54%, 600nm diangka 62,12-26,585% 800nm 68,78-36,41%. Penambahan nanoclay sebagai filler pada film berbasis PVA memberikan pengaruh terhadap karakteristik fisik film yang dihasilkan.
Analisis Kepuasan Konsumen Terhadap Atribut Buah Cempedak (Studi Kasus Kabupaten Kapuas, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Kotawaringin Barat) Erni Dwi Puji Setyowati; Andanu, Odi; Sundari, Utari Yolla; Irawan, Ahmad
Jurnal Penelitian UPR Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Penelitian UPR: Kaharati
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jptupr.v4i1.14469

Abstract

Cempedak (Artocarpus champeden) adalah tumbuhan asli Indonesia yang juga ditemukan di Malaysia dan Papua Nugini. Tanaman ini dapat ditemui di banyak wilayah Indonesia, termasuk Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Jawa. Meskipun informasi detail tentang produksi cempedak dan nangka di Indonesia terbatas, pada tahun 2014, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi keduanya mencapai 223.253 kuintal. Untuk mengembangkan cempedak lebih lanjut, penting untuk memahami preferensi pelanggan terhadap karakteristik buah ini. Evaluasi tingkat kepuasan pelanggan terhadap atribut buah cempedak juga krusial dalam menentukan area yang perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik pembeli buah cempedak di Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau, dan Kotawaringin Barat serta mengevaluasi tingkat kepuasan mereka terhadap atribut buah. Metode deskriptif kualitatif digunakan dengan menggunakan sampel 90 responden dari ketiga kabupaten tersebut, yang dipilih dengan metode accidental sampling. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada kesamaan dalam karakteristik responden berdasarkan usia dan perbedaan dalam tingkat pendidikan serta pendapatan di antara ketiga kabupaten. Hasil juga menunjukkan bahwa secara umum, kepuasan konsumen terhadap buah cempedak di ketiga kabupaten tersebut dapat dikategorikan sebagai puas. Saran dari penelitian ini termasuk perluasan usaha untuk mempertahankan kualitas atribut seperti rasa, bentuk, dan ukuran buah cempedak oleh petani, serta perlunya pemerintah daerah melakukan penelitian lebih lanjut untuk menghasilkan varietas cempedak yang sesuai dengan harapan konsumen.
Studi Faktor-Faktor Dominan Konstruksi Ramping dan Pemborosan Pada Proyek Gedung di Kota Palangka Raya Yan, David; Waluyo, Rudi; Nuswantoro, Waluyo
Jurnal Penelitian UPR Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Penelitian UPR: Kaharati
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jptupr.v4i2.15360

Abstract

Proyek konstruksi adalah kegiatan usaha yang bersifat kompleks, tidak terjadi secara rutin, dan setiap proyek memiliki keunikannya masing-masing dan tidak terdapat dua atau lebih proyek yang sama persis. Proyek konstruksi gedung di Kota Palangka Raya memiliki keunikan tersendiri karena sebagian besar dibangun di lahan gambut. Tanah gambut dapat menimbulkan masalah bagi konstruksi karena memiliki kekuatan geser yang rendah dan permeabilitas yang tinggi. Pada pembangunan proyek konstruksi di lahan gambut dibutuhkan manajemen konstruksi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.  Namun di lapangan masih banyak permasalahan yang terjadi dalam proyek konstruksi, salah satunya adalah pemborosan. Untuk dapat meminimalisir terjadinya pemborosan maka Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memperkenalkan teknik konstruksi ramping untuk meningkatkan nilai dan mengurangi pemborosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor dominan pemborosan dan konstruksi ramping yang diterapkan pada proyek gedung di lahan gambut Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan menyebarkan kuesioner kepada kontraktor yang menangani proyek bangunan gedung yang terdaftar pada LPSE Kota Palangka Raya pada tahun 2019 sampai 2023. Penelitian dilaksanakan selama 4 bulan, dari bulan oktober 2023- januari 2024. Responden merupakan direktur, project manager, manajer teknik dan quality engineer sebanyak 30 orang. Analisis data menggunakan SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pemborosan yang paling dominan terjadi adalah faktor cuaca buruk dengan nilai mean 4,733 dan nilai standar deviasi 0,449. Faktor konstruksi ramping yang paling dominan diterapkan adalah faktor pemeriksaan kualitas dan pemeriksaan keselamatan dengan nilai mean 4,996 dan standar deviasi 0,182.
Review: Polimer Nanokomposit Sebagai Bahan Kemasan Utari Yolla Sundari; Fauziah Fiardilla
Jurnal Penelitian UPR Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Penelitian UPR: Kaharati
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jptupr.v4i2.15728

Abstract

Keuntungan dari polimer nanokomposit yaitu memiliki sifat sebagai penguat (reinforcements agent) ataupun bahan pengisi yang berukuran nano (sangat kecil), tetapi memiliki sifat fungsional seperti peningkatan termal, mekanis, optik, dan konduktivitas. Bahkan penggunaan partikel dalam ukuran nano sebagai bahan pengisi polimer bukan hanya meningkatkan sifat kimia dan fisika bahan tetapi juga menurunkan biaya pembuatan jika digunakan sebagai bahan kemasan. Sehingga industri polimer termasuk industri kemasan pangan masih tetap perlu mengembangkan material lain yang lebih baik sebagai kemasan pangan. Salah satu material yang dikembangkan yaitu dalam bentuk komposit nano polimer. Polimer nanokomposit dapat digunakan sebagai bahan kemasan, yang memberikan sifat biodegradable. Komposit nano mampu memberikan pengembangan penggunaan polimer lapisan tipis/plastik yang bersifat mudah diurai (biodegradable). Ukuran polimer juga memberikan pengaruh terhadap laju degradasi, dalam ukuran nanopartikel laju degradasi mengalami peningkatan drastis.
Peran Ekonomi Publik dalam Peningkatan Kesejahteraan Sosial Masyarakat Lingkungan Ekowisata Nyaru Menteng Hariatama, Fendy; Alexandro, Rinto; Buji, Grace Evelina; Rohaetin, Sri; Eriawaty
Jurnal Penelitian UPR Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Penelitian UPR: Kaharati
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jptupr.v4i2.15756

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ekonomi publik dalam peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat di lingkungan ekowisata Nyaru Menteng melalui pendekatan SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Ekowisata Nyaru Menteng memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata alam yang dikelola oleh masyarakat lokal melalui kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Namun pengembangan ekowisata ini masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya infrastruktur dan terbatasnya akses informasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, dan studi dokumen dari pemangku kepentingan, termasuk Dinas Kehutanan dan Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah. Hasil analisis menunjukkan bahwa kekuatan utama dari pengelolaan ekowisata ini adalah keberadaan sumber daya alam yang melimpah serta dukungan dari masyarakat lokal yang aktif terlibat dalam pengelolaan wisata. Namun, kelemahan utama yang dihadapi adalah kurangnya infrastruktur pendukung serta akses informasi yang masih terbatas. Di sisi lain, terdapat peluang yang signifikan, termasuk meningkatnya minat wisatawan terhadap destinasi ekowisata dan kebijakan pemerintah yang mendukung pengembangan pariwisata lokal. Namun, ancaman berupa persaingan dengan destinasi wisata lain dan dampak perubahan iklim tetap menjadi tantangan yang harus dihadapi. Penelitian ini menyarankan beberapa rekomendasi kebijakan, seperti peningkatan infrastruktur, akses informasi, dan pemberdayaan masyarakat lokal. Kesimpulannya, peran ekonomi publik melalui pengelolaan ekowisata Nyaru Menteng memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat jika didukung oleh kebijakan yang tepat dan strategi pengelolaan yang berkelanjutan.
Penerapan Faktor-Faktor Komunikasi Pada Proyek Konstruksi di Kota Palangka Raya Jayaningrat, Dykaprio Putera; Waluyo, Rudi; Dewantoro; Yan, David
Jurnal Penelitian UPR Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Penelitian UPR: Kaharati
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jptupr.v4i2.15776

Abstract

Proyek konstruksi adalah suatu bentuk kegiatan dimana waktu, sumber daya dan biaya dibatasi dan diperhitungkan untuk mencapai hasil berupa bangunan dan infrastruktur. Kegiatan konstruksi tidak luput dari transformasi informasi antar pihak-pihak yang terlibat. Memperoleh informasi yang tepat dan terukur sangat diperlukan sebagai landasan dalam pengambilan keputusan. Di sisi lain, komunikasi yang baik antar pihak terlibat dapat menjadi titik temu atas kesamaan pandangan yang pada akhirnya akan terjalin kerja sama yang baik. Maka dari itu perhatian yang lebih terhadap proses komunikasi yang efektif sangat diharapkan. Pengelolaan komunikasi proyek yang kurang baik hanya akan menambah peluang terjadinya kegagalan suatu proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor dominan komunikasi yang diterapkan pada proyek konstruksi di Kota Palangka Raya. Metode penelitian menggunakan survei, kuesioner yang disebarkan kepada kontraktor dengan jabatan direktur, wakil direktur, pelaksana, dan ahli K3. Daftar kontraktor diperoleh dari LPSE Kota Palangka Raya tahun 2022 sampai tahun 2024. Analisis data menggunakan metode structural equation modeling partial least squares dengan bantuan software SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor laporan kinerja bulanan (kemajuan, perubahan, tenaga kerja, penandatanganan, material dan alat) menduduki peringkat tertinggi dan merupakan faktor paling dominan, dibuktikan dengan nilai sample mean 0,510 dan nilai standar deviasi 0,271.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Revaluasi Aset Tetap Pada Perusahaan Properti dan Real Estate di Bursa Efek Indonesia Wijaya, Sella Monica; Rahmiati; Angela, Leliana Maria
Jurnal Penelitian UPR Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Penelitian UPR: Kaharati
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jptupr.v4i2.15783

Abstract

Revaluasi aset tetap merupakan sebuah metode yang digunakan untuk menilai kembali aset tetap perusahaan menjadi lebih tinggi atau lebih rendah sesuai dengan nilai wajarnya. Revaluasi aset tetap dilakukan sesuai dengan nilai materialitas dari aset tetap yang akan direvaluasi. Apabila aset tetap memiliki materialitas yang cukup tinggi maka revaluasi aset tetap harus dilakukan setiap satu sampai dua tahun, tetapi jika memiliki materialitas yang tidak begitu signifikan, revaluasi dapat dilakukan setiap tiga hingga lima tahun sekali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh take over, bonus issue dan latar belakang militer terhadap revaluasi aset tetap pada perusahaan property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2019-2021. Dengan menggunakan metode purposive sampling, jumlah perusahaan yang menjadi sampel penelitian sebanyak 93 perusahaan. Data dianalisis dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel take over dan bonus issue berpengaruh positif terhadap revaluasi aset tetap, sedangkan latar belakang militer tidak berpengaruh terhadap revaluasi aset tetap.
Optimalisasi Hidroponik Berbasis IoT untuk Pertanian Berkelanjutan di Desa Wanasigra Sindangkasih Ciamis Haq, Maitsa Siti Najdah; Nur Azizah, Meilani; Zaeta Lutfi Alawiyah, Zaeta; Nopi Fitriyani, Widia; Hidayat Tulloh, Syarip; Astuti , Yani Sri
Jurnal Penelitian UPR Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian UPR: Kaharati
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jptupr.v5i1.19470

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam pertanian menjadi solusi inovatif dalam menghadapi keterbatasan lahan, salah satunya melalui sistem hidroponik berbasis Internet of Things (IoT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan IoT dalam sistem Panenka Hidroponik serta dampaknya terhadap produktivitas dan efisiensi budidaya. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap praktisi hidroponik di Desa Wanasigra, Kecamatan Sindangkasih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem hidroponik berbasis IoT memungkinkan pemantauan kondisi lingkungan tanaman secara real-time, meningkatkan efisiensi penggunaan air dan nutrisi, serta menghasilkan panen hingga dua kali dalam sebulan. Sensor IoT berperan dalam mendeteksi kelembaban, intensitas cahaya, dan pH larutan nutrisi, sehingga membantu penyesuaian kondisi optimal bagi pertumbuhan tanaman. Tantangan utama dalam penerapan sistem ini adalah faktor cuaca, mengingat tanaman yang dibudidayakan lebih cocok tumbuh di dataran tinggi, sementara penelitian dilakukan di dataran rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi teknologi IoT dalam hidroponik berpotensi meningkatkan efisiensi pertanian urban serta mendukung ketahanan pangan. Pengembangan lebih lanjut dapat dilakukan dengan menerapkan kecerdasan buatan (AI) untuk otomatisasi pemantauan dan pengaturan nutrisi guna meningkatkan keberlanjutan sistem hidroponik.
Sintesis dan Karakterisasi XRD dari Nanosilika Menggunakan Metode Sol-gel Pramudita, Dimas; Nababan, Jesika; Isaura, Anasthasya; Ratnalisti, Putri; Simbolon, Wenika; Sylvani, Miranti Maya; Beladona, Siti Unvaresi Misonia; Putra, Riandy
Jurnal Penelitian UPR Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian UPR: Kaharati
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jptupr.v5i1.18458

Abstract

Mineral di Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembang dalam sektor pertambangan dan industri salah satunya adalah silika. Silika oksida (SiO2) merupakan mineral berbentuk padatan yang banyak dianalisis dalam pengembangan penelitian sintesis nanomaterial. Pada penelitian ini sintesis nanomaterial silika dilakukan menggunakan metode sol-gel untuk memperoleh kristal murni yang sesuai standar. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah menganalisis karakterisasi dan kemurnian hasil kristalisasi silika (SiO2) dengan metode sol-gel menggunakan XRD. Penelitian sintesis silika menggunakan metode sol-gel dilakukan di UPT Laboratorium Terpadu, Universitas Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sintesis nanosilika dengan metode sol-gel terjadi dalam 2 tahapan reaksi, yaitu reaksi hidrolisis dan reaksi kondensasi, dimana diperoleh hasil puncak 2θ = 26,7° dengan nilai intensitas yang tinggi, nilai kristalinitas 64,4%, dan ukuran rata-rata kristal sebesar 1,2544 nm.
Uji Konsentrasi Ekstrak Pasak Bumi (Eurycoma longifolia) terhadap Penyakit Bercak Daun pada Tanaman Alpukat (Persea americana Mill.) Djaya, Adrianson Agus; Mulyani, Rahmawati Budi; Anwar, Moch.; Surawijaya, Panji; Widayanti, Mulyati; Supriati, Lilies
Jurnal Penelitian UPR Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian UPR: Kaharati
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jptupr.v5i1.19873

Abstract

Penyakit bercak daun pada alpukat sangat penting karena dapat menyebar ke jaringan tanaman, seperti pada ranting, bunga, buah sehingga menyebabkan kematian tanaman, serangan dimulai dari lahan hingga ke penyimpanan (penyakit pasca panen). Tujuan penelitian yaitu untuk menguji konsentrasi ekstrak pasak bumi yang efektif dalam menghambat penyakit bercak daun yang disebabkan oleh jamur patogen C. gloeosporioides pada tanaman alpukat. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 4 taraf perlakuan dengan 5 ulangan. Perlakuan terdiri dari 4 taraf, yaitu: P0 (control/tanpa ekstrak pasak bumi), P1 (ekstrak pasak bumi konsentrasi 15%), P2 (ekstrak pasak bumi konsentrasi 20%), dan P3(dikonafenazol 0,6 ml.L-1). Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan ekstrak pasak bumi konsentrasi 20% (P2) mampu menghambat pertumbuhan bercak daun oleh jamur patogen dengan lama inkubasi rata-rata 6,2 hsi, mampu menekan jumlah bercak yang tumbuh pada daun dengan rata-rata jumlah bercak 17 dibanding dengan perlakuan ekstrak pasak bumi pada konsentrasi 15% (P1) dengan masa inkubasi yang lebih pendek dan jumlah bercak yang muncul pada daun lebih tinggi. Perlakuan ekstrak pasak bumi dengan konsentrasi 20% (P2) mampu menekan pertumbuhan patogen C. gloeosporioides dengan efektivitas pengendalian 59,14%, namun efektivitasnya lebih rendah dari dekonafenazol 0,6 ml.L-1 yang memiliki efektivitas pengendalian sebesar 71,63%.