cover
Contact Name
Elok Faik Khotun Nihayah
Contact Email
elokmath72@gmail.com
Phone
+6285395048454
Journal Mail Official
jurnallinear@gmail.com
Editorial Address
Jl. Dewi Sartika No.67 A, Luwuk-Banggai
Location
Kab. banggai,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : 25498657     EISSN : 27763463     DOI : https://doi.org/10.53090/jlinear
Core Subject : Education,
Hasil riset bidang ilmu pendidikan dan pembelajaran yang meliputi ilmu pendidikan matematika, pendidikan kewarganegaraan dan pancasila, dan ilmu pendidikan bimbingan dan konseling
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 131 Documents
Hubungan Berpikir Kritis dengan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas VIII di SMPN 15 Kota Serang: - Nurdiana; Cucu Atikah; Lukman Nulhakim
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2023): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53090/jlinear.v7i1.414

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis hubungan berpikir kritis dengan hasil belajar peserta didik mata pelajaran PPKn kelas VIII di SMPN 15 Kota Serang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Metode penelitian korelasi digunakan untuk mengetahui hubungan berpikir kritis dengan hasil belajar PPKn. Populasi penelitian adalah kelas VIII berjumlah 263 dan sampel berjumlah 40. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, dokumentasi, dan instrumen tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan yaitu 31,6% berpikir kritis peserta didik dengan hasil belajar pada mata pelajaran PPKn kelas VIII di SMPN 15 Kota Serang. Kesimpulan pada penelitian yaitu semakin positif berpikir kritis peserta didik maka akan semakin baik pula hasil belajar PPKn peserta didik demikian juga sebaliknya semakin kurang baik berpikir kritis peserta didik maka akan membawa dampak rendahnya hasil belajar PPKn.
Deskripsi Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Pada Materi Operasi Hitung Aljabar I Wayan Sudane; Deslianti Y Buek
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2023): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53090/jlinear.v7i1.418

Abstract

Pemahaman konsep merupakan salah satu aspek yang dibutuhkan siswa dalam pembelajaran matematika dan membuat siswa mudah dalam menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan matematika. Namun, kemampuan pemahaman konsep yang dimiliki siswa SMP Negeri 2 Batui Selatan masih dalam kategori rendah, khususnya pada materi operasi hitung aljabar. Oleh karena itu, tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsi kemampuan pemahaman konsep  matematis siswa dalam menyelesaikan operasi hitung aljabar kelas VII SMP Negeri 2 Batui Selatan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajidan data, dan kesimpulan. Subjek penelitian terdiri dari 3 orang. Indikator kemampuan pemahaman konsep dalam penelitian ini yaitu: 1) menyatakan ulang sebuh konsep, 2) mengklasifikasi objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsepnya, dan 3) mengaplikasikan konsep dalam pemecahan masalah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemapuan pemahaman konsep siswa dengan kemampuan tinggi memiliki kemampuan pemahaman konsep dalam kategori sangat baik. Akan tetapi, walaupun kemampuan pemahaman konsepnya dalam kategori sangat baik, ada satu indikator yang tidak dipenuhi yaitu mengaplikasikan konsep dalam pemecahan masalah. Sedangkan siswa berkemampuan sedang memiliki kemampuan pemahaman konsep dalam kategori cukup baik. Kemudian siswa berkemampuan rendah memiliki kemampuan pemahaman konsep dalam kategori sangat kurang.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Geometri Berdasarkan Kriteria Newman pada Siswa Kelas VIII Hamidah Hamid; Mulia Suryani; Radhya Yusri
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2023): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53090/jlinear.v7i1.423

Abstract

Permasalahan dari penelitian ini adalah bagaimana kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal matematika kelas VIII7 SMP Negeri 23 Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan subjek penelitian menggunakan Purposive Sampling, dan terpilih subjek penelitian sebanyak 25 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data dilakukan dengan tes tertulis berupa 3 butir soal, wawancara, dan dokumentasi. Hasil tes dianalisis berdasarkan indikator Newman, setelah itu siswa diwawancarai berdasar jenis kesalahan yang dilakukannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis kesalahan yang dilakukan siswa, yaitu: (1) Reading error (RE) sebanyak 9 kesalahan, (2) Comprehension error (CE) sebanyak 19 kesalahan, yakni siswa kurang memahami masalah dalam soal sehingga siswa tidak bisa menentukan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan pada soal, (3) Transformation error (TE) sebanyak 28 kesalahan, yakni siswa belum mampu menggunakan rumus dengan benar dan salah dalam menentukan langkah-langkah peneyelesaian, (4) Process Skill error (PSE) sebanyak 24 kesalahan, yakni siswa belum mampu melakukan operasi hitung dengan prosedur yang benar dalam pengerjaan soal, (5) Endcoding error (EE) sebanyak 43 kesalahan, yakni siswa keliru dalam menuliskan hasil akhir jawaban dikarenakan tidak memeriksa ulang lembar jawaban.
Deskripsi Hasil Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Matematika Terapan Fitri Aida Sari
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2023): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53090/jlinear.v7i1.425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah matematika terapan sehingga dosen di mata kuliah lainnya yang masih berkaitan dengan mata kuliah ini dapat mengambil langkah tertentu dalam menciptakan pembelajaran yang lebih baik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk memberikan gambaran hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah matematika terapan. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester 3 Program Studi Teknik Sipil Universitas Banten Jaya Tahun Ajaran Ganjil 2022-2023 sejumlah 30 mahasiswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini merupakan instrumen tes yang terdiri dari soal kuis, tugas, UTS, dan UAS. Sedangkan instrumen non tes terdiri dari lembar wawancara. Hasil uji coba instrumen menunjukkan instrumen valid dan reliabel sehingga dapat digunakan. Hasil belajar mahasiswa pada penelitian ini merupakan akumulasi dari berbagai aspek penilaian di antaranya kehadiran, tugas, kuis, UTS, dan UAS. Berdasarkan dokumentasi penilaian selama satu semester menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memperoleh nilai dengan predikat B yang berada di rentang nilai 66 sampai dengan kurang dari 80. Untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa, dosen perlu untuk menyesuaikan materi dengan karakteristik dan kebutuhan belajar mahasiswa. Sebelum merencanakan pembelajaran dosen juga perlu membuat peta kebutuhan belajar mahasiswa sehingga hasil belajar mahasiswa dapat lebih dimaksimalkan.
Peran Komunikasi Verbal dalam Penanaman Akhlak Anak Usia Dini Kasmayani Anwar
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2023): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53090/jlinear.v7i1.438

Abstract

Penelitian ini mengulas tentang peran komunikasi verbal dalam penanaman akhlak anak usia dini di Taman kanak-kanak Pusat Padu Ulul Azmi Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran komunikasi verbal yang dilakukan oleh guru dalam penanaman akhlak anak usia dini di Taman Kanak-kanak Pusat Padu Ulul Azmi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Sumber data penelitian ini adalah hasil penelitian dari 10 peserta didik dan 2 guru yang mengajar dikelompok B. Hasil penelitian adalah dengan latihan dan proses pemberian komunikasi verbal secara lisan dengan menggunakan metode bercerita dan bercakap-cakap yang diberikan oleh guru di sekolah digolongkan berhasil dalam penanaman akhlak anak usia dini, terbukti dengan perilaku sopan dan peduli anak serta mau menolong orang tua, pendidik dan temannya.
Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Pembelajaran STAD pada Siswa MTsN 1 Mojokerto Syafiuddin, Arif
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2023): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53090/jlinear.v7i2.427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses peningkatan model pembelajaran kooperatif pada Student Team Achievement Divisions (STAD) terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas VIII I MTsN 1 Mojokerto. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 2 siklus, serta empat tahapnya adalah perencanaan, tindakan, observasi, refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII I MTsN 1 Mojokerto yang berjumlah 32 siswa. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi, dan tes. Dari hasil analisis data disimpulkan bahwa hasil belajar dan aktivitas siswa meningkat melalui Model STAD. Ketersesuaian terhadap indikator keberhasilan adalah mengalami peningkatan rata-rata hasil belajar matematika yang tercapai oleh siswa. Perolehan meningkatnya rata-rata hasil belajar siswa bisa dilihat dari meningkatnya nilai rata-rata yang memperoleh saat tes dilaksanakan saat akhir siklus I dan siklus II. Siswa teranggap mengalami peningkatan hasil belajar, apabila nilai rata-rata tes di atas KKM adalah 75 sebanyak 75%, sedangkan pada penelitian tindakan kelas ini mendapatkan rata-rata nilai pra siklus 45,93, sedangkan pada siklus I sebesar 80,7 dan nilai hasil tes akhir siklus II sebesar 89,5. Maka proses pembelajaran ini teranggap berhasil. Karena nilai rata-rata kelas VIII I diatas KKM yaitu 75 dengan persentase ketuntasan lebih dari 75%. Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran STAD bisa mengalami peningkatan keaktifan dan hasil belajar matematika siswa kelas VIII I MTsN 1 Mojokerto. Maka bisa disimpulkan bahwa proses pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran STAD bisa mengalami peningkatan keaktifan siswa.
Keefektifan Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Realistic Matematic Education dalam Setting Kooperatif Teams Games Tournamen Ditinjau dari Motivasi Belajar Palalas, Ellyas; Laruli, Lakilo; Umasugi, Handayani
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2023): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53090/jlinear.v7i2.579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pendekatan Realistic Matematic Education dalam Setting Kooperatif Teams Games Tournamen efektif ditinjau dari motivasi belajar. Penelitian ini dilakukan di kelas VIII A MTs DDI Midarul Ulum Kilongan tahun ajaran 2023. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pra-Eksperimen dengan desain penelitian one group pretes-posttes design. Pengumpulan data motivasi belajar matematika siswa menggunakan angket atau dalam bentuk pernyataan. Adapun hasil deskripsi motivasi sebelum treatment berurutan nilai rata-rata, median, dan modus adalah 66.12, 66.28, dan 63.26. Karena nilai modus < nilai Median berdasarkan acuan distribusi normal maka distribusinya cendrung rendah. Setelah tretment nilai deskripsi motivasi berurutan nilai rata-rata, median, dan modus adalah 79.35, 82.77, dan 83.04. Karena nilai median > nilai modus berdasarkan acuan normal maka distribusinya cenderung tinggi. Peningkatannya dapat dilihat pada nilai rata-rata sebelum dan setelah treatmentnya dari 66,12 menjadi 79,35. Sehingga mengalami peningkatan sebesar 13.23. Sedangkan hasil penelitian motivasi belajar matematika siswa yang diajarkan menggunakan pendekatan Realistic Matematic Education dalam Setting Kooperatif Teams Games Tournamen lebih tinggi thitung = 58,737 > ttabel = 1,697. Kesimpulan dari penelitian ini adalah efektif pendekatan RME dalam setting kooperatif TGT.
Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep dan Berpikir Kritis Matematika Siswa Melalui Penerapan Model CORE Sudane, I Wayan; Nihayah, Elok Faik Khotun; Hasman; Maitano, Mawar Fresi
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2023): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53090/jlinear.v7i2.581

Abstract

Kurangnya kemampuan pemahaman konsep dan berpikir kritis matematika disebabkan pengaplikasian konsep belum akurat, kurangnya daya pikir siswa, bahkan dalam proses pembelajaran belum maksimal. Sehingga, tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep dan berpikir kritis matematika siswa melalui penerapan model Connecting Organizing Reflecting Extending (CORE). Adapun subjek penelitiannya adalah siswa kelas X IPS 1 SMA Negeri 1 Bulagi yang berjumlah 27 orang. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan validitas dan reliabilitas data untuk uji coba instrumen, serta perhitungan persentase setiap siklus dari tes kemampuan pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis matematika. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep  siklus I aktivitas siswa mencapai 64,49% dan pada siklus II mencapai 86,45%. Pada Berpikir Kritis siklus I aktivitas siswa mencapai 59,37% dan pada siklus II 88,01%. Pada hasil observasi guru, siklus I mencapai 72,6% dan pada siklus II 92,26%. Kemampuan pemahaman konsep pada siklus I tes akhir ketuntasan secara klasikal yaitu 68,90% dan pada siklus II yaitu 88,33%. Berpikir kritis pada siklus I tes akhir ketuntasan secara klasikal yaitu 68,47% dan pada siklus II yaitu 87,12%. Kesimpulannya bahwa penerapan model Connecting Organizing Reflecting Extending dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep dan berpikir kritis matematika siswa.
Pengaruh Kepercayaan Diri Siswa Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Suyantana, I Nyoman; Hafid, Inda Widiarti; Matona, Moh. Fadly A. Dg.; Widariani, Ni Komang Tri
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2023): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53090/jlinear.v7i2.582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepercayaan diri terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika di SMA Negeri 3 Luwuk. Dalam penelitian ini populasinya adalah SMAN 3 Luwuk di kelas XI IPS sebanyak 69 siswa yaitu kelas XI IPS 1 berjumlah 36 siswa dan kelas XI IPS 2 berjumlah 33 siswa. Jadi total keseluruhan populasinya adalah 69 siswa dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini sebanyak 59 siswa SMA Negeri 3 Luwuk. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah Angket dan tes. Analisis yang digunakan adalah korelasi Product Moment. Berdasarkan hasil analasis data peroleh koefisien korelasi (r) = atau 61,00% adalah angka positif. Adapun Nilai KD = 37,20% menunjukan besar pengaruh kepercayaan diri terhadap kemempuan pemecahan masalah matematika di SMA Negeri 3 Luwuk sebesar 37,20 %. Sedangkan nilai thitung = 5,81, dengan derajat kebebasan (db) = 59 – 2 = 57 dan taraf signifikansi  0,05 = 2,00. Sehingga, thitung  lebih dari pada ttabel atau 5,81 > 2,00, maka korelasi yang terjadi adalah berarti atau signifikan. Sehingga, korelasinya adalah adanya pengaruh kepercayaan diri siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika di SMA Negeri 3 Luwuk. Dengan demikian hipotesis diterima.
Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa di SMA Muhammadiyah Luwuk Mangerang, Faizah
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2023): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53090/jlinear.v7i2.583

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana peran guru Bimbingan dan Konseling dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di SMA Muhammadiyah Luwuk. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan kedisiplinansiswa di SMA Muhammadiyah Luwuk. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah 25 orang siswa kelas XII SMA Muhammadiyah Luwuk. Instrumen dalam penelitian ini yakni: lembar observasi ini dilakukan untuk mengamati peran guru BK dan perilaku siswa-siswi yang ada di sekolah tersebut, dan pedoman wawancara untuk mendapatkan informasi lebih lanjut bagaimana peran Guru BK meningkatkan kedisiplinan dan studi dokumentasi adalah mencari literatur jurnal yang mendukung penelitian tersebut. Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa peran guru bimbingan dan konseling dalam peningkatan kedisiplinan siswa di sekolah dengan cara memberikan contoh (role model), memberikan hukuman atau hadiah, konsisten, disiplin, kerjasama dengan semua stakeholder termasuk orang tua, tegas dalam melaksanakan tugas, memberikan bimbingan dan arahan kepada siswa agar bisa lebih baik (disiplin) serta cekatan.

Page 11 of 14 | Total Record : 131