cover
Contact Name
Mastiah
Contact Email
mastiah2011@gmail.com
Phone
+6282150036515
Journal Mail Official
mastiah2011@gmail.com
Editorial Address
STKIP Melawi Jl RSUD Melawi Km .04 kecamatan nanga pinoh kabupaten melawi
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
ISSN : -     EISSN : 27468062     DOI : https://10.46368/bjpd
Jurnal ini memuat artikel hasil penelitian dan kajian yang berkaitan dengan kebijakan dan permasalahan pendidikan dan kebudayaan. Peneliti, dosen, guru, mahasiswa, dan masyarakat umum dapat mengirimkan naskah kepada kami sesuai dengan Pedoman penulisan.
Articles 137 Documents
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN MENGGUNAKAN METODE SUGESTI IMAJINASI PADA SISWA KELAS IX A SMPN 6 NANGA PINOH Slamet Slamet
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 4, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v4i1.1038

Abstract

Abstract: This study aims to improve the quality of the implementation process of learning short story writing skills using the imaginative suggestion method through the media of class IX A students' songs at SMP Negeri 6 Nanga Pinoh. The procedure for carrying out and implementing the action uses the imagination suggestion method through the media of the song. Data were obtained using observation guidelines, questionnaires, interview guidelines, and written tests. Data analysis techniques include a class action research process that is carried out qualitatively, descriptively, and analyzes the results of students' short story writing scores. The results showed that there was an increase in the implementation of the learning process on student activity. Students look active and interactive in asking questions about learning to the teacher. The teacher answers questions clearly and concisely. Students are enthusiastic and eager to pay attention to the teacher's explanation, and seriously do the assignments given by the teacher. This can be known through observations made during the learning process. Product improvement can be seen from the increase in product results before the action is taken, the average student score only reaches 64.10. After the action was taken in the first cycle, the average student score increased to 69. In the second cycle, the overall average score of students reached 78.23. Keywords: short story writing skills, imagination suggestion method, song media Abstrak: Penelitian ini bertujuan meningkatkan kualitas proses pelaksanaan pembelajaran keterampilan menulis cerpen dengan metode sugesti imajinasi melalui media lagu siswa kelas IX A SMP Negeri 6 Nanga Pinoh. Prosedur pelaksanaan dan implementasi tindakan menggnakan  metode sugesti imajinasi  melalui media lagu. Data diperoleh dengan menggunakan pedoman pengamatan, angket, pedoman wawancara, dan tes tulis. Teknik analisis data mencakup proses penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara kualitatif,  deskriptif, dan analisis hasil skor menulis cerpen siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pelaksanaan proses pembelajaran pada keaktifan siswa. Siswa terlihat aktif dan interaktif dalam mengajukan pertanyaan seputar pembelajaran kepada guru. Guru menjawab pertanyaan secara lugas dan jelas. Siswa antusias dan bersemangat dalam memperhatikan penjelasan guru, serta secara sungguh-sungguh mengerjakan penugasan yang diberikan oleh guru. Hal ini dapat diketahui melalui pengamatan yang dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung. Peningkatan produk dapat diketahui dari peningkatan hasil produk sebelum dilakukan tindakan nilai rata-rata siswa hanya mencapai angka 64,10. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I, nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 69. Pada siklus II, skor perolehan nilai rata-rata keseluruhan siswa mencapai angka 78,23. Kata Kunci: keterampilan menulis cerpen, metode  sugesti imajinasi, media lagu
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KONSELING DALAM MENGATASI PERILAKU BULLYING DI SDN CISAAT RAMBAY Lia Yuliani; Teofilus Ardian Hopeman
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 4, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v4i1.1178

Abstract

Abstract: This research was conducted to find out the behavior of bullying that occurs in Cisaat Rambay Public Elementary School and how to deal with it. This type of research is quantitative using observation, interviews and documentation. The population in this study were students and homeroom teachers of class VI, Cisaat Rambay State Elementary School. Research activities are carried out by socializing bullying behavior followed by data collection. The research data was obtained by conducting direct discussions with students and homeroom teachers. From the results of the research conducted, it can be concluded that there are still cases, one of which is physical bullying. The teacher in responding to the case by intervening and keeping the perpetrator away from the target victim of bullying as well as advising and giving appropriate punishment.Keywords: Character, Counseling Guidance, Bullying, Education Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perilaku bullying yang terjadi di Sekolah Dasar Negeri Cisaat Rambay serta cara dalam menanganinya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa dan wali kelas VI Sekolah Dasar Negeri Cisaat Rambay. Kegiatan penelitian dilakukan dengan melakukan sosialisasi tentang perilaku bullying dilanjut dengan pengambilan data. Data penelitian diperoleh dengan cara melakukan diskusi secara langsung dengan siswa dan wali kelas. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan masih terdapat adanya kasus salah satunya bullying bersifat fisik. Guru dalam menanggapi kasus tersebut dengan cara melerai dan menjauhkan pelaku dari korban target pembullyan serta menasehati dan memberi hukuman yang sesuai.Kata Kunci: Karakter, Bimbingan Konseling, Bullying, Pendidikan 
OPTIMALISASI PROGRAM MBKM MAGANG KEPENDIDIKAN TERHADAP KESIAPAN MAHASISWA PRODI PGSD STKIP MELAWI DALAM PRAKTIK MENGAJAR Joni Albar; Deki Wibowo; Eliana Yunitha Seran
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 4, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v4i1.1262

Abstract

The formation of a learning experience is a provision to become a professional teaching candidate. The purpose of this study is to discriminate between student preparation and student stabilization in the Elementary School Teacher Education Study Program (PGSD) in implementing the MBKM Intern Education Program to maximize student experience strengthening programs. This research is descriptive qualitative. Subjects of this study were students of the STKIP Melawi PGSD Study Program, MBKM Educational Internship Participants. This research instrument uses Interview Sheets and Questionnaire Sheets. Data Analysis Using Data Triangulation. The results of the study show that the MBKM Internship Education program has a significant impact by optimizing several preparations that must be carried out. the results of the interviews show that the internship program can foster students' ability to train professionalism in teaching practice. This was corroborated by the results of the questionnaire showing the satisfaction and implementation of the MBKM educational internship program by students participating in educational internships. The conclusion is that strengthening teaching practice safeguards by training professionals in teaching helps in the readiness and stabilization of teaching in the classroom through the Optimization of the MBKM Educational Internship Program.
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MUATAN IPS MENGGUNAKAN MODEL MERDEKA DI SEKOLAH DASAR MUHAMMAD DONI; RATNA PURWANTI
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 4, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v4i2.1343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbaikan kualitas pembelajaran melalui aktivitas guru, aktivitas siswa, dan menganalisis peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan kombinasi model pembelajaran MERDEKA. Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian dilaksanakan di kelas V SDN Pangeran 1 Banjarmasin dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang pada tahun ajaran 2022/2023. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran MERDEKA (Problem Based Learning, Numbered Head Together, dan Make A Match) dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran mencapai 92% siswa yang berkategori aktif dan sangat aktif dan hasil belajar siswa pada aspek kognitif mencapai 84%, aspek afektif mencapai 88%, dan aspek psikomotorik mencapai 84% siswa berada pada kriteria tuntas.
PENINGKATAN COMMUNICATION SKILLS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) DI KELAS VI SDN TINGKIR TENGAH 02 SALATIGA Aqim Muhaimin Zain; Mawardi Mawardi
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 4, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v4i2.1459

Abstract

Abstract: One of the skills of the 21st century is communication, communication in education plays a very important role. Communication gets more attention from the public because with good communication, the goals of effective and efficient learning activities can be achieved. The problem of low communication skills in elementary schools (SD) can have a long-term impact on student development. This is in accordance with observations made by researchers in class VI of State Elementary School 02 Salatiga which found several problems, namely that students did not have the initiative to try to answer questions given by the teacher in between lessons, class VI students who were appointed by the teacher to answer questions spoke aloud. who is slow and shows a tense expression. Students also often enjoy themselves in the learning process and do not pay attention to the opinions of other students when asked by the teacher. The research was carried out in two cycles to improve communication skills, in cycle I the students' communication skills increased to 70.37%, namely 7 students in the very good category and 12 students in the good category. So improvements were made in the second cycle of learning and the results reached 85.18%, namely 9 students in the very good category and 14 students in the good category and the very good category. Observation results also show an increase in communication skills, students are more active in asking and answering questions, dare to express opinions and listen to the opinions of other students, apart from that, students also actively collaborate, support and motivate and recognize the contribution of each group member. This research indicates that the use of the Team Games Tournament learning model is an effective learning approach to train and improve communication skills in class VI of SD Negeri Tingkir Tengah 02 Salatiga.Keywords: communication skills, team games tournament Abstrak: Salah satu keterampilan abad 21 yakni komunikasi, komunikasi dalam pendidikan sangat berperan penting. Komunikasi mendapatkan perhatian lebih dari masyarakat karena dengan komunikasi yang baik, tujuan kegiatan pembelajaran yang efektif dan efisien dapat tercapai. Masalah rendahnya kemampuan berkomunikasi di Sekolah Dasar (SD) dapat memiliki dampak jangka panjang pada perkembangan siswa. Hal ini sesuai dengan observasi yang dilakukan oleh peneliti di kelas VI Sekolah Dasar Negeri 02 Salatiga menemukan beberapa permasalahan yaitu siswa tidak memiliki inisiatif untuk mencoba menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru di sela pembelajaran, siswa kelas VI yang ditunjuk oleh guru untuk menjawab pertanyaan berbicara dengan suara yang pelan dan menunjukan ekspresi yang tegang. Siswa juga sering asik sendiri dalam proses pembelajaran dan dan tidak memperhatikan pendapat siswa lain ketika ditanya guru. Penelitian dilakukan dalam dua siklus untuk meningkatkan communication skills, pada siklus I dan communication skills siswa meningkat menjadi 70,37% yaitu 7 siswa dengan kategori baik sekali dan 12 siswa dengan kategori baik. Sehingga dilakukan perbaikan pada pembelajaran siklus II dan hasil mencapai 85,18%  yaitu 9 siswa dengan kategori baik sekali dan 14 siswa dengan kategori baik dengan kategori sangat baik. Hasil observasi juga menunjukkan adanya peningkatan communication skills, siswa lebih aktif bertanya dan menjawab pertanyaan, berani mengemukakan pendapat dan mendengarkan pendapat siswa lain, selain itu juga siswa aktif berkolaborasi, mendukung dan memotivasi serta mengakui kontribusi setiap anggota kelompok. Penelitian ini mengindikasikan bahwa penggunaan model pembelajaran Team Games Tournament adalah salah satu pendekatan pembelajaran yang efektif untuk melatih dan meningkatkan communication skills pada kelas VI SD Negeri Tingkir Tengah 02 Salatiga.Kata Kunci: communication skills, team games tournament
PENERAPAN METODE FIELD TRIP DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA KELAS V Mukhlisin Mukhlisin; Mastiah Mastiah
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 4, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v4i1.1351

Abstract

Abstract: This study aims to improve the ability to write poetry for fifth grade students at SDN 04 Batu Ampar. This study used a class action research method, which was conducted in 2 cycles. Each cycle consists of planning, implementing, observing, and reflecting. Data was collected through tests and observations. Tests were used to determine students' ability to write poetry, while observation was used to determine the success of the learning process of writing poetry using the field trip method. The results of this study indicate that the application of the field trip method can improve the ability to write poetry for fifth grade students at SDN 04 Batu Ampar.Keywords: ability to write poetry, field trip method, classroom action research Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa kelas V SDN 04 Batu Ampar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas, yang dilakukan dalam 2 siklus. Tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes dan observasi. Tes digunakan untuk mengetahui kemampuan menulis puisi siswa, sedangkan observasi untuk mengetahui keberhasilan proses pembelajaran menulis puisi dengan metode field trip. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode field trip dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa kelas V SDN 04 Batu Ampar. Kata Kunci: kemampuan menulis puisi, metode field trip, penelitian tindakan kelas
MENINGKATKAN DIMENSI BERGOTONG ROYONG IPAS DENGAN MODEL PEMBELAJARAN STAD KELAS V SEKOLAH DASAR Astrid Badayanti Putri; Siti Halidjah
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 4, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v4i2.1484

Abstract

Abstract: This research aims to increase the cooperative dimension of science and science learning through the STAD type Cooperative Learning model. The form of research used in the research is classroom action research. The research subjects were 28 class V students at SDN 36 Pontianak City. The data collection technique in this research is non-test in the form of observation. The instruments used in this research were mutual cooperation observation sheets and activity documentation. The actions in this research consist of 3 cycles, each cycle consists of several stages, namely action planning, action implementation, observation and reflection. The results of classroom action research show an increase in the dimension of mutual cooperation in science learning. The action was carried out from July to August 2023. The results of the classroom action research were that in cycle I obtained an attitude of mutual cooperation with an average of 66.67 in the quite good category, the average in cycle II was 84.52 in the good category, and the average in cycle III was 97 .32 very good category.Keywords: Mutual Cooperation, STAD model Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan dimensi bergotong royong pembelajaran IPAS melalui model Cooperative Learning tipe STAD. Bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian yaitu penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian yaitu 28 peserta didik kelas V SDN 36 Pontianak Kota. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini non tes berupa pengamatan. Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi gotong-royong dan dokumentasi kegiatan. Tindakan dalam penelitian ini terdiri dari 3 siklus, setiap siklus terdiri dari beberapa tahap yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian tindakan kelas menunjukkan adanya peningkatan dimensi gotong royong pada pembelajaran IPAS. Tindakan dilaksanakan pada bulan Juli s.d Agustus 2023. Hasil penelitian tindakan kelas yaitu pada siklus I memperoleh sikap gotong royong dengan rata-rata 66,67 kategori cukup baik, rata-rata siklus II 84,52 kategori baik, dan rata-rata siklus III 97,32 kategori sangat baik.Kata Kunci: Gotong royong, Model STAD
INTERNALISASI NILAI PENDIDIKAN SOSIAL DALAM MENUMBUHKAN KEPEDULIAN SOSIAL MAHASISWA STKIP MELAWI Deki Wibowo; Ahmad Khoiri; Waridah Waridah
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 4, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v4i1.1353

Abstract

Abstract: Education is a conscious effort in fostering and developing the human person both spiritually and physically. Some expert opinions define education as a kind of process for humans to change the attitudes and behaviour of an individual or group of people. The purpose of instilling value education to STKIP Melawi students is very important in shaping the personality of STKIP Melawi students, because humans have perfection and intelligence in thinking and acting (affective intelligence emotionally, socially, and spiritually). This research uses a qualitative method that is intended to describe and analyse phenomena, events, social activities, attitudes, beliefs, perceptions, thoughts of people individually or in groups in the environment of STKIP Melawi campus students. The results of the study concluded that there are three activities in the classroom that can improve the attitude of social care, namely through honesty, courtesy, and mutual respect for fellow students. In the attitude of caring students need to get used to the "5 S" namely smile, greeting, greeting, polite, and polite which has been applied in the campus environment.Keywords: Social Education Values, fostering social care. Abstrak: Pendidikan adalah usaha sadar dalam membina dan menumbuh kembangkan pribadi manusia baik itu rohani dan jasmaninya. Beberapa pendapat ahli mengartikan Pendidikan adalah semacam proses bagi manusia untuk mengubah sikap dan tingkah laku seorang individu maupun kelompok manusia. Tujuan Penanaman Pendidikan nilai kepada mahasiswa STKIP Melawi menjadi sangat penting sekali dalam membentuk sebuah kepribadian mahasiswa STKIP Melawi, karena manusia memiliki kesempurnaan dan kecerdasan dalam berpikir dan bertindak (kecerdasaan afektif secara emosional, sosial, maupun spiritual). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang ditunjukan untuk mendiskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa, aktivitas sosial, sikap, kepercayaan, persepsi, pemikiran orang secara individual maupun kelompok di lingkungan mahasiswa kampus STKIP Melawi. Hasil penelitian meyimpulkan ada tiga kegiatan dalam kelas yang dapat meningkatkan sikap peduli sosial yaitu melalui kejujuran, sopan santun, dan saling menghargai sesama mahasiswa. Dalam sikap kepedulian mahasiswa perlu membiasankan dengan “5 S” yaitu senyum, sapa, salam, sopan, dan santun yang telah diterapkan di lingkungan kampus.Kata Kunci: Nilai Pendidikan Sosial, menumbuhkan kepedulian sosial.
ANALISIS GAYA BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI KELAS V SEKOLAH DASAR Muliadi Muliadi; Dea Pertiwi; Sudirman Sudirman
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 4, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v4i2.1431

Abstract

Abstract: This research is a qualitative descriptive study that aims to reveal indetail about the learning styles of fifth grade students at SD Inpres 10/73 Bajoe inthematic learning. The subjects in this study were five grade V students at SDInpres 10/73 Bajoe, Tanete Riattang Timur District, Bone Regency. Datacollection was carried out by observation and interview techniques. Data analysistechniques in this study include data reduction, data presentation, and drawingconclusions. The research results obtained show that students do not only learnwith one learning style, but learn with a combination of the three learning styles.There is a combination of visual, auditory, and kinesthetic learning stylecharacteristics with different learning style tendencies. The dominant learningstyle of class V students is kinesthetic learning style. The conclusion in this studyis that the learning styles of fifth grade students at SD Inpres 10/73 Bajoe inthematic learning have a combination of visual, auditory, and kinesthetic learningstyles. Therefore, teachers should teach according to the dominance of studentlearning styles.Keywords: learning styles, students, tendencies, thematic learningAbstrak: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuanuntuk mengungkap secara rinci tentang gaya belajar siswa kelas V SD Inpres10/73 Bajoe pada pembelajaran tematik. Subjek dalam penelitian ini adalah limasiswa kelas V SD Inpres 10/73 Bajoe Kecamatan Tanete Riattang TimurKabupaten Bone. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi danwawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperolehmenunjukkan bahwa siswa tidak hanya belajar dengan satu gaya belajar saja,melainkan belajar dengan kombinasi ketiga gaya belajar tersebut. Terdapatperpaduan ciri-ciri gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik dengankecenderungan gaya belajar yang berbeda-beda. Dominasi gaya belajar siswakelas V didominasi oleh gaya belajar kinestetik. Kesimpulan dalam penelitian iniadalah gaya belajar siswa kelas V SD Inpres 10/73 Bajoe pada pembelajarantematik mempunyai perpaduan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Olehkarena itu, guru hendaknya mengajar sesuai dengan dominasi gaya belajar siswa.Kata Kunci: gaya belajar, siswa, kecenderungan, pembelajaran tematik.
PERAN MEDIA AUDIO-VISUAL DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS V SDN 06 PINOH UTARA MARDIANA MARDIANA; Novi Harumiati; Linda Dwi Saputri
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 4, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v4i1.1358

Abstract

Abstract : This study aims to find out how the role of audio-visual media in thematic learning for class V SDN 06 Pinoh Utara. Advances in technology that continue to develop from year to year provide many benefits, including in the world of education, namely helping to meet needs and expedite the learning process such as being able to obtain material from the internet, learn to use media, applications and provide other benefits.This study uses qualitative research methods, qualitative approaches, and descriptive qualitative research types. Research data were obtained by conducting observations, interviews, and documentation studies on research subjects. There were two subjects in this study, the main subject of class V students and the supporting subject of two class teachers.The results obtained after applying audio-visual media in class V thematic learning audio-visual media can help develop students' thinking skills, develop students' imaginations, and attract students' attention. The thinking ability of students is evidenced by an increase in students' understanding of learning by thinking logically. develop the imagination of students, as evidenced by research data which shows that there are students who are able to develop ideas after learning material is presented in the form of learning videos. attract the attention of participants, evidenced when learning uses audio-visual media in the form of learning videos which show the attitude of students to pay more attention to the teacher, to be calm and orderly, the willingness of students to answer questions, ask questions, do assignments/quizzes given increases, students become more active in class, and able to conclude learningKeywords: the role of learning media, audio-visual media, thematic learningAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran media audio-visual dalam pembelajaran tematik kelas V SDN 06 Pinoh Utara. Kemajuan  teknologi yang terus berkembang dari tahun ketahun memberikan banyak manfaat termasuk dalam dunia Pendidikan yaitu membantu memenuhi kebutuhan dan memperlancar proses pembelajaran seperti dapat memperoleh materi dari internet, belajar menggunakan media, aplikasi dan memberikan  manfaat lainnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, pendekatan kualitatif, dan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Data pnelitian diperoleh dengan melakukan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi terhadap subjek penelitian. Subjek dalam penelitian ini ada dua, subjek utama peserta didik kelas V dan subjek pendukung dua orang guru kelas. Hasil yang diperoleh setelah menerapkan media audio-visual dalam pembelajaran tematik kelas V media audio-visual dapat membantu mengembangkan kemampuan berpikir peserta didik, mengembangkan imajinasi peserta didik, dan menarik perhatian peserta didik. Kemampuan berpikir peserta didik, dibuktikan dengan adanya peningkatan peserta didik dalam memahami pembelajaran dengan berpikir secara logis. Mengembangkan imajinasi peserta didik, dibuktikan dengan data hasil penelitian yang menunjukan adanya peserta didik yang mampu mengembangkan ide-ide yang setelah materi pembelajaran disajikan dalam bentuk video pembelajran. Menarik perhatian peserta, dibuktikan saat pembelajaran menggunakan media audio-visual berupa video pembelajaran yang menunjukan sikap peserta didik menjadi lebih memperhatikan guru, bersikap tenang dan teratur, kemauan peserta didik untuk menjawab pertanyaan, bertanya, mengerjakan tugas/kuis yang diberikan meningkatkan, peserta didik menjadi lebih aktif di kelas, dan mampu menyimpulkan pembelajaran.Kata Kunci : peran media pembelajaran, media audio-visual, pembelajaran tematik

Page 4 of 14 | Total Record : 137