cover
Contact Name
Mastiah
Contact Email
mastiah2011@gmail.com
Phone
+6282150036515
Journal Mail Official
mastiah2011@gmail.com
Editorial Address
STKIP Melawi Jl RSUD Melawi Km .04 kecamatan nanga pinoh kabupaten melawi
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
ISSN : -     EISSN : 27468062     DOI : https://10.46368/bjpd
Jurnal ini memuat artikel hasil penelitian dan kajian yang berkaitan dengan kebijakan dan permasalahan pendidikan dan kebudayaan. Peneliti, dosen, guru, mahasiswa, dan masyarakat umum dapat mengirimkan naskah kepada kami sesuai dengan Pedoman penulisan.
Articles 137 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN VIDEO ANIMASI PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SEKOLAH DASAR Sudirman Sudirman; Nurul Afifah Herman; Achmad Shabir
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i1.1690

Abstract

Abstract: The research is a quantitative type of experimental research which aims to determine the influence of animated videos on science learning outcomes. The research design used was one group pretest-posstest design. The population of this research was 35 fifth grade at SD Negeri 14 Biru. The sample for this research in the entire population. The sampling technique is saturated sampling. Data collection technique are test and documentation. The data analysis showed that the students science learning outcomes before the use of animated learning videos were in sufficient category with a frequency of 19 students (55%) with an average score of 57,43. The description of science learning outcomes after using animated learning videos is in the very good category with a frequency of 24 students (69%) with an average score of 83,46. The results of the paired samples test show that the sig value is 0,000 0,05, which means there is a significant difference in students science learning outcomes before and after the use of learning animation videos in fifth grade of SD Negeri 14 Biru. In doing so, it can be concluded that there is an influence of the use of learning animation videos on science learning outcomes fifth grade students at SD Negeri 14 Biru, Tanete Riattang District, Bone Regency, proven by a significance value of 0,000 with a significance level of 0,05.Keywords: animated videos, learning outcomes, audio-visualo,  Abstrak: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif jenis quasi-eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh penggunaan media video animasi terhadap  hasil belajar IPA di sekolah dasar.  Desain penelitian yang digunakan adalah One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 14 Biru sebanyak 35 orang. Sampel penelitian ini adalah sampel populasi yang ditentukan dengan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data adalah tes dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif diperoleh bahwa  hasil belajar IPA siswa sebelum penggunaan video animasi pembelajaran berada pada kategori cukup dengan frekuensi sebanyak 19 siswa (55%) dengan nilai rata-rata 57,43. Sedangkan, hasil belajar IPA setelah penggunaan video animasi pembelajaran berada pada kategori sangat baik dengan frekuensi 24 siswa (69%) dengan nilai rata-rata 83,46.. Hasil uji Paired Samples Test menunjukkan bahwa nilai Sig 0,000 0,05 yang berarti terdapat pengaruh signifikan hasil belajar IPA siswa sebelum dan setelah penggunaan video animasi pembelajaran di kelas V SD Negeri 14. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang cukup signifikan penggunaan video animasi pembelajaran terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 14 Biru Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,000 dengan taraf signifikansi 0,05.Kata Kunci:  video animasi, audio-visual, hasil belajar, pembelajaran.
IMPLEMENTASI APLIKASI QUIZ WHIZZER DALAM PEMBELAJARAN MENAFSIR PANDANGAN PENGARANG TERHADAP KEHIDUPAN DALAM NOVEL DI SMAN 1 KEPANJEN Andin Anindya Fitriani; Maulfi Syaiful Rizal
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i1.1951

Abstract

Media pembelajaran menjadikan suasana pembelajaran menjadi tidak monoton dan lebih menarik. Salah satunya adalah penerapan media pembelajaran berbasis digital. Salah satu dari beberapa media pembelajaran yang memiliki akses mudah dan menyenangkan digunakan dalam pembelajaran adalah Aplikasi Quiz Whizzer. Pembelajaran berbantuan media pembelajaran berbasis game edukasi berupa aplikasi Quiz Whizzer belum pernah diterapkan sebelumnya di SMA Negeri 1 kepanjen. Sehingga penelitian tentang implementasi aplikasi Quiz Whizzer dalam konteks pembelajaran menjadi penting karena berbagai alasan yang sangat relevan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan penyebaran angket kepada siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bahwa pada pengimplementasian aplikasi Quiz Whizzer ini guru melakukan beberapa aktivitas yang mendukung penggunaan aplikasi in sehingga mendapat respon positif dari siswa. Penggunaan aplikasi Quiz Whizzer pada pembelajatran mendapat antusias tinggi dari siswa, karena dianggap meningkatkan minat belajar siswa, meningkatkan pemahaman siswa, serta membuat suasana belajar menjadi menyenangkan sehingga meningkatkan nilai pengetahuan siswa terhadap materi yang sedang dipelajari.Kata Kunci: Media pembelajaran, Pembelajaran, Quiz Whizzer
IMPLEMENTASI MEDIA GENIALLY DALAM PEMBELAJARAN PEMAHAMAN TEKS ANEKDOT PADA SISWA KELAS X.1 SMA NEGERI 1 KEPANJEN Danda Wahyu Pratamadi; Maulfi Syaiful Rizal
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i1.1927

Abstract

Pengaruh penggunaan media genially dalam kegiatan pembelajaran yang menjadi tujuan dalam penelitian ini . Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan data secara detail. Data penelitian merupakan hasil observasi langsung, wawancara kepada guru dan siswa, serta hasil tes siswa. Penelitian ini menggunakan guru dan siswa kelas X.1 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia sebagai subjek penelitian. Penelitian ini menggunakan tiga rangkaian untuk menganalisis data penelitian yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa implementasi media genially dengan model permainan penjelajahan ruangan dalam pembelajaran teks anekdot memiliki pengaruh terdapat pemahaman siswa terkait teks anekdot yang diketahui berdasarkan hasil belajar siswa yang diperoleh setelah siswa melakukan post tes yang di mana dari 34 peserta didik hanya tiga peserta didik yang mendapatkan nilai kurang dari standar nilai minimum.
ANALISIS NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL CERITA MASYARAKAT KABUPATEN MELAWI TERHADAP PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA MAHASISWA PGSD STKIP MELAWI Joni Albar; Deki Wibowo; Astrid Nabila
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i1.1829

Abstract

This research aims to analyze the local wisdom values embedded in the folk stories of Melawi Regency's community and how these values can contribute to strengthening the national character education for students of the Primary School Teacher Education Program (PGSD) at the Teachers College of Melawi (STKIP Melawi). The research methodology employed is a qualitative approach with data collection techniques through interviews, observations, and document analysis. The research sample encompasses traditional community stories that are still preserved by the people of Melawi Regency. The gathered data is analyzed using content analysis techniques to identify the local wisdom values present in the stories. The findings reveal that the folk stories of Melawi Regency's community contain various local wisdom values, such as moral values, ethics, solidarity, honesty, and respect for nature and fellow human beings. These values hold significant potential for reinforcing the national character education for PGSD students at STKIP Melawi. The integration of local wisdom values into the PGSD curriculum can be achieved through the development of learning modules, extracurricular activities, and field experiences that allow students to delve into and practice these values in their daily lives. Thus, PGSD students will be able to become agents of change who are capable of embodying and teaching local wisdom values to the younger generation through formal education in primary schools
PENANAMAN NILAI KARAKTER BERBASIS SENI BUDAYA LOKAL DALAM PEMBELAJARAN IPS DI MI MA’ARIF 01 GENTASARI inarotul umiyah; Tutuk Ningsih
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i1.2002

Abstract

Abstract: The potential decline of local cultural art values due to globalization poses a threat of extinction if not adequately preserved. One strategy to safeguard these values involves incorporating them into the educational curriculum, particularly within subjects like Social Science (IPS), which holds significance in cultural development. This study employs a qualitative, descriptive approach focusing on a teacher and students from classes IV and V at MI Ma’arif 01 Gentasari. Utilizing primary and secondary data sources gathered through observation, interviews, and documentation, the research aims to analyze the role of local cultural arts in education. The findings reveal: (1) the presence of two local cultural arts—Kenthongan Cultural Arts and Gamelan—in Gentasari village, suitable for educational purposes; (2) the cultivation of various character values such as cooperation, discipline, creativity, curiosity, and responsibility among students through these cultural arts; (3) identified obstacles faced by teachers in implementing character values in IPS learning, categorized as both external and internal challenges.Keywords: Art, local culture, IPS, character values Abstrak: Keberadaan dan kelestarian nilai-nilai seni budaya lokal menjadi prihatin dengan adanya ancaman kepunahan yang disebabkan oleh pengaruh globalisasi. Salah satu upaya untuk menjaga warisan budaya ini adalah dengan memasukkan unsur budaya lokal ke dalam kurikulum pendidikan, terutama dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), yang memegang peranan penting dalam pembangunan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang menitikberatkan pada seorang guru dan siswa kelas IV dan V di MI Ma’arif 01 Gentasari. Sumber data penelitian meliputi sumber primer dan sekunder yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Temuan dari penelitian ini adalah: (1) Terdapat dua jenis seni budaya lokal di desa Gentasari, yaitu Seni budaya Kenthongan dan Gamelan, yang dapat digunakan sebagai sumber belajar; (2) Pembentukan nilai-nilai karakter pada siswa berdasarkan seni budaya lokal, seperti kenthongan dan gamelan, memiliki beberapa nilai karakter seperti gotong royong, kerjasama, kedisiplinan, kreativitas, rasa ingin tahu, dan tanggung jawab; (3) Tantangan yang dihadapi oleh guru dalam menerapkan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran IPS, terbagi menjadi kendala eksternal dan internal dalam proses belajar..Kata Kunci: Seni, budaya lokal, IPS, nilai karakter
ANALISIS KETERLAMBATAN PENYELESAIAN STUDI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR (PGSD) SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP) MELAWI Ason Ason; Asep Eka Nugraha
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i1.1464

Abstract

Abstract: This research is motivated by the large number of students who cannot complete their studies on time. Most students experience this when they are completing their final assignment, namely compiling a thesis. Therefore, the purpose of this study was to analyze and identify problems with student delays in completing studies at STKIP Melawi, especially in the Elementary School Teacher Education Study Program (PGSD). This research uses a qualitative approach and the type of research is descriptive. Data collection techniques used in the form of observation, interviews and documentation. The data validity test uses data triangulation. The technique for determining informants used purposive sampling and snowball sampling techniques, namely selecting students who experienced delays in completing the study. The selected students are those in semesters X, XII, and XIV. The results showed that the dominant influence of the factors causing student delays in completing the study was the student's own internal factors. Student internal factors are very dominant, namely 70%, while external factors are only 30%. Internal factors include writing ability, confusion, lack of understanding, lack of motivation, laziness, and difficulty finding references. These factors lead to two things, namely the lack of students' writing ability and weak motivation. Thus it can be concluded that the causes of student delays in completing studies at the Elementary School Teacher Education Stud Program (PGSD) of the College of Teacher Training and Education (STKIP) Melawi are poor writing abilities and weak motivation. Keywords: Delay, Study Completion, PGSD STKIP Melawi Students Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya mahasiswa yang tidak bisa menyelesaikan studi mereka tepat waktu, kebanyakan mahasiswa yang mengalami hal terebut justru ketika mereka sedang menyelesaikan tugas akhir yakni menyusun skripsi. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengidentifiksi permasalahan keterlambatan mahasiswa dalam menyelesaikan studi di STKIP Melawi khususnya pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian adalah deskriptif. Teknik pengambilan data yang digunakan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun uji keabsahan data menggunakan triangulasi data. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling yaitu memilih mahasiswa yang mengalami keterlambatan dalam penyelesaian studi. Mahasiswa yang dipilih adalah mereka yang berada pada semester X, XII, dan XIV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh dominan faktor penyebab keterlambatan mahasiswa dalam penyelesaian sudi adalah faktor internal mahasiswa sendiri. Faktor internal mahasiswa sangat dominan yaitu sebesar 70% sedangkan faktor eksternal hanya 30%. Faktor internal meliputi kemampun menulis, kebingungan, ketidakpahaman, kurang motivasi, malas, dan sulit mencari referensi. Faktor-faktor tersebut bermuara pada dua hal yakni kemampuan menulis mahasiswa kurang dan lemahnya motivasi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penyebab keterlambatan mahasiswa dalam menyelesaikan studi pada Program Stud Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi adalah kemampuan menulis kurang dan motivasi lemah. Kata Kunci: Keterlambatan, Penyelesaan Studi, Mahasiswa PGSD STKIP Melawi
URGEN UKHUWAH DALAM BINGKAI BERTETANGGA PERSEPKTIF AL-QUR’AN Rahma Ashari Hamzah; Nur Alamsyah; Halimah Basri; Sohrah Sohrah
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i1.1871

Abstract

Abstract: The implementation of ukhuwah in reality is currently experiencing a shift when discussed in a neighborly frame where in reality many people are neighbors but it turns out they still don't relate to each other so it is very interesting to study. The aim of this research is to provide clarity regarding the study of the importance of strengthening ukhuwwah within a neighborly frame from the perspective of the Qur'an. This article uses the maudhu'iy method or thematic method. This article uses a normative approach. The interpretation analysis technique used is: content analysis technique. In the data collection method, researchers used two types of data, namely; primary and secondary. The collected data is then processed using the comparative method with content analysis techniques. The results of the research shed more light on the importance of strengthening and maintaining ukhuwah within a neighborly framework so that people can live in peace and love.Keywords: ukhuwwah; neighboring frames; Al-Qur'an perspective Abstrak: Implementasi ukhuwah pada realitanya saat ini mengalami pergeseran ketika dibahas pada bingkai bertetangga dimana realitanya banyak orang yang bertetangga namun ternyata masih tidak saling mengenal satu dengan lainnya sehingga sangat menarik untuk dikaji. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memberikan kejelasan terkait kajian pentingnya mempererat ukhwuwah dalam bingkai bertetangga dari perpektif Al- Qur’an. Artikel ini menggunakan metode maudhu’iy atau metode tematik. Artikel ini menggunakan pendekatan normatif. Teknik analisis tafsir yang digunakan yaitu: teknik analisis isi. Dalam metode pengumpulan data, peneliti menggunakan dua jenis data, yaitu; primer dan sekunder. Data yang terkumpul kemudian diolah dengan menggunakan metode komparasi dengan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian memperjelas lebih mendalam terkait pentingnya mempererat dan memelihara ukhuwah dalam bingkai bertetangga sehingga masyarakat dapat hidup dengan penuh kedamaian dan cinta kasih.Kata Kunci: ukhuwwah; bingkai bertetangga; perspektif Al-Qur’an
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN BERBASIS GAME UBUR-UBUR TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF BAHASA INDONESIA KELAS IV SEKOLAH DASAR Mala Mazida; Agnita Siska Pramasdyahsari; Fitria Miftakhul Jannah; Sumarno Sumarno
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i1.1983

Abstract

Abstract: In learning activities, teachers have never implemented jellyfish game-based learning. This research aims to assess the success of jellyfish game-based learning on cognitive learning outcomes for fourth grade elementary school. The research was carried out using quantitative methods through descriptive analysis, normality test, and T-test to analyze changes in cognitive learning outcomes for class IV elementary school before and after implementing jellyfish game-based learning. So the application of game-based learning is needed so that learning is more meaningful and the learning objectives are achieved. An important finding of this research is that the application of jellyfish game-based learning has proven successful in improving cognitive abilities. The research was carried out through pre-test and post-test, with students as subjects being class IV elementary school in the Indonesian language subject CHAPTER 2 with material on Transitive and Intransitive Sentences.Keywords: effectiveness, game-based learning, learning outcomes Abstrak: Dalam kegiatan pembelajaran, guru belum pernah mengimplementasikan pembelajaran berbasis game ubur. Penelitian ini bertujuan menilai keberhasilan pembelajaran berbasisi game ubur-ubur terhadap hasil belajar kognitif kelas IV SD. Penelitian yang dilakukan dengan metode kuantitatif melalui analisis deskriptif, uji normalitas, dan uji-T untuk menganalisis perubahan dalam hasil belajar kognitif kelas IV SD sebelum dan sesudah pelaksanaan pembelajaran berbasis game ubur-ubur. Sehingga penerapan pembelajaran berbasis game diperlukan supaya  pembelajaran lebih bermakna dan tercapai tujuan pembelajarannya. Temuan penting penelitian ini yaitu penerapan pembelajaran berbasis game ubur-ubur terbukti berhasil dalam meningkatkan kemampuan kognitif. Penelitian yang dilakukan melalui pre-test dan post-test, dengan peserta didik menjadi subjeknya adalah kelas IV SD pada mapel Bahasa Indonesia BAB 2 dengan materi Kalimat Transitif dan Intransitif.Kata Kunci: keefektifan, pembelajaran berbasis game, hasil belajar
PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK BERBASIS GUIDED INQUIRY BERBANTUAN LABORATORIUM VIRTUAL PADA MATERI TERMODINAMIKA KELAS XI SMA Farah Muthi Hermawati; Popi Purwanti; Iman Noor; Supardi US
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i1.1499

Abstract

Abstract: 21st-century learning is closely related to the era of technological development of the Industrial Revolution 4.0. Learning using technology will help teachers explain learning material and also help students understand learning material. One of the technological developments in the world of education is the use of digital-based learning media. There are many types of digital-based learning media, one of which is electronic modules. This research aims to develop learning media in the form of electronic modules that are integrated with the syntax of the guided inquiry learning model and assisted by a virtual laboratory in its application. The development electronic module discusses thermodynamics material for class XI high school students. This research uses the ADDIE research method (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation) which is limited to the Development stage. The development of electronic modules has been validated by media experts and material experts. The assessment carried out by media experts obtained scores of 82.67% and 88.00% with the title "Very Appropriate" to be used as a learning medium for thermodynamics material. The assessment carried out by material experts obtained scores of 89.33% and 93.33% with the title "Very Appropriate". This research can be developed to a trial stage with class XI high school students to see the influence or effectiveness of learning media on class XI high school students. Keywords: electronic module, guided inquiry, virtual laboratory, thermodynamics Abstrak: Pembelajaran abad 21 sangat berkaitan dengan era perkembangan teknologi revolusi industri 4.0. pembelajaran dengan menggunakan teknologi akan membantu guru dalam menjelaskan materi pembelajaran dan juga membantu siswa dalam memahami materi pembelajaran. Salah satu perkembangan teknologi dalam dunia Pendidikan adalah penggunaan media pembelajaran berbasis digital. Jenis dari media pembelajaran berbasis digital sangatlah banyak, salah satunya adalah modul elektronik. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa modul elektronik yang terintegrasi dengan sintaks model pembelajaran guided inquiry dan berbantuan laboratorium virtual dalam pengaplikasiannya. Modul elektronik pengembangan membahas materi termodinamika untuk kelas XI SMA. Penelitian ini menggunakan metode penelitian ADDIE (Analyze, Desain, Development, Implementation, and Evaluation) yang dibatasi sampai tahapan Pengembangan (Development). Modul elektronik pengembangan telah dilakukan uji validasi oleh ahli media dan ahli materi. Penilaian yang dilakukan oleh ahli media didapatkan nilai sebesar 82,67% dan 88,00 % dengan predikat “Sangat Layak” untuk dijadikan media pembelajaran materi termodinamika. Penilaian yang dilakukan oleh ahli materi didapatkan nilai sebesar 89,33% dan 93,33% dengan predikat “Sangat Layak”. Penelitian ini dapat dikembangkan kembali ke tahap uji coba kepada siswa kelas XI SMA untuk melihat pengaruh atau efektivitas media pembelajaran terhadap siswa kelas XI SMA. Kata Kunci: Modul elektronik, guided inquiry, laboratorium virtual, termodinamika
PENERAPAN METODE STORY TELLING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI, PENGUASAAN KOSAKATA DAN SIKAP PERCAYA DIRI SISWA K3B SEKOLAH PALEMBANG HARAPAN Ida Ronauli Saragi Napitu; Wiputra Cendana
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i1.1929

Abstract

Abstract: Communication skills, vocabulary and self-confidence are three competencies that are quite important to be developed, especially for children in their early age. The purpose of this study was to analyse the level of communication skills, vocabulary, and self-confidence of students and how the role of the story telling method in improving the development of communication skills, vocabulary, and self-confidence of K3B students aged 5-6 years. The type of research used is Classroom Action Research (CAR) on 9 students from K3B PTM 1 Group. CAR will be carried out with a maximum of 3 cycles in this research. The instruments that will be used are rubrics to measure students' communication skills, vocabulary and also self-confidence. The results showed that the storytelling method could improve communication skills, vocabulary mastery and self-confidence of K3B Palembang Harapan School students. Through the results obtained, it can be concluded that the storytelling method can improve communication skills, vocabulary mastery and self-confidence of K3B Palembang Harapan School students.Keywords: Storytelling, communication, vocabulary, self-confidence, CARAbstrak: Kemampuan berkomunikasi, pengetahuan kosakata dan sikap percaya diri merupakan tiga buah kompetensi yang cukup penting untuk dikembangkan khususnya pada saat anak dalam usia dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat komunikasi, penguasaan kosakata dan sikap percaya diri siswa serta bagaimana peranan metode storytelling dalam meningkatkan perkembangan komunikasi, penguasaan kosakata dan sikap percaya diri siswa K3B yang berusia 5-6 tahun. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada siswa/i K3B Grup PTM 1 sebanyak 9 orang. Pada penelitian ini dilakukan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas dengan maksimal tiga buah siklus. Instrumen yang digunakan adalah rubrik dalam mengukur kemampuan berkomunikasi, pengetahuan kosakata serta sikap percaya diri siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode storytelling dapat meningkatkan keterampilan berkomunikasi, penguasaan kosakata serta sikap percaya diri siswa K3B Sekolah Palembang Harapan. Melalui hasil yang didapatkan, dapat disimpulkan bahwa metode storytelling dapat meningkatkan keterampilan berkomunikasi, penguasaan kosakata dan sikap percaya diri siswa K3B Sekolah Palembang Harapan.Kata kunci: Storytelling, keterampilan berkomunikasi, penguasaan kosakata, percaya diri, PTK

Page 6 of 14 | Total Record : 137