cover
Contact Name
Mastiah
Contact Email
mastiah2011@gmail.com
Phone
+6282150036515
Journal Mail Official
mastiah2011@gmail.com
Editorial Address
STKIP Melawi Jl RSUD Melawi Km .04 kecamatan nanga pinoh kabupaten melawi
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
ISSN : -     EISSN : 27468062     DOI : https://10.46368/bjpd
Jurnal ini memuat artikel hasil penelitian dan kajian yang berkaitan dengan kebijakan dan permasalahan pendidikan dan kebudayaan. Peneliti, dosen, guru, mahasiswa, dan masyarakat umum dapat mengirimkan naskah kepada kami sesuai dengan Pedoman penulisan.
Articles 137 Documents
SURVEI KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP KINERJA DOSEN MENGAJAR, SARANA/PRASARANA PEMBELAJARAN DAN LAYANAN ADMINISTRASI AKADEMIK Andriana, Encep; Hidayat, Sholeh; Nulhakim, Lukman
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v1i1.2997

Abstract

Abstract: This study aims to evaluate the level of student satisfaction with three main aspects of the educational environment in higher education: lecturer performance in teaching, learning facilities/infrastructure, and academic administration services. This research uses a quantitative approach method with data collection techniques through questionnaire survey instruments specifically designed to measure student perceptions and satisfaction in each aspect studied. The results showed that the level of student satisfaction with the performance of lecturers in teaching was generally high, but there were several indicators that required special attention, such as the provision of learning media in the teaching and learning process. Learning facilities/infrastructure received mixed responses; some facilities are considered adequate, while others still need to be improved, especially in terms of accessibility and comfort. Academic administration services also received an overall positive response, although some aspects, such as service efficiency and responsiveness, still need to be improved.Keywords: Lecturer Performance, Facilities / Infrastructure, Administrative Services, Academic Student Satisfaction Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepuasan mahasiswa terhadap tiga aspek utama dalam lingkungan pendidikan di perguruan tinggi: kinerja dosen dalam mengajar, sarana/prasarana pembelajaran, dan layanan administrasi akademik. Dalam penelitan ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui instrumen survei kuesioner yang dirancang khusus untuk mengukur persepsi dan kepuasan mahasiswa pada setiap aspek yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan mahasiswa terhadap kinerja dosen dalam mengajar umumnya tinggi, namun terdapat beberapa indikator yang memerlukan perhatian khusus, seperti diadakannya media pembelajaran  dalam proses belajar-mengajar. Sarana/prasarana pembelajaran mendapat tanggapan yang beragam; beberapa fasilitas dinilai memadai, sementara yang lain masih perlu ditingkatkan, terutama dalam hal aksesibilitas dan kenyamanan. Layanan administrasi akademik juga mendapatkan tanggapan yang positif secara keseluruhan, meskipun beberapa aspek, seperti efisiensi dan responsivitas layanan, masih perlu ditingkatkan.Kata Kunci: Kinerja Dosen, Sarana/Prasarana, Layanan Administrasi, Akademik Kepuasan Mahasiswa
PENGARUH PENGGUNAAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI PERKEMBANGBIAKAN MAKHLUK HIDUP Nazliyati, Nazliyati; Danil, M. Danil; Aldyza, Nadia
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v1i1.3103

Abstract

AbstractAugmented Reality (AR) technology can enhance learning by visualizing abstract concepts, such as complex science materials, and enriching students' learning experiences. At UPTD SD Negeri 27 Peusangan, the application of AR is expected to help students understand the reproduction of living things interactively and interestingly, considering the low critical thinking skills in conventional learning. Experimental research with the One Group Pretest-Posttest design showed that the use of AR improved students' critical thinking skills, with an increase percentage of 64.9%. The results of the study conducted at SD Negeri 27 Peusangan, the use of Augmented Reality technology in learning the reproduction of living things material showed quite good results. This can be seen from the pretest and posttest data which showed students' enthusiasm in learning and an increase in critical thinking skills in each indicator. In addition, it was also found that the use of Augmented Reality technology has an influence on increasing critical thinking skills with a percentage of 64.9%. This study involved 13 grade students. Keywords: augmented reality, critical thinking, reproduction of living things
PENGARUH PENERAPAN TEKNIK MNEMONIC TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA KELAS V SD INPRES 6/75 TA KABUPATEN BONE Rukayah, Rukayah; Jafar, Muh. Idris; Yulianti, Lilis
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v1i1.3475

Abstract

Abstract: Abstract: This research is a quantitative study with a One Group Pretest Posttest design aimed at determining the effect of applying Mnemonic techniques on the poetry writing ability of fifth-grade students at SD Inpres 6/75 TA, Bone Regency. This study involved 22 fifth-grade students as samples using the saturated sampling technique. The data collection technique was carried out through pretest and posttest poetry writing ability tests. Based on the results of descriptive statistical analysis, the average pretest score of the students was 42.0455, which falls into the "Poor" category, whereas the average posttest score increased to 73.0114, which falls into the "Good" category. These results indicate an improvement in students' poetry writing skills after the application of the Mnemonic technique. Furthermore, based on the results of the inferential statistical analysis using the Paired Sample t-Test, a t-value of (15.541) was obtained, which is greater than the t-table value (2.07961) and is significant at 0.000 < 0.05. Thus, H0 is rejected and H1 is acceptedKey Words: Mnemonic technique, ability, poetry writing.
ANALISIS AKTIVITAS BELAJAR MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL LAYANG-LAYANG PADA MATERI BANGUN DATAR LAYANG-LAYANG Riansyah, Riansyah; Sarassanti, Yumi
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v1i1.3509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas belajar siswa kelas VII C di Mts. Negeri 1 Pontianak melalui penggunaan permainan tradisional layang-layang dalam pembelajaran materi bangun datar layang-layang. Metode yang digunakan peneliti adalah penelitian kuantitatif  dengan  pendekatan  deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yakni dalam bentuk angket dengan pernyataan iya atau tidak. Sampel penelitian ini terdiri dari 33 siswa kelas VII C yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan penelitian dalam bentuk angket sebagai pendekatan pembelajaran dalam melakukan sebuah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan permainan tradisional layang-layang dalam pembelajaran bangun datar layang-layang mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa. Dalam hal akitivitas belajar, mayoritas siswa menyatakan bahwa permainan tradisional layang-layang membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan menyenangkan, dengan bukti 76,75% presentase dari 33 siswa. Dalam hal memahami bangun datar layang-layang hanya sebagian  siswa saja dengan bukti 52,52% presentase dari 33 siswa. Dan dalam hal memahami permainan tradisonal layang-layang pada bangun datar layang-layang mayoritas siswa memahaminya dengan bukti 72,72% presentase dari 33 siswa. Dari data tersebut bahwa aktivitas belajar siswa lebih efektif ketika bangun datar layang-layang dihubungkan dalam kehidupan sehari-hari dibandingkan hanya fokus dengan materi.
EFEKTIVITAS MANAJEMEN SUPERVISI KEPALA MADRASAH DALAM OPTIMALISASI KINERJA GURU Widodo, Wahyudi
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v1i1.3534

Abstract

Supervisi kepala madrasah memiliki peran strategis dalam meningkatkan kinerja guru melalui pembinaan dan evaluasi yang sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas manajemen supervisi kepala madrasah dalam optimalisasi kinerja guru berdasarkan studi literatur. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber akademik, termasuk jurnal, buku, dan penelitian terdahulu terkait supervisi pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa supervisi yang efektif mampu meningkatkan kompetensi pedagogik guru, mendorong inovasi pembelajaran, serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih profesional. Strategi supervisi yang diterapkan kepala madrasah, seperti supervisi akademik, supervisi klinis, dan supervisi kolaboratif, berperan dalam membangun budaya reflektif dan meningkatkan motivasi guru. Namun, beberapa faktor seperti keterbatasan sumber daya, beban kerja kepala madrasah, serta resistensi guru dapat menjadi hambatan dalam implementasi supervisi. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih adaptif, termasuk pemanfaatan teknologi dan model supervisi berbasis kebutuhan guru. Studi ini merekomendasikan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas supervisi berbasis digital serta pengaruhnya terhadap peningkatan kualitas pengajaran. Dengan supervisi yang optimal, diharapkan mutu pendidikan di madrasah dapat terus berkembang secara berkelanjutan.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 08 MUARA PAWAN KABUPATEN KETAPANG Ason, Ason; Khoiri, Ahmad; Dasmawarti, Dasmawarti
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v1i1.3629

Abstract

Abstract: The aim of this research is to find out: (1) independent curriculum learning planning; (2) implementation of independent curriculum learning and (3) Assessment of independent curriculum learning. This research was conducted at SDN SDN 08 Muara Pawan, Ketapang Regency, using a qualitative descriptive research approach and type. Data was collected using interview,  observation  and  documentation  methods,  with  the  data  source  being  the  class  I teacher. The data analysis used in this research includes data condensation, data presentation and conclusions. Checking the validity of the data using triangulation, namely source triangulation  and  technical  triangulation.  The results  of  the  research  can  be  described  as follows: (1) in planning learning, the teaching tools used by teachers are appropriate and refer to the teaching tools provided by the Ministry of Education and Culture, with the option of modifying them themselves (2) the learning carried out by teachers tries to refer to the learning principles in the independent curriculum and is at the developing stage with the consideration that the learning carried out is student-centred and the accuracy of the learning methods used (3) the assessment is carried out by referring to the assessment principles launched by  the Ministry of Education and Culture. Keywords: Implementation, Independent Curriculum, Elementary School Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) perencanaan pembelajaran kurikulum merdeka; (2) pelaksanaan pembelajaran kurikulum merdeka dan (3) Asesmen pembelajaran kurikulum merdeka .Penelitian ini dilakukan di SDN SDN 08 Muara Pawan Kabupaten Ketapang, menggunakan pendekatan dan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi, dengan sumber data adalah guru kelas I. Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi kondensasi data, penyajian data, dan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dengan triangulasi, yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian  dapat dideskripsikan sebagai berikut: (1) dalam perencanaan pembelajaran, perangkat ajar yang digunakan guru sesuai dan  mengacu  pada perangkat  ajar  yang  disediakan oleh  Kemendikbudristek,  dengan pilihan memodifikasi sendiri (2) pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru berusaha mengacu pada prinsip  pembelajaran dalam kurikulum merdeka  dan berada pada tahap  berkembang  dengan pertimbangan bahwa pembelajaran yang dilaksanakan berpusat pada peserta didik dan ketepatan metode pembelajaran yang digunakan (3) asesmen dilaksanakan dengan mengacu pada prinsip asesmen yang diluncurkan Kemendikbud. Kata Kunci : Implementasi, Kurikulum Merdeka, Sekolah Dasar
OPTIMALISASI CERITA RAKYAT NUSANTARA SEBAGAI SARANA INTERNALISASI ETIKA DALAM PENDIDIKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR Trisnawati, Trisnawati; Riyani, Septi
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v1i1.3634

Abstract

Abstract: Character education plays an important role in forming students with high morals and ethics. This study aims to examine the optimization of folklore as a means of internalizing ethics in character education in elementary schools. The method used is qualitative through literature studies and observations of folklore-based learning practices. The results of the study indicate that the use of folklore interactively through reflective discussions, role-playing, and digital media can improve students' understanding and involvement in moral values. Teachers who apply creative methods in conveying stories are also able to foster students' interest in character values such as honesty, hard work, and mutual cooperation. This optimization not only strengthens character education, but also contributes to the preservation of local culture. Keywords: Folklore, Internalization of Ethics, Character EducationAbstrak: Pendidikan karakter memegang peranan penting dalam membentuk siswa yang berakhlak dan bermoral tinggi. Penelitian ini bertujuan mengkaji optimalisasi cerita rakyat sebagai sarana internalisasi etika dalam pendidikan karakter di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui studi literatur dan observasi praktik pembelajaran berbasis cerita rakyat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan cerita rakyat secara interaktif melalui diskusi reflektif, permainan peran, dan media digital dapat meningkatkan pemahaman serta keterlibatan siswa terhadap nilai-nilai moral. Guru yang menerapkan metode kreatif dalam menyampaikan cerita juga mampu menumbuhkan minat siswa terhadap nilai-nilai karakter seperti kejujuran, kerja keras dan gotong royong. Optimalisasi ini tidak hanya memperkuat pendidikan karakter, tetapi juga berkontribusi dalam pelestarian budaya lokal.Kata kunci: Cerita Rakyat, Internalisasi Etika, Pendidikan Karakter