cover
Contact Name
Anton Subarno
Contact Email
antonsubarno@fkip.uns.ac.id
Phone
+6281329027365
Journal Mail Official
jikap@fkip.uns.ac.id
Editorial Address
Pendidikan Administrasi Perkantoran FKIP UNS Gedung B Lantai 1 FKIP UNS, Jl. Ir, Sutami, No.36A Kentingan Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi (JIKAP)
ISSN : -     EISSN : 26140349     DOI : https://dx.doi.org/10.20961/jikap
Core Subject : Education, Social,
JIKAP (Jurnal Informasi Dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) berisi artikel tentang hasil pemikiran dan hasil penelitian di bidang bidang komunikasi, administrasi perkantoran dan pendidikan.
Articles 330 Documents
The influence of parental background and "Viska Mart" business center on students' entrepreneurial interest Yuanita Mukti Artati; Patni Ninghardjanti
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i4.103093

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latar belakang orang tua dan business center “Viska Mart” terhadap minat berwirausaha siswa kelas XI Pemasaran di SMK Negeri 6 Surakarta, secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Jumlah populasi 72 siswa. Penentuan sampel menggunakan sampling jenuh. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda melalui aplikasi IBM SPSS Statistics 27. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan latar belakang orang tua terhadap minat berwirausaha dengan nilai signifikansi sebesar 0,036 < 0,05 dan nilai thitung > ttabel (2,144 > 1,997); (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan business center “Viska Mart” terhadap minat berwirausaha dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai thitung > ttabel (4,936 > 1,997); (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan latar belakang orang tua dan business center “Viska Mart” secara simultan terhadap minat berwirausaha dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai Fhitung > Ftabel (22,736 > 3,13). Persamaan regresi penelitian yaitu Ŷ = 19,911 + 0.563X₁ + 0.814X₂ dengan R² sebesar 0,397. Sumbangan efektif  X₁ terhadap Y sebesar 9,4%. Sumbangan efektif X₂ terhadap Y sebesar 30,3%. Sumbangan relatif X₁ terhadap Y sebesar 23,7%. Sumbangan relatif X₂ terhadap Y sebesar 76,3%.  Kata kunci : kuantitatif; minat berwirausaha; orang tua; praktik kewirausahaan Abstract: This research aims to determine the influence of parental background and the "Viska Mart" business center on entrepreneurial interest among Grade XI Marketing students at SMK Negeri 6 Surakarta, both partially and simultaneously. This study employs a quantitative correlational approach with a population of 72 students. Sample determination utilized saturated sampling methods, and data collection was conducted through questionnaires. Data analysis employed multiple linear regression analysis using IBM SPSS Statistics 27. Results demonstrate: (1) a significant positive influence of parental background on entrepreneurial interest with a significance value of 0.036 < 0.05 and t-calculated > t-table (2.144 > 1.997); (2) a significant positive influence of the "Viska Mart" business center on entrepreneurial interest with a significance value of 0.000 < 0.05 and t-calculated > t-table (4.936 > 1.997); (3) a significant positive simultaneous influence of parental background and "Viska Mart" business center on entrepreneurial interest with a significance value of 0.000 < 0.05 and F-calculated > F-table (22.736 > 3.13). The research regression equation is Ŷ = 19.911 + 0.563X₁ + 0.814X₂ with R² of 0.397. The effective contribution of X₁ to Y is 9.4%, while X₂ contributes 30.3%. The relative contribution of X₁ to Y is 23.7%, and X₂ contributes 76.3%. Keywords : entrepreneurial practice; interest in entrepreneurship; parents; quantitative
Impact of moving class, AI technology, and infrastructure on students’ mental well-being at SMK 6 Surakarta Salsabila Putri Azzahra; Subroto Rapih
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 3 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i3.101070

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh moving class, teknologi pembelajaran AI, dan sarpras terhadap mental well-being siswa SMK 6 Surakarta baik secara simultan maupun parsial. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Sampel berjumlah 85 dengan teknik sampel stratified random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis linear berganda dengan bantuan IBM SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan moving class terhadap mental well-being siswa SMK Negeri 6 Surakarta dengan nilai thitung > ttabel (1,86 > 1,66) dan nilai signifikasi pada moving class sebesar 0,06 < 0,1; (2) tidak terdapat pengaruh yang positif dan signifikan teknologi pembelajaran AI terhadap mental well-being siswa SMK Negeri 6 Surakarta dengan nilai thitung < ttabel (1,52 < 1,66) dan nilai signifikansi 0,13 > 0,05; (3) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan sarpras terhadap mental well-being siswa SMK Negeri 6 Surakarta dengan nilai thitung > ttabel (4,46 > 1,66) dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,05; (4) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan secara bersama-sama moving class, teknologi pembelajaran AI, dan sarpras terhadap mental well-being siswa SMK Negeri 6 Surakarta dengan nilai Fhitung > Ftabel (17,39 > 4,14) dengan nilai signifikansi 0,00 <0,05.  Keywords : kesehatan mental; sarana pembelajaran; sistem pembelajaran; teknologi pembelajaran Abstract: This study aims to determine the effect of moving class, AI learning technology, and infrastructure on the mental well-being of students of SMK 6 Surakarta both simultaneously and partially. This study uses a quantitative research approach. The sample amounted to 85 with stratified random sampling technique. The data collection technique used a questionnaire. Data analysis techniques using multiple linear analysis techniques with the help of IBM SPSS version 26. The results showed that: (1) there is a positive and significant effect of moving class on mental well-being of students of SMK Negeri 6 Surakarta with a tvalue > ttable (1.86> 1.66) and a significance value on moving class of 0.06 < 0.1; (2) there is no positive and significant effect of AI learning technology on mental well-being of students of SMK Negeri 6 Surakarta with a tvalue < ttable (1.52 < 1.66) and a significance value of 0.13 > 0.05; (3) there is a positive and significant influence of infrastructure on mental well-being of students of SMK Negeri 6 Surakarta with the value of tvalue > ttable (4.46 > 1.66) with a significance value of 0.00 < 0.05; (4) there is a positive and significant influence together moving class, AI learning technology, and infrastructure on mental well-being of students of SMK Negeri 6 Surakarta with the value of Fvalue > Ftable (17.39 > 4.14) with a significance value of 0.00 < 0.05. Keywords : learning facilities; learning system; learning technology; mental health
Office administration internships, self-efficacy, and work readiness of PAP FKIP UNS students Nur Indrawati; Hery Sawiji
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i4.102433

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh magang administrasi dan self efficacy terhadap kesiapan kerja mahasiswa program studi pendidikan administrasi perkantoran FKIP UNS Angkatan 2021 baik secara simultan maupun parsial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausalitas. Populasi berjumlah 80 mahasiswa. Sampel penelitian menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistic 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan magang administrasi terhadap kesiapan kerja mahasiswa dengan nilai thitung (2.768) > ttabel (1.990) dan nilai signifikansi pada magang administrasi sebesar 0,007 < 0,05; (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan self efficacy terhadap kesiapan kerja mahasiswa dengan nilai thitung (6.609) > ttabel (1.990) dan nilai signifikansi pada self efficacy sebesar 0,000 < 0,05; (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan magang administrasi dan self efficacy secara bersama-sama terhadap kesiapan kerja mahasiswa dengan nilai Fhitung (37.813) > Ftabel (3.11) dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Persamaan regresi penelitian adalah Ŷ= 7,995 + 0,329X1 + 0,803X2 dengan nilai R Square sebesar 0,495. Kontribusi magang administrasi dan self efficacy secara bersama-sama dalam penelitian ini sebesar 49,5%. Kata kunci: kepercayaan diri; kesiapan kerja; kuantitatif; magang administrasi Abstract: This research aimed to determine the influence of administration internships and self-efficacy on work readiness among students in the Office Administration Education Program, Faculty of Teacher Training and Education, Sebelas Maret University, Class of 2021, both simultaneously and individually. We employed a quantitative causal approach with a population of 80 students. Saturated sampling technique was utilized for sample selection. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression analysis with IBM SPSS Statistics 25. Results indicated that: (1) administration internships had a positive and significant influence on students' work readiness (t = 2.768, p = .007); (2) self-efficacy had a positive and significant influence on students' work readiness (t = 6.609, p < .001); (3) administration internships and self-efficacy together had a positive and significant influence on students' work readiness (F = 37.813, p < .001). The regression equation was Ŷ = 7.995 + 0.329X₁ + 0.803X₂ with an R² value of 0.495. Administration internships and self-efficacy together contributed 49.5% to work readiness variance, while the remainder was influenced by other variables not included in this study. Keywords: administration internship; quantitative; self efficacy; work readiness
The influence of business/industry internship experience and information technology mastery on work readiness among office administration education students at UNS Margi Ayu Cahya Ningrum; Tri Murwaningsih
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i5.104978

Abstract

 Abstrak: Kesiapan kerja penting bagi mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja, mengingat persaingan di era globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh pengalaman magang dunia usaha/dunia industri terhadap kesiapan kerja mahasiswa; (2) pengaruh penguasaan teknologi informasi terhadap kesiapan kerja mahasiswa; (3)  pengaruh pengalaman magang dunia usaha/dunia industri dan penguasaan teknologi informasi terhadap kesiapan kerja mahasiswa PAP FKIP UNS angkatan 2021 – 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi berjumlah 180 mahasiswa dengan sampel penelitian berjumlah 124 responden. Sampel penelitian menggunakan teknik cluster random sampling dan pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan pengalaman magang dunia usaha/dunia industri terhadap kesiapan kerja Mahasiswa PAP FKIP UNS yang dibuktikan melalui nilai thitung 4,509 > ttabel 1,980; (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan penguasaan teknologi informasi terhadap kesiapan kerja Mahasiswa PAP FKIP UNS, dibuktikan melalui nilai thitung 2,589 > ttabel 1,980; (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan pengalaman magang dunia usaha/dunia industri dan penguasaan teknologi informasi terhadap kesiapan kerja Mahasiswa PAP UNS, dibuktikan melalui nilai Fhitung 36,164 > Ftabel 3,07.Kata kunci: sektor bisnis dan industri; keterampilan teknologi informasi; kesiapan profesional; analisis kuantitatifAbstract: Work readiness constitutes a vital competency for students entering the workforce, particularly given contemporary global competition. This study examined: (1) the effect of business/industry internship experience on student work readiness; (2) the effect of information technology mastery on student work readiness; and (3) the combined effect of internship experience and information technology mastery on work readiness among Office Administration Education students at the Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Sebelas Maret, cohorts 2021–2022. The research employed a quantitative descriptive approach with a population of 180 students and a sample of 124 respondents selected through cluster random sampling. Data were collected using structured questionnaires and analyzed through multiple linear regression using SPSS Statistics 26. Results demonstrated that: (1) internship experience significantly and positively influenced work readiness (t = 4.509 > 1.980, p < .001); (2) information technology mastery significantly and positively influenced work readiness (t = 2.589 > 1.980, p = .011); and (3) internship experience and information technology mastery jointly exhibited significant positive effects on work readiness (F = 36.164 > 3.07, p < .001). The coefficient of determination (R²) was .374, indicating that both variables explained 37.4% of work readiness variance.Keywords: business and industry sector; information technology skills; professional readiness; quantitative analysis
BPKP RI public communication through instagram social media utilization Mayva Eka Wulandary; Alfi Rahmawati
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 3 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i3.102328

Abstract

Abstrak: Media sosial saat ini menjadi sarana strategis dalam membangun komunikasi publik instansi pemerintahan, salah satunya Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Republik Indonesia (BPKP RI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media sosial instagram dalam menjalankan komunikasi publik di BPKP RI menggunakan teori 4C. Teori 4C yang digunakan adalah teori dari Chris Heuer dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan wawancara, observasi serta studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial instagram dalam menjalankan komunikasi publik di BPKP RI telah mengimplementasikan teori 4C oleh Chris Heuer. Terdapat 4 aspek yaitu Context ditunjukkan dari isi konten yang relevan dengan fungsi lembaga. Communication dilihat dari cara menyampaikan informasi menggunakan format foto, video, serta interaksi di kolom komentar menggunakan bahasa yang komunikatif. Collaboration ditunjukkan melalui hubungan antarlembaga yang informasinya diunggah menggunakan fitur collab instagram. Connection dapat dilihat melalui penggunaan sapaan dan keaktifan dalam menjawab komentar terhadap pengikutnya. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi publik BPKP RI melalui instagram telah memanfaatkan media sosial secara efektif untuk membangun hubungan yang lebih dekat dan partisipastif dengan masyarakat Kata kunci : kolaborasi; komunikasi; koneksi; konteks; kontenAbstract: Social media has become a strategic tool for building public communication within government institutions, including the Financial and Development Supervisory Agency of the Republic of Indonesia (BPKP RI). This study analyzes the utilization of Instagram social media in implementing public communication at BPKP RI using Chris Heuer's 4C theory. This research employs a descriptive qualitative method with data collection conducted through interviews, observation, and literature review. The findings demonstrate that BPKP RI has successfully implemented the four aspects of Chris Heuer's 4C theory in its Instagram-based public communication strategy. Context is reflected through content that aligns with the institution's functions. Communication is evident in information delivery methods using photos, videos, and interactive comment section engagement with communicative language. Collaboration is demonstrated through inter-agency relationships displayed via Instagram's collaboration feature. Connection is manifested through greetings and active responses to followers' comments. These findings indicate that BPKP RI's public communication strategy via Instagram has effectively utilized social media to foster closer and more participatory relationships with the public. Keywords : collabration; communcation; connection; content; context
The influence of sustainable entrepreneurship education and economic literacy on consumptive behavior among university students Ari Tri Anggraeni; Cicilia Dyah Sulistyaningrum Indrawati
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 10, No 1 (2026): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v10i1.106549

Abstract

Abstrak: Tingginya akses informasi dan gaya hidup digital menjadikan perilaku konsumtif mahasiswa sebagai isu krusial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kewirausahaan berkelanjutan dan literasi ekonomi terhadap perilaku konsumtif mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran Universitas Sebelas Maret angkatan 2021 dan 2022, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan sampel 124 mahasiswa yang diperoleh melalui teknik proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert empat tingkat dan dianalisis dengan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi kewirausahaan berkelanjutan berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku konsumtif (p = 0.002), sedangkan literasi ekonomi tidak berpengaruh signifikan (p = 0.076). Namun, secara simultan kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif (p = 0.000). Nilai koefisien determinasi sebesar 0,185 mengindikasikan bahwa kedua variabel menjelaskan 18,5% variasi perilaku konsumtif mahasiswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi kewirausahaan berkelanjutan maupun literasi ekonomi belum cukup menekan perilaku konsumtif mahasiswa, bahkan berpotensi mendorong konsumsi tertentu akibat aktivitas kewirausahaan maupun rasa percaya diri finansial. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang tidak hanya meningkatkan aspek kognitif, tetapi juga memperkuat kontrol diri dan kesadaran kritis mahasiswa dalam menghadapi budaya konsumtif digital. Kata kunci: edukasi kewirausahaan berkelanjutan; kuantitatif; literasi ekonomi; perilaku konsumtifAbstract: The proliferation of digital technology and evolving lifestyle patterns have rendered consumptive behavior among university students a critical concern. This study examined the influence of sustainable entrepreneurship education and economic literacy on the consumptive behavior of Office Administration Education students at Sebelas Maret University from the 2021 and 2022 cohorts, analyzing both partial and simultaneous effects. A quantitative correlational approach was employed, with a sample of 124 students obtained through proportional stratified random sampling. Data were collected using a four-point Likert scale questionnaire and analyzed using multiple linear regression. Results indicated that sustainable entrepreneurship education exerted a significant positive effect on consumptive behavior (p = .002), whereas economic literacy demonstrated no significant effect (p = .076). However, both variables simultaneously demonstrated a significant influence on consumptive behavior (p < .001). The coefficient of determination (R² = .185) indicated that both variables explained 18.5% of the variance in students' consumptive behavior. These findings suggest that sustainable entrepreneurship education and economic literacy alone are insufficient to reduce consumptive behavior and may paradoxically encourage certain consumption patterns due to entrepreneurial activities or financial self-confidence. Consequently, educational strategies are needed that not only enhance cognitive dimensions but also strengthen students' self-control and critical awareness in navigating digital consumer culture. Keywords: consumptive behavior; economic literacy; entrepreneurship education; quantitative; sustainable 
Factors influencing vocational students' interest in pursuing higher education Aulia Fatin Mufidah; Patni Ninghardjanti
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i4.103089

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) minat siswa SMK Batik 2 Surakarta dalam melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi; (2) faktor internal dan eksternal yang memengaruhi minat siswa SMK dalam melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi; (3) kendala yang dihadapi siswa dalam melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di SMK Batik 2 Surakarta. Informan penelitian berjumlah 15 orang yang terdiri dari siswa kelas XII jurusan Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis, guru, serta orang tua siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi terhadap kegiatan belajar mengajar dan lingkungan sekolah, serta analisis dokumen terhadap data alumni sekolah dan kajian terdahulu yang relevan. Uji validitas data dengan triangulasi sumber, waktu, dan metode, serta member checking. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) minat siswa SMK Batik 2 Surakarta dalam melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi menunjukkan keberagaman, beberapa diantaranya memilih melanjutkan pendidikan tinggi dan ada pula yang cenderung memutuskan bekerja setelah lulus; (2) minat siswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi dipengaruhi oleh faktor internal (motivasi pribadi dan prestasi belajar) serta faktor eksternal (lingkungan sosial, dan keterkaitan antara jurusan SMK dengan program studi di perguruan tinggi); (3) kendala yang dihadapi siswa dalam melanjutkan pendidikan tinggi antara lain, keterbatasan finansial keluarga dan rendahnya efikasi diri dalam menghadapi tantangan akademik.Kata kunci : faktor eksternal dan internal; kualitatif; minat; siswa SMK; studi lanjutAbstract: This study aims to investigate: (1) the interest of students at SMK Batik 2 Surakarta in pursuing higher education; (2) the internal and external factors influencing vocational high school students' interest in continuing to higher education; and (3) the obstacles students face in pursuing higher education. This research employed a qualitative approach with a case study design conducted at SMK Batik 2 Surakarta. The study involved 15 informants consisting of Grade XII students majoring in Office Management and Business Services, teachers, and parents, selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews, observations of teaching and learning activities and school environment, and document analysis of alumni records and relevant previous studies. Data validity was ensured through source, time, and method triangulation, along with member checking. Data analysis utilized the Miles and Huberman interactive model, comprising data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing. Results indicate that: (1) students at SMK Batik 2 Surakarta demonstrate diverse interests in pursuing higher education—some choose to continue their studies while others tend to enter the workforce after graduation; (2) students' interest in pursuing higher education is influenced by internal factors (personal motivation and academic achievement) and external factors (social environment and alignment between vocational programs and higher education study programs); and (3) obstacles students face in pursuing higher education include family financial constraints and low self-efficacy in facing academic challenges. Keywords: higher education aspirations; internal and external factors; qualitative; student interest; vocational high school
Improving learning outcomes of SMK students through window shopping model with mind mapping media Shintia Novianti; Siva Indah Purnama; Wakhidatul Kurnia Dewi; Wisnu Wibisono; Hery Sawiji
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i5.103953

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMK Saraswati Sukoharjo pada mata pelajaran Dasar-Dasar Program Keahlian Manajemen Perkantoran melalui penerapan model pembelajaran window shopping yang dipadukan dengan media mind mapping. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya motivasi dan capaian akademik siswa, yang sebagian besar belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dengan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam ketuntasan belajar, dari 70% pada siklus pertama menjadi 88,89% pada siklus kedua. Selain itu, terjadi peningkatan dalam pelaksanaan pembelajaran, baik dari segi interaksi siswa maupun peran aktif guru. Hal ini ditunjukkan oleh skor observasi yang meningkat dari kategori “cukup baik” menjadi “sangat baik” serta nilai rata-rata keaktifan siswa dimana kondisi awal dengan nilai rata-rata 46,3% mengalami peningkatan dengan kondisi akhir pada siklus II menjadi 85,2%. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi pembelajaran yang bersifat kolaboratif dan visual mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan efektif, serta mendukung penguasaan materi secara lebih mendalam. Kata kunci: ketuntasan belajar; motivasi belajar; pembelajaran kolaboratifAbstract: This study aimed to improve learning outcomes of Grade X students at SMK Saraswati Sukoharjo in Basic Office Management Skills through implementation of the window shopping learning model combined with mind mapping media. The research background stemmed from low motivation and academic achievement among students, with the majority not meeting minimum competency criteria. We conducted the research in two cycles using Classroom Action Research (CAR) approach, including planning, action implementation, observation, and reflection stages. Results showed significant improvement in learning mastery, increasing from 70% in the first cycle to 88.89% in the second cycle. Additionally, notable improvement occurred in the learning process, both in student interaction and teacher's active role. This was indicated by observation scores increasing from "quite good" to "very good" category and average student activity scores improving from initial conditions of 46.3% to final conditions of 85.2% in Cycle II. These findings indicate that collaborative and visual learning strategies can create more engaging and effective learning experiences while supporting deeper subject matter understanding. Keywords: collaborative learning; learning mastery; learning motivation
The effect of self-efficacy and emotional intelligence on the self-leadership ability of MPLB students at SMK Batik 1 Surakarta Jihan Salsabil Balqis; Cicilia Dyah Sulistyaningrum Indrawati
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 10, No 3 (2026): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v10i3.118073

Abstract

 Abstrak Self leadership menjadi salah satu kompetensi yang penting dimiliki siswa dalam menghadapi tuntutan pendidikan dan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh efikasi diri terhadap kemampuan self leadership siswa Program Keahlian Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB) SMK Batik 1 Surakarta, (2) pengaruh kecerdasan emosional terhadap kemampuan self leadership siswa, serta (3) pengaruh efikasi diri dan kecerdasan emosional secara simultan terhadap kemampuan self leadership siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan kausalitas. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X dan XI MPLB SMK Batik 1 Surakarta sebanyak 149 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate stratified random sampling dengan jumlah sampel 109 responden. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan self leadership siswa (t hitung 5,290 > t tabel 1,983; sig. 0,000 < 0,05), (2) kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan (t hitung 3,298 > t tabel 1,983; sig. 0,001 < 0,05), dan (3) kedua variabel secara simultan berpengaruh signifikan (F hitung 60,035 > F tabel 3,082; sig. 0,000 < 0,05). Nilai R square sebesar 53,1% menunjukkan bahwa variabel independen berkontribusi sebesar 53,1% terhadap self leadership. Kata kunci: Kepemimpinan Diri; Kompetensi Personal; Kuantitatif; Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Abstract Self-leadership represents a critical competency that students must develop to successfully navigate the demands of contemporary education and professional environments. This study aims to examine (1) the effect of self-efficacy on the self-leadership ability of students enrolled in the Office Management and Business Services (MPLB) program at SMK Batik 1 Surakarta, (2) the effect of emotional intelligence on students' self-leadership ability, and (3) the simultaneous effect of self-efficacy and emotional intelligence on students' self-leadership ability. This study employed a quantitative approach with a causal research design. Data were collected through a structured questionnaire administered to a population of 149 students from grades X and XI of the MPLB program. A sample of 109 respondents was selected using proportionate stratified random sampling. The data were analyzed using multiple linear regression. The findings revealed that (1) self-efficacy exerted a positive and significant effect on students' self-leadership ability (t = 5.290 > t-table = 1.983; p = .000 < .05), (2) emotional intelligence had a positive and significant effect (t = 3.298 > t-table = 1.983; p = .001 < .05), and (3) both variables simultaneously had a significant effect on self-leadership (F = 60.035 > F-table = 3.082; p = .000 < .05). The coefficient of determination (R² = .531) indicates that self-efficacy and emotional intelligence collectively explained 53.1% of the variance in students' self-leadership ability. Keywords: Self-Leadership; Personal Competence; Quantitative; Vocational High School Students
Teachers' Perceptions of Artificial Intelligence (AI) Integration in Learning at SMKN 3 Surakarta Danila Rifki Saputri; Tutik Susilowati
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 10, No 3 (2026): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v10i3.118109

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) sikap guru SMK N 3 Surakarta terhadap penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran, dan (2) persepsi guru terhadap integrasi AI dalam proses belajar mengajar.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya kajian yang secara spesifik membahas persepsi guru sekolah menengah kejuruan terhadap penggunaan AI dalam konteks pembelajaran. Menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain explanatory sequential, data kuantitatif diperoleh melalui angket kepada 73 guru, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, observasi langsung, dan dokumentasi untuk memperdalam hasil kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar guru bersikap positif terhadap penggunaan AI karena mendukung efisiensi dan personalisasi pembelajaran. Namun, kekhawatiran juga muncul terkait pemahaman teknologi, keterbatasan pelatihan, dan potensi tergantikannya peran guru. AI dipandang sebagai alat bantu, bukan pengganti guru. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan berkelanjutan, penguatan literasi AI, serta kebijakan implementasi yang bertahap dan etis untuk mendukung pemanfaatan AI secara optimal di sekolah kejuruan. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa gambaran empiris mengenai kesiapan guru SMK dalam mengadopsi AI sebagai bagian dari transformasi digital pendidikan.Kata kunci : Artificial Intelligence; persepsi guru; sikap guru; pembelajaran digital  AbstractThis study aimed to investigate: (1) the attitudes of teachers at SMK Negeri 3 Surakarta toward the use of Artificial Intelligence (AI) in learning, and (2) teachers' perceptions regarding the integration of AI in the teaching and learning process. The study was motivated by the limited body of research specifically addressing vocational secondary school teachers' perceptions of AI use in educational contexts. A mixed-methods approach with an explanatory sequential design was employed; quantitative data were collected through questionnaires administered to 73 teachers, while qualitative data were gathered through structured interviews, direct classroom observations, and document analysis to extend and deepen the quantitative findings. Results indicated that the majority of teachers held positive attitudes toward AI, perceiving it as a tool that enhances learning efficiency and enables personalized instruction. Nonetheless, concerns were expressed regarding students' potential over-reliance on technology, diminished direct teacher-student interaction, and data privacy risks. Teachers consistently framed AI as a pedagogical aid rather than a substitute for the teaching profession. The study recommends sustained AI literacy training, the establishment of evidence-based and ethically grounded implementation policies, and the development of institutional support structures to facilitate the responsible and optimal integration of AI in vocational school settings. These findings contribute an empirical account of vocational school teachers' readiness to adopt AI as a component of broader digital transformation in education.Keywords: Artificial Intelligence; teacher perception; teacher attitude; digital learning; vocational school