cover
Contact Name
Anton Subarno
Contact Email
antonsubarno@fkip.uns.ac.id
Phone
+6281329027365
Journal Mail Official
jikap@fkip.uns.ac.id
Editorial Address
Pendidikan Administrasi Perkantoran FKIP UNS Gedung B Lantai 1 FKIP UNS, Jl. Ir, Sutami, No.36A Kentingan Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi (JIKAP)
ISSN : -     EISSN : 26140349     DOI : https://dx.doi.org/10.20961/jikap
Core Subject : Education, Social,
JIKAP (Jurnal Informasi Dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) berisi artikel tentang hasil pemikiran dan hasil penelitian di bidang bidang komunikasi, administrasi perkantoran dan pendidikan.
Articles 317 Documents
Prokrastinasi akademik dalam penyelesaian skripsi pada mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran FKIP UNS Galih Lestianti; Hery Sawiji; Winarno Winarno
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 4 (2023): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i4.64398

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) prokrastinasi akademik, 2) faktor, dan 3) upaya mengatasi prokrastinasi akademik dalam penyelesaian skripsi tahun 2016 dan PAP 2017. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif studi kasus. Sumber data penelitian dari informan (mahasiswa, Ketua PAP, dosen pembimbing skripsi, dan koordinator skripsi PAP), peristiwa (mahasiswa 2016 dan 2017 belum menyelesaikan skripsi), dan dokumen (riwayat status mahasiswa aktif, studi tambahan SIAKAD, dan konsultasi mahasiswa dengan dosen pembimbing). Sampelnya menggunakan teknik snowball dan purposive sampling—teknik pengumpulan data dengan wawancara dan dokumen. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Prokrastinasi akademik dalam menyelesaikan skripsi: a) keterlambatan memulai dan menyelesaikan tugas, b) keterlambatan tugas, c) kesenjangan waktu antara rencana aktual dan kinerja, dan d) melakukan aktivitas yang lebih menyenangkan. 2) faktor : a) internal : kondisi fisik (kelelahan), psikis (kurang motivasi dan rasa takut), b) eksternal : lingkungan keluarga. 3) dampak : a) bagi mahasiswa yang merasa tertekan, (b) bagi program studi menurunkan nilai AEE. 4) Upaya penanggulangan: a) upaya mahasiswa memotivasi diri, b) upaya program studi memotivasi, mengingatkan, menelpon, mengkomunikasikan terkait kendala, dan menawarkan solusi kepada mahasiswa.Kata Kunci: dampak; faktor; penundaan akademik; skripsi; usahaAbstract: The research aims to determine: 1) academic procrastination, 2) factors, and 3) efforts to overcome academic procrastination in completing thesis 2016 and 2017 PAP. This research uses case study qualitative research. Sources of research data from informants (students, Head of PAP, thesis supervisors, and thesis coordinators PAP), events (2016 and 2017 students haven’t completed their thesis), and documents (history of active student status, additional studies SIAKAD, and student consultations with supervisors). The sample uses snowball and purposive sampling techniques—data collection techniques with interviews and documents. Data validity using triangulation sources and techniques. The data analysis technique uses Miles & Huberman interactive model. The results showed: 1) Academic procrastination in completing the thesis: a) delay in initiating and completing tasks, b) delays in tasks, c) time gaps between actual plans and performance, and d) performing more enjoyable activities. 2) factors: a) internal: physical condition (fatigue), psychological (lack of motivation and fear), b) external: family environment. 3) the impact: a) for students who feel depressed, (b) for the study program reduces AEE value. 4) Efforts to overcome: a) efforts of students to motivate themselves, b) efforts of study programs to motivate, remind, call, communicate related to obstacles, and offer solutions to students.Keywords: academic delay; effort ; factor; impact; thesis
Analisis pembelajaran mata diklat kewirausahaan dalam menumbuhkembangkan minat berwirausaha siswa administrasi perkantoran di SMK Negeri 1 Karanganyar Chairunisa Amalia S; Hery Sawiji; Patni Ninghardjanti
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 5 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i5.64040

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pelaksanaan pembelajaran kewirausahaan di SMK Negeri 1 Karanganyar; (2) mengetahui kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran kewirausahaan di SMK Negeri 1 Karanganyar, (5) mengetahui upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala-kendala dalam pembelajaran kewirausahaan di SMK Negeri 1 Karanganyar. Bentuk penelitiannya adalah kualitatif, sedangkan metode yang digunakan adalah deskriptif dengan strategi tunggal yang tetap. Sumber data meliputi informan, tempat dan peristiwa, serta dokumen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling dan teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Untuk mengukur keabsahan data digunakan triangulasi sumber dan metode. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pelaksanaan pembelajaran kewirausahaan dilaksanakan sesuai dengan kurikulum satuan pendidikan, melalui kegiatan belajar mengajar dan praktik kewirausahaan, (2) Kendala-kendala yang ditemui dalam pelaksanaan pembelajaran kewirausahaan di SMK Negeri 1 Karanganyar, antara lain perubahan kurikulum, persepsi siswa yang menganggap mata kuliah kewirausahaan hanya sebagai mata kuliah pelengkap, suasana pembelajaran yang kurang menyenangkan, siswa kekurangan sumber belajar (3) Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala analisis pembelajaran kewirausahaan di SMK Negeri 1 Karanganyar meliputi inovasi pembelajaran, perubahan pandangan mahasiswa tentang mata kuliah kewirausahaan, pemilihan metode pengajaran yang menarik dan peminjaman buku teks di perpustakaan.Kata kunci: antusiasme berbisnis;mata kuliah kewirausahaan; penerapan Abstract: This study purposed to (1) determine the implementation of entrepreneurship learning in SMK Negeri 1 Karanganyar; (2) determine the constraints faced in the implementation of entrepreneurship learning in SMK Negeri 1 Karanganyar, (5) determine the efforts made to overcome the constraints in the of entrepreneurship learning in SMK Negeri 1 Karanganyar. The research form is qualitative, whereas the method used is descriptive with a fixed single strategy. The data source includes the informant, places and events, and documents. The sampling technique used was purposive sampling and snowball sampling technique. Data collection techniques used were interviews, direct observation, and documentation. To measure the data validity used, triangulation of sources and methods. Data analyzing techniques use interactive analysis.  The results showed that (1) The implementation of entrepreneurship learning is implemented in accordance with the educational unit curriculum, through teaching and learning activities and the entrepreneurship practice, (2) The constraints encountered in the implementation of entrepreneurship learning in SMK Negeri 1 Karanganyar, among others, the curriculum change, the students’ perception that considers entrepreneurship course only as complementary course, the less pleasant learning atmosphere, students lack of study resources (3) Efforts made to overcome the constraints of the analysis of entrepreneurship learning in SMK Negeri 1 Karanganyar includes learning innovation, changed the students’ views about entrepreneurship courses, a selection of interesting teaching methods and borrowing the textbooks in the library. Keywords: business enthusiasm; entrepreneurship course; implementation
Faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan pelayanan publik di kantor kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi Mufidatul Laila Mufassaroh; Tri Murwaningsih; Anton Subarno
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 4 (2023): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i4.64355

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan pelayanan publik di Kantor Widodaren Kabupaten Ngawi. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling dan snowball sampling. Data dalam penelitian ini berasal dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan model analisis data interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) faktor penghambat pelayanan di Kantor Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi yaitu; jumlah pegawai yang kurang, pegawai kurang mampu mengoperasikan komputer, masa pelayanan sering terlambat, peralatan pendukung pelayanan terbatas, akses informasi pelayanan terbatas, dan ruang tunggu tidak nyaman. (2) upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala yang terjadi adalah: meminta bantuan pegawai dari bidang lain, membagi tugas sesuai kemampuan pegawai, melebih-lebihkan tenggat waktu yang dijanjikan kepada masyarakat, menunggu anggaran dari pemerintah pusat, membuat Instagram dan Facebook akun media sosial, memberikan antrian masuk bagi pengguna jasa.Kata Kunci: faktor penghambat; kantor camat; pelayanan Abstract: This study aims to determine the factors that hinder the implementation of public services at the Widodaren Ngawi District Office.  The sampling techniques in this study were purposive sampling and snowball sampling. The data in this study came from interviews, observations, and documentation. The data validity test used is source triangulation and method triangulation. Data analysis techniques use interactive data analysis models. The results showed that: (1) factors inhibiting services at the Widodaren Subdistrict Office, Ngawi Regency, namely; lack of number of employees, employees less capable of operating the computer, service periods are often late, service support equipment is limited, limited access to service information, and waiting rooms are not comfortable. (2) efforts made to overcome the obstacles that occur are: asking for help from employees from other fields, dividing tasks according to the ability of employees, overstating deadlines promised to the public, waiting for budgets from the central government, creating Instagram and Facebook social media accounts, providing queues for entry to service users.Keywords: inhibiting factors; services; sub-districts office
Implementasi e-government di masa pandemi dalam pelayanan publik oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sragen Haniyah Salsabila; Jumiyanto Widodo
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 5 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i5.47081

Abstract

 Abstrak: Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era Revolusi Industri 4.0 menyebabkan perubahan pada sistem yang ada di masyarakat dan pemerintahan. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam sistem pemerintahan khususnya dalam hal Pelayanan Publik kepada masyarakat menjadi lebih efektif terutama di masa pandemi yang membatasi dimensi ruang pelayanan. E-Government yang digunakan pemerintah dapat mempermudah proses penyampaian pelayanan dari masyarakat kepada pemerintah. Penulis memilih Pemerintah Daerah Kabupaten Sragen karena Kabupaten Sragen telah mendapatkan penghargaan dalam best of the best e-goverment Award 2007 dari Warta Ekonomi. Penulis fokus pada penerapan e-Government di perangkat daerah khususnya Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sragen, berdasarkan hasil kajian penerapan E-Government oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sragen belum terlaksana di semua perangkat regional.Kata kunci: departemen koperasi; pemerintahan digital; usaha mikro, kecil, dan menengah Abstract: Information and communication technology development in the Industrial Revolution era 4.0 caused changes in existing systems in society and government. The use of information and communication technology in the government system, especially in terms of Public Services to the community, becomes more effective, especially during a pandemic that limits the dimension of service space. E-Government used by the government can facilitate the process of submitting services from the public to the government. The author chose the Regional Government of Sragen Regency because Sragen Regency has received an award in the best of the best e-government Award 2007 from Warta Ekonomi. The author focuses on the implementation of e-government in regional devices, especially the Cooperative and SME Office of Sragen Regency, based on the results of a study of the implementation of E-Government by the Regional Government of Sragen Regency has not been implemented in all regional devices.Keywords: cooperative department; digital government; micro small and medium enterprises
Pelaksanaan job description pegawai di DPMPTSP Kota Surakarta Lutfiana Fatjriah Anjaswati; Tri Murwaningsih; Nur Rahmi Akbarini
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 5 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i5.64778

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pelaksanaan uraian tugas pegawai; (2) mengetahui hambatan dalam penerapan uraian tugas pegawai; dan (3) mengetahui solusi permasalahan pelaksanaan uraian tugas di DPMPTSP Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Sumber data penelitian ini meliputi informan, tempat, peristiwa, dan dokumen. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur, observasi partisipatif pasif, dan analisis dokumen. Validitas penelitian ini diuji dengan menggunakan triangulasi teknis dan triangulasi sumber. Analisis data menggunakan model interaktif agar hasil penelitian mudah dipahami. Hasil penelitian ini adalah: (1) Pelaksanaan uraian tugas pegawai pada DPMPTSP Kota Surakarta berpedoman pada Visi dan Misi, Peraturan Walikota Surakarta Nomor 40 Tahun 2021, dan Keputusan Walikota Surakarta Nomor 800.1/97.1 Tahun 2021, penyusunannya telah memperhatikan prinsip Sistematis, Jelas, Ringkas, Tepat, dan Taat, serta penempatan pegawai yang tidak sesuai dengan Keputusan Walikota Surakarta Nomor 800.1/97.1 Tahun 2021; (2) Kendala uraian tugas pegawai berupa lambatnya proses pemenuhan jumlah pegawai, belum adanya SOP kerja, bertambahnya beban kerja sebagian pegawai, dan pembatasan pembukaan magang mahasiswa di masa pandemi; dan (3) Solusi permasalahan pelaksanaan uraian tugas pegawai adalah dengan mengajukan usulan kekurangan pegawai kepada BKD Kota Surakarta, menyusun SOP kerja, mengusulkan pembagian beban kerja, dan memanfaatkan sumber daya manusia yang ada.Kata kunci: beban kerja; kualitatif; sumber daya manusia; uraian tugasAbstract: This study aims to: (1) determine the implementation of employee job descriptions; (2) know the obstacles in implementing employee job descriptions; and (3) find out the solution to the problem of implementing the job description at DPMPTSP Surakarta. This research uses a qualitative approach with a case study method. This study's data sources include informants, places, events, and documents. The sampling technique used purposive sampling and snowball sampling. Data collection techniques used semi-structured interviews, passive participatory observation, and document analysis. The validity of this research was tested using technical triangulation and source triangulation. Data analysis uses an interactive model to make the research results easy to understand. The results of this study are: (1) The implementation of employee job descriptions at the Surakarta City DPMPTSP guided by the Vision and Mission, Surakarta Mayor Regulation Number 40 of 2021, and Surakarta Mayor's Decree Number 800.1/97.1 of 2021, the preparation has taken into account the principles of Systematic, Clear, Concise, Precise, and Obedient, and the placement of employees who are not in accordance with the Decree of the Mayor of Surakarta Number 800.1/97.1 of 2021; (2) Obstacles in employee job descriptions in the form of the slow process of fulfilling the number of employees, the absence of work SOPs, increasing workloads for some employees, and restrictions on opening student internships during the pandemic; and (3) The solution to the problem of implementing employee job descriptions is submitting a proposal for a shortage of employees to the Surakarta City BKD, compiling work SOPs, proposing workload distribution, and utilizing existing human resources.Keywords: human resources; job description; qualitative; workload
Pengaruh komunikasi dan kecerdasan emosional terhadap kinerja karyawan (Studi pada karyawan swalayan Luwes Gading) Puspita Kusuma Ningrum; Tri Murwaningsih; Anton Subarno
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 5 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i5.64154

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh komunikasi terhadap kinerja karyawan, (2) Pengaruh kecerdasan emosional terhadap kinerja karyawan, dan (3) Pengaruh komunikasi dan kecerdasan emosional secara simultan terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan tetap Supermarket Luwes Gading yang berjumlah 80 karyawan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik non-probability sampling dengan teknik sampel jenuh. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik dan regresi linier berganda dengan SPSS 25 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan komunikasi terhadap kinerja karyawan di Supermarket Luwes Gading. Hal ini dibuktikan dengan thitung > ttabel (3,618 > 1,991) pada taraf signifikansi 5%; 2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan kecerdasan emosional terhadap kinerja karyawan pada Supermarket Luwes Gading. Hal ini dibuktikan dengan thitung > ttabel (2,485 > 1,991) pada taraf signifikansi 5%; 3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara komunikasi dan kecerdasan emosional secara simultan terhadap kinerja karyawan pada Swalayan Luwes Gading. Hal ini dibuktikan dengan thitung > ttabel (115,702 > 3,11) pada taraf signifikansi 5%. Dengan sumbangan efektif Komunikasi (X1) sebesar 45%, sumbangan efektif Kecerdasan Emosional (X2) sebesar 30%, dan sumbangan relatif Komunikasi (X1) sebesar 60%, maka sumbangan relatif Kecerdasan Emosional (X2) sebesar 40 %.Kata kunci: efektivitas karyawan; kecakapan emosional; pertukaran informasi Abstract: This study aims to know (1) the effect of communication on employee performance, (2) the Effect of emotional intelligence on employee performance, and (3) the Effect of communication and emotional intelligence simultaneously on employee performance. This research is quantitative research with a correlational research design. The population in this study were all permanent employees of Luwes Gading Supermarkets, totaling 80 employees. The sampling technique used was the non-probability sampling technique with a saturated sample technique. The data analysis technique is a classic assumption test and multiple linear regression with SPSS 25 for Windows. The results showed that: 1) There was a positive and significant effect of communication on employee performance at Luwes Gading Supermarkets. This is evidenced by tcount > ttable (3.618 > 1.991) at a significance level of 5%; 2) There was a positive and significant effect of emotional intelligence on employee performance at Luwes Gading Supermarkets. This is evidenced by tcount > ttable (2,485 > 1,991) at a significance level of 5%; 3) There was a positive and significant influence between communication and emotional intelligence simultaneously on employee performance at Luwes Gading Supermarkets. This is evidenced by tcount > ttable (115.702 > 3.11) at a significance level of 5%. With the effective contribution of Communication (X1) of 45%, the effective contribution of Emotional Intelligence (X2) of 30%, and the relative contribution of Communication (X1) of 60%, the relative contribution of Emotional Intelligence (X2) of 40%.Keywords: communication; emotional intelligence; employee performance
Analisis sistem pelayanan prima untuk wisatawan di balai pelestarian situs manusia purba Sangiran Mayta Eka Maharani; Wiedy Murtini; Cicilia Dyah Sulistyaningrum Indrawati
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 5 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i5.55619

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) menerapkan standar pelayanan prima di Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran terhadap wisatawan, (2) mengatasi kendala yang dialami pegawai dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan, dan (3) melakukan upaya untuk mengatasi hambatan dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan. wisatawan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) standar pelayanan prima di BPSMPS telah dilaksanakan sesuai pedoman yaitu Permendikbud No. 31 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran dan SOP lembaga . Implementasinya adalah 1) fasilitas pelayanan yang diberikan oleh BPSMPS yaitu pelayanan pendidikan dan pelayanan museum, 2) pelayanan pegawai, setiap pegawai harus memberikan pelayanan yang maksimal, namun kenyataan di lapangan pegawai tidak berorientasi pada pelanggan, 3) pelayanan ruang display kurang tersusun rapi dan teratur. Tapi fosilnya tidak lengkap. (2) Kendala yang dialami dalam memberikan pelayanan prima di BPSMPS antara lain (a) terbatasnya fasilitas parkir dan (b) kebersihan kamar mandi BPSMPS yang masih minim. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala dalam memberikan pelayanan prima kepada wisatawan di BPSMPS antara lain (a) meningkatkan intensitas kebersihan kamar mandi dan menambah tempat parkir, (b) melakukan pembekalan sebelum memberikan pelayanan, (c) monitoring dan evaluasi.Kata kunci: kualitatif; pengunjung; sistem layanan yang optimalAbstract: This study aims to (1) implement excellent service standards at the Sangiran Ancient Human Site Preservation Center for tourists, (2) address the obstacles experienced by employees in providing services to tourists, and (3) make efforts to overcome obstacles in providing services to tourists. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques by observation, interviews, and document analysis. The results of this study indicate that: 1) the standard of excellent service at BPSMPS has been implemented according to the guidelines, namely Permendikbud No. 31 of 2015 concerning the Organization and Work Procedure of the Sangiran Ancient Human Site Preservation Center and the institution's SOPs. The implementation is 1) service facilities provided by BPSMPS, namely educational services and museum services, 2) employee services, each employee must provide maximum service, but the reality in the field is that employees are not customer oriented, 3) display room services are arranged in a neat and orderly manner. But the fossils are incomplete. (2) The obstacles experienced in providing excellent service at BPSMPS include (a) limited parking facilities and (b) the cleanliness of BPSMPS bathrooms, which is still minimal. Efforts made to overcome obstacles in providing excellent service to tourists at BPSMPS include (a) increasing the intensity of bathroom cleanliness and adding parking spaces, (b) conducting briefings before providing services, (c) monitoring and evaluating.Keywords: excellent service system, qualitative; visitors
Pelaksanaan sistem informasi kearsipan daerah (SIKD) kantor Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo Nisa Zafirah; Patni Ninghardjanti; Nur Rahmi Akbarini
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 4 (2023): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i4.62908

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) implementasi tata kelola e-arsip dinamis di Kantor Kecamatan Purwodadi, (2) mengidentifikasi kendala yang ada, dan (3) mengidentifikasi upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber penelitian ini meliputi pengelolaan e-arsip dinamis, informan, dan dokumen (Peraturan Bupati Purworejo, website SIKD, dan hasil pemberkasan). Teknik pengambilan sampelnya adalah purposive dan snowball sampling. Observasi langsung, wawancara mendalam tatap muka, dan dokumen berupa tulisan dan gambar mengumpulkan data. Teknik uji validitas menggunakan triangulasi sumber dan metode. Teknik analisis data: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian sebagai berikut: Pertama, tata kelola e-arsip dinamis dimulai dari arsip konvensional, kemudian pengelolaan e-arsip dinamis dengan input arsip konvensional ke dalam arsip elektronik di website SIKD. Kedua, dalam tata kelola e-arsip yang dinamis terdapat kendala yaitu pegawai hanya terdiri dari satu pegawai, minim fasilitas dan dana, tidak ada jadwal dalam transfer media, pemberkasan masih disimpan secara acak, dan pelatihan terakhir pada tahun 2017. Ketiga, upaya penanggulangan yang dilakukan kendalanya dengan membuka kesempatan magang, memaksimalkan fasilitas yang ada, serta mulai menyusun dan menata berkas kearsipan.Kata Kunci: kendala; tata kelola e-arsip dinamis; upayaAbstract: This study aims to determine (1) the implementation of dynamic e-archive governance at the Purwodadi Subdistrict Office, (2) identify the obstacles, and (3) identify the efforts made to overcome the obstacles. This research is qualitative descriptive research. The sources of this study include Dynamic e-archive management, informants, and documents (Purworejo Regent Regulation, SIKD website, and filing results). The sampling technique is purposive and snowball sampling. Direct observation, face-to-face in-depth interviews, and documents in the form of writings and pictures collected data. The validity test technique used triangulation of sources and methods. Data analysis techniques: data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research results are as follows: First, dynamic e-archive governance starts from conventional archives, then dynamic e-archive management with conventional archive input into electronic archives in the SIKD website. Second, in dynamic e-archive governance, there are obstacles, namely employees only consisting of one employee, minimal facilities and funds, no schedule in media transfer, filings still stored randomly, and the last training in 2017. Third, the efforts made overcome obstacles by opening internship opportunities, maximizing existing facilities, and starting to compile and organize filing files.Keywords: constraints; dynamic e-archive governance; efforts
Pengaruh kepemimpinan dan budaya kerja terhadap motivasi kerja karyawan pada kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Boyolali Ratna Widya Nurfiyanti; Patni Ninghardjanti; Susantiningrum Susantiningrum
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 4 (2023): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i4.68875

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) apakah terdapat pengaruh kepemimpinan terhadap motivasi pegawai pada Kantor BPN Kabupaten Boyolali, 2) apakah terdapat pengaruh budaya kerja terhadap motivasi pegawai pada Kantor BPN Kabupaten Boyolali, dan 3) apakah terdapat pengaruh kepemimpinan dan budaya kerja terhadap motivasi pegawai pada Kantor BPN Kabupaten Boyolali. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian berjumlah 121 orang dan sampel sebanyak 93 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji validitas instrumen dan uji reliabilitas menggunakan koefisien Cronbach`s Alpha. Analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian menggunakan aplikasi SPSS 15 for Windows yaitu analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi, uji t (parsial), dan uji F (simultan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan terhadap motivasi kerja yang dibuktikan dengan thitung > ttabel yaitu 2,590 > 0,239 dan nilai signifikansi sebesar 0,011 yang lebih kecil dari 0,050; 2) terdapat pengaruh positif dan signifikan budaya kerja terhadap motivasi kerja yang dibuktikan dengan thitung > ttabel yaitu 5,256 > 0,486 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,050; dan 3) terdapat pengaruh positif kepemimpinan dan budaya kerja terhadap motivasi kerja yang dibuktikan dengan nilai statistik uji F sebesar 30,239 dengan signifikansi 0,001 kurang dari 0,050.Kata Kunci: etika kerja; manajemen; motivasi pegawaiAbstract: This study aims to determine 1) whether there is an influence of leadership on employee motivation at the BPN Office of Boyolali Regency, 2) whether there is an influence of work culture on employee motivation at the BPN Office of Boyolali Regency, and 3) whether there is the influence of leadership and work culture on employee motivation at the BPN Office of Boyolali Regency. This research is descriptive quantitative research. The population in the study amounted to 121 people and a sample of 93 respondents. Data collection techniques using a questionnaire. Test the validity of the instrument and test the reliability using Cronbach`s Alpha coefficient. The analysis used to test the research hypothesis uses the SPSS 15 for Windows application, namely multiple linear regression analysis, coefficient of determination, t-test (partial), and F test (simultaneous). The results of the study show that 1) there is a positive and significant influence of leadership on work motivation as evidenced by tcount > ttable, namely 2.590 > 0.239 and a significance value of 0.011 which is less than 0.050; 2) there is a positive and significant effect of work culture on work motivation as evidenced by tcount > ttable, namely 5.256 > 0.486 and a significance value of 0.000, less than 0.050; and 3) there is a positive influence of leadership and work culture on work motivation as evidenced by the F test statistical value of 30.239 with a significance of 0.001 which is less than 0.050.Keywords: employee motivation; management; work etique
Pengaruh praktik kerja industri dan peran guru pembimbing konseling terhadap kesiapan kerja siswa SMK Negeri 1 Karanganyar Anis Nur Jaya Santi; Patni Ninghardjanti; Tutik Susilowati
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 5 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i5.65048

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh magang terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII OTKP di SMK 1 Karanganyar; (2) pengaruh peran guru bimbingan konseling terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII OTKP di SMKN 1 Karanganyar; dan (3) pengaruh magang dan peran guru bimbingan konseling terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII OTKP di SMK 1 Karanganyar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XII OTKP. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dengan sampel sebanyak 72 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan analisis dokumen. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan uji prasyarat analisis, uji normalitas, uji linearitas, dan uji multikolinearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) magang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja (thitung 5,504 > ttabell1,99495); (2) peran guru bimbingan konseling berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja (hitung 2,050 > ttabel 1,99495); dan (3) magang dan peran guru bimbingan konseling berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja (Fhitung 22,025 > Ftabel,13).Kata kunci: kesiapan karir; kuantitatif; magang; pengajarAbstract: The research aims to know: (1) the effect of internship on work readiness of class XII OTKP at Vocational High School 1 Karanganyar; (2) the effect of the role of counseling guidance teacher on work readiness of class XII OTKP at Vocational High School 1 Karanganyar; and (3) the effect of internship and the role of counseling guidance teacher on work readiness of class XII OTKP at Vocational High School 1 Karanganyar. This research used descriptive quantitative methods. The research population is all students of class XII OTKP. The sampling technique used saturation sampling with 72 students as samples. Methods of data collection using questionnaire and document analysis. Data analysis using multiple linear regression analysis with analysis prerequisite test, the normality test, linearity test, and multicollinearity test. The result of the research shows that: (1) internship has a positive and significant effect on work readiness (tcount 5,504 > ttabell1,99495); (2) the role of counseling guidance teacher has a positive and significant effect on work readiness (toount 2,050 > ttabel 1,99495); and (3) internship and the role of counseling guidance teacher has positive and significant on work readiness (Fcount 22,025 > Ftable,13).Keywords:  internship; quantitative; teacher; work readiness