cover
Contact Name
Anton Subarno
Contact Email
antonsubarno@fkip.uns.ac.id
Phone
+6281329027365
Journal Mail Official
jikap@fkip.uns.ac.id
Editorial Address
Pendidikan Administrasi Perkantoran FKIP UNS Gedung B Lantai 1 FKIP UNS, Jl. Ir, Sutami, No.36A Kentingan Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi (JIKAP)
ISSN : -     EISSN : 26140349     DOI : https://dx.doi.org/10.20961/jikap
Core Subject : Education, Social,
JIKAP (Jurnal Informasi Dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) berisi artikel tentang hasil pemikiran dan hasil penelitian di bidang bidang komunikasi, administrasi perkantoran dan pendidikan.
Articles 330 Documents
Pengelolaan tata arsip di dinas kearsipan dan perpustakaan daerah Kabupaten Karanganyar Jayanti Putri Wulandari; Susantiningrum Susantiningrum; Wiedy Murtini
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 2 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i2.77734

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Pelaksanaan pengelolaan kearsipan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Karanganyar. (2) Hambatan yang dihadapi dalam pengelolaan kearsipan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Karanganyar. (3) Upaya apa saja yang akan dilakukan untuk mengatasi hambatan yang ditemui dalam pengelolaan kearsipan yang terjadi di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah informan, tempat dan peristiwa, serta dokumentasi atau arsip dengan teknik sampling yang dipakai adalah purposive sampling dan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan analisis dokumen, uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Kemudian dengan Teknik analisis data model analisis interaktif. Hasil penelitian: (1) Pelaksanaan pengelolaan kearsipan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Karanganyar meliputi penerimaan surat, pencatatan dan penataan arsip, penyimpanan arsip, pemeliharaan arsip, penyusutan arsip serta pemusnahan arsip. (2) Hambatan yang dihadapi dalam pengelolaan kearsipan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Karanganyar adalah terbatasnya sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan kearsipan dan minimnya kemampuan sumber daya manusia (SDM). (3) Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut yaitu optimalisasi sarana dan prasarana kearsipan yang sudah tersedia dan melakukan diskusi dengan teman sejawat.Keywords: arsip dinamis; efektif; efisien; kualitatifAbstract: This study aims to determine: (1) The implementation of archive management at the Regional Archives and Libraries Office of Karanganyar Regency. (2) Obstacles faced in archive management at Regional Archives and Libraries Office of Karanganyar Regency. (3) What efforts will be made to overcome obstacles encountered in records management in the Regional Archives and Libraries Office of Karanganyar Regency? This research is qualitative research with a case study approach. The data sources used in this study are informants, places and events, and documentation by using purposive sampling technique. Techniques for data collection of interviews are observation and analysis of documents. They are testing data validity in the form of source and method triangulation. Then, interactive analysis model data analysis techniques are used. The results of the research: (1) The implementation of archive management at the Regional Archives and Libraries Office of Karanganyar Regency includes receiving, recording, storing, maintaining, shrinking, and destructing archives. (2) The obstacles faced in archive management at the Regional Archives and Libraries Office of Karanganyar Regency are limited facilities and infrastructure to support archival activities and the lack of human resource capabilities. (3) Efforts to overcome these obstacles are optimizing existing archival facilities and infrastructure and conducting discussions with colleagues.Keywords:  dynamic archives; effective; efficient; qualitative
Pengaruh metode pembelajaran POE dan rasa percaya diri terhadap prestasi belajar siswa SMK Batik 2 Surakarta Tafsirul Wakhid Alhakiki
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 1 (2025): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i1.93929

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa aspek penting yang mempengaruhi prestasi belajar siswa kelas XI MPLB SMK Batik 2 Surakarta. (1) penelitian ini bertujuan untuk menentukan sejauh mana model pembelajaran POE (Predict, Observe, Explain) berpengaruh pada prestasi belajar siswa. (2) penelitian ini mengkaji pengaruh rasa percaya diri siswa terhadap prestasi akademis mereka. (3) penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gabungan model POE dan rasa percaya diri terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain eksperimen menggunakan pendekatan Pretest-Postest Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian terdiri 46 siswa kelas XI MPLB. Sampel penelitian menggunakan teknik angket. Analisis data dilakukan menggunakan analisis varians dua jalur, dengan uji prasyarat meliputi; uji normalitas dan homogenitas, dibantu oleh perangkat IBM SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat pengaruh signifikan dari model POE terhadap prestasi belajar siswa, dengan nilai Fhitung 68,236 Ftabel > 0,412; (2) terdapat pengaruh rasa percaya diri yang signifikan terhadap prestasi belajar, dengan nilai Fhitung 10,006 > Ftabel 0,412; (3) terdapat pengaruh kombinasi antara model POE dan rasa percaya diri terhadap prestasi belajar siswa, dibuktikan dengan nilai Fhitung 32,780 > Ftabel 0,412. Kata kunci : kuantitatif; model belajar; penilaian belajarAbstract: This research aims to determine several important aspects that influence the learning achievement of class XI MPLB students at SMK Batik 2 Surakarta. (1) This research aims to determine the extent to which the POE (Predict, Observe, Explain) learning model influences student learning achievement. (2) this research examines the influence of students' self-confidence on their academic achievement. (3) This research aims to determine the combined effect of the POE model and self-confidence on student learning achievement. This research is a quantitative study with an experimental design using the Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design approach. The research population consisted of 46 class XI MPLB students. The research sample used a questionnaire technique. Data analysis was carried out using two-way analysis of variance, with prerequisite tests including; normality and homogeneity tests, assisted by the IBM SPSS 25 device. The research results show: (1) there is a significant influence of the POE model on student learning achievement, with a Fcount value of 68.236 Ftable > 0.412; (2) there is a significant influence of self-confidence on learning achievement, with a value of Fcount 10.006 > Ftable 0.412; (3) there is a combined influence between the POE model and self-confidence on student learning achievement, as evidenced by the Fcount value of 32.780 > Ftable 0.412.  Keywords: quantitative; learning model; learning assessment
Digital entrepreneurship education: a systematic review and contextual conceptual design Mahendra Arya Wisnu Pradana
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i5.106738

Abstract

Abstrak: Transformasi digital telah melahirkan bentuk baru kewirausahaan yang dikenal sebagai kewirausahaan digital. Perkembangan ini menempatkan pendidikan kewirausahaan digital sebagai elemen penting untuk membekali generasi menghadapi tantangan ekonomi modern. Penelitian ini menyajikan sintesis sistematis literatur dalam sepuluh tahun terakhir, mencakup analisis kata kunci, tren tahunan, distribusi geografis, pendekatan metodologis, kerangka teoretis, fokus kajian, dan rekomendasi rancangan desain konseptual pembelajaran. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA terhadap 40 artikel terpilih dari basis data Scopus yang terbit pada tahun 2015-2025. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan publikasi dan perhatian global, terutama di Asia, dengan dominasi kontribusi dari China. Theory of Planned Behaviour menjadi kerangka teoritis paling sering digunakan, sedangkan metode penelitian yang paling dominan adalah survei. Fokus kajian umumnya meliputi pengembangan kompetensi kewirausahaan, inovasi kurikulum, literasi digital, dan ekosistem digital, namun konteks komunitas dan wilayah terpinggir masih jarang dibahas. Untuk mengisi kesenjangan tersebut, diusulkan desain konseptual praktikum berbasis lapangan yang melibatkan mahasiswa dalam pendampingan pelaku usaha lokal, memadukan konstruktivisme, problem-based learning, pembelajaran tim, dan prinsip teach others. Model ini ditujukan untuk mengembangkan keterampilan abad 21 sekaligus mendorong pendidikan kewirausahaan digital yang lebih kontekstual, inklusif, dan berorientasi pemberdayaan masyarakat. Kata kunci: desain pembelajaran; edukasi kewirausahaan digital; kewirausahaan berbasis komunitas; tinjauan literatur sistematisAbstract: Digital transformation has created new forms of entrepreneurship known as digital entrepreneurship, making its education vital for preparing future generations for modern economic challenges. This study synthesizes literature from the past decade, examining yearly trends, geographic distribution, methodological approaches, theoretical frameworks, research focus, and proposes conceptual learning design. We employed a Systematic Literature Review (SLR) following PRISMA guidelines to analyze 40 Scopus-indexed articles published between 2015-2025. Findings revealed steady publication growth and increasing global attention, especially in Asia, with China as the leading contributor. The Theory of Planned Behaviour emerged as the most applied theoretical framework, while survey methods dominated research approaches. Research topics largely addressed entrepreneurial competence development, curriculum innovation, digital literacy, and digital ecosystem enhancement. However, studies rarely focused on community-based and marginalized contexts. To address this gap, we propose a field-based practicum model in which students mentor local entrepreneurs. The design integrates constructivism, problem-based learning, team learning, and the "teach others" principle, aiming to cultivate twenty-first century skills while promoting digital entrepreneurship education that is more contextual, inclusive, and empowerment-driven. Keywords: community-based entrepreneurship; digital entrepreneurial education; learning design; systematic literature review
Pendidikan Karakter melalui Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di Jenjang SMK F N F Khoirur Rohmah; Hery Sawiji; Tutik Susilowati
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 6 (2023): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i6.73447

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan: (1) persiapan implementasi P5 di SMK Negeri 1 Surakarta, (2) implementasinya di PM Negeri 1 surakarta. (3) evaluation of P5 implementation in SMK N 1 Surakarta (4) mendukung dan menghambat faktor-faktor implementasi P5 di SMK Negeri 1 Surakarta. Penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian diperoleh dari informan, dokumen, dan pengamatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling purposive dan sampel snowball. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Validasi data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis data menggunakan model interaktif. Hasilnya menunjukkan bahwa: (1) persiapan untuk implementasi P5 meliputi (a) membentuk koordinator tim, (b) membentuk tim facilitator, (c) menentukan dimensi, tema, dan alokasi waktu, (d) merancang modul proyek, (e) menyosialisasikan proyek. (2) implementasi P5 dalam bentuk integrasi dalam pembelajaran intracurricular dan implementasi proyek. (3) Penilaian dilakukan dalam dua bagian, yaitu, (a) penilaian pembelajaran intracurricular, dan (b) evaluasi proyek.(4) Faktor pendukung untuk implementasi P5 meliputi (a) kolaborasi antara siswa, (b) fasilitas dan infrastruktur yang memadai, dan (c) dukungan dari berbagai pihak. Faktor-faktor yang menghambat implementasi P5 adalah (a) perbedaan persepsi antara facilitator, (b) kebosanan yang timbul dari siswa, dan (c) pembatasan anggaran. Kata Kunci: kualitatif deskriptif; model interaktif; studi kasusAbstract: This study aims to determine: (1) preparation of P5 implementation in SMK Negeri 1 Surakarta, (2) implementation of P5 in SMK Negeri 1 Surakarta (3) evaluation of P5 implementation in SMK N 1 Surakarta (4) supporting and inhibiting factors of P5implementation in SMK Negeri 1 Surakarta. This research is a descriptive qualitative method with a case study approach. Sources of research data were obtained from informants, documents, and observations. The sampling technique uses purposive sampling and snowball sampling. Data collection techniques with interviews, observation, and document analysis. Data validity uses triangulation of sources and techniques. The data analysis techniques use an interactive model. The results showed that: (1) preparation for the implementation of P5 includes (a) forming a team coordinator, (b) forming a team of facilitators, (c) determining dimensions, themes, and time allocations, (d) designing project modules, (e) socializing the project. (2) implementation of P5 in the form of integration in intracurricular learning and project implementation. (3) evaluation is carried out in two parts, namely, (a) intracurricular learning evaluation, and (b) project evaluation. (4) Supporting factors for the implementation of P5 include (a) collaboration between students, (b) adequate facilities and infrastructure, and (c) support from various parties. The inhibiting factors for the implementation of P5 are (a) differences in perceptions between facilitators, (b) boredom arising from students, and (c) budget limitations.Keywords: case studies; descriptive qualitative; interactive model
The role of UPTD PPA in handling domestic violence cases in Kupang City Kezia Sheryl Victoria Zogara
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 10, No 3 (2026): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v10i3.117576

Abstract

Abstrak: Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan permasalahan sosial yang serius dan masih terus terjadi di Kota Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dalam menangani kasus KDRT di Kota Kupang serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugasnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Kepala UPTD PPA, pegawai, pekerja sosial, lembaga mitra (LBH APIK NTT dan Rumah Harapan GMIT), serta masyarakat dan korban KDRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UPTD PPA Kota Kupang menjalankan empat peran utama berdasarkan teori Jim Ife dan Frank Tesoriero (2014), yaitu peran fasilitator, edukasi, representasional, dan teknis. Peran representasional menunjukkan kinerja paling optimal melalui jejaring kerja sama yang kuat dengan lembaga mitra. Peran fasilitator dan edukasi masih menghadapi hambatan struktural berupa keterbatasan sumber daya manusia, kurang memadainya fasilitas ruang kerja, serta minimnya pemanfaatan media sosial dan teknologi informasi. Penelitian ini merekomendasikan penambahan tenaga layanan, penyediaan ruang kerja yang kondusif, serta optimalisasi pemanfaatan media digital sebagai sarana edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Kata kunci: perlindungan korban; peran kelembagaan; layanan terpadu; jejaring kemitraan Abstract: Domestic violence (DV) constitutes a serious and persistent social problem in Kupang City, Indonesia. This study aims to describe and analyze the role of the Technical Implementation Unit for Women and Children Protection (UPTD PPA) in handling domestic violence cases in Kupang City, as well as to identify the structural challenges encountered in the execution of its mandate. Employing a descriptive qualitative research design, data were collected through in-depth semi-structured interviews, direct observation, and documentary analysis. Research informants were selected purposively and comprised the Head of UPTD PPA, administrative and operational staff, social workers, representatives of partner institutions (LBH APIK NTT and Rumah Harapan GMIT), as well as community members and domestic violence survivors. The findings demonstrate that UPTD PPA performs four principal roles as conceptualized by Ife and Tesoriero (2014): facilitator, educator, representational, and technical. Among these, the representational role exhibits the most optimal performance, underpinned by a robust inter-institutional collaborative network. By contrast, the facilitator and educator roles are constrained by structural barriers, including insufficient human resources, inadequate workspace facilities, and limited utilization of social media and information technology platforms. The study recommends expanding service personnel capacity, providing dedicated and conducive workspace, and optimizing digital media as instruments for public education and outreach. Keywords: victim protection; institutional role; integrated services; collaborative network
Peran teknologi modern dalam meningkatkan efektivitas pekerjaan di perusahaan Salsabela Elisya Adiastri
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 5 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i5.81662

Abstract

Abstrak: Teknologi merupakan suatu alat yang sangat penting digunakan dalam perusahaan, untuk membantu perusahaan dalam mencapai tujuannya secara efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya teknologi modern yang digunakan dalam perkantoran perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi linier. Penelitian ini mengkaji tentang peranan teknologi dalam perusahaan yang digunakan oleh karyawan dan pimpinan baik secara individu maupun dalam organisasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi sangat penting untuk digunakan dalam kegiatan perkantoran, tanpa adanya teknologi pekerjaan tidak berjalan secara efektif dan efisien. Teknologi memiliki dampak positif yang lebih banyak dibandingkan dampak negatif untuk digunakan dalam perusahaan. Maka dapat diketahui bahwa dalam perusahaan haruslah ada teknologi yang disediakan oleh perusahaan untuk membantu pekerjaan manusia di dalamnya, tanpa adanya teknologi pekerjaan perkantoran akan berjalan tidak efisien. Peranan seorang karyawan dan pimpinan juga menentukan keberhasilan suatu perusahaan untuk mencapai tujuan awalnya. Teknologi juga berperan dalam meningkatkan keunggulan perusahaan agar mampu bersaing dengan perusahaan lainnya. Kata kunci : perusahaan; studi pustaka; teknologi  Abstract: Technology is a very important tool used in companies, to help companies achieve their goals effectively and efficiently. This study aims to analyze the importance of modern technology used in corporate offices. The research method used is a lineature study. This research examines the role of technology in companies used by employees and leaders both individually and in organizations. The results obtained from this study indicate that technology is very important to use in office activities, without technology, work does not run effectively and efficiently. Technology has more positive impacts than negative impacts to be used in the company. So it can be seen that in the company there must be technology provided by the company to help the human work in it, without technology office work will run inefficiently. The role of an employee and leader also determines the success of a company to achieve its initial goals. Technology also plays a role in increasing the excellence of the company to be able to compete with other companies. Keywords : company;literature study; technology
The use of ChatGPT in office technology learning for class X MPLB 3 at SMK Negeri 1 Surakarta Ana Amalia; Tri Murwaningsih
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 2 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i2.90601

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) mendeskripsikan penggunaan ChatGPT pada pembelajaran Teknologi Perkantoran kelas X MPLB 3 di SMK Negeri 1 Surakarta, (2) mengetahui hambatannya, serta (3) mengetahui solusi yang dilakukan guru dan siswa untuk mengatasi hambatan. Jenis penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengambilan sampel secara purposive dan snowball sampling. Pengumpulan data menggunakan analisis dokumen, wawancara, dan observasi. Teknik uji validitas yang digunakan adalah triangulasi sumber data dan teknik. Analisis data dengan menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penggunaan ChatGPT pada pembelajaran teknologi perkantoran dinilai mudah, cepat dan praktis. Penggunaan ChatGPT dapat meningkatkan aksesibilitas pembelajaran dan sebagai alat bantu alternatif yang lebih terjangkau. Peningkatan literasi digital dirasakan dan siswa memiliki suasana belajar baru yang lebih menantang. ChatGPT dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam memahami materi, (2) hambatan yang dialami ialah kurangnya motivasi dan disiplin belajar siswa dalam bidang teknologi, kendala akses internet dan kompatibilitas perangkat, kesulitan dalam memilih prompt yang tepat, penurunan tingkat berpikir kritis dan penafsiran informasi, dan (3) solusi yang dilakukan yaitu dengan membebaskan anak mencari sumber belajar lain, menambah jaringan internet dan wifi yang dapat diakses oleh siswa dalam kegiatan pembelajaran, memasukkan prompt yang berbeda, dan meningkatkan kemampuan literasi informasi. Kata kunci: teknologi pendidikan; literasi digital; inovasi pembelajaran; keterlibatan siswa; pelatihan kejuruanAbstract: This study aims to (1) describe the use of ChatGPT in Office Technology learning class X MPLB 3 SMK Negeri 1 Surakarta, (2) identify the obstacles, and (3) finds solutions implemented by teachers and students. This research is qualitative descriptive method with phenomenological approach. Sampling techniques used are purposive and snowball sampling. Data collection methods include document analysis, interviews, and observations. The validity testing technique used is source and technique triangulation. Data analysis employs interactive analysis. The results of the research analysis: (1) the use of ChatGPT in office technology learning is considered easy, fast, and practical. The use of ChatGPT can enhance learning accessibility and serves as a more affordable alternative learning tool. There is an improvement in digital literacy, and new students experience, more challenging learning environment. ChatGPT can boost students confidence in understanding the material, (2) the obstacles include lack of student motivation and discipline in field of technology, internet access and device compatibility issues, difficulty selecting the right prompts, a decrease in critical thinking and information interpretation, and (3) the solutions include allowing students to seek other learning sources, enhancing internet wifi networks accessible to students, inputting different prompts, and improving information literacy skills. Keywords: educational technology; digital literacy; learning innovation; student engagement; vocational training
Influence of TPACK and parental support on students' teaching career interest Farhan Daniswara Ramadhan Pratama; Tri Murwaningsih
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i6.105044

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh (1) penguasaan TPACK terhadap minat menjadi guru, (2) dukungan orang tua terhadap minat menjadi guru, serta (3) pengaruh bersama antara penguasaan TPACK dan dukungan orang tua terhadap minat menjadi guru pada mahasiswa Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran FKIP UNS angkatan 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik sampling jenuh, melibatkan seluruh populasi sebanyak 81 mahasiswa yang telah melaksanakan PLP. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan penguasaan TPACK terhadap minat menjadi guru (thitung 4,31 > ttabel 1,99; sig. 0,00 < 0,05), (2) dukungan orang tua juga berpengaruh signifikan (thitung 2,11 > ttabel 1,99; sig. 0,03 < 0,05), dan (3) secara simultan, TPACK dan dukungan orang tua berpengaruh signifikan terhadap minat menjadi guru (Fhitung 22,13 > Ftabel 3,14). Sumbangan efektif penguasaan TPACK sebesar 25% dan dukungan orang tua sebesar 10%, dengan total kontribusi 35%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Kata kunci: dukungan orangtua; minat menjadi guru; penguasaan TPACKAbstract: This study examined the influence of (1) Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) mastery on interest in teaching careers, (2) parental support on interest in teaching careers, and (3) the combined influence of TPACK mastery and parental support on interest in teaching careers among students in the Office Administration Education program at FKIP UNS, class of 2021. This quantitative study employed a saturated sampling technique, including all 81 students who had completed the Teaching Practice Program (PLP). Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression with IBM SPSS version 25. Results revealed that (1) TPACK mastery exerted a positive and significant influence on interest in teaching careers (t = 4.31, p < .001), (2) parental support also demonstrated a significant effect (t = 2.11, p = .038), and (3) collectively, TPACK mastery and parental support significantly influenced interest in teaching careers (F = 22.13, p < .001). TPACK mastery contributed 25% of the variance, while parental support contributed 10%, yielding a total explained variance of 35%. The remaining 65% may be attributed to variables not examined in this study. Keywords : parental support; teaching career interest; TPACK mastery
Penerapan model pembelajaran STAD untuk meningkatkan keaktifan siswa pada mata pelajaran kepegawaian Tyasnita - Gloria; Patni Ninghardjanti; Nur Rahmi Akbarini
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 1 (2024): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i1.75578

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) di SMK Negeri 1 Sukoharjo yang di latar belakangi kurang aktifnya siswa dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan di kelas XII OTKP 2 pada tahun pelajaran 2022/2023. Pelaksanaan PTK dilakukan dengan dua siklus, dengan 3 kali pertemuan pada masing-masing siklus. Setiap siklus dilaksanakan dengan empat tahapan kegiatan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data yang dikumpulkan dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan alat yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian yaitu lembar instrumen keaktifan siswa. Hasil penelitian pra tindakan menunjukkan bahwa hasil rata-rata keaktifan sebesar 43,8%. Pada siklus I, keaktifan memperoleh persentase sebesar 58,4% dan kemudian peningkatan terjadi secara signifikan pada siklus II dengan keaktifan sebesar 82%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan keaktifan siswa pada mata pelajaran OTK Kepegawaian kelas XII OTKP 2.Kata kunci: pembelajaran aktif; penelitian tindakan kelas; sumber daya manusiaAbstract: This study aims to determine the increase in student activity by applying the type of cooperative learning model Student Teams Achievement Division (STAD) at SMK Negeri 1 Sukoharjo, which is motivated by the lack of active students in learning activities. This is classroom action research conducted in class XII Office Governance Automation 2 in the 2022/2023 academic year. Classroom Action Research was implemented in two cycles, with 3 meetings in each cycle. Each cycle is carried out with four activity stages: planning, action, observation, and reflection. The data was collected by observing, interviewing, and documenting, while the tools used to collect research data were student activity sheet instruments. The results of the pre-action research showed that the average result of activity was 43.8% d. In cycle I, activeness obtained a percentage of 58.4%. Then, the increase occurred significantly in cycle II with an activeness of 82%. Thus, it can be concluded that using the STAD-type cooperative learning model can increase student activity in Class XII Personnel Management Automation Office Governance Automation 2.Keywords: staffing; active learning; classroom action research
Pengaruh media sosial dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar siswa kelas X MPLB SMKN 3 Surakarta Vrisdya Kurnia Indraspuri; Patni Ninghardjanti
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 6 (2024): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i6.90850

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh media sosial terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Dasar MPLB, (2) pengaruh lingkungan keluarga terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Dasar MPLB, (3) pengaruh secara bersama-sama media sosial dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Dasar MPLB kelas X SMKN 3 Surakarta. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi sebanyak 108 siswa serta diambil sampel sebanyak 85 dengan rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara media sosial terhadap hasil belajar siswa (thitung 2,244 > ttabel 1,993) serta nilai signifikansi (0,028 < 0,05); (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara lingkungan keluarga terhadap hasil belajar siswa (thitung 2,968 >  ttabel 1,993) serta nilai signifikansi (0,004 < 0,05); (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara media sosial dan lingkungan keluarga secara bersama-sama terhadap hasil belajar siswa (Fhitung 9,231 > Ftabel 3,09). Hasil uji koefisien determinasi ditemukan nilai R Square variabel media sosial dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar secara bersama-sama 18,4% dan sisanya sebesar 81,6% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti. Kata kunci : dunia maya; lingkup keluarga; perolehan pembelajaran Abstract: This study aims determine (1) the influence social media on student learning outcomes in the Basic MPLB subject, (2) the influence family environment on student learning, and (3) the combined influence of social media and  family environment on student learning outcomes in the Basic MPLB subject for 10th-grade students at SMKN 3 Surakarta. This research is quantitative study using questionnaire as data collection technique. The population consisted 108 students, with sample 85 students selected Slovin formula. The result showed (1) there is a positive and significant influence of social media on student learning outcomes (tvalue 2,244 > ttable 1,993) with significance (0,028 < 0,05); (2) there is a positive and significant influence of family environment on student learning outcomes (tvalue 2,968 > ttable 1,993) with  significance (0,004 < 0,05); (3) there is a positive and significant combined influence of social media and family environment on student learning outcomes (Fvalue 9,231 > Ftable 3,09). The result the determination coefficient test revealed that R Square of social media and family environment variables on learning outcomes collectively 18,4% while the remaining 81,6% influenced by other variables not examined in this study. Keywords : virtual world; family scope; learning acquisition