cover
Contact Name
Anton Subarno
Contact Email
antonsubarno@fkip.uns.ac.id
Phone
+6281329027365
Journal Mail Official
jikap@fkip.uns.ac.id
Editorial Address
Pendidikan Administrasi Perkantoran FKIP UNS Gedung B Lantai 1 FKIP UNS, Jl. Ir, Sutami, No.36A Kentingan Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi (JIKAP)
ISSN : -     EISSN : 26140349     DOI : https://dx.doi.org/10.20961/jikap
Core Subject : Education, Social,
JIKAP (Jurnal Informasi Dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) berisi artikel tentang hasil pemikiran dan hasil penelitian di bidang bidang komunikasi, administrasi perkantoran dan pendidikan.
Articles 330 Documents
Pengaruh gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai Suci Dua Mareta; Hery Sawiji
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 1 (2025): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i1.91039

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai, (2) pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai, (3) pengaruh gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Metode ini cocok untuk menguji hipotesis variabel. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan nonprobability sampling dengan metode sampling jenuh atau total sampling. Adapun sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 30 pegawai BALITBANGDA Kota Surakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan angket. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai (t = 23,67, sign 0,00), (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai (t = 28,6, sign = 0,00), (3) terdapat pengaruh gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai (f = 1672,57, sign 0,00). Hasil penelitian ini menunjukkan nilai sumbangan efektif atau besaran kontribusi dari kedua variabel bebas yaitu gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai yaitu sebesar 99%. Sedangkan sisanya yaitu sebesar 1% (100% - 99%) dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata kunci: gaya kepemimpinan; kinerja pegawai; lingkungan kerja Abstract: This research aims to determine: (1) the influence of leadership style on employee performance, (2) the influence of the work environment on employee performance, (3) the influence of leadership style experience and the work environment together on employee performance. This research is quantitative research using the correlational method. This method is suitable for testing variable hypotheses. The sampling technique was carried out using non-probability sampling with a saturated sampling method or total sampling. The sample used in this research was 30 employees of BALITBANGDA Surakarta City. Data collection was carried out using research questionnaires. The data analysis technique uses multiple linear regression analysis techniques. The research results show that: (1) there is a positive and significant influence of leadership style on employee performance (t = 23.67, sign 0.00), (2) there is a positive and significant influence of the work environment on employee performance (t = 28.6 , sign = 0.00), (3) there is a simultaneous influence of leadership style and work environment on employee performance (f = 1672.57, sign 0.00). The results of this research show that the effective contribution value or contribution size of the two independent variables, namely leadership style and work environment, to employee performance is 99%. Meanwhile, the remaining 1% (100% - 99%) is influenced by other factors not examined in this Keywords: leadership style; employee performance; work environment
Implementation of SRIKANDI in the Karanganyar Regency Tourism and Sports Department Dafa Zubeida Thusina; Hery Sawiji
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i5.105301

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) penerapan SRIKANDI di Disparpora Kabupaten Karanganyar, (2) kendala yang dihadapi dan solusi dalam pengelolaan SRIKANDI di Disparpora Kabupaten Karanganyar, dan (3) presepsi pegawai terhadap SRIKANDI di Disparpora Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sample menggunakan teknik wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Uji validitas data dilakukan dengan triangulasi metode dan sumber, sedangkan analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengimplementasian SRIKANDI di Disparpora Kabupaten Karanganyar mempermudah proses surat menyurat secara elektronik, mempercepat disposisi, dan mengurangi penggunaan kertas sehingga meningkatkan efisiensi kerja (2) kendala yang dihadapi dalam pengimplementasian SRIKANDI ialah: a) keterbatasan kompetensi SDM, b) gangguan jaringan dan server, serta c) prosedur pembaruan akun setiap tiga bulan yang dianggap kurang efektif, (3) pegawai menilai sistem ini bermanfaat dalam pengarsipan, mempercepat pencarian dokumen, dan meningkatkan produktivitas kerja, didukung pelatihan serta bantuan teknis. Meskipun demikian, Secara keseluruhan, SRIKANDI merupakan inovasi digitalisasi administrasi yang berpotensi meningkatkan kinerja dan responsivitas pegawai, tetapi keberhasilannya sangat bergantung pada kesiapan SDM dan infrastruktur teknis yang memadai. Kata kunci: digitalisasi arsip; efisiensi administrasi; sistem informasiAbstract: This study examines: (1) the implementation of SRIKANDI at the Tourism, Youth, and Sports Office (Disparpora) of Karanganyar Regency, (2) the obstacles and solutions encountered in managing SRIKANDI, and (3) employees' perceptions of the system. The research employed a descriptive qualitative method with a case study approach. Purposive sampling was used, with data collected through interviews, observations, and document analysis. Data validity was established through triangulation of methods and sources, while data analysis employed an interactive model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that: (1) SRIKANDI implementation facilitates electronic correspondence, accelerates disposition processes, and reduces paper usage, thereby improving work efficiency; (2) primary challenges include limited human resource competencies, network and server disruptions, and ineffective three-month account renewal procedures; (3) employees perceive the system as beneficial for archiving, expediting document retrieval, and improving productivity, supported by training and technical assistance. Overall, SRIKANDI represents an administrative digitalization innovation with the potential to enhance employee performance and responsiveness, although its success depends largely on human resource readiness and adequate technical infrastructure. Keywords: administrative efficiency; archive digitization; information systems
Analysis of ICT-based office administration readiness in vocational high schools: Perspectives of teachers, students, and alumni Elis Siti Sa'diyah; Ghevira Hakaza Zahara; Nandytha Putri Cahyana; Virda Agustina Virda; Rama Wijaya Abdul Rozak
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 10, No 3 (2026): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v10i3.118190

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pembelajaran administrasi perkantoran berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) pada Program Keahlian Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB) di SMK dalam menghadapi era Society 5.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif multi kasus melalui wawancara semi-terstruktur terhadap guru, siswa, dan alumni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran telah mengarah pada pemanfaatan teknologi digital. Namun dalam implementasinya masih belum optimal, konsisten, dan terintegrasi. Proses pembelajaran masih berada pada tahap transisi antara metode konvensional dan digital. Faktor utama yang memengaruhi implementasi meliputi kompetensi guru, ketersediaan infrastruktur, kemampuan siswa dalam pengelolaan dokumen digital, serta manajemen keamanan data. Selain itu, ditemukan kesenjangan kemampuan digital antar siswa, rendahnya ketelitian, serta minimnya pemahaman keamanan informasi. Meskipun demikian, pembelajaran digital berkontribusi positif terhadap kesiapan kerja siswa. Penelitian ini menghasilkan framework konseptual sebagai dasar penguatan implementasi pembelajaran berbasis TIK secara terintegrasi Kata kunci : administrasi; kesiapan siswa smk; literasi digital; perkantoran AbstracThis study aims to anayze the implementation of office administration instruction based on information and communication technology (ICT) in the Office Management and Business Services (MPLB) program at vocational high schools in preparation for the Society 5.0 era. This study employs a qualitative approach with a descriptive multi-case design through semi-structured interviews with teachers, student, and alumni. The results indicate that learning has shifted toward the use of digital technology. However, its implementation is still not optimal, inconsistent, and not fully integrated. The learning process remains in  a transitional  phase between  conventional and digital methods. Key factors influencing implementation include teacher competencies, availability of infrastructure, student ability to manage digital documents, as well as data management and security. Additionally, the study identified a digital skill gap among students, low attention to detail, and limited understanding of information security. Nevertheless, digital learning contributes positively to students word readiness. This study produces a conceptual framewor as a basis for strengthening the implementation of ICT-based learning in an integrated manner. Keywords: administration; vocational high school students readiness; digital literacy; office administration  
Pengaruh persepsi siswa pada projek penguatan profil pelajar pancasila dan lingkungan keluarga terhadap minat belajar Nadia Efrilia Khasanah; Susantiningrum Susantiningrum
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 5 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i5.90139

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh (1) persepsi siswa pada P5 terhadap minat belajar siswa di SMK Negeri 1 Surakarta, (2) lingkungan keluarga terhadap minat belajar siswa di SMK Negeri 1 Surakarta, (3) persepsi siswa pada P5 dan lingkungan keluarga secara bersama-sama terhadap minat belajar siswa di SMK Negeri 1 Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner. Teknik pengumpulan sampel menggunakan probability sampling dengan sampel sebanyak 257 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh secara signifikan persepsi siswa pada P5 terhadap minat belajar siswa di SMK Negeri 1 Surakarta, dibuktikan dengan signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan thitung 17,340 > ttabel 1,969; (2) terdapat pengaruh secara signifikan lingkungan keluarga terhadap minat belajar siswa di SMK Negeri 1 Surakarta, dibuktikan dengan signifikansi sebesar 0,001 < 0,05 dan thitung 3,367 > ttabel 1,969; (3) terdapat pengaruh signifikan persepsi siswa pada P5 dan lingkungan keluarga secara bersama-sama terhadap minat belajar siswa di SMK Negeri 1 Surakarta, dibuktikan dengan signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan Fhitung 230,003 > ftabel 3,031. Penelitian ini membuktikan bahwa tinggi rendahnya minat belajar siswa di SMK Negeri 1 Surakarta dipengaruhi oleh persepsi siswa dan lingkungan keluarga sebesar 64,4% dari nilai R square 0,644. Kata kunci: antusiasme; dukungan keluarga; kuantitatif; tanggapan  Abstract: This study aims to determine the effect of (1) student perceptions of P5 on student interest in learning at SMK Negeri 1 Surakarta, (2) family environment on student interest in learning at SMK Negeri 1 Surakarta, (3) student perceptions of P5 and family environment together on student interest in learning at SMK Negeri 1 Surakarta. This research is quantitative research with data collection techniques in the form of questionnaires. The sample collection technique used probability sampling with a sample of 257 students. The results showed that (1) there is a significant influence of students' perception on P5 on students' interest in learning at SMK Negeri 1 Surakarta, as evidenced by the significance of 0.000 < 0.05 and tcount 17.340 > ttable 1.969; (2) there is a significant influence of family environment on students' interest in learning at SMK Negeri 1 Surakarta, as evidenced by the significance of 0.001 < 0.05 and tcount 3.367 > ttable 1.969; (3) there is a significant effect of student perceptions on P5 and family environment together on student interest in learning at SMK Negeri 1 Surakarta, as evidenced by the significance of 0.000 < 0.05 and Fcount 230.003 > Ftabel 3.031. This study proves that the high and low interest in learning of students at SMK Negeri 1 Surakarta is influenced by student perceptions and family environment by 64.4% of the R square value of 0.644.Keywords: enthusiasm; family support; quantitative; response 
Needs assessment for the development of OBE-based assessment instruments for the business correspondence course Masfufati Azizah; Tusyanah Tusyanah
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 3 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i3.101723

Abstract

 Abstrak: Penerapan kurikulum OBE merupakan respons terhadap tuntutan dunia kerja dengan menekankan pada proses pembelajaran dan teknik penilaian yang berorientasi pada capaian kompetensi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan teknik penilaian berbasis OBE. Jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Penelitian  dilaksanakan pada mata kuliah Business Correspondence di Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran, UNNES. Sumber data dalam penelitian ini adalah seorang dosen pengampu, 12 mahasiswa sebagai sampel yang dipilih secara random dari 124 mahasiswa. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk menentukan kriteria penilaian berbasis OBE, dilakukan studi dokumentasi SKKNI pada kompetensi menulis surat bisnis berbahasa Inggris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator pengetahuan dan keterampilan dasar mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Business Correspondence masih belum mencapai tingkat kemampuan optimal. Selama ini dosen pengampu telah melaksanakan penilaian yang terdiri atas penilaian partisipasi mahasiswa, pretest, kuis individu, tugas proyek kelompok, UTS, dan UAS. Namun, diperlukan konstruksi teknik penilaian yang lebih sistematis dan selaras dengan prinsip OBE. Implikasinya, perlunya pengembangan panduan dan instrumen penilaian berbasis OBE yang aplikatif untuk mendukung proses evaluasi capaian pembelajaran di perguruan tinggi yang telah disesuaikan dengan kriteria penilaian pada SKKNI. Kata kunci : capaian kompetensi; evaluasi pembelajaran; kurikulum OBE; SKKNI Abstract: The implementation of Outcome-Based Education (OBE) curricula responds to labor market demands by emphasizing learning processes and assessment techniques oriented toward student competency achievement. This study analyzed the need for developing OBE-based assessment techniques through a qualitative case study conducted in the Business Correspondence course within the Office Administration Education program at Universitas Negeri Semarang (UNNES). Data sources included one course lecturer and 12 randomly selected students from 124 enrolled participants. Data were collected through interviews, observations, and documentation analysis. To determine OBE-based assessment criteria, we conducted document analysis of Indonesian National Work Competency Standards (SKKNI) focusing on English business letter writing competencies. Findings indicate that students' knowledge and basic skills in the Business Correspondence course have not reached optimal levels. Although the lecturer implemented various assessment forms—including participation evaluations, pretests, individual quizzes, group project tasks, midterm examinations, and final examinations—a more systematic and OBE-aligned assessment approach remains necessary. The study highlights the importance of developing practical OBE-based assessment guidelines and instruments to support learning outcome evaluation in higher education, aligned with SKKNI competency assessment criteria. Keyword:  competency achievement; learning evaluation; OBE curriculum; SKKNI 
Organizational experience, social media utilization, and interpersonal communication among members of Student Press Institute at UNS Mia Puspita Normawati
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 3 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i3.101010

Abstract

Abstrak: Komunikasi dalam organisasi membutuhkan pemahaman dari setiap individu dengan tujuan yang jelas dan pemilihan kosa kata yang benar dari pemberi pesan kepada penerima pesan agar tidak terjadi kesalahpahaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh pengalaman organisasi terhadap komunikasi interpersonal, (2) pengaruh penggunaan media sosial WhatsApp terhadap terhadap komunikasi interpersonal, dan (3) pengaruh pengalaman organisasi dan penggunaan media sosial secara bersama-sama terhadap komunikasi interpersonal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survey explanatory. Sampel yang digunakan yaitu 98 anggota aktif organisasi Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) UNS tahun 2024 dengan metode simple random sampling dan menggunakan teknik analisis data regresi linier berganda. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner penelitian. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat pengaruh positif signifikan antara pengalaman organisasi terhadap komunikasi interpersonal (thitung 9,93 > 1,66 ttabel); (2) terdapat pengaruh positif signifikan antara penggunaan media sosial WhatsApp terhadap komunikasi interpersonal (thitung 3,89 > 1,66 ttabel); (3) terdapat pengaruh positif signifikan antara pengalaman organisasi dan penggunaan media sosial secara bersama-sama terhadap komunikasi interpersonal (fhitung 73,95 > 3,94 ftabel). Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa yang aktif mengikuti organisasi akan memiliki pengalaman berorganisasi dan pengalaman penggunaan media sosial dalam organisasi yang kemudian membantu meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal mahasiswa.  Kata kunci : aktivitas organisasi; interaksi sosial; komunikasi mahasiswa, sosial media Abstract: Communication within organizations requires each individual to have a clear understanding of the objectives, along with the use of appropriate vocabulary by the message sender to avoid misunderstandings with the recipient. This study aims to examine (1) the influence of organizational experience on interpersonal communication, (2) the effect of WhatsApp social media utilization on interpersonal communication, and (3) the combined effect of organizational experience and the social media utilization on interpersonal communication.This research employs a quantitative approach with an explanatory survey method. The sample consists of 98 active members of the Student Press Institute at Universitas Sebelas Maret in 2024, selected using simple random sampling. Data were collected through a research questionnaire and analyzed using multiple linear regression techniques. The results showed that: (1) there is a significant positive influence between organizational experience on interpersonal communication (tcount 9,93> 1,66 ttable); (2) WhatsApp social media utilization had a significant positive influence on interpersonal communication (tcount 3,89> 1,66 ttable); (3) organizational experience and social media utilization jointly had a significant positive influence on interpersonal communication (Fcount 73.95> 3.94 Ftable). These results suggest that students who are actively involved in organizations tend to gain both organizational and social media experience, which in turn enhances their interpersonal communication skills. Keywords :  organizational involvement; social interaction; social media; student communication
Classroom facilities and learning quality: effects on student satisfaction in vocational education Angeli Az-Zahra Brilianda; Patni Ninghardjanti
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i6.106334

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh sarana prasarana kelas terhadap kepuasan belajar siswa, (2) pengaruh kualitas pembelajaran terhadap kepuasan belajar siswa, (3) pengaruh sarana prasarana kelas dan kualitas pembelajaran secara bersama-sama terhadap kepuasan belajar siswa kelas X Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis di SMK Negeri 1 Banyudono. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 72 siswa. Data dikumpulkan melalui angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda melalui SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa Sarana Prasarana Kelas berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Belajar Siswa (thitung = 5,079; Sig. = 0,000), begitu pula Kualitas Pembelajaran (thitung = 4,669; Sig. = 0,000). Secara simultan, keduanya juga berpengaruh signifikan (Fhitung = 59,250; Sig. = 0,000) dengan nilai determinasi (R²) sebesar 0,632. Hasil penelitian ini yaitu (1) terdapat pengaruh signifikan antara sarana prasarana kelas terhadap kepuasan belajar siswa, (2) kualitas pembelajaran terhadap kepuasan belajar siswa, (3) sarana prasarana kelas dan kualitas pembelajaran secara bersama-sama terhadap kepuasan belajar siswa. Kesimpulannya, sarana prasarana yang memadai serta pembelajaran berkualitas dapat meningkatkan kepuasan belajar siswa. Kata kunci: kegiatan belajar mengajar; kuantitatif; manajemen pendidikan; sekolah vokasi; SERVQUAL Abstract: This study examined the effects of (1) classroom facilities and infrastructure on student learning satisfaction, (2) learning quality on student learning satisfaction, and (3) the combined influence of classroom facilities and infrastructure and learning quality on learning satisfaction among Grade X Office Management and Business Services students at SMK Negeri 1 Banyudono. Employing a quantitative approach with a survey method, this study utilized a total population of 72 students. Data were collected through validated and reliability-tested questionnaires and analyzed using multiple linear regression via SPSS. The analysis revealed that classroom facilities and infrastructure significantly influenced student learning satisfaction (t = 5.079, p < .001), as did learning quality (t = 4.669, p < .001). Simultaneously, both variables demonstrated a significant effect (F = 59.250, p < .001) with a coefficient of determination (R²) of .632. These findings indicate that (1) classroom facilities and infrastructure significantly influence student learning satisfaction, (2) learning quality significantly influences student learning satisfaction, and (3) both variables jointly and significantly affect student learning satisfaction. The results support the relevance of SERVQUAL theory in educational contexts, particularly regarding tangibles, responsiveness, and reliability dimensions. In conclusion, adequate facilities and infrastructure combined with quality learning can enhance student learning satisfaction. Keywords: educational management; learning satisfaction; SERVQUAL; quantitative; vocational school
Meningkatkan motivasi belajar siswa melalui perencanaan pembelajaran yang menyenangkan di SMA Labschool Universitas Pendidikan Indonesia Indri Marsita Dewi Nainggolan; Salma Ar Raufa Diniyati; Abi Sopyan Febrianto
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 6 (2024): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i6.87935

Abstract

Abstrak: Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui implementasi metode pembelajaran yang menyenangkan dan dampaknya terhadap motivasi belajar siswa di SMA Labschool UPI. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif, dilakukan dengan wawancara, mengkaji buku, jurnal, dan hasil penelitian terkait metode pembelajaran yang menyenangkan. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan beberapa siswa SMA Labschool UPI untuk mengetahui pengalaman dan pendapat mereka tentang metode pembelajaran yang menyenangkan. Analisis data secara kualitatif untuk mengidentifikasi dan mengkategorikan metode pembelajaran yang menyenangkan di SMA Labschool UPI. Berdasarkan hasil penelitian ini, metode pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa SMA Labschool UPI yaitu pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran berbasis permainan, pembelajaran kolaboratif, dan pembelajaran diluar kelas. Hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi guru dan praktisi pendidikan dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih efektif dan menarik bagi siswa. Kata kunci : dorongan belajar; kualitatif; pembelajaran menarik; rencana pembelajaran Abstract: The purpose of this article is to determine the implementation of fun learning methods and their impact on student learning motivation at UPI Labschool High School. The research method used is qualitative research, carried out by interviews, reviewing books, journals and research results related to fun learning methods. Primary data was obtained through interviews with several UPI Labschool High School students to find out their experiences and opinions about fun learning methods. Qualitative data analysis to identify and categorize fun learning methods at UPI Labschool High School. Based on the results of this research, learning methods that are fun for UPI Labschool High School students are project-based learning, game-based learning, collaborative learning, and learning outside the classroom. The results of this research can be useful for teachers and educational practitioners in developing learning methods that are more effective and interesting for students.  Keywords : learning motivation; qualitative; fun learning;learning planning
Role of entrepreneurship education in developing students' entrepreneurial mindset Miftahul Nur Utami Amalia Sholiha; Susantiningrum Susantinigrum; Subroto Rapih
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i4.99138

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pendidikan membangun mindset berwirausaha siswa kelas XII Manajemen Perkantoran SMK Negeri 6 Surakarta. Penelitian kuantitatif korelasional dengan populasi siswa kelas XII Manajemen Perkantoran SMK Negeri 6 Surakarta tahuni pelajaran 2023/2024 dengan jumlah sampel 85 responden. Penelitian ini diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi linier berganda dengan bantuan program kerja IBM SPSS 25. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan pendidikan kewirausahaan terhadap mindset berwirausaha (nilai thitung 10,453 >ttabel 1,98932), Kontribusi pendidikan kewirausahaan sebesar 56.8%, sedangkan 43,2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian.  Kata kunci:  kewirausahaan; mindset; pendidikanAbstract: This study aims to investigate the role of entrepreneurship education in developing entrepreneurial mindset among Grade XII Office Management students at SMK Negeri 6 Surakarta. This correlational quantitative research involved a population of Grade XII Office Management students at SMK Negeri 6 Surakarta for the 2023/2024 academic year, with a sample of 85 respondents selected using cluster random sampling technique. Data collection employed questionnaire methods, and data analysis utilized multiple linear regression techniques with IBM SPSS 25. Results demonstrate a positive and significant effect of entrepreneurship education on entrepreneurial mindset (t-calculated 10.453 > t-table 1.98932, p < 0.001). The contribution of entrepreneurship education accounts for 56.8% of variance in entrepreneurial mindset, while 43.2% is influenced by other factors not included in this study. These findings suggest that well-structured entrepreneurship education programs can effectively foster entrepreneurial thinking patterns among vocational students, contributing to the development of future entrepreneurs who can create employment opportunities and reduce unemployment rates. Keywords: education; entrepreneurship; mindset
Pengaruh minat menjadi guru dan sikap profesional keguruan terhadap kesiapan mengajar mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran Cholid Filhuda; Hery Sawiji; Susanti Ningrum
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 3 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i3.76473

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk: 1) mengetahui pengaruh pengaruh minat menjadi guru terhadap kesiapan mengajar mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran UNS; 2) mengetahui pengaruh sikap profesional keguruan terhadap kesiapan mengajar mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran UNS; dan 3) mengetahui pengaruh minat menjadi guru dan sikap profesional keguruan terhadap kesiapan mengajar mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran UNS. Penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif dengan metode korelasional. Adapun populasi dalam penelitian ini ialah seluruh mahasiswa Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran angkatan 2019 yang berjumlah sebanyak 83 mahasiswa. Adapun analisis data Maret bahwa: 1) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan minat menjadi guru terhadap kesiapan mengajar dibuktikan dengan nilai t hitung (2,956) > t tabel (1,990) dan nilai signifikansi 0,042 < 0,050. 2) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan sikap profesional keguruan terhadap kesiapan mengajar dibuktikan dengan nilai t hitung (2,081) > t tabel (1,990) dan nilai signifikansi 0,041 < 0,050. 3) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan minat menjadi guru dan sikap profesional keguruan terhadap kesiapan mengajar dibuktikan dengan nilai Fhitung (4,791) > Ftabel (3,96) dan nilai signifikansi 0,011 < 0,050. Hasil penelitian juga Maret bahwa minat menjadi guru dan kesiapan mengajar dapat mempengaruhi kesiapan mengajar sebesar 10,7% sedangkan 89,3% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain.Kata Kunci: antusiasme menjadi guru; ketangkasan mengajar; sikap sportif Abstract: This study investigates the impact of interest in becoming a teacher and teacher professional attitudes on the readiness to teach Office Administration Education students at UNS. Employing quantitative techniques with correlational methods, the study includes all students from the Office Administration Education Study Program class of 2019 (n = 81). Key findings are as follows: (1) Interest in Becoming a teacher: There is a positive and significant influence on teaching readiness (t-count = 0.956, p < 0.05). (2) Teacher Professional Attitudes: Teacher professional attitudes also significantly affect teaching readiness (t-count = 2.081, p < 0.05). (3) Combined Influence: Considering both interest in becoming a teacher and professional attitude, there is a positive and significant impact on teaching readiness (F-count = 4.791, p < 0.05). Furthermore, the study reveals that interest in becoming a teacher and readiness to teach collectively contribute to 10.7% of teaching readiness, while the remaining 89.3% is influenced by other variables. Keywords:  enthusiasm to become a teacher; sportsmanship; teaching agility