cover
Contact Name
Anton Subarno
Contact Email
antonsubarno@fkip.uns.ac.id
Phone
+6281329027365
Journal Mail Official
jikap@fkip.uns.ac.id
Editorial Address
Pendidikan Administrasi Perkantoran FKIP UNS Gedung B Lantai 1 FKIP UNS, Jl. Ir, Sutami, No.36A Kentingan Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi (JIKAP)
ISSN : -     EISSN : 26140349     DOI : https://dx.doi.org/10.20961/jikap
Core Subject : Education, Social,
JIKAP (Jurnal Informasi Dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) berisi artikel tentang hasil pemikiran dan hasil penelitian di bidang bidang komunikasi, administrasi perkantoran dan pendidikan.
Articles 330 Documents
Career planning and adversity quotient on the work readiness of PAP FKIP UNS students Reysa Fria Irmanda; Susantiningrum Susantiningrum
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i6.105256

Abstract

Abstrak: Kesiapan kerja mahasiswa menjadi aspek krusial yang perlu dipersiapkan dengan baik setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) ada tidaknya pengaruh parsial antara perencanaan karir terhadap kesiapan kerja mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran FKIP UNS, 2) ada tidaknya pengaruh parsial antara adversity quotient terhadap kesiapan kerja mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran FKIP UNS, dan 3) ada tidaknya pengaruh simultan antara perencanaan karir dan adversity quotient secara bersama-sama terhadap kesiapan kerja mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran FKIP UNS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Hasil temuan menunjukkan: 1) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara perencanaan karir terhadap kesiapan kerja mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran FKIP UNS ditunjukkan melalui nilai signifikansi sebesar 0,000, 2) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara adversity quotient terhadap kesiapan kerja mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran FKIP UNS dengan nilai signifikansi sebesar 0,039, dan 3) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan perencanaan karir dan adversity quotient secara bersama-sama terhadap kesiapan kerja mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran FKIP UNS dengan nilai signifikansi F sebesar 0,000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan karir dan adversity quotient berpengaruh terhadap kesiapan kerja. Kata kunci:  kesiapan karir; strategi karir; daya juangAbstract: Student work readiness is a crucial aspect that requires adequate preparation before entering the workforce after completing higher education. This study examines: (1) the partial effect of career planning on the work readiness of Office Administration Education students at FKIP UNS, (2) the partial effect of adversity quotient on work readiness, and (3) the simultaneous effect of career planning and adversity quotient on work readiness. A correlational method with a quantitative approach was employed. The findings indicate: (1) career planning had a positive and significant effect on work readiness (significance value = 0.000, p < .05), (2) adversity quotient had a positive and significant effect on work readiness (significance value = 0.039, p < .05), and (3) career planning and adversity quotient jointly had a positive and significant effect on work readiness (F significance value = 0.000, p < .05). These results demonstrate that career planning and adversity quotient significantly influence work readiness among Office Administration Education students. Keywords: career readiness; career strategy; resilience
The influence of brand image and service quality on belift lab’s brand trust Dona Aprilinda Dewi; Susantiningrum Susantiningrum
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 10, No 1 (2026): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v10i1.105984

Abstract

Abstrak: Kepercayaan merek penting di semua sektor industry, termasuk industry kreatif music seperti K-Pop yang memiliki fans setia dan aktif. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui ada tidaknya pengaruh brand image terhadap brand trust Belift Lab, 2) mengetahui ada tidaknya pengaruh service quality terhadap brand trust Belift Lab, serta 3) mengetahui ada tidaknya pengaruh brand image dan service quality terhadap brand trust Belift Lab. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penlitian adalah penggemar ENHYPEN Indonesia. Pengambilan sampel dengan teknik non probability sampling melalui metode purposive sampling. Sampel penelitian sebanyak 96 dari populasi yang memenuhi kriteria. Pengumpulan data melalui instrumen angket kuesioner dengan media Google Form yang disebarkan secara online melalui platform X. Pengolahan data menggunakan media software IBM SPSS Statistics 26. Teknik analisis data berupa regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan: 1) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara brand image terhadap brand trust Belift Lab, 2) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara service quality terhadap brand trust Belift Lab, 3) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara brand image dan service quality terhadap brand trust Belift Lab. Kata kunci: hubungan masyarakat; industri kreatif; penelitian kuantitatif; persepsi Abstract: Brand trust is essential across all industry sectors, including the creative music industry such as K-Pop, which maintains loyal and active fan bases. This study aimed to: (1) determine whether brand image influences Belift Lab's brand trust, (2) determine whether service quality influences Belift Lab's brand trust, and (3) determine whether brand image and service quality jointly influence Belift Lab's brand trust. This quantitative descriptive study employed a correlational method. The study population consisted of Indonesian ENHYPEN fans. Sampling was conducted using non-probability sampling with a purposive sampling method. The sample comprised 96 individuals from the population who met the established criteria. Data were collected using a questionnaire instrument via Google Forms, distributed online through the X platform. Data processing was performed using IBM SPSS Statistics 26 software. Multiple linear regression served as the data analysis technique. The results indicated that: (1) brand image exerts a positive and significant influence on Belift Lab's brand trust, (2) service quality exerts a positive and significant influence on Belift Lab's brand trust, and (3) brand image and service quality jointly exert a positive and significant influence on Belift Lab's brand trust. Keywords: creative industries; perception; public relations; quantitative research
Implementation of video-based think-pair-share method to enhance industrial relations learning outcomes among vocational school students Kusuma Erawati; Winda Nur Fitriati; Ika Nuraini Puspita Sari; Cicilia Dyah Sulistyaningrum Indrawati; Ninuk Setyaning Rahayu
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i4.103578

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI MPLB SMK Bhakti Karya Karanganyar pada materi hubungan industrial. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak tiga siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Untuk mendukung pendekatan pembelajaran digunakan video pembelajaran yang dipadukan dengan metode think-pair-share. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XI MPLB SMK Bhakti Karya. Fokus penelitian ini adalah pada hasil belajar siswa, aktivitas siswa dalam proses pembelajaran, dan keterampilan mengajar guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan tes dan non-tes untuk memperoleh data. Instrumen tes menghasilkan data kuantitatif berupa nilai hasil belajar siswa, sedangkan instrumen non-tes, seperti lembar observasi aktivitas siswa dan keterampilan guru, menghasilkan data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada ketiga aspek tersebut dari siklus I hingga siklus III. Rata-rata kecakapan guru meningkat dari kategori baik menjadi sangat baik, yaitu dari 2,37 menjadi 3,75. Aktivitas siswa dalam pembelajaran juga meningkat, dengan rata-rata nilai dari 25,87 menjadi 27,30. Nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat dari 50 menjadi 80, dan pada siklus III, tingkat ketuntasan belajar mencapai 84,84%. Penerapan think-pair-share berbasis video pembelajaran meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar siswa dalam materi hubungan industrial, menurut temuan penelitian. Kata kunci: aktivitas belajar; hasil belajar; penelitian tindakan kelas; think-pair-share; video pembelajaran Abstract: This study aimed to enhance the learning outcomes of Grade XI Office Administration and Business Services (OABS) students at SMK Bhakti Karya Karanganyar in Industrial Relations subject matter. Methods: A Classroom Action Research (CAR) methodology was employed, implemented across three cycles with two meetings per cycle. Video-based learning was integrated with the think-pair-share instructional method to support the pedagogical approach. The research subjects comprised the teacher and 33 students from Grade XI OABS at SMK Bhakti Karya. The investigation focused on three key aspects: student learning outcomes, student engagement during the learning process, and teacher instructional competencies. Data Collection: Both quantitative and qualitative data collection instruments were utilized. Test instruments generated quantitative data on student achievement, while non-test instruments, including student activity observation sheets and teacher performance evaluation forms, provided qualitative insights. Results: The findings demonstrated consistent improvements across all three measured aspects from Cycle I through Cycle III. Teacher instructional competency advanced from "good" to "excellent" categories, with average scores increasing from 2.37 to 3.75. Student engagement showed notable enhancement, with average scores rising from 25.87 to 27.30. Most significantly, student learning outcomes improved substantially, with mean scores increasing from 50 to 80, and learning mastery rates reaching 84.84% in Cycle III. Conclusion: The implementation of video-based think-pair-share methodology successfully enhanced both the quality of the instructional process and student learning outcomes in Industrial Relations subject matter. Keywords : classroom action research; learning  activities; learning outcomes; think-pair-share; video-based learning
The influence of work environment and verbal communication on administrative staff productivity at Universitas Sebelas Maret Arda Dhaneta Loviana Wijanarko
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i5.105237

Abstract

  Abstrak: Produktivitas kerja pegawai administrasi di perguruan tinggi dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya lingkungan kerja dan komunikasi verbal yang berperan penting dalam mendukung kinerja organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan komunikasi verbal terhadap produktivitas kerja pegawai administrasi bagian akademik di Universitas Sebelas Maret, baik secara simultan maupun parsial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausalitas. Populasi terdiri dari 196 pegawai, dengan sampel diambil menggunakan teknik convenience sampling.  Teknik pengumpulan data menggunakan angket, dan analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda menggunakan bantuan IBM SPSS Statistic 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai administrasi dengan nilai thitung > ttabel (2,882 > 1,679) dan signifikansi 0,006 < 0,05; (2) komunikasi verbal berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai dengan nilai thitung > ttabel (4,332 > 1,679) dan signifikansi 0,00 < 0,05; (3) secara simultan, lingkungan kerja dan komunikasi verbal berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai administrasi dengan nilai Fhitung > Ftabel (26,272 > 3,204) dan signifikansi 0,00 < 0,05. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Ŷ = 1,338 + 0,531X1+ 0,493X2 dengan nilai R2 sebesar 0,539, yang berarti kontribusi kedua variabel sebesar 53,9%. Hasil ini mendukung hipotesis yang diajukan. Kata kunci : lingkungan organisasi; efektivitas komunikasi; produktivitas pegawai administrasi Abstract: Administrative staff productivity in higher education institutions is influenced by multiple factors, with work environment and verbal communication playing essential roles in supporting organizational performance. This study examined the influence of work environment and verbal communication on administrative staff productivity in the academic division at Universitas Sebelas Maret, both simultaneously and individually. The research employed a quantitative causal approach with a population of 196 employees and a sample of 48 participants selected through convenience sampling. Data were collected using questionnaires and analyzed through multiple linear regression using IBM SPSS Statistics 26. Results indicated that: (1) work environment significantly and positively influenced administrative staff productivity (t = 2.882 > 1.679, p = .006); (2) verbal communication significantly and positively influenced staff productivity (t = 4.332 > 1.679, p < .001); and (3) simultaneously, work environment and verbal communication significantly and positively influenced administrative staff productivity (F = 26.272 > 3.204, p < .001). The regression equation was Ŷ = 1.338 + 0.531X₁ + 0.493X₂ with R² = .539, indicating that both variables contributed 53.9% to productivity variance. These findings support the proposed hypotheses. Keywords: organizational environment; communication effectiveness; administrative staff productivity
Customer service procedures through the MPP digital application at DPMPTSP Surakarta City Arinta Kusumawardhani; Chairul Huda Atma Dirgatama; Muhammad Daiva Shabri R.R; Bima Aji Saputra; Ridho Jatmiko
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 3 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i3.101865

Abstract

Abstrak: Prosedur pelayanan pelanggan melalui aplikasi MPP Digital pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Surakarta merupakan inovasi yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas dalam proses pelayanan publik, khususnya di bidang perizinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur pelayanan pelanggan yang diterapkan melalui aplikasi Mal Pelayanan Publik (MPP) Digital dalam pengajuan Surat Izin Praktik (SIP) bagi tenaga kesehatan di Kota Surakarta. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi partisipatif dan wawancara kepada petugas DPMPTSP.Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi MPP Digital telah mempercepat proses pengajuan SIP yang sebelumnya memakan waktu lama melalui interaksi tatap muka, kini dapat dilakukan secara online. Data tahun 2024 menunjukkan dari total 2.330 permohonan yang diajukan, sebanyak 1.402 permohonan berhasil diterbitkan, dengan waktu yang relatif singkat menunjukkan keberhasilan aplikasi MPP Digital dalam proses pelayanan. Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala teknis yang dihadapi seperti kelengkapan data dan masalah sinkronisasi sistem dengan pusat yang menghambat kelancaran pelayanan. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan dalam aspek teknis dan peningkatan sosialisasi kepada pengguna untuk memaksimalkan manfaat aplikasi ini dalam meningkatkan pelayanan publik. Kata kunci : digitalisasi; pelayanan publik; surat izin praktikAbstract: The customer service procedures implemented through the MPP Digital application at the Investment and One-Stop Integrated Service Office (DPMPTSP) of Surakarta City represent a significant innovation designed to enhance efficiency, transparency, and accessibility in public service delivery, particularly within the licensing sector. This study analyzed the customer service procedures implemented through the Public Service Mall (MPP) Digital application for Practice License (SIP) submissions by healthcare professionals in Surakarta City. A qualitative descriptive approach was employed, incorporating participatory observation and semi-structured interviews with DPMPTSP officers. Data analysis utilized the Miles and Huberman model, encompassing data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Results demonstrated that the MPP Digital application significantly accelerated the SIP submission process, transforming a previously time-intensive face-to-face procedure into an efficient online system. Data from 2024 revealed that among 2,330 submitted applications, 1,402 permits were successfully issued within relatively short processing times, demonstrating the application's effectiveness in service delivery. However, several technical challenges emerged, including data completeness issues and system synchronization problems with central databases, which hindered smooth service provision. Therefore, technical improvements and enhanced user socialization are necessary to maximize the application's benefits in public service enhancement. Keywords:  digitalization; public service; practice license
The influence of internal locus of control and parental socioeconomic status on students' work readiness Fitriana Risna Astuti; Patni Ninghardjanti
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i4.102877

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh internal locus of control terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII MPLB SMK N 1 Sukoharjo, (2) pengaruh status sosial ekonomi orang tua terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII MPLB SMK Negeri 1 Sukoharjo, (3) pengaruh internal locus of control dan status sosial ekonomi orang tua terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII MPLB SMK Negeri 1 Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi siswa kelas XII MPLB SMK N 1 Sukoharjo dan sampel sebanyak 84 siswa yang diperoleh dengan teknik probability sampling. Analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan: (1) internal locus of control berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja (thitung 9.047 > ttabel 1.992) dan nilai signifikansi (0.00 < 0.05), (2) status sosial ekonomi orang tua tidak berpengaruh terhadap kesiapan kerja (thitung -1.695 < ttabel 1.992 ) dan nilai signifikansi (0.094 > 0.05), (3) internal locus of control dan status sosial ekonomi orang tua secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja (Fhitung sebesar 42.171> Ftabel 3.109) dan nilai signifikansi (0.00 < 0.05). Variabel bebas memberikan pengaruh terhadap variabel terikat sebesar 51% dan sisanya 49% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Kata kunci : kendali diri; kondisi ekonomi keluarga; kuantitatifAbstract: This study aims to determine: (1) the influence of internal locus of control on work readiness among Grade XII Office Management and Business Services (MPLB) students at SMK N 1 Sukoharjo; (2) the influence of parental socioeconomic status on work readiness among Grade XII MPLB students at SMK Negeri 1 Sukoharjo; and (3) the combined influence of internal locus of control and parental socioeconomic status on work readiness among Grade XII MPLB students at SMK Negeri 1 Sukoharjo. This research employed quantitative methods with a population of Grade XII MPLB students at SMK N 1 Sukoharjo and a sample of 84 students obtained through probability sampling techniques. Data analysis utilized multiple regression analysis. Results demonstrate: (1) internal locus of control has a positive and significant effect on work readiness (t-calculated 9.047 > t-table 1.992) with significance value (0.00 < 0.05); (2) parental socioeconomic status does not influence work readiness (t-calculated -1.695 < t-table 1.992) with significance value (0.094 > 0.05); and (3) internal locus of control and parental socioeconomic status simultaneously have positive and significant effects on work readiness (F-calculated 42.171 > F-table 3.109) with significance value (0.00 < 0.05). Independent variables contribute 51% influence on the dependent variable, while the remaining 49% is influenced by other variables outside this research. Keywords : family economic conditions; self-control; quantitative
Project-based learning implementation to enhance student learning outcomes in meeting management Akhmad Firdaus Rizal Afifi; Sekar Sabdo Wening; Yunisa Galuh Pramesti; Tri Murwaningsih; Endang Retna Palupi
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 10, No 1 (2026): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v10i1.104329

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengkaji efektivitas Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pengelolaan rapat. Penelitian Tindakan Kelas dengan model Kemmis dan McTaggart dilaksanakan melalui dua siklus pembelajaran, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 36 siswa Kelas XI MPLB 2 di SMK Negeri 6 Surakarta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada rerata hasil belajar, dari 81,33 pada pra-siklus menjadi 93,89 pada Siklus I dan 94,72 pada Siklus II. Selain pencapaian akademik, penerapan PjBL meningkatkan keterlibatan siswa, mendorong partisipasi aktif, dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Temuan ini merekomendasikan PjBL sebagai strategi pembelajaran efektif yang selaras dengan penekanan Kurikulum Merdeka pada pengembangan kompetensi siswa secara komprehensif. Keywords: berpikir kritis; kurikulum merdeka; partisipasi aktif; pendidikan vokasi; penelitian tindakan kelasAbstract: This study examined the effectiveness of Project-Based Learning (PjBL) in improving student learning outcomes in meeting management. Classroom Action Research employing the Kemmis and McTaggart model was conducted through two learning cycles, each comprising planning, implementation, observation, and reflection stages. The study involved 36 students from Class XI MPLB 2 at SMK Negeri 6 Surakarta. Results demonstrated significant improvement in mean learning outcomes, increasing from 81.33 in the pre-cycle to 93.89 in Cycle I and 94.72 in Cycle II. Beyond academic achievement, PjBL implementation enhanced student engagement, encouraged active participation, and developed critical thinking skills. These findings recommend PjBL as an effective learning strategy aligned with the Merdeka Curriculum's emphasis on comprehensive student competency development. Keywords: active participation; classroom action research; critical thinking; merdeka curriculum; vocational education
Pengaruh lingkungan sosial dan prestasi belajar terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi Lisa Dwi Purnomo Putri; Subroto Rapih
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 5 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i5.88725

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh lingkungan sosial terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi; (2) pengaruh prestasi belajar terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi; serta (3) pengaruh lingkungan sosial dan prestasi belajar terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan sebanyak 83 siswa kelas XII OTKP SMK Negeri 3 Surakarta. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan probability sampling berupa proportional random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh positif signifikan antara lingkungan sosial dengan minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi; (2) terdapat pengaruh positif tidak signifikan antara prestasi belajar dengan minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi; serta (3) terdapat pengaruh positif signifikan antara lingkungan sosial dan prestasi belajar dengan minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Kata kunci : hasil belajar; hasrat melanjutkan studi; hubungan sosial; kuantitatifAbstract: This study aims to determine: (1) the effect of social environment on interest in continuing studies to college; (2) the effect of learning achievement on interest in continuing studies to college; and (3) the effect of social environment and learning achievement on interest in continuing studies to college. This research is a quantitative research. The sample used was 83 students of class XII OTKP SMK Negeri 3 Surakarta The sampling technique was carried out by probability sampling in the form of proportional random sampling. Data collection techniques using questionnaires and documentation. The results shows that (1) there is a significant positive influence between social environment and interest in continuing studies to college; (2) there is a positive no significant influence between learning achievement and interest in continuing studies to college; and (3) there is a significant positive influence between social environment and learning achievement with interest in continuing studies to college. Keywords : learning outcomes; desire to continue studies; social relationships; quantitative
Role play method to increase student learning motivation in public relations and protocol management Dian Putri Windasari; Evi Afifah Susanto; Niqmah Ida Hanifiani; Tri Murwaningsih; Endang Retna Palupi
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i5.103900

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui penerapan metode bermain peran pada mata pelajaran Hubungan Masyarakat dan Manajemen Keprotokolan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MPLB 2 sebanyak 36 orang. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan angket motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa dari prasiklus sebesar 56,39%, menjadi 64,38% pada siklus I, dan meningkat menjadi 73,33% pada siklus II. Penerapan metode bermain peran membuat siswa lebih aktif, percaya diri, dan memahami materi secara kontekstual melalui pengalaman langsung. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk menggambarkan respon siswa terhadap proses pembelajaran dan secara kuantitatif dengan menghitung persentase skor motivasi belajar pada setiap siklus untuk melihat peningkatan yang terjadi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran dengan metode bermain peran efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Namun, keterbatasan waktu pelaksanaan menjadi kendala dalam mengukur hasil belajar secara keseluruhan. Oleh karena itu, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dalam jangka waktu yang lebih panjang dan mengeksplorasi dampaknya terhadap pencapaian kompetensi lainnya. Kata kunci: keterlibatan siswa; pembelajaran aktif; pembelajaran kontekstual; pendekatan reflektif; siklus pembelajaranAbstract: This study aims to increase student learning motivation through the application of the role play method on the elements of Public Relations and Protocol Management. The research was conducted with a Classroom Action Research (CAR)) approach which was carried out in two cycles. The research subjects were students of class XI MPLB 2 as many as 36 people. Data were obtained through observation, interviews, and questionnaires of learning motivation. The results showed that there was an increase in student learning motivation from pre-cycle of 56.39%, to 64.38% in cycle I, and increased to 73.33% in cycle II. The application of the role play method makes students more active, confident, and understand the material contextually through direct experience. Data were analyzed descriptively qualitatively to describe students' responses to the learning process and quantitatively by calculating the percentage of learning motivation scores in each cycle to see the improvement that occurred. This study concludes that learning with the role play method is effective in increasing students' learning motivation. However, the limited implementation time is an obstacle in measuring learning outcomes as a whole. Therefore, it is recommended that further research be conducted over a longer period of time and explore the impact on other competency achievements. Keywords: active learning; contextual learning; learning cycle; student engagement; reflective approach
Pengaruh lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa Maria Winda Puspa Dewi; Anton Subarno; Subroto Rapih
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 3 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i3.77504

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh lingkungan keluarga terhadap motivasi belajar siswa, (2) pengaruh lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa, dan (3) pengaruh lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan Proportionate Random Sampling. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 52 siswa kelas XI SMK Kristen 1 Surakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner atau angket penelitian. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan keluarga terhadap motivasi belajar siswa (t= 3,80, sign 0,00), (2) terdapat pengaruh negatif dan signifikan lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa (t= -3,00, sign 0,04), dan (3) terdapat pengaruh secara simultan (bersama-sama) lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa (f = 15,83, sign 0,00).Keywords : dorongan belajar; iklim sekolah; kekompakkan keluarga Abstract:  This study aims to find out: (1) the influence of the family environment on student learning motivation, (2) the influence of the school environment on student learning motivation, and (3) the influence of the family environment and school environment on student learning motivation. This research is quantitative research with a correlational method. The sampling technique is carried out by Proportionate Random Sampling. The sample in this study amounted to 52 class XI students of SMK Kristen 1 Surakarta. Data collection is carried out by distributing questionnaires or research questionnaires. The data analysis technique uses multiple linear regression analysis techniques. The results showed that: (1) there was a positive and significant influence of the family environment on student learning motivation (t= 3.80, sign 0.00), (2) there was a negative and significant influence of the school environment on student learning motivation (t= -3.00, sign 0.04), and (3) there was a simultaneous influence (together) of the family environment and school environment on student learning motivation (f = 15.83, sign 0.00).Keywords: family cohesiveness; school climate; encouragement to learn