cover
Contact Name
Anton Subarno
Contact Email
antonsubarno@fkip.uns.ac.id
Phone
+6281329027365
Journal Mail Official
jikap@fkip.uns.ac.id
Editorial Address
Pendidikan Administrasi Perkantoran FKIP UNS Gedung B Lantai 1 FKIP UNS, Jl. Ir, Sutami, No.36A Kentingan Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi (JIKAP)
ISSN : -     EISSN : 26140349     DOI : https://dx.doi.org/10.20961/jikap
Core Subject : Education, Social,
JIKAP (Jurnal Informasi Dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) berisi artikel tentang hasil pemikiran dan hasil penelitian di bidang bidang komunikasi, administrasi perkantoran dan pendidikan.
Articles 317 Documents
Penerapan jadwal retensi arsip dalam proses penyusutan di Lembaga Kearsipan Kota Surakarta Demayca Mardias Susanto; Hery Sawiji; Susantiningrum Susantiningrum
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 3 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i3.80923

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk, (1) mendeskripsikan penerapan jadwal retensi arsip pada proses penciutan arsip di Lembaga Arsip Daerah Kota Surakarta, (2) mengetahui kendala dalam pelaksanaan jadwal retensi arsip di Lembaga Arsip Daerah Kota Surakarta. di Kota Surakarta, (3) menganalisis solusi untuk mengatasi kendala dalam pelaksanaan jadwal retensi arsip di Lembaga Kearsipan Daerah Kota Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mendeskripsikan data dengan menggunakan kata-kata atau rangkaian kata yang disebut deskriptif. Subjek penelitian adalah arsiparis dan pegawai LKD dan OPD yang dijadikan sampel penelitian. Data dikumpulkan dari informan yaitu kepala dinas, kepala dinas, arsiparis, staf kearsipan dan sumber dokumen. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Validasi data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Pelaksanaan penyusutan arsip di LKD Kota Surakarta sudah sesuai dengan ketentuan ANRI. Proses penyusutan melalui pemilahan arsip dinamis aktif dan tidak aktif dan yang terakhir adalah pemusnahan. Arsip yang dianggap masih digunakan akan disimpan kembali. Namun, jika arsip tersebut dianggap memiliki nilai sejarah, maka arsip tersebut akan dikirimkan ke ANRI; (2) Faktor yang menghambat proses pelaksanaan JRA pertama adalah kurangnya sumber daya manusia yang kompeten di bidang pengelolaan arsip dan kurangnya sarana prasarana yaitu lemari arsip dan rak map; (3) Langkah-langkah yang dilakukan LKD Kota Surakarta dalam mengatasi hambatan pelaksanaan JRA pada proses penyusutan adalah sosialisasi, pendekatan kepada Stake Holder, dan pendekatan langsung.Kata Kunci : JRA; LKD; pengurangan arsip; penyimpanan arsip Abstract: This study investigates the practical implementation of archive retention schedules within the context of archive reduction at the Surakarta City Regional Archives Institute. The research addresses three primary objectives: (1) describing the application of the archive retention schedule, (2) identifying obstacles encountered during implementation, and (3) analyzing strategies to overcome these challenges. The qualitative study involves archivists, LKD (Local Government Archives) staff, and OPD (Regional Work Unit) employees as research subjects. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Triangulation is used for data validation. The study findings reveal that the implementation of archive depreciation aligns with ANRI (National Archives of the Republic of Indonesia) provisions. Challenges include a shortage of competent human resources and infrastructure limitations. To address these obstacles, the Surakarta City LKD employs socialization, stakeholder engagement, and direct approaches.Keywords: archive reduction; archive storage; JRA; LKD
Pengaruh micro teaching dan pengenalan lapangan persekolahan terhadap kesiapan menjadi guru pada mahasiswa FKIP UNS Lathifah Nurul Hasanah; Cicilia Dyah Sulistyaningrum Indrawati
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 5 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i5.89501

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh mata kuliah Micro Teaching dan Pengenalan Lapangan Persekolahan terhadap kesiapan mahasiswa menjadi guru secara parsial dan simultan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 318 responden dari populasi 1.554 mahasiswa FKIP UNS Angkatan 2020 yang telah melaksanakan PLP pada Tahun 2023. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara mata kuliah Micro Teaching terhadap kesiapan mahasiswa menjadi guru yang dibuktikan dari nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai t-hitung 11,010 > t-tabel 1,967; 2) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Pelaksanaan Pengenalan Lapangan Persekolahan terhadap kesiapan mahasiswa menjadi guru yang dibuktikan dari nilai signifikansi sebesar 0,021 < 0,05 dan nilai t-hitung 2,320 > t-tabel 1,967; dan 3) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara mata kuliah Micro Teaching dan pelaksanaan Pengenalan Lapangan Persekolahan terhadap kesiapan mahasiswa menjadi guru yang dibuktikan dari nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai F-hitung 123,651 > F-tabel 3,871, serta koefisien determinasi sebesar 44%. Kata kunci : kesiapan menjadi guru; kuantitatif;  pengalaman mengajarAbstract: The aim of this research is to determine the influence of Micro Teaching and Introduction to Schooling courses on students' readiness to become teachers partially and simulatively. This study uses a quantitative descriptive method. The results of this research showed that, 1) there is a positive and significant influence between Micro Teaching courses on readiness to become teachers as evidenced by the significance value of 0.000 < 0.05 and the t-count value of 11.010, > t-table 1.967; 2) there is a positive and significant influence between the Implementation of Introduction to School Field on readiness to become teachers as evidenced by a significance value of 0.021 < 0.05 and a t-count value of 2.320 > t-table 1.967; and 3) there is a positive and significant influence between the Micro Teaching course and the implementation of School Field Introduction on readiness to become teachers as evidenced by a significance value of 0.000 < 0.05 and an F-count value 123.651 > F-table 3.871, as well as a determination coefficient 44%.Keywords : quantitative; readiness to become a teacher;  teaching experience
Pengaruh dimensi kualitas pelayanan publik pada bidang administrasi kependudukan terhadap kepuasan Masyarakat Jebres Kota Surakarta Intan Devitasari; Patni Ninghardjanti; Winarno Winarno
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 6 (2023): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i6.73435

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh beberapa dimensi sebagai berikut: (1) tangible, (2) responsiveness, (3) reliability, (4) assurance, (5) emphaty, (6) semua dimensi kualitas pelayanan terhadap kepuasan masyarakat Jebres Surakarta. Penelitian ini dikategorikan sebagai metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Jebres yang pernah melakukan pelayanan. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 80 orang. Teknik pengambilan sampel penelitian menggunakan Cluster Area Sampling. Penelitian ini mengumpulkan data dengan menggunakan kuesioner dan menggunakan teknik regresi linier berganda terhadap program IBM SPSS 26.0 untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan dari: (1) tangible dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan ????????????????????????3,792 > ????????????????????????1,992; (2) responsiveness 0,000 < 0,05 dan ???????????????????????? 5,338 > ???????????????????????? 1,992; (3) keandalan 0,018 < 0,05 dan ???????????????????????? 2,426 > ???????????????????????? 1,992; (4) nilai jaminan sebesar 0,000 < 0,05 dan ???????????????????????? sebesar 5,170 > ???????????????????????? 1,992; (5) nilai empati sebesar 0,000 < 0,05 dan ???????????????????????? sebesar 7,017 > ???????????????????????? 1,992. (6) Secara simultan dari dimensi kualitas pelayanan publik nilai 0,000 < 0,05 dan ???????????????????????? 95,900 > ???????????????????????? 2,34. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya makna ganda dari kualitas pelayanan terhadap kepuasan masyarakat sebesar 86,6%.Kata kunci : pelayanan performa; study; kuantitatifAbstract: The purpose of this study is to determine the effect of several dimensions as follows: (1) tangible,(2) responsiveness, (3) reliability, (4) assurance, (5) empathy, (6) all dimensions of service quality on the Jebres Surakarta Community Satisfaction. This research is categorized as the quantitative research method. The population in this study is the Jebres community, who have performed services. The sample in this study was 80 people. The research sampling technique used the Cluster Area Sampling. This research collected the data using questionnaires and used multiple linear regression techniques towards the IBM SPSS 26.0 program to analyze the data. The results showed that there was a positive and significant effect of: (1) the tangible evidenced by a significance value of 0.000 <0.05 and ????????????????????????3.792> a ????????????????????????1.992; (2) the responsiveness 0.000<0.05 and ????????????????????????5.338>????????????????????????1.992; (3) the reliability of 0.018<0.05 and ????????????????????????2.426> a ????????????????????????  1.992; (4) the guarantee value of 0.000 <0.05 and ????????????????????????of 5.170 > ????????????????????????  1.992; (5) the empathy of 0.000 <0.05 and ????????????????????????of 7.017> a ????????????????????????1.992. (6) Simultaneously of dimension public service quality value of 0,000<0,05 and ????????????????????????95.900>????????????????????????2,34. The results of this study show the double meaning of service quality to community satisfaction of 86.6%.Keyword: belajar; performed services; quantitative
Pengaruh digital literacy dan self efficacy terhadap kesiapan kerja siswa SMK Negeri 1 Sukoharjo Siva Indah Purnama; Cicilia Indrawati; Nur Akbarini
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 1 (2024): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i1.75699

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh: (1)  digital literacy terhadap kesiapan kerja; (2) self efficacy  terhadap kesiapan kerja; (3) digital literacy dan self efficacy secara bersama-sama  terhadap kesiapan kerja siswa jurusan Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian ini yaitu siswa kelas XII jurusan OTKP sebanyak 107 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu proportional random sampling dengan total 84 sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji prasyarat dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan digital literacy terhadap kesiapan kerja  (thitung 2,52>ttabel 1,98) dengan signifikansi (0,01<0,05); (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan self efficacy terhadap kesiapan kerja  (thitung 11,89>ttabel 1,98) dengan signifikansi (0,00<0,05); (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan  digital literacy dan self efficacy secara simultan terhadap kesiapan kerja (Fhitung 148,80>Ftabel 3,10) dengan signifikansi (0,00<0,05). Kata kunci : keterampilan digital; kemampuan kerja; kuantitatif; keyakinan diriAbstract: This study aims to determine the effect of (1) digital literacy on work readiness, (2) self-efficacy on work readiness, and (3) digital literacy and self-efficacy together on the work readiness of students majoring in Office Automation and Governance. This research is quantitative research with the correlational method. The population in this study was 107 students in class XII majoring in OTKP. The sampling technique used was proportional random sampling with 84 samples. Data collection techniques using questionnaires and documentation. The data analysis techniques are the prerequisite test and multiple linear regression analysis. The results showed that: (1) there was a positive and significant effect of digital literacy on work readiness (tcount 2.52> ttable 1.98) with a significance (0.01<0.05); (2) there is a positive and significant effect of self-efficacy on work readiness (tcount 11.89> ttable 1.98) with significance (0.00<0.05); (3) there is a positive and significant effect of digital literacy and self-efficacy simultaneously on work readiness (Fcount 148.80>Ftable 3.10) with a significance (0.00<0.05). Keywords : digital skills; work ability; quantitative; self confidence
Pengaruh konsep diri lingkungan teman sebaya dan kompetensi pedagogik guru terhadap kemampuan berpikir kritis siswa Endah Mayangsari; Hery Sawiji; Susantiningrum Susantiningrum
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 2 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i2.77474

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) pengaruh konsep diri terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, (2) pengaruh lingkungan teman sebaya terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, (3) pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, (4) pengaruh konsep diri, lingkungan teman sebaya, dan kompetensi pedagogik guru secara bersama-sama terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 216 siswa program keahlian Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate stratified random sampling dengan sampel sebanyak 138 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan:  (1) ada pengaruh positif signifikan konsep diri terhadap kemampuan berpikir kritis siswa (thitung 6,009>ttabel 1,656), (2) ada pengaruh positif signifikan lingkungan teman sebaya terhadap kemampuan berpikir kritis siswa (thitung 2,907>ttabel 1,656), (3) tidak ada pengaruh positif kompetensi pedagogik guru terhadap kemampuan berpikir kritis siswa (thitung -,249<ttabel 1,656), (4) ada pengaruh positif signifikan konsep diri, lingkungan teman sebaya, dan kompetensi pedagogik guru secara bersama-sama terhadap kemampuan berpikir kritis siswa (Fhitung 20,526>Ftabel 2,67).Keywords : kesanggupan berpikir kritis; kemampuan pedagogik guru; rancangan diri; lingkungan kawan sebaya Abstract: The purpose of the research was to find out (1) the effect of self-concept on students' critical thinking skills, (2) the influence of the peer environment on students' critical thinking skills, (3) the influence of the teacher's pedagogical competence on students' critical thinking skills, 4) the influence of self-concept, peer environment, and teacher pedagogical competence together on students' critical thinking skills. This research is quantitative research with the correlational method. The population in this study amounted to 216 students of the Office Management and Business Services expertise program. The sampling technique used proportionate stratified random sampling with 138 students. The results of this study indicate: (1) there is a significant positive effect of self-concept on students' critical thinking skills (tvalue 6.009> ttable 1.656), (2) there is a significant positive effect of peer environment on students' critical thinking abilities (tvalue 2.907> ttable 1.656), (3) there is no positive effect of the teacher's pedagogical competence on students' critical thinking skills (tvalue -.249<ttable 1.656), (4) there is a significant positive influence of self-concept, peer environment, and teacher pedagogic competence together on students' critical thinking skills (Fvalue 20.526>Ftable 2.67).Keywords: critical thinking skills; peer environment; self concept; teacher pedagogic competence
Hubungan kualitas pelayanan dan fasilitas terhadap kepuasan pasien rawat inap di RSU Ja’far Medika Ria Rosita; Hery Sawiji; Patni Ninghardjanti
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 3 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i3.78434

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien, (2) pengaruh fasilitas terhadap kepuasan pasien, dan (3) pengaruh kualitas pelayanan dan fasilitas secara bersama-sama terhadap kepuasan pasien. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan pengumpulan datanya menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang pernah menjalani rawat inap di RSU Ja'far Medika sejumlah 859 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling, untuk jumlah dihitung dengan rumus Slovin dan diperoleh sejumlah 90 sampel. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda, dengan uji prasyarat: uji normalitas, uji linieritas dan uji multikolinieritas. Hasil penelitian ini yaitu: (1) Terdapat pengaruh Kualitas Pelayanan (X1) terhadap Kepuasan Pasien (Y) dibuktikan dengan thitung 5, 601 > ttabel 1,987. (2) Terdapat pengaruh Fasilitas (X2) terhadap Kepuasan Pasien (Y) dibuktikan thitung 3,887 > ttabel 1,987. (3) Terdapat pengaruh Kualitas Pelayanan (X1) dan Fasilitas (X2) terhadap Kepuasan Pasien (Y) dibuktikan dengan Fhitung 348,664 > Ftabel 2,709. Temuan lain yang diperoleh dari penelitian ini yaitu hasil analisis regresi linier berganda diperoleh persamaan Ŷ=-3,035+0,443X1+0,433X2, sumbangan efektif kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien sebesar 52,807% dan fasilitas terhadap kepuasan pasien sebesar 36,103. Uji determinasi diperoleh hasil sebesar 0,889 yang artinya kualitas pelayanan dan fasilitas mempengaruhi kepuasan pasien sebesar 88,9%, sedangkan 11,1% dipengaruhi oleh variabel lain.Keywords : kepuasan konsumen; mutu pelayanan; sarana  Abstract: This study investigates the influence of service quality and facilities on inpatient satisfaction at Ja’far Medika General Hospital in Karanganyar. A quantitative approach is employed, with data collected through questionnaires from patients who underwent inpatient treatment (n = 859). The sample size (n = 90) is determined using the Slovin formula and simple random sampling. Multiple linear regression analysis, preceded by tests for normality, linearity, and multicollinearity, is used for data analysis. Key findings are as follows: (1) Service Quality (X1): There is a significant influence on patient satisfaction (t-value = 5.601, p < 0.05). (2) Facilities (X2): Facilities also significantly impact patient satisfaction (t-value = 3.887, p < 0.05). (2) Combined Influence: Considering both service quality and facilities, there is a significant impact on patient satisfaction (F-value = 348.664, p < 0.05). The multiple linear regression equation is Ŷ = -3.035 + 0.443X1 + 0.433X2. Service quality contributes 52.807% to patient satisfaction, while facilities contribute 36.103%. The determination coefficient (R-squared) of 0.889 indicates that service quality and facilities collectively explain 88.9% of patient satisfaction, with 11.1% influenced by other variables. Keywords: consumer satisfaction; service quality; tools
Faktor internal dan faktor eksternal yang mempengaruhi minat siswa untuk melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Risma Febryanti; Anton Subarno; Nur Rahmi Akbarini
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 4 (2024): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i4.78073

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan faktor eksternal yang mempengaruhi minat siswa untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, dimana dalam pengambilan sampel awal tidak ditentukan jumlahnya karena lebih mengutamakan kualitas jawaban penelitian. Penentuan jumlah sampel menggunakan teknik snowball sampling. Tenik pengambilan data yaitu dengan wawancara secara langsung pada siswa kelas XI SMK. Teknik uji validitas menggunakan teknik triangulasi sumber. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis data interaktif model Miles and Huberman, dengan urutan pengumpulan data, reduksi data, penarikan kesimpulan, dan penyajian data. Proses analisis data model Miles and Huberman pada setiap tahapannya dapat terjadi berulang-ulang atau secara interaktif. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini yaitu sebagai berikut. Faktor-faktor internal yang mempengaruhi minat siswa untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi yaitu motivasi dan kebutuhan, dengan indikator yang paling berpengaruh adalah motivasi. Faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi minat siswa untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi yaitu status ekonomi orang tua, lingkungan sekolah dan lingkungan sosial, dengan indikator yang paling berpengaruh adalah status ekonomi orang tua.Kata kunci: antusiasme; kualitatif; universitasAbstract: This study aims to determine the internal factors and external factors that influence students' interest in continuing their education in tertiary institutions. This research is a qualitative research. The sampling technique in this study used a purposive sampling technique, where the number of initial samples was not determined because it prioritized the quality of research answers. Determination of the number of samples using snowball sampling technique. The data collection technique is by direct interviews with students of class XI SMK. The validity test technique uses source triangulation techniques. Data analysis in this study used interactive data analysis of the Miles and Huberman model, with the sequence of data collection, data reduction, drawing conclusions, and data presentation. The data analysis process of the Miles and Huberman model at each stage can occur repeatedly or interactively. The results obtained in this study are as follows. The internal factors that influence students' interest in continuing their education in tertiary institutions are motivation and needs, with the most influential indicator being motivation. External factors that influence students' interest in continuing their education at tertiary institutions are the economic status of parents, school environment and social environment, with the most influential indicator being the economic status of parents.Keywords : interest; college; qualitative
Penerapan i-pos dalam meningkatkan pelayanan pelanggan di PT Pos Indonesia Wilayah Surakarta Salma Nur Sabila; Anton Subarno; Susantiningrum Susantiningrum
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 6 (2023): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i6.65910

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Bagaimana penerapan I-POS di PT. Pos Surakarta dalam meningkatkan pelayanan pelanggan. (2) Hambatan-hambatan apa saja yang ada dalam penerapan I-POS untuk meningkatkan pelayanan pelanggan PT. Pos Surakarta.(3) Upaya apa saja yang perlu dilakukan oleh PT. Pos Surakarta dalam mengatasi hambatan- hambatan implementasi I-POS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data diperoleh dari informan, tempat dan peristiwa, dokumen, dan arsip. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian: (1) PT. Pos Surakarta telah menerapkan I-POS untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, mulai dari pengumpulan, pengolahan, pengangkutan, pengiriman, dan pelaporan, dengan pelaksanaan yang akurat dan tepat waktu. (2) Hambatan yang dihadapi adalah jaringan yang tidak stabil, eror dan kelambatan, dan sistem I-Pos yang tidak valid. (3) Solusi untuk mengatasi hambatan dilakukan dengan menghubungi bagian IT untuk melakukan perbaikan, mengembangkan dan memperbaharui sistem I-Pos, dan meninjau ulang sistem informasi manajemen I-PosKata Kunci : metode kualitatif; sistem informasi manajemen; sistem i-posAbstract: This study aimed to determine: (1) How is I-POS application at PT. Pos Surakarta in improving customer service. (2) What obstacles exist in implementing I-POS to improve PT customer service? Pos Surakarta. (3) What efforts need to be made by PT. Pos Surakarta in overcoming obstacles to the implementation of I-POS. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data sources are obtained from informants, places and events, documents, and archives. The sampling technique used purposive sampling and snowball sampling. Data collection techniques used are interviews, observation, and documentation. Validity test using source triangulation and method triangulation. The data analysis technique uses an interactive analysis model. The results of the study: (1) PT. Pos Surakarta has implemented I-POS to improve customer service, starting from collecting, processing, transportation, delivery, and reporting, with accurate and timelyimplementation. (2) The obstacles were an unstable network, errors and slowness, and an invalid I-Pos system. (3) Solutions to overcome obstacles are done by contacting the IT department to make repairs, developing and updating the I-Pos system, and reviewing the management information system of I-Pos.Keywords: i-pos system; management information system; qualitative method
Manajemen kearsipan pada Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Klaten Septa Shohiba Ahmad Wadana; Hery Sawiji; Winarno Winarno
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 6 (2023): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i6.70168

Abstract

Abstrak: Penelitian mengenai Manajemen Kearsipan di SMK N 1 Klaten dilakukan untuk mengetahui pelaksanaan, kendala, dan solusi dari proses Manajemen Kearsipan di SMK N 1 Klaten. Topik penelitian ini cukup menarik untuk dikaji karena proses pengelolaan di lembaga pendidikan khususnya SMK belum dikelola secara optimal. Untuk mencapai tujuan penelitian ini, diperlukan data dari 4 (empat) informan yang terlibat dalam proses manajemen kearsipan di SMK N 1 Klaten. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan studi dokumen. Teknik uji keabsahan yang digunakan adalah triangulasi sumber dan metode, dengan menggunakan teknik analisis data interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini mengacu pada prinsip-prinsip proses manajemen yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi. Hambatan yang dihadapi sekolah dalam melaksanakan manajemen kearsipan adalah belum adanya peraturan resmi mengenai pengelolaan arsip digital, kurangnya partisipasi warga sekolah dalam mengumpulkan dokumen arsip secara kolektif, dan arsip yang terbuat dari kayu sehingga beberapa arsip rusak akibat hama rayap di tempat penyimpanan arsip.Kata Kunci: arsip digital; arsip dokumen; kualitatifAbstract: Research on Archives Management at SMK N 1 Klaten was conducted to determine the implementation, constraints, and solutions to the Archives Management process at SMK N 1 Klaten. This research topic is quite interesting to review because the management process in educational institutions, especially vocational schools, has not been managed optimally. To achieve the objectives of this study, data from 4 (four) informants involved in the archive management process at SMK N 1 Klaten were needed. This research is qualitative research with a descriptive approach. Research data was obtained from interviews, observation, and document study. The validity test technique used is source and method triangulation, using interactive data analysis techniques from Miles and Huberman. The results of this study refer to the principles of management processes: planning, implementation, monitoring, and evaluation. The obstacles faced by schools in carrying out archival management are the absence of official regulations regarding the management of digital archives, the lack of participation of school members in collecting archival documents collectively, and the archives are made of wood so that some archives are damaged due to termite pests in the archives storage area.Keywords: digital archives; document archives; qualitative
Pengaruh persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru dan lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa Mia Nur Indah Pramesti; Tri Murwaningsih; Subroto Rapih
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 1 (2024): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i1.75998

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru terhadap motivasi belajar siswa, (2) pengaruh lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa, (3) pengaruh persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru dan lingkungan sekolah secara bersama-sama terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian dilakukan di SMK Negeri 1 Sukoharjo. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan penelitian ini berjumlah 140 responden yang diambil dengan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dengan skala likert modifikasi dan dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru terhadap motivasi belajar siswa (thitung 5.740>ttabel 1,978) dengan signifikansi (0,000<0,05), (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa (thitung 3.415>ttabel 1,978) dengan signifikansi (0,001<0,05), (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru dan lingkungan sekolah secara bersama-sama terhadap motivasi belajar siswa (Fhitung  65.243>Ftabel 3,06) dengan signifikansi (0,000<0,05). Hasil analisis keseluruhan dalam penelitian mendukung hipotesis yang diasumsikan.Kata kunci: kecakapan mengajar; keinginan belajar;  lingkungan pendidikan Abstract: This study aims to find out (1) the influence of students’ perception of teaching skills on students' learning motivation, (2) the influence of school environment on students' learning motivation, (3) the influence of students’ perception of teaching skills and school environment simultaneously on students’ motivation learning. The study was conducted at SMK Negeri 1 Sukoharjo This type of research is a quantitative descriptive study. The sample in this study amounted to 140 respondents taken using proportionate stratified random sampling techniques. The data was collected using Likert scale modification questionnaires and analyzed with multiple linear regression. The results showed that (1) there was a positive and significant influence of student’s perception of teaching skills on students learning motivation (tcount 5,740 > ttable 1,978) with significance (0,000<0,05), (2) there was a positive and significant the influence of school environment on students motivation (tcount 3,415 > ttable 1,978) with significance (0,000<0,05), (3) there was a positive and significant the influence of student perception of teaching skills and school environment simultaneously on students motivation learning (Fcount  65,243 > Ftable 3,06) with significance (0,000<0,05). The overall result of the analysis in this study supports the assumed hypothesis.Keywords: teaching skills; desire to learn; educational environment