Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra)
JOURNAL BASTRA (Language and Literature) is a publicly accessible journal published by the Indonesian Language and Literature Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Halu Oleo University. This journal is published four times a year, every January, April, July, and October. This journal contains the results of research (field or literature studies), theoretical studies, and critical studies covering several areas of study as follows. Indonesian language education includes studies on linguistic learning, phonology learning, morphology learning, syntax learning, semantic learning, pragmatics learning, discourse learning, sociolinguistic learning, and psycholinguistic learning. Indonesian literature education includes studies on poetry learning, fiction prose learning, and drama and film learning. Indonesian, includes studies on linguistics, phonology, morphology, syntax, semantics, pragmatics, discourse, sociolinguistics, and psycholinguistics. Indonesian literature includes studies on poetry, prose fiction, drama, and film with a structural approach, stylistics, semiotics, sociology of literature, psychology of literature, psychoanalysis, literary ecology, deconstruction, philology, phenomenology, feminism, literary reception, and literary anthropology.
Articles
716 Documents
CAMPUR KODE BAHASA DALAM PERISTIWA JUAL BELI DI LINGKUNGAN PASAR PAMANDATI DESA PAMANDATI KONAWE SELATAN
Andi Syahruni Ramadhan;
La Yani Konisi;
Yunus
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v8i1.143
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk campur kode dan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya campur kode dalam peristiwa tutur penjual dan pembeli di pasar Pamandati Desa Pamandati Konawe Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi sosiolinguistik. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah simak, catat dan catat. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah peneliti mendengarkan kembali hasil rekaman dan mengidentifikasi serta memilih tuturan yang merupakan bentuk campur kode. Selanjutnya menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya campur kode. Hasil penelitian ini menemukan bahwa peristiwa campur kode, bentuk campur kode yang terjadi adalah penyisipan kata, frasa, dan penyisipan klausa. Faktor-faktor yang mempengaruhi campur kode adalah; 1) penguasaan kode terbatas, di mana penutur tidak memahami padanan kata, frasa, atau klausa dalam bahasa dasar yang digunakan; 2) faktor latar belakang penutur yang bahasa Indonesianya selalu disisipkan dalam bahasa daerah ketika berinteraksi; 3) fungsi dan maksud tuturan di mana fungsi ungkapan itu berkaitan dengan maksud tertentu, seperti menyuruh, menawarkan, memarahi dan sebagainya; 4.) Adat istiadat, dalam hal ini penjual dan pembeli sering menggunakan kode bahasa Indonesia dengan mencantumkan bahasa daerah atau sebaliknya saat berkomunikasi untuk mengubah suasana menjadi lebih santai dan akrab.
KONFLIK TOKOH DALAM NOVEL “DEAR ALLAH” KARYA DIANA FEBI
Nirwana;
Irianto Ibrahim;
Sri Suryana Dinar
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v8i1.144
Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk-bentuk konflik dalam novel Dear Allah dan faktor-faktor yang melatarbelakangi konflik yang terjadi dalam novel Dear Allah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa konflik yang terdapat dalam novel Dear Allah ini berupa konflik internal dan konflik eksternal. Konflik internal terjadi pada cerita, seperti Wildan yang mengkhitbah Zulfa, Naira harus menahan rasa sakit sebab Ia sangat menginginkan Wildan. Pernikahan Wildan batal, Naira keguguran, dan Aisyah mencintai laki-laki namun beda keyakinan. Konflik eksternal yaitu konflik sosial dan konflik elemental yang dialami tokoh novel Dear Allah. Konflik sosial terjadi pada cerita, seperti saat Genta memaksa Naira menjawab pertanyaannya, Athifa marah-marah kepada Naira, Wildan berkelahi dengan Genta, Ayah Wildan marah kepada Wildan, Aneke menyindir Naira di depan keluarga Wildan, dan Ibu Roy mendorong Naira. Konflik elemental terjadi pada cerita, seperti saat Naira kecelakaan karena hujan.
KARAKTER TOKOH DALAM NOVEL BIRU KARYA FARADILASUCI RASTICA.S
Nofitasari Hairul L;
Fahruddin Hanafi;
La Ode Akhiri Zulzaman
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v8i1.145
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakter tokoh dalam novel Surat Biru Karya Faradilasuci Rastica.S. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah novel Biru Karya Faradilasuci Rastica.S. Sumber penelitian ini adalah teks novel Biru Karya Faradilasuci Rastica.S, tahun 2018 cetakan pertama yang diterbitkan oleh Ellunar Publish, di Bandung. Teknik pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca dan catat. Analisis yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan struktural. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Deskriptifberarti menjabarkan atau mengambarkan data secara sistematis, akurat, dan apa adanya sesuai dengan kenyataan yang objektif sesuai dengan data yang terdapat dalam novel Biru Karya Faradilasuci Rastica.S. Selanjutnya kualitatif adalah menguraikan konsep-konsep pemahaman yang berkaitan satu sama lain yang disampaikan secara verbal dan berpendoman pada teori-teori yang relevan dengan sebagai objek kajian dalam penelitian ini. Hasil penelitian yang di peroleh dari karakter tokoh dalam novel Biru Karya Faradilasuci Rastica.S adalah: (1) Biru mempunyai karakter yang peduli sesama, bersahabat, rasa ingin tahu, kejujuran, dan religius. (2) Lala mempunyai karakter yang mandiri, gigih, dan rasa ingin tahu. (3) Dokter Vian mempunyai karakter peduli. (4) Nani mempunyai karakter disipilin, dan peduli (5) Ayah Lala mempunya karakter penyayang, dan rasa ingin tahu. (6) Pak Budi mempunyai karakter yang peduli, dan penyayang.
PESAN MORAL DALAM NOVEL ISTRI KEDUA KARYA ASMA NADIA DAN ISA ALAMSYAH
Risda;
Marwati;
Andi Muh. Ruum Sya'baan
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v8i1.146
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pesan moral yang terdapat dalam novel Istri Kedua karya Asma Nadia dan Isa Alamsya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang pesan moral yamg terdapat dalam novel Istri Kedua karya Asma Nadia dan Isa Alamsyah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Istri Kedua karya Asma Nadia dan Isa Alamsyah yang diterbitkan oleh Republika pada tahun 2020 yang terdiri dari 266 halaman. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca dan catat. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan pesan moral yang terdapat dalam novel Istri Kedua karya Asma Nadia dan Isa Alamsyah adalah pesan moral yang menyangkut hubungan manusia dengan Tuhan yang meliputi: pasrah dan menurut kepada Tuhan, berdoa atau memohon kepada Tuhan, mengakui kebesaran Tuhan, dan perasaan keagamaan. Hubungan manusia dengan dirinya sendiri: eksitensi diri, rasa percaya diri, rasa takut, rasa dendam, tanggung jawab terhadap diri sendiri, kewajiban terhadap diri sendiri, dan sopan santun. Hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial; berpikiran positif, menolong sesama, cinta kasih sejati, membantu yang lemah tanpa pamrih, saling menghargai, dan saling mengenal.
PERJUANGAN TOKOH DALAM NOVEL I AM SARAHZA DI MANA ADA HARAPAN DI SITU ADA KEHIDUPAN KARYA HANUM SALSABIELA RAIS DAN RANGGA ALMAHENDRA
Wa Ode Hastuti;
La Ode Sahidin;
Yunus
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v8i1.147
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perjuangan tokoh dalam novel I Am Sarahza karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, dianalisis menggunakan pendekatan sosiologi sastra yang fokus pada telaah sosiologi karya. Dari hasil data, dapat disimpulkan bahwa perjuangan terbagi menjadi tiga bentuk, yaitu perjuangan bertahan hidup, perjuangan untuk meraih impian dan perjuangan dalam bentuk kasih sayang. Perjuangan bertahan hidup salah satunya yaitu perjuangan Hanum untuk tetap bertahan hidup dan berusaha mencari jalan terang untuk sembuh dari depresi yang hampir merenggut nyawanya. Perjuangan untuk meraih impian salah satunya yaitu perjuangan Hanum untuk mengikuti keputusan orang tua untuk ikut program bayi tabung keenam di Surabaya dan rela meninggalkan karirnya demi untuk meraih impiannya yaitu mendapatkan buah hati. Perjuangan dalam bentuk kasih sayang salah satunya yaitu pada saat Hanum melakukan program kehamilan baik dengan cara inseminasi maupun program bayi tabung Hanum selalu ditemani oleh suami dan orang tuanya hingga ia benar-benar mendapatkan buah hatinya.
KONFLIK TOKOH DALAM NOVEL SEPERTI HUJAN YANG JATUH KE BUMI KARYA CANDRA
Hasrin Wulan;
Andi Muh. Ruum Sya'baan;
Sulfiah
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v8i1.148
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konflik tokoh yang terkandung dalam Novel Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskripsi kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa konflik yang terdapat dalam Novel Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi Karya Boy Candra yaitu konflik internal dan konflik eksternal. Adapun konflik eksternal terdiri darikonflik sosial.Sedangkan konflik internal adalah konflik batin atau kejiwaan. Konflik internal salah satunya yaitu pertentangan keiginan hati dan logika Kevin yang tidak sejalan Kevin yangmenginginkanNara sebagai kekasihnya tanpa berani mengungkapkanya. Sedangkan konflik eksternal terdiri hanya konflik sosial. Konflik sosial terjadi karena percekcokan antara Kevin dan Tiara yang menyebabkan Tiara harus mengambil keputusan yang tidak Tiaraharapkan.
PRONOMINA PERSONA PADA TIGA CERPEN DALAM KUMPULAN CERPEN MENGHARDIK GERIMIS KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO
Sri Bintang Fajar Wati;
La Ode Sidu Marafad;
Haerun Ana
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v8i1.149
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk dan fungsi perunjukan pronomina persona pada tiga cerpen dalam kumpulan cerpen Menghardik Gerimis karya Sapardi Djoko Damono. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kepustakaaan yaitu dengan jalan menggunakan studi lewat sejumlah bacaan atau referensi yang relevan yang berkaitan dengan pronomina persona. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut. Jenis pronomina persona pertama yang ditemukan ada dua, yaitu pronomina persona pertama tunnggal dan pronomina persona pertama jamak. Bentuk-bentuk pronomina persona pertama tunggal yaitu kata hamba, saya, aku, ku-, dan –ku dan bentuk pronomina persona pertama jamak yang ditemukan adalah kata kami dan kita. Bentuk pronomina persona kedua tunggal yang ditemukan adalah paduka, sampeyan, kau, kamu, dan –mu. Sedangkan pronomina persona kedua jamak tidak ditemukan. Jenis pronomina persona ketiga tunggal yang ditemukan adalah bentuk dia, ia dan –nya dan bentuk pronomina persona ketiga jamak adalah kalian. Sifat perujukan pronomina terdiri dari pronomina endofora baik bersifat anaforis maupun kataforis dan pronomina eksofora yang bersifat deiktis. Penelitian ini menunjukan terdapat tujuh bentuk pronomina persona pertama, lima bentuk pronomina persona kedua, dan empat bentuk pronomina persona ketiga. Sedangkan sifat perunjukan pronomina yaitu pronomina endofora dan eksofora.
KUASA SIMBOLIK PIERRE BOURDIE DALAM NOVEL “BIDADARI BERMATA BENING” KARYA ABIBURAHMAN EL SHIRAZY DAN NOVEL “SURGA YANG TAK DIRINDUKAN” KARYA ASMA NADIA
Indah Puspitasari;
Haris Supratno;
Darni;
Tengsoe Tjahjono
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v8i1.155
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kuasa simbolik pada novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburahman El Shirazy dan novel Surga yang Tak Dirindukan karya Asma Nadia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode kualitatif. Sumber data pada penelitian ini adalah novel “Bidadari Bermata Bening” Karya Habiburrahman El Shirazy dan novel “Surga yang Tak Dirindukan” karya Asma Nadia. Data penelitian ini adalah informasi tentang kuasa simbolik dalam novel “Bidadari Bermata Bening” Karya Habiburrahman El Shirazy dan novel “Surga yang Tak Dirindukan” karya Asma Nadia. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka dan baca catat. Pada teknik analisis data dilakukan dengan mereduksi data, menyajikan data, dan menarik simpulan. Berdasarkan uraian hasil penelitian dan pembahasan, peneliti menyimpulkan bahwa “Bidadari Bermata Bening” Karya Habiburrahman El Shirazy dan novel “Surga yang Tak Dirindukan” karya Asma Nadia kuasa simbolik dapat terjadi karena didukung habitus, arena, dan modal pada tokoh-tokoh yang ada dalam novel. Ketiganya berpengaruh besar dala mendukung kuasa simbolik yang pada akhirnya membuat tokoh perempuan dalam kedua novel tersebut seakan pasrah pada keadaan yang ada. Setelah melakukan penelitian, mengumpulkan data kemudian mengalisisnya, diperoleh simpulan, yakni, terdapat kuasa simbolik dalam novel “Bidadari Bermata Bening” Karya Habiburrahman El Shirazy dan novel “Surga yang Tak Dirindukan” karya Asma Nadia karena didukung habitus, arena, dan modal.
PEMAKNAAN IDENTITAS BUDAYA BUGIS-MAKASSAR DALAM FILM TARUNG SARUNG KARYA ARCHIE HEKAGERY: SUATU PENDEKATAN SEMIOTIKA
Nabilah Ghina Mawaddah Rifayanti;
Arju Susanto;
Tadjuddin Nur
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v8i2.170
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pemaknaan identitas budaya Bugis-Makassar dalam film Tarung Sarung dengan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce yang memfokuskan pada ikon, indeks, dan simbol, juga menemukan hubungan antara ikon, indeks, dan simbol. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode deskriptif kualitatif dengan analisis isi. Adapun teknik penelitian yang digunakan adalah teknik simak, catat, dan analisis mendalam. Hasil dari penelitian ini ditemukan 14 data dengan 8 aspek kebudayaan yang menjadi identitas budaya Bugis-Makassar dalam film Tarung Sarung, di antaranya: (1) Pakaian dan penampilan; (2) Makanan; (3) Permainan dan olahraga tradisional; (4) Alat musik tradisional; (5) Senjata tradisional; (6) Rumah adat; (7) Tradisi; dan (8) Kepercayaan. Ditemukan juga adanya hubungan antara ikon, indeks, dan simbol dalam pemaknaan identitas budaya Bugis-Makassar.
MASALAH SOSIAL DALAM NOVEL PENYALIN CAHAYA KARYA LUCIA PRIANDARINI: PENDEKATAN SOSIOLOGI SASTRA
Esa Ardhia Pramesthi;
Edy Sutanto;
Waslam
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v8i2.174
Penelitian ini ditulis dengan tujuan untuk mendeskripsikan masalah sosial yang terdapat di dalam novel Penyalin Cahaya karya Lucia Priandarini dengan menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Sumber data yang digunakan untuk penelitian adalah dialog dan narasi yang muncul pada novel Penyalin Cahaya karya Lucia Priandarini. Dalam penelitian ini, ada beberapa teknik pengambilan serta pengumpulan data yang digunakan, yaitu teknik baca, simak, dan catat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ditemukannya enam masalah sosial berupa; kemiskinan; kejahatan; masalah generasi muda; disorganisasi keluarga; pelanggaran terhadap norma masyarakat; dan birokrasi. Adapun faktor penyebab yang ditemukan berupa; kurangnya peran Ayah sebagai tulang punggung keluarga, rasa ingin membela diri, ekonomi, penolakan terhadap kenyataan, pelanggaran peraturan di dalam rumah, kurangnya awasan dari orang tua serta pihak kampus, dan pemanfaatan kekuasaan untuk mendapatkan uang.