cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
ISSN : 14129612     EISSN : 26864274     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri (RAPI) adalah seminar nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 243 Documents
The Effect Of Printing Speed And Nozzle Temperature On Tensile Strength, Geometry, and Surface Roughness Of A Product Printed using ABS Filament Nurgesang, Faisal Arif; Dhewanto, Santo Ajie; Ridlwan, Muhammad; Paryanto, P
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2022: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

3D printing is an additive manufacturing technology that can quickly create 3D models by softening thermoplastic filaments layer by layer. In making objects using 3D printing technology, there are several parameters that affect the strength of the printed objects, including the printing speed and nozzle temperature. This study aims to investigate effect of printing speed and nozzle temperature on tensile strength, geometry, and surface roughness of a product printed using ABS filament. The printing speeds were varied at 30, 40, and 50 mm/s while the nozzle temperature vaeried at 235, 245, and 255 oC. The tensile test was carried out on the printed specimens according to ASTM D-638-02a. The surface roughness and geometry tests were carried out on the printed specimen with dimensions of 30x30x40 mm. The surface roughness and geometry tests were performed on the vertical side in order to examine the layer and the change of height. The results concluded that the optimum printing speed and nozzle temperature based on the research conducted were 30 mm/s and 255 oC where the tensile strength as high as 33.52 MPa was obtained.
Pengaruh Ketebalan dan Jenis Material 3D Printed Core terhadap Kekakuan Bending Komposit Sandwich Skin Serat Karbon Ridlwan, Muhammad; Pratama, Abdi Haritz
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2022: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komposit adalah material yang tersusun dari dua jenis atau lebih material rekayasa yang secara fisik masih dapat dibedakan antar material penyusunnya. Komposit sandwich tersusun dari material bagian tengah sebagai core, serta material komposit pada bagian atas dan bawah sebagai skin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketebalan core dan jenis material core terhadap kekakuan bending komposit sandwich yang digabungkan dengan material ABS dan nylon dengan metode vacuum infusion. Material yang digunakan sebagai core dibuat menggunakan Fused Filament Fabrication (FFF) 3D Printing dengan bahan ABS dan nylon dengan infill pattern honeycomb densitas 20%. Hasil pengujian bending menunjukkan bahwa menunjukkan bahwa kekuatan bending pada spesimen yang ditambahkan lapisan komposit sandwich memiliki nilai yang lebih tinggi dari pada spesimen tanpa lapisan komposit. Selain itu, semakin tebal core komposit sandwich nilai kekakuan bendingnya semakin tinggi
Optimasi Sambungan Rotary Friction Welding (RFW) pada Aluminium 4017 dengan Variasi Bentuk Profil Sambungan Purwaningrum, Yustiasih; Fatha, Fathurahman; Pratama, Aldino Data
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2022: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menyambung material berbentuk silinder pejal adalah dengan pengelasan Rotary Friction Welding (RFW). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi bentuk profil sambungan terhadap sifat fisik dan mekanik hasil las RFW. Material yang digunakan adalah aluminium seri 4017 dengan variasi profil sambungan yang digunakan adalah chamfer, rata, dan penutup. Pengelasan RFW dilakukan menggunakan mesin bubut dengan kecepatan putar spindle 1170 RPM dan jarak penekanan 10 mm. Hasil pengamatan metallografi menunjukkan sambungan las tersambung dengan baik untuk semua variasi bentuk profil sambungan. Pengamatan metallografi menunjukkan strukturmikro hasil las RFW untuk semua variasi profil sambungan mempunyai bentuk dan ukuran yang sama. Hal tersebut disebabkan karena las RFW merupakan pengelasan solid state yang mempunyai temperatur pengelasan lebih kecil dibandingkan dengan temperatur kritis material induknya.Untuk profil sambungan chamfer struktur mikronya cenderung lebih gelap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil las RFW yang paling optimal adalah sambungan chamfer karena mempunyai sifat mekanik terbaik dan waktu pengerjaan paling singkat. Hasil pengujian tarik menunjukkan nilai kekuatan tarik sambungan las dengan profil bentuk chamfer mempunyai nilai paling tinggi yaitu 106.31 Mpa. Nilai tersebut lebih tinggi sekitar 59 % jika dibandingkan dengan bentuk profil penutup. Sedangkan hasil pengujian kekerasan menunjukkan nilai kekerasan tertinggi terdapat pada hasil las dengan bentuk profil penutup diikuti oleh profil rata, dan nilai terendah terdapat pada profil chamfer. Hal tersebut menunjukkan bahwa hasil las dengan variasi profil chamfer mempunyai sifat kuat dan ulet karena mempunyai kekuatan tarik tinggi, regangan tinggi dan kekerasan rendah.
Pengaruh Substitusi Steel Slag Terhadap Sifat Mekanik High Volume Fly Ash-Self Compacting Concrete Pada Variasi Konsentrasi Perendaman Klorida Handayani, Nur Khotimah; Darmawan, Budi; Nugroho, Fajar Listyo Adi
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2022: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton merupakan material yang tepat digunakan dalam konstruksi di wilayah laut. Akan tetapi kandungan klorida dalam air laut merupakan salah satu faktor yang menyebabkan penurunan durablilitas beton. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh subtitusi steel slag pada beton High Volume Fly Ash - Self Compacting Concrete (HVFA-SCC) terhadap variasi konsentrasi perendaman klorida ditinjau dari nilai kuat tekan dan kuat lentur. Konsentrasi klorida dalam perendaman memakai variasi 1%, 2%, 3%, 4%, dan air murni sebagai kontrol. Prosentase fly ash yang digunakan sebesar 50% dari total volume bahan pengikat dan prosentase steel slag sebesar 20% dari total volume agregat kasar. Pengujian beton segar meliputi slump flow dan L-Box. Pengujian kuat tekan dan kuat lentur dilakukan pada umur beton 28 hari setelah sampel beton direndam pada perendaman larutan klorida. Hasil penelitian menunjukan bahwa substitusi steel slag sebesar 20% untuk mengganti agregat kasar pada HVFA-SCC menghasilkan beton segar dengan workability yang lebih tinggi dibanding menggunakan 100% kerikil. Substitusi steel slag pada HVFA-SCC tidak menurunkan nilai kuat tekan dan kuat lentur pada seluruh variasi konsentrasi perendaman klorida sehingga steel slag dapat digunakan sebagai alternatif pemanfaatan bahan limbah untuk substitusi bahan beton di area dengan serangan klorida.
Perbandingan Kuat Geser Tanah Lempung Yang Dicampur Pasir Putih Pantai Utara Dan Pantai Selatan Jawa Listyawan, Anto Budi; Wiqoyah, Qunik; Sugiyatno, S; Renaningsih, R; Susanto, Agus; Parku, Ayu Kaputri
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2022: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah lempung Beluk di Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten termasuk tanah lempung plastisitas tinggi, sehingga perlu dilakukan perbaikan dengan cara menstabilisasi menggunakan pasir putih Pantai Utara dan pasir putih Pantai Selatan untuk memperbaiki struktur tanahnya. Persentase penambahan pasir putih Pantai Utara dan pasir putih Pantai Selatan pada tanah lempung yaitu sebesar 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10%. Tanah asli dan tanah campuran diuji di laboratorium untuk mendapatkan sifat fisis dan sifat mekanisnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air (w) mengalami penurunan, sedangkan berat jenis (Gs) mengalami kenaikan, serta indeks plastisitas (PI) mengalami penurunan. Sesuai AASHTO, tanah terklasifikasi sebagai A-7-5 dan sesuai standar USCS termasuk dalam klasifikasi CH. Pengujian sifat mekanis menunjukkan bahwa kadar air optimum (wopt) tanah asli sebesar 25% dan nilai berat volume kering tanah asli (ɣdmaks) sebesar 1,37 gr/cm3. Dari uji Direct Shear Test (DST), kuat geser tanah 0,991 kg/cm2, nilai kohesi tanah asli (c) sebesar 0,507 kg/cm2, dan sudut gesek dalam tanah asli (φ) sebesar 19,09ᵒ. Nilai kohesi mengalami penurunan seiring bertambahnya prosentase pasir pantai, sebaliknya sudut gesek dalam naik ketika prosentase pasir pantai naik. Penggunaan pasir putih Pantai Utara dan pasir putih Pantai Selatan sebagai behan stabilisasi tanah lempung cenderung memiliki efektifitas yang sama dalam memperbaiki sifat fisis dan sifat mekanis tanah lempung
Pembuatan Bata Beton dengan Bahan Tambah Butiran Pecahan Genteng dengan Metode Penekanan Model Pelat Desak Datar Dan Pyramid Sudjatmiko, Aliem; Marjuki, Taufik; Sadli, Rachmad; Noviantika, Sinta
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2022: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka penelitian dengan memanfaatkan bahan limbah genteng sebagai bahan subtitusi agregat dalam pembuatan bata beton sebagai bahan struktur untuk lantai baik untuk jalan maupun untuk halaman parkir, penelitian menggunakan metode penekanan dengan pelat desakmodel datar dan pyramid. Dengan menggunakan plat desak berbeda untuk mengetahui perbedaan hasil antara dua jenis plat desak dengan harapan model plat desak datar merupakan penekanan searah gaya sedang plat piramid penekanan searah gaya dan tegak lurus gaya dan pemanfaatan bahan tambah limbah butiran pecahan genteng untuk mengetahui seberapa pengaruh subtitusi agregat dengan butiran pecahan genteng mendapatkan mutu bata beton. Komposisi subtitusi penelitian ini menggunakan perbandingan dasar semen berbanding pasir pada komposisi 1:5 sist im penambahan subti tusi butiran pecahan genteng terhadap agregat pasir sebesar 0%, 2%, 4%, 6%, sampai dengan 24% dengan menguji kemampuan menahan tekan, penyerapan air, kemampuan menahan lentur, dan kemampuan menahan kejut. Hasil pengujian dalam penelitian ini hasil uji kemampuan menahan tekan optimum sebesar 50.28 MPa yang menggunakan metode desakan pelat pyramid dengan penambahan butiran pecahan genteng sebesar 0%, namun untuk uji penyerapan air, pelaksanaan metode normal dengan penambahan butiran pecahan genteng 0% memperoleh hasil yang paling optimum pada penyerapan maksimumnya sebesar 0.97%. . Untuk pengujian kemampuan menahan kejut penggunaan penekanan pelat desak pyramid dengan kandungan butiran pecahan genteng terdapat energi potensial yang lebih tinggi hasilnya dibandingkan dengan bata beton normal 203.07 Joule. Dan untuk pengujian kemampuan menahan lentur pada bata beton, penerapan metode penekanan pelat desak pyramid memperoleh kekuatan lentur yang lebih baik dari pada penggunan bata beton normal dengan kemampuan menahan lentur optimum sebesar 8.06 MPa.
Pemanfaatan Crumb Rubber Dan Rubber Chip Dari Limbah Ban Bekas terhadap Sifat Mekanis Beton Nurchasanah, Yenny; Rochman, Abdul; Handayani, Nur Khotimah; Irianto, Rafif Aryo; Sulistyo, Achmad Taufiq
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2022: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Crumb Rubber Concrate (CRC) dan Rubber Chip Concrate (RCC) merupakan inovasi beton dengan menggunakan crumb rubber dan rubber chip yang di dapatkan dari limbah ban bekas. Penguraian limbah karet oleh alam membutuhkan waktu yang cukup lama, sehingga dibutuhkan kepedulian terhadap lingkungan untuk memanfaatkan limbah yang terus bertambah, limbah ini di tambahkan pada beton sebagai pengganti bahan tambah agregat halus. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Teknik Sipil Muhammadyah Surakarta untuk mengetahui pengaruh penambahan crumb rubber dan rubber chip terhadap sifat mekanis beton (kuat tekan dan tarik belah beton). Penggantian sebagian agregat dengan variasi 0%, 5% dan 10% terhadap volume agregat halus dan agregat kasar. Benda uji berbentuk silinder beton dengan diameter 150mm dan tinggi 300mm. Pengujian kuat tekan beton dan kuat tarik beton di lakukan pada umur 28. Pada penambahan 5% crumb rubber terjadi penurunan kuat tekan sebesar 8,78% dan penurunan pada kuat tarik belah sekitar 8,6%. Pada penambahan 10% rubber chip terjadi penurunan kuat tekan sebesar 21,75% dan penurunan pada kuat tarik belah sekitar 14,98%. Nilai kuat tekan dari semua varian masih berada pada ketentuan mutu beton normal, yaitu antara 21 MPa sampai dengan 25 MPa sehingga masih mampu dipergunakan sebagai beton struktural.
Pengaruh Durasi Waktu Aerasi Pengolahan Air Limbah dengan Sistem Lumpur Aktif (Bioflokulasi) terhadap Penurunan BOD (Biological Oxygen Demand) Air Limbah Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta Indriyani, Lusi; Sugiharto, Agung
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2022: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The hospital is one of the health service facilities as an effort to improve and maintain public health. As the population continues to increase, the need for health care facilities also increases. For hospital wastewater, in general, it is a mixture of all domestic wastewater (waste from bathrooms, kitchens, used washing water), clinical wastewater, laboratory wastewater and the results of various other activities in the hospital. The presence of domestic wastewater results in a high content of organic substances in hospital wastewater.This study uses a quantitative case study with experimental research methods in the field to determine the effect of aeration time on the reduction of BOD. From the results of the research that has been done, it can be seen from the graph above that wastewater without aeration with a residence time of t=0 hours the BOD parameter is 42.11 mg/l, in wastewater aeration with the addition of biofloc for t=1 hour the BOD value is equal to 35.28 mg/l, in wastewater aeration with the addition of biofloc for t=3 hours the BOD value is 34.98 mg/l, in wastewater aeration with the addition of biofloc for t=6 hours the BOD value is 34.88 mg/l. The activated sludge system is quite effective in wastewater treatment. The longer the residence time of wastewater aeration, the smaller the value of BOD levels. The optimal time duration for the aeration process is 8 hours, which is appropriate because the maximum time for aeration processing is 8 hours.
Pengamatan Metalografi Baja JIS S20C terkait Fenomena Perubahan Mikrostruktur Hasil Low Pressure Gas Carburizing (LPGC) Audrey, Reinaldo Evan; Setyarini, Putu Hadi; Sugiarto, S
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2024: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengamatan perubahan mikrostruktur dan peningkatan nilai kekerasan pada baja JIS S20C, yang merupakan material industri dengan biaya yang ekonomis namun memiliki keterbatasan dalam sifat mekanisnya. Proses Low Pressure Gas Carburizing (LPGC) diaplikasikan pada baja tersebut dengan tujuan untuk meningkatkan sifat-sifat material, yang mana proses tersebut dilakukan pada suhu 950°C dengan durasi penahanan selama 60 menit. Pengamatan yang dilakukan menunjukkan perubahan signifikan pada mikrostruktur baja dari yang sebelumnya didominasi oleh fasa perlit-ferrit menjadi martensit. Transformasi ini berkontribusi pada peningkatan kekerasan material yang cukup signifikan, dari nilai awal 249,4 HV menjadi 730,8 HV. Peningkatan kekerasan tersebut dihasilkan oleh terbentuknya lapisan martensit yang padat dan seragam, akibat dari difusi karbon ke dalam permukaan baja selama proses karburisasi. Selain itu, metode LPGC juga terbukti efektif dalam mengontrol difusi karbon yang lebih merata, mengurangi risiko distorsi geometris, serta meningkatkan ketahanan baja terhadap korosi. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa LPGC merupakan metode yang efisien dan efektif untuk memodifikasi sifat mekanik baja karbon rendah, sehingga menjadikannya lebih sesuai untuk berbagai aplikasi industri yang menuntut material dengan kekerasan dan durabilitas yang tinggi.
Perbandingan Evaluasi Kinerja Bangunan Gedung Tahan Gempa yang Didesain dengan Metode SRPMM & SRPMK berdasarkan SNI 1726:2019 (Studi Kasus Gedung RSUD Rawat Inap Pandanarang Boyolali, Jawa Tengah) Solikin, Mochamad; Balich, Rama Pratama
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2023: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terdapat tiga sistem rangka pemikul momen yang dimanfaatkan pada desain bangunan beton bertulang tahan gempa, yaitu sistem rangka pemikul momen biasa (SRPMB), sistem rangka pemikul momen menengah (SRPMM), dan sistem rangka pemikul momen khusus (SRPMK). Dua dari tiga sistem rangka pemikul momen yang disebutkan di atas-sistem rangka pemikul momen menengah, atau SRPMM, dan sistem rangka pemikul momen khusus, atau SRPMK-akan ditinjau dalam studi ini karena adanya variasi nilai faktor gaya sistem gempa, yang meliputi faktor pembesaran lendutan, koefisien modifikasi respons, dan faktor kekuatan belah sistem. Perbandingan seperti ini sangat diperlukan pada struktur berisiko tinggi seperti rumah sakit di kabupaten Boyolali. Perbandingan Kedua sistem tersebut akan diteliti dengan mengevaluasi dimensi & jumlah tulangan, daktilitas dengan analisis gempa pushover, displacement, kinerja struktur, dan kriteria struktur menurut ATC-40 menggunakan analisis gempa metode pushover dan respon spektrum. Hasil perbandingan dari kedua sistem rangka pemikul momen diatas menunjukan, dimensi dan jumlah tulangan balok dan kolom SRPMM lebih besar dari SRPMK. Dimensi balok terbesar SRPMM adalah 65x85 cm dengan tulangan atas 18D19 mm, tulangan bawah 10D19 mm sedangkan dimensi balok terbesar SRPMK adalah 40x60 cm dengan tulangan atas 8D19 mm, tulangan bawah 5D19 mm. Selanjutnya dimensi terbesar kolom SRPMM adalah 70x70 cm dengan jumlah tulangan 32D22 mm sedangkan dimensi kolom SRPMK adalah 60x60 cm dengan tulangan 28D22 mm. Perbedaan dimensi dan jumlah tulangan ini mengakibatkan SRPMM memiliki kekakuan yang lebih besar dan pada SRPMK. Seperti yang ditunjukkan oleh pemenuhan persyaratan desain dan kinerja pada titik kinerja di bawah kondisi hunian langsung, kedua sistem rangka pemikul momen ini tetap dapat memberikan kinerja yang baik meskipun terdapat perbedaan ukuran dan jumlah tulangan.