cover
Contact Name
Tri Ngudi Wiyatno
Contact Email
tringudi@pelitabangsa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
teknik.industri@pelitabangsa.ac.id
Editorial Address
Jl. Inspeksi Kalimalang Tegal Danas, Cikarang Selatan, Bekasi, Jawa Barat
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Industri
ISSN : 28094638     EISSN : 28091329     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Supply Chain Management Lean Manufacturing Ergonomics Decision Analysis Project management Optimization Process Modeling System Systems and Maintenance Management Product design
Articles 83 Documents
Penarapan Metode Quality Control Circle Untuk Mengendalikan Kualitas Produk Reclining Seat Mobil Pada Proses Pengelasan di PT. XYZ Priyanto, Fiki; Mellyka, Dhea; Tri Pambudi, Andika; Nurjaman, Dede; Catur Kurniawan, Rachman; Kustiwan, Susan
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 4 No. 02 (2023): JURNAL TEKNIK INDUSTRI : NOVEMBER 2023
Publisher : DPPM UNIVERSITAS PELITA BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jutin.v4i02.3385

Abstract

XYZ is one of the companies that manufacture seat components for four-wheel motor vehicles in Indonesia. The aim of this research is to control and reduce the defect rate in the production of Re-Clean seats. This research uses the Quality Control Circle (QCC) method. With the Quality Control Circle (QCC), we can more easily identify, analyze and solve various work-related problems and apply them in the company's operational activities. The results of this study show that the lack of welding quality is due to the high cycle time of the welding process due to machine factors, method factors and human factors. Of the factors that cause high cycle time problems in the welding process, there is a dominant factor. By looking at the process time of each factor, this makes it easier to overcome problems that are a priority to address. In NG, this happens because the amperage is too high and also the distance between the electrode and the base metal is too far. Over Spatter welding error, meaning spatter is welding spatter, actually if the spatter can be cleaned it is not defective. However, if the amount is excessive and cannot be cleared, it is categorized as a visual impairment. The way to prevent it is to reduce the current as recommended.  
Perbandingan Metode Forecasting Model Moving Average dan Naive Pada Data Penjualan Mobil Zenix Tipe Hybrid Secara Whole Sales Berdasarkan Nilai Error Tahrim, Tahrim; Abdullah, Muhammad; Rudiansyah, Muhammad; Hariri, Rizki Puad; Mukhlisin, Mukhlisin
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 5 No. 01 (2024): JURNAL TEKNIK INDUSTRI : MEI 2024
Publisher : DPPM UNIVERSITAS PELITA BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jutin.v5i01.4785

Abstract

Peramalan sangat penting bagi perusahaan agar kesiapan produksi dapat dipersiapkan secara matang, seperti kesiapan tenaga kerja, kapasitas produksi, kebutuhan material, dan lain sebagainya. Dalam peramalan terdapat berbagai macam metode yang dapat digunakan. Namun dalam penelitian ini hanya akan menggunakan dua metode saja yaitu metode moving average dan metode naïve. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan kedua metode tersebut agar diperoleh metode yang paling mendekati akurat. Untuk tahap simulasi, kami menggunakan data penjualan mobil hybrid Zenix secara keseluruhan atau dari pabrik ke dealer pada periode Juni 2023 sampai dengan Mei 2024. Berdasarkan hasil penelitian kami dengan data yang kami sajikan diketahui bahwa metode moving average memiliki nilai error yang lebih kecil dengan nilai error Mean Absolute Deviation (MAD) sebesar 588, Mean Square Error (MSE) sebesar 671,431, dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 0,321374.
Penerapan Metode Quality Control Circle dalam Pengendalian Kualitas Pada Proses Pengelasan Seat Frame Front Chusion Di PT. TBA Suhendra, Suhendra; Budiansyah, Muhammad Rizki; Daissurur, Muhamad Linsyi; Irawan, Wakhit; Astamanggala, Fauzar
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 5 No. 01 (2024): JURNAL TEKNIK INDUSTRI : MEI 2024
Publisher : DPPM UNIVERSITAS PELITA BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jutin.v5i01.4872

Abstract

PT TBA merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi komponen Jok dan Interior yang digunakan pada berbagai merk mobil ternama di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan pengendalian kualitas khususnya pada masalah banyaknya cacat pengelasan pada proses produksi Jok Frame Front Chusion. Penelitian ini kami lakukan dengan menggunakan metode Quality Control Circle. Dengan menggunakan metode QCC, kami dapat lebih mudah mengidentifikasi, menganalisis, dan menyelesaikan suatu masalah yang terjadi pada proses produksi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan kurangnya kualitas pada hasil proses pengelasan yang disebabkan oleh beberapa faktor yaitu faktor mesin, faktor metode, dan faktor manusia itu sendiri. Dari ketiga faktor tersebut, faktor mesin merupakan yang paling dominan dilihat dari tingginya cycle time pada setiap prosesnya. Hal ini memudahkan peneliti untuk menjadikan faktor ini sebagai prioritas untuk diatasi. Pada NG, hal tersebut terjadi karena tidak adanya parameter yang pasti terkait ampere dan juga jarak nozzle yang digunakan oleh operator terlalu dekat, untuk masalah ini proses perbaikan dapat dilakukan, namun apabila masalah tersebut terjadi secara berulang dan jumlahnya banyak akan menambah waktu produksi yang lebih lama untuk melakukan proses perbaikan. Maka cara mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan melakukan pengaturan parameter ampere yang tepat sesuai dengan karakter material itu sendiri dan memberikan pelatihan lebih lanjut kepada operator agar lebih teliti dan hati-hati dalam bekerja.
Proses Endforming dan Bending Fuel Tube pada PT. XYZ Gymnastiar, Dimas Faatihah; Yuliana Suryani, Intan; Okta Prianzo, Ivan; Putri Nabila, Zahwa
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 4 No. 02 (2023): JURNAL TEKNIK INDUSTRI : NOVEMBER 2023
Publisher : DPPM UNIVERSITAS PELITA BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jutin.v4i02.4877

Abstract

This research analyzes the endforming and bending process of fuel tubes at PT XYZ, an automotive component manufacturing company. The main objective of this study was to provide a comprehensive overview of the key stages in the manufacturing process, the efficiency of machine utilization, and the quality control system implemented. Data was collected through direct observation, interviews with production staff, and analysis of company documents. The results show that PT XYZ has successfully implemented advanced technology and a strict quality control system to improve efficiency and product quality. The efficient and well-controlled manufacturing process has helped the company in maintaining its position as a market leader in the automotive industry. Recommendations include the development of new technologies, continuous training for staff, evaluation of the quality control system, and increased collaboration with raw material suppliers. Hopefully, the findings of this study can serve as a reference for other companies in the automotive industry to optimize their manufacturing processes.
Metode Kaizen dan 5 Why Analysis untuk Memperbaiki Efisiensi, Kualitas dan Cost Produksi Dibagian Painting: Studi Kasus PT. XYZ Asidiq, Annaas Nurhuda; Santoso, Roland Amirullah; Firdaus, Reiffan Wahyu; Maryadi, Adithya; Kurniawan, Rachman Catur
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 4 No. 02 (2023): JURNAL TEKNIK INDUSTRI : NOVEMBER 2023
Publisher : DPPM UNIVERSITAS PELITA BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jutin.v4i02.4880

Abstract

This study investigated the effectiveness of Kaizen and 5 Why Analysis for improving production efficiency, quality, and cost in a painting department at PT. XYZ. The research employed a case study approach, focusing on the issue of dust defects on painted products. 5 Why Analysis identified several root causes, including airborne dust, unclean surfaces, and inadequate pre-painting cleaning. The Quality Control Circle (QCC) team implemented solutions such as installing dust collectors, implementing pre-surface cleaning, blowing units before surface treatment, covering buffer mouths, and adding automated tagging. These interventions led to a significant reduction in dust defects, subsequently enhancing product quality and production efficiency. Additionally, production costs decreased due to reduced rework and fewer defective products.
Alat Inovatif untuk Lean Manufacturing: Meningkatkan Efisiensi dengan PDCA, TRIZ, dan Teknik Bagan Tangan Kanan dan Kiri Qulub, Irkham Syifaul; Herlambang, Hendi
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 5 No. 01 (2024): JURNAL TEKNIK INDUSTRI : MEI 2024
Publisher : DPPM UNIVERSITAS PELITA BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jutin.v5i01.5040

Abstract

This research focused on improving production efficiency in the Lean Manufacturing Laboratory at Universitas Mercu Buana by addressing bottlenecks at the Vacuum and Trimming stations. Utilizing the PDCA methodology, the study aimed to reduce processing times and enhance accuracy through tool design and motion study. The Operational Process Chart identified inefficiencies, while Seven Waste Analysis highlighted key areas for improvement. The application of TRIZ principles led to the development of a flexible cutting press, designed to integrate vacuuming and cutting processes. Measurements using right-hand and left-hand chart facilitated the creation of a new operating procedure. The implementation of the flexible cutting press resulted in a 21.34% reduction in cycle time, demonstrating effective optimization of work layout and tool design. Despite its success, the study has limitations including the lack of a comprehensive cost-benefit analysis and limited product variety. Future research should explore long-term economic impacts and applicability to diverse production contexts.
Pengendalian Kualitas Produk Jadi Menggunakan Metode Six Sigma pada Line Machining Body Cover Di PT XYZ Ukasyah, Ukasyah; Andriani, Andriani; Putri, Isria Miharti Maherni
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 5 No. 01 (2024): JURNAL TEKNIK INDUSTRI : MEI 2024
Publisher : DPPM UNIVERSITAS PELITA BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jutin.v5i01.5061

Abstract

Dalam penelitian ini dirumuskan masalah bagaimana pengendalian kualitas PT XYZ pada line machining body cover. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengendalian kualitas line machining body cover dengan menggunakan six sigma. Six sigma merupakan suatu metode pengendalian kualitas produk dan teknik perbaikan yang dirancang untuk mencapai tingkat cacat yang sangat rendah pada proses manufaktur. Kemudian dilakukan tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control). Define PT XYZ saat ini menetapkan target maksimal 0,7% cacat, namun rata-rata jumlah cacat pada line machining body sebesar 2,1%. Hal ini sangat perlu mendapat perhatian untuk segera diperbaiki guna mengurangi produk cacat pada line machining body cover. Setelah dilakukan perhitungan tingkat sigma pada periode Maret sampai dengan Mei diperoleh nilai sigma line produksi machining body cover sebesar 4,0 dengan rata-rata DPMO sebesar 6970. Dari hasil analisis dengan menggunakan diagram Pareto, terdapat 1 penyebab utama yaitu produk akhir yang kotor dan berminyak. Akar permasalahan ini dapat dilihat menggunakan diagram sebab-akibat, di mana terdapat beberapa faktor dominan, seperti manusia, mesin, dan metode. Selain itu, peneliti menganalisis menggunakan peta alir proses, karena peneliti merasakan masih banyaknya waktu tunggu bagi pekerja. Berdasarkan analisis dan perhitungan di atas, peneliti memutuskan untuk melakukan perbaikan, yaitu dengan menambahkan proses pencucian agar sisa cairan pendingin yang masih menempel pada produk tidak langsung jatuh ke dalam mesin cuci yang menyebabkan penurunan kualitas udara pencucian secara cepat. Rata-rata sigma setelah perbaikan pada bulan Juni adalah 4,5, yang merupakan peningkatan sebesar 0,5 dari sebelum perbaikan.
Proses Manufaktur Trafo DI PT XD Sakti Indonesia: Teknologi dan Tahapan Produksi Yusup, Muhamad; Solihin, Amin; Adnan, Haidar Bustomi; Yuliani, Opie Oktavia; Widya, Adi Rusdi; Supriyati, Supriyati
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 5 No. 01 (2024): JURNAL TEKNIK INDUSTRI : MEI 2024
Publisher : DPPM UNIVERSITAS PELITA BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jutin.v5i01.5149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam proses manufaktur transformator di PT XD Sakti Indonesia. Proses manufaktur trafo merupakan rangkaian kegiatan yang kompleks dan memerlukan teknologi canggih serta pengawasan ketat untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi. Proses dimulai dari pemilihan dan pengolahan bahan baku, seperti baja silikon untuk inti transformator dan kawat tembaga untuk gulungan. Tahapan utama dalam manufaktur meliputi pemotongan inti (core cutting), penggulungan kawat (winding), perakitan inti dan gulungan (core and coil assembly), impregnasi vakum (vacuum impregnation), serta pengujian kualitas (quality testing). Mesin-mesin yang digunakan, seperti mesin pemotong inti dan mesin penggulungan kawat, berperan penting dalam memastikan presisi dan efisiensi proses. Pengujian kualitas dilakukan untuk memastikan transformator memenuhi standar yang ditetapkan, meliputi pengujian tegangan, arus, dan resistansi. PT XD Sakti Indonesia juga menerapkan prinsip lean manufacturing untuk mengoptimalkan produksi dan mengurangi limbah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi canggih dan kontrol kualitas yang ketat memungkinkan PT XD Sakti Indonesia memproduksi transformator yang handal dan efisien, memenuhi kebutuhan pasar domestik dan internasional. Studi ini memberikan wawasan penting bagi industri manufaktur listrik mengenai praktik terbaik dalam produksi transformator.
Peramalan Harga Bawang Merah Produsen Jawa Tengah Purnamasari, Mega
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 6 No. 01 (2025): JURNAL TEKNIK INDUSTRI : MEI 2025
Publisher : DPPM UNIVERSITAS PELITA BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jutin.v6i01.6347

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu komoditas bahan pangan yang digunakan oleh seluruh masyarakat di Indonesia. Hampir setiap masakan di Indonesia membutuhkan bawang merah sebagai salah satu bumbu masakan, sehingga sejak dari dulu bawang merah ini merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat Indonesia. Disisi lain, harga dari bawang merah sendiri berfluktuasi tajam karena faktor perubahan iklim bumi sehingga terjadi masalah gagal panen, musim yang tidak menentu, dan kurangnya proyeksi kondisi dimasa mendatang oleh pihak-pihak terkait. Hal ini berdampak pada hasil penjualan para pedagang, serta beratnya para ibu saat harus membeli harga bawang merah yang pada waktu-waktu tertentu harganya melambung tinggi. Pada penelitian kali ini akan diramalkan harga bawang merah di Indonesia dengan autoregressive moving averages (ARIMA) dikarenakan peramalan dilakukan pada periode harian, dan bersifat non stasioner. Berdasarkan hasil peramalan dengan ordo ARIMA (1, 1, 1), harga bawang merah realtif mengikuti nilai tengah harga masa lampau, namun dari waktu ke waktu nilainya meningkat. Harapannya peramalan ini dapat meningkatkan kewaspadaan dan persiapan dari pemerintah untuk dapat mengantisipasi serta menjaga agar para petani tetap untung.
Perbaikan Fasilitas Kerja dengan Pendekatan Ergonomi pada Supply Piston Assembly (Studi Kasus di PT. XYZ) Rahayu, Siti; William, Andrew
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 5 No. 02 (2024): JURNAL TEKNIK INDUSTRI : NOVEMBER 2024
Publisher : DPPM UNIVERSITAS PELITA BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jutin.v5i02.3254

Abstract

Industri manufaktur terus mengalami perkembangan seiring dengan berjalannya waktu. hal ini dapat mempengaruhi kesejahteraan dan produktivitas pekerja semakin penting dalam memperbaiki efektifitas kerja. oleh karena itu, perbaikan fasilitas kerja disebuah perusahaan harus ditingkatkan dengan menyesuaikan kondisi yang ada untuk mencapai produktivitas yang maksimal. kajian ini menggunakan pendekatan 4M+1E yaitu menganalisis potensi yang ada untuk dilakukan sebuah perubahan fasilitas kerja. kajian ini menyimpulkan bahwa suatu perubahan fasilitas dapat mengurangi adanya keluhan dalam bekerja dan dapat menghasilkan output produksi yang lebih maksimal.