cover
Contact Name
Louise Elizabeth
Contact Email
pcej.civil.@ukipaulus.ac.id
Phone
+6282189112243
Journal Mail Official
pcej.civil@ukipaulus.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA PAULUS GEDUNG H KAMPUS UKI-Paulus Makassar Jl. Perintis Kemerdekaan K.M. 13, Daya Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan 90245
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Paulus Civil Engineering Journal
ISSN : 27758613     EISSN : 27754529     DOI : https://doi.org/10.52722/pcej
Core Subject : Engineering,
Paulus Civil Engineering Journal (PCEJ) is a civil engineering scientific journal publishes every four months, March, June, September, and December. The first volume of PCEJ was published in 2019 with the mission of being a pioneer in publishing information media on the development of Civil Engineering research in Indonesia. As a national media, PCEJ can accommodate the need for media to disseminate the latest information and developments for researchers and Civil Engineering practitioners in Indonesia. Journal published by the Civil Engineering Study Program, Faculty of Engineering, Universitas Kristen Indonesia Paulus in the Online Journal System (OJS). The scope of the Journal includes the following areas: Structure Water resources Transportation, Environmental Engineering, Construction Engineering Management Geotechnics as well as other fields of science related to these fields.
Articles 706 Documents
Karakteristik Campuran AC-BC dengan Menggunakan Batu Sungai Sampoang Kalukku Kabupaten Mamuju Elson Junaedy; Bungin, Erni Rante; Bumbungan, Monalisa
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 3 (2024): PCEJ Vol.6, No.3, September 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/1538t264

Abstract

Perlunya peningkatan infrastruktur jalan guna mendukung peningkatan pembangunan transportasi yang aman harus disertai dengan kualitas material yang baik. Pemerintah sangat mendukung penggunaan sumber daya alam untuk mendukung pembangunan jalan. Agregat di Kabupaten Mamuju pada Sungai Sampoang Kalukku belum dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Dengan dilakukan penelitian ini diharapkan dapat membantu penggunaan material dari Sungai Sampoang Kalukku yang lebih optimal dalam pembangunan perkerasan jalan di daerah tersebut. Pada studi ini, metode Marshall Konvensional digunakan dalam memperoleh karakteristik campuran, memperoleh nilai Stabilitas Marshall Sisa (SMS). Hasil penelitian berdasarkan karakteristik agregat, mencapai ketentuan yang telah ditetapkan Bina Marga Tahun 2018 dengan merujuk pada SNI 06-2489-1991 tentang Pengujian campuran beraspal dengan Alat Marshall. Berdasarkan komposisi pada pencampuran AC-BC dengan komposisi agregat kasar 40,44%, agregat halus 47,85%, dan filler 4,70%. Menurut hasil pengujian karakteristik Marshall Konvensional campuran AC-BC, nilai dengan KAO adalah 6,00%, VIM 4,03%, Stabilitas 1642,58kg, VMA 19,46%, VFB 79,25% dan Flow 3,30 mm.
Pemanfaatan Kapur Padam Sebagai Substitusi Filler Pada Campuran AC-BC Menggunakan Agregat Sungai Salu Kula Oschar Padallingan; Kamba, Charles; Apriyani, Ika
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 3 (2024): PCEJ Vol.6, No.3, September 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/y9886c95

Abstract

Beton Aspal Lapis Antara (Asphalt Concrete-Binder Course) merupakan bagian dari struktur lapis permukaan yang terletak di antara lapis pondasi atas (Base Course) dan lapis aus (Wearing Course). Komposisi campuran ini melibatkan agregat dengan gradasi yang padat yang dicampur dengan aspal. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji karakteristik campuran AC-BC menggunakan batu sungai kula dengan penggunaan kapur padam sebagai pengganti filler dalam pengujian Marshall Konvensional. Salah satu tujuan lainnya adalah untuk mengevaluasi dampak dari penambahan kadar kapur padam sebagai pengganti filler terhadap sifat-sifat campuran AC-BC. Hasil pengujian yang dilakukan di laboratorium jalan dan aspal di Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Sipil, Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar menunjukkan bahwa semua parameter karakteristik campuran seperti stabilitas, VFB, VIM, VMA, dan  flow pada kadar aspal 5,0% dengan kombinasi kadar semen dan filler adalah sebagai berikut: 0%:100%, 25%:75%, 50%:50%, 75%:25%, dan 100%:0%.
Pemanfaatan Abu Serabut Kelapa Sebagai Substitusi Filler Dalam Campuran AC-WC Menggunakan Agregat Sungai Pappa Triyono Patelle; Elizabeth, Elizabeth; Fitrian, Eltrit Bima
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 3 (2024): PCEJ Vol.6, No.3, September 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/vp2hnh98

Abstract

Jalan adalah unsur yang sangat penting dalam sarana dan prasarana. Sabut kelapa dapat diolah  menjadi kerajinan seperti sapu, keset, dan kain pelapis, namun dalam penelitian yang sedang berjalan, sabut kelapa banyak digunakan sebagai bahan pengisi sebagian filler. Maksud dari studi ini adalah untuk mencari sifat-sifat campuran AC-WC. Metode yang digunakan adalah serangkaian pengujian sifat pengisi abu sabut, pembuatan sampel uji dari campuran AC-WC dan uji Marshall. Hasil uji karakteristik campuran AC-WC menunjukkan kestabilan dari 0% hingga 100%: 1228,28 kg hingga 980,19 kg,  flow antara 3,62mm hingga 4,36mm, VIM antara 4,87% hingga 4.55%, VMA antara 16,47% hingga 13,84%, dan VFB antara 70,45% hingga 67,12% pada kadar abu serabut kelapa 0% hingga 100%. Bila kadar abu sabut kelapa antara 0 sampai dengan 25% maka nilai kestabilan, flow, VIM, VMA, dan VFB mencapai persyaratan. Pada kadar abu 50%, stabilitas, flow, VIM dan VFB mencapai persyaratan, namun VMA tidak. Pada kadar abu antara 75 dan 100%, stabilitas, VIM dan VFB mencapai ketentuan, namun flow dan VMA tidak. Jika abu sabut kelapa digunakan sebagai bahan pengisi filler, maka hanya 25% kadar abu  yang memenuhi persyaratan Umum Bina Marga 2018.
Karakteristik Campuran AC-BC Dengan Menggunakan Batu Sungai Rongkong Kabupaten Luwu Utara Indahyani; Kamba, Charles; Singgih, Hanna M.
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 3 (2024): PCEJ Vol.6, No.3, September 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/k35xs023

Abstract

Perkerasan jalan adalah proses pelapisan jalan di atas permukaan tanah dasar dengan menggunakan berbagai jenis agregat dan bahan perekat yang memiliki nilai elastis yang berbeda. Komposisi bahan perekat ini dipilih sehingga mereka memiliki sifat yang kuat sebagai penopang beban lalu lintas di atasnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk memanfaatkan batuan di Sungai Rongkong Luwu Utara di campuran AC-BC. Metode penelitian adalah membuat komposisi agregat kasar, halus dan filler, lalu merencanakan campuran AC-BC dalam uji Marshall agar karakteristik campuran dalam pengujian Marshall Immersion didapatkan stabilitas campuran Marshall dengan kadar aspal optimum. Dari uji Marshall ditemukan sifat campuran AC-BC dengan kadar aspal masing-masing 5,00 %, 5,50 %, 6,00 %, 6,50 %, 7,00 %. Hasil uji Marshall Immersion campuran AC-BC dengan kadar aspal optimum 7,00 % menunjukkan Indeks Kekuatan Sisa (IKS) sebesar 93,02 % yang memenuhi Spesifikasi Umum 2018 Untuk Pekerjaan Konstruksi Jalan dan Jembatan (Revisi 2) yang dikeluarkan oleh Departemen Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yaitu 90%.
Analisis Kinerja Ruas Sultan Alauddin, Kota Makassar Gino Pasinggi; Tanan, Benyamin; Radjawane, Louise Elizabeth
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 3 (2024): PCEJ Vol.6, No.3, September 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/8qjzed22

Abstract

Jalan Sultan Alauddin merupakan jalan yang menghubungkan pusat aktivitas antara kota Makassar dan kota Sungguminasa. Jalan sultan Alauddin khususnya pada segmen Jalan Salemba-Jalan Monumen Emmy Saelan yang merupakan jalan perkotaan, hal ini mengakibatkan peningkatan volume lalu lintas baik dalam perjalanan menuju maupun pulang kerja. Peningkatan volume lalu lintas pada jam sibuk ini dapat mempengaruhi kinerja ruas jalan Sultan Alauddin lalu. Metode perhitungan menggunakan acuan PKJI Tahun 2014 mengenai Kapasitas Jalan Perkotaan. Pada penelitian ini proses analisis data dibutuhkan untuk mengetahui nilai arus jam puncak, kapasitas, derajat kejenuhan, kecepatan rata-rata kendaraan ringan dan kecepatan rata-rata sebenarnya ringan. Nilai DJ pada hari selasa sebesar 1,02 pada arah Gowa-Makassar, DJ pada hari selasa sebesar 0,75 pada arah Makassar-Gowa, DJ pada hari sabtu sebesar 0,68 pada arah Gowa-Makassar, DJ pada hari sabtu sebesar 0,74 pada arah Makassar-Gowa, DJ pada hari kamis sebesar 1,05 pada arah Gowa-Makassar dan DJ pada hari kamis sebesar 0,85 Makassar-Gowa yang berarti DJ pada 3 hari survei tersebut ada beberapa segmen jalan yang harus dipertimbangkan ditingkatkan kapasitasnya. Nilai kecepatan arus bebas dan nilai derajat kejenuhan digunakan untuk menentukan kecepatan rata-rata kendaraan ringan, yaitu VT 27,5 km/jam pada hari Selasa arah Gowa-Makassar, VT 38 km/jam pada hari Selasa arah Makassar-Gowa, VT 40 km/jam pada hari Sabtu arah Gowa-Makassar, VT 38,5 km/jam pada hari Sabtu arah Makassar-Gowa, VT 28 km/jam pada hari Kamis arah Gowa-Makassar dan VT 35,05 km/jam pada hari Kamis arah Makassar-Gowa. Kecepatan sebenarnya rata-rata kendaraan ringan yang diperoleh pada arah Gowa-Makassar sebesar 34,04 km/jam dan pada arah Makassar-Gowa adalah 9,32 km/jam.
Pengaruh U-turn Terhadap Kinerja Jalan Perintis Kemerdekaan KM.8 Hilkia Timba; Rachman, Rais; Dinulfy R. K. S, Lasty
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 3 (2024): PCEJ Vol.6, No.3, September 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/8be4s857

Abstract

Km. 8 di jalan Perintis Kemerdekaan cukup padat termasuk putar balik sebagai salah satu alasan utamanya, menyebabkan kemacetan mencapai puncaknya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji efisiensi putar balik dan tingkat pelayanan yang diberikan oleh jalan dengan infrastruktur putar balik, serta mengkaji rata-rata waktu tempuh, kecepatan, dan panjang antrian mobil yang melakukan manuver putar balik. Tujuan ini dicapai dengan menggunakan pendekatan PKJI 2014. Hasil analisis, jalur putar balik terpanjang adalah 89 meter dan membutuhkan waktu tempuh rata-rata 55,73 detik dengan kecepatan kendaraan 3,333 km/jam. Berdasarkan hasil yang diperoleh DJ  0,77 pada arah Utara-Selatan dan nilai DJ  0,66 pada arah Selatan-Utara.
Kinerja Simpang Tak Bersinyal (Studi Kasus: Jalan Pajjaiang-Jalan Poros Hartako), Kota Makassar Pasrianus Paliling; Tanan, Benyamin; Kamba, Charles
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 3 (2024): PCEJ Vol.6, No.3, September 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/ve0thq12

Abstract

Salah satu wilayah metropolitan di Indonesia yaitu Kota Makassar memiliki ukuran kota yang terbesar keempat di Indonesia dengan jumlah penduduk di tahun 2022 ialah 1.571.814 jiwa. Kota Makassar yang masyarakatnya terus naik tiap tahunnya memberikan pengaruh terhadap peningkatan jumlah kendaraan akibatnya pergerakan lalu lintas menjadi terganggu. Simpang tak bersinyal pada Jalan Pajjaiang-Jalan Poros Hartako menjadi lokasi penelitian ini dilakukan. Adapun tujuan penelitian ialah untuk mengetahui volume lalu lintas dan menganalisis kapasitas dan derajat kejenuhan. PKJI (Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia) 2014 menjadi acuan yang akan digunakan dalam menganalisis data secara manual dalam penelitian ini. Arus lalu lintas, geometrik simpang dan kondisi lingkungan penelitian merupakan data utama yang diperoleh dari hasil survey langsung, sementara data pendukung yaitu data populasi penduduk dan gambaran lokasi survei diperoleh melalui kantor statistik Makassar. Adapun hasil penelitian berdasarkan derajat kejenuhan yang diperoleh menunjukkan simpang tiga tak bersinyal Jalan Pajjaiang-Jalan Poros Hartako memiliki kinerja simpang kurang baik. Dimana perolehan jam sibuk terjadi pada hari Kamis (sore hari) dengan volume lalu lintas terbesar yaitu 2331,8 skr/jam, kapasitas yaitu 3105,4 skr/jam, dan derajat kejenuhan yaitu 1,160.
Karakteristik Campuran AC-BC Menggunakan Agregat Batu Sungai Malenggang  Kecamatan Bua Kabupaten Luwu Gusti Sampe Masarrang; Rachman, Rais; Sopacua, Helen Adry Irene
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 4 (2024): PCEJ Vol.6, No.4, Desember 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/0ekxxz87

Abstract

Jalan merupakan hal  penting dalam infrastruktur transportasi, dan berperan besar dalam mewujudkan keamanan, kenyamanan dalam bertransportasi, penyediaan jalan raya yang aman dan nyaman sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam kelancaran suatu perjalanan tanpa adanya hambatan. Untuk mengetahui karakteristik agregat dari batu Sungai Malenggang, karakteristik aspal, dan berat jenis filler untu campuran AC-BC sesuai spesifikasi  Bina Marga 2018. Untuk mengetahui komposisi dari campura AC (Asphalt Concrate) BC (Binder Course) yang menggunakan batu Sungai Malenggang. Untuk mengetahui nilai karakteristik campuran AC-BC melalui pengujian Marshall konvensional dan mengetahui nilai stabilitas Marshall sisa dari uji Marshall Immersion yang menggunakan batu Sungai Malenggang Kabupaten Luwu. Penelitian ini dilaksanakan dalam skala laboratorium, dengan pengujian Marshall. Hasil penelitian berdasarkan karakteristik agregat,karakteristik aspal dan berat jenis filler. Berdasarkan hasil pengujian Marshall Konvensional Campuran AC-BC maka didapatkan nilai Stabilitas 1273,72 kg, nilai flow 3,23 mm, nilai VIM 4,03%, nilai VMA 16,46% dan nilai VFB 75,53% memenuhi Standar Spesifikasi Bina Marga 2018.
Analisis Biaya dan Waktu Proyek Konstruksi dengan Metode Duration Cost Trade Off Nathaza Viera Tangkeallo; Latupeirissa, Josefine Ernestine; Pascal Tiyouw, Herby Calvin
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 4 (2024): PCEJ Vol.6, No.4, Desember 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/tghrnc85

Abstract

Keberhasilan dan kegagalan proyek sangat dipengaruhi oleh waktu dan biaya. Tolak ukur keberhasilan proyek adalah minimnya biaya dengan waktu penyelesaian yang singkat dan kualitas baik. Pengendalian proyek yang efektif diperlukan untuk memastikan waktu pengerjaan sesuai kontrak atau lebih cepat, sehingga biaya tetap menguntungkan dan menghindari denda akibat keterlambatan. Konsep Duration Cost Trade Off menunjukkan hubungan antara lama waktu penyelesaian proyek (durasi) dengan biaya terkait. Penelitian ini menganalisis biaya dan waktu proyek konstruksi menggunakan metode ini. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung dan tidak langsung, mencakup biaya pengeluaran proyek dan waktu pelaksanaan proyek. Analisis data melibatkan pembuatan kurva S, perhitungan Cost Slope, dan Crash Cost. Hasil menunjukkan bahwa percepatan waktu proyek dapat dicapai dengan menambah tenaga kerja dan melakukan beberapa pekerjaan secara bersamaan (overlapping). Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa hubungan durasi proyek dan biaya sangat dinamis dan kompleks. Metode percepatan proyek melalui penambahan tenaga kerja dan overlapping dapat mempercepat waktu proyek dari 220 hari menjadi 107 hari dengan tambahan biaya Rp.528.556.809,27, lebih murah dibandingkan biaya keterlambatan sebesar Rp.581.439.976,00. Nilai cost slope adalah Rp124.862.427,66.
Pengaruh Serbuk Kaca Sebagai Substitusi Agregat Halus dan Penambahan Superplasticizer Pada Beton Normal Bramana Tangkelayuk; Tonapa, Suryanti Rapang; Febriani, Lisa
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 4 (2024): PCEJ Vol.6, No.4, Desember 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/jqy20021

Abstract

Beton merupakan bahan campuran yang terdiri dari kombinasi agregat halus (pasir), agregat kasar (kerikil), air dan semen sebagai pengikat. Di era perkembangan pembangunan yang pesat dan semakin maju, tidak selalu diimbangi dengan penanganan limbah yang dihasilkan oleh industri rumahan maupun industri skala besar. Limbah merupakan sisa buangan dari suatu usaha atau kegiatan manusia yang tidak terpakai yang berdampak negatif terhadap manusia jika tidak dikelola dengan baik. Salah satu limbah yang banyak ditemukan adalah limbah kaca. Superplasticer merupakan material yang berwujud cairan yang bersifat meningkatkan kekuatan beton dengan memungkinkan pengurangan jumlah air yang diperlukan untuk mempertahankan tingkat  workability yang sama. Serbuk kaca yang digunakan adalah limbah pembuatan akuarium berasal dari Toddopuli, Kec. Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Mix Design menggunakan metode Standar Nasional Indonesia (SNI)  7656-2012 dengan mutu beton yang direncanakan (f’c) 28 Mpa. Pengujian kuat tekan diperoleh nilai tertinggi pada  beton umur 28 hari pada variasi sebuk kaca 15% adalah 27,917 Mpa. Untuk nilai kuat tarik belah beton tertinggi pada Variasi superplasticizer 1% dan serbuk kaca 15% adalah 2,593 MPa. Dari hasil pengujian didapatkan nilai kuat lentur beton tertinggi pada variasi superplasticizer 1% dan serbuk kaca 15% yaitu 2,896 Mpa dari beton normal, Dan hasil pengujian didapat nilai modulus elastisitas maksimum pada variasi superplasticizer 1% dan sebuk kaca 15% adalah 24479,61 Mpa setelah beton normal.  

Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 3 (2025): Paulus Civil Engineering Journal V7N3 2025 Vol. 7 No. 2 (2025): Paulus Civil Engineering Journal V7N2 2025 Vol. 7 No. 1 (2025): PCEJ Vol.7, No.1, Maret 2025 Vol. 7 No. 4 (2025): Paulus Civil Engineering Journal, Vol.7, No.4 Vol. 6 No. 4 (2024): PCEJ Vol.6, No.4, Desember 2024 Vol. 6 No. 3 (2024): PCEJ Vol.6, No.3, September 2024 Vol. 6 No. 2 (2024): PCEJ Vol.6, No.2, June 2024 Vol. 6 No. 1 (2024): PCEJ Vol.6, No.1, March 2024 Vol. 5 No. 4 (2023): PCEJ Vol.5, No.4, Desember 2023 Vol. 5 No. 3 (2023): PCEJ Vol.5, No.3, September 2023 Vol. 5 No. 2 (2023): PCEJ Vol.5, No.2, June 2023 Vol. 5 No. 1 (2023): PCEJ Vol.5, No.1, March, 2023 Vol 5 No 3 (2023): Paulus Civil Engineering Journal Volume 5, No.3 Vol 5 No 2 (2023): Paulus Civil Engineering Journal, Volume 5, No.2 Vol 5 No 1 (2023): Paulus Civil Engineering Journal, Volume 5, No.1 Vol. 4 No. 4 (2022): PCEJ, Vol.4, No.4, December 2022 Vol. 4 No. 3 (2022): PCEJ, Vol.4, No.3, September 2022 Vol. 4 No. 2 (2022): PCEJ, Vol.4 No.2, June 2022 Vol 4 No 1 (2022): Volume 4 No.1, Maret 2022 Vol. 4 No. 1 (2022): PCEJ, Vol.4, No.1, March 2022 Vol 4 No 4 (2022): Paulus Civil Engineering Journal Volume 4 No. 4 Vol 4 No 3 (2022): Paulus Civil Engineering Journal Volume 4 No.3 Vol 4 No 2 (2022): Paulus Civil Engineering Journal Volume 4 No.2 Vol. 3 No. 4 (2021): PCEJ, Vol.3, No.4, December 2021 Vol 3 No 4 (2021): Volume 3 No.4 Desember 2021 Vol. 3 No. 3 (2021): PCEJ, Vol.3, No.3, September 2021 Vol 3 No 3 (2021): PCEJ, Vol.3, No.3, 2021 Vol 3 No 2 (2021): Paulus Civil Engineering Journal Volume 3, Nomor 2, Juni, 2021 Vol. 3 No. 2 (2021): PCEJ, Vol.3, No.2, June 2021 Vol. 3 No. 1 (2021): PCEJ, Vol.3, No.1, March 2021 Vol 3 No 1 (2021): Volume 3, No.1, Maret 2021 Vol 2 No 4 (2020): Volume.2 No.4, Desember 2020 Vol. 2 No. 4 (2020): PCEJ, Vol.2, No.4, December 2020 Vol. 2 No. 3 (2020): PCEJ, Vol.2, No.3. September 2020 Vol 2 No 3 (2020): Volume 2, No.3, September 2020 Vol 2 No 2 (2020): Volume 2 No.2, June 2020 Vol. 2 No. 2 (2020): PCEJ, Vol.2, No.2, June 2020 Vol 2 No 1 (2020): Volume 2 No.1, Maret 2020 Vol. 2 No. 1 (2020): PCEJ, Vol.2, No.1, March 2020 Vol 1 No 2 (2019): Volume 1, No.2, Desember 2019 Vol. 1 No. 2 (2019): PCEJ, Vol.1, No.2, December 2019 Vol. 1 No. 1 (2019): PCEJ, Vol.1, No.1, September 2019 Vol 1 No 1 (2019): Volume 1 No.1, September 2019 More Issue