cover
Contact Name
Louise Elizabeth
Contact Email
pcej.civil.@ukipaulus.ac.id
Phone
+6282189112243
Journal Mail Official
pcej.civil@ukipaulus.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA PAULUS GEDUNG H KAMPUS UKI-Paulus Makassar Jl. Perintis Kemerdekaan K.M. 13, Daya Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan 90245
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Paulus Civil Engineering Journal
ISSN : 27758613     EISSN : 27754529     DOI : https://doi.org/10.52722/pcej
Core Subject : Engineering,
Paulus Civil Engineering Journal (PCEJ) is a civil engineering scientific journal publishes every four months, March, June, September, and December. The first volume of PCEJ was published in 2019 with the mission of being a pioneer in publishing information media on the development of Civil Engineering research in Indonesia. As a national media, PCEJ can accommodate the need for media to disseminate the latest information and developments for researchers and Civil Engineering practitioners in Indonesia. Journal published by the Civil Engineering Study Program, Faculty of Engineering, Universitas Kristen Indonesia Paulus in the Online Journal System (OJS). The scope of the Journal includes the following areas: Structure Water resources Transportation, Environmental Engineering, Construction Engineering Management Geotechnics as well as other fields of science related to these fields.
Articles 706 Documents
Analisis Sistem Joint Operation pada Project Pembangunan Infrastruktur Pemukiman Kota Palu Reynaldo; Latupeirissa, Josefine Ernestine; Meti
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 3 (2024): PCEJ Vol.6, No.3, September 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/d0fnx717

Abstract

Pembangunan infrastruktur di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat seiring perkembangan teknologi yang cepat. Infrastruktur yang dibangun meliputi berbagai bidang seperti gedung, jembatan, jalan, irigasi, dan proyek lainnya, bertujuan untuk memperlancar aktivitas penduduk. Dengan perkembangan zaman dan kebutuhan bisnis yang semakin kompleks, berbagai jenis badan usaha dibentuk melalui perjanjian kerja sama untuk memenuhi kebutuhan para pelaku bisnis. Salah satu bentuk badan usaha tersebut adalah Joint Operation (operasi kerja sama). Joint Operation menjadi jenis aliansi yang dianggap tepat, strategis, dan menguntungkan bagi industri konstruksi. Joint Operation menjadi jenis aliansi yang dianggap tepat, strategis, dan menguntungkan bagi industri konstruksi. Hal ini juga berlaku dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia yang berskala besar, di mana kontraktor-kontraktor besar saling terlibat. Diharapkan melalui kerja sama, kinerja yang lebih baik dapat terjadi antara mitra karena kompetensi dan sumber daya dari perusahaan-perusahaan yang terlibat dapat digabungkan.Pembangunan pemukiman menjadi sangat penting bagi negara dan masyarakat, karena setiap orang atau anggota masyarakat membutuhkan pemukiman sebagai kebutuhan dasarnya, yakni tempat tinggal. Metode yang digunakan adalah memberikan kuesioner dan wawancara kepada para pelaksana proyek kerja sama operasi dan di dapatkan hasil pembahasan diketahui Sistem joint operasi antara PT. X dan PT. Y pada proyek pembangunan infrastruktur pemukiman di Kota Palu memberikan manfaat dalam memperluas wilayah usaha, mendukung kegiatan lapangan, dan meningkatkan koordinasi serta pengawasan proyek secara efektif. Pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas dalam perjanjian Joint Operation meminimalisir potensi konflik antara kedua PT. Dengan adanya kesepahaman yang jelas, pelaksanaan proyek dapat berjalan lebih lancar dan terhindar dari potensi hambatan.
Kinerja Jalan Pajjaiang Segmen Jl. Mannuruki Daya – Pintu 1 Gor Sudiang Bestari, Sufiati; Wong, Irwan Lie Keng; Yosep Kudu Rerung
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 3 (2024): PCEJ Vol.6, No.3, September 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/hqs5ek89

Abstract

Arus lalu lintas di Jalan Pajjaiang umumnya berasal dari pelaku lalu lintas “kommuter” lalu lintas dari arah Sudiang menuju Jalan Perintis Kemerdekaan dan begitupun arah sebaliknya. Jalan Pajjaiang dilalui trayek angkutan kota Sudiang - Daya dan Bus Mamminasata yang sering berhenti untuk penumpang naik atau turun. Penelitian ini bertujuan agar diketahui arus lalu lintas puncak, derajat kejenuhan, dan kecepatan kendaraan ringan. Metode yang digunakan mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2014). Hasil analisis diperoleh derajat kejenuhan sebesar 0,33 dari arah Jalan Mannuruki – Pintu 1 Gor Sudiang dan derajat kejenuhan 0,30 dari arah Pintu 1 Gor Sudiang - Jalan Mannuruki Daya. Nilai derajat kejenuhan yang diperoleh lebih kecil daripada ambang batas 0,85 yang ditetapkan PKJI 2014, berarti arus lalu lintas pada Jalan Pajjaiang segmen Jl. Mannuruki Daya - Pintu 1 Gor Sudiang dalam keadaan belum jenuh. Pembacaan grafik PKJI 2014 didapatkan kecepatan rata-rata kendaraan ringan VT = 56,9 km/jam dari arah Jl. Mannuruki dan VT = 56,1 km/jam dari arah Pintu 1 Gor Sudiang. Perhitungan kecepatan aktual rata-rata kendaraan ringan pada hari Senin diperoleh 39,40 km/jam untuk arah Jl. Mannuruki – Pintu 1 Gor Sudiang dan  41,44 km/jam untuk arah Pintu 1 Gor Sudiang - Jl. Mannuruki Daya. Perhitungan kecepatan aktual rata-rata kendaraan ringan sewaktu ada kegiatan pasar pada hari Minggu 31,72 km/jam dari arah Jl. Mannuruki Daya – Pintu 1 Gor Sudiang dan  29,52 km/jam dari arah Pintu 1 Gor Sudiang - Jl. Mannuruki Daya. Kecepatan hasil pembacaan grafik VT dan hasil perhitungan berbeda jauh. Karena jarak tempuh kendaraan ringan yang disurvei pada lokasi studi 200 m, kurang mewakili kecepatan ruang. Sedangkan grafik dalam PKJI diturunkan dari survei segmen sepanjang 300 m.
Pengaruh Pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Keberhasilan Proyek Konstruksi (Proyek Rekonstruksi Jalan Ruas Jalan Antang Raya) Heri Shaldy; Latupeirissa, Josefine Ernestine; Tangdialla, Lintje Tammu
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 3 (2024): PCEJ Vol.6, No.3, September 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/687ygy90

Abstract

Keberhasilan suatu proyek konstruksi tidak tergantung pada pelaksanaan proyek konstruksi di lokasi. Industri jasa konstruksi merupakan industri dengan risiko kecelakaan kerja yang relatif tinggi. Ingatlah bahwa kerugian yang dialami tidak hanya berupa kematian dan kerugian materiil pada pekerja dan pengusaha, namun juga dampaknya terhadap masyarakat, maka kita tidak bisa mengabaikan situasi ini. Pentingnya keselamatan kerja bagi pelaksana konstruksi di lapangan belum seutuhnya diterapkan. Hal ini sudah seharusnya di edukasikan untuk para pekerja konstruksi Keselamatan kerja tidak hanya sekedar menyediakan peralatan konstruksi dan lain-lain, tetapi juga disiplin kerja yang memerlukan kepatuhan terhadap aturan yang ketat. Hasil yang diperoleh kemudian diolah dalam  microsoft excel, teknik analisis data menggunakan metode statistika dengan pengujian Regresi Linier Berganda dan uji Validitas dan Reabilitas untuk dibahas dalam poin pembahasan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dampak praktik keselamatan dan kesehatan kerja terhadap keberhasilan Proyek Rekonstruksi Jalan pada Jalan Antang Raya.
Pemanfaatan Batu Sungai Desa Saptamarga Kabupaten Luwu Utara Sebagai Bahan Campuran AC-BC Evineus Rivaldo Kunde; Mangontan, Robert; Pascal Tiyouw, Herby Calvin
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 3 (2024): PCEJ Vol.6, No.3, September 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/aqx96731

Abstract

Agregat adalah bongkahan batu yang biasanya berukuran tidak beraturan yang diambil dari sungai dan biasanya digunakan sebagai bahan campuran untuk konstruksi, termasuk konstruksi perkerasan jalan. Karena cepatnya perkembangan infrastruktur jalan, agregat menjadi bahan yang semakin dibutuhkan. Sungai di Desa Saptamarga adalah sungai yang mengalir di Desa Saptamarga, Kabupaten Luwu Utara, sungai ini mempunyai banyak sumber material namun belum diteliti secara khusus tentang karakteristik Batu Sungai Desa Saptamarga. Studi ini bertujuan untuk menentukan komposisi campuran AC-BC, karakteristik aspal, dan berat jenis filler, serta nilai karakteristik campuran AC-BC dalam pengujian Marshall Konvensional yang dilakukan di Laboratorium. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua parameter karakteristik campuran, termasuk stabilitas, flow, VFB, VIM, dan VMA, telah memenuhi kadar aspal 5%, 5%, 6%, 6,5%, dan 7%. Kadar aspal optimum (KAO) adalah 6%, dan nilai stabilitas Marshall Sisa (SMS) adalah 97,72 %.
Pemanfaatan Batu Sungai Malela Desa Kasintuwu Kabupaten Luwu Timur Pada Campuran Stone Matrix Asphalt Halus Arif Fagrin Lande; Elizabeth, Elizabeth; Dinulfy R. K. S, Lasty
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 3 (2024): PCEJ Vol.6, No.3, September 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/nnecmg85

Abstract

Pemanfaatan material sangat menunjang jalannya pembangunan pada suatu wilayah. Salah satu wilayah di Provinsi Sulawesi Selatan khususnya kabupaten Luwu Timur yang memiliki material batu sungai yang dapat digunakan sebagai bahan perkerasan jalan. Sungai Malela yang berada di Kecamatan Mangkutana Kabupaten Luwu Timur Provinsi Sulawesi Selatan merupakan salah satu sungai yang memiliki sumber daya alam yang berupa bebatuan yang dapat digunakan sebagai bahan utama dalam campuran beraspal. Stone Matrix Asphalt (SMA) merupakan salah satu campuran pada lapisan permukaan jalan yang dapat dijadikan sebagai pertimbangan solusi mengatasi permasalahan pada kerusakan jalan. Penelitian ini dimaksudkan untuk menguji karakteristik campuran Stone Matrix Asphalt Halus dengan memanfaatkan Batu Sungai Malela Kabupaten Luwu Timur. Hasil penelitian yang dilakukan di Laboratorium menunjukkan bahwa karakteristik agregat yang berasal dari Sungai Malela Kabupaten Luwu Timur memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Hasil pengujian karakteristik campuran Stone Matrix Asphalt Halus yang melalui pengujian Marshall Konvensional diperoleh karakteristik campuran yang memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 yaitu Stabilitas, VIM, Flow, dan VMA. Sementara hasil uji Marshall Immersion (Stabilitas Marshall Sisa) pada campuran Stone Matrix Asphalt Halus memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018, yaitu 95,24% ≥ 90%.
Analisis Bentuk Kolom Dengan Luas yang Sama Sriutami Saputri Agi; Tanijaya, Jonie; Buarlele, Luciana
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 3 (2024): PCEJ Vol.6, No.3, September 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/ybq1a588

Abstract

Pada suatu konstruksi bangunan gedung, kolom berfungsi sebagai pendukung beban-beban dari balok dan pelat, untuk diteruskan ke tanah dasar melalui pondasi. Pada umumnya kolom mengalami pembebanan eksentrisitas yang mengakibatkan terjadinya penambahan momen, sehingga menimbulkan tegangan, oleh karna itu penampang kolom akan mengalami kondisi daerah tekan dan tarik. Analisa perbandingan ketiga kolom yakni kolom bujur sangkar, persegi panjang dan lingkaran dilakukan berdasarkan perhitungan  dengan lima kondisi pembebanan kolom yaitu (1) kondisi keruntuhan tekan, (2) kondisi keruntuhan seimbang (balance), (3) kondisi keruntuhan tarik. Kolom pada batang I dan J dengan SAP2000 bahwa kolom yang menghasilkan gaya aksial yang paling maksimum adalah kolom persegi panjang yang menghasilkan 1210,580 KN. Gaya geser yang paling maksimum adalah kolom bujur sangkar yang menghasilkan 120,867 KN. Dan gaya momen yang paling maksimum adalah kolom lingkaran yang menghasilkan  433,985 KN. Untuk penulangan pada batang I dan J dibuat sama, kolom bujur sangkar memiliki kebutuhan tulangan sebesar 4225 mm2, kolom persegi panjang memiliki kebutuhan tulangan 4500 mm2, dan kolom lingkaran memiliki kebutuhan tulangan 4227 mm2 dengan menggunakan 8D29. Simpangan lantai arah x yang paling besar adalah kolom lingkaran dan simpangan lantai arah y yang paling besar adalah kolom persegi panjang.
Pengaruh Penambahan Serat Kabel Tembaga Pada Campuran Beton Terhadap Kuat Tekan dan Kuat Tarik Belah Augustinus Latuheru; Parung, Herman; Wong, Irwan Lie Keng
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 3 (2024): PCEJ Vol.6, No.3, September 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/qkzwft73

Abstract

Beton merupakan salah satu bahan pokok yang biasanya dipakai dalam dunia konstruksi, karena sifatnya yang bermacam sesuai dengan perubahan campuran penyusunnya seperti air, semen portland komposit, agregat kasar dan halus serta bahan tambahan lainnya jika diperlukan. Dalam penelitian ini digunakan serat kabel tembaga sebagai bahan tambah dalam campuran beton. Penelitian ini, Karakteristik agregat halus dan agregat kasar dari sungai jeneberang menunjukan hasil yang memenuhi spesifikasi. Agar diketahui karakteristik beton, dilaksanakan uji kuat tekan dan kuat tarik belah. Menurut pengujian tersebut, didapatkan rata-rata Nilai Kuat tekan pada variasi beton normal sebesar 21,966 Mpa, pada variasi 1,75% sebesar 21,118 Mpa dan pada variasi 2% sebesar 20,741 Mpa. Untuk data uji kuat tarik belah  dihasilkan angka rata-rata untuk variasi 0% sebesar 3,300 Mpa, untuk variasi 1,75% sebesar 2,875% dan untuk variasi 2% sebesar 3,017 Mpa.  
Karakteristik Campuran AC-BC Menggunakan Agregat Sungai Jaya Kecamatan Lamasi Timur Kabupaten Luwu Nurhalisa; Mangontan, Robert; Sopacua, Helen Adry Irene
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 3 (2024): PCEJ Vol.6, No.3, September 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/jqgx6k78

Abstract

Seiring berkembangnya zaman, perkembangan konstruksi khususnya pada perkerasan jalan tentu juga meningkat. Perkerasan jalan adalah proses pelapisan jalan di atas permukaan tanah dasar dengan menggunakan berbagai jenis agregat dan bahan perekat yang memiliki nilai elastis yang berbeda. Komposisi bahan perekat ini dipilih sehingga mereka memiliki sifat yang kuat sebagai penopang beban lalu lintas di atasnya. Tujuan penelitian ini ialah  untuk memanfaatkan batuan di sungai Jaya, Lamasi Timur, Kabupaten Luwu untuk Campuran AC-BC. Metode penelitian adalah membuat komposisi agregat kasar, halus, filler. lalu merencanakan campuran AC-BC dalam uji Marshall agar karakteristik campuran dalam pengujian Marshall Immersion didapati stabilitas campuran Marshall dengan kadar aspal optimum. Penelitian dilaksanakan dalam Lab Jalan dan Aspal, memperlihatkan jika karakteristik material perkerasan batu Sungai Jaya Luwu memenuhi standar material jalan. Dari uji Marshall ditemukan sifat campuran AC-BC dengan kadar aspal masing-masing 5,00 %, 5,50 %, 6,00 %, 6,50 %, 7,00 %. Hasil uji Marshall Immersion campuran AC-BC dengan kadar aspal optimum 7,00 % menunjukkan Indeks Kekuatan Sisa (IKS) sebesar 94,21% yang memenuhi Spesifikasi Umum 2018 Untuk Pekerjaan Konstruksi Jalan dan Jembatan (Revisi 2) yang dikeluarkan oleh Departemen Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yaitu 90 persen.
Pemanfaatan Serbuk Jerami Sebagai Bahan Tambah Dalam Campuran HRS-WC Menggunakan Batu Sungai Makawa Walenrang Utara Almi Putri Manting; Kamba, Charles; Boro, Wona Grace
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 3 (2024): PCEJ Vol.6, No.3, September 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/8pcy3682

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengujian karakteristik campuran HRS-WC dengan memanfaatkan Serbuk Jerami sebagai bahan tambah. Pada Penelitian ini agregat yang diambil dari Sungai Makawa Walenrang Utara dan bahan tambah Serbuk Jerami diambil dari Mamara Walenrang Utara penambahan Serbuk Jerami digunakan untuk meminimalisir pengeluaran biaya penggunaan agregat. Metodologi dalam penelitian ini yaitu merancang variasi kadar penambahan serbuk Jerami kemudian pembuatan benda uji campuran HRS-WC serta melakukan pengujian Marshall Konvensional untuk penentuan kadar Serbuk Jerami optimum setelah itu dilakukan pembuatan benda uji dari kadar serbuk jerami optimum untuk mendapatkan nilai Stabilitas Marshall Sisa (SMS). Hasil penelitian di Laboratorium Jalan dan Aspal Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar memberikan hasil penelitian bahwa karakteristik campuran HRS-WC melalui pengujian Marshall Konvensional memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Hasil pengujian Marshall Immersion campuran HRS-WC dengan kadar Serbuk Jerami optimum 2% diperoleh nilai Stabilitas Marshall Sisa (SMS) yaitu sebesar 91,65%, maka dari itu pengaruh penambahan serbuk jerami pada campuran HRS-WC akan membuat rongga dalam campuran menjadi kecil sehingga campuran bisa lebih tahan terhadap air.
Pengaruh Subtitusi Bottom Ash dan Semen Pada Tanah Terhadap Nilai CBR Laboratorium Arfian Rante Tampang; Wong, Irwan Lie Keng; Fitrian, Eltrit Bima
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 3 (2024): PCEJ Vol.6, No.3, September 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/3dswtk60

Abstract

Tanah termasuk bahan dasar utama dalam konstruksi karena merupakan tempat dimana konstruksi bangunan sipil yang berfungsi menerima dan menahan beban dari suatu struktur diatasnya Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan karakteristik tanah, sifat fisik, dan untuk mendapatkan pengaruh bahan subtitusi bottom ash dan semen terhadap nilai kepadatan tanah berdasarkan pengujian standar proctor dan daya dukung tanah dengan pengujian California Bearing Ratio (CBR). Dengan metode yang di gunakan mengacu pada Americian Society For Testing Material (ASTM). Berdasarkan klasifikasi Americian Association Of State Highway And Transportation Officials (AASHTO). Tanah yang bertempat dari Kecamatan Desa Moncongloe Bulu, Kabupaten Maros merupakan jenis tanah lempung dengan plastisitas sedang dan tergolong pada klasifikasi A-7-5 (17), pengaruh kepadatan tanah berdasarkan pengujian standar proctor diperoleh berat isi volume kering pada variasi 0% sebesar 1,217 gr/cm², 1,206 gr/cm² untuk variasi 5% semen 1,301 gr/cm² untuk variasi 5% semen dan 5% bottom ash 1,288gr/cm² untuk vasiasi 5% semen dan 10% bottom ash 1,272 gr/cm² untuk variasi 5% semen dan 15% bottom ash 1,352 gr/cm² dengan kadar air rata-rata 35,79%, 28,40%, 30,25%, 32,47%, dan 28,53% Pengaruh daya dukung tanah berdasarkan Pengujian California Bearing Ratio (CBR) digunakan pada penelitian mencapai Pada Variasi 0% dengan nilai rata-rata 4,31% , 4,22% untuk variasi 5% semen dengan nilai rata-rata 6,6% , 6,72% untuk variasi 5 % semen dan 5% bottom ash 6,17% , 5,53% untuk variasi 5% semen dan 10% bottom ash 5,78% , 4,74% untuk variasi 5% semen dan 15% bottom ash 8,76% , 8,03%.

Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 3 (2025): Paulus Civil Engineering Journal V7N3 2025 Vol. 7 No. 2 (2025): Paulus Civil Engineering Journal V7N2 2025 Vol. 7 No. 1 (2025): PCEJ Vol.7, No.1, Maret 2025 Vol. 7 No. 4 (2025): Paulus Civil Engineering Journal, Vol.7, No.4 Vol. 6 No. 4 (2024): PCEJ Vol.6, No.4, Desember 2024 Vol. 6 No. 3 (2024): PCEJ Vol.6, No.3, September 2024 Vol. 6 No. 2 (2024): PCEJ Vol.6, No.2, June 2024 Vol. 6 No. 1 (2024): PCEJ Vol.6, No.1, March 2024 Vol. 5 No. 4 (2023): PCEJ Vol.5, No.4, Desember 2023 Vol. 5 No. 3 (2023): PCEJ Vol.5, No.3, September 2023 Vol. 5 No. 2 (2023): PCEJ Vol.5, No.2, June 2023 Vol. 5 No. 1 (2023): PCEJ Vol.5, No.1, March, 2023 Vol 5 No 3 (2023): Paulus Civil Engineering Journal Volume 5, No.3 Vol 5 No 2 (2023): Paulus Civil Engineering Journal, Volume 5, No.2 Vol 5 No 1 (2023): Paulus Civil Engineering Journal, Volume 5, No.1 Vol. 4 No. 4 (2022): PCEJ, Vol.4, No.4, December 2022 Vol. 4 No. 3 (2022): PCEJ, Vol.4, No.3, September 2022 Vol. 4 No. 2 (2022): PCEJ, Vol.4 No.2, June 2022 Vol 4 No 1 (2022): Volume 4 No.1, Maret 2022 Vol. 4 No. 1 (2022): PCEJ, Vol.4, No.1, March 2022 Vol 4 No 4 (2022): Paulus Civil Engineering Journal Volume 4 No. 4 Vol 4 No 3 (2022): Paulus Civil Engineering Journal Volume 4 No.3 Vol 4 No 2 (2022): Paulus Civil Engineering Journal Volume 4 No.2 Vol. 3 No. 4 (2021): PCEJ, Vol.3, No.4, December 2021 Vol 3 No 4 (2021): Volume 3 No.4 Desember 2021 Vol. 3 No. 3 (2021): PCEJ, Vol.3, No.3, September 2021 Vol 3 No 3 (2021): PCEJ, Vol.3, No.3, 2021 Vol 3 No 2 (2021): Paulus Civil Engineering Journal Volume 3, Nomor 2, Juni, 2021 Vol. 3 No. 2 (2021): PCEJ, Vol.3, No.2, June 2021 Vol. 3 No. 1 (2021): PCEJ, Vol.3, No.1, March 2021 Vol 3 No 1 (2021): Volume 3, No.1, Maret 2021 Vol 2 No 4 (2020): Volume.2 No.4, Desember 2020 Vol. 2 No. 4 (2020): PCEJ, Vol.2, No.4, December 2020 Vol. 2 No. 3 (2020): PCEJ, Vol.2, No.3. September 2020 Vol 2 No 3 (2020): Volume 2, No.3, September 2020 Vol 2 No 2 (2020): Volume 2 No.2, June 2020 Vol. 2 No. 2 (2020): PCEJ, Vol.2, No.2, June 2020 Vol 2 No 1 (2020): Volume 2 No.1, Maret 2020 Vol. 2 No. 1 (2020): PCEJ, Vol.2, No.1, March 2020 Vol 1 No 2 (2019): Volume 1, No.2, Desember 2019 Vol. 1 No. 2 (2019): PCEJ, Vol.1, No.2, December 2019 Vol. 1 No. 1 (2019): PCEJ, Vol.1, No.1, September 2019 Vol 1 No 1 (2019): Volume 1 No.1, September 2019 More Issue