cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bandara Haluoleo, Ambaipua, Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : -     EISSN : 29638933     DOI : 10.57250
Core Subject : Education, Social,
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan atau di singkat dengan (AJPP) adalah jurnal ilmiah yang memuat artikel-artikel hasil-hasil penelitian terbaru, kajian literatur, review buku pada bidang ilmu Psikologi, konseling, pendidikan secara umum. Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan (Ajpp) terbit 3 (tiga) kali dalam setahun yaitu bulan Ferbruari, Juni, dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 183 Documents
Surau dan Tarekat: Tarekat Syattariyah di Surau Inyiak Bancah, Kubu Gulai Bancah, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi Reo Chandrika; asmaruddin; Adi rahman
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 2: Juni (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah utama yang dikaji dalam tulisan ini yaitu: Bagaimana pengaruh ajaran tarekat Syatarriyah terhadap masyarakat di kelurahan Kubu Gulai Bancah, Bukittinggi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan pengaruh ajaran tarekat Syattariah terhadap masyarakat di kelurahan Kubu Gulai Bancah, Bukittinggi. Untuk mengungkap masalah tersebut secara mendalam dan menyeluruh, peneliti menggunakan metode deskriptif-kualitatif, kemudian data tersebut diuraikan, dianalisis, dan dibahas untuk menjawab permasalahan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa masyrakat sekitar berpendapat dengan adanya ajaran tarekat Syattariyah serta didirikannya Surau Inyiak Bancah yang merupakan tempat pengajian tarekat Syattariyah, membawa pengaruh bagi lingkungan kelurahan maupun masyarakat terutama di bidang keagamaannya. Selain ajaran tarekat Syattariyah, di Surau Inyiak Bancah juga diajarkan ilmu-ilmu lain, misalnya ilmu fiqih, tata cara beribadah, cara memimpin doa, berceramah, dan khutbah. Ajaran tarekat Syattariyah yang berkembang di Surau Inyiak Bancah berdampak positif  bagi lingkungan masyarakat setempat yang dinilai masih jauh dari level mengenal agama secara mendalam.
Efektifitas Bimbingan Klinik Mahasiswa Keperawatan Anestesi di Rumah Sakit Secara Luring dan Daring untuk Pencapaian Kompetensi Mahasiswa Catur Budi Susilo; Yusniarita; Nurun Laasara; Harmilah
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 2: Juni (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Politeknik Kesehatan Yogyakarta, sebagai satu satunya institusi Politeknik kesehatan di Indonesia yang menyelenggarakan program studi sarjana terapan Keperawatan Anestesiologi. Salah satu keunggulan dari prodi ini adalah neuroanestesi sebagai bagian dari keahlian keperawatan anestesiologi yang menghasilkan penata pada level ahli. Sebagai konsekuensi dari keunggulan tersebut untuk menunjang pembelajaran perlu adanya bimbingan klinik sebagai sarana mahasiswa belajar agar kompetensi unggulan bisa dicapai. Pencapaian kompetensi klinik dipengaruhi oleh faktor internal karakteristik kepribadian, pengetahuan, sikap, keterampilan, pengalaman. Peran pembimbing klinik sanbat penting sebagai faktor eksternal untuk capaian kompetensi praktik klinik mahasiswa di lahan praktik. Tujuan penelitian ini diketahuinya gambaran model bimbingan klinik untuk pencapaian kompetensi mahasiswa secara daring dan luring. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Hasil : Berdasarkan FGD pada pembimbing klinik dari pendidikan dan dari rumah sakit di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan daerah istimeya Yogyakarta didapatkan hasil bahwa bimbingan luring efektif dilakukan di rumah sakit yang jauh misal di Purwokerto, RS Cilacap. Sedang bimbingan luring dilakukan di RS dalam kota, tugas Asuhan keperawatan anestesi dapat di periksa, namun Bimbingan bed site teaching dan ronde tidak dapat dilakukan. Participant juga mengatakan capaian kompetensi klinik untuk praktik klinik mahasiswa dapat dilakukan dengan belajar melalui media video, phantom, modul. Hal ini terlihat dari pernyataan partisipan berikut : Belajar intubasi bisa dilakukan bisa memakai HP, laptop, didamping dokter spesialis anestesi, di RS Suwandi disediakan modul belajar untuk mahasiswa,. Selanjutnya boleh dilakukan mandiri .Perlu refresh aplikasi mesin anestesi, manajemen ABC, face mask .Pembimbing akademik tetap harus hadir secara luring untuk bimbingan minimal 1 kali selama praktik, selebihnya secara daring karena dengan bimbingan luring akan memberikan rasa nyaman ke mahasiswa dan dapat menggali pencapaian kompetensi mahasiswa. Kesimpulan: pembimbing klinik merupakan salah satu unsur penting dalam proses pembelajaran. Antara dosen dan pembimbing klinik harus mampu menentukan metode pembelajaran dalam situasi apapun. Hasil kuesioner juga ditemukan tingkat kepuasan mahasiswa dengan pembelajaran blended learning baik dengan PBL maupun klinik merasa puas dan metode ini dapat menjadi solusi selama pembelajaran klinik dimasa pandemic bagi mahasiswa prodi anestesiologi.
Pemaafan pada Remaja dengan Orang Tua yang Bercerai karena Bapak Selingkuh di Makassar Nurul Fadhilah J; Lukman; Kurniati Zainuddin
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 2: Juni (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak perceraian karena perselingkuhan pada remaja yang memasuki tahap perkembangan akhir menjadi sumber perasaan negatif dan permasalahan yang dapat menghambat kesejahteraan. Pemaafan diperlukan untuk mengatasi perasaan negatif tersebut dengan menciptakan perasaan positif dan kedamaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pemaafan remaja yang memiliki orang tua yang bercerai karena bapak melakukan perselingkuhan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan responden menggunakan purposefully select participants. Analisis data menggunakan teknik enam langkah oleh Creswell. Verifikasi data penelitian menggunakan triangulasi. Penelitian dilakukan kepada tiga remaja akhir dengan orang tua bercerai karena bapak berselingkuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaafan pada remaja diungkapkan berdasarkan aspek kognitif, perasaan, dan perilaku mengenai perceraian orang tua terutama kepada bapak yang melakukan perselingkuhan. Remaja menunjukkan tiga model pemaafan yaitu pemaafan hampa, pemaafan diam, dan pemaafan utuh. Implikasi penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran pemahaman terkait model pemaafan remaja terhadap orang tua yang bercerai karena bapak melakukan perselingkuhan.
Kompetensi Kepribadian Pengawas dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Agama Islam Presfektif Hadis Mita Fitria; Edi Safri; Rehani
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 2: Juni (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang peran kompetensi kepribadian pengawas dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam, dengan fokus pada analisis hadis. Metode tematik digunakan dalam pengumpulan dan analisis hadis-hadis yang relevan dengan objek penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan hubungan yang sesuai antara persoalan yang diteliti dan konteks hadis yang terkumpul. Melalui metode tematik, peneliti mencari penyesuaian antara objek penelitian yang berkaitan dengan kompetensi kepribadian pengawas dalam pendidikan agama Islam dengan hadis-hadis yang telah dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi kepribadian pengawas memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam. Hadis-hadis yang terkumpul menegaskan pentingnya pengawas memiliki sikap, kepemimpinan, integritas, dedikasi, dan keteladanan yang baik. Melalui kompetensi kepribadian ini, pengawas mampu memberikan pengaruh positif kepada guru-guru dan siswa-siswa dalam konteks pendidikan agama Islam. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran kompetensi kepribadian pengawas dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam. Metode tematik yang digunakan dalam pengumpulan dan analisis hadis memberikan kerangka kerja yang tepat untuk menggali pemahaman yang lebih baik tentang hubungan antara kompetensi kepribadian pengawas dan konteks pendidikan agama Islam.
Engaging Classrooms: Authentic, Inclusive Engagement Sasmin; Ode Yahyu Herliany Yusuf
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 2: Juni (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran otentik merupakan pendekatan instruksional yang memungkinkan peserta didik untuk mengeksplorasi, mendiskusikan, dan membangun konsep dan hubungan yang bermakna dalam konteks yang melibatkan masalah dunia nyata dan proyek yang relevan dengan kehidupan peserta didik. Metode penelitian menggunakan studi literature dalam mendeskripsikan fenomena yang ada. Hal ini tidak terlepas dari kelas yang bersifat inklusi, dimana semua siswa merasa didukung secara intelektual dan akademis, serta memperluas rasa memiliki di kelas terlepas dari identitas, preferensi belajar, atau Pendidikan tanpa memandang perbedaan antar sesama peserta didik. Desain ruang kelas otentik memikirkan segala kebutuhan peserta didik, oleh karnanya perlu mempertimbangkan tujuan pembelajaran, keberhasilan pembelajar rasa memiliki untuk belajar, kecepatan fleksibel, mempertimbangkan suara peserta didik, memberikan pilihan peserta didik, peserta didik berfungsi sebagai sumber belajar, ruang untuk belajar fleksibilitas, fokus komitmen, kolaborasi, didukung teknologi, didukung teknologi, menumbuhkan kemandirian belajar. Dan untuk kelas inklusif, peran besar guru menjadi unsur utama. Dimana pada proses belajar mengajar, guru meminta umpan balik, menangani momen kelas yang menantang secara langsung, sampaikan tingkat kepercayaan yang sama pada kemampuan semua siswa, membangun hubungan pendidik dan peserta didik, membangun hubungan sesama peserta didik, hindari membuat asumsi tentang kemampuan peserta didik berdasarkan stereotip.
Identifikasi Problem Fisik Motorik pada Anak-Anak PAUD di Kota Baubau Sasmin; Ode Yahyu Herliany Yusuf
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 2: Juni (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa usia dini anak mengalami masa keemasan (the golden years) yang merupakan masa dimana anak mulai peka/sensitif untuk menerima berbagai rangsangan. Masa peka pada masing-masing anak berbeda, seiring dengan laju pertumbuhan dan perkembangan anak secara individual.Masa peka adalah masa terjadinya kematangan fungsi fisik dan psikis yang siap merespon stimulasi yang diberikan oleh lingkungan.Masa ini juga merupakan masa peletak dasar untuk mengembangkan kemampuan kognitif, motorik, bahasa, sosio emosional, agama dan moral. Perkembangan fisik atau jasmani anak sangat berbeda satu sama lain, sekalipun anak-anak tersebut usianya relatif sama, bahkan dalam kondisi ekonomi yang relatif sama pula. Sedangkan pertumbuhan anak-anak berbeda ras juga menunjukkan perbedaan yang menyolok. Hal ini antara lain disebabkan perbedaan gizi, lingkungan, perlakuan orang tua terhadap anak, kebiasaan hidup dan lainnya. Anak usia dini menurut Sistem Pendidikan Nasional Pasal 1 ayat 14 adalahanak yang berada pada usia lahir hingga usia enam tahun. Pada masa anak usiadini mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat sehinggamembutuhkan stimulasi yang sesuai dengan kebutuhan anak. Stimulasi tersebutsalah satunya dapat diperoleh dari pendidikan anak usia dini. Pendidikan anakusia dini merupakan upaya pembinaan melalui pemberian rangsangan pendidikanuntuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anakmemiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.
Meningkatkan Kemampuan Berhitung melalui Kegiatan Bermain Memancing Ikan pada Anak Kelompok B di TK Nurul Ilmi Kecamatan Poasia Kota Kendari Ica
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 2: Juni (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa usia dini merupakan periode keemasan (golden age) dimana pada saat ini otak anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. seluruh aspek dibandingkan usia sesudahnya. Hal itu termasuk pula pekembangan anak dalam kemampuan berhitung. Bermain memancing ikan dapat memacu anak dalam berhitung, mengoptimalkan perkembangan anak disesuaikan dengan usianya dan tingkat perkembangannya, menghibur dirinya dan memperolah perasaan senang, melatih sikap emosional anak dengan baik, dapat membangkitkan minat anak dalam belajar, dapat memberikan manfaat bagi perkembangan menjadi kreatif dan mandiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan apakah melalui kegiatan Bermain memancing ikan dapat meningkatkan kemampuan berhitung anak pada kelompok B TK Nurul Ilmi. Metode yamg dilakukan adalah perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Dalam penelitian ini dapat dilihat terdapat perkembangan setiap siklusnya Oleh karena itu, kegiatan meningkatkan kemampuan berhitung melalui kegiatan bermain memancing ikan dalam meningkatkan kemampuan belajar anak kelompok B di TK Nurul Ilmi Kecamatan Poasia kota kendari perlu ditetapkan dan ditingkatkan.
Kedudukan Guru dalam Perspektif Islam Listiana Ayu Indarwati; Maya Syahrani Adisti Bana; Anggie Perwitasari; Maulana Shidqi Aghnia; Difa'ul Husna
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 2: Juni (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang tenaga pendidik memiliki peran kontribusi yang sangat besar terhadap kesuksesan dunia pendidikan, terutama pada kegiatan belajar mengajar. Peran tenaga pendidik juga sangat berpengaruh dalam mendorong perkembangan pribadi siswa-siswi. Didalam pandangan pendidikan islam dijelaskan bahwa guru adalah sosok yang pantas menjadi panutan dengan menginternalisasikan ilmunya dalam menjalankan kewajibannya dengan baik dan benar. Guru adalah sosok yang pantas dipuji, dan diikuti, serta memiliki pribadi yang punya rasa tanggung jawab dan bijaksana. Para Peserta didik adalah pribadi yang sedang berproses, masih membutuhkan pengetahuan, ilmu, bimbingan dan juga arahan. Oleh sebab itu penting adanya membahas dan meneliti lebih lanjut guna mendalami dan memberikan wawasan serta ilmu mengenai kedudukan dan peranan guru dan peserta didik khususnya dalam pandangan Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan yang mencakup uraian sistematis tentang kajian literatur serta hasil peneltian sebelumnya para peneliti yang mempunyai kesesuian antara hasil penelitian dari para peneliti terhadap masalah yang akan diteliti.
Pengaruh Strategi Coping terhadap Kebahagiaan pada Remaja dari Keluarga yang Bercerai Rawinda Virya; Eva Meizara Puspita Dewi; Dian Novita Siswanti
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 2: Juni (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perceraian orang tua merupakan salah satu sumber masalah bagi remaja dalam mendapatkan kebahagiaan, masalah yang di alami seperti narkoba, seks bebas dan gangguan perilaku. Strategi coping dibutuhkan untuk mengelola pola pikir perilaku negatif menjadi perilaku positif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh strategi coping terhadap kebahagiaan pada remaja dari keluarga yang bercerai. Responden dalam penelitian ini adalah remaja berusia 17-21 tahun dan berdomisili di Kota Makassar sebanyak 367 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling dan analisis data penelitian menggunakan regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai signifikansi p=0,000. Nilai signifikansi p di bawah 0,05 (p<0,05), artinya strategi coping mempunyai pengaruh terhadap kebahagiaan. Hasil analisis menunjukkan nilai R Square sebesar 0,056 yang menunjukkan bahwa besarnya pengaruh strategi coping terhadap kebahagiaan sebesar 5,6%. Implikasi penelitian ini untuk meningkatkan perilaku atau pikiran positif demi mencapai kesuksesan dalam setiap proses kehidupan remaja.
Pengaruh Health Locus of Control terhadap Perilaku Makan pada Remaja Putri di Kota Makassar Putri Suci Ramadani; Rohmah Rifani; Faradillah Firdaus
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 2: Juni (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian terdahulu menyebutkan bahwa telah berkembang perilaku makan yang kurang sehat sehingga menyebabkan gangguan makan seperti obesitas hingga kematian di kalangan remaja putri. Penelitian mengenai ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh health locus of control terhadap perilaku makan pada remaja putri. Responden dalam penelitian ini adalah remaja putri berusia 15-18 tahun yang berasal dari 4 sekolah SMK dan SMAN di Kota Makassar sebanyak 350 orang. Hasil analisis data berdasarkan regresi linear berganda menunjukan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah stratified random sampling dengan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh health locus of control terhadap perilaku makan (r=0,319) r²0,525 p-value 0,000(p<0,05) dengan kontribusi health locus of control sebesar 31,9%. Penelitin ini juga menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari kedua aspek health locus of control, yaitu, internal health locus of control p= 0,000, ekternal health locus of control p=0,000. Implikasi penelitian ini diharapkan kepada pemerintah untuk terus mempromosikan peningkatan gaya hidup sehat agar mencegah hadirnya gangguan makan yang marak terjadi khususnya di kalangan remaja putri.

Page 4 of 19 | Total Record : 183